Strategi Menaklukan Blocking Time di UTBK-SBMPTN

Strategi blocking time UTBK

Sudah tahu mengenai blocking time di UTBK? Simak dulu penjelasan blocking time di UTBK dan strategi untuk menaklukannya berikut ini.

---

UTBK-SBMPTN 2022 tinggal menghitung hari. Apa saja nih yang sudah kamu persiapkan untuk menghadapinya? Selain belajar materi, tentu kamu harus menyusun strategi agar berhasil mengerjakan seluruh soal dengan baik. Salah satu hal penting adalah memperhatikan blocking time pada UTBK.

Ketika mengerjakan UTBK nanti, kamu harus tenang dan mencoba menjawab setiap soal yang diujikan. Namun, bagaimana caranya agar kamu bisa menyelesaikan seluruh soal tanpa kehabisan waktu? Nah, simak dulu penjelasan blocking time di UTBK dan strategi untuk menaklukannya berikut ini.

Baca juga: Sistem Penilaian IRT di UTBK SBMPTN dan Strategi Mengerjakannya

 

Apa itu Blocking Time di UTBK?

Pada UTBK nanti, kamu hanya bisa mengerjakan soal setiap subtes di dalam blok atau alokasi waktu subtes tersebut. Setelah alokasi waktu suatu subtes berakhir, maka kamu tidak akan bisa mengerjakan soal di subtes sebelumnya. 

Misalnya, pada Tes Potensi Skolastik (TPS) kamu akan mengerjakan empat subtes yaitu penalaran umum, pengetahuan kuantitatif, pengetahuan dan pemahaman umum, serta kemampuan memahami bacaan dan menulis. Nah, untuk setiap subtes akan ada alokasi waktu pengerjaan soal yang berbeda-beda. Setelah waktu pada satu subtes habis, maka kamu tidak bisa kembali ke subtes tersebut dan harus melanjutkan ke subtes berikutnya.

510049624-1Pengerjaan UTBK-SBMPTN (Sumber: pikiran-rakyat.com)

 

Strategi Menaklukan Blocking Time di UTBK

Dengan strategi yang tepat, kamu bisa menaklukan blocking time UTBK dengan baik dan efektif. Gimana strateginya? Ini dia.

  • Berlatih melakukan tryout dengan durasi yang sama dengan ujian untuk membiasakan diri mengelola pressure dan menjaga konsentrasi kamu selama mengerjakan ujian berjam-jam tanpa jeda.
  • Pastikan kamu tidak menghabiskan waktu di beberapa soal saja dan set secara mandiri batas waktu pengerjaan maksimal per butir soal. Hal ini penting agar kamu tidak hanya terpaku pada satu soal dan bisa segera berpindah ke soal lain
  • Hindari menumpuk soal untuk ditebak di akhir, langsung putuskan untuk menebak atau tidaknya sebelum kamu berpindah ke soal selanjutnya
  • Apabila kamu masih ragu dengan jawaban di suatu soal, manfaatkan fitur menandai “ragu-ragu” pada soal tersebut
  • Set alokasi waktu tersendiri di akhir untuk mereview ulang soal yang masih ragu

 

Hindari Menebak Soal UTBK

Di UTBK nanti, memang tidak ada sistem pengurangan nilai untuk soal yang salah. Namun, sebaiknya kamu jangan asal menjawab soal  ya. Soalnya, LTMPT punya sistem yang bisa mendeteksi apakah kamu menjawab soal dengan sungguh-sungguh atau sekadar menebak. Sistem akan mengecek dari seberapa cepat/lambat kamu mengisi soal. Memang, aturan ini tidak dituliskan secara gamblang di peraturan pelaksanaan UTBK. Tapi, ini yang gawat: dalam tipe ujian seperti ini, biasanya sistem akan secara otomatis menganulir jawaban yang terindikasi sebagai “jawaban tebakan”. 

Misalnya nih, soal tersisa 10 butir dan waktu pengerjaan hanya tersisa 2 menit. Pasti kamu akan terburu-buru untuk menyelesaikan 10 soal tersebut ‘kan? Nah, ketika rerata waktu mengerjakan soal ini berbeda dengan soal-soal lainnya, kemungkinan sistem akan mengidentifikasinya sebagai “jawaban tebakan”. 

Total waktu pengerjaan TPS dan TKA di UTBK dilakukan selama 3 jam 15 menit secara langsung tanpa ada jeda istirahat. Kecuali bagi kamu yang memilih Ujian Campuran, akan ada jeda istirahat 1,5 jam antara ujian TPS dan TKA Saintek dengan TKA Soshum.

--

Nah, itu dia tips menaklukan blocking time saat mengerjakan UTBK nanti. Intinya, terus belajar, berlatih, dan jangan pernah menyerah. Untuk kalian para pejuang UTBK-SBMPTN 2022, yuk persiapkan belajarmu di UTBK Center!

UTBK Center

Sumber foto:

Foto pengerjaan UTBK-SBMPTN [daring]. Tautan: https://www.pikiran-rakyat.com/pendidikan/pr-01585905/dari-itb-hingga-unpad-begini-teknis-pelaksanaan-utbk-2020-dengan-penerapan-protokol-kesehatan (Diakses: 29 Maret 2021)

 

Profile

Shabrina Alfari

Senior Content Writer at Ruangguru