{"id":10042,"date":"2018-04-25T07:42:21","date_gmt":"2018-04-25T00:42:21","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=10042"},"modified":"2023-11-28T08:31:07","modified_gmt":"2023-11-28T01:31:07","slug":"mengenal-tumbuhan-paku","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengenal-tumbuhan-paku","title":{"rendered":"Mengenal Tumbuhan Paku | Biologi Kelas 10"},"content":{"rendered":"<p><span><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Biologi_10.jpg\" width=\"820\" height=\"411\" style=\"width: 820px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\" alt=\"Mengenal Tumbuhan Paku\"><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Squad, siapa yang sudah pernah melihat paku? Biasanya paku digunakan untuk konstruksi bangunan atau untuk menggantung sesuatu di dinding, ya. Kalau tumbuhan paku, sudah pernah lihat, belum? Wah, apaan tuh ya? Penasaran dong? Sekarang, yuk mengenal tumbuhan paku!<\/span><\/p>\n<p><span><!--more--><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span><span style=\"color: #003300;\"><span style=\"color: #000000;\">Tumbuhan Paku memiliki nama latin <em>Pteridophyta.&nbsp;<\/em> <em>Pteridophyta&nbsp;<\/em>masuk ke dalam <em><strong>tracheophyta <\/strong><\/em>dan <em><strong>kormophyta<\/strong><\/em> (tumbuhan yang mempunyai batang, akar, dan daun sebenarnya). Tumbuhan paku juga sudah mempunyai pembuluh pengangkut <em>xilem<\/em> dan <em>floem<\/em> yang tersusun secara konsentris (<em>xilem<\/em> dikelilingi <em>floem<\/em>). Habitat tumbuhan paku antara lain di air (<em><strong>hidrofit<\/strong><\/em>), tempat lembab (<em><strong>higrofit<\/strong><\/em>), menempel pada tumbuhan lain <strong>(<em>epifit<\/em>),<\/strong>&nbsp;dan di sisa-sisa&nbsp;tumbuhan lain atau sampah-sampah&nbsp;<strong>(<em>saprofit<\/em>).<\/strong>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;<\/span> &nbsp;<\/span> &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;&nbsp;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Tumbuhan paku berkembang biak dengan <em><strong>spora<\/strong><\/em>. <em>Spora<\/em> tersebut berada di kotak <em>spora<\/em> (<em><strong>sporangium<\/strong><\/em>). Kumpulan sporangium tersebut berkumpul di dalam wadah yang disebut <em><strong>sorus<\/strong><\/em>. <em>Sorus<\/em> sendiri dilindungi oleh selaput yang disebut <em><strong>insidium<\/strong><\/em>. Kamu penasaran nggak sih, batang tumbuhan paku ada di mana?&nbsp;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><span style=\"color: #003300;\">Baca Juga:<\/span>&nbsp;<a href=\"\/hutan-hujan-tropis\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Apa Manfaat Hutan Hujan Tropis?<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Batang tumbuhan paku itu terletak di dalam tanah, namanya rizom. Pada rizom akan muncul akar serabut yang berupa rambut-rambut halus dan tangkai daun. Berdasarkan ukuran, daun tumbuhan paku terbagi menjadi 2 macam yaitu <strong>mikrofil<\/strong> (daun kecil: tidak terdapat tulang dan tangkai) dan <strong>makrofil <\/strong>(daun besar). Sedangkan berdasarkan fungsinya, daun tumbuhan paku terbagi menjadi 2 macam yaitu <strong>sporofil <\/strong>(menghasilkan spora) dan <strong>tropofil <\/strong>(tidak menghasilkan spora, untuk fotosintesis).&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #003300;\"><strong>Daur Hidup Tumbuhan Paku<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Tahukah kamu, tumbuhan paku mengalami 2 fase dalam daur hidupnya, lho! Kedua fase tersebut disebut fase <em><strong>sporofit<\/strong><\/em> dan fase <em><strong>gametofit<\/strong><\/em>. Fase <em>sporofit<\/em> yaitu fase ketika tumbuhan paku tersebut menghasilkan <strong>spora.<\/strong> Spora tersebut lalu tumbuh menjadi <em><strong>protalium<\/strong><\/em>. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Nah, protalium ini merupakan organisme fase <em>gametofit<\/em> berbentuk talus berukuran kira-kira 1-2 cm dan hanya berumur beberapa minggu. Sebagai organisme fase <em>gametofit<\/em>, protalium membentuk <em><strong>anteridium<\/strong><\/em> (alat kelamin jantan dan menghasilkan sperma) dan <em><strong>arkegonium<\/strong><\/em> (alat kelamin betina dan menghasilkan ovum). Hasil fertilisasi ovum oleh sperma akan menghasilkan <em><strong>zigot<\/strong><\/em>. Zigot berkembang menjadi tumbuhan paku.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #003300;\"><strong>Jenis-Jenis Tumbuhan Paku<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Squad, ternyata tumbuhan paku itu banyak jenisnya, lho! Eits tapi paku yang dipakai buat menggantung bingkai fotomu di rumah tidak termasuk, ya hehehe. Mau tau jenis-jenis tumbuhan paku? Yuk, cek di bawah ini!&nbsp;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><span style=\"color: #003300;\">Berdasarkan spora yang dihasilkan, <\/span><\/strong><span style=\"color: #000000;\">tumbuhan paku dibedakan menjadi 3, lho! Ada yang namanya <strong>paku homospora<\/strong>, <strong>paku heterospora<\/strong>, dan <strong>paku peralihan<\/strong>. <strong>Paku homospora<\/strong> hanya menghasilkan 1 macam spora yang sama ukurannya. Wah, kalau paku heterospora sporanya ada banyak gitu, ya? Nah, kalau <strong>paku heterospora<\/strong> menghasilkan 2 macam ukuran spora, yaitu mikrospora dan makrospora. Lalu, apa bedanya dengan paku peralihan? <strong>Paku peralihan<\/strong> itu menghasilkan jumlah spora yang sama, tetapi sebagian spora jantan, dan sebagian spora betina.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #003300;\"><strong>Klasifikasi Tumbuhan Paku<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Squad, siapa yang sudah mengenal klasifikasi tumbuhan paku? Masih ingat contoh-contohnya? Supaya <em>nggak<\/em> lupa, yuk simak gambar di bawah ini!<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/WhatsApp%20Image%202018-04-25%20at%202.04.26%20PM.jpeg\" width=\"600\" height=\"270\" style=\"width: 600px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\" alt=\"Mengenal Tumbuhan Paku\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Coba dicek, ada tumbuhan paku nggak nih di halaman rumahmu? Sambil melihat tanaman di halaman rumah, yuk, belajar bersama&nbsp;<a href=\"http:\/\/bit.ly\/rg_app\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\" style=\"color: #000000;\">Ruangguru digitalbootcamp<\/a>! Kamu bisa dapat modul belajar lengkap dan dibimbing dengan tutor berpengalaman, lho. Eits tenang aja, kamu nggak usah ribet bawa buku pelajaran. Belajarnya lewat group chat aja, dong! Yuk, daftar sekarang!&nbsp;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"https:\/\/ruangguru.com\/bootcamp\" target=\"_blank\" style=\"text-align: center;\" class=\"rg-cta\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/0160def3-0f1c-4a55-97b5-7a1d439d8722.png\" width=\"650\" height=\"229\" alt=\"RGDB (1)\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong>Referensi:&nbsp;<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span>Irnaningtyas. (2016). Biologi untuk SMA\/MA Kelas X Kurikulum 2013. Jakarta: Penerbit Erlangga.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span><em>Artikel ini diperbarui pada 11 Desember 2020.<\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Squad, siapa yang sudah pernah melihat paku? Biasanya paku digunakan untuk konstruksi bangunan atau untuk menggantung sesuatu di dinding, ya. Kalau tumbuhan paku, sudah pernah lihat, belum? Wah, apaan tuh ya? Penasaran dong? Sekarang, yuk mengenal tumbuhan paku!<\/p>\n","protected":false},"author":40,"featured_media":10042,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Biologi_10.jpg"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1701135067:1"]},"categories":[506,510],"tags":[112,52,10,37],"class_list":["post-10042","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-biologi","category-biologi-sma-kelas-10","tag-biologi-x","tag-kelas-10","tag-konsep-pelajaran","tag-sma"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal Tumbuhan Paku | Biologi Kelas 10<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Squad, siapa yang sudah pernah melihat paku? Biasanya paku digunakan untuk konstruksi bangunan atau untuk menggantung sesuatu di dinding, ya. Kalau\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengenal-tumbuhan-paku\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Tumbuhan Paku | Biologi Kelas 10\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Squad, siapa yang sudah pernah melihat paku? Biasanya paku digunakan untuk konstruksi bangunan atau untuk menggantung sesuatu di dinding, ya. Kalau\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengenal-tumbuhan-paku\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-04-25T00:42:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-11-28T01:31:07+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Embun Bening Diniari\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Embun Bening Diniari\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengenal-tumbuhan-paku\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengenal-tumbuhan-paku\",\"name\":\"Mengenal Tumbuhan Paku | Biologi Kelas 10\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengenal-tumbuhan-paku#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengenal-tumbuhan-paku#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Biologi_10.jpg\",\"datePublished\":\"2018-04-25T00:42:21+00:00\",\"dateModified\":\"2023-11-28T01:31:07+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/251008c4d9cd68437391ed27cd2c7418\"},\"description\":\"Squad, siapa yang sudah pernah melihat paku? Biasanya paku digunakan untuk konstruksi bangunan atau untuk menggantung sesuatu di dinding, ya. Kalau\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengenal-tumbuhan-paku#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengenal-tumbuhan-paku\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengenal-tumbuhan-paku#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Biologi_10.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Biologi_10.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengenal-tumbuhan-paku#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Tumbuhan Paku | Biologi Kelas 10\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/251008c4d9cd68437391ed27cd2c7418\",\"name\":\"Embun Bening Diniari\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Embun Bening Diniari\"},\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/embun-bening-diniari\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Tumbuhan Paku | Biologi Kelas 10","description":"Squad, siapa yang sudah pernah melihat paku? Biasanya paku digunakan untuk konstruksi bangunan atau untuk menggantung sesuatu di dinding, ya. Kalau","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengenal-tumbuhan-paku","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal Tumbuhan Paku | Biologi Kelas 10","og_description":"Squad, siapa yang sudah pernah melihat paku? Biasanya paku digunakan untuk konstruksi bangunan atau untuk menggantung sesuatu di dinding, ya. Kalau","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengenal-tumbuhan-paku","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2018-04-25T00:42:21+00:00","article_modified_time":"2023-11-28T01:31:07+00:00","author":"Embun Bening Diniari","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Embun Bening Diniari","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengenal-tumbuhan-paku","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengenal-tumbuhan-paku","name":"Mengenal Tumbuhan Paku | Biologi Kelas 10","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengenal-tumbuhan-paku#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengenal-tumbuhan-paku#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Biologi_10.jpg","datePublished":"2018-04-25T00:42:21+00:00","dateModified":"2023-11-28T01:31:07+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/251008c4d9cd68437391ed27cd2c7418"},"description":"Squad, siapa yang sudah pernah melihat paku? Biasanya paku digunakan untuk konstruksi bangunan atau untuk menggantung sesuatu di dinding, ya. Kalau","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengenal-tumbuhan-paku#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengenal-tumbuhan-paku"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengenal-tumbuhan-paku#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Biologi_10.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Biologi_10.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengenal-tumbuhan-paku#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Tumbuhan Paku | Biologi Kelas 10"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/251008c4d9cd68437391ed27cd2c7418","name":"Embun Bening Diniari","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Embun Bening Diniari"},"url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/embun-bening-diniari"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10042","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/40"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10042"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10042\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15667,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10042\/revisions\/15667"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10042"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10042"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10042"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10042"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}