{"id":187,"date":"2023-04-05T03:00:00","date_gmt":"2023-04-04T20:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=187"},"modified":"2023-12-04T11:46:39","modified_gmt":"2023-12-04T04:46:39","slug":"pengertian-observasi-instrumen-dan-jenis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-observasi-instrumen-dan-jenis","title":{"rendered":"Pengertian Observasi, Instrumen dan Jenisnya | Sosiologi Kelas 10"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Sosiologi%2010%20-%20Pengertian%20Observasi%20Menurut%20Para%20Ahli_Header.jpg\" alt=\"Pengertian Observasi\" width=\"3417\" height=\"1709\" loading=\"lazy\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 3417px;\"><br \/><span style=\"color: #88199e;\"><\/span><\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Yuk, mengenal pengertian observasi menurut para ahli, instrumen atau alat, dan jenis-jenisnya di artikel <a href=\"\/blog\/tag\/sosiologi-x\" rel=\"noopener\">Sosiologi Kelas 10<\/a> berikut ini.<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegiatan observasi pasti sering banget kan kamu lakukan? Misalnya, saat kamu memperhatikan anggota tubuh hewan atau mengamati sekelompok orang yang sedang berkegiatan. Biasanya, observasi dilakukan untuk mengumpulkan data dalam penelitian kualitatif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tapi, apakah semua kegiatan pengamatan yang dilakukan bisa dikatakan observasi? Nah, kita bahas yuk pengertian observasi, instrumen dan jenisnya di artikel ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><strong>Pengertian Observasi<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apa sih yang dimaksud dengan observasi? <strong>Observasi adalah<\/strong> kegiatan <strong>pengamatan langsung yang dilakukan seorang peneliti <\/strong>terhadap <strong>sasaran penelitiannya<\/strong>. Inget ya kata kuncinya, <strong>pengamatan langsung!<\/strong> Artinya, observasi harus dilakukan dengan berada di lokasi penelitian. Untuk apa? Ya, tentu aja, untuk mengamati perilaku dan aktivitas dari orang, kelompok, maupun peristiwa yang diteliti.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam kegiatan observasi, kamu perlu mencatat, merekam atau memotret aktivitas yang menjadi sasaran penelitian. Jadi nggak bisa tuh, kalau kamu cuman denger-denger aja apa kata orang, tanpa melihat langsung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Sosiologi%2010%20-%20Pengertian%20Observasi%20Menurut%20Para%20Ahli_Infografis.jpg\" alt=\"Pengertian Observasi Menurut Para Ahli\" width=\"600\" height=\"466\" loading=\"lazy\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/pengertian-sosiologi-dan-objek-studinya\" rel=\"noopener\">Pengertian Sosiologi Menurut Para Ahli &amp; Objek Kajiannya<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><strong>Pengertian Observasi Menurut Para Ahli<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk mengetahui lebih dalam tentang pengertian observasi, simak juga beberapa pengertian observasi menurut para ahli berikut ini.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Nawawi dan Martini<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nawawi dan Martini menjelaskan bahwa <strong>observasi merupakan kegiatan mengamati<\/strong>, yang diikuti pencatatan secara urut. Hal ini terdiri atas beberapa unsur yang muncul dalam fenomena di dalam objek yang diteliti. Hasil dari proses tersebut dilaporkan dengan laporan yang sistematis dan sesuai kaidah yang berlaku.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Hanna Djumhhana<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Observasi merupakan suatu metode ilmiah yang masih menjadi acuan dalam ilmu pengetahuan empiris sebagai cara yang sering digunakan untuk mengumpulkan data.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>3. Sutrisno Hadi<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Observasi ialah proses yang kompleks<\/strong>, terdiri dari berbagai macam proses biologis maupun proses psikologis. Namun, proses yang paling penting ialah ingatan dan pengamatan.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>4. Sudjana<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Pengertian observasi adalah metode penelitian<\/strong> untuk mengukur tindakan dan proses individu dalam sebuah peristiwa yang diamati.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>5. Patton<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Observasi merupakan metode yang akurat dalam mengumpulkan data<\/strong>. Tujuannya ialah mencari informasi tentang kegiatan yang berlangsung untuk kemudian dijadikan objek kajian penelitian.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>6. Karl Welek<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Observasi ialah pencatatan<\/strong>, pemilihan, penyusunan, penandaan, penggantian dari rangkaian proses tingkah laku dan suasana yang memiliki hubungan dengan organisasi tertentu.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>7. Suharsimi Arikunto<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Observasi merupakan pengamatan langsung<\/strong> terhadap suatu objek yang ada di lingkungan yang sedang berlangsung meliputi berbagai aktivitas perhatian terhadap kajian objek dengan menggunakan pengindraan.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>8. Gibson dan Mitchell<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Observasi merupakan teknik untuk menyeleksi dalam penentuan keputusan dan konklusi terhadap orang lain yang diamati.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/contoh-teks-laporan-hasil-observasi-berdasarkan-strukturnya\" rel=\"noopener\">Contoh Teks Laporan Hasil Observasi dan Strukutrnya<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><strong>Instrumen Observasi<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apa saja sih alat atau instrumen yang bisa digunakan peneliti ketika melakukan observasi?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 18px;\"><strong style=\"background-color: transparent;\"><span style=\"color: #000000;\">1. Catatan Lapangan<\/span><\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Catatan lapangan adalah sebuah catatan tertulis yang digunakan peneliti untuk mencatat hasil pengamatannya. Ada dua alat yang bisa kamu gunakan untuk membuat catatan lapangan, yaitu buku catatan atau diary, dan daftar cek atau check list.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><strong style=\"background-color: transparent;\"><span style=\"color: #000000;\">a. Buku catatan<\/span><\/strong><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Fungsi dari buku catatan lapangan adalah untuk menggambarkan kronologi atau rangkaian terjadinya suatu peristiwa yang diteliti dengan apa adanya atau tanpa dibuat-buat. Selain itu, dalam buku catatan ini kamu juga bisa menggambarkan perilaku dari orang atau kelompok yang diamati.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><strong style=\"background-color: transparent;\"><span style=\"color: #000000;\">b. Daftar cek<\/span><\/strong><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Catatan lapangan juga bisa berbentuk daftar cek atau check list. Catatan ini umumnya berbentuk tabel yang berisi setiap aspek yang ingin diamati dalam kegiatan observasi. Dalam tabel tersebut, terdapat kolom-kolom yang nantinya peneliti bisa memberikan tanda centang berdasarkan aspek yang diamati.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Daftar cek bisa membantu kamu untuk mengamati sesuatu yang sifatnya rutinitas, ataupun sebuah gambaran keadaan lokasi penelitian.<\/p>\n<p><strong><span style=\"font-size: 11px; color: #000000;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/infografik%20-1.png\" alt=\"catatan lapangan dalam observasi\" width=\"600\" height=\"400\" loading=\"lazy\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/span><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 18px;\"><strong><span style=\"color: #000000;\">2. Data Visual<\/span><\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Data visual adalah kegiatan pengamatan langsung di lokasi penelitian untuk mengamati perilaku dan aktivitas dari orang, kelompok, ataupun peristiwa yang diteliti. Dari namanya, visual, artinya bisa dilihat atau tergambar. Jadi, data visual ini didapat dari hasil pemotretan atau perekaman terhadap sasaran penelitian. Wujudnya berupa foto atau video.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Data visual bisa didapat secara primer dan sekunder. Primer artinya didapat melalui usaha peneliti sendiri dalam memotret atau merekamnya. Sementara sekunder, artinya melalui perantara pihak lain.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/infografik%20%20(1)-1.png\" alt=\"data visual dalam observasi\" width=\"600\" height=\"400\" loading=\"lazy\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><strong>Jenis-Jenis Observasi<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ok, sekarang kita lanjut ke jenis-jenis observasi. Ada dua jenis observasi, yaitu partisipan dan nonpartisipan. Apa bedanya ya?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><strong style=\"background-color: transparent;\"><span style=\"color: #000000;\">1. Observasi Partisipan<\/span><\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Observasi partisipan adalah jenis observasi yang melibatkan peneliti untuk membaur dan melakukan aktivitas bersama dengan orang ataupun kelompok yang ditelitinya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Observasi jenis ini cocok dilakukan untuk peneliti mengetahui langsung bagaimana budaya dan kehidupan sehari-hari di suatu kelompok adat. Caranya gimana? Ya caranya dengan tinggal bersama dengan kelompok adat tersebut dan melakukan keseharian seperti mereka.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 16px;\"><strong><span style=\"color: #000000;\">2. Observasi Non Partisipan<\/span><\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Observasi non partisipan adalah jenis observasi yang memposisikan peneliti sebagai orang luar (<em>outsider<\/em>) sehingga dia tidak menjadi bagian dari sasaran yang ditelitinya atau hanya berperan sebagai pengamat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui observasi non partisipan, peneliti tetap bisa mendapatkan data secara objektif dan netral, sehingga bisa menggambarkan keadaan yang sebenarnya dari sasaran penelitian.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, itulah tadi pembahasan lengkap mengenai observasi. Ingin belajar lebih lanjut? Langsung aja langganan dan buka aplikasi <a href=\"\/ruangbelajar\" rel=\"noopener\" style=\"font-weight: bold;\">ruangbelajar <\/a>kamu ya!<span style=\"font-weight: 400;\"><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/eaff0eb9\" target=\"_blank\" style=\"text-align: center;\" class=\"rg-cta\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/0ec4a2df-db2e-4ae1-8473-692756dcb684.jpeg\" width=\"822\" height=\"200\" alt=\"IDN CTA Blog ruangbelajar Ruangguru\" \/><\/a><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":22,"featured_media":187,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Sosiologi%2010%20-%20Pengertian%20Observasi%20Menurut%20Para%20Ahli_Header.jpg"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1701665200:1"]},"categories":[534,538],"tags":[52,10,37,106],"class_list":["post-187","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sosiologi","category-sosiologi-sma-kelas-10","tag-kelas-10","tag-konsep-pelajaran","tag-sma","tag-sosiologi-x"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pengertian Observasi, Instrumen dan Jenisnya | Sosiologi Kelas 10<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Yuk, mengenal pengertian observasi menurut para ahli, instrumen atau alat, dan jenis-jenisnya di artikel Sosiologi Kelas 10 berikut ini. -- Kegiatan\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-observasi-instrumen-dan-jenis\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengertian Observasi, Instrumen dan Jenisnya | Sosiologi Kelas 10\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Yuk, mengenal pengertian observasi menurut para ahli, instrumen atau alat, dan jenis-jenisnya di artikel Sosiologi Kelas 10 berikut ini. -- Kegiatan\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-observasi-instrumen-dan-jenis\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-04-04T20:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-12-04T04:46:39+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Shabrina Alfari\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Shabrina Alfari\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-observasi-instrumen-dan-jenis\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-observasi-instrumen-dan-jenis\",\"name\":\"Pengertian Observasi, Instrumen dan Jenisnya | Sosiologi Kelas 10\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-observasi-instrumen-dan-jenis#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-observasi-instrumen-dan-jenis#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Sosiologi%2010%20-%20Pengertian%20Observasi%20Menurut%20Para%20Ahli_Header.jpg\",\"datePublished\":\"2023-04-04T20:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-12-04T04:46:39+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/af6350034b171a1408a571ed11ae0248\"},\"description\":\"Yuk, mengenal pengertian observasi menurut para ahli, instrumen atau alat, dan jenis-jenisnya di artikel Sosiologi Kelas 10 berikut ini. -- Kegiatan\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-observasi-instrumen-dan-jenis#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-observasi-instrumen-dan-jenis\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-observasi-instrumen-dan-jenis#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Sosiologi%2010%20-%20Pengertian%20Observasi%20Menurut%20Para%20Ahli_Header.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Sosiologi%2010%20-%20Pengertian%20Observasi%20Menurut%20Para%20Ahli_Header.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-observasi-instrumen-dan-jenis#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pengertian Observasi, Instrumen dan Jenisnya | Sosiologi Kelas 10\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/af6350034b171a1408a571ed11ae0248\",\"name\":\"Shabrina Alfari\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79094fae9fdc0a70f38fea8e648da0d97a5c1e687461905420034bf6e4ed550f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79094fae9fdc0a70f38fea8e648da0d97a5c1e687461905420034bf6e4ed550f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Shabrina Alfari\"},\"description\":\"Content Writer and Content Performance at Ruangguru. Hope my writing finds you well and help you learn a thing or two! :D\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/shabrina-alfari\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengertian Observasi, Instrumen dan Jenisnya | Sosiologi Kelas 10","description":"Yuk, mengenal pengertian observasi menurut para ahli, instrumen atau alat, dan jenis-jenisnya di artikel Sosiologi Kelas 10 berikut ini. -- Kegiatan","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-observasi-instrumen-dan-jenis","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pengertian Observasi, Instrumen dan Jenisnya | Sosiologi Kelas 10","og_description":"Yuk, mengenal pengertian observasi menurut para ahli, instrumen atau alat, dan jenis-jenisnya di artikel Sosiologi Kelas 10 berikut ini. -- Kegiatan","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-observasi-instrumen-dan-jenis","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2023-04-04T20:00:00+00:00","article_modified_time":"2023-12-04T04:46:39+00:00","author":"Shabrina Alfari","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Shabrina Alfari","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-observasi-instrumen-dan-jenis","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-observasi-instrumen-dan-jenis","name":"Pengertian Observasi, Instrumen dan Jenisnya | Sosiologi Kelas 10","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-observasi-instrumen-dan-jenis#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-observasi-instrumen-dan-jenis#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Sosiologi%2010%20-%20Pengertian%20Observasi%20Menurut%20Para%20Ahli_Header.jpg","datePublished":"2023-04-04T20:00:00+00:00","dateModified":"2023-12-04T04:46:39+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/af6350034b171a1408a571ed11ae0248"},"description":"Yuk, mengenal pengertian observasi menurut para ahli, instrumen atau alat, dan jenis-jenisnya di artikel Sosiologi Kelas 10 berikut ini. -- Kegiatan","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-observasi-instrumen-dan-jenis#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-observasi-instrumen-dan-jenis"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-observasi-instrumen-dan-jenis#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Sosiologi%2010%20-%20Pengertian%20Observasi%20Menurut%20Para%20Ahli_Header.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Sosiologi%2010%20-%20Pengertian%20Observasi%20Menurut%20Para%20Ahli_Header.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-observasi-instrumen-dan-jenis#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pengertian Observasi, Instrumen dan Jenisnya | Sosiologi Kelas 10"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/af6350034b171a1408a571ed11ae0248","name":"Shabrina Alfari","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79094fae9fdc0a70f38fea8e648da0d97a5c1e687461905420034bf6e4ed550f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79094fae9fdc0a70f38fea8e648da0d97a5c1e687461905420034bf6e4ed550f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Shabrina Alfari"},"description":"Content Writer and Content Performance at Ruangguru. Hope my writing finds you well and help you learn a thing or two! :D","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/shabrina-alfari"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/187","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/22"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=187"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/187\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15800,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/187\/revisions\/15800"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/187"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=187"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=187"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=187"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}