{"id":115,"date":"2026-08-27T06:00:00","date_gmt":"2026-08-26T23:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=115"},"modified":"2026-08-27T16:36:11","modified_gmt":"2026-08-27T09:36:11","slug":"kenapa-apbn-apbd-penting","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kenapa-apbn-apbd-penting","title":{"rendered":"APBN dan APBD: Pengertian, Fungsi &#038; Pengaruhnya | Ekonomi Kelas 12"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/85ade0c8-0079-4102-a7a6-abe622d4a6d3.png\" alt=\"APBN &amp; APBD\" width=\"820\" \/><\/p>\n<div style=\"text-align: justify;\">\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center; font-size: 16px;\"><em>Kira-kira, kenapa ya banyak berita yang bilang kalau salah satu hal yang dikorupsi oleh para koruptor adalah APBN\/APBD? Apa alasannya? Yuk kita bahas tentang APBN\/APBD, termasuk pengertian, fungsi, dan tujuannya.\u00a0<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/div>\n<p style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\">Apa sih yang terlintas di kepala kamu kalau kamu membaca kata \u201cuang\u201d? Bagi beberapa orang, tentu uang merupakan suatu hal yang sangat penting. Bayangkan saja, kalau kamu mau beli sesuatu tapi kamu <em>nggak<\/em> ada duit. Apa yang kamu rasakan?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, adanya perasaan kekurangan uang yang terjadi secara terus-menerus, bisa mendorong seseorang untuk melakukan praktik korupsi saat dewasa. Wah, bisa gitu ya? Iya, karena merasa <em>nggak<\/em> cukup terus dan kurang bersyukur. Lebih parahnya lagi <em>nih<\/em>, kalo nanti orang ini duduk di suatu jabatan, <em>eh<\/em> malah dimanfaatin buat melakukan korupsi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, kamu tentu ingat <em>kan, <\/em>ada kasus korupsi yang cukup menghebohkan terkait penyaluran dana bantuan sosial pandemi yang dilakukan Menteri Sosial. Kira-kira kenapa ya dana APBN bisa dikorupsi? Kenapa bisa terjadi hal tersebut? Emang apa <em>sih <\/em>APBN itu? Fungsi dan tujuannya untuk apa? Nah, nanti selain membahas tentang APBN, kita juga tentunya bakal ngebahas tentang APBD. Penasaran?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Keep scroll<\/em> ya, <em>guys!<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/mengenal-ciri-jenis-dan-karakteristik-perusahaan-dagang\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">Perusahaan Dagang: Ciri, Jenis, &amp; Karakteristiknya<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Pengertian APBN dan APBD<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apa <em>sih<\/em> itu APBN? APBN ini singkatan dari <strong>Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalau APBD adalah singkatan dari <strong>Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah<\/strong>. Ada dua pengertian yang bisa kita jadikan dasar untuk merumuskan pengertian APBN.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pertama, <strong>Undang-Undang Dasar 1945 dalam pasal 23<\/strong> menjelaskan bahwa, <strong>Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara sebagai wujud dari pengelolaan keuangan negara<\/strong> ditetapkan setiap tahun dengan undang-undang dan dilaksanakan secara terbuka dan bertanggung jawab untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kedua, dalam <strong>Undang-Undang Nomor 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara pasal 1<\/strong> menjelaskan yang dimaksud dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, selanjutnya disebut APBN, adalah <strong>rencana keuangan tahunan pemerintahan negara yang disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, dari pengertian dasar diatas tadi dapat kita simpulkan, <strong>APBN adalah daftar yang memuat rincian berbagai sumber pendapatan negara dan jenis-jenis pengeluaran negara dalam satu tahun<\/strong>.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/EKO11%20-%20APBN%20dan%20APBD%20Pengertian%2c%20Fungsi%2c%20serta%20Tujuan-03.jpg\" alt=\"Hutang pemerintah indonesia\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalau APBN itu kan berasal dari pemerintah pusat, nah pemerintah daerah baik di tingkat I (provinsi) maupun II (kota\/kabupaten) juga membuat daftar anggaran yang disebut dengan APBD.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan Permendagri No.13 Tahun 2006, <span style=\"font-weight: bold;\">APBD adalah rencana keuangan tahunan daerah yang dibahas dan disetujui bersama oleh Pemerintah Daerah dan DPRD, lalu ditetapkan dengan Peraturan Daerah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/tahap-pencatatan-akuntansi-perusahaan-jasa\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">Apa Saja Tahap Pencatatan Akuntansi Perusahaan Jasa?<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Perbedaan APBN dan APBD<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi apa perbedaan APBN dan APBD? Seperti yang sudah dijelaskan di atas ya, perbedaan APBN dan APBD adalah dari <span style=\"font-weight: bold;\">lingkup cakupannya<\/span>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">APBN adalah anggaran pendapatan berskala nasional atau negara. Sementara APBD, adalah anggaran berskala regional di tingkat provinsi, kabupaten, atau kota.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Setelah membaca artikel ini, kamu sudah memahami konsepnya, kan? Sekarang, yuk uji kemampuanmu dengan latihan soal di <a href=\"https:\/\/app.ruangguru.com\/drill-soal\/sma-kelas-11-kurikulum-merdeka\/ekonomi\/persiapan\"><strong>Drill Soal<\/strong><\/a>!<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/bayar.ruangguru.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/roboguru-forum-cdn.ruangguru.com\/image\/c2c1718a-346a-471a-b761-b0a50adcfa50.png\" alt=\"Fitur Drill Soal Ruangguru\" width=\"1023\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Fungsi Serta Tujuan APBN dan APBD<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">APBN dan APBD itu kan disusun supaya sasaran pembangunan dalam jangka waktu satu tahun dapat tercapai. Kebayang <em>nggak<\/em> sih kalo APBN dan APBD tersebut dikorupsi? Apa yang bakalan terjadi?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yaa, fungsi-fungsi dari APBN dan APBD tidak akan berjalan secara maksimal. Hmm, ngomong-ngomong tentang fungsi APBN dan APBD, ternyata ada enam fungsi, <em>lho<\/em>.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/EKO11%20-%20APBN%20dan%20APBD%20Pengertian%2c%20Fungsi%2c%20serta%20Tujuan-04.jpg\" alt=\"6 Fungsi APBN dan APBD\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"font-weight: bold;\">Baca Juga:<a href=\"\/blog\/siklus-akuntansi-perusahaan-jasa\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"> Tahapan Pengikhtisaran Akuntansi pada Perusahaan Jasa<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berikut penjelasan dari fungsi-fungsi tersebut ya, <em>Guys!<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Fungsi Otorisasi<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\">Fungsi ini menjadi <strong>dasar untuk negara\/daerah dalam pelaksanaan pendapatan dan pengeluaran pada tahun yang direncanakan<\/strong>.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">2. Fungsi Perencanaan<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\">APBN\/APBD dibuat sebagai <strong>pedoman untuk merencanakan kegiatan pada tahun anggaran yang direncanakan<\/strong>.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">3. Fungsi Pengawasan<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\">Nah, APBN\/APBD juga menjadi <strong>pedoman untuk menilai apakah penyelenggaraan kegiatan tersebut sudah sesuai dengan ketentuan atau belum<\/strong>?<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">4. Fungsi Alokasi<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\">Fungsi ini dapat dikatakan sebagai <strong>penyediaan barang publik (sektor pembangunan)<\/strong>. APBN\/APBD <em>kan <\/em>bersumber dari pajak, <em>nah <\/em>dialokasikan <em>deh <\/em>untuk membangun sarana umum yang nantinya bisa memacu pertumbuhan ekonomi. Contohnya apa? Yaaa, paling mudah <em>sih <\/em>adanya <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/ekonomi-kelas-11-hubungan-3-sistem-pemungutan-pajak-di-indonesia-dengan-pembangunan-mrt\"><strong>pembangunan MRT (Mass Rapid Transit)<\/strong><\/a>.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">5. Fungsi Distribusi<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\">Artinya, <strong>dana yang akan digunakan itu <\/strong><strong><em>nggak<\/em><\/strong><strong> boleh terpusat di satu sektor atau daerah saja<\/strong>. Memang sih, saat ini masih terjadi ketimpangan atau prinsip keadilan belum dijalankan secara maksimal. Tapi, lambat laun di kemudian hari nanti, teman-teman kita yang ada di Papua, bisa saja merasakan transportasi massal seperti <em>Commuter Line<\/em> atau bahkan MRT.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">6. Fungsi Stabilisasi<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\">Adanya APBN\/APBD <strong>dapat menstabilkan keadaan ekonomi<\/strong>. Contohnya begini, ketika harga barang dan jasa naik, pemerintah akan menaikkan pajak. <em>Nah<\/em>, dengan begitu jumlah uang yang beredar akan berkurang dan harga-harga bisa normal kembali.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/EKO11%20-%20APBN%20dan%20APBD%20Pengertian%2c%20Fungsi%2c%20serta%20Tujuan-05%20(1).jpg\" alt=\"Kenapa APBN Dikorupsi?\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lalu, apa tujuan dari APBN\/APBD?<\/p>\n<table style=\"border-collapse: collapse; width: 100%; height: 210px;\">\n<tbody>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 50%; text-align: center; height: 23px;\"><strong>Tujuan APBN<\/strong><\/td>\n<td style=\"width: 50%; text-align: center; height: 23px;\"><strong>Tujuan APBD<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 47px;\">\n<td style=\"width: 50%; text-align: justify; height: 47px;\">1. <strong>Memelihara stabilitas ekonomi<\/strong> dan mencegah terjadinya defisit anggaran.<\/td>\n<td style=\"width: 50%; height: 47px;\">1. Meningkatkan pembangunan sarana dan prasarana daerah yang<br \/>\nefisien, efektif, kompetitif, dan terjangkau.<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"text-align: justify; height: 47px;\">\n<td style=\"width: 50%; height: 47px;\">2. Sebagai\u00a0<strong>pedoman penerimaan dan pengeluaran negara<\/strong> dalam melaksanakan kegiatan kenegaraan.<\/td>\n<td style=\"width: 50%; height: 47px;\">2. Mewujudkan pembangunan daerah yang adil, ramah lingkungan,<br \/>\ndan berbasis peran serta masyarakat.<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 50%; height: 23px;\"><\/td>\n<td style=\"width: 50%; height: 23px;\">3. Menciptakan rasa aman dan adanya penegakkan keadilan.<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 47px;\">\n<td style=\"width: 50%; height: 47px;\"><\/td>\n<td style=\"width: 50%; height: 47px;\">4. Meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 50%; height: 23px;\"><\/td>\n<td style=\"width: 50%; height: 23px;\">5. Memperluas lapangan pekerjaan dan kesejahteraan masyarakat.<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Pengaruh APBN dan APBD Terhadap Perekonomian<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">APBN dan APBD tentunya punya pengaruh juga\u00a0<em>lho\u00a0<\/em>terhadap perekonomian. Pengaruh APBN dan APBD terdapat pada <strong>sektor moneter<\/strong>, <strong>neraca pembayaran<\/strong>, dan <strong>pertumbuhan ekonomi<\/strong>. Pengaruh ini ada kaitannya juga dengan fungsi APBN dan APBD yang udah dibahas barusan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kayak gimana\u00a0<em>sih\u00a0<\/em>pengaruhnya?<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">Pengaruh APBN dan APBD terhadap sektor moneter<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/5-instrumen-kebijakan-moneter\">Kebijakan moneter<\/a><\/strong> kan kebijakan untuk\u00a0<strong>mengatur jumlah uang beredar\u00a0<\/strong>agar\u00a0<strong>kestabilan ekonomi\u00a0<\/strong>dapat terjaga. Nah, kebijakan moneter ini berkaitan dengan <strong>fungsi otorisasi <\/strong>yang dimiliki oleh APBN dan APBD.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketika fungsi otorisasi ini dijalankan, maka akan berpengaruh pada jumlah uang yang beredar di masyarakat, bergantung pada kebijakan moneter yang telah dibuat oleh Bank Sentral.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pengaruhnya adalah, misal nih, bank sentral atau dalam hal ini Bank Indonesia menambah jumlah uang yang beredar di masyarakat, maka akan memicu terjadinya\u00a0<strong>inflasi<\/strong>. Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah akan mengurangi pengeluaran APBN (mengurangi belanja).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/ekonomi-kelas-11-bagaimana-menghitung-inflasi\">Bagaimana Cara Menghitung Inflasi? | Ekonomi Kelas 11<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebaliknya, jika bank sentral mengurangi jumlah uang yang beredar, maka hal ini dapat memicu terjadinya\u00a0<strong>deflasi<\/strong>. Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah akan menambah pengeluaran APBN (menambah belanja).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">Pengaruh APBN dan APBD terhadap neraca pembayaran<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Masih ingat <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/neraca-pembayaran-internasional\">neraca pembayaran<\/a><\/strong>? Kamu boleh baca-baca dulu ya artikelnya kalo rada lupa. Terus, apa pengaruh APBN dan APBD terhadap neraca pembayaran?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di dalam neraca pembayaran, ada tiga kemungkinan ges. Pertama, <strong>terjadi defisit<\/strong> saat jumlah pengeluaran lebih besar dibandingkan pendapatan. Kedua, <strong>kondisi berimbang <\/strong>saat jumlah pengeluaran sama dengan jumlah pendapatan. Ketiga, <strong>terjadi<\/strong> <strong>surplus <\/strong>saat jumlah pengeluaran lebih kecil dibandingkan pendapatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam hal ini, <strong>APBN dan APBD berkaitan dengan transaksi penerimaan dan belanja hibah<\/strong>, serta <strong>pembiayaan luar negeri<\/strong>. Maksudnya gimana tuh?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Surplus neraca pembayaran dapat terjadi saat pemerintah menerima hibah dari luar negeri, sementara defisit dapat terjadi saat pemerintah melakukan\u00a0 belanja hibah (memberikan hibah) ke luar negeri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, surplus neraca pembayaran dapat terjadi saat pemerintah memperoleh utang\/pinjaman luar negeri, sementara defisit dapat terjadi saat pemerintah membayar utang\/pinjaman luar negeri.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">Pengaruh APBN dan APBD terhadap pertumbuhan ekonomi<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Terakhir, pengaruh APBN terhadap pertumbuhan ekonomi. Nah ges, pertumbuhan ekonomi kan ditandai dengan\u00a0<strong>adanya peningkatan pendapatan nasional<\/strong>. Peningkatan pendapatan ini dipengaruhi oleh <strong>peningkatan produksi barang dan jasa<\/strong> yang dihasilkan oleh masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam hal ini, APBN dan APBD\u00a0<strong>dapat membantu peningkatan produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh masyarakat<\/strong>. Caranya, dengan memberikan bantuan berupa subsidi kepada produsen.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal ini dapat mengurangi biaya produksi, sehingga produsen dapat meningkatkan produksi barang dan jasa. Terus, pengaruhnya terjadi pertumbuhan ekonomi deh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/apa-itu-pertumbuhan-ekonomi-dan-teori-teori-pendukungnya\">Pertumbuhan Ekonomi: Pengertian, Rumus &amp; Teori-Teori Pendukungnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><strong>Latihan Soal<\/strong><\/span><\/h2>\n<p>1. Pemerintah menggunakan APBN untuk membiayai pembangunan jalan, jembatan, sekolah, dan fasilitas umum lainnya. Penggunaan anggaran tersebut menunjukkan bahwa APBN menjalankan fungsi &#8230;.<\/p>\n<p>a. Otorisasi<br \/>\nb. Perencanaan<br \/>\nc. Alokasi<br \/>\nd. Pengawasan<\/p>\n<p><strong>Jawaban: c.<\/strong><\/p>\n<p>Fungsi alokasi APBN\/APBD berkaitan dengan penyediaan barang publik atau pembiayaan pembangunan yang dibutuhkan masyarakat. Contohnya adalah pembangunan berbagai sarana umum yang dapat mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">2. Pemerintah memberikan subsidi kepada produsen untuk mengurangi biaya produksi. Dengan biaya produksi yang lebih rendah, produsen dapat meningkatkan jumlah barang dan jasa yang dihasilkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan kondisi tersebut, dampak APBN\/APBD terhadap perekonomian yang paling tepat adalah &#8230;.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">a. Meningkatkan produksi barang dan jasa sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi<br \/>\nb. Mengurangi jumlah barang dan jasa yang beredar sehingga harga barang meningkat<br \/>\nc. Mengurangi pendapatan produsen karena sebagian anggaran digunakan untuk subsidi<br \/>\nd. Menurunkan pendapatan nasional karena pemerintah mengurangi kegiatan produksi<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jawaban: a.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Subsidi dapat membantu mengurangi biaya produksi yang ditanggung produsen. Dengan biaya yang lebih rendah, produsen memiliki kesempatan untuk meningkatkan produksinya. Peningkatan produksi barang dan jasa kemudian dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, yang salah satunya ditandai dengan peningkatan pendapatan nasional.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, itu tadi penjelasan tentang kenapa sih APBN\/APBD itu penting? Ternyata dari pengertian, fungsi, dan tujuannya saja sudah cukup menjelaskan kalau ternyata APBN dan APBD mempunyai keterkaitan dalam mencapai tujuan untuk mensejahterakan masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Supaya makin jago tentang pelajaran ekonomi, yuk cek <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/c\/ekonomi\/ekonomi-sma-kelas-12\">artikel Ekonomi Kelas 12<\/a><\/strong> lainnya. Kamu juga bisa belajar bersama guru privat Ekonomi terbaik di <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/privat\/ekonomi\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"><strong>Ruangguru Privat Ekonomi<\/strong><\/a>! Belajar nggak cuma menyenangkan, tapi kamu juga bakal diajari konsepnya sampai paham!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Para pengajar di Ruangguru Privat juga sudah terstandarisasi kualitasnya, loh. Kamu juga bisa pilih nih, mau diajarkan secara langsung (<em>offline<\/em>) atau daring (<em>online<\/em>). Fleksibel, kan? Untuk info lebih lanjut, cuss klik link berikut!<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/cta.ruangguru.com\/blog-rg10-privat\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/6ed2fe9f-c80a-4e5a-9cfa-d92dfcbab67b.png\" alt=\"CTA Ruangguru Privat\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Alam S. 2014. Ekonomi untuk SMA dan MA Kelas XI. Jakarta: Erlangga<\/p>\n<p>Nurjanah, Aisyah dan Yeni Fitriani. 2022. Ekonomi untuk SMA\/MA Kelas XII. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Naik 14%, Utang Pemerintah Capai Rp 4.227,78 T di Juni 2018. Hendaru Purnomo. CNBC Indonesia (daring). Tautan: https:\/\/www.cnbcindonesia.com\/market\/20180717190800-17-24036\/naik-14-utang-pemerintah-capai-rp-422778-t-di-juni-2018<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kira-kira, kenapa ya banyak berita yang bilang kalau salah satu hal yang dikorupsi oleh para koruptor adalah APBN\/APBD? Apa alasannya? Yuk kita bahas tentang APBN\/APBD, termasuk pengertian, fungsi, dan tujuannya.\u00a0 &#8212; &nbsp; Apa sih yang terlintas di kepala kamu kalau kamu membaca kata \u201cuang\u201d? Bagi beberapa orang, tentu uang merupakan suatu hal yang sangat penting. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":115,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/85ade0c8-0079-4102-a7a6-abe622d4a6d3.png"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1787823237:1"],"_aioseo_title":["APBN dan APBD: Pengertian, Fungsi &amp; Pengaruhnya"],"_aioseo_description":["Apa itu APBN dan APBD? Ada perbedaan mendasar antara keduanya, lho. Yuk, pahami lebih lanjut dengan belajar pengertian, fungsi, dan tujuannya di sini!"],"_aioseo_keywords":[""],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":[""],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_knawatfibu_alt":["APBN & APBD"],"_wp_old_date":["2023-04-18","2024-09-26"],"_yoast_wpseo_title":["APBN dan APBD: Pengertian, Fungsi & Pengaruhnya"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Apa itu APBN dan APBD? Ada perbedaan mendasar antara keduanya, lho. Yuk, pahami lebih lanjut dengan belajar pengertian, fungsi, dan tujuannya di sini!"],"_yoast_wpseo_content_score":["60"],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["8"],"_yoast_wpseo_primary_category":["541"]},"categories":[541,547],"tags":[76,10,37],"class_list":["post-115","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi","category-ekonomi-sma-kelas-12","tag-kelas-12","tag-konsep-pelajaran","tag-sma"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>APBN dan APBD: Pengertian, Fungsi &amp; Pengaruhnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa itu APBN dan APBD? Ada perbedaan mendasar antara keduanya, lho. Yuk, pahami lebih lanjut dengan belajar pengertian, fungsi, dan tujuannya di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kenapa-apbn-apbd-penting\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"APBN dan APBD: Pengertian, Fungsi &amp; Pengaruhnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa itu APBN dan APBD? Ada perbedaan mendasar antara keduanya, lho. Yuk, pahami lebih lanjut dengan belajar pengertian, fungsi, dan tujuannya di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kenapa-apbn-apbd-penting\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-08-26T23:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-08-27T09:36:11+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Tedy Rizkha Heryansyah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Tedy Rizkha Heryansyah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kenapa-apbn-apbd-penting\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kenapa-apbn-apbd-penting\",\"name\":\"APBN dan APBD: Pengertian, Fungsi & Pengaruhnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kenapa-apbn-apbd-penting#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kenapa-apbn-apbd-penting#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/85ade0c8-0079-4102-a7a6-abe622d4a6d3.png\",\"datePublished\":\"2026-08-26T23:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-27T09:36:11+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/b6487dbd67e3fd331419af62ec824ad2\"},\"description\":\"Apa itu APBN dan APBD? Ada perbedaan mendasar antara keduanya, lho. Yuk, pahami lebih lanjut dengan belajar pengertian, fungsi, dan tujuannya di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kenapa-apbn-apbd-penting#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kenapa-apbn-apbd-penting\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kenapa-apbn-apbd-penting#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/85ade0c8-0079-4102-a7a6-abe622d4a6d3.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/85ade0c8-0079-4102-a7a6-abe622d4a6d3.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kenapa-apbn-apbd-penting#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"APBN dan APBD: Pengertian, Fungsi &#038; Pengaruhnya | Ekonomi Kelas 12\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/b6487dbd67e3fd331419af62ec824ad2\",\"name\":\"Tedy Rizkha Heryansyah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Tedy Rizkha Heryansyah\"},\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/tedy-rizkha-heryansyah\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"APBN dan APBD: Pengertian, Fungsi & Pengaruhnya","description":"Apa itu APBN dan APBD? Ada perbedaan mendasar antara keduanya, lho. Yuk, pahami lebih lanjut dengan belajar pengertian, fungsi, dan tujuannya di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kenapa-apbn-apbd-penting","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"APBN dan APBD: Pengertian, Fungsi & Pengaruhnya","og_description":"Apa itu APBN dan APBD? Ada perbedaan mendasar antara keduanya, lho. Yuk, pahami lebih lanjut dengan belajar pengertian, fungsi, dan tujuannya di sini!","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kenapa-apbn-apbd-penting","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2026-08-26T23:00:00+00:00","article_modified_time":"2026-08-27T09:36:11+00:00","author":"Tedy Rizkha Heryansyah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Tedy Rizkha Heryansyah","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kenapa-apbn-apbd-penting","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kenapa-apbn-apbd-penting","name":"APBN dan APBD: Pengertian, Fungsi & Pengaruhnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kenapa-apbn-apbd-penting#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kenapa-apbn-apbd-penting#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/85ade0c8-0079-4102-a7a6-abe622d4a6d3.png","datePublished":"2026-08-26T23:00:00+00:00","dateModified":"2026-08-27T09:36:11+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/b6487dbd67e3fd331419af62ec824ad2"},"description":"Apa itu APBN dan APBD? Ada perbedaan mendasar antara keduanya, lho. Yuk, pahami lebih lanjut dengan belajar pengertian, fungsi, dan tujuannya di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kenapa-apbn-apbd-penting#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kenapa-apbn-apbd-penting"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kenapa-apbn-apbd-penting#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/85ade0c8-0079-4102-a7a6-abe622d4a6d3.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/85ade0c8-0079-4102-a7a6-abe622d4a6d3.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kenapa-apbn-apbd-penting#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"APBN dan APBD: Pengertian, Fungsi &#038; Pengaruhnya | Ekonomi Kelas 12"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/b6487dbd67e3fd331419af62ec824ad2","name":"Tedy Rizkha Heryansyah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Tedy Rizkha Heryansyah"},"url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/tedy-rizkha-heryansyah"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/115","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=115"}],"version-history":[{"count":14,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/115\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27604,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/115\/revisions\/27604"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/115"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=115"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=115"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=115"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}