{"id":14823,"date":"2024-05-03T09:00:21","date_gmt":"2024-05-03T02:00:21","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?p=14823"},"modified":"2025-02-12T18:20:11","modified_gmt":"2025-02-12T11:20:11","slug":"alat-optik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/alat-optik","title":{"rendered":"Alat Optik: Pengertian, Macam-Macam, Fungsi &#038; Contoh | Fisika Kelas 8"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/3dd1ffec-f394-4193-961a-af86aac100df.png\" alt=\"alat optik - pengertian, macam-macam, fungsi, contoh\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 300;\"><strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/tag\/fisika-viii\">Artikel Fisika kelas 8<\/a><\/strong> ini akan membahas mengenai <strong>alat optik<\/strong> secara lengkap, mulai dari pengertian, macam-macam alat optik alami maupun buatan, masing-masing fungsi, hingga contohnya. Simak selengkapnya, yuk!<\/span><\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Siapa nih yang pernah mengunjungi Observatorium Bosscha? Atau, kalau kamu pernah nonton film Petualangan Sherina, kamu pasti nggak asing lagi nih dengan bangunan Cagar Budaya Nasional satu ini. Hehehe&#8230;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kamu tahu nggak, Observatorium Bosscha merupakan observatorium astronomi tertua di Indonesia, loh! Lokasinya ada di Lembang, Bandung, Jawa Barat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di dalam observatorium, kamu bisa mengamati benda-benda langit, seperti bintang, bulan, hingga planet melalui teleskop. Observatorium Bosscha mengoperasikan 12 teleskop, termasuk Teleskop Refraktor Ganda Zeiss yang menjadi teleskop terbesar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/66f9cb00-112d-4804-a773-d0d1da0f3480.png\" alt=\"Teleskop Refraktor ganda Zeiss\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wah, keren banget nggak sih? Dengan teleskop, kita bisa mengamati objek yang jaraknya jauh sekali dari bumi. Apakah kamu pernah bertanya-tanya, <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-kerja-teropong-bintang\">bagaimana cara kerja teleskop<\/a><\/strong>?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Well<\/em>, di artikel ini, kita nggak akan bicara banyak tentang Observatorium Bosscha, maupun teleskop nih, melainkan alat optik. Yaaaa, masih ada kaitannya juga sih dengan teleskop. Karena teleskop merupakan salah satu contoh dari alat optik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Cara kerja teleskop pun ada kaitannya dengan fungsi alat optik ini sendiri. <em>So<\/em>, buat kamu yang penasaran dengan apa itu alat optik, dan contoh alat optik yang lain selain teleskop, yuk simak artikel ini bersama-sama!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Pengertian Alat Optik<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Alat optik adalah sebuah <strong>alat yang memanfaatkan sifat cahaya, hukum pemantulan, dan hukum pembiasan cahaya untuk membentuk bayangan suatu benda<\/strong>. Alat optik terbagi menjadi dua, yaitu <strong>alat optik alami dan buatan<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mata kita, termasuk contoh alat optik alami, gais. Selain mata, ada juga jenis alat optik buatan yang membantu kita <span style=\"font-weight: 300;\">melihat objek yang terlalu kecil, terlalu jauh, atau terlalu kompleks, apabila dilihat dengan mata telanjang.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Fungsi Alat Optik<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Alat optik memiliki berbagai fungsi, tergantung jenis dan desain yang dimiliki. Namun, fungsi utama alat optik adalah <strong>memanipulasi cahaya atau radiasi elektromagnetik<\/strong> untuk tujuan pengamatan, analisis, pemrosesan gambar, dan aplikasi lainnya. Berikut beberapa fungsi umum dari alat optik:<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Memfokuskan Cahaya<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Alat optik seperti lensa dan kaca pembesar berfungsi untuk memfokuskan cahaya pada titik tertentu, sehingga memungkinkan kita untuk memperbesar dan mengamati objek dengan lebih jelas.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">2. Memecah Cahaya<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Prisma dan alat optik lainnya dapat memecah cahaya menjadi spektrum warna atau komponen-komponen lainnya, untuk membantu dalam analisis dan penelitian mengenai sifat cahaya.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">3. Memantulkan dan Membiaskan Cahaya<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Alat optik seperti cermin dan lensa dapat <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-pemantulan-cahaya-dan-macam-macamnya\">memantulkan dan membiaskan cahaya<\/a><\/strong> dengan sudut dan arah yang diinginkan.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">4. Merekam dan Membuat Gambar<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Alat optik seperti kamera, teropong, dan teleskop dapat merekam dan membentuk gambar objek atau fenomena optik, baik di daratan atau di luar angkasa.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">5. Memeriksa dan Mendiagnosa<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Alat optik yang biasa digunakan pada bidang medis, seperti mikroskop dapat digunakan dalam mendiagnosis dan memeriksa penyakit atau kondisi medis pada jaringan dan organ dalam tubuh manusia.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">6. Membantu Penglihatan Manusia<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Alat optik seperti kacamata dan lensa kontak bermanfaat untuk membantu penglihatan manusia menjadi lebih jelas, utamanya bagi orang yang memiliki cacat mata seperti rabun jauh, rabun dekat, atau astigmatisme.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">7. Membantu Pengamatan Astronomi<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Alat optik seperti teleskop digunakan untuk mengamati dan mempelajari objek-objek astronomi di luar angkasa, termasuk planet, bintang, dan galaksi.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">8. Sebagai Pemindai Optik<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Alat optik juga dapat digunakan di bidang teknologi sebagai pemindai optik yang bisa mengubah gambar fisik atau teks menjadi data digital yang dapat diproses dan disimpan dalam perangkat elektronik.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Macam-Macam Alat Optik<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, alat optik terbagi menjadi dua jenis, yaitu <strong>alat optik alami dan buatan<\/strong>. Alat optik alami hanya terdiri dari satu jenis saja, yaitu mata. Sementara itu, yang termasuk sebagai alat optik buatan, di antaranya kacamata, mikroskop, lup (kaca pembesar), kamera, teropong, dan lain sebagainya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Supaya kamu dapat memahami dengan lebih jelas, yuk kita bahas macam-macam alat optik beserta manfaatnya secara lebih mendetail!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/bbf4628b-65e1-4dee-abe2-31227ea00d32.png\" alt=\"Macam-Macam Alat Optik - Alat Optik Alami\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Mata<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mata adalah satu-satunya contoh alat optik alami yang ada di dunia ini. Mata juga merupakan alat optik utama yang menjadi dasar dari diciptakannya berbagai alat-alat optik buatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mata berfungsi dengan cara <strong>menerima, memfokuskan, dan mentransmisikan cahaya melalui lensa mata<\/strong>. Lensa mata ini akan menghasilkan bayangan objek yang kemudian ditangkap oleh retina mata. Selanjutnya, bayangan objek yang tertangkap oleh retina, dikirimkan ke otak melalui saraf optik untuk diolah menjadi gambar yang kita lihat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/75a0d941-25b3-4c16-bc8f-ed74aecb9b41.png\" alt=\"bagian-bagian mata\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Mata memiliki bentuk hampir bulat dengan diameter sekitar 2,5 cm dan dilindungi oleh cangkang keras berwarna putih yang disebut sklera. Mata terbagi menjadi dua bagian, yaitu bagian luar dan bagian dalam.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/bagian-bagian-mata\">Apa Saja Bagian-Bagian Mata dan Fungsinya?<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Bagian luar mata terdiri dari <strong>kelopak mata, bulu mata, alis, dan kelenjar air mata<\/strong> yang berfungsi untuk melindungi mata dari benda asing dan melembabkan mata agar tidak kering. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Sementara itu, bagian dalam mata terdiri dari <strong>kornea, iris, aqueous humor, vitreous humor, lensa mata, pupil, sklera, koroid, retina, saraf optik, bintik kuning, dan bintik buta<\/strong>. Berikut masing-masing fungsinya:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\"><strong>Kornea<\/strong>, berfungsi sebagai tempat pertama masuknya cahaya.<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><strong>Iris<\/strong>, berfungsi untuk memberi warna pada mata.<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><strong>Aquaeous humor<\/strong>, berfungsi membantu memberikan bentuk bola mata.<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><strong>Vitreous humor<\/strong>, berfungsi untuk mempertahankan bentuk ruang di belakang lensa mata dan menyokong lensa mata.<\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 300;\"><strong>Lensa mata<\/strong>, berfungsi untuk memfokuskan cahaya agar cahaya atau bayangan benda yang masuk ke mata jatuh tepat di retina.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 300;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 300;\"><strong>Pupil<\/strong>, berfungsi untuk mengatur jumlah cahaya yang masuk ke bola mata.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 300;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 300;\"><strong>Sklera<\/strong>, berfungsi untuk melindungi bola mata dari gangguan luar, seperti benturan, serta menjaga bentuk bola mata.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 300;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 300;\"><strong>Koroid<\/strong>, berfungsi untuk memelihara retina dan mencegah terjadinya pemantulan cahaya di dalam ruang internal mata dengan cara menyerap cahaya yang tidak diperlukan.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 300;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 300;\"><strong>Retina<\/strong>, berfungsi sebagai tempat penerimaan cahaya dan tempat jatuhnya bayangan benda.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 300;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 300;\"><strong>Saraf optik<\/strong>, berfungsi untuk meneruskan informasi bayangan benda yang diterima retina menuju otak.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 300;\" aria-level=\"1\"><strong>Bintik kuning<\/strong>, berfungsi sebagai\u00a0tempat terbentuknya bayangan yang jelas.<\/li>\n<li aria-level=\"1\"><strong>Bintik buta<\/strong>, berfungsi untuk meneruskan dan membelokkan berkas saraf menuju otak.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/1601e8df-cae2-414a-9c06-5d1bab4d57ad.png\" alt=\"Macam-Macam Alat Optik - Alat Optik Buatan\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>2. Kacamata<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Kacamata merupakan jenis alat optik buatan yang banyak ditemukan di sekitar kita. Kacamata berfungsi sebagai alat bantu bagi orang-orang yang memiliki cacat mata, seperti rabun jauh (miopi), rabun dekat (hipermetropi), astigmatisme, dan mata tua (presbiopi). <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Cara kerja kacamata adalah <strong>mengatur bayangan agar jatuh tepat di retina.<\/strong> Jadi, kacamata ini kan punya kaca\/lensa ya, gais. Nah, l<\/span>engkungan lensa kacamata bisa dibuat berbagai ukuran dan bentuk seperti kornea mata.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bagi penderita rabun dekat (miopi), lensanya akan berbentuk cembung atau melengkung ke arah dalam. Dengan bentuk yang seperti itu, cahaya yang jatuh di belakang retina dapat diarahkan tepat di retina.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebaliknya, bagi penderita rabun jauh (hipermetropi), lensa yang digunakan adalah lensa cekung dengan lengkungan mengarah ke luar. Sehingga, cahaya yang jatuh di depan retina dapat diarahkan ke titik retina.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemudian, bagi penderita astigmatisma, lensanya dinamakan silinder atau korektif. Bentuknya merupakan kombinasi antara rabun jauh dan rabun dekat. Melalui lensa ini, cahaya yang jatuh tidak beraturan, sehingga bisa mengarah pada satu titik saja, yaitu retina.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>3. Lup (Kaca Pembesar)<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Contoh alat optik buatan selanjutnya adalah lup atau kaca pembesar. Lup hanya terdiri dari satu lensa positif (lensa cembung), yang<\/span>\u00a0<strong>digunakan untuk memperbesar bayangan objek<\/strong>, sehingga dapat dilihat lebih jelas oleh mata. Dengan kata lain, kita bisa melihat objek yang kecil menggunakan bantuan lup.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lup atau kaca pembesar ini, sering digunakan oleh pengrajin jam tangan atau arloji untuk melihat berbagai komponen jam tangan yang berukuran kecil.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b07be5d1-d1dc-450a-9a75-edd33d5c676d.png\" alt=\"bagian-bagian lup\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Secara teori, terdapat dua cara untuk menggunakan lup, yaitu dengan mata berakomodasi maksimum dan dengan mata tidak berakomodasi. Untuk mata berakomodasi maksimum, benda diletakkan di antara f dan o, atau jarak benda (So) selalu lebih kecil dari pada jarak titik api (f). <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Sementara itu, untuk mata tidak berakomodasi, benda diletakkan tepat di titik api (f), atau jarak benda (So) sama dengan jarak titik api lup (f).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/3d7e07f3-acee-47a5-abf8-501e48b05d41.jpeg\" alt=\"pengamatan mata menggunakan lup - mata berakomodasi dan mata tidak berakomodasi\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Akomodasi maksimum terjadi saat otot siliaris mata dalam kondisi paling tegang. Akibatnya, mata akan cepat lelah. Tapi, pengamatan dengan mata berakomodasi maksimum menghasilkan perbesaran objek yang maksimum juga. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Nah, untuk mengamati benda dalam waktu yang cukup lama, sebaiknya mata tidak berakomodasi, sehingga tidak cepat lelah, jadi benda diletakkan tepat di titik api (f).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengenal-lup-kaca-pembesar\">Mengenal Lup (Kaca Pembesar) beserta Fungsi, Bagian, Rumus, dan Contoh Soal<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">4. Kamera<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Kamera merupakan jenis alat optik buatan yang <strong>berfungsi untuk menghasilkan gambar atau foto<\/strong>. Kamera terdiri dari beberapa bagian, di antaranya:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li><span style=\"font-weight: 300;\"><strong>Lensa<\/strong>, berfungsi untu membentuk bayangan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 300;\"><strong>Diafragma<\/strong>, berfungsi untuk mengatur banyaknya cahaya yang mengenai film.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 300;\"><strong>Pengatur fokus<\/strong>, berfungsi untuk mengatur jarak lensa pada kamera.<\/span><\/li>\n<li><strong>Sensor<\/strong>, berfungsi untuk menangkap cahaya yang masuk melalui lensa dan mengubahnya menjadi sinyal elektronik.<\/li>\n<li><strong>Flash<\/strong>, berfungsi untuk menambah cahaya ketika pengambilan gambar atau video dilakukan di tempat gelap\/minim cahaya.<\/li>\n<li><strong>Baterai<\/strong>, berfungsi sebagai sumber daya listrik untuk menghidupkan kamera.<\/li>\n<li><strong>Memory card slot<\/strong>, tempat menyimpan kartu memori.<\/li>\n<li><strong>LCD Screen<\/strong>, berfungsi sebagai layar tempat melihat hasil foto atau video.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Terdapat beberapa jenis kamera yang umum kita gunakan, yaitu <strong>kamera analog dan kamera digital<\/strong>. Setiap jenis kamera, sebenarnya punya cara kerja yang sedikit berbeda. Namun, pada dasarnya, kamera bekerja dengan cara menangkap cahaya yang masuk melalui objek. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Cahaya tersebut kemudian diproses oleh lensa, sehingga terbentuklah bayangan yang tepat fokus dari objek. Selanjutnya, bayangan itu difokuskan ke sensor digital yang ada di dalam kamera. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Sensor ini akan mengubah cahaya menjadi sinyal elektronik, yang akan diolah menjadi gambar atau video. Nah, gambar dan video yang dihasilkan dapat kamu lihat di layar kamera.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/fisika-kelas-11-mengenal-kamera-alat-optik-yang-bisa-menangkap-bayangan\">Mengenal Kamera, Alat Optik yang Bisa Menangkap Bayangan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">5. Mikroskop<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Mikroskop adalah alat optik yang <strong>bermanfaat untuk membantu kita melihat benda-benda berukuran kecil atau mikro<\/strong>. Kurang lebih fungsinya mirip seperti lup (kaca pembesar), ya. Tapi, perbesaran yang dimiliki mikroskop jauh lebih besar daripada perbesaran lup, nih, yakni dapat mencapai lebih dari 100 kali lipat dari besar benda yang diamati. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Dengan kata lain, kamu bisa mengamati benda-benda yang jauh lebih kecil, seperti jaringan tumbuhan, sel, bakteri, atau benda-benda renik lainnya.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 300;\">Bayangan yang dihasilkan oleh mikroskop bersifat nyata, diperbesar, dan terbalik.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Mikroskop terdiri dari dua lensa, yaitu <strong>lensa objektif<\/strong> yang letaknya dekat dengan benda yang akan diamati, dan <strong>lensa okuler<\/strong> yang letaknya dekat dengan mata pengamat. Nah, secara keseluruhan, ada 14 bagian mikroskop yang dikelompokkan menjadi <strong>bagian optik dan bagian mekanik<\/strong>.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/ipa-kelas-7-yuk-belajar-menggunakan-mikroskop\">Kenali Bagian-Bagian Mikroskop dan Cara Menggunakannya, Yuk!<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/8057468b-845b-4e1e-bb82-457c043d5baf.png\" alt=\"Bagian-Bagian Mikroskop\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Seperti halnya lup, terdapat dua cara dalam menggunakan mikroskop, yaitu dengan mata berakomodasi maksimum dan dengan mata tidak berakomodasi. Sederhananya, cara kerja mikroskop berawal dari cahaya yang mengenai objek, lalu diteruskan ke lensa objektif. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Lensa objektif ini dapat mengetahui perbesaran yang dilakukan mikroskop. Sinar yang sebelumnya diteruskan oleh lensa objektif, akan ditangkap lensa okuler dan diteruskan lagi ke mata.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">6. Teleskop (Teropong Bintang)<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lain halnya dengan mikroskop dan kaca pembesar yang berfungsi untuk melihat benda berukuran kecil (mikro), teleskop atau teropong bintang, bisa kita <strong>gunakan untuk melihat benda-benda dengan jarak yang sangat jauh<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ada tiga jenis teleskop dengan masing-masing fungsinya, di antaranya:<\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li><strong>Teleskop Refraktor<\/strong>, menggunakan lensa sebagai alat untuk menangkap cahaya.<\/li>\n<li><strong>Teleskop Reflektor<\/strong>, menggunakan cermin sebagai substitusi lensa yang menangkap cahaya dan memantulkannya.<\/li>\n<li><strong>Teleskop Katadioptrik<\/strong>, merupakan kombinasi antara teleskop refraktor dan teleskop reflektor.<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebenarnya, bagian-bagian teleskop juga bergantung dari jenisnya. Tapi, ada beberapa bagian utama yang selalu ada pada teleskop, antara lain <strong>dua buah lensa cembung<\/strong>, yaitu\u00a0<strong>lensa objektif<\/strong> yang berada di depan, berfungsi<strong>\u00a0menerima cahaya<\/strong> langsung dari objek, dan <strong>lensa okuler<\/strong>\u00a0yang <strong>berada dekat dengan pengamat<\/strong>, <strong>lensa pembidik<\/strong> untuk <strong>membidik bayangan<\/strong> yang dibentuk oleh lensa objektif, serta <strong>tripod<\/strong> sebagai <strong>penopang tabung teleskop<\/strong>, supaya teleskop bisa berdiri dan diam di tempat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/2f417ec6-f801-41a1-9a09-44251434d87b.png\" alt=\"bagian bagian teleskop\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, kamu ingat nggak dengan pertanyaan di awal artikel ini? Bagaimana ya cara kerja teleskop? Dilansir dari NASA, cara kerja teleskop adalah dengan memfokuskan cahaya menggunakan potongan-potongan kaca bening yang melengkung, kita bisa menyebutnya dengan lensa. Untuk lebih lengkapnya, kamu bisa baca artikel di bawah ini, nih!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-kerja-teropong-bintang\">Cara Kerja Teleskop (Teropong Bintang) dan Rumus Perhitungannya<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 300;\">Oke, gais, itulah pembahasan mengenai macam-macam alat optik, beserta fungsi, dan contohnya. Jika kamu butuh bantuan dalam mempelajari materi pelajaran di sekolah, utamanya materi fisika, langsung aja yuk, daftar di <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/privat\/fisika\"><strong>Ruangguru Privat Fisika<\/strong><\/a>! Kamu bisa mencari guru privat fisika favoritmu dan meraih prestasi terbaik di sekolah!<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/cta.ruangguru.com\/blog-rg-10-privat-b\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/84b6f2c7-9c9c-480d-a218-7961334af9ce.png\" alt=\"CTA Ruangguru Privat\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">https:\/\/www.cnnindonesia.com\/edukasi\/20230109171431-569-898052\/mengenal-alat-alat-optik-dan-fungsinya (Diakses pada 16 Oktober 2023)<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/539546\/alat-optik-definisi-macam-macam-dan-kegunaannya (Diakses pada 16 Oktober 2023)<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">https:\/\/rumorkamera.com\/catatan-kami\/cara-kerja-kamera-digital-dan-perbedaan-tiap-jenis-kamera\/ (Diakses pada 16 Oktober 2023)<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong>Sumber Gambar:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">https:\/\/www.freepik.com\/free-vector\/natural-landscape-background-theme_9899870.htm#query=pemandangan%20bukit&amp;position=48&amp;from_view=search&amp;track=ais (Diakses pada 12 Oktober 2023)<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Observatorium_Bosscha#\/media\/Berkas:Bosscha_Sternwarte1.jpg (Diakses pada 16 Oktober 2023)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Artikel Fisika kelas 8 ini akan membahas mengenai alat optik secara lengkap, mulai dari pengertian, macam-macam alat optik alami maupun buatan, masing-masing fungsi, hingga contohnya. Simak selengkapnya, yuk! &#8212; &nbsp; Siapa nih yang pernah mengunjungi Observatorium Bosscha? Atau, kalau kamu pernah nonton film Petualangan Sherina, kamu pasti nggak asing lagi nih dengan bangunan Cagar Budaya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":14823,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1739359070:1"],"_edit_last":["1"],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/3dd1ffec-f394-4193-961a-af86aac100df.png"],"_aioseo_title":["Alat Optik: Pengertian, Macam-Macam, Fungsi &amp; Contoh"],"_aioseo_description":["Artikel ini membahas mengenai alat optik secara lengkap, mulai dari pengertian, macam-macam alat optik alami maupun buatan, fungsi, hingga contohnya."],"_aioseo_keywords":[""],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":[""],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_wp_old_date":["2023-10-16"],"_yoast_wpseo_title":["Alat Optik: Pengertian, Macam-Macam, Fungsi & Contoh"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Artikel ini membahas mengenai alat optik secara lengkap, mulai dari pengertian, macam-macam alat optik alami maupun buatan, fungsi, hingga contohnya."]},"categories":[513,515],"tags":[244,25,10,16],"class_list":["post-14823","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fisika","category-fisika-smp-kelas-8","tag-fisika-viii","tag-kelas-8","tag-konsep-pelajaran","tag-smp"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Alat Optik: Pengertian, Macam-Macam, Fungsi &amp; Contoh<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Artikel ini membahas mengenai alat optik secara lengkap, mulai dari pengertian, macam-macam alat optik alami maupun buatan, fungsi, hingga contohnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/alat-optik\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Alat Optik: Pengertian, Macam-Macam, Fungsi &amp; Contoh\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Artikel ini membahas mengenai alat optik secara lengkap, mulai dari pengertian, macam-macam alat optik alami maupun buatan, fungsi, hingga contohnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/alat-optik\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-05-03T02:00:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-02-12T11:20:11+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Kenya Swawikanti\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Kenya Swawikanti\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"10 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/alat-optik\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/alat-optik\",\"name\":\"Alat Optik: Pengertian, Macam-Macam, Fungsi & Contoh\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/alat-optik#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/alat-optik#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/3dd1ffec-f394-4193-961a-af86aac100df.png\",\"datePublished\":\"2024-05-03T02:00:21+00:00\",\"dateModified\":\"2025-02-12T11:20:11+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14\"},\"description\":\"Artikel ini membahas mengenai alat optik secara lengkap, mulai dari pengertian, macam-macam alat optik alami maupun buatan, fungsi, hingga contohnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/alat-optik#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/alat-optik\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/alat-optik#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/3dd1ffec-f394-4193-961a-af86aac100df.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/3dd1ffec-f394-4193-961a-af86aac100df.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/alat-optik#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Alat Optik: Pengertian, Macam-Macam, Fungsi &#038; Contoh | Fisika Kelas 8\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14\",\"name\":\"Kenya Swawikanti\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Kenya Swawikanti\"},\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/kenya-swawikanti\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Alat Optik: Pengertian, Macam-Macam, Fungsi & Contoh","description":"Artikel ini membahas mengenai alat optik secara lengkap, mulai dari pengertian, macam-macam alat optik alami maupun buatan, fungsi, hingga contohnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/alat-optik","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Alat Optik: Pengertian, Macam-Macam, Fungsi & Contoh","og_description":"Artikel ini membahas mengenai alat optik secara lengkap, mulai dari pengertian, macam-macam alat optik alami maupun buatan, fungsi, hingga contohnya.","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/alat-optik","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2024-05-03T02:00:21+00:00","article_modified_time":"2025-02-12T11:20:11+00:00","author":"Kenya Swawikanti","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Kenya Swawikanti","Est. reading time":"10 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/alat-optik","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/alat-optik","name":"Alat Optik: Pengertian, Macam-Macam, Fungsi & Contoh","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/alat-optik#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/alat-optik#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/3dd1ffec-f394-4193-961a-af86aac100df.png","datePublished":"2024-05-03T02:00:21+00:00","dateModified":"2025-02-12T11:20:11+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14"},"description":"Artikel ini membahas mengenai alat optik secara lengkap, mulai dari pengertian, macam-macam alat optik alami maupun buatan, fungsi, hingga contohnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/alat-optik#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/alat-optik"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/alat-optik#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/3dd1ffec-f394-4193-961a-af86aac100df.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/3dd1ffec-f394-4193-961a-af86aac100df.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/alat-optik#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Alat Optik: Pengertian, Macam-Macam, Fungsi &#038; Contoh | Fisika Kelas 8"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14","name":"Kenya Swawikanti","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Kenya Swawikanti"},"url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/kenya-swawikanti"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14823","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14823"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14823\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22111,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14823\/revisions\/22111"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14823"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14823"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14823"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14823"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}