{"id":10045,"date":"2026-02-06T07:35:42","date_gmt":"2026-02-06T00:35:42","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=10045"},"modified":"2026-02-09T10:45:30","modified_gmt":"2026-02-09T03:45:30","slug":"perjalanan-panjang-manusia-modern","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern","title":{"rendered":"Perjalanan Panjang Manusia Modern Sejak Zaman Prasejarah | Sejarah Kelas 10"},"content":{"rendered":"<p style=\"line-height: 1.5;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 18px;\"><span style=\"color: #000000;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cacc3064-dd2d-4b42-ad64-12e477a400c2.png\" alt=\"Perjalanan Manusia Modern sejak Zaman Praaksara\" \/><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Pernah gak kamu bertanya-tanya, kok kebanyakan orang Indonesia berkulit sawo matang atau kuning langsat, tapi orang Eropa berkulit putih? Ternyata hal tersebut berkaitan dengan perjalanan manusia modern. Seperti apa ya?\u00a0 Yuk simak <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/c\/sejarah\/sejarah-sma-kelas-10\">artikel Sejarah kelas 10<\/a><\/strong> berikut ini!<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Kamu pernah dengar nggak, teori yang mengatakan kalau kita dulunya adalah manusia kera? Hah, emang benar? Lalu bagaimana kita, dari manusia kera, bisa menjadi manusia dengan bentuk fisik seperti saat ini, ya? <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Penasaran, nggak sih, bagaimana perjalanan panjang manusia modern sejak prasejarah hingga saat ini? Yuk, ikuti perjalanan serunya!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Teori Evolusi Darwin\u00a0<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Perjalanan panjang manusia melalui tahapan-tahapan yang tidak singkat, Squad. Salah satunya adalah melalui\u00a0tahap evolusi.\u00a0Ada beberapa teori terkait evolusi, di antaranya adalah <strong>teori oleh Charles Darwin dan Jean-Baptiste de Lamarck.<\/strong> Di tulisan kali ini, kita akan membahas<strong> teori evolusi menurut Darwin<\/strong>.<\/span><\/p>\n<p style=\"line-height: 1.5; text-align: center;\"><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 18px;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Evolution%20Father-1.png\" alt=\"Evolution Father-1\" width=\"600\" height=\"333.82978723404256\" \/><\/span><\/p>\n<p style=\"line-height: 1.5; text-align: center;\"><em><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Charles Darwin dan Jean-Baptiste Lamarck<\/span><\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Evolusi merupakan proses yang berlangsung dalam kurun waktu jutaan tahun.<\/strong> Dalam teorinya, Darwin menyampaikan gagasan bahwa makhluk hidup mengalami\u00a0<strong>proses adaptasi terhadap lingkungannya\u00a0<\/strong>atau melewati\u00a0<strong>proses seleksi alam<\/strong><\/span><strong>, di mana hanya makhluk yang mampu beradaptasi dengan lingkungannya<\/strong><span style=\"color: #000000;\"> yang dapat bertahan hidup dan berkembang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara, kalau bicara tentang evolusi manusia, Dariwn <strong>tidak pernah bilang kalau manusia keturunan kera<\/strong>. Sebab, <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/apa-saja-prinsip-dan-dasar-klasifikasi-mahkluk-hidup\">proses evolusi hanya terjadi di ranah spesies<\/a><\/strong>. Ingat nih, manusia dan kera itu beda spesies.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi yaa\u00a0gak mungkin nenek moyang kita kera ya\u00a0<em>gais<\/em>. Kita sepupuan aja sama kera. Makannya, gak heran kalau ada kemiripan dari fosil antara manusia dan kera, termasuk manusia purba.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/manusia-purba\">Jenis-Jenis Manusia Purba di Dunia | Sejarah Kelas 10<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">\u2014<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Apakah kamu tahu, <strong>ruangbelajar<\/strong> punya fitur yang\u00a0<strong><a href=\"https:\/\/app.ruangguru.com\/ruangbelajar\/v\/manusia-modern-subtopi-cq5vi5vu-hr-sma-kelas-10-ips\">namanya ADAPTO<\/a><\/strong>, lho! Di ADAPTO, kamu bisa memilih pembahasan lebih dalam, agar kamu lebih paham, dan pastinya makin pintar! Langsung aja cek fitur ini di ruangbelajar, ya!<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"https:\/\/bayar.ruangguru.com\/\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/1cc4201a-1c15-4f54-b7b8-dad07677c186.jpg\" alt=\"CTA ADAPTO\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Perubahan Fisik yang Terjadi pada Manusia<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Proses evolusi manusia ini terjadi hampir di semua aspek (fisik). Ini dia perubahan-perubahan fisik yang terjadi pada manusia:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000; font-size: 14pt;\">1. <strong>Sikap tubuh dan cara bergerak<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Sikap tegak dimulai dengan kemampuan duduk tegak, berdiri, dan berjalan tegak. Kemampuan berdiri dan berjalan tegak dengan kedua kaki membebaskan tangan dari menunjang badan. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Akibatnya, tangan dapat digunakan untuk membuat dan menggunakan alat, mencari dan membawa makanan, menyuap makanan, serta mengasuh anak-anak.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; font-size: 14pt;\">2. <strong>Evolusi kepala<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Evolusi kepala berhubungan dengan evolusi otak. Hal ini dikarenakan semakin modern manusianya, maka semakin membesar pula volume otaknya. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Evolusi otak juga berpengaruh pada perubahan pola pikir, kebiasaan, cara hidup, dan pemahaman atas pengalaman. Evolusi kepala juga berkaitan dengan sistem pencernaan dan pernapasan. Perubahan makanan dan cara mengolahnya mempengaruhi struktur mulut sebagai alat pengunyah, terlebih <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/manusia-purba-indonesia\">setelah ditemukannya api<\/a><\/strong>.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; font-size: 14pt;\">3. <strong>Perkembangan biososial manusia<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Pada aspek ini menyangkut tiga hal penting, yaitu\u00a0pembuatan alat, organisasi sosial, dan komunikasi dengan bahasa.\u00a0Pembebasan tangan dari menumpu badan dan perkembangan pikiran manusia yang lebih lanjut memicu\u00a0manusia dapat membuat alat-alat dari kayu dan batu. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Kepandaian manusia dalam memakai dan membuat alat mempermudah cara mencari dan mengolah makanan. Perburuan hewan secara kelompok memerlukan pengorganisasian dalam mengatur siasat bersama. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Inilah yang mendorong terbentuknya organisasi sosial dan komunikasi secara verbal maupun nonverbal, sebab komunikasi sangat diperlukan untuk mengatur kehidupan secara berkelompok.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/teori-asal-usul-kehidupan\">Penjelasan Teori-Teori Asal Usul Kehidupan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Variasi Ras Manusia\u00a0<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Proses-proses evolusi tersebut akhirnya membawa manusia pada zaman prasejarah menjadi manusia di masa sekarang. Manusia sekarang termasuk dalam spesies\u00a0<em>Homo sapiens.<\/em>\u00a0Adapun\u00a0ciri-ciri manusia modern\u00a0antara lain memiliki kapasitas otak sekitar 1.350 cc serta memiliki kebudayaan yang tinggi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah<\/em>, selain evolusi dan seleksi alam yang menyebabkan perbedaan fisik, perjalanan panjang manusia masih belum berhenti. Perbedaan manusia purba dengan manusia modern tidak lebih dari\u00a0variasi ras.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Manusia modern mengalami diversifikasi (penganekaragaman) menjadi berbagai ras dan kelompok etnik seperti sekarang ini. Keanekaragaman itu terlihat pada perbedaan bentuk tengkorak, tingkat tonjolan wajah, kekokohan dahi, dan sebagainya. Perbedaan tersebut dapat kita lohat saat ini pada ras-ras manusia modern yang terpisah secara geografis untuk kurun waktu yang lama.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b3cff463-2087-4804-a9a7-f0cbde7b993b.png\" alt=\"Variasi Ras\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Pengertian Ras Menurut Ahli<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ras sendiri berasal dari Bahasa Latin,\u00a0radix, yang berarti &#8220;akar&#8221; atau &#8220;asal&#8221;.\u00a0\u00a0Adapun pengertian ras menurut para ahli, antara lain:<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Bruce J. Cohen<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut <strong>Bruce J. Cohen<\/strong>, ras adalah pengelompokan manusia<strong> berdasarkan ciri-ciri fisik atau biologis individu<\/strong> di dalamnya yang sama dan diwariskan secara turun temurun.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">2. Horton dan Hunt<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut <strong>Horton dan Hunt,<\/strong> ras adalah pengelompokan manusia berdasarkan perbedaannya dengan kelompok manusia lain berdasarkan c<strong>iri-ciri fisik bawaan<\/strong>.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\">3.<span style=\"font-size: 14pt;\"> Alex dan Thio<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut <strong>Alex dan Thio<\/strong>, ras adalah penggolongan sekelompok manusia oleh masyarakat sekitarnya berdasarkan ciri-ciri biologis yang dimiliki.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">4. Stephen K. Sanderson<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut <strong>Stephen K. Sanderson<\/strong>, ras adalah pengelompokan manusia yang didefinisikan masyarakatnya sendiri dan diterima masyarakat lain.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Ciri-Ciri Fisik pada Ras<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ciri-ciri fisik yang biasanya dilihat dalam pengelompokan ras tersebut adalah:<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Bentuk badan<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Biasanya dengan perbedaan tinggi dan rangka badan yang menyusunnya. Ada ras yang memiliki tubuh tinggi besar, ras yang memiliki tubuh tinggi kecil, serta ras yang pendek kecil.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">2. Bentuk kepala<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pengelompokan ras berdasarkan bentuk kepalanya, biasanya diukur berdasarkan panjang lingkar kepala.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">3. Bentuk wajah\u00a0<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari bentuk wajah yang diperhatikan adalah bentuk tulang pipi (ada yang menonjol dan tidak), pronogtisme (jarak atau derajat muka dengan air muka), panjang muka (jarak antar dua tulang pipi), dan bentuk dagu.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">4. Bentuk hidung<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bentuk hidung dinilai dari panjang dan lebar hidung rata-rata sekelompok manusia, ada hidung yang mancung, pesek, dan biasa.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">5. Warna kulit, rambut, dan mata. <\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pengelompokan berdasarkan kulit, rambut, dan mata merupakan ciri yang paling mudah dilihat. Ada ras manusia yang berkulit hitam, putih, kuning, atau sawo matang. Ada ras manusia yang memiliki warna bola mata hitam, biru, atau hijau. Rambut manusia bisa dikelompokkan berdasarkan warna hitam, putih, atau kuning, serta dan rambut lurus, ikal, dan keriting.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 18px;\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Ras.png\" alt=\"Ras\" width=\"600\" height=\"510.96256684491976\" \/><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gimana, seru sekali, ya perjalanan panjang manusia hingga saat ini? Hal-hal di atas bukan berarti saat ini telah berhenti, karena manusia akan terus beradaptasi dengan lingkungannya dan berevolusi tanpa kita sadari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika kamu masih ingin tahu lebih banyak tentang manusia modern, kamu bisa diskusikan dengan guru-guru di <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/privat\/sejarah\">Ruangguru Privat Sejarah<\/a><\/strong>, lho.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Belajar nggak cuma menyenangkan, tapi kamu juga bakal diajari konsepnya sampai paham! Para pengajar di Ruangguru Privat juga sudah terstandarisasi kualitasnya, loh. Kamu juga bisa pilih nih, mau diajarkan secara langsung (<em>offline<\/em>) atau daring (<em>online<\/em>). Fleksibel, kan? Untuk info lebih lanjut, cuss klik link berikut!<\/p>\n<p><a href=\" https:\/\/cta.ruangguru.com\/blog-rg10-privat\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/00681c1d-d8b9-4ece-882d-dcb51996a120.png\" alt=\"CTA Ruangguru Privat\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sumber referensi<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gunawan, Restu dkk. 2017. Sejarah Indonesia Kelas X Edisi Revisi. 2017: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sumber foto<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Charles Darwin.<br \/>\nTautan: biography.com<\/p>\n<p>Jean-Baptise Lamarck<br \/>\nTautan: evolution-berkeley.edu<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><strong>Artikel pertama kali terbit 24 April 2018, kemudian diperbarui 17 November 2020 dan 6 Februari 2026.<\/strong><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pernah gak kamu bertanya-tanya, kok kebanyakan orang Indonesia berkulit sawo matang atau kuning langsat, tapi orang Eropa berkulit putih? Ternyata hal tersebut berkaitan dengan perjalanan manusia modern. Seperti apa ya?\u00a0 Yuk simak artikel Sejarah kelas 10 berikut ini! &#8212; &nbsp; Kamu pernah dengar nggak, teori yang mengatakan kalau kita dulunya adalah manusia kera? Hah, emang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":127,"featured_media":10045,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cacc3064-dd2d-4b42-ad64-12e477a400c2.png"],"_edit_lock":["1770608594:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":[null],"_aioseo_keywords":[""],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":[""],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_yoast_wpseo_title":["Perjalanan Panjang Manusia Modern Sejak Zaman Prasejarah"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Artikel ini berisi tentang perjalanan panjang manusia sejak zaman prasejarah sampai saat ini, serta ras-ras manusia modern."],"_yoast_wpseo_content_score":["90"],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["6"],"_wp_old_date":["2018-04-24"],"_knawatfibu_alt":["Perjalanan Panjang Manusia Modern Sejak Zaman Prasejarah"],"_yoast_wpseo_primary_category":["520"]},"categories":[520,524],"tags":[52,10,37],"class_list":["post-10045","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sejarah","category-sejarah-sma-kelas-10","tag-kelas-10","tag-konsep-pelajaran","tag-sma"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Perjalanan Panjang Manusia Modern Sejak Zaman Prasejarah<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Artikel ini berisi tentang perjalanan panjang manusia sejak zaman prasejarah sampai saat ini, serta ras-ras manusia modern.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perjalanan Panjang Manusia Modern Sejak Zaman Prasejarah\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Artikel ini berisi tentang perjalanan panjang manusia sejak zaman prasejarah sampai saat ini, serta ras-ras manusia modern.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-02-06T00:35:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-02-09T03:45:30+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Irene Swastiwi Viandari Kharti\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Irene Swastiwi Viandari Kharti\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern\",\"name\":\"Perjalanan Panjang Manusia Modern Sejak Zaman Prasejarah\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cacc3064-dd2d-4b42-ad64-12e477a400c2.png\",\"datePublished\":\"2026-02-06T00:35:42+00:00\",\"dateModified\":\"2026-02-09T03:45:30+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/92b3039a64b8264f39d41299ae4556b0\"},\"description\":\"Artikel ini berisi tentang perjalanan panjang manusia sejak zaman prasejarah sampai saat ini, serta ras-ras manusia modern.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cacc3064-dd2d-4b42-ad64-12e477a400c2.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cacc3064-dd2d-4b42-ad64-12e477a400c2.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Perjalanan Panjang Manusia Modern Sejak Zaman Prasejarah | Sejarah Kelas 10\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/92b3039a64b8264f39d41299ae4556b0\",\"name\":\"Irene Swastiwi Viandari Kharti\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Irene Swastiwi Viandari Kharti\"},\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/irene-swastiwi-viandari-kharti\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perjalanan Panjang Manusia Modern Sejak Zaman Prasejarah","description":"Artikel ini berisi tentang perjalanan panjang manusia sejak zaman prasejarah sampai saat ini, serta ras-ras manusia modern.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Perjalanan Panjang Manusia Modern Sejak Zaman Prasejarah","og_description":"Artikel ini berisi tentang perjalanan panjang manusia sejak zaman prasejarah sampai saat ini, serta ras-ras manusia modern.","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2026-02-06T00:35:42+00:00","article_modified_time":"2026-02-09T03:45:30+00:00","author":"Irene Swastiwi Viandari Kharti","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Irene Swastiwi Viandari Kharti","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern","name":"Perjalanan Panjang Manusia Modern Sejak Zaman Prasejarah","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cacc3064-dd2d-4b42-ad64-12e477a400c2.png","datePublished":"2026-02-06T00:35:42+00:00","dateModified":"2026-02-09T03:45:30+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/92b3039a64b8264f39d41299ae4556b0"},"description":"Artikel ini berisi tentang perjalanan panjang manusia sejak zaman prasejarah sampai saat ini, serta ras-ras manusia modern.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cacc3064-dd2d-4b42-ad64-12e477a400c2.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cacc3064-dd2d-4b42-ad64-12e477a400c2.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perjalanan-panjang-manusia-modern#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Perjalanan Panjang Manusia Modern Sejak Zaman Prasejarah | Sejarah Kelas 10"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/92b3039a64b8264f39d41299ae4556b0","name":"Irene Swastiwi Viandari Kharti","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Irene Swastiwi Viandari Kharti"},"url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/irene-swastiwi-viandari-kharti"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10045","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/127"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10045"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10045\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25874,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10045\/revisions\/25874"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10045"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10045"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10045"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10045"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}