{"id":13284,"date":"2026-04-28T07:00:19","date_gmt":"2026-04-28T00:00:19","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?p=13284"},"modified":"2026-04-30T15:37:50","modified_gmt":"2026-04-30T08:37:50","slug":"teori-bumi-bulat-vs-bumi-datar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/teori-bumi-bulat-vs-bumi-datar","title":{"rendered":"Teori Bumi Bulat vs Bumi Datar, Manakah yang Benar?"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/a1d99cc7-65d8-4daa-82d9-771d84d9e450.png\" alt=\"teori bumi bulat dan bumi datar, manakah yang benar?\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><i><span style=\"font-weight: 300;\">Sebenarnya, bumi itu bulat atau datar, sih? Yuk, coba baca penjelasannya secara ilmiah di artikel berikut ini!<\/span><\/i><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><i><span style=\"font-weight: 300;\">&#8212;<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Siapa yang tertarik banget mempelajari alam semesta? Alam semesta yang sedemikian luasnya, dengan segala benda-benda langit dan proses pembentukkannya, memang jadi topik yang menarik untuk dipelajari, ya. Tidak terkecuali bahasan tentang planet tempat tinggal kita, yaitu Bumi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Kamu mungkin pernah mendengar perdebatan mengenai teori bentuk Bumi. Ada yang percaya bentuk Bumi itu bulat, namun ada juga yang mengeluarkan teori kalau Bumi itu datar. <\/span><span style=\"font-weight: 300;\">Kalau kamu termasuk tim yang mana, nih? Tim Bumi bulat atau tim Bumi datar?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Sebenarnya, teori Bumi bulat (<i>round earth<\/i>) vs Bumi datar (<\/span><i><span style=\"font-weight: 300;\">flat earth<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 300;\">) ini sudah menjadi bahasan yang banyak dibicarakan sejak lama. Tapi sampai sekarang, teori ini masih sering dibahas di tongkrongan, loh! <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><i><span style=\"font-weight: 300;\">Hmm<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 300;\">, sebenarnya teori mana ya yang benar? Yuk, kita kupas bersama di artikel ini!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Teori Bumi Bulat (<\/b><b><i>The Round Earth Theory\/The Spheroid Theory<\/i><\/b><b>)<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Teori Bumi bulat dalam bahasa Inggris dikenal dengan sebutan <\/span><strong><i>the round earth theory<\/i><\/strong><span style=\"font-weight: 300;\"> atau <\/span><strong><i>the spheroid theory<\/i><\/strong><span style=\"font-weight: 300;\">. Teori ini menyatakan bahwa Bumi berbentuk seperti bola bulat atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 300;\">globe<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 300;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Teori Bumi bulat didukung oleh beberapa bukti yang diperoleh dari observasi astronomi. Contohnya seperti terlihatnya bentuk bayangan Bumi ketika terjadi gerhana bulan, bentuk cakrawala dari ketinggian yang membentuk lengkungan, serta adanya gaya gravitasi yang menarik segala benda menuju titik pusat Bumi.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/768ce259-7a38-4ead-8f1a-bdbc7851dce5.gif\" alt=\"gambar bumi bulat\" width=\"600\" height=\"400\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><i><span style=\"font-weight: 300;\">Ilustrasi bentuk Bumi bulat (Sumber: giphy.com)<\/span><\/i><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 300;\">Teori Bumi bulat telah menjadi keyakinan yang diterima secara luas oleh masyarakat. Di buku pelajaran sekolah juga dijelaskan bentuk dan gambar kalau Bumi itu bulat, ya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 300;\">Alasannya karena teori ini telah menyajikan berbagai bukti ilmiah yang mendukung kebenarannya. Beberapa teori ilmiah yang mendukung teori Bumi bulat, antara lain:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Pandangan dari ketinggian<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Alasan pertama yang mendukung teori Bumi bulat adalah ketika dipandang mata dari ketinggian. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Jika dilihat dari ketinggian, misalnya seperti saat kita naik pesawat terbang, akan terlihat cakrawala atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 300;\">horizon <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 300;\">B<\/span><span style=\"font-weight: 300;\">umi yang bentuknya melengkung. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Selain itu, jika dilihat dari antariksa menggunakan pesawat luar angkasa, akan terlihat pula bentuk Bumi yang bulat, seperti pada foto-foto Bumi yang beredar dari NASA.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Bentuk bayangan Bumi saat terjadi gerhana Bulan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/8-fase-bulan\">Gerhana Bulan<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 300;\"> merupakan peristiwa saat Matahari, Bumi, dan Bulan berada pada posisi sejajar dan membentuk garis lurus. Posisi Bumi akan berada di antara Matahari dan Bulan. Oleh karena itu, Bumi akan menghalangi sinar Matahari yang memancar ke arah Bulan. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Dengan kata lain, selama peristiwa gerhana Bulan, apa yang kita saksikan dari Bumi adalah bayangan Bumi di permukaan Bulan. Nah, saat terjadi gerhana Bulan, bayangan Bumi pada Bulan yang kita lihat itu berbentuk bulat, bukan? Hal ini menunjukkan bahwa Bumi memiliki bentuk bulat.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Adanya gaya gravitasi Bumi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Gaya gravitasi Bumi adalah gaya tarik menarik yang terjadi antara benda-benda yang ada di Bumi. Benda-benda ini akan tertarik ke arah pusat Bumi, sehingga tidak melayang-layang di udara. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Berbeda saat berada di luar angkasa ya. Di sana tidak ada gaya gravitasi Bumi, sehingga benda-benda akan melayang-layang di udara. Jika Bumi berbentuk datar, maka hukum gaya gravitasi ini tidak dapat dijelaskan secara akurat, loh.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Bukti-bukti astronomi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Kemudian, teori Bumi bulat juga didukung oleh bukti-bukti astronomi. Berdasarkan pengamatan astronomi, benda-benda langit lainnya seperti planet dan Bulan juga berbentuk bulat. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Hal ini menunjukkan bahwa bentuk bulat bukanlah fenomena unik dari Bumi, tetapi juga terjadi pada benda-benda langit lainnya di alam semesta.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-dan-akibat-rotasi-bumi\">Pengertian dan Akibat Terjadinya Rotasi Bumi<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>5. Bukti topografi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Selain bukti visual dan fisik, bukti topografi juga menunjukkan bahwa Bumi memiliki bentuk bulat. Topografi sendiri merupakan kajian atau penguraian yang terperinci tentang keadaan muka Bumi pada suatu daerah. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Misalnya, penjelajahan di laut menunjukkan bahwa kurvatur (kelengkungan) Bumi bisa dirasakan pada permukaan laut.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>6. Sejarah<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Menurut sejarah, teori yang menyatakan bahwa bentuk Bumi adalah bulat telah ada sejak zaman kuno, bahkan sebelum ditemukan teknologi yang dapat membuktikan hal tersebut. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Dengan adanya bukti-bukti ilmiah tersebut, teori Bumi bulat masih menjadi teori yang paling akurat dan diterima oleh masyarakat. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Nah, itulah beberapa alasan dari segi historis dan ilmiah yang mendukung teori Bumi bulat, nih. Lalu, bagaimana dengan teori Bumi datar? Apakah teori Bumi datar juga memiliki bukti-bukti ilmiah? Yuk, kita bahas!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">\u2014<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Apakah kamu tahu, ruangbelajar punya fitur yang\u00a0<strong><a href=\"https:\/\/app.ruangguru.com\/ruangbelajar\/sma-kelas-10-ips\/geografi\/bumi-sebagai-ruang-kehidupan\/konsep-kilat\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">namanya ADAPTO<\/a><\/strong>, lho! Di ADAPTO, kamu bisa memilih pembahasan lebih dalam, agar kamu lebih paham, dan pastinya makin pintar! Langsung aja cek fitur ini di ruangbelajar, ya!<\/em><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/bayar.ruangguru.com\/\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/01172508-ccfd-4702-a72e-b7e00b3f7a90.jpg\" alt=\"CTA ADAPTO\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Teori Bumi Datar (<\/b><b><i>The Flat Earth Theory<\/i><\/b><b>)<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Teori Bumi datar adalah teori yang menyatakan bahwa Bumi tidak berbentuk bulat seperti yang selama ini dipercaya, melainkan bentuknya datar atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 300;\">flat <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 300;\">seperti cakram atau piring. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Teori Bumi datar disebut-sebut telah ada sejak zaman dahulu kala, namun muncul lagi pada abad ke-19. Teori ini kembali populer dan diperdebatkan pada dekade terakhir ini, terutama di kalangan orang yang gemar berdiskusi mengenai teori konspirasi.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/3dace0ae-a675-44d5-8a3e-e26011eac20f.jpg\" alt=\"gambar bumi datar\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><i><span style=\"font-weight: 300;\">Ilustrasi bentuk Bumi datar (Sumber: physicsworld.com)<\/span><\/i><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Sayangnya, teori Bumi datar tidak didukung oleh bukti ilmiah yang kuat, sehingga teori ini dianggap kurang <\/span><i><span style=\"font-weight: 300;\">scientific <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 300;\">untuk dapat dipercaya. Berikut beberapa alasan kuat mengapa teori Bumi datar tidak dapat diterima dari sudut pandang ilmiah:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Bukti-bukti visual<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Bentuk bayangan Bumi pada gerhana Bulan, bentuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 300;\">horizon<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 300;\"> yang melengkung, dan bukti-bukti visual lainnya, menunjukkan bahwa Bumi memiliki bentuk bulat. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Nah, beberapa <\/span><i><span style=\"font-weight: 300;\">flat earthers <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 300;\">atau sebutan bagi orang-orang yang mempercayai teori Bumi datar, menyatakan bahwa bukti-bukti foto Bumi yang diperoleh NASA adalah hasil rekayasa. Namun, hingga saat ini, belum ditemukan bukti foto yang menunjukkan bahwa bentuk Bumi adalah datar seperti cakram atau piring.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/teori-pembentukan-tata-surya\">5 Teori Pembentukan Tata Surya dan Pencetusnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Gaya gravitasi Bumi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Salah satu poin kritik yang sering ditujukan kepada para <\/span><i><span style=\"font-weight: 300;\">flat earthers <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 300;\">adalah mengenai gaya gravitasi Bumi. Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, hukum gravitasi Bumi yang digagas oleh Newton menjelaskan bahwa setiap objek memiliki gravitasi yang menarik objek lain ke arah pusatnya. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Hal ini mengungkap alasan mengapa benda yang kita lemparkan ke udara, selalu jatuh ke pusat Bumi. Nah, jika Bumi berbentuk datar, maka hukum gravitasi Newton tidak dapat dijelaskan dengan tepat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Astronomi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Kemudian, hasil observasi benda-benda langit mengungkapkan bahwa Matahari, Bulan, serta planet-planet yang ada di alam semesta memiliki bentuk bulat. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Jika benda-benda langit tersebut berbentuk bulat, mengapa hanya Bumi yang berbentuk datar? Atau apakah Matahari, Bulan, dan planet-planet lainnya juga memiliki bentuk datar seperti Bumi? Bagaimana menurut kamu?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Jadi, guys, meskipun ada kelompok orang yang mempercayai teori Bumi datar, sayangnya belum ada bukti-bukti ilmiah yang mendukung kuat teori tersebut, ya. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Justru, bukti-bukti ilmiah yang sudah ada sejak dahulu, jelas menunjukkan bahwa Bumi berbentuk bulat. Oleh karena itu, teori Bumi bulat masih menjadi teori yang akurat dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 300;\">scientific<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 300;\">. <\/span><span style=\"font-weight: 300;\">Atau jangan-jangan, ke depannya akan ada teori lain lagi mengenai bentuk Bumi? Kita lihat saja, ya!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Nah, buat kamu yang gemar berdiskusi dan mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan Ilmu Geografi, bisa banget belajar bersama <span style=\"color: #0000ff;\"><strong><a style=\"color: #0000ff;\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/privat\/geografi\">Ruangguru Privat Geografi<\/a><\/strong><\/span>. Yuk, gabung sekarang!<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/cta.ruangguru.com\/blog-rg10-privat\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/6ed2fe9f-c80a-4e5a-9cfa-d92dfcbab67b.png\" alt=\"CTA Ruangguru Privat\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 300;\">https:\/\/physicsworld.com\/a\/fighting-flat-earth-theory\/<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 300;\">https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Flat_Earth<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 300;\">https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Spherical_Earth<\/span><\/p>\n<p>https:\/\/oceanservice.noaa.gov\/facts\/earth-round.html<\/p>\n<p><strong>Sumber Gambar:<\/strong><\/p>\n<p>https:\/\/physicsworld.com\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/Flat_Earth_illustration.jpg<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebenarnya, bumi itu bulat atau datar, sih? Yuk, coba baca penjelasannya secara ilmiah di artikel berikut ini! &#8212; Siapa yang tertarik banget mempelajari alam semesta? Alam semesta yang sedemikian luasnya, dengan segala benda-benda langit dan proses pembentukkannya, memang jadi topik yang menarik untuk dipelajari, ya. Tidak terkecuali bahasan tentang planet tempat tinggal kita, yaitu Bumi. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":13284,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1777538129:1"],"_edit_last":["1"],"_oembed_bb1f82e1d25d80ee6732a6808c12d8a1":["<a href=\"https:\/\/giphy.com\/gifs\/VI2UC13hwWin1MIfmi\"><img src=\"https:\/\/media4.giphy.com\/media\/VI2UC13hwWin1MIfmi\/giphy.gif\" alt=\"Outer Space Animation GIF by Cat Chmaj - Find &amp; Share on GIPHY\" width=\"600\" height=\"400\" \/><\/a>"],"_oembed_time_bb1f82e1d25d80ee6732a6808c12d8a1":["1686726238"],"_oembed_f4dbb0a598aef272d97f6e035cdc589d":["{{unknown}}"],"_wp_old_date":["2023-06-14","2023-06-13","2024-06-24"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Teori Bumi bulat (round earth) atau Bumi datar (flat earth) masih menjadi perdebatan hingga saat ini, loh! Sebenarnya, teori mana ya yang benar secara ilmiah?"],"_aioseo_keywords":[""],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":[""],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/a1d99cc7-65d8-4daa-82d9-771d84d9e450.png"],"_oembed_2d55cacd1a070da4ae3d6fd27a883936":["<a href=\"https:\/\/giphy.com\/gifs\/VI2UC13hwWin1MIfmi\"><img src=\"https:\/\/media4.giphy.com\/media\/VI2UC13hwWin1MIfmi\/giphy.gif\" alt=\"Outer Space Animation GIF by Cat Chmaj - Find &amp; Share on GIPHY\" width=\"600\" height=\"400\" \/><\/a>"],"_oembed_time_2d55cacd1a070da4ae3d6fd27a883936":["1686727006"],"_oembed_3744b946b477412d1fb3cd5dd24eeebb":["{{unknown}}"],"_oembed_96b4761e9d0ce95a12d754424116f552":["{{unknown}}"],"_oembed_de73f20d773157c4c8475fcd32e34cfc":["{{unknown}}"],"_oembed_7b2447a008cbd27aaed5a3e94f5f7e78":["<a href=\"https:\/\/giphy.com\/gifs\/VI2UC13hwWin1MIfmi\"><img src=\"https:\/\/media4.giphy.com\/media\/VI2UC13hwWin1MIfmi\/giphy.gif\" alt=\"Outer Space Animation GIF by Cat Chmaj - Find &amp; Share on GIPHY\" width=\"600\" height=\"400\" \/><\/a>"],"_oembed_time_7b2447a008cbd27aaed5a3e94f5f7e78":["1686727007"],"_oembed_35f30bddbfe83117a1fbb1851b1eb3e1":["{{unknown}}"],"_oembed_8f4fcde05d49353d34bb6404bfe84ec8":["{{unknown}}"],"_oembed_852efce91e3a45c59298cc6e5dbeb2dc":["{{unknown}}"],"_knawatfibu_alt":["Bumi Bulat vs Bumi Datar"],"_oembed_3f24c49675872f1ea57d9ecad991a071":["{{unknown}}"],"_oembed_374aa0b73184e334d47ddff402955ef3":["{{unknown}}"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Teori Bumi bulat (round earth) atau Bumi datar (flat earth) masih menjadi perdebatan hingga saat ini, loh! Sebenarnya, teori mana ya yang benar secara ilmiah?"],"_oembed_9405b8579064ded3b9a98f8bf0f7af9c":["{{unknown}}"],"_oembed_fbc83770b14a13cfb4c4144b68d8b47f":["{{unknown}}"],"_yoast_wpseo_primary_category":[""],"_yoast_wpseo_content_score":["60"],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["6"]},"categories":[562],"tags":[19],"class_list":["post-13284","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fakta-seru","tag-fakta-seru"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Teori Bumi Bulat vs Bumi Datar, Manakah yang Benar?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Teori Bumi bulat (round earth) atau Bumi datar (flat earth) masih menjadi perdebatan hingga saat ini, loh! Sebenarnya, teori mana ya yang benar secara ilmiah?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/teori-bumi-bulat-vs-bumi-datar\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Teori Bumi Bulat vs Bumi Datar, Manakah yang Benar?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Teori Bumi bulat (round earth) atau Bumi datar (flat earth) masih menjadi perdebatan hingga saat ini, loh! Sebenarnya, teori mana ya yang benar secara ilmiah?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/teori-bumi-bulat-vs-bumi-datar\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-04-28T00:00:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-04-30T08:37:50+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Kenya Swawikanti\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Kenya Swawikanti\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/teori-bumi-bulat-vs-bumi-datar\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/teori-bumi-bulat-vs-bumi-datar\",\"name\":\"Teori Bumi Bulat vs Bumi Datar, Manakah yang Benar?\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/teori-bumi-bulat-vs-bumi-datar#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/teori-bumi-bulat-vs-bumi-datar#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/a1d99cc7-65d8-4daa-82d9-771d84d9e450.png\",\"datePublished\":\"2026-04-28T00:00:19+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-30T08:37:50+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14\"},\"description\":\"Teori Bumi bulat (round earth) atau Bumi datar (flat earth) masih menjadi perdebatan hingga saat ini, loh! Sebenarnya, teori mana ya yang benar secara ilmiah?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/teori-bumi-bulat-vs-bumi-datar#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/teori-bumi-bulat-vs-bumi-datar\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/teori-bumi-bulat-vs-bumi-datar#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/a1d99cc7-65d8-4daa-82d9-771d84d9e450.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/a1d99cc7-65d8-4daa-82d9-771d84d9e450.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/teori-bumi-bulat-vs-bumi-datar#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Teori Bumi Bulat vs Bumi Datar, Manakah yang Benar?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14\",\"name\":\"Kenya Swawikanti\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Kenya Swawikanti\"},\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/kenya-swawikanti\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Teori Bumi Bulat vs Bumi Datar, Manakah yang Benar?","description":"Teori Bumi bulat (round earth) atau Bumi datar (flat earth) masih menjadi perdebatan hingga saat ini, loh! Sebenarnya, teori mana ya yang benar secara ilmiah?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/teori-bumi-bulat-vs-bumi-datar","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Teori Bumi Bulat vs Bumi Datar, Manakah yang Benar?","og_description":"Teori Bumi bulat (round earth) atau Bumi datar (flat earth) masih menjadi perdebatan hingga saat ini, loh! Sebenarnya, teori mana ya yang benar secara ilmiah?","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/teori-bumi-bulat-vs-bumi-datar","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2026-04-28T00:00:19+00:00","article_modified_time":"2026-04-30T08:37:50+00:00","author":"Kenya Swawikanti","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Kenya Swawikanti","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/teori-bumi-bulat-vs-bumi-datar","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/teori-bumi-bulat-vs-bumi-datar","name":"Teori Bumi Bulat vs Bumi Datar, Manakah yang Benar?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/teori-bumi-bulat-vs-bumi-datar#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/teori-bumi-bulat-vs-bumi-datar#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/a1d99cc7-65d8-4daa-82d9-771d84d9e450.png","datePublished":"2026-04-28T00:00:19+00:00","dateModified":"2026-04-30T08:37:50+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14"},"description":"Teori Bumi bulat (round earth) atau Bumi datar (flat earth) masih menjadi perdebatan hingga saat ini, loh! Sebenarnya, teori mana ya yang benar secara ilmiah?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/teori-bumi-bulat-vs-bumi-datar#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/teori-bumi-bulat-vs-bumi-datar"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/teori-bumi-bulat-vs-bumi-datar#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/a1d99cc7-65d8-4daa-82d9-771d84d9e450.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/a1d99cc7-65d8-4daa-82d9-771d84d9e450.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/teori-bumi-bulat-vs-bumi-datar#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Teori Bumi Bulat vs Bumi Datar, Manakah yang Benar?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14","name":"Kenya Swawikanti","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Kenya Swawikanti"},"url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/kenya-swawikanti"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13284","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13284"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13284\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26390,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13284\/revisions\/26390"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13284"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13284"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13284"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13284"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}