{"id":10729,"date":"2017-12-28T04:41:55","date_gmt":"2017-12-27T21:41:55","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=10729"},"modified":"2023-12-13T08:13:09","modified_gmt":"2023-12-13T01:13:09","slug":"permasalahan-sosial-akibat-pencemaran-lingkungan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/permasalahan-sosial-akibat-pencemaran-lingkungan","title":{"rendered":"Permasalahan Sosial Akibat Pencemaran Lingkungan | Sosiologi kelas 11"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/sosiologi_11.jpg\" style=\"display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\" alt=\"Permasalahan Sosial\"><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pernahkah Squad mengamati lingkungan sekitar dan melihat sampah berserakan tidak pada tempatnya atau udara yang kotor karena terlalu banyak polusi? Meskipun sekilas masalah tersebut terlihat seperti masalah lingkungan, namun secara jangka panjang, masalah tersebut bisa berkembang menjadi masalah sosial jika sudah terlalu mengganggu kehidupan orang banyak. Kurangnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan lingkungan yang sebenarnya menyebabkan terjadinya pencemaran lingkungan. Pencemaran lingkungan disebabkan karena masalah sampah dan limbah industri, serta perilaku manusia itu sendiri. <\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><!--more--><span style=\"font-size: 20px; font-weight: bold;\">Penyebab Pencemaran Lingkungan<\/span><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pencemaran lingkungan umumnya terjadi saat lingkungan hidup manusia, baik yang bersifat fisik, biologis, maupun sosial memiliki unsur yang merugikan keberadaan manusia. Nah, masalah pencemaran ini biasanya dibedakan dalam beberapa kelompok, yaitu pencemaran udara, pencemaran air, pencemaran tanah, serta pencemaran kebudayaan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perairan bisa tercemar karena ulah manusia dengan tindakan manusia seperti membuang sampah ke sungai, menangkap ikan dengan menggunakan pestisida, dan ulah pabrik-pabrik yang membuang limbah industri ke sungai atau laut. Pencemaran ini mengakibatkan ikan dan makhluk lainnya yang hidup di air mati atau beracun, sehingga tidak aman dikonsumsi manusia. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Sampah.jpg\" alt=\"Sampah\" title=\"Sampah.jpg\" caption=\"false\" data-constrained=\"true\" style=\"width: 600px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\" width=\"600\"><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sampah yang menyebabkan sungai mampet ini rawan meluap dan memicu banjir saat musim penghujan<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. (Sumber: metrobali.com)<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pencemaran udara sendiri disebabkan oleh asap kendaraan bermotor dan asap pabrik. Tingginya tingkat polusi udara terutama di kota membuat pemerintah melakukan berbagai untuk mengatasi pencemaran udara. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya taman kota serta program menanam pohon yang sering dilakukan dengan bekerjasama dengan pihak swasta. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Baca juga:<\/strong> <span style=\"color: #3574e3;\"><strong><a href=\"https:\/\/blog.ruangguru.com\/mengenal-3-teori-permasalahan-sosial\" style=\"color: #3574e3;\">Mengenal 3 Teori Permasalahan Sosial<\/a><\/strong><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu masalah sosial lain terkait lingkungan adalah sampah. Masalah sampah ini sangat mengganggu terutama jika tidak dikelola dengan baik. Bagi masyarakat pedesaan, sampah mungkin belum menjadi masalah serius. Namun, tidak demikian dengan masyarakat yang tinggal di kota atau di daerah padat penduduk. Masyarakat kota dan daerah padat penduduk menghasilkan banyak sekali sampah akibat banyaknya proses produksi dan konsumsi di kota.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pemerintah, yang diwakili oleh Dinas Kebersihan, bertanggung-jawab dalam mengelola sampah. Sampah yang menumpuk dapat menjadi sumber berbagai penyakit menular seperti muntaber, penyakit kulit, dan gangguan pernapasan. Masalah lain yang berkaitan dengan sampah adalah kebiasaan buruk membuang sampah sembarangan. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di banyak tempat banyak warga yang biasa membuang sampah ke sungai dan saluran air yang menyebabkan mampet. Akibatnya, sering terjadi banjir jika terjadi hujan lebat. Banjir, jika terjadi dalam skala besar, sangat mengganggu kehidupan di kota karena aktivitas jadi terhenti. Banyak orang yang rumahnya terendam banjir juga terpaksa mengungsi atau kehilangan harta benda.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Tuh<\/em>, kalian lihat <em>kan<\/em> Squad? Begitu banyak pencemaran lingkungan yang bisa berdampak pada permasalahan sosial? Oleh karena itu, mulai dari sekarang, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">yuk<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> kita sama-sama jaga lingkungan sekitar kita agar tetap bersih dan terawat. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu ingin belajar materi pelajaran dengan lebih menyenangkan, coba <em>aja<\/em> ikutan&nbsp;<strong><a href=\"https:\/\/ruangguru.com\/belajar?utm_medium=referral&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=permasalahan-sosial-akibat-pencemaran-lingkungan\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ruangbelajar<\/a>&nbsp;<\/strong>Di sana, kamu akan mendapatkan ribuan video pembelajaran, lengkap dengan animasi, soal latihan, serta rangkuman yang memudahkan,&nbsp;<em>lho!<\/em><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/eaff0eb9\" target=\"_blank\" style=\"text-align: center;\" class=\"rg-cta\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/0ec4a2df-db2e-4ae1-8473-692756dcb684.jpeg\" width=\"822\" height=\"200\" alt=\"IDN CTA Blog ruangbelajar Ruangguru\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><span class=\"hs_cos_wrapper hs_cos_wrapper_meta_field hs_cos_wrapper_type_rich_text\" data-hs-cos-general-type=\"meta_field\" data-hs-cos-type=\"rich_text\">Referensi<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><span class=\"hs_cos_wrapper hs_cos_wrapper_meta_field hs_cos_wrapper_type_rich_text\" data-hs-cos-general-type=\"meta_field\" data-hs-cos-type=\"rich_text\">Sunarto, Kamanto. 1993. Pengantar Sosiologi. Jakarta: Lembaga Penerbit FE \u2013 UI.<\/p>\n<p>Richard Osborne &amp; Borin Van Loon. 1996. Mengenal Sosiologi For Beginner. Bandung: Mizan<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><span class=\"hs_cos_wrapper hs_cos_wrapper_meta_field hs_cos_wrapper_type_rich_text\" data-hs-cos-general-type=\"meta_field\" data-hs-cos-type=\"rich_text\">Sumber Foto<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span class=\"hs_cos_wrapper hs_cos_wrapper_meta_field hs_cos_wrapper_type_rich_text\" data-hs-cos-general-type=\"meta_field\" data-hs-cos-type=\"rich_text\">Tumpukan sampah. Tautan: https:\/\/metrobali.com\/dkp-satpol-pp-awasi-penerapan-perda-sampah\/<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><strong><span class=\"hs_cos_wrapper hs_cos_wrapper_meta_field hs_cos_wrapper_type_rich_text\" data-hs-cos-general-type=\"meta_field\" data-hs-cos-type=\"rich_text\">Artikel diperbarui 27 November 2020<\/span><\/strong><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pernahkah Squad mengamati lingkungan sekitar dan melihat sampah berserakan tidak pada tempatnya atau udara yang kotor karena terlalu banyak polusi? Meskipun sekilas masalah tersebut terlihat seperti masalah lingkungan, namun secara jangka panjang, masalah tersebut bisa berkembang menjadi masalah sosial jika sudah terlalu mengganggu kehidupan orang banyak. Kurangnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan lingkungan yang sebenarnya menyebabkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":22,"featured_media":10729,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/sosiologi_11.jpg"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1702429989:1"]},"categories":[534,539],"tags":[31,10,37,94],"class_list":["post-10729","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sosiologi","category-sosiologi-sma-kelas-11","tag-kelas-11","tag-konsep-pelajaran","tag-sma","tag-sosiologi-xi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Permasalahan Sosial Akibat Pencemaran Lingkungan | Sosiologi kelas 11<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pernahkah Squad mengamati lingkungan sekitar dan melihat sampah berserakan tidak pada tempatnya atau udara yang kotor karena terlalu banyak polusi?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/permasalahan-sosial-akibat-pencemaran-lingkungan\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Permasalahan Sosial Akibat Pencemaran Lingkungan | Sosiologi kelas 11\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pernahkah Squad mengamati lingkungan sekitar dan melihat sampah berserakan tidak pada tempatnya atau udara yang kotor karena terlalu banyak polusi?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/permasalahan-sosial-akibat-pencemaran-lingkungan\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-12-27T21:41:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-12-13T01:13:09+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Shabrina Alfari\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Shabrina Alfari\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/permasalahan-sosial-akibat-pencemaran-lingkungan\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/permasalahan-sosial-akibat-pencemaran-lingkungan\",\"name\":\"Permasalahan Sosial Akibat Pencemaran Lingkungan | Sosiologi kelas 11\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/permasalahan-sosial-akibat-pencemaran-lingkungan#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/permasalahan-sosial-akibat-pencemaran-lingkungan#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/sosiologi_11.jpg\",\"datePublished\":\"2017-12-27T21:41:55+00:00\",\"dateModified\":\"2023-12-13T01:13:09+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/af6350034b171a1408a571ed11ae0248\"},\"description\":\"Pernahkah Squad mengamati lingkungan sekitar dan melihat sampah berserakan tidak pada tempatnya atau udara yang kotor karena terlalu banyak polusi?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/permasalahan-sosial-akibat-pencemaran-lingkungan#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/permasalahan-sosial-akibat-pencemaran-lingkungan\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/permasalahan-sosial-akibat-pencemaran-lingkungan#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/sosiologi_11.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/sosiologi_11.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/permasalahan-sosial-akibat-pencemaran-lingkungan#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Permasalahan Sosial Akibat Pencemaran Lingkungan | Sosiologi kelas 11\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/af6350034b171a1408a571ed11ae0248\",\"name\":\"Shabrina Alfari\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79094fae9fdc0a70f38fea8e648da0d97a5c1e687461905420034bf6e4ed550f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79094fae9fdc0a70f38fea8e648da0d97a5c1e687461905420034bf6e4ed550f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Shabrina Alfari\"},\"description\":\"Content Writer and Content Performance at Ruangguru. Hope my writing finds you well and help you learn a thing or two! :D\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/shabrina-alfari\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Permasalahan Sosial Akibat Pencemaran Lingkungan | Sosiologi kelas 11","description":"Pernahkah Squad mengamati lingkungan sekitar dan melihat sampah berserakan tidak pada tempatnya atau udara yang kotor karena terlalu banyak polusi?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/permasalahan-sosial-akibat-pencemaran-lingkungan","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Permasalahan Sosial Akibat Pencemaran Lingkungan | Sosiologi kelas 11","og_description":"Pernahkah Squad mengamati lingkungan sekitar dan melihat sampah berserakan tidak pada tempatnya atau udara yang kotor karena terlalu banyak polusi?","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/permasalahan-sosial-akibat-pencemaran-lingkungan","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2017-12-27T21:41:55+00:00","article_modified_time":"2023-12-13T01:13:09+00:00","author":"Shabrina Alfari","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Shabrina Alfari","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/permasalahan-sosial-akibat-pencemaran-lingkungan","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/permasalahan-sosial-akibat-pencemaran-lingkungan","name":"Permasalahan Sosial Akibat Pencemaran Lingkungan | Sosiologi kelas 11","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/permasalahan-sosial-akibat-pencemaran-lingkungan#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/permasalahan-sosial-akibat-pencemaran-lingkungan#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/sosiologi_11.jpg","datePublished":"2017-12-27T21:41:55+00:00","dateModified":"2023-12-13T01:13:09+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/af6350034b171a1408a571ed11ae0248"},"description":"Pernahkah Squad mengamati lingkungan sekitar dan melihat sampah berserakan tidak pada tempatnya atau udara yang kotor karena terlalu banyak polusi?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/permasalahan-sosial-akibat-pencemaran-lingkungan#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/permasalahan-sosial-akibat-pencemaran-lingkungan"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/permasalahan-sosial-akibat-pencemaran-lingkungan#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/sosiologi_11.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20blog%20RG\/sosiologi_11.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/permasalahan-sosial-akibat-pencemaran-lingkungan#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Permasalahan Sosial Akibat Pencemaran Lingkungan | Sosiologi kelas 11"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/af6350034b171a1408a571ed11ae0248","name":"Shabrina Alfari","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79094fae9fdc0a70f38fea8e648da0d97a5c1e687461905420034bf6e4ed550f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79094fae9fdc0a70f38fea8e648da0d97a5c1e687461905420034bf6e4ed550f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Shabrina Alfari"},"description":"Content Writer and Content Performance at Ruangguru. Hope my writing finds you well and help you learn a thing or two! :D","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/shabrina-alfari"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10729","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/22"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10729"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10729\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16181,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10729\/revisions\/16181"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10729"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10729"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10729"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10729"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}