{"id":10468,"date":"2018-02-13T12:00:00","date_gmt":"2018-02-13T05:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=10468"},"modified":"2023-10-28T14:58:10","modified_gmt":"2023-10-28T07:58:10","slug":"penjelasan-gerak-planet-menggunakan-hukum-kepler","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/penjelasan-gerak-planet-menggunakan-hukum-kepler","title":{"rendered":"Hukum Kepler: Pengertian, Rumus &#038; Contoh Soal | Fisika Kelas 10"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Fisika_10.jpg\" alt=\"Fisika_10.jpg\" style=\"display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\"><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Squad, pernahkah kamu bertanya-tanya apakah matahari yang bergerak mengelilingi bumi ataukah bumi yang bergerak mengelilingi matahari? <em>Yup, <\/em>jawaban yang benar adalah bumi dan juga planet-planet lainnya yang bergerak mengelilingi matahari. Mengapa demikian? Hal ini dijelaskan dan dibuktikan oleh Hukum Kepler. Simak penjelasan berikut <em>yuk <\/em>Squad!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><!--more--><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Hukum Kepler ditemukan oleh <strong>Johanes Kepler<\/strong> yang merupakan seorang matematikawan dan astronom asal Jerman. Sebelum Kepler mengemukakan hukumnya tentang gerak planet yang mengelilingi matahari, manusia zaman dahalu menganut paham geosentris yakni paham yang membenarkan bahwa bumi adalah pusat alam semesta. Menurut Claudius Ptolemeus seorang astronom Yunani, bumi berada di pusat tata surya dan matahari besera planet-planet mengelilingi bumi pada lintasan melingkar.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Tahun 1543 astronom asal Polandia bernama Nicolaus Copernicus mengemukakan model heliosentris yakni bumi beserta planet-planet lainnya yang mengelilingi matahari pada lintasan melingkar. Namun kedua model tersebut masih memiliki kekurangan yaitu tidak ada keselarasan antara lintasan dan orbit planet. Kemudian pada tahun 1609 Kepler menemukan bentuk orbit yang lebih cocok yaitu berbentuk elips bukan lingkaran dan menjelasakannya dalam tiga Hukum Kepler.<\/span><\/p>\n<div><span style=\"color: #000000;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Model%20geosentris%20dan%20heliosentris.png\" alt=\"Model geosentris dan heliosentris\" width=\"512\" style=\"width: 512px; display: block; margin: 0px auto;\"><\/span><\/div>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"color: #000000;\">&nbsp;<em>Sumber: softilmu.com<\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"color: #000000;\"><em>&nbsp;<\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Hukum I Kepler<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Hukum ini menjelaskan bentuk lintasan orbit planet-planet yang bergerak mengelilingi matahari. Perhitungan Kepler membuktikan bahwa orbit-orbit tersebut berbentuk elips. Bentuk elips orbit ditentukan oleh nilai eksentrisitas (e) elips, semakin besar eksentrisitasnya maka bentuk elips akan semakin memanjang dan tipis. Sebaliknya, semakin kecil eksentrisitasnya maka bentuk elipsnya akan mendekati bentuk lingkaran. Nilai eksentrisitas elips yaitu lebih besar dari 0 dan lebih kecil dari 1.<\/span><\/p>\n<div><span style=\"color: #000000;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/1%20kepler.png\" alt=\"hukum i kepler\" style=\"width: 640px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\" title=\"hukum i kepler\" caption=\"false\" data-constrained=\"true\" width=\"640\"><\/span><\/div>\n<p><span style=\"color: #000000;\">&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Hukum II Kepler<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Hukum ini menjelaskan bahwa kecepatan orbit suatu planet akan lebih lambat ketika planet berada pada titik terjauh dari matahari (titik <em>aphelion<\/em>) dan kecepatan orbit suatu planet akan lebih cepat ketika planet berada pada titik terdekat dengan matahari (titik <em>perihelion<\/em>). Jadi, kecepatan orbit maksimum planet ketika berada di titik <em>perihelion<\/em> dan kecepatan orbit minimum planet ketika berada di titik <em>aphelion<\/em>.<\/span><\/p>\n<div><span style=\"color: #000000;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Apa%20itu%20hukum%20II%20kleper.png\" alt=\"Apa itu hukum II kleper\" width=\"600\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\"><br \/><\/span><\/div>\n<p><span style=\"color: #000000;\">&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Hukum III Kepler<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Hukum ini menjelaskan periode revolusi planet-planet yang mengelilingi matahari. Planet memiliki periode orbit yang lebih panjang ketika planet tersebut letaknya jauh dari matahari dan planet memiliki periode orbit yang lebih pendek ketika planet tersebut letaknya dekat dari matahari.<\/span><\/p>\n<div><span style=\"color: #000000;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/apa%20itu%20hukum%20III%20kleper.png\" alt=\"apa itu hukum III kleper\" width=\"600\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\"><br \/><\/span><\/div>\n<p><span style=\"color: #000000;\">&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Hukum III Kepler dapat ditulis secara matematis<\/strong> seperti berikut:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/rumus%20hukum%20kleper.jpg\" alt=\"rumus hukum kleper\" width=\"174\" style=\"width: 174px;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Keterangan:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><em><strong>T<sub>1<\/sub>= Periode planet pertama<\/strong><\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><em><strong>T<sub>2<\/sub>= Periode planet kedua<\/strong><\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><em><strong>R<sub>1<\/sub>= Jarak planet pertama dengan matahari<\/strong><\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><em><strong>R<sub>2<\/sub>= Jarak planet kedua dengan matahari<\/strong><\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">&nbsp;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Untuk lebih jelasnya <em>yuk <\/em>kita coba kerjakan <strong>contoh soal<\/strong> dibawah ini<\/span><\/p>\n<ul style=\"list-style-type: circle;\">\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Dua buah planet P dan Q mengorbit matahari. Apabila perbandingan antara jarak planet P dan planet Q ke matahari adalah 4:9 dan periode planet P mengelilingi matahari 24 hari, maka periode planet Q mengelilingi matahari adalah \u2026.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Diketahui:<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">R<sub>P<\/sub> : R<sub>Q<\/sub> = 4 : 9<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">T<sub>P<\/sub> = 24 hari<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Ditanya:<\/strong> T<sub>Q<\/sub> ?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Jawab:<\/strong><\/span><\/p>\n<div><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/jawaban%20soal%20hukum%20kleper.jpg\" alt=\"jawaban soal hukum kleper\" width=\"237\" style=\"width: 237px;\"><\/div>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jadi periode planet Q mengelilingi matahari selama 81 hari<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>&nbsp;Baca Juga:<\/strong> <span style=\"color: #6fa8dc;\"><strong><a href=\"\/pasang-surut-air-laut-akibat-gravitasi-bulan?__hstc=233546881.e4f9082df3f5abb0fedac725343e3bf2.1518490171700.1554713722917.1554716611646.342&amp;__hssc=233546881.1.1554716611646&amp;__hsfp=4257845043\" style=\"color: #6fa8dc;\" rel=\" noopener\">Pasang Surut Air Laut Akibat Gravitasi Bulan<\/a><\/strong><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><em>Nah <\/em> Squad, sekarang kamu sudah jauh lebih paham <em>kan<\/em>, bagaimana Hukum Kepler menjelaskan gerak planet? <em>Yup<\/em>, ketiga Hukum Kepler tersebut masing-masing menjelaskan bentuk lintasan planet, kecepatan orbit planet dan periode revolusi planet ketika mengelilingi matahari. Kamu bisa mempelajari materi ini melalui <a href=\"https:\/\/ruangguru.com\/belajar?utm_medium=referral&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=Penjelasan-Gerak-Planet-Menggunakan-Hukum-Kepler\" target=\"_blank\" style=\"color: #000000;\" rel=\"noopener\"><strong>ruangbelajar<\/strong><\/a>. Disana kamu bisa tonton video animasi lengkap dengan soal dan pebahasannya <em>loh <\/em> Squad. Ayo gunakan sekarang juga!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><a href=\"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/eaff0eb9\" target=\"_blank\" style=\"text-align: center;\" class=\"rg-cta\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/0ec4a2df-db2e-4ae1-8473-692756dcb684.jpeg\" width=\"822\" height=\"200\" alt=\"IDN CTA Blog ruangbelajar Ruangguru\" \/><\/a><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Squad, pernahkah kamu bertanya-tanya apakah matahari yang bergerak mengelilingi bumi ataukah bumi yang bergerak mengelilingi matahari? Yup, jawaban yang benar adalah bumi dan juga planet-planet lainnya yang bergerak mengelilingi matahari. Mengapa demikian? Hal ini dijelaskan dan dibuktikan oleh Hukum Kepler. Simak penjelasan berikut yuk Squad!<\/p>\n","protected":false},"author":79,"featured_media":10468,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Fisika_10.jpg"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1698479890:1"]},"categories":[513,517,1],"tags":[286,52,10,37],"class_list":["post-10468","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fisika","category-fisika-sma-kelas-10","category-uncategorized","tag-fisika-x","tag-kelas-10","tag-konsep-pelajaran","tag-sma"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Hukum Kepler: Pengertian, Rumus &amp; Contoh Soal | Fisika Kelas 10<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Squad, pernahkah kamu bertanya-tanya apakah matahari yang bergerak mengelilingi bumi ataukah bumi yang bergerak mengelilingi matahari? Yup, jawaban yang\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/penjelasan-gerak-planet-menggunakan-hukum-kepler\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Hukum Kepler: Pengertian, Rumus &amp; Contoh Soal | Fisika Kelas 10\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Squad, pernahkah kamu bertanya-tanya apakah matahari yang bergerak mengelilingi bumi ataukah bumi yang bergerak mengelilingi matahari? Yup, jawaban yang\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/penjelasan-gerak-planet-menggunakan-hukum-kepler\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-02-13T05:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-10-28T07:58:10+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Karina Dwi Adistiana\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Karina Dwi Adistiana\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/penjelasan-gerak-planet-menggunakan-hukum-kepler\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/penjelasan-gerak-planet-menggunakan-hukum-kepler\",\"name\":\"Hukum Kepler: Pengertian, Rumus & Contoh Soal | Fisika Kelas 10\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/penjelasan-gerak-planet-menggunakan-hukum-kepler#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/penjelasan-gerak-planet-menggunakan-hukum-kepler#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Fisika_10.jpg\",\"datePublished\":\"2018-02-13T05:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-10-28T07:58:10+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/cbb994500f3fdab3dc0733faa2e966ea\"},\"description\":\"Squad, pernahkah kamu bertanya-tanya apakah matahari yang bergerak mengelilingi bumi ataukah bumi yang bergerak mengelilingi matahari? Yup, jawaban yang\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/penjelasan-gerak-planet-menggunakan-hukum-kepler#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/penjelasan-gerak-planet-menggunakan-hukum-kepler\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/penjelasan-gerak-planet-menggunakan-hukum-kepler#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Fisika_10.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Fisika_10.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/penjelasan-gerak-planet-menggunakan-hukum-kepler#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Hukum Kepler: Pengertian, Rumus &#038; Contoh Soal | Fisika Kelas 10\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/cbb994500f3fdab3dc0733faa2e966ea\",\"name\":\"Karina Dwi Adistiana\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Karina Dwi Adistiana\"},\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/karina-dwi-adistiana\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Hukum Kepler: Pengertian, Rumus & Contoh Soal | Fisika Kelas 10","description":"Squad, pernahkah kamu bertanya-tanya apakah matahari yang bergerak mengelilingi bumi ataukah bumi yang bergerak mengelilingi matahari? Yup, jawaban yang","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/penjelasan-gerak-planet-menggunakan-hukum-kepler","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Hukum Kepler: Pengertian, Rumus & Contoh Soal | Fisika Kelas 10","og_description":"Squad, pernahkah kamu bertanya-tanya apakah matahari yang bergerak mengelilingi bumi ataukah bumi yang bergerak mengelilingi matahari? Yup, jawaban yang","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/penjelasan-gerak-planet-menggunakan-hukum-kepler","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2018-02-13T05:00:00+00:00","article_modified_time":"2023-10-28T07:58:10+00:00","author":"Karina Dwi Adistiana","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Karina Dwi Adistiana","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/penjelasan-gerak-planet-menggunakan-hukum-kepler","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/penjelasan-gerak-planet-menggunakan-hukum-kepler","name":"Hukum Kepler: Pengertian, Rumus & Contoh Soal | Fisika Kelas 10","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/penjelasan-gerak-planet-menggunakan-hukum-kepler#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/penjelasan-gerak-planet-menggunakan-hukum-kepler#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Fisika_10.jpg","datePublished":"2018-02-13T05:00:00+00:00","dateModified":"2023-10-28T07:58:10+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/cbb994500f3fdab3dc0733faa2e966ea"},"description":"Squad, pernahkah kamu bertanya-tanya apakah matahari yang bergerak mengelilingi bumi ataukah bumi yang bergerak mengelilingi matahari? Yup, jawaban yang","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/penjelasan-gerak-planet-menggunakan-hukum-kepler#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/penjelasan-gerak-planet-menggunakan-hukum-kepler"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/penjelasan-gerak-planet-menggunakan-hukum-kepler#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Fisika_10.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/Fisika_10.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/penjelasan-gerak-planet-menggunakan-hukum-kepler#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Hukum Kepler: Pengertian, Rumus &#038; Contoh Soal | Fisika Kelas 10"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/cbb994500f3fdab3dc0733faa2e966ea","name":"Karina Dwi Adistiana","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Karina Dwi Adistiana"},"url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/karina-dwi-adistiana"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10468","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/79"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10468"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10468\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15066,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10468\/revisions\/15066"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10468"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10468"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10468"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10468"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}