{"id":10741,"date":"2026-01-30T12:03:00","date_gmt":"2026-01-30T05:03:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=10741"},"modified":"2026-02-04T08:15:15","modified_gmt":"2026-02-04T01:15:15","slug":"pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-geologi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-geologi","title":{"rendered":"Pembabakan Zaman Praaksara Berdasarkan Geologi | Sejarah Kelas 10"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/31e5e694-c7ca-4c45-912a-105d6bb62579.png\" alt=\"Pembabakan Praaksara Berdasarkan Geologi\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Tahukah kamu, kalau kehidupan bumi kita sudah berlangsung sangat lama, bahkan hingga ribuan juta tahun? WOW! Bagaimana ya pembagian zamannya? Yuk simak <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/c\/sejarah\/sejarah-sma-kelas-10\">artikel Sejarah kelas 10<\/a><\/strong> berikut ini untuk penjelasan lebih lanjut.\u00a0<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Zaman prasejarah merupakan pembabakan peradaban manusia dalam periode sejarah, yang mana pada saat itu belum dikenalnya tulisan atau bisa juga disebut dengan zaman praaksara, sehingga kehidupan manusianya sangatlah sederhana. <em>Nah<\/em>, kali ini kita akan bahas pembabakan zaman prasejarah atau praaksara berdasarkan Geologi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Geologi adalah ilmu yang mempelajari bumi secara keseluruhan, berdasarkan komposisinya, struktur, sejarah, sifat-sifatnya, dan juga proses pembentukannya, dan orang yang memelajari dan mendalami ilmu geologi disebut geolog.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan geologi, zaman praaksara dibagi menjadi 4, <strong>ada zaman tertua (Arkaekum), zaman primer atau zaman hidup tua (Paleozoikum), zaman sekunder atau zaman hidup pertengahan (Mesozoikum), serta zaman hidup baru (Neozoikum).<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah<\/em>, kira-kira seperti apa ya zaman-zaman itu? Sekarang kamu bisa membaca ulasannya di bawah ini ya!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">A. Arkaekum<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Zaman ini merupakan zaman tertua, kira-kira berlangsung selama 2.500 juta tahun. Pada saat itu, kulit bumi masih panas <em>lho.<\/em>\u00a0 Alhasil, pada zaman ini belum ada kehidupan. Lantas kapan kehidupan itu muncul?<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">B. Paleozoikum<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah<\/em>, di zaman ini <strong>kehidupan mulai muncul<\/strong>. Zaman primer atau zaman hidup tua ini berlangsung sekitar 340 juta tahun. Pada saat itu, makhluk hidup yang muncul seperti mikroorganisme, ikan, amfibi, reptil, dan juga binatang-binatang lain yang tidak bertulang punggung. Di bawah ini adalah gambar makhluk hidup yang hidup pada zaman Paleozoikum:<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"display: block; margin-left: auto; margin-right: auto; width: 600px; height: 375px;\" title=\"zaman paleozoikum.jpg\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/zaman%20paleozoikum.jpg\" alt=\"zaman paleozoikum.\" width=\"600\" data-constrained=\"false\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Makhluk Hidup Pada Zaman Paleozoikum (Sumber: shutterstock.com)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">C. Mesozoikum<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Zaman ini bisa juga disebut <strong>zaman sekunder atau pertengahan,<\/strong> kira-kira berlangsung selama 140 juta tahun. Pada zaman pertengahan ini, jenis reptil mencapai tingkat yang terbesar, sehingga pada zaman ini sering disebut juga dengan zaman reptil. Setelah berakhirnya zaman ini, maka muncul kehidupan yang lain, yaitu jenis burung dan binatang menyusui. Namun, tingkat populasinya masih sangat rendah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sayangnya, pada zaman ini jenis-jenis reptilnya mulai mengalami kepunahan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto; height: 375px;\" title=\"Koleksi-Tulang-Hewan-Purba-Museum-Geologi-Bandung-1.png\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Koleksi-Tulang-Hewan-Purba-Museum-Geologi-Bandung-1.png\" alt=\"fossil hewan\" width=\"600\" data-constrained=\"false\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Beberapa Jenis fosil hewan purba yang pernah hidup di Indonesia (Sumber: sebandung.com)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-arkeologi\" rel=\"noopener\">Pembabakan Zaman Praaksara Berdasarkan Arkeologi<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">D. Neozoikum<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah<\/em>, zaman yang ke 4 ini sering disebut juga zaman hidup baru. Zaman ini dapat dibedakan menjadi dua zaman, yaitu:<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>a. Tersier atau zaman ketiga<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Zaman tersier berlangsung kira-kira selama 60 juta tahun. Zaman ini ditandai dengan berkembangnya jenis binatang menyusui seperti kera.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>b. Kuartier atau zaman keempat<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Zaman kuartier ditandai dengan adanya kehidupan manusia, sehingga zaman ini menjadi zaman terpenting, kemudian dibagi lagi menjadi dua zaman, yaitu zaman Pleistocen dan Holocen.<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\">\n<h4><strong>Zaman Pleistocen atau Dilluvium<\/strong><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Zaman ini berlangsung kira-kira selama 600.000 tahun. Pada zaman ini ditandai dengan adanya manusia purba.<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\">\n<h4><strong>Zaman Holocen atau Alluvium<\/strong><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Zaman ini berlangsung kira-kira selama 20.000 tahun yang lalu dan terus berkembang sampai dewasa ini. Zaman ini ditandai dengan munculnya manusia jenis Homo Sapiens yang memiliki ciri-ciri seperti manusia yang hidup pada zaman modern sekarang.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Sekarang kalian sudah tahukan pembabakan zaman praaksara berdasarkan geologi? Keempat babak tadi merupakan proses menuju peradaban manusia hingga seperti sekarang ini.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Ingin merasakan sensasi mendapatkan pengetahuan hanya dengan menonton video pembelajaran? <em>Yuk<\/em>, segera ikut\u00a0<\/span><strong><a href=\"https:\/\/ruangguru.com\/belajar?utm_medium=referral&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-geologi\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ruangbelajar!<\/a> <\/strong><span style=\"color: #000000;\">Di dalamnya, kamu akan dibantu dengan berbagai animasi menarik yang memudahkan kamu dalam memahami pelajarannya,\u00a0<em>lho!<\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/bayar.ruangguru.com\/\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/e3260f88-1749-4d3b-8973-be3aae07a94c.jpg\" alt=\"CTA Ruangguru\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tahukah kamu, kalau kehidupan bumi kita sudah berlangsung sangat lama, bahkan hingga ribuan juta tahun? WOW! Bagaimana ya pembagian zamannya? Yuk simak artikel Sejarah kelas 10 berikut ini untuk penjelasan lebih lanjut.\u00a0 &#8212; &nbsp; Zaman prasejarah merupakan pembabakan peradaban manusia dalam periode sejarah, yang mana pada saat itu belum dikenalnya tulisan atau bisa juga disebut [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":10741,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/31e5e694-c7ca-4c45-912a-105d6bb62579.png"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1770167575:1"],"_yoast_wpseo_title":["Pembabakan Zaman Praaksara Berdasarkan Geologi"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Pembabakan Zaman Praaksara Berdasarkan Geologi terbagi menjadi Arkaekum, Paleozoikum, Mesozoikum, dan Neozoikum. Seperti apa pembahasannya?"],"_yoast_wpseo_content_score":["90"],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["3"],"_wp_old_date":["2017-12-22"],"_yoast_wpseo_primary_category":["520"]},"categories":[520,524],"tags":[52,10,37],"class_list":["post-10741","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sejarah","category-sejarah-sma-kelas-10","tag-kelas-10","tag-konsep-pelajaran","tag-sma"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pembabakan Zaman Praaksara Berdasarkan Geologi<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pembabakan Zaman Praaksara Berdasarkan Geologi terbagi menjadi Arkaekum, Paleozoikum, Mesozoikum, dan Neozoikum. Seperti apa pembahasannya?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-geologi\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pembabakan Zaman Praaksara Berdasarkan Geologi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pembabakan Zaman Praaksara Berdasarkan Geologi terbagi menjadi Arkaekum, Paleozoikum, Mesozoikum, dan Neozoikum. Seperti apa pembahasannya?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-geologi\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-01-30T05:03:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-02-04T01:15:15+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Kresnoadi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Kresnoadi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-geologi\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-geologi\",\"name\":\"Pembabakan Zaman Praaksara Berdasarkan Geologi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-geologi#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-geologi#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/31e5e694-c7ca-4c45-912a-105d6bb62579.png\",\"datePublished\":\"2026-01-30T05:03:00+00:00\",\"dateModified\":\"2026-02-04T01:15:15+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/1cab2981df0b774acc5ed5206be80410\"},\"description\":\"Pembabakan Zaman Praaksara Berdasarkan Geologi terbagi menjadi Arkaekum, Paleozoikum, Mesozoikum, dan Neozoikum. Seperti apa pembahasannya?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-geologi#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-geologi\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-geologi#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/31e5e694-c7ca-4c45-912a-105d6bb62579.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/31e5e694-c7ca-4c45-912a-105d6bb62579.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-geologi#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pembabakan Zaman Praaksara Berdasarkan Geologi | Sejarah Kelas 10\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/1cab2981df0b774acc5ed5206be80410\",\"name\":\"Kresnoadi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Kresnoadi\"},\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/kresnoadi\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pembabakan Zaman Praaksara Berdasarkan Geologi","description":"Pembabakan Zaman Praaksara Berdasarkan Geologi terbagi menjadi Arkaekum, Paleozoikum, Mesozoikum, dan Neozoikum. Seperti apa pembahasannya?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-geologi","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pembabakan Zaman Praaksara Berdasarkan Geologi","og_description":"Pembabakan Zaman Praaksara Berdasarkan Geologi terbagi menjadi Arkaekum, Paleozoikum, Mesozoikum, dan Neozoikum. Seperti apa pembahasannya?","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-geologi","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2026-01-30T05:03:00+00:00","article_modified_time":"2026-02-04T01:15:15+00:00","author":"Kresnoadi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Kresnoadi","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-geologi","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-geologi","name":"Pembabakan Zaman Praaksara Berdasarkan Geologi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-geologi#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-geologi#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/31e5e694-c7ca-4c45-912a-105d6bb62579.png","datePublished":"2026-01-30T05:03:00+00:00","dateModified":"2026-02-04T01:15:15+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/1cab2981df0b774acc5ed5206be80410"},"description":"Pembabakan Zaman Praaksara Berdasarkan Geologi terbagi menjadi Arkaekum, Paleozoikum, Mesozoikum, dan Neozoikum. Seperti apa pembahasannya?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-geologi#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-geologi"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-geologi#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/31e5e694-c7ca-4c45-912a-105d6bb62579.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/31e5e694-c7ca-4c45-912a-105d6bb62579.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pembabakan-zaman-praaksara-berdasarkan-geologi#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pembabakan Zaman Praaksara Berdasarkan Geologi | Sejarah Kelas 10"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/1cab2981df0b774acc5ed5206be80410","name":"Kresnoadi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Kresnoadi"},"url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/kresnoadi"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10741","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10741"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10741\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25819,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10741\/revisions\/25819"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10741"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10741"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10741"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10741"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}