{"id":10219,"date":"2026-02-13T13:17:18","date_gmt":"2026-02-13T06:17:18","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=10219"},"modified":"2026-02-13T15:32:09","modified_gmt":"2026-02-13T08:32:09","slug":"pengertian-fungsi-jenis-dan-syarat-uang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-fungsi-jenis-dan-syarat-uang","title":{"rendered":"Pengertian Uang beserta Fungsi, Jenis, Syarat, dan Sejarahnya | Ekonomi Kelas 10"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/faf8d6ba-8d19-4d7a-8933-5e125ee2ca98.png\" alt=\"Uang\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/c\/ekonomi\/ekonomi-sma-kelas-10\">Artikel Ekonomi kelas 10<\/a><\/strong> ini akan menjelaskan tentang uang mulai dari pengertian, fungsi, jenis, sejarah, dan syaratnya.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">\u2013<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pernah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">ngga sih<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> kamu kepikiran dari mana asal mula uang yang setiap hari kita pakai buat beli barang? <\/span><em>Nah<\/em><span style=\"font-weight: 400;\">, uang ternyata punya sejarah panjang dan menarik, <\/span><em>lho<\/em><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mulai dari zaman manusia belum kenal jual-beli sampai akhirnya muncul uang elektronik seperti sekarang. Perkembangan uang semakin hari semakin berkembang. Sampai sekarang kita tinggal scan atau tap saja sudah bisa membeli sesuatu <\/span><em>kan<\/em><span style=\"font-weight: 400;\">?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah<\/em>,<span style=\"font-weight: 400;\"> di dalam artikel ini, kita akan bahas pengertian uang, sejarah uang, hingga jenis dan fungsinya secara lengkap. Kita mulai bahas dari pengertiannya dulu yuk.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Pengertian Uang\u00a0<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><i>S<\/i>ecara sederhana, <strong>uang adalah alat tukar<\/strong> yang <strong>digunakan dalam transaksi jual beli barang dan jasa<\/strong>. Uang memudahkan kita memenuhi kebutuhan hidup karena bisa digunakan oleh siapa saja dan di mana saja.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam ekonomi, uang berfungsi sebagai alat tukar, satuan hitung, penyimpan nilai, dan standar pembayaran yang ditangguhkan. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mari kita cek fungsi uang secara lebih rinci.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">\u2014<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Apakah kamu tahu,\u00a0<strong>ruangbelajar<\/strong>\u00a0punya fitur yang\u00a0<strong><a href=\"https:\/\/app.ruangguru.com\/ruangbelajar\/v\/alat-pembayaran-tunai-subtopi-ahy1k6ij-hr-sma-kelas-10-ips\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">namanya ADAPTO<\/a><\/strong>, lho! Di ADAPTO, kamu bisa memilih pembahasan lebih dalam, agar kamu lebih paham, dan pastinya makin pintar! Langsung aja cek fitur ini di ruangbelajar, ya!<\/em><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/bayar.ruangguru.com\/\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/1cc4201a-1c15-4f54-b7b8-dad07677c186.jpg\" alt=\"CTA ADAPTO\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Fungsi Uang<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut ilmu ekonomi, uang digunakan sebagai alat perantara dalam berdagang dan memiliki dua kelompok fungsi, yaitu:<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>a. Fungsi asli<\/strong><\/span><\/h3>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><strong>&#8211; Uang sebagai alat tukar<\/strong><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Uang sebagai alat tukar guna mempermudah kita untuk mendapatkan suatu barang. Dengan begitu, kita dapat menghemat waktu serta tenaga karena tinggal menukarkan uang untuk membeli kebutuhan.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><strong>&#8211; Uang sebagai alat ukur<\/strong><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai alat ukur, uang mampu menentukan besaran nilai suatu barang. Misalnya, harga penggaris yang akan dibeli Tedy senilai Rp3.000, menunjukkan bahwa Tedy cukup membayar uang sejumlah Rp3.000 untuk mendapatkan penggaris.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"width: 600px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Pengertian%20Uang,%20Sejarah,%20Jenis,%20Fungsi,%20Nilai%20&amp;%20Teori-Teorinya.jpg\" width=\"600\" height=\"346\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Ragam uang di Indonesia (Sumber: akurat.co)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>b. Fungsi turunan<\/strong><\/span><\/h3>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><strong>&#8211; Uang sebagai alat pembayaran<\/strong><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Uang sebagai alat pembayaran berbeda dengan uang sebagai alat tukar. Maksudnya di sini adalah ketika uang dibayarkan tanpa ditukar dengan benda\/jasa apapun. Contohnya, <strong><a href=\"\/cara-menghitung-pajak-dan-diskon\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">membayar pajak<\/a><\/strong>.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">&#8211;<strong> Uang sebagai penunjuk harga<\/strong><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Uang sebagai penunjuk harga memiliki nilai yang berbeda-beda, misalnya harga jeruk 1 kg Rp8.000 sementara harga apel Rp9.000.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><strong>&#8211; Uang sebagai alat pembayaran utang<\/strong><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Uang juga digunakan untuk melunasi utang piutang.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><strong>&#8211; Uang sebagai alat penimbun kekayaan<\/strong><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Uangdapat digunakan sebagai alat penimbun kekayaan dan ketika ada keperluan mendadak.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Jenis Uang<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan pengelompokkannya, jenis uang dibagi menjadi 4 yaitu:<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>a. Berdasarkan bahan pembuatnya<\/strong><\/span><\/h3>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li><strong>Uang logam<\/strong> terbuat dari logam, emas, atau perak dan nominalnya kecil seperti Rp100, Rp200, Rp500, dan Rp1.000.<\/li>\n<li><strong>Uang kertas<\/strong> dibuat agar tidak mudah robek, luntur, dan tahan terhadap air. Nominalnya besar contohnya Rp10.000, Rp20.000, atau Rp100.000.<\/li>\n<\/ul>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/a184b89e-2672-4f94-9952-496d754ca7ee.png\" alt=\"Fun Fact Uang\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">\u00a0<strong style=\"text-align: justify;\">b. Berdasarkan nilai<\/strong><\/span><\/h3>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li><strong><em>Full bodied money<\/em> (bernilai penuh)<\/strong> merupakan uang yang nilai intrisiknya sama dengan nilai nominal, misalnya nilai emas pada uang logam Rp500 bernilai sama dengan nominalnya.<\/li>\n<li><strong><em>Representative full bodied money\u00a0<\/em>(tidak bersifat penuh)<\/strong> yaitu nilai instrisik lebih kecil dari nilai nominal. Biasanya terdapat pada jenis uang kertas.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>c. Berdasarkan lembaga yang menerbitkan<\/strong><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\"><strong>Uang kartal<\/strong> diterbitkan oleh Bank Sentral yaitu Bank Indonesia serta digunakan oleh seluruh masyarakat dalam bentuk logam dan kertas.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><strong>Uang giral<\/strong> diterbitkan oleh bank umum dalam bentuk cek atau bilyet giro.<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/e598406b-9bb0-4f57-85a4-a25853190976.png\" alt=\"Perbedaan Uang Kartal dan Uang Giral\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>d. Berdasarkan kawasan<\/strong><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\"><strong>Uang lokal<\/strong> hanya berlaku di satu negara tertentu, misalnya mata uang peso hanya dapat digunakan di negara Filipina.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><strong>Uang regional<\/strong> berlaku di suatu kawasan yang lebih luas daripada uang lokal, misalnya mata uang euro dapat digunakan untuk beberapa negara yang ada di benua Eropa seperti Jerman, Spanyol, Austria, Spanyol, dan lain-lain.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><strong>Uang internasional<\/strong> berlaku di seluruh dunia sebagai standar pembayaran, contohnya US dollar.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Syarat Uang<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Uang yang telah disepakati oleh masyarakat harus memenuhi 7 syarat sebagai berikut:<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>a. Ada jaminan<\/strong>\u00a0<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Uang harus dijamin pemerintah sehingga penggunaannya untuk berbagai keperluan dapat dipercaya oleh masyarakat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>b. Diterima secara umum (<em>acceptability)<\/em><\/strong> <\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegunaan uang harus diterima sebagai alat tukar, penimbun kekayaan, atau pembayar utang.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>c. Nilainya stabil (<em>stability of value)<\/em><\/strong> <\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nilai uang tidak naik-turun (fluktuatif) supaya orang-orang mau menggunakaannya sebagai alat tukar.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>d. Mudah disimpan (<em>storable<\/em>)<em>\u00a0<\/em><\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bentuk fisik uang harus mudah disimpan tidak boleh terlalu besar.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>e. Mudah dibawa (<em>portability<\/em>)<\/strong> <\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Uang harus mudah dipindahkan dari satu tangan ke tangan lain.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>f. Tidak mudah rusak (<em>durability<\/em>)<\/strong> <\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Uang harus tidak mudah rusak agar dapat bertahan untuk jangka waktu yang relatif lama.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>g. Mudah dibagi (<em>divisibility<\/em>)<\/strong> <\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Maksudnya, apabila nominal uang hanya terdiri dari satu jenis pecahan, maka tidak memungkinkan kita untuk bertransaksi. Bayangkan kalau kamu ingin membeli baju seharga Rp80.000, namun pecahan nominal yang ada hanya Rp100.000. Lalu, bagaimana dengan kembaliannya? Sulit &#8216;<em>kan<\/em> kalau tidak ada nominal lainnya?<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Sejarah Uang<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lantas, bagaimana\u00a0<em>sih\u00a0<\/em>sejarah uang?<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Era Pra-Barter<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">S<span style=\"font-weight: 400;\">ebelum ada uang seperti sekarang, manusia hidup di <\/span><strong>era pra-barter<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Pada masa itu, setiap orang memenuhi kebutuhannya sendiri dengan cara berburu dan mengumpulkan makanan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Belum ada sistem pertukaran karena mereka belum saling bergantung. Namun, seiring waktu, manusia mulai menyadari pentingnya kerja sama dan pertukaran.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pola-kehidupan-menetap-masyarakat-zaman-praaksara\">Pengertian Zaman Praaksara dan Corak Kehidupan Masyarakatnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Era Barter<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu muncul <\/span><strong>tahap barter<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, yaitu saling menukar barang sesuai kebutuhan. Namun, sistem ini punya kekurangan karena kadang barang yang dibutuhkan tidak seimbang nilainya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, kamu butuh gandum tapi si penjual gandum nggak butuh ayam yang kamu punya. Karena itu, muncullah <\/span><strong>uang barang<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> yang berfungsi sebagai alat tukar yang disepakati banyak orang.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Uang Barang<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Uang barang<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">bisa berupa kerang, kulit, kopi, garam, dan lainnya. Barang-barang ini dijadikan standar untuk transaksi karena nilainya lebih diterima secara luas. Tapi, tetap saja uang barang punya kelemahanya seperti mudah rusak dan susah disimpan. Maka muncullah <\/span><b>uang pasca<\/b> <b>barang<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> yang terbuat dari bahan lebih kuat seperti besi.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Uang Pasca Barang<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di masa <\/span><strong>uang pasca barang<\/strong><b>, <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">bentuk uang mulai beragam seperti mata panah, sekop, dan lumba-lumba dari logam. Uang ini digunakan di wilayah tertentu dan mulai menjadi standar tukar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu contohnya adalah kaum Olibia di Ukraina yang menciptakan mata uang berbentuk panah. Inilah cikal bakal munculnya uang logam yang lebih canggih dan tahan lama.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Uang Logam<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Uang logam adalah uang yang terbuat dari logam mulia dan dicetak dengan simbol atau gambar tertentu. Uang logam pertama dibuat oleh bangsa Lydia dari campuran emas dan perak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>Uang Kertas <\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seiring meningkatnya kebutuhan transaksi, logam mulia jadi makin langka. Maka, diciptakanlah uang kertas yang lebih ringan, mudah dibawa, dan praktis. Sejarah uang kertas dimulai di China pada masa <\/span><b>Dinasti Tang<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Penemunya adalah Ts\u2019ai Lun yang membuat uang dari serat pohon murbei.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">China juga mencetak mata uang Huizi pada masa Dinasti Song tahun 1160 sebagai alat pembayaran resmi. Uang kertas lebih mudah diproduksi dan didistribusikan dibanding uang logam. Meskipun awalnya banyak negara belum percaya, tapi lama-kelamaan uang kertas jadi standar di seluruh dunia. Itulah kenapa sekarang kita lebih banyak pakai uang kertas untuk belanja.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/bagaimana-asal-usul-terciptanya-uang\">Bagaimana Asal-Usul Terciptanya Uang? | Ekonomi Kelas 10<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>Uang Elektronik<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seiring berkembangnya zaman, uang juga mengalami evolusi fungsi. Saat ini, uang tidak hanya berwujud fisik tetapi juga bisa dalam bentuk digital atau elektronik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Uang elektronik adalah alat pembayaran yang tersimpan secara digital dan bisa digunakan lewat <em>smartphone<\/em> atau kartu. Jadi, ngga heran kalau sekarang banyak orang lebih suka pakai <em>e-wallet<\/em> buat transaksi sehari-hari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh dari uang elektronik adalah Gopay, Shopee-pay, DANA, dan yang lainnya ya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">guys<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kelebihan uang elektronik adalah lebih praktis, cepat, dan aman dalam transaksi. Meski tidak berbentuk fisik, nilai uang elektronik tetap sah dan diatur oleh otoritas keuangan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>Sejarah Uang di Indonesia<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, bagaimana sejarah uang di Indonesia? <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Guys<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, pada 3 Oktober 1945, Presiden RI menetapkan empat jenis uang yang sah di Indonesia pasca kemerdekaan. Lalu pada 30 Oktober 1946, uang kertas ORI (Oeang Republik Indonesia) resmi diterbitkan. Uang ini jadi simbol kemerdekaan ekonomi Indonesia dari dominasi mata uang kolonial.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Desain uang ORI dibuat oleh seniman Abdul Salam dan Soerono, sementara pencetakannya dikerjakan oleh Balai Pustaka. Ini adalah tonggak penting dalam sejarah uang Indonesia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seiring waktu, Indonesia terus mengembangkan sistem keuangan, termasuk mencetak uang baru dan mengatur regulasi peredaran uang. Hal ini penting untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/fakta-menarik-perubahan-uang-indonesia-yang-perlu-kamu-ketahui\">Sejarah Mata Uang Indonesia dari Masa ke Masa, Bagaimana bisa Jadi Rupiah?<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah<\/em>, sampai di sini apa kamu sudah merasa cukup jelas, <em>guys<\/em>? Kalau ingin berlatih soal tentang materi di atas, <em>yuk<\/em> ikut\u00a0<em>tryout<\/em> gratis dari\u00a0<strong><a href=\"https:\/\/app.ruangguru.com\/ruanguji\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ruanguji<\/a><em>\u00a0<\/em><\/strong>sekarang! Selain soal, juga langsung ada pembahasan dan penilaian,\u00a0<em>lho<\/em>!<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a class=\"rg-cta\" style=\"text-align: center;\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/ruanguji\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/4d67385e-8dfc-4cd3-8931-2ec9d1ca1c6d.jpeg\" alt=\"IDN CTA Blog ruanguji Ruangguru\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Alam S. Ekonomi untuk SMA dan MA Kelas X Kurikulum 2013. Jakarta: Erlangga.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong>Sumber Foto:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Foto &#8216;Ragam Uang di Indonesia&#8217; [daring] Tautan: https:\/\/akurat.co\/id-31379-read-bi-bali-distribusikan-rupiah-baru-hingga-pelosok<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><em>Artikel ini pertama kali terbit pada 6 April 2018, kemudian diperbarui pada 1 Desember 2020 dan 13 Februari 2026 oleh <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/ringgana-wandy-wiguna\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ringgana Wandy Wiguna<\/a><\/strong>.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Artikel Ekonomi kelas 10 ini akan menjelaskan tentang uang mulai dari pengertian, fungsi, jenis, sejarah, dan syaratnya. \u2013 &nbsp; Pernah ngga sih kamu kepikiran dari mana asal mula uang yang setiap hari kita pakai buat beli barang? Nah, uang ternyata punya sejarah panjang dan menarik, lho.\u00a0 Mulai dari zaman manusia belum kenal jual-beli sampai akhirnya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":82,"featured_media":10219,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/faf8d6ba-8d19-4d7a-8933-5e125ee2ca98.png"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1773036364:1"],"_yoast_wpseo_primary_category":["541"],"_yoast_wpseo_title":["Pengertian Uang beserta Fungsi, Jenis, Syarat, dan Sejarahnya"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Artikel ini akan menjelaskan apa itu uang mulai dari pengertian, fungsi, jenis, syarat, dan sejarah hingga perkembangannya."],"_yoast_wpseo_content_score":["60"],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["8"],"_knawatfibu_alt":["Uang"],"_wp_old_date":["2018-04-06"]},"categories":[541,545],"tags":[52,10,37],"class_list":["post-10219","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi","category-ekonomi-sma-kelas-10","tag-kelas-10","tag-konsep-pelajaran","tag-sma"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pengertian Uang beserta Fungsi, Jenis, Syarat, dan Sejarahnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Artikel ini akan menjelaskan apa itu uang mulai dari pengertian, fungsi, jenis, syarat, dan sejarah hingga perkembangannya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-fungsi-jenis-dan-syarat-uang\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengertian Uang beserta Fungsi, Jenis, Syarat, dan Sejarahnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Artikel ini akan menjelaskan apa itu uang mulai dari pengertian, fungsi, jenis, syarat, dan sejarah hingga perkembangannya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-fungsi-jenis-dan-syarat-uang\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-02-13T06:17:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-02-13T08:32:09+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Rabia Edra\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Rabia Edra\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-fungsi-jenis-dan-syarat-uang\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-fungsi-jenis-dan-syarat-uang\",\"name\":\"Pengertian Uang beserta Fungsi, Jenis, Syarat, dan Sejarahnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-fungsi-jenis-dan-syarat-uang#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-fungsi-jenis-dan-syarat-uang#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/faf8d6ba-8d19-4d7a-8933-5e125ee2ca98.png\",\"datePublished\":\"2026-02-13T06:17:18+00:00\",\"dateModified\":\"2026-02-13T08:32:09+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/a59fae0c4aa8599711a1cba0814c47b3\"},\"description\":\"Artikel ini akan menjelaskan apa itu uang mulai dari pengertian, fungsi, jenis, syarat, dan sejarah hingga perkembangannya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-fungsi-jenis-dan-syarat-uang#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-fungsi-jenis-dan-syarat-uang\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-fungsi-jenis-dan-syarat-uang#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/faf8d6ba-8d19-4d7a-8933-5e125ee2ca98.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/faf8d6ba-8d19-4d7a-8933-5e125ee2ca98.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-fungsi-jenis-dan-syarat-uang#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pengertian Uang beserta Fungsi, Jenis, Syarat, dan Sejarahnya | Ekonomi Kelas 10\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/a59fae0c4aa8599711a1cba0814c47b3\",\"name\":\"Rabia Edra\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Rabia Edra\"},\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/rabia-edra\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengertian Uang beserta Fungsi, Jenis, Syarat, dan Sejarahnya","description":"Artikel ini akan menjelaskan apa itu uang mulai dari pengertian, fungsi, jenis, syarat, dan sejarah hingga perkembangannya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-fungsi-jenis-dan-syarat-uang","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pengertian Uang beserta Fungsi, Jenis, Syarat, dan Sejarahnya","og_description":"Artikel ini akan menjelaskan apa itu uang mulai dari pengertian, fungsi, jenis, syarat, dan sejarah hingga perkembangannya.","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-fungsi-jenis-dan-syarat-uang","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2026-02-13T06:17:18+00:00","article_modified_time":"2026-02-13T08:32:09+00:00","author":"Rabia Edra","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Rabia Edra","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-fungsi-jenis-dan-syarat-uang","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-fungsi-jenis-dan-syarat-uang","name":"Pengertian Uang beserta Fungsi, Jenis, Syarat, dan Sejarahnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-fungsi-jenis-dan-syarat-uang#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-fungsi-jenis-dan-syarat-uang#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/faf8d6ba-8d19-4d7a-8933-5e125ee2ca98.png","datePublished":"2026-02-13T06:17:18+00:00","dateModified":"2026-02-13T08:32:09+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/a59fae0c4aa8599711a1cba0814c47b3"},"description":"Artikel ini akan menjelaskan apa itu uang mulai dari pengertian, fungsi, jenis, syarat, dan sejarah hingga perkembangannya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-fungsi-jenis-dan-syarat-uang#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-fungsi-jenis-dan-syarat-uang"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-fungsi-jenis-dan-syarat-uang#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/faf8d6ba-8d19-4d7a-8933-5e125ee2ca98.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/faf8d6ba-8d19-4d7a-8933-5e125ee2ca98.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-fungsi-jenis-dan-syarat-uang#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pengertian Uang beserta Fungsi, Jenis, Syarat, dan Sejarahnya | Ekonomi Kelas 10"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/a59fae0c4aa8599711a1cba0814c47b3","name":"Rabia Edra","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Rabia Edra"},"url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/rabia-edra"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10219","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/82"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10219"}],"version-history":[{"count":9,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10219\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25926,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10219\/revisions\/25926"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10219"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10219"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10219"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10219"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}