{"id":20107,"date":"2024-09-23T13:57:23","date_gmt":"2024-09-23T06:57:23","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?p=20107"},"modified":"2024-09-23T13:57:23","modified_gmt":"2024-09-23T06:57:23","slug":"majas-ironi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/majas-ironi","title":{"rendered":"50 Contoh Majas Ironi, Pengertian, dan Ciri-Cirinya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/30dcec00-0c3e-4dd7-8530-a970066b8fba.png\" alt=\"majas ironi\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Apa itu majas ironi?<\/strong> Yuk, simak penjelasan dalam artikel berikut mengenai pengertian, ciri-ciri, serta 50 contoh kalimat majas ironi!<\/span><\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8212;<\/span><\/i><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tahukah kamu apa itu majas? Majas merupakan bentuk gaya bahasa untuk membuat suasana dalam kalimat menjadi semakin hidup. Secara umum, majas dibagi menjadi empat jenis, yaitu majas perbandingan, <\/span><strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/majas-sindiran\">majas sindiran<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, majas penegasan, dan majas pertentangan. Majas sindiran kemudian dibagi lagi menjadi beberapa macam, salah satunya yaitu majas ironi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Majas ironi artinya majas yang menyatakan makna yang bertentangan dengan makna aslinya. Majas ini sering digunakan untuk mengungkapkan atau menyampaikan <strong>sindiran secara halus<\/strong> kepada seseorang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk memahami lebih lanjut mengenai majas ironi, simak pembahasannya di bawah ini, yuk!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Pengertian Majas Ironi<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Majas ironi adalah<\/strong> majas yang <strong>menyatakan makna yang bertentangan dengan makna sesungguhnya<\/strong>. Oleh karena itu, majas ironi masuk dalam kategori <strong>majas sindiran.<\/strong> Karena penggunaan majas ini, ditujukan untuk menyindir dengan cara mengemukakan makna yang berlawanan dengan makna yang sebenarnya. Atau bisa juga dengan mengungkapkan ketidaksesuaian antara suasana dengan kenyataan yang mendasarinya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam percakapan sehari-hari, majas ini digunakan saat seseorang sedang marah atau ingin berkeluh kesah, tetapi tidak ingin lawan bicara menanggapi makna yang ingin disampaikan dengan emosi berlebihan. Dibandingkan dengan majas sindiran lainnya, majas ironi masih terdengar manis, meskipun sebenarnya memiliki maksud yang kasar.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/majas-pertentangan\">Macam-Macam Majas Pertentangan beserta Contoh dan Cirinya<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Contoh kalimat majas ironi<\/strong> adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cMerdu sekali suara peserta itu, sampai para juri mengerutkan dahi dan menutup telinga.\u201d<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam kalimat di atas, disampaikan bahwa suara peserta itu merdu, namun makna yang sesungguhnya adalah suara peserta itu sumbang hingga membuat para juri mengerutkan dahi dan menutup telinga.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh lainnya yakni sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Wah, cuaca cerah sekali, sampai-sampai langit terlihat gelap padahal baru jam 2 siang.&#8221;\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun kalimat ini seolah memuji cuaca yang cerah, namun maksud sebenarnya adalah sebaliknya, yaitu mengeluh akibat cuaca yang mendung hingga langit terlihat gelap.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sampai sini paham ya, garis besar yang ada pada majas ironi? Yuk, sekarang kita lanjut ke ciri-ciri!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Ciri-Ciri Majas Ironi<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Karakteristik atau <strong>ciri-ciri majas ironi<\/strong> dapat dilihat sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pernyataan yang disampaikan bertentangan dengan kenyataan yang sebenarnya.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalimat atau ungkapan bermakna tersirat.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gaya bahasa yang digunakan cenderung halus dan tidak frontal.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menggunakan kata-kata hiperbola (berlebihan) atau litotes (mengurangi) untuk memperkuat makna yang bertentangan.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penggunaan nada bicara yang datar atau bahkan antusias, padahal isi kalimat menyiratkan ketidaksenangan atau sindiran.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ekspresi wajah yang tidak sesuai dengan makna kata-kata, misalnya tersenyum sambil mengatakan hal yang menyindir.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan memahami ciri-ciri majas ironi, kamu akan dapat lebih mudah mengenali penggunaannya dalam karya sastra, percakapan sehari-hari, atau bahkan iklan.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/majas-penegasan\">Macam-Macam Majas Penegasan beserta Contoh dan Cirinya<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sekarang kita lanjut ke contoh majas ironi, ya!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Contoh Majas Ironi<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini merupakan beberapa contoh kalimat majas ironi yang bisa kamu pelajari untuk lebih memahami penggunaan majas ironi. Simak, ya!<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terang sekali ruangan ini sampai-sampai aku tidak bisa melihat di mana kamu berada.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cepat sekali kamu datang sampai makanan kita sudah dingin sejak tadi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pendek sekali anak itu sampai-sampai pandanganku terhalang punggungnya.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Wangi bunga raflesia harum sekali hingga orang yang mendekat harus menutup hidung.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cahaya lampu itu sangat redup hingga aku harus menyipitkan mataku.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Malik sifatnya baik sekali sampai tidak ada yang mau berteman dengan dia.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rumahmu bersih sekali sampai aku bisa melihat sarang laba-laba bergelantungan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lemah lembut sekali suara kamu hingga jendela di ruangan ini mau pecah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Handphone<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> itu dijual dengan harga terjangkau hingga tidak ada yang mampu membelinya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Santun sekali perilakunya, bertanya saja pakai teriak-teriak.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Joni sangat pintar hingga nilainya tidak ada yang melebihi ukuran sepatunya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ini baru siswa teladan, setiap hari pulang malam.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bagus sekali tulisanmu sampai tidak dapat dibaca.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hari ini hujan deras sekali, benar-benar cocok untuk berenang.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Indah benar rapormu dihiasi dengan warna merah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Masih sore sudah pulang, padahal matahari sudah tenggelam sejak enam jam yang lalu.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apalah artinya aku yang hanya anak ingusan yang tak mengerti apa-apa.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pagi benar kau berdagang, padahal baru pukul sebelas siang.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cepat benar kau datang sehingga tamu undangan telah lama meninggalkan tempat ini.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Baik sungguh perilakumu, ibu sendiri kau hujat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kelakuanmu begitu baik sampai-sampai orang tuamu menangis karena ulahmu.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Enak sekali masakan yang kamu buat, rasanya pedas dan asin sekali.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rapi dan bersih sekali kamarnya seperti kapal pecah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hebat sekali tim sepakbola itu sampai-sampai kebobolan lima kali di babak pertama.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pelan sekali suaranya sampai gendang telingaku rasanya hampir pecah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dingin sekali ruangan ini sampai bajuku basah karena keringat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dia sangat ramah sampai-sampai tidak ada yang berani mengobrol dengannya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Baju ini bagus banget kualitasnya, baru dipakai sehari jahitannya sudah lepas.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cuacanya sangat mendung hingga kulitku terbakar.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dia murid paling teladan di sekolahnya sampai-sampai guru BK bosan melihatnya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Makanan di restoran itu enak sekali hingga aku harus bolak-balik ke kamar mandi setelah makan di sana.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Warga kota B sangat cinta kedamaian sampai-sampai jumlah penduduknya selalu berkurang setiap bulannya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berat sekali badanmu sampai-sampai hampir terbawa angin.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jeruk ini manis sekali sampai aku mengernyitkan wajahku.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Andi itu kan anak rumahan, setiap hari selalu pulang dini hari.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Film tadi seru sekali sampai aku tertidur lelap di bioskop.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hobi Nino adalah tidur sampai-sampai kantung matanya hitam seperti panda.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Roni adalah anak yang patuh kepada orang tuanya, sampai-sampai orang tuanya ingin mengirimnya ke panti asuhan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tinggi sekali ruangan ini sampai aku harus merunduk.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dia sangat rajin menabung sampai-sampai dompetnya kosong tidak ada isinya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mobil putih itu sangat taat pada rambu lalu lintas sampai kendaraan lainnya harus waspada dan menghindar.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rajin sekali dia, setiap datang ke sekolah selalu terlambat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Wangi sekali badanmu sampai-sampai lalat tidak segan beterbangan di sekitarmu.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sungai itu jernih sekali, saking jernihnya aku bisa melihat tumpukan popok bayi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nina adalah anak yang jujur sampai-sampai tidak ada yang mau percaya dengan ucapannya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Namanya singkat sekali sampai-sampai aku bisa membuat satu paragraf untuk menuliskan namanya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tugas yang diberikan sangat mudah sampai perlu berminggu-minggu menyelesaikannya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sepatunya indah sekali, cocok dijual di pasar loak.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rumahnya cantik dan modern sekali seperti gubuk.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rujak itu tidak pedas sama sekali, aku hanya minum satu galon setelah memakannya.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sekian penjelasan lengkap mengenai majas ironi, meliputi pengertian, ciri-ciri, hingga <strong>50 contoh kalimat majas ironi<\/strong> yang bisa kamu gunakan sebagai referensi saat belajar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tetap semangat belajarnya dan jangan pernah putus asa, ya! Jangan lupa juga untuk berlangganan <\/span><strong>Ruangguru Privat<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">untuk membantu persiapan belajarmu semakin matang.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/cta.ruangguru.com\/blog-rg10-privat\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/94e6e69e-708c-48fc-b4e9-d277c9405371.png\" alt=\"CTA Ruangguru Privat\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">https:\/\/www.detik.com\/jatim\/berita\/d-6887473\/50-contoh-majas-ironi-dalam-kalimat-dan-3-jenisnya (Diakses pada 4 Januari 2024)<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">https:\/\/katadata.co.id\/agung\/lifestyle\/650935992a318\/pengertian-ciri-ciri-fungsi-dan-contoh-majas-ironi (Diakses pada 4 Januari 2024)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa itu majas ironi? Yuk, simak penjelasan dalam artikel berikut mengenai pengertian, ciri-ciri, serta 50 contoh kalimat majas ironi! &#8212; &nbsp; Tahukah kamu apa itu majas? Majas merupakan bentuk gaya bahasa untuk membuat suasana dalam kalimat menjadi semakin hidup. Secara umum, majas dibagi menjadi empat jenis, yaitu majas perbandingan, majas sindiran, majas penegasan, dan majas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":20107,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1727074505:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Apa itu majas ironi? Yuk, simak penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut mengenai pengertian, ciri-ciri, serta 50 contoh kalimat majas ironi!"],"_aioseo_keywords":[""],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":[""],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/30dcec00-0c3e-4dd7-8530-a970066b8fba.png"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Apa itu majas ironi? Yuk, simak penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut mengenai pengertian, ciri-ciri, serta 50 contoh kalimat majas ironi!"]},"categories":[562],"tags":[19],"class_list":["post-20107","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fakta-seru","tag-fakta-seru"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>50 Contoh Majas Ironi, Pengertian, dan Ciri-Cirinya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa itu majas ironi? Yuk, simak penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut mengenai pengertian, ciri-ciri, serta 50 contoh kalimat majas ironi!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/majas-ironi\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"50 Contoh Majas Ironi, Pengertian, dan Ciri-Cirinya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa itu majas ironi? Yuk, simak penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut mengenai pengertian, ciri-ciri, serta 50 contoh kalimat majas ironi!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/majas-ironi\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-09-23T06:57:23+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Kenya Swawikanti\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Kenya Swawikanti\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/majas-ironi\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/majas-ironi\",\"name\":\"50 Contoh Majas Ironi, Pengertian, dan Ciri-Cirinya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/majas-ironi#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/majas-ironi#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/30dcec00-0c3e-4dd7-8530-a970066b8fba.png\",\"datePublished\":\"2024-09-23T06:57:23+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14\"},\"description\":\"Apa itu majas ironi? Yuk, simak penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut mengenai pengertian, ciri-ciri, serta 50 contoh kalimat majas ironi!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/majas-ironi#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/majas-ironi\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/majas-ironi#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/30dcec00-0c3e-4dd7-8530-a970066b8fba.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/30dcec00-0c3e-4dd7-8530-a970066b8fba.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/majas-ironi#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"50 Contoh Majas Ironi, Pengertian, dan Ciri-Cirinya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14\",\"name\":\"Kenya Swawikanti\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Kenya Swawikanti\"},\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/kenya-swawikanti\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"50 Contoh Majas Ironi, Pengertian, dan Ciri-Cirinya","description":"Apa itu majas ironi? Yuk, simak penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut mengenai pengertian, ciri-ciri, serta 50 contoh kalimat majas ironi!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/majas-ironi","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"50 Contoh Majas Ironi, Pengertian, dan Ciri-Cirinya","og_description":"Apa itu majas ironi? Yuk, simak penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut mengenai pengertian, ciri-ciri, serta 50 contoh kalimat majas ironi!","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/majas-ironi","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2024-09-23T06:57:23+00:00","author":"Kenya Swawikanti","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Kenya Swawikanti","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/majas-ironi","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/majas-ironi","name":"50 Contoh Majas Ironi, Pengertian, dan Ciri-Cirinya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/majas-ironi#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/majas-ironi#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/30dcec00-0c3e-4dd7-8530-a970066b8fba.png","datePublished":"2024-09-23T06:57:23+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14"},"description":"Apa itu majas ironi? Yuk, simak penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut mengenai pengertian, ciri-ciri, serta 50 contoh kalimat majas ironi!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/majas-ironi#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/majas-ironi"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/majas-ironi#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/30dcec00-0c3e-4dd7-8530-a970066b8fba.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/30dcec00-0c3e-4dd7-8530-a970066b8fba.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/majas-ironi#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"50 Contoh Majas Ironi, Pengertian, dan Ciri-Cirinya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14","name":"Kenya Swawikanti","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Kenya Swawikanti"},"url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/kenya-swawikanti"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20107","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20107"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20107\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20108,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20107\/revisions\/20108"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20107"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20107"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20107"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20107"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}