{"id":10420,"date":"2018-02-23T10:36:32","date_gmt":"2018-02-23T03:36:32","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=10420"},"modified":"2023-10-28T14:57:53","modified_gmt":"2023-10-28T07:57:53","slug":"mengitung-energi-osilasi-pada-pegas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengitung-energi-osilasi-pada-pegas","title":{"rendered":"Fisika Kelas 10 | Menghitung Energi Potensial pada Pegas"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Fisika_10.jpg\" alt=\"Fisika_10.jpg\" style=\"display: block; margin-left: auto; margin-right: auto; width: 820px;\" title=\"Fisika_10.jpg\" width=\"820\" caption=\"false\" data-constrained=\"true\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Pernahkah Squad memperhatikan per pegas yang ada di bawah jok motor? Biasanya saat melewati polisi tidur, per pegas akan bergerak naik turun karena ada tekanan beban dari jok motor. Kondisi gerak pegas tersebut biasa disebut <strong>gerak osilasi&nbsp;yang merupakan gerak pada suatu objek secara bolak-balik pada lintasan yang sama dan menghasilkan energi<\/strong>. Lalu, bagaimana ya cara menghitung energi osilasi pada pegas? <em>Yuk<\/em>, simak penjelasannya!<\/span><\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Osilasi atau getaran adalah gerak bolak-balik di sekitar posisi setimbang, sedangkan gerak osilasi adalah gerak menuju ke titik kesetimbangan.<\/strong> Saat mencapai posisi setimbang, sistem masih memiliki kelebihan energi sehingga melampaui posisi setimbang, tetapi sistem akan kembali berbalik arah menuju titik setimbangnya. Ada banyak peristiwa osi<span style=\"background-color: #ffff00;\"><\/span>lasi dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, pada gerak pegas yang digantungi beban.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Benda yang berosilasi memiliki dua besaran yang selalu berubah-ubah yaitu laju dan posisi.<\/strong> Laju pada suatu benda mengakibatkan benda memiliki energi kinetik yang besarnya EK = \u00bd mv<sup>2<\/sup> dan posisi pada suatu benda mengakibatkan benda memiliki energi potensial yang bergantung pada jenis gaya yang bekerja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada umumnya, sistem pegas yang biasa dipelajari adalah <strong>sistem massa-pegas ideal yaitu sebuah massa yang diikatkan di ujung pegas dengan massa diabaikan dan terletak di atas bidang licin tanpa gesekan<\/strong>. Akibatnya akan ada gaya yang timbul untuk mengembalikan bentuk pegas setelah pegas diregangkan atau ditekan agar kembali seperti bentuk awalnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gaya tersebut disebut gaya pemulih atau gaya pegas yang memenuhi persamaan <strong>Hukum Hooke sebesar F = -kx<\/strong>. Energi dibutuhkan untuk meregangkan atau menekan pegas. Energi potensial <span style=\"background-color: #ffffff;\">(EP)<\/span> merupakan salah satu energi yang dimiliki pegas saat kondisi teregang atau tertekan. Jika regangan atau tekanan ini dilepas, maka energi ini akan berpindah menjadi energi kinetik. <strong>Rumus Hukum Hooke dapat digunakan untuk mencari energi potensial sebagai berikut:<\/strong><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/ep%20pegas.png\" alt=\"energi potensial pegas\" style=\"width: 229px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\" title=\"energi potensial pegas\" caption=\"false\" data-constrained=\"true\" width=\"229\"><\/p>\n<div><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/energi%20potensial.png\" alt=\"energi potensial\" width=\"322\" style=\"width: 322px; display: block; margin: 0px auto;\"><\/div>\n<p style=\"text-align: center;\">Pertambahan panjang pada pegas (Sumber: wardayacollege.com)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"text-align: justify; background-color: transparent;\">Ada suatu kondisi saat massa pegas tidak dapat diabaikan, sehingga harus ada nilai massa yang sama (ekuivalen) untuk sistem pegas tersebut. <\/span><strong style=\"text-align: justify; background-color: transparent;\">Massa ekuivalen dapat dihitung dengan menggunakan hukum kekekalan energi mekanik.<\/strong><span style=\"text-align: justify; background-color: transparent;\"> Asumsikan massa pada balok sebesar m yang menempel pada pegas dan energi potensial balok adalah nol. Sehingga persamaan energi mekanik pegas menjadi:<\/span><\/p>\n<div><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/ciri%20energi%20potensial.png\" alt=\"ciri energi potensial\" width=\"600\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\"><\/div>\n<ul>\n<li><strong><span style=\"color: #ff0000;\">Baca Juga:<\/span> <a href=\"https:\/\/blog.ruangguru.com\/penjelasan-gerak-planet-menggunakan-hukum-kepler\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Penjelasan Gerak Planet Menggunakan Hukum Kepler<\/a><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Supaya kamu lebih paham, coba kerjakan <strong>contoh soal<\/strong> di bawah ini <em>yuk!<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebuah pegas memiliki beban 5 kg dan digantung vertikal. Jika pegas tersebut bertambah panjang 7 cm maka perubahan energi potensial pegas tersebut adalah\u2026<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Dikeahui:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">m = 5 kg<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">x = 7 cm = 0,07 m<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">g = 10 m\/s<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Ditanya:<\/strong> EP?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jawab:<\/strong><\/p>\n<div style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/jawaban%20soal%20energi%20potensial.jpg\" alt=\"jawaban soal energi potensial\" width=\"302\" style=\"width: 302px;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Jadi, besar energi potensial pada pegas adalah 1,749 J<\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Oke Squad, itulah cara menghitung energi potensial pada pegas.&nbsp; Kamu masih punya pertanyaan lain tentang materi ini? Langsung saja tanyakan melalui <\/span><a href=\"https:\/\/ruangguru.com\/les-online?utm_medium=referral&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=Menghitung-Energi-Osilasi-pada-Pegas\" style=\"background-color: transparent;\"><strong>ruanglesonline<\/strong><\/a><span style=\"background-color: transparent;\">. Kamu tinggal foto soal yang kamu tanyakan dan tutormu akan langsung menjawabnya <\/span><em style=\"background-color: transparent;\">lho, <\/em><span style=\"background-color: transparent;\">Squad. Tunggu apa lagi, ayo gunakan sekarang!<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/4af842f5\" target=\"_blank\" style=\"text-align: center;\" class=\"rg-cta\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/2f929e41-137f-4561-b046-e57096f4581c.png\" width=\"650\" height=\"229\" alt=\"ruanglesonline\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pernahkah Squad memperhatikan per pegas yang ada di bawah jok motor? Biasanya saat melewati polisi tidur, per pegas akan bergerak naik turun karena ada tekanan beban dari jok motor. Kondisi gerak pegas tersebut biasa disebut gerak osilasi&nbsp;yang merupakan gerak pada suatu objek secara bolak-balik pada lintasan yang sama dan menghasilkan energi. Lalu, bagaimana ya cara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":79,"featured_media":10420,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Fisika_10.jpg"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1698479874:1"]},"categories":[513,517],"tags":[286,52,10,37],"class_list":["post-10420","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fisika","category-fisika-sma-kelas-10","tag-fisika-x","tag-kelas-10","tag-konsep-pelajaran","tag-sma"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Fisika Kelas 10 | Menghitung Energi Potensial pada Pegas<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pernahkah Squad memperhatikan per pegas yang ada di bawah jok motor? Biasanya saat melewati polisi tidur, per pegas akan bergerak naik turun karena ada\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengitung-energi-osilasi-pada-pegas\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Fisika Kelas 10 | Menghitung Energi Potensial pada Pegas\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pernahkah Squad memperhatikan per pegas yang ada di bawah jok motor? Biasanya saat melewati polisi tidur, per pegas akan bergerak naik turun karena ada\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengitung-energi-osilasi-pada-pegas\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-02-23T03:36:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-10-28T07:57:53+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Karina Dwi Adistiana\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Karina Dwi Adistiana\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengitung-energi-osilasi-pada-pegas\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengitung-energi-osilasi-pada-pegas\",\"name\":\"Fisika Kelas 10 | Menghitung Energi Potensial pada Pegas\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengitung-energi-osilasi-pada-pegas#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengitung-energi-osilasi-pada-pegas#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Fisika_10.jpg\",\"datePublished\":\"2018-02-23T03:36:32+00:00\",\"dateModified\":\"2023-10-28T07:57:53+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/cbb994500f3fdab3dc0733faa2e966ea\"},\"description\":\"Pernahkah Squad memperhatikan per pegas yang ada di bawah jok motor? Biasanya saat melewati polisi tidur, per pegas akan bergerak naik turun karena ada\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengitung-energi-osilasi-pada-pegas#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengitung-energi-osilasi-pada-pegas\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengitung-energi-osilasi-pada-pegas#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Fisika_10.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Fisika_10.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengitung-energi-osilasi-pada-pegas#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Fisika Kelas 10 | Menghitung Energi Potensial pada Pegas\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/cbb994500f3fdab3dc0733faa2e966ea\",\"name\":\"Karina Dwi Adistiana\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Karina Dwi Adistiana\"},\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/karina-dwi-adistiana\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Fisika Kelas 10 | Menghitung Energi Potensial pada Pegas","description":"Pernahkah Squad memperhatikan per pegas yang ada di bawah jok motor? Biasanya saat melewati polisi tidur, per pegas akan bergerak naik turun karena ada","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengitung-energi-osilasi-pada-pegas","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Fisika Kelas 10 | Menghitung Energi Potensial pada Pegas","og_description":"Pernahkah Squad memperhatikan per pegas yang ada di bawah jok motor? Biasanya saat melewati polisi tidur, per pegas akan bergerak naik turun karena ada","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengitung-energi-osilasi-pada-pegas","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2018-02-23T03:36:32+00:00","article_modified_time":"2023-10-28T07:57:53+00:00","author":"Karina Dwi Adistiana","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Karina Dwi Adistiana","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengitung-energi-osilasi-pada-pegas","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengitung-energi-osilasi-pada-pegas","name":"Fisika Kelas 10 | Menghitung Energi Potensial pada Pegas","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengitung-energi-osilasi-pada-pegas#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengitung-energi-osilasi-pada-pegas#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Fisika_10.jpg","datePublished":"2018-02-23T03:36:32+00:00","dateModified":"2023-10-28T07:57:53+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/cbb994500f3fdab3dc0733faa2e966ea"},"description":"Pernahkah Squad memperhatikan per pegas yang ada di bawah jok motor? Biasanya saat melewati polisi tidur, per pegas akan bergerak naik turun karena ada","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengitung-energi-osilasi-pada-pegas#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengitung-energi-osilasi-pada-pegas"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengitung-energi-osilasi-pada-pegas#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Fisika_10.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Fisika_10.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengitung-energi-osilasi-pada-pegas#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Fisika Kelas 10 | Menghitung Energi Potensial pada Pegas"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/cbb994500f3fdab3dc0733faa2e966ea","name":"Karina Dwi Adistiana","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Karina Dwi Adistiana"},"url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/karina-dwi-adistiana"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10420","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/79"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10420"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10420\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15065,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10420\/revisions\/15065"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10420"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10420"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10420"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10420"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}