{"id":21971,"date":"2025-02-01T19:11:59","date_gmt":"2025-02-01T12:11:59","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?p=21971"},"modified":"2025-02-01T19:11:59","modified_gmt":"2025-02-01T12:11:59","slug":"konsep-termokimia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/konsep-termokimia","title":{"rendered":"Konsep Termokimia: Pengertian, Persamaan &#038; Contoh Soal | Kimia Kelas 11"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/98ca4d93-5569-4d29-a224-8f7915123354.png\" alt=\"termokimia\" width=\"820\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Yuk, kita belajar apa yang dimaksud dengan termokimia, persamaan termokimia, perubahan entalpi, hingga kalorimeter. Simak baik-baik di <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/c\/kimia\/kimia-sma-kelas-11\">artikel Kimia kelas 11<\/a><\/strong> ini, ya!<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah kamu pernah bertanya-tanya, kenapa tubuh kita bisa tetap hangat meski cuaca dingin? Atau kenapa es batu di minuman dingin yang kita beli perlahan meleleh? <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, kedua fenomena tersebut adalah contoh dari ilmu termokimia. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di artikel ini, kita akan bahas secara lengkap mengenai <strong>konsep termokimia<\/strong>. Mulai dari pengertian termokimia, persamaan termokimia, konsep dari perubahan entalpi, sampai mengenal alat-alat yang bisa mengukur kalor (panas) dalam reaksi termokimia, yaitu kalorimeter. Simak artikel ini, ya!\u00a0 \u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Apa itu Termokimia?<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam belajar kimia, pasti kita sering menganalisis suatu reaksi. Nah, rekasi kimia ini, erat kaitannya dengan perubahan energi. Oleh karena itu, memahami materi termokimia sangatlah penting. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hmm, emangnya, termokimia itu apa sih? Termokimia adalah bagian dari ilmu kimia yang <strong>mempelajari perubahan energi dalam bentuk panas dari suatu reaksi kimia<\/strong>. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lebih jelasnya seperti ini, setiap zat, baik itu gas, cairan, maupun padatan, memiliki <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/tahukah-kamu-asal-terjadinya-energi\">energi yang tersimpan di dalamnya<\/a><\/strong>. Saat zat-zat tersebut bereaksi, energi tersebut bisa dilepaskan atau diserap, tergantung jenis reaksinya. Nah, perubahan energi ini biasanya berupa panas. Dan inilah yang dipelajari dalam materi termokimia kelas 11.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kesetimbangan-kimia-jenis-jenis-reaksi-dan-tetapan\">Kesetimbangan Kimia: Jenis-Jenis, Persamaan Reaksi, dan Tetapan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Contoh Termokimia dalam Kehidupan<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fenomena termokimia itu banyak kita temui di sekitar kita, loh! Contohnya seperti yang sudah disampaikan di atas, yaitu tubuh yang tetap hangat meski kita berada dalam cuaca dingin, dan es yang meleleh. Kamu tau nggak alasannya kenapa?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Oke, kakak jelaskan contoh yang pertama dulu, ya. Saat cuaca dingin, terkadang tubuh kita tetap hangat. Hal ini bisa terjadi karena proses metabolisme yang menghasilkan panas sebagai produk sampingan. Ketika kita banyak melakukan aktivitas, metabolisme akan meningkat dan menghasilkan lebih banyak energi panas. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalo contoh kasus yang kedua, proses pencairan es terjadi karena es menyerap panas dari minuman di sekitarnya, atau dari luar gelas. Panas yang diserap oleh es digunakan untuk mengubah wujudnya dari padat menjadi cair. Inilah yang menyebabkan minuman kamu terasa lebih dingin.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/8df19733-7ed7-41cc-93d6-aac641c72a25.gif\" alt=\"es mencair\" width=\"500\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Es mencair akibat panas dari medium di sekelilingnya. (Sumber: Giphy.com)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Gimana, paham nggak nih? Lalu, gimana sih konsep termokimia dalam suatu persamaan? Yuk, kita simak penjelasan berikut:<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\"><strong>Persamaan Termokimia<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk melihat hubungan antara reaksi kimia dan panas yang terlibat dengan lebih nyata, kita bisa menggunakan persamaan termokimia. Persamaan ini <strong>menunjukkan bagaimana energi panas berhubungan dengan reaktan<\/strong> (zat-zat yang bereaksi) <strong>dan produk<\/strong> dalam suatu reaksi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh persamaan termokimia, kita bisa lihat pada reaksi pembakaran gas metana (CH<sub>\u2084<\/sub>) di udara, seperti di bawah ini:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><span style=\"font-weight: 400;\">CH<\/span><sub><span style=\"font-weight: 400;\">4 <\/span><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\">(g)<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">+ 2 O<\/span><sub><span style=\"font-weight: 400;\">2 <\/span><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\">(g)<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> \u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u2192 CO<\/span><sub><span style=\"font-weight: 400;\">2 <\/span><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\">(g)<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">+ 2 H<\/span><sub><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\">O (l) (\u0394\ud835\udc3b= \u2212890 kJ\/mol)<\/span><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>\u0394\ud835\udc3b<\/strong> disini adalah <strong>perubahan entalpi<\/strong>, yang <strong>menunjukkan apakah suatu reaksi menyerap atau melepaskan panas<\/strong>. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Besar \u0394\ud835\udc3b yang bernilai negatif<\/strong> menunjukkan <strong>reaksi tersebut adalah eksoterm<\/strong>, yaitu reaksi yang melepaskan panas. Jadi, setiap satu mol gas metana yang dibakar akan melepaskan 890 kJ energi dalam bentuk panas. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebaliknya, jika <strong>\u0394\ud835\udc3b<\/strong> dari suatu reaksi <strong>bernilai positif<\/strong> menunjukkan <strong>reaksi tersebut adalah reaksi endoterm<\/strong> atau reaksi yang menyerap panas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><strong><span style=\"font-size: 18pt;\">Perubahan Entalpi (\u0394H)<\/span><\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, sejauh ini mungkin kamu bertanya-tanya ya, entalpi itu apa sih? Kok dari tadi istilah entalpi disebut-sebut melulu. Oke, sekarang kita kenalan lebih dalam dengan entalpi. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Entalpi adalah <strong>total energi dalam suatu sistem pada tekanan tetap, termasuk energi panas<\/strong>. Namun, kita tahu juga nih kalo pada \u201cHukum Kekekalan Energi\u201d, menyatakan bahwa energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, hanya dapat diubah dari bentuk energi satu menjadi bentuk energi yang lain.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/memahami-hukum-kekekalan-energi\">Memahami Hukum Kekekalan Energi<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, yang dapat diukur hanyalah perubahan energi (\u0394E). Demikian juga halnya dengan entalpi, entalpi tidak dapat diukur, kita hanya dapat mengukur perubahan entalpi (\u0394H). Perubahan entalpi adalah <strong>total entalpi dari berlangsungnya suatu reaksi hingga menjadi produk<\/strong>.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rumus perubahan entalpi adalah:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u0394\ud835\udc3b = \ud835\udc3b<\/span><sub><span style=\"font-weight: 400;\">produk<\/span><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\"> \u2212 \ud835\udc3b<\/span><sub><span style=\"font-weight: 400;\">reaktan<\/span><\/sub><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u0394H bernilai negatif, artinya reaksi eksoterm dan panas dilepaskan dari sistem ke lingkungan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u0394H bernilai positif, artinya reaksi endoterm dan panas diserap dari lingkungan ke sistem.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/fb9a07a8-dccf-470c-a18a-8552f5210fa5.png\" alt=\"lustrasi rumus perubahan entalpi\" width=\"500\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, sistem dan lingkungan termokimia maksudnya seperti apa sih? Sistem adalah reaktan dan produknya. Sedangkan lingkungan adalah segala sesuatu di luar reaktan dan produknya. Ilustrasinya seperti di bawah ini.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/7eaa036d-117f-423e-82b1-a801aa16b06d.png\" alt=\"ilustrasi sistem dan lingkungan termokimia\" width=\"800\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\"><strong>Kalorimeter<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lanjut, yaaaa. Mungkin di antara kamu ada yang penasaran lagi nih, ada gak sih alat pengukur kalor dari suatu reaksi? Tentu ada! Namanya kalorimeter. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalorimeter adalah <strong>alat yang digunakan untuk mengukur jumlah kalor (panas) yang dilepaskan atau diserap<\/strong> selama suatu reaksi kimia berlangsung. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalorimeter, seperti gambar yang dapat kamu lihat di bawah ini, terdiri dari wadah isolasi yang dirancang agar panas dari reaksi tidak keluar, sehingga pengukuran kalor bisa dilakukan secara akurat.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/0ae64c31-3b91-4217-8fb5-44a82176fa44.png\" alt=\"gambar kalorimeter\" width=\"400\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Gambar Kalorimeter.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalorimeter terbagi menjadi dua jenis, yaitu kalorimeter bom dan kalorimeter sederhana. <strong>Kalorimeter bom<\/strong> adalah <strong>wadah logam tertutup tempat berlangsungnya reaksi<\/strong>, yang biasanya digunakan untuk mengukur jumlah kalor yang dilepaskan saat pembakaran sempurna. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan, <strong>kalorimeter sederhana<\/strong> atau biasa merupakan <strong>wadah yang diisolasi secara termal<\/strong> yang dapat dibuat dari wadah atau gelas yang sifatnya isolator (tidak menghantarkan panas).<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-dan-faktor-yang-memengaruhi-laju-reaksi\">Laju Reaksi dan Faktor-Faktor yang Memengaruhinya<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mengetahui besar kalori dari suatu reaksi, kamu bisa menggunakan rumus kalorimeter di bawah ini.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika menggunakan <strong>rumus<\/strong> <strong>kalorimeter bom<\/strong>, caranya sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Q<\/span><sub><span style=\"font-weight: 400;\">reaksi<\/span><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\"> = \u2013 (Q<\/span><sub><span style=\"font-weight: 400;\">kalorimeter<\/span><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\"> + Q<\/span><sub><span style=\"font-weight: 400;\">air<\/span><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Q<\/span><sub><span style=\"font-weight: 400;\">kalorimeter<\/span><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\"> = C<\/span><sub><span style=\"font-weight: 400;\">kalorimeter<\/span><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\"> \u00d7 \u2206T<\/span><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, untuk <strong>rumus<\/strong> <strong>kalorimeter sederhana<\/strong> adalah sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Q<\/span><sub><span style=\"font-weight: 400;\">reaksi<\/span><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\"> = \u2013 (Q<\/span><sub><span style=\"font-weight: 400;\">kalorimeter<\/span><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\"> + Q<\/span><sub><span style=\"font-weight: 400;\">larutan<\/span><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">atau<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Q<\/span><sub><span style=\"font-weight: 400;\">reaksi<\/span><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\"> = \u2013 Q<\/span><sub><span style=\"font-weight: 400;\">larutan<\/span><\/sub><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Q<\/span><sub><span style=\"font-weight: 400;\">reaksi<\/span><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\"> = m \u00d7 c \u00d7 \u2206T<\/span><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Keterangan: <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Q<\/span><sub><span style=\"font-weight: 400;\">reaksi<\/span><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\"> = kalor reaksi (J atau KJ)<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">m = massa (g atau kg)<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">c = kalor jenis (J\/g\u00b0C atau K\/kg K)<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">C<\/span><sub><span style=\"font-weight: 400;\">kalorimeter\u00a0 <\/span><\/sub><span style=\"font-weight: 400;\">= kapasitas kalor pada kalorimeter (J\u00b0C-1 atau JK-1)<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u2206T = perubahan suhu (\u00b0C atau K)<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><strong><span style=\"font-size: 18pt;\">Contoh Soal Cara Menghitung Perubahan Entalpi<\/span><\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Agar lebih paham tentang materi termokimia, mari kita coba kerjakan contoh soal termokimia berikut.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berapa perubahan entalpi dari reaksi pembakaran 2 mol metana (CH<sub>\u2084<\/sub>)? Jika \u0394H untuk reaksi pembakaran 1 mol metana adalah -890 kJ\/mol.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyelesaiannya sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Diketahui \u0394H pembakaran 1 mol metana adalah -890 kJ\/mol. Maka, untuk 2 mol metana:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u0394H<sub>total<\/sub> = 2 \u00d7 (\u2212890 kJ\/mol) = \u22121.780kJ<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya, untuk membakar 2 mol metana, akan dilepaskan 1.780 kJ energi panas. Ini adalah contoh reaksi eksoterm, di mana panas dilepaskan selama proses pembakaran.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bagaimana, apakah kamu sudah cukup paham dengan materi termokimia di atas? <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Termokimia bukan hanya sekadar teori yang ada di buku teks, melainkan ilmu yang sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari. Konsep-konsep termokimia bisa membantu kamu memahami bagaimana panas dan energi bekerja dalam reaksi kimia. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Yuk, terus belajar dan eksplorasi ilmu sains di sekitar kita! <\/span>Kalau kamu merasa tertarik untuk mempelajari materi ini lebih dalam lagi, kamu bisa coba belajar bareng kakak-kakak Tutor berpengalaman di <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/privat\/kimia\">Ruangguru Privat<\/a><\/strong>!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Belajar nggak cuma menyenangkan, tapi kamu juga bakal diajari konsepnya sampai paham! Para pengajar di Ruangguru Privat juga sudah terstandarisasi kualitasnya, loh. Kamu juga bisa pilih nih, mau diajarkan secara langsung (<em>offline<\/em>) atau daring (<em>online<\/em>). Fleksibel, kan? Untuk info lebih lanjut, cuss klik link berikut!<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/cta.ruangguru.com\/blog-rg-10-privat-b\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/84b6f2c7-9c9c-480d-a218-7961334af9ce.png\" alt=\"CTA Ruangguru Privat\" width=\"820\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Munasprianto, R. Kimia Kelas XI SMA. 2022. [Daring]. Tautan: https:\/\/static.buku.kemdikbud.go.id\/content\/pdf\/bukuteks\/kurikulum21\/Kimia-BS-KLS-XI.pdf (Diakses pada 30 September 2024)<\/p>\n<p><strong>Sumber Gambar:<\/strong><\/p>\n<p>GIF &#8216;Es Mencair&#8217;. [Daring]. Tautan: https:\/\/giphy.com\/gifs\/black-and-white-ice-rad-IIV8h7iMDr3P2 (Diakses pada 1 Februari 2025)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Yuk, kita belajar apa yang dimaksud dengan termokimia, persamaan termokimia, perubahan entalpi, hingga kalorimeter. Simak baik-baik di artikel Kimia kelas 11 ini, ya! &#8212; &nbsp; Apakah kamu pernah bertanya-tanya, kenapa tubuh kita bisa tetap hangat meski cuaca dingin? Atau kenapa es batu di minuman dingin yang kita beli perlahan meleleh? Nah, kedua fenomena tersebut adalah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":308,"featured_media":21971,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1738411799:1"],"_edit_last":["1"],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/98ca4d93-5569-4d29-a224-8f7915123354.png"],"_aioseo_title":["Konsep Termokimia: Pengertian, Persamaan &amp; Contoh Soal"],"_aioseo_description":["Yuk, kita belajar apa yang dimaksud dengan termokimia, persamaan termokimia, perubahan entalpi, hingga kalorimeter. Simak baik-baik di artikel ini, ya!"],"_aioseo_keywords":[""],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":[""],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_yoast_wpseo_title":["Konsep Termokimia: Pengertian, Persamaan & Contoh Soal"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Yuk, kita belajar apa yang dimaksud dengan termokimia, persamaan termokimia, perubahan entalpi, hingga kalorimeter. Simak baik-baik di artikel ini, ya!"]},"categories":[548,550],"tags":[31,34,10,37],"class_list":["post-21971","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kimia","category-kimia-sma-kelas-11","tag-kelas-11","tag-kimia-xi","tag-konsep-pelajaran","tag-sma"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Konsep Termokimia: Pengertian, Persamaan &amp; Contoh Soal<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Yuk, kita belajar apa yang dimaksud dengan termokimia, persamaan termokimia, perubahan entalpi, hingga kalorimeter. Simak baik-baik di artikel ini, ya!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/konsep-termokimia\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Konsep Termokimia: Pengertian, Persamaan &amp; Contoh Soal\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Yuk, kita belajar apa yang dimaksud dengan termokimia, persamaan termokimia, perubahan entalpi, hingga kalorimeter. Simak baik-baik di artikel ini, ya!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/konsep-termokimia\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-02-01T12:11:59+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Deksa Nurfadhilah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Deksa Nurfadhilah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/konsep-termokimia\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/konsep-termokimia\",\"name\":\"Konsep Termokimia: Pengertian, Persamaan & Contoh Soal\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/konsep-termokimia#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/konsep-termokimia#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/98ca4d93-5569-4d29-a224-8f7915123354.png\",\"datePublished\":\"2025-02-01T12:11:59+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/8e11310f42d95192bf167d3d32249092\"},\"description\":\"Yuk, kita belajar apa yang dimaksud dengan termokimia, persamaan termokimia, perubahan entalpi, hingga kalorimeter. Simak baik-baik di artikel ini, ya!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/konsep-termokimia#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/konsep-termokimia\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/konsep-termokimia#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/98ca4d93-5569-4d29-a224-8f7915123354.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/98ca4d93-5569-4d29-a224-8f7915123354.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/konsep-termokimia#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Konsep Termokimia: Pengertian, Persamaan &#038; Contoh Soal | Kimia Kelas 11\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/8e11310f42d95192bf167d3d32249092\",\"name\":\"Deksa Nurfadhilah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/db867a5743bae18f8dd60de72483e11bcf5fbf2681fb2200af9aeb4a69e82a6c?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/db867a5743bae18f8dd60de72483e11bcf5fbf2681fb2200af9aeb4a69e82a6c?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Deksa Nurfadhilah\"},\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/deksa-nurfadhilah\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Konsep Termokimia: Pengertian, Persamaan & Contoh Soal","description":"Yuk, kita belajar apa yang dimaksud dengan termokimia, persamaan termokimia, perubahan entalpi, hingga kalorimeter. Simak baik-baik di artikel ini, ya!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/konsep-termokimia","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Konsep Termokimia: Pengertian, Persamaan & Contoh Soal","og_description":"Yuk, kita belajar apa yang dimaksud dengan termokimia, persamaan termokimia, perubahan entalpi, hingga kalorimeter. Simak baik-baik di artikel ini, ya!","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/konsep-termokimia","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2025-02-01T12:11:59+00:00","author":"Deksa Nurfadhilah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Deksa Nurfadhilah","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/konsep-termokimia","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/konsep-termokimia","name":"Konsep Termokimia: Pengertian, Persamaan & Contoh Soal","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/konsep-termokimia#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/konsep-termokimia#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/98ca4d93-5569-4d29-a224-8f7915123354.png","datePublished":"2025-02-01T12:11:59+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/8e11310f42d95192bf167d3d32249092"},"description":"Yuk, kita belajar apa yang dimaksud dengan termokimia, persamaan termokimia, perubahan entalpi, hingga kalorimeter. Simak baik-baik di artikel ini, ya!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/konsep-termokimia#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/konsep-termokimia"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/konsep-termokimia#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/98ca4d93-5569-4d29-a224-8f7915123354.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/98ca4d93-5569-4d29-a224-8f7915123354.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/konsep-termokimia#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Konsep Termokimia: Pengertian, Persamaan &#038; Contoh Soal | Kimia Kelas 11"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/8e11310f42d95192bf167d3d32249092","name":"Deksa Nurfadhilah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/db867a5743bae18f8dd60de72483e11bcf5fbf2681fb2200af9aeb4a69e82a6c?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/db867a5743bae18f8dd60de72483e11bcf5fbf2681fb2200af9aeb4a69e82a6c?s=96&d=mm&r=g","caption":"Deksa Nurfadhilah"},"url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/deksa-nurfadhilah"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21971","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/308"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21971"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21971\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21984,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21971\/revisions\/21984"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21971"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21971"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21971"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21971"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}