{"id":19023,"date":"2025-10-23T10:46:27","date_gmt":"2025-10-23T03:46:27","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?p=19023"},"modified":"2025-10-27T16:16:17","modified_gmt":"2025-10-27T09:16:17","slug":"contoh-kata-kerja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kata-kerja","title":{"rendered":"100 Contoh Kata Kerja Berdasarkan Jenis-Jenisnya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/1998a9b1-c35a-456b-807a-ceee2ae8ba84.png\" alt=\"contoh kata kerja\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Selain kata benda, kamu juga perlu belajar mengenai kata kerja. Apa itu kata kerja? Simak pembahasannya di sini!\u00a0<\/span><\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8212;<\/span><\/i><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu jenis kata yang sering digunakan saat membuat kalimat adalah <strong>kata kerja<\/strong> atau disebut juga <strong>verba<\/strong>. Kata kerja merupakan pondasi penting dalam sebuah kalimat untuk mengetahui bentuk kalimat yang digunakan, serta mengetahui posisi subjek maupun objek dalam kalimat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apa itu kata kerja dan apa saja macam-macam kata kerja? Yuk, kita pelajari selengkapnya disertai contohnya di artikel berikut ini!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Pengertian Kata Kerja<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, pengertian <strong>kata kerja adalah kata yang menggambarkan proses, perbuatan, atau keadaan<\/strong>. Kata kerja disebut juga dengan istilah verba yang biasa digunakan dalam <\/span><strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perbedaan-sastra-pendidikan-bahasa-dan-linguistik\">kajian linguistik<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kata kerja atau verba ini berasal dari bahasa Latin yaitu \u201c<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">verbum<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d, yang berarti kelas kata yang menyatakan suatu tindakan, keberadaan, pengalaman, atau pengertian dinamis lainnya.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kata-baku-dan-tidak-baku\">Contoh Kata Baku dan Tidak Baku, Apa Bedanya?<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kata kerja merupakan elemen yang sangat penting dalam kalimat karena menunjukkan tindakan, keadaan, atau proses yang dilakukan oleh subjek. Kata kerja atau verba biasanya akan menempati posisi sebagai predikat dalam kalimat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kata kerja juga memiliki pengaruh cukup besar terhadap struktur kalimat karena perubahan bentuk pada kata kerja dapat mengubah makna dan struktur kalimat secara keseluruhan. Kata kerja juga dapat diperluas dengan kelompok kata sifat untuk membentuk kalimat yang kompleks dan penuh makna.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Ciri-Ciri Kata Kerja<\/b><\/span><\/h2>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam kalimat utuh, biasanya akan berperan sebagai predikat.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya diikuti oleh kata benda, kata sifat, maupun kata keterangan.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki makna perbuatan, kegiatan, tindakan, atau proses.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dapat bermakna keadaan.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seringkali dapat dibentuk menggunakan imbuhan me-, di-, ber-, ter-, me-kan, di-kan, ber-an, memper-an, dan memper-i.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dapat didahului oleh kata pernyataan waktu, misalnya: telah, sedang, akan, hampir, dan segera.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak dapat digabungkan dengan kata yang bermakna kesangatan, misal: sangat pergi, sangat makan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Macam-Macam Kata Kerja<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat beberapa macam atau jenis kata kerja yang perlu kamu pelajari. Simak selengkapnya berikut ini, ya!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Kata Kerja Berdasarkan Subjek<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan subjeknya, kata kerja dibagi menjadi dua jenis, yaitu <strong>kata kerja aktif dan kata kerja pasif<\/strong>.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><b>a. Kata Kerja Aktif<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kata kerja aktif adalah jenis kata kerja yang <strong>posisi subjeknya adalah sebagai pelaku<\/strong>. Biasanya, kata kerja aktif diawali dengan imbuhan me- atau ber-.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><b>b. Kata Kerja Pasif<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kata kerja pasif adalah jenis kata kerja yang <strong>posisi subjeknya adalah sebagai yang dikenai pekerjaan<\/strong>. Biasanya, kata kerja pasif diawali dengan imbuhan di- dan ter-.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kalimat-aktif-dan-pasif\">Perbedaan Contoh Kalimat Aktif dan Pasif, Ciri, serta Jenis<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Kata Kerja Berdasarkan Objek<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan objeknya, kata kerja dibagi menjadi dua jenis, yaitu <strong>kata kerja transitif dan kata kerja intransitif<\/strong>.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><b>a. Kata Kerja Transitif<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kata kerja transitif adalah jenis kata kerja yang <strong>harus diikuti dengan objek agar maknanya jelas<\/strong>.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><b>b. Kata Kerja Intransitif<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kata kerja intransitif adalah jenis kata kerja yang <strong>tidak membutuhkan objek untuk memperjelas maknanya<\/strong> karena sudah cukup jelas.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Kata Kerja Berdasarkan Bentuk<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan bentuknya, kata kerja dibagi menjadi dua jenis, yaitu <strong>kata kerja dasar bebas dan kata kerja dasar terikat<\/strong>.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><b>a. Kata Kerja Dasar Bebas<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kata kerja dasar bebas adalah jenis kata kerja yang secara morfologis <strong>sudah memiliki fungsi gramatikal tanpa perlu diberi imbuhan<\/strong>.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><b>b. Kata Kerja Dasar Terikat<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kata kerja dasar terikat adalah jenis kata kerja yang secara morfologis <strong>belum memiliki fungsi gramatikal, sehingga perlu diberi imbuhan<\/strong>, seperti meng-, ber,-, atau ter-.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Kata Kerja Berdasarkan Fungsi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan fungsinya, kata kerja dibagi menjadi empat jenis, yaitu <strong>kata kerja mental, kata kerja dasar tindakan, kata kerja proses, dan kata kerja relasional<\/strong>.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><b>a. Kata Kerja Mental<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kata kerja mental adalah jenis kata kerja yang <strong>menjelaskan tentang tingkah laku subjek atau behavioral<\/strong>. Kata kerja mental memiliki bentuk kata yang umum dipakai untuk mengekspresikan sikap atau respons seseorang pada keberadaan, pengalaman, atau tindakan yang dialami atau diketahuinya.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><b>b. Kata Kerja Tindakan<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kata kerja tindakan adalah jenis kata kerja yang <strong>menunjukkan pekerjaan atau tindakan orang lain<\/strong>. Kata kerja tindakan juga menggunakan imbuhan me- dan -kan. Kata kerja ini disebut juga sebagai kata kerja benefaktif.\u00a0<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><b>c. Kata Kerja Proses<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kata kerja proses adalah jenis kata kerja yang digunakan untuk <strong>menjawab pertanyaan terkait yang terjadi pada subjek, serta mengisyaratkan keadaan lain<\/strong>. Biasanya, kata kerja proses menggunakan imbuhan me-.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kalimat-langsung-dan-kalimat-tidak-langsung\">Contoh Kalimat Langsung &amp; Tidak Langsung serta Perbedaannya<\/a><\/strong><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><b>d. Kata Kerja Relasional<\/b><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kata kerja relasional adalah jenis kata kerja yang <strong>merujuk pada proses menjadi sesuatu<\/strong>. Kata kerja ini bisa menunjukkan hubungan sebab akibat yang terjadi pada subjek dan pelengkap.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Contoh Kata Kerja<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu bisa melihat berbagai <strong>contoh kata kerja berdasarkan jenis<\/strong> atau macamnya pada penjelasan berikut ini.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Contoh Kata Kerja Aktif<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Contoh kata kerja aktif<\/strong> antara lain: memakai, memeriksa, membaca, mengendarai, membantu, melahirkan, mencuci, membersihkan, dan sebagainya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, <strong>contoh kalimat yang menggunakan kata kerja aktif<\/strong>, yakni sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dini <strong>mencuci<\/strong> sepatu yang terkena lumpur.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Andini <strong>membaca<\/strong> buku materi pelajaran sekolah untuk persiapan ulangan besok.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Budi <strong>memakai<\/strong> baju seragam batik di hari Rabu.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dika <strong>membantu<\/strong> ayah membersihkan pekarangan rumah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ibu Guru <strong>memeriksa<\/strong> pekerjaan muridnya usai bel pulang sekolah.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\">Rani <strong>menulis<\/strong> surat untuk sahabatnya yang tinggal di luar kota.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Ayah <strong>memperbaiki<\/strong> sepeda motor yang mogok di garasi.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Mereka <strong>menanam<\/strong> bunga di taman belakang rumah.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Sinta <strong>memasak<\/strong> sayur sop untuk makan siang keluarga.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Petani <strong>memanen<\/strong> padi di sawah saat matahari mulai terbit.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Contoh Kata Kerja Pasif<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Contoh kata kerja pasif<\/strong> antara lain: dipinjam, dirusak, tertusuk, dibuat, diangkat, ditinggal, diuji, terbawa, dipotong.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, <strong>contoh kalimat yang menggunakan kata kerja pasif<\/strong>, yaini sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Wortel tersebut <strong>dipotong<\/strong> bentuk dadu.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jari adik <strong>tertusuk<\/strong> duri bunga mawar.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Buku Matematika milik Dina <strong>dipinjam<\/strong> Anisa.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pakaian Andi <strong>terbawa<\/strong> sepupunya saat menginap di rumah eyang.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jemuran <strong>diangkat<\/strong> ibu karena hujan tiba-tiba turun.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\">Kue ulang tahun itu <strong>dibuat<\/strong> oleh kakak semalaman.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Meja di ruang tamu sudah <strong>dibersihkan<\/strong> oleh ayah pagi tadi.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Surat undangan tersebut sudah <strong>dikirim<\/strong> melalui email.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Hasil ujian akan <strong>diuji<\/strong> kembali oleh guru sebelum dibagikan.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Pintu kelas <strong>ditutup<\/strong> rapat setelah semua siswa keluar.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Contoh Kata Kerja Transitif<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Contoh kata kerja transitif<\/strong> antara lain: mencuci, membuat, memberi, menendang, dan melihat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, <strong>contoh kalimat yang menggunakan kata kerja transitif<\/strong>, yakni sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pak Haji <strong>memberi sumbangan<\/strong> kepada anak yatim piatu setiap hari Jumat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ayah <strong>mencuci baju<\/strong> yang terkena lumpur.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Adik <strong>menonton pertandingan basket<\/strong> di sekolah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gino <strong>menendang bola<\/strong> ke arah Joko.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ibu <strong>membuat sayur sop<\/strong> untuk menu makan siang hari ini.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\">Nia <strong>menulis surat<\/strong> untuk sahabatnya di Bandung.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Pak guru <strong>menjelaskan materi pelajaran<\/strong> dengan sangat jelas.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Raka <strong>memanggil temannya<\/strong> yang sedang bermain di luar kelas.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Ibu <strong>membeli sayuran segar<\/strong> di pasar pagi tadi.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Dito <strong>meminjam buku cerita<\/strong> dari perpustakaan sekolah.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Contoh Kata Kerja Intransitif<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Contoh kata kerja intransitif<\/strong> antara lain: tidur, bermain, terkurung, duduk, dan makan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, <strong>contoh kalimat yang menggunakan kata kerja intransitif<\/strong>, yakni sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ayam tersebut <strong>terkurung<\/strong> di dalam sangkar.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lisa <strong>makan<\/strong> di restoran dekat pasar.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tata <strong>bermain<\/strong> bersama teman-teman.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Paman <strong>duduk<\/strong> di teras.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nenek <strong>tidur<\/strong> di atas kasur.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\" aria-level=\"1\">Kucing itu <strong>berlari<\/strong> ke arah halaman belakang.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\" aria-level=\"1\">Deni <strong>tertawa<\/strong> mendengar lelucon temannya.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\" aria-level=\"1\">Para siswa <strong>berdiri<\/strong> ketika guru masuk ke kelas.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\" aria-level=\"1\">Bayu <strong>menangis<\/strong> karena kehilangan mainannya.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\" aria-level=\"1\">Mereka <strong>berjalan<\/strong> santai di sepanjang pantai sore hari.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>5. Contoh Kata Kerja Dasar Bebas<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Contoh kata kerja dasar bebas<\/strong>, antara lain: bangun, diam, duduk, makan, tidur, pergi, dan pulang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, <strong>contoh kalimat yang menggunakan kata kerja dasar bebas<\/strong>, yakni sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Burung itu <strong>diam<\/strong> di atas kabel listrik.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ibu <strong>pulang<\/strong> ke rumah setelah rapat selesai.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nina <strong>bangun<\/strong> pukul lima setiap harinya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ayah <strong>pergi<\/strong> ke kantor pukul tujuh pagi setiap hari.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rudi <strong>makan<\/strong> bubur dengan perlahan karena sedang sakit gigi.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\">Tono <strong>duduk <\/strong>di ruang tamu sambil menonton televisi.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Kakek <strong>tidur<\/strong> siang setelah menyiram tanaman.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Penumpang <strong>turun<\/strong> di halte terakhir.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Nenek <strong>tinggal<\/strong> di desa.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Rina <strong>mandi<\/strong> sebelum berangkat sekolah.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>6. Contoh Kata Kerja Dasar Terikat<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Contoh kata kerja dasar terikat<\/strong>, antara lain: berjuang, berkedip, mengantuk, berenang, menyimak, dan mengendap.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, <strong>contoh kalimat yang menggunakan kata kerja dasar terikat<\/strong>, yakni sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lampu di kamar bibi <strong>berkedip<\/strong> sebelum akhirnya mati.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Adik sudah <strong>mengantuk<\/strong> karena tidak tidur siang.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Para pahlawan <strong>berjuang<\/strong> untuk kemerdekaan Indonesia.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Murid-murid <strong>menyimak<\/strong> pelajaran dengan seksama.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dia <strong>berenang<\/strong> sendirian hari ini.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\">Ibu <strong>berbelanja<\/strong> di pasar setiap pagi.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Ayah <strong>mengemudi<\/strong> mobil menuju kantor.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Sinta <strong>berbicara<\/strong> di depan kelas dengan percaya diri.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Anak-anak <strong>berlari<\/strong> mengelilingi lapangan sekolah.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Raka <strong>mendengarkan<\/strong> musik sambil belajar.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>7. Contoh Kata Kerja Mental<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Contoh kata kerja mental<\/strong> antara lain: membaca, mendengarkan, khawatir, cinta, sedih, berpikir, dan memahami.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengenal-kalimat-majemuk\">Pengertian dan Contoh Kalimat Majemuk beserta Jenisnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, <strong>contoh kalimat yang menggunakan kata kerja mental<\/strong>, yakni sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Desi <strong>khawatir<\/strong> kakaknya marah karena telah menjatuhkan tugas prakaryanya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Arini <strong>membaca<\/strong> buku catatannya setelah mendapatkan pengumuman bahwa besok akan ada ulangan harian.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rini <strong>menangis<\/strong> melihat film di Bioskop.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Deni sedih <strong>mendengar<\/strong> kabar temannya akan pindah sekolah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Budi <strong>berpikir<\/strong> cara menyelesaikan soal Matematika.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\">Lala <strong>mengagumi <\/strong>lukisan yang dipamerkan di galeri seni.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Ibu <strong>memahami<\/strong> perasaan anaknya yang sedang kecewa.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Edo <strong>merindukan<\/strong> teman lamanya yang kini tinggal di luar negeri.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Sinta <strong>percaya<\/strong> bahwa kerja keras akan membawa hasil yang baik.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Guru <strong>menyadari<\/strong> kesalahan kecil dalam penjelasannya tadi pagi.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>8. Contoh Kata Kerja Tindakan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Contoh kata kerja tindakan<\/strong> antara lain: menyeberangkan, membuatkan, membelikan, memandikan, dan memberikan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, <strong>contoh kalimat yang menggunakan kata kerja tindakan<\/strong>, yakni sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ayah <strong>memberikan<\/strong> uang untuk adik.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rini <strong>membelikan<\/strong> kado di hari spesial sahabatnya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Anak laki-laki itu <strong>menyeberangkan<\/strong> kakek.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ibu <strong>membuatkan<\/strong> kue untuk ulang tahun adik.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jani <strong>memandikan<\/strong> kucingnya di halaman belakang rumah.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\">Nenek <strong>memasakkan<\/strong> sup hangat untuk cucunya yang sedang sakit.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Raka <strong>menuliskan<\/strong> surat untuk gurunya sebagai ucapan terima kasih.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Ibu <strong>menyiapkan<\/strong> sarapan untuk seluruh keluarga setiap pagi.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Dito <strong>membacakan<\/strong> cerita sebelum adiknya tidur.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Ayah <strong>membuangkan<\/strong> sampah ke tempat pembuangan akhir.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>9. Contoh Kata Kerja Proses<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Contoh kata kerja proses<\/strong> antara lain: memutih, menghitam, mengecil, membesar, dan mengering.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, <strong>contoh kalimat yang menggunakan kata kerja proses<\/strong>, yakni sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rambut nenek mulai <strong>memutih<\/strong>.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Benda itu <strong>mengecil<\/strong> saat dijemur di bawah sinar matahari.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kulit Andika <strong>menghitam<\/strong> setelah liburan di pantai.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jemuran mulai <strong>mengering<\/strong> di siang hari.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Buah mangga tersebut <strong>membesar<\/strong> dari hari ke hari.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\">Suara musik itu <strong>melemah<\/strong> ketika listrik hampir padam.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Air di kolam <strong>menghangat<\/strong> karena terpapar sinar matahari.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Wajah Dina <strong>memerah<\/strong> saat dipuji oleh temannya.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Daun-daun di taman <strong>menguning<\/strong> saat musim kemarau tiba.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Langit <strong>menggelap<\/strong> menjelang turunnya hujan deras.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>10. Contoh Kata Kerja Relasional<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Contoh kata kerja relasional<\/strong> antara lain: merupakan, termasuk, disebut, terdiri atas, adalah, dan digolongkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, <strong>contoh kalimat yang menggunakan kata kerja relasional<\/strong>, yakni sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tikus <strong>disebut<\/strong> hewan pengerat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">TNI <strong>terdiri atas<\/strong> Angkatan Darat, Laut, dan Udara.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Protein <strong>digolongkan<\/strong> menjadi dua jenis, yaitu hewani dan nabati.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jakarta <strong>adalah<\/strong> ibu kota Indonesia.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Siska <strong>adalah<\/strong> anak sulung di keluarganya.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\">Upacara bendera <strong>merupakan<\/strong> kegiatan rutin setiap hari Senin di sekolah.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Pancasila <strong>termasuk<\/strong> dasar negara yang menjadi pedoman kehidupan bangsa Indonesia.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Bahasa Indonesia <strong>adalah<\/strong> bahasa persatuan seluruh rakyat Indonesia.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Candi Borobudur <strong>disebut<\/strong> sebagai salah satu keajaiban dunia.<\/li>\n<li aria-level=\"1\">Hewan mamalia<strong> terdiri atas<\/strong> berbagai jenis, seperti paus, gajah, dan kucing.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Demikian artikel yang menjelaskan mengenai kata kerja, mulai dari pengertian, ciri-ciri, macam-macam atau jenis-jenis kata kerja, hingga contoh kata kerja beserta contoh kalimatnya. Sekarang kamu sudah paham, kan?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan lupa asah terus kemampuan berbahasa Indonesia-mu dengan belajar bersama guru privat terbaik dari <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/privat\/bahasa-indonesia\">Ruangguru Privat Bahasa Indonesia<\/a><\/strong>. \u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Belajar nggak cuma menyenangkan, tapi kamu juga bakal diajari konsepnya sampai paham! Para pengajar di Ruangguru Privat juga sudah terstandarisasi kualitasnya, loh. Kamu juga bisa pilih nih, mau diajarkan secara langsung (<em>offline<\/em>) atau daring (<em>online<\/em>). Fleksibel, kan? Untuk info lebih lanjut, cuss klik link berikut!<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/cta.ruangguru.com\/blog-rg-10-privat-b\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/e1a386ec-99ae-420e-a991-6a54579237d3.png\" alt=\"CTA Ruangguru Privat\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p>https:\/\/www.detik.com\/edu\/detikpedia\/d-6710487\/50-contoh-kata-kerja-dalam-bahasa-indonesia (Diakses pada 25 Februari 2024)<\/p>\n<p>https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/contoh-kata-kerja\/ (Diakses pada 25 Februari 2024)<\/p>\n<p><strong>Sumber Gambar:<\/strong><\/p>\n<p>https:\/\/www.freepik.com\/free-photo\/portrait-woman-writing-letter_13637452.htm (Diakses pada 2 Juli 2024)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Selain kata benda, kamu juga perlu belajar mengenai kata kerja. Apa itu kata kerja? Simak pembahasannya di sini!\u00a0 &#8212; &nbsp; Salah satu jenis kata yang sering digunakan saat membuat kalimat adalah kata kerja atau disebut juga verba. Kata kerja merupakan pondasi penting dalam sebuah kalimat untuk mengetahui bentuk kalimat yang digunakan, serta mengetahui posisi subjek [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":19023,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1761556435:1"],"_edit_last":["1"],"_oembed_fc46d95c8d2acfff57087eee1c6c28f0":["{{unknown}}"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Selain kata benda (nomina), kamu juga perlu belajar mengenai kata kerja (verba). Apa itu kata kerja? Apa saja contoh kata kerja? Simak pembahasannya di sini!"],"_aioseo_keywords":[""],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":[""],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/1998a9b1-c35a-456b-807a-ceee2ae8ba84.png"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Selain kata benda (nomina), kamu juga perlu belajar mengenai kata kerja (verba). Apa itu kata kerja? Apa saja contohnya? Simak pembahasannya di sini!"],"_yoast_wpseo_content_score":["60"],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["9"],"_yoast_wpseo_primary_category":[""],"_wp_old_date":["2024-07-02"]},"categories":[562],"tags":[19],"class_list":["post-19023","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fakta-seru","tag-fakta-seru"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>100 Contoh Kata Kerja Berdasarkan Jenis-Jenisnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Selain kata benda (nomina), kamu juga perlu belajar mengenai kata kerja (verba). Apa itu kata kerja? Apa saja contohnya? Simak pembahasannya di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kata-kerja\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"100 Contoh Kata Kerja Berdasarkan Jenis-Jenisnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Selain kata benda (nomina), kamu juga perlu belajar mengenai kata kerja (verba). Apa itu kata kerja? Apa saja contohnya? Simak pembahasannya di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kata-kerja\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-23T03:46:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-27T09:16:17+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Kenya Swawikanti\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Kenya Swawikanti\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kata-kerja\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kata-kerja\",\"name\":\"100 Contoh Kata Kerja Berdasarkan Jenis-Jenisnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kata-kerja#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kata-kerja#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/1998a9b1-c35a-456b-807a-ceee2ae8ba84.png\",\"datePublished\":\"2025-10-23T03:46:27+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-27T09:16:17+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14\"},\"description\":\"Selain kata benda (nomina), kamu juga perlu belajar mengenai kata kerja (verba). Apa itu kata kerja? Apa saja contohnya? Simak pembahasannya di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kata-kerja#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kata-kerja\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kata-kerja#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/1998a9b1-c35a-456b-807a-ceee2ae8ba84.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/1998a9b1-c35a-456b-807a-ceee2ae8ba84.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kata-kerja#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"100 Contoh Kata Kerja Berdasarkan Jenis-Jenisnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14\",\"name\":\"Kenya Swawikanti\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Kenya Swawikanti\"},\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/kenya-swawikanti\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"100 Contoh Kata Kerja Berdasarkan Jenis-Jenisnya","description":"Selain kata benda (nomina), kamu juga perlu belajar mengenai kata kerja (verba). Apa itu kata kerja? Apa saja contohnya? Simak pembahasannya di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kata-kerja","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"100 Contoh Kata Kerja Berdasarkan Jenis-Jenisnya","og_description":"Selain kata benda (nomina), kamu juga perlu belajar mengenai kata kerja (verba). Apa itu kata kerja? Apa saja contohnya? Simak pembahasannya di sini!","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kata-kerja","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2025-10-23T03:46:27+00:00","article_modified_time":"2025-10-27T09:16:17+00:00","author":"Kenya Swawikanti","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Kenya Swawikanti","Est. reading time":"9 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kata-kerja","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kata-kerja","name":"100 Contoh Kata Kerja Berdasarkan Jenis-Jenisnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kata-kerja#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kata-kerja#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/1998a9b1-c35a-456b-807a-ceee2ae8ba84.png","datePublished":"2025-10-23T03:46:27+00:00","dateModified":"2025-10-27T09:16:17+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14"},"description":"Selain kata benda (nomina), kamu juga perlu belajar mengenai kata kerja (verba). Apa itu kata kerja? Apa saja contohnya? Simak pembahasannya di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kata-kerja#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kata-kerja"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kata-kerja#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/1998a9b1-c35a-456b-807a-ceee2ae8ba84.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/1998a9b1-c35a-456b-807a-ceee2ae8ba84.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kata-kerja#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"100 Contoh Kata Kerja Berdasarkan Jenis-Jenisnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14","name":"Kenya Swawikanti","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Kenya Swawikanti"},"url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/kenya-swawikanti"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19023","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19023"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19023\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25143,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19023\/revisions\/25143"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19023"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19023"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19023"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19023"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}