{"id":2233,"date":"2025-05-08T07:56:00","date_gmt":"2025-05-08T00:56:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=2233"},"modified":"2025-05-09T19:14:11","modified_gmt":"2025-05-09T12:14:11","slug":"teknik-mengumpulkan-data-penelitian-kualitatif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/teknik-mengumpulkan-data-penelitian-kualitatif","title":{"rendered":"Teknik Mengumpulkan Data pada Penelitian Kualitatif | Sosiologi Kelas 10"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/65314617-3928-4e69-b16b-d84ebf0eb44b.png\" alt=\"Teknik Mengumpulkan Data Pada Penelitian Kuantitatif\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/c\/sosiologi\/sosiologi-sma-kelas-10\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Artikel Sosiologi kelas 10<\/a><\/strong> ini membahas tentang teknik mengumpulkan data pada penelitian kualitatif. Yuk simak!<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"text-align: justify; background-color: transparent;\">Siapa dari kamu yang sudah pernah melakukan penelitian kualitatif? Untuk kalian yang sudah pernah melakukan penelitian kualitatif, pasti sudah pernah merasakan tantangan dalam mengumpulkan datanya, kan? <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"text-align: justify; background-color: transparent;\">Untuk penelitian kualitatif yang lebih menekankan pemaparan secara deskriptif, ada beberapa cara untuk mengumpulkan datanya. Apa saja, ya? <\/span>Cara-cara tersebut antara lain teknik observasi, wawancara mendalam, kajian dokumen, dan <em>Focus Group Discussion<\/em>. Yuk, dibahas satu persatu!<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter \" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/a1f49543-0133-4988-b38f-5bebb6b1e2f8.jpg\" alt=\"Teknik Pengumpulan Data Kualitatif\" width=\"400\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Kira-kira, kata apa lagi ya, yang berhubungan dengan penelitian? (Sumber: Freepik)<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">1. Teknik Observasi<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Teknik observasi adalah salah satu teknik pengumpulan data kualitatif yang dianjurkan untuk mendapatkan data-data deskriptif. Teknik observasi berasal dari kata <em>observation <\/em>yang berarti pengamatan. Teknik observasi digunakan untuk memahami pola, norma, dan makna perilaku dari informan yang diteliti.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ternyata, ada 2 jenis observasi, lho. Kedua jenis observasi tersebut yaitu observasi partisipatif dan observasi non-partisipan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">a. Observasi partisipatif<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Observasi partisipatif <\/strong>adalah observasi yang dilakukan\u00a0peneliti dengan mengamati dan berpartisipasi langsung dengan kehidupan informan yang sedang diteliti.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Contoh dari observasi partisipan adalah peneliti yang memutuskan tinggal di Suku Dayak selama satu bulan untuk melihat langsung adat-adat pernikahan di sana yang kemudian digunakan untuk data penelitiannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/menyusun-laporan-penelitian-yuk\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Menyusun Laporan Penelitian, Yuk!<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">b. Observasi non-partisipan<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lalu, apa bedanya dengan observasi non-partisipan? Pada\u00a0<strong>Observasi non-partisipan,\u00a0<\/strong>peneliti tidak terlibat aktif dalam kehidupan informan, tetapi hanya menjadi pengamat independen.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Contoh dari observasi non-partisipan adalah peneliti yang hanya datang 2 atau 3 kali ke Suku Dayak untuk melihat adat-adat pernikahan di sana.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, kamu tau nggak, apa sih kelebihan teknik observasi? Kamu bisa terlibat langsung dengan keseharian informan dan dapat mengetahui subjek penelitiannya secara langsung. Sedangkan kelemahannya adalah keseharian subjek penelitiannya bisa terganggu.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px;\"><span style=\"background-color: transparent; color: #000000; font-size: 18pt;\">2. Wawancara Mendalam<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"background-color: transparent; color: #008080;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter \" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/33e7b591-9003-450b-ad25-0b2ccdef5a52.jpg\" alt=\"Teknik Pengumpulan Data Kualitatif\" width=\"400\" \/><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Siapa yang sudah pernah melakukan wawancara? (Sumber: Freepik)<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Teknik wawancara mendalam bisa kamu lakukan jika kamu butuh data deskriptif yang cukup banyak. Metode ini sering digunakan bersamaan dengan penggunaan metode observasi. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Untuk penelitian kualitatif, pertanyaan yang digunakan dalam wawancara merupakan pertanyaan terbuka, sehingga informan bisa menjawab dengan lebih komprehensif.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Dengan menggunakan metode wawancara, kamu bisa mendapatkan informasi primer dari informan dan juga bisa berinteraksi secara langsung. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Tetapi, kelemahannya antara lain tingkat komprehensif pada hasilnya sangat bergantung dengan seberapa banyak kamu bisa menggali informasi dari informan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">3. Kajian Dokumen<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Kamu juga bisa menggunakan kajian dokumen untuk mencari data penelitian kualitatifmu. Contoh kajian dokumen yang bisa digunakan antara lain meneliti naskah lama, foto-foto, film, maupun hasil penelitian sebelumnya atau buku yang terkait dengan penelitianmu.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">4. <em>Focus Group Discussion<\/em><\/span><\/h2>\n<p><em><span style=\"background-color: transparent; color: #008080;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter \" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/ad5f6db0-95e6-4aa5-9386-4e941a940055.jpg\" alt=\"Teknik Penelitian Kualitaitf\" width=\"400\" \/><\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Focus Group Discussion itu seru, lho! (Sumber: Freepik)<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Metode terakhir yang bisa kamu gunakan untuk memperoleh data kualitatif adalah <em>Focus Group Discussion<\/em>. <em>Focus Group Discussion<\/em> merupakan\u00a0<\/span><span style=\"background-color: transparent;\">salah satu bentuk teknik wawancara kelompok yang dilakukan peneliti untuk memetakan masalah awal penelitian dan memahami fokus kelompok kecil yang sedang diteliti. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Metode ini tidak hanya digunakan untuk penelitian saja, lho. Beberapa perusahaan dan institusi pemberi beasiswa juga menggunakan metode ini untuk menyeleksi pendaftarnya. Siapa yang sudah pernah? Tunjuk tangan!\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bagaimana, <em>guys<\/em>? Ternyata ada beberapa yaa metode yang bisa kamu gunakan untuk mendapatkan data kualitatif. Ceritakan pengalamanmu selama melakukan penelitian kualitatif dong! Tulis di kolom komentar ya. Untuk kamu yang mau belajar lebih lanjut, kuy belajar bersama di <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/ruangbelajar\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: bold;\">ruangbelajar<\/span><\/a>!<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/bayar.ruangguru.com\/\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/ceb472c4-1feb-4a1d-afdf-4f92234a63d0.jpg\" alt=\"CTA Ruangguru\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Sumber Gambar:<\/strong><\/p>\n<p>Gambar \u2018Environmental audit concept illustration\u2019 [Daring]. Tautan: https:\/\/www.freepik.com\/free-vector\/environmental-audit-concept-illustration_23506362.htm#fromView=search&amp;page=1&amp;position=1&amp;uuid=bff3a9a9-3cb7-4ec2-a4db-7e1ec5a0edad (Diakses: 16 Juni 2024)<\/p>\n<p>Gambar &#8216;Consulting concept illustration&#8217; [Daring]. Tautan: https:\/\/www.freepik.com\/free-vector\/consulting-concept-illustration_8960464.htm#fromView=search&amp;page=1&amp;position=4&amp;uuid=6d67e6e7-de58-481f-ae5e-b4afc3b57227 (Diakses: 16 Juni 2024)<\/p>\n<p>Gambar &#8216;Group therapy concept&#8217; [Daring]. Tautan: https:\/\/www.freepik.com\/free-vector\/group-therapy-concept_9909089.htm#fromView=search&amp;page=1&amp;position=2&amp;uuid=e5ce4727-5c80-47fa-aa98-19c543fa814b (Diakses: 16 Juni 2024)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Artikel Sosiologi kelas 10 ini membahas tentang teknik mengumpulkan data pada penelitian kualitatif. Yuk simak! &#8212; &nbsp; Siapa dari kamu yang sudah pernah melakukan penelitian kualitatif? Untuk kalian yang sudah pernah melakukan penelitian kualitatif, pasti sudah pernah merasakan tantangan dalam mengumpulkan datanya, kan? Untuk penelitian kualitatif yang lebih menekankan pemaparan secara deskriptif, ada beberapa cara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":40,"featured_media":2233,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/65314617-3928-4e69-b16b-d84ebf0eb44b.png"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1746792710:1"],"_aioseo_title":["Teknik Mengumpulkan Data pada Penelitian Kualitatif"],"_aioseo_description":["Buat kamu yang sedang melakukan penelitian kualitatif, kuy baca artikel ini! Ternyata cara untuk mendapatkan datanya sangat banyak, lho. Keep scrolling!"],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_knawatfibu_alt":["Teknik Mengumpulkan Data pada Penelitian Kualitatif"],"_wp_old_date":["2022-08-06"],"_yoast_wpseo_title":["Teknik Mengumpulkan Data pada Penelitian Kualitatif"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Buat kamu yang sedang melakukan penelitian kualitatif, kuy baca artikel ini! Ternyata cara untuk mendapatkan datanya sangat banyak, lho. Keep scrolling!"]},"categories":[534,538],"tags":[52,10,37,106],"class_list":["post-2233","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sosiologi","category-sosiologi-sma-kelas-10","tag-kelas-10","tag-konsep-pelajaran","tag-sma","tag-sosiologi-x"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Teknik Mengumpulkan Data pada Penelitian Kualitatif<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Buat kamu yang sedang melakukan penelitian kualitatif, kuy baca artikel ini! Ternyata cara untuk mendapatkan datanya sangat banyak, lho. Keep scrolling!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/teknik-mengumpulkan-data-penelitian-kualitatif\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Teknik Mengumpulkan Data pada Penelitian Kualitatif\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Buat kamu yang sedang melakukan penelitian kualitatif, kuy baca artikel ini! Ternyata cara untuk mendapatkan datanya sangat banyak, lho. Keep scrolling!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/teknik-mengumpulkan-data-penelitian-kualitatif\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-05-08T00:56:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-09T12:14:11+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Embun Bening Diniari\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Embun Bening Diniari\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/teknik-mengumpulkan-data-penelitian-kualitatif\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/teknik-mengumpulkan-data-penelitian-kualitatif\",\"name\":\"Teknik Mengumpulkan Data pada Penelitian Kualitatif\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/teknik-mengumpulkan-data-penelitian-kualitatif#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/teknik-mengumpulkan-data-penelitian-kualitatif#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/65314617-3928-4e69-b16b-d84ebf0eb44b.png\",\"datePublished\":\"2025-05-08T00:56:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-09T12:14:11+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/251008c4d9cd68437391ed27cd2c7418\"},\"description\":\"Buat kamu yang sedang melakukan penelitian kualitatif, kuy baca artikel ini! Ternyata cara untuk mendapatkan datanya sangat banyak, lho. Keep scrolling!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/teknik-mengumpulkan-data-penelitian-kualitatif#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/teknik-mengumpulkan-data-penelitian-kualitatif\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/teknik-mengumpulkan-data-penelitian-kualitatif#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/65314617-3928-4e69-b16b-d84ebf0eb44b.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/65314617-3928-4e69-b16b-d84ebf0eb44b.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/teknik-mengumpulkan-data-penelitian-kualitatif#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Teknik Mengumpulkan Data pada Penelitian Kualitatif | Sosiologi Kelas 10\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/251008c4d9cd68437391ed27cd2c7418\",\"name\":\"Embun Bening Diniari\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Embun Bening Diniari\"},\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/embun-bening-diniari\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Teknik Mengumpulkan Data pada Penelitian Kualitatif","description":"Buat kamu yang sedang melakukan penelitian kualitatif, kuy baca artikel ini! Ternyata cara untuk mendapatkan datanya sangat banyak, lho. Keep scrolling!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/teknik-mengumpulkan-data-penelitian-kualitatif","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Teknik Mengumpulkan Data pada Penelitian Kualitatif","og_description":"Buat kamu yang sedang melakukan penelitian kualitatif, kuy baca artikel ini! Ternyata cara untuk mendapatkan datanya sangat banyak, lho. Keep scrolling!","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/teknik-mengumpulkan-data-penelitian-kualitatif","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2025-05-08T00:56:00+00:00","article_modified_time":"2025-05-09T12:14:11+00:00","author":"Embun Bening Diniari","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Embun Bening Diniari","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/teknik-mengumpulkan-data-penelitian-kualitatif","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/teknik-mengumpulkan-data-penelitian-kualitatif","name":"Teknik Mengumpulkan Data pada Penelitian Kualitatif","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/teknik-mengumpulkan-data-penelitian-kualitatif#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/teknik-mengumpulkan-data-penelitian-kualitatif#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/65314617-3928-4e69-b16b-d84ebf0eb44b.png","datePublished":"2025-05-08T00:56:00+00:00","dateModified":"2025-05-09T12:14:11+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/251008c4d9cd68437391ed27cd2c7418"},"description":"Buat kamu yang sedang melakukan penelitian kualitatif, kuy baca artikel ini! Ternyata cara untuk mendapatkan datanya sangat banyak, lho. Keep scrolling!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/teknik-mengumpulkan-data-penelitian-kualitatif#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/teknik-mengumpulkan-data-penelitian-kualitatif"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/teknik-mengumpulkan-data-penelitian-kualitatif#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/65314617-3928-4e69-b16b-d84ebf0eb44b.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/65314617-3928-4e69-b16b-d84ebf0eb44b.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/teknik-mengumpulkan-data-penelitian-kualitatif#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Teknik Mengumpulkan Data pada Penelitian Kualitatif | Sosiologi Kelas 10"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/251008c4d9cd68437391ed27cd2c7418","name":"Embun Bening Diniari","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Embun Bening Diniari"},"url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/embun-bening-diniari"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2233","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/40"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2233"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2233\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23123,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2233\/revisions\/23123"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2233"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2233"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2233"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2233"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}