{"id":23278,"date":"2025-06-02T09:25:51","date_gmt":"2025-06-02T02:25:51","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?p=23278"},"modified":"2025-06-12T13:51:12","modified_gmt":"2025-06-12T06:51:12","slug":"sejarah-perang-dingin","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-perang-dingin","title":{"rendered":"Perang Dingin: Pengertian, Latar Belakang, Negara &#038; Dampak | Sejarah Kelas 12"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/27e346c5-52f9-40e4-b1f7-b0850d8fd8c0.png\" alt=\"Perang Dingin\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Perang Dingin itu emangnya apa sih? Apa perang lempar-lemparan es batu gitu? Atau perang sambil main ujan? Nah, <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/c\/sejarah\/sejarah-sma-kelas-12\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">artikel Sejarah kelas 12<\/a><\/strong> ini mau jawab pertanyaan itu. Yok kita cari tahu bareng-bareng!<\/span><\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dari ribuan tahun lalu, perang antar manusia sering terjadi. Dua kelompok yang berseberangan biasanya nyerang satu sama lain dalam medan pertempuran. Mereka juga berlomba-lomba buat cari cara ngalahin musuhnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tapiii, beda kasus nih sama Perang Dingin.<\/span><strong> Dua pihak yang berkonflik tidak berhadapan secara langsung di medan perang<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Kok bisa gitu?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Yuk simak sejarah Perang Dingin!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Pengertian Perang Dingin<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apa itu Perang Dingin? Dan apa sih pengertian dari Perang Dingin?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi <\/span><strong>Perang Dingin adalah konflik antara Amerika Serikat (AS) dengan Uni Soviet yang terjadi pada kurun waktu 1947 sampai dengan 1991<\/strong>.<span style=\"font-weight: 400;\"> Ciri perang dingin adalah <\/span><strong>satu kondisi ketika perang terjadi secara tidak langsung antara dua belah pihak<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Jadi kayak perang tapi dalam diam gitu gaes.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Biar gampang kebayang, perang dingin itu kayak main catur. Ada pemain catur dan bidak catur. Jadi pemain catur itu yang mengendalikan bidak caturnya tanpa harus berperang satu sama lain. Biar yang nyerang dan saling makan adalah bidak-bidak catur ini. Kurang lebih gitu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nama <\/span><strong>Perang Dingin pertama kali dipopulerkan oleh Walter Lippman<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">dalam bukunya yang berjudul <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Cold War<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang artinya \u201cPerang Dingin\u201d. Nah, nama ini kemudian <\/span><strong>populer dan mulai banyak digunakan di media massa <\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">pada zaman-zaman itu. Baru deh, nama itu menyebar dan dipahami deh oleh masyarakat umum.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi gimana sih awal sejarahnya Perang Dingin ini?<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Latar Belakang Perang Dingin<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum kita bahas latar belakang, pertama-tama kita harus tau konteksnya dulu nih\u2026 Jadi, setelah Perang Dunia 2 selesai, <\/span><strong>Jerman menderita kekalahan di Eropa dan pihak Sekutu menjadi pemenang perang<\/strong>.<span style=\"font-weight: 400;\"> Dua di antara negara yang menang ini adalah Amerika Serikat (AS) dan Uni Soviet (Soviet).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perang-dunia-2\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Perang Dunia II: Latar Belakang, Penyebab, dan Dampaknya | Sejarah Kelas 11<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun dua negara ini ada di satu tim, AS sama Soviet ini punya karakter yang beda nih pemirsa. <\/span><strong>AS merupakan negara dengan sistem ekonomi kapitalisme<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> yang sangat mendorong adanya<\/span><strong> pasar bebas<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan disokong oleh sistem<\/span><strong> pemerintahan demokrasi<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, Soviet beda banget. <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/seri-revolusi-dunia-revolusi-rusia\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Soviet<\/a><\/strong> menganut <\/span><strong>sistem ekonomi komunisme<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> yang menekankan pada <\/span><strong>penguasaan sumber ekonomi secara terpusat oleh negara<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan menjalankan<\/span><strong> sistem politik sosialisme-komunisme<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi yang satu ingin adanya pasar bebas, yang satu pengen ekonomi terpusat dan dikontrol. Ini juga menjadi alasan mengapa Perang Dingin identik dengan perkembangan ideologi. AS dan Soviet berusaha <\/span><strong>menyebarkan ideologi pemerintahan dan doktrin ekonomi mereka ke negara-negara di dunia<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi kenapa sih bisa sampe perang?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perang Dingin muncul sebagai <\/span><strong>akibat dari kondisi ekonomi Eropa bahkan dunia yang rusak kerena Perang Dunia 2<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Banyak infrastruktur kota, pemerintahan, dan ekonomi yang hancur berantakan. Nah, makanya kondisi ekonomi dan politik Eropa menjadi faktor penyebab Perang Dingin.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sebab utama dari Perang Dingin<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> ini adalah ketika Amerika Serikat memberi bantuan kepada negara-negara Eropa dengan program <\/span><strong>Marshall Plan<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">pada tahun <\/span><strong>1947<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Program ini adalah<\/span><strong> bantuan ekonomi kepada negara-negara untuk pembangunan<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter \" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/9291c45f-8a44-48dd-a538-0e5b4c1e35b5.png\" alt=\"Marshall Plan\" width=\"400\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Label yang digunakan pada paket bantuan yang dibuat dan dikirim berdasarkan Marshall Plan. (Sumber: Wikipedia.org)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, banyak nih negara-negara di Eropa, khususnya <\/span><strong>Eropa Barat<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, dapet bantuan ekonomi ini dari Amerika Serikat. Soviet ga suka dengan hal ini karena artinya negara-negara Eropa bakal nurut dan ngikut AS. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Soviet kemudian juga ikut membantu negara-negara Eropa Timur dengan<\/span><strong> bantuan ekonomi bernama Molotov Plan<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, yang tujuan dari kebijakan ini sama dengan Marshall Plan. Di sini lah perang pengaruh antara AS dan Soviet di negara-negara dunia dimulai.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Eits, satu lagi yang bikin Perang Dingin ini jadi super ngeri. Masing-masing negara mengembangkan teknologi militer yang mematikan, yaitu <\/span><strong>senjata nuklir<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Nuklir ini bukan senjata biasa tapi <\/span><strong>senjata pemusnah masal yang bisa menghancurkan satu kota dalam hitungan menit<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya udah ada yaitu kota Hiroshima dan Nagasaki di Jepang. Duh, makanya pada saat itu kalo beneran terjadi perang langsung antara kedua negara, bisa-bisa dunia hancur gaess\u2026<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kekalahan-kekalahan-jepang\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kekalahan Jepang: Pertempuran Midway, Solomon, hingga Iwo Jima | Sejarah Kelas 11<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Tujuan<b> Perang Dingin<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Emang apa sih yang didapet dari perang ini?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Amerika Serikat dan Soviet pengen supaya pengaruh doktrin ekonomi dan politik mereka bertahan di dunia<\/strong>.<span style=\"font-weight: 400;\"> Caranya adalah dengan ngumpulin sebanyak-banyaknya penganut. Hm\u2026 Jadi kayak ngumpulin orang-orang buat masuk geng di sekolah gitu ya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, jadi kalo bisa disimpulin, <\/span><strong>tujuan Perang Dingin adalah usaha memperluas wilayah kekuasaan dengan cara menjalin hubungan ekonomi dan politik ideologi ke negara-negara di dunia<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan demikian, <\/span><strong>AS dan Soviet mendukung satu negara atau pemerintahan yang sedang berperang<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Dua negara tersebut menjadi dalang dari perang yang berlangsung. Biasanya konsep ini disebut dengan<\/span><em><strong> proxy war<\/strong><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> atau <\/span><strong>perang tidak langsung<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Jalannya Perang Dingin<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perang Dingin terbagi menjadi <\/span><strong>tiga fase<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Fase pertama dari tahun <\/span><strong>1948 sampai dengan 1969<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> ditandai dengan adu kekuatan militer dan teknologi perang antar kedua negara dan negara-negara yang terlibat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di fase pertama, terjadi beberapa peristiwa penting yang menunjukkan dampak dari perang dingin. Misalnya, <\/span><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-12-belajar-sejarah-konflik-asia-timur-dari-drama-korea\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Perang Korea<\/strong><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> (1950-1953), <\/span><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-12-revolusi-kuba-tetangga-yang-menjadi-ancaman-amerika-serikat\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Perang Revolusi Kuba<\/strong> <\/a><span style=\"font-weight: 400;\">(1952-1959), dan <\/span><strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/peristiwa-kontemporer-dunia-runtuhnya-tembok-berlin-jerman\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pembangunan Tembok Berlin<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> (1961). Peristiwa-peristiwa tersebut adalah tanda meluasnya pengaruh AS dan Soviet ke berbagai kawasan di dunia dari <\/span><strong>Eropa<\/strong>, <strong>Amerika Latin<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, sampai dengan <\/span><strong>Asia<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain dari aspek militer, baik Soviet maupun AS saling berlomba-lomba<\/span><strong> mengembangkan teknologi ruang angkasa<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Peristiwa ini biasa disebut <\/span><em><strong>space race<\/strong><\/em> <span style=\"font-weight: 400;\">atau \u201cperlombaan ruang angkasa\u201d.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fase kedua adalah <\/span><strong>fase <em>detente<\/em><\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">dari <\/span><b>1969 sampai 1978<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Detente secara konsep artinya <\/span><strong>meredakan<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Kenapa sih antara AS dan Soviet ini sepakat untuk detente? <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini tidak lepas sebagai<\/span> <strong>salah satu upaya meredakan perang dingin<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Soalnya, baik AS maupun Soviet udah mulai capek nih terlibat perang di berbagai negara, makanya mereka <\/span><strong>mencoba untuk \u201cberdamai\u201d dan memperbaiki hubungan antar kedua negara<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada fase ini baik AS maupun Soviet <\/span><strong>sama-sama menahan diri<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk tidak lagi berperang dan mulai mengadakan <\/span><strong>dialog dan negosiasi dalam menangani konflik<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Pada masa ini juga banyak keputusan-keputusan untuk menarik diri dari perang terjadi. Seperti<\/span><strong> penarikan pasukan AS dari Vietnam<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk mengakhiri <\/span><strong>Perang Vietnam<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> yang terjadi sejak 1955.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-12-sejarah-runtuhnya-vietnam-selatan-dan-bersatunya-menyatunya-vietnam\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sejarah Runtuhnya Vietnam Selatan | Sejarah Kelas 12<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Yang terakhir,<\/span> <strong>fase ketiga<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> yang ditandai dengan kembali tegangnya hubungan antara AS dan Soviet <\/span><strong>sejak 1978<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Keterlibatan Soviet dan AS dalam perang mulai terjadi lagi. Salah satunya adalah <\/span><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-12-kronologi-terjadinya-perang-afghanistan-dan-uni-sovieti\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Perang Afghanistan<\/strong><\/a> <span style=\"font-weight: 400;\">pada <\/span><strong>1978<\/strong><b>.<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Hal ini kemudian menjadi fase akhir dari perang yang diakhiri oleh <\/span><strong>bubarnya Uni Soviet pada 1992<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi nih, perkembangan Perang Dingin menjadi semakin ruwet ketika negara-negara komunis juga semakin ga kompak.<\/span><strong> Republik Rakyat Cina dan Soviet yang merupakan dua negara komunis terbesar saling memusuhi satu sama lain<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Mereka mengembangkan paham komunisme di negaranya yang beda banget. Belum lagi <\/span><strong>masalah dalam negeri masing-masing negara komunis pada tahun 1980-an tuh diwarnai dengan perpecahan dan krisis ekonomi<\/strong>.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Negara dan Tokoh Perang Dingin<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kayak yang udah dijelasin di atas, selama Perang Dingin negara-negara di dunia kebagi jadi dua kelompok besar, yaitu <\/span><strong>Blok Barat<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> yang dipimpin AS dan <\/span><strong>Blok Timur<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">yang dipimpin Soviet. Sekarang kita coba liat beberapa contoh -negara-negara yang terlibat Perang Dingin.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">Blok Barat<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di tim Blok Barat ada <\/span><strong>Amerika Serikat<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">(pastinya),<\/span> <strong>Inggris<\/strong>, <strong>Denmark<\/strong>, <strong>Jerman Barat<\/strong>, dan <strong>Italia<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Nah, tim Blok Barat ini punya pakta militer yang namanya <\/span><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/organisasi-militer-internasional\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>NATO <\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">(North Atlantic Treaty Organization). <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pakta militer tuh kayak geng militer buat saling jaga dan lindungin negara-negara anggota di dalamnya<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. NATO sendiri dibentuk tahun<\/span><strong> 4 April 1949<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> atas inisiasi Amerika Serikat dan Inggris. Bukan cuma soal <\/span><strong>keamanan<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">aja, tapi juga<\/span><strong> teknologi militer <\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><strong>pertahanan<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain negara-negara yang terlibat langsung, Perang Dingin juga dimotori oleh orang-orang penting yang dianggap menjadi tokoh Perang Dingin. Di Blok Barat ada <\/span><strong>Harry Truman<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><strong>Eisenhower<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><strong>John F. Kennedy<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><strong>Richard Nixon<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><strong>Jimmy Carter<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><strong>Ronald Reagan<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">(semuanya adalah Presiden AS), <\/span><strong>Winston Churchill<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, dan <\/span><strong>Margaret Thatcher<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> (dua-duanya adalah Perdana Menteri Kerajaan Britania Raya).<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter \" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/ebad5a21-e6c6-49b9-9549-791dc6aca746.png\" alt=\"NATO dan Pakta Warsawa\" width=\"400\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Ilustrasi Persebaran Kekuatan NATO dan Pakta Warsawa (Sumber: Wikipedia.org)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">Blok Timur<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terus di tim Blok Timur kebanyakan negara-negara yang ada di Eropa Timur seperti <\/span><strong>Soviet<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><strong>Polandia<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><strong>Rumania<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><strong>Jerman Timur<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, dan <\/span><strong>Hungaria<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sama nih kayak negara-negara dari tim Blok Barat, Blok Timur juga punya pakta militer bernama <\/span><strong>Pakta Warsawa<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> yang <\/span><strong>dibentuk pada 14 Mei 1955<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Nama Warsawa sendiri diambil dari nama ibukota Polandia yaitu <\/span><strong>Warsawa<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">yang menjadi<\/span> <strong>tempat dibentuknya organisasi militer ini<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Di Asia dan Amerika Selatan, ada juga negara-negara yang awalnya condong ke Blok Timur ini kayak <\/span><strong>Republik Rakyat Cina<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span><strong>Kuba<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">(sejak 1959).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tokoh-tokoh Perang Dingin di Blok Timur juga kebanyakan itu Perdana Menteri atau ketua Partai Komunis Uni Soviet seperti <\/span><strong>Joseph Stalin<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><strong>Nikita Krushchev<\/strong>, <strong>Leonid Breznev<\/strong>, dan<strong> Mikhail Gorbachev<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Selain itu juga ada nama-nama tokoh Perang Dingin seperti <\/span><strong>Vyacheslav Molotov<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> (penggagas Molotov Plan), <\/span><strong>Fidel Castro<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> (Presiden Kuba), dan<\/span><strong> Mao Zedong<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> (Pemimpin Cina).<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter \" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/f73d02c5-ea10-43a6-8bb7-0d3b9bc80171.jpeg\" alt=\"Mao Zedong &amp; Joseph Stalin\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Mao Zedong dan Joseph Stalin di Moscow, Desember 1949 (Sumber: Wikipedia.org)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Indonesia dalam Perang Dingin<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terus dampak dan peran Indonesia dalam Perang Dingin gimana sih? Nah, jadi salah satu<\/span><strong> pengaruh Perang Dingin dalam bidang politik<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">yaitu <\/span><strong>intervensi politik bagi negara-negara yang baru merdeka<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> di Asia dan Afrika. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di sini, <\/span><strong>peran Indonesia dalam Perang Dingin bisa dilihat dari usaha-usaha Indonesia dan negara-negara yang baru merdeka menggalang kekuatan bersama<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Indonesia terlibat dalam pembentukan <\/span><strong>Konferensi Asia-Afrika<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">di Bandung pada tahun <\/span><b>1955 <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><strong>Konferensi Tingkat Tinggi Non-Blok <\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">di Beograd, Yugoslavia (sekarang Serbia) pada <\/span><b>1961<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/peran-bangsa-indonesia-dalam-perdamaian-dunia\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">7 Peran Indonesia dalam Perdamaian Dunia | Sejarah Kelas 12<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, dampak Perang Dingin bagi indonesia sendiri adalah <\/span><strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/5-bentuk-penyimpangan-demokrasi-terpimpin-terhadap-politik-luar-negeri\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">perubahan orientasi politik Indonesia pada tahun 1966<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, dari yang pada awalnya condong ke Blok Timur menjadi Blok Barat. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini sejalan dengan <\/span><strong>pergantian pemerintahan dari Sukarno ke Suharto<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">pada tahun-tahun tersebut. Abis itu, karena Indonesia udah condong ke barat, makanya <\/span><strong>kebijakan ekonomi negara dukung pasar bebas dan modal asing buat masuk Indonesia<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Akhir Perang Dingin<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Duh, duh, terus kapan perang dingin berakhir? Capek banget ga sih?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berakhirnya Perang Dingin ditandai dengan<\/span><strong> melemahnya Soviet<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">sebagai negara komunis terbesar ketika itu. Nah terus, peristiwa yang menandai berakhirnya perang dingin adalah<\/span> <strong>runtuh dan bubarnya Soviet pada tahun 1992<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bentar, bentar. Soviet segede itu bisa bubar? Kok bisa?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Runtuhnya Soviet berawal dari<\/span><strong> biaya perang yang membengkak di tahun 1980-an<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Soviet tuh terlibat dalam perang di beberapa negara, terutama untuk <\/span><strong>menjaga pemerintahan Sosialis atau Partai Komunis di satu negara<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> seperti <\/span><strong>Polandia<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><strong>Jerman Timur<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, hingga <\/span><strong>Afghanistan<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Nah, ongkos perang ini yang bikin keuangan Soviet kacau dan membuat<\/span><strong> krisis ekonomi dalam negeri<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/peristiwa-kontemporer-dunia-perpecahan-ussr\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Peristiwa Kontemporer Dunia: Perpecahan USSR | Sejarah Kelas 12<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, <\/span><strong>negara-negara komunis di Eropa Timur dan Asia juga udah mulai menjaga jarak dengan Soviet<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Rakyat di negara-negara tersebut juga ga percaya sama pemerintahan partai komunis di negara mereka. Malahan, di Soviet sendiri ada tekanan dari warganya yang ga percaya lagi sama pemerintahan partai komunis. <\/span><strong>Ini yang kemudian menjadi alasan pemerintahan partai komunis mulai tumbang satu persatu dan ini menjadi salah satu bagian akhir Perang Dingin<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Dampak Perang Dingin<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terus emang apa aja sih dampak Perang Dingin?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pengaruh Perang Dingin terhadap ekonomi global di antaranya adalah liberalisasi dan dominasi ekonomi AS di dunia<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, terutama di negara-negara Eropa dan Asia. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Setelah Perang Dingin<\/strong>,<strong> AS semakin digdaya dan nyaris tanpa pesaing di dunia<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Kebijakan-kebijakan pasar dan perdagangan dunia sebagian besar dikuasai oleh AS dan sekutunya. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ya wajar aja ya karena <\/span><strong>dominasi ekonomi AS ini<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">juga diterapkan di negara-negara dunia <\/span><strong>ngebuat dollar <\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">(mata uang AS)<\/span> <strong>jadi mata uang perdagangan dunia yang kuat<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan itu aja. Di aspek lain, <\/span><strong>AS juga masih terus melakukan intervensi pemerintahan satu negara<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, terutama negara-negara yang menghasilkan <\/span><strong>sumber daya alam dan energi<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Situasi perang dan konflik ini juga membuat sebagian besar masyarakat menjadi khawatir dan cemas<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Dalam arti lain, <\/span><strong>Perang Dingin mengakibatkan dampak secara psikologis yaitu kecemasan dan saling curiga antar warga negara<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Beuh, siapa sih yang ga takut tetiba kotanya diserang atau bahkan dibom nuklir. Sesama warga saling bisa saling curiga karena mata-mata musuh ada di sekitarnya. Bisa dibilang pada saat itu, <\/span><strong>ketakutan terbesar masyarakat adalah kehidupan mereka yang tentram dan damai menjadi terancam akibat konflik dalam negeri dan intervensi asing di negaranya<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Latihan Soal\u00a0<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum berakhir, coba deh temen-temen jawab pertanyaan di bawah ini.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">1. Informasi berikut yang tidak tepat terkait perang dingin adalah \u2026<\/span><\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha; text-align: justify;\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Perang Dingin adalah perang antara Amerika Serikat dan Uni Soviet melawan negara-negara di Eropa.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu penyebab terjadinya dari Perang Dingin adalah krisis ekonomi di Eropa.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Amerika Serikat dan Uni Soviet mengembangkan teknologi militer dan ruang angkasa.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Vietnam merupakan salah satu arena pertarungan di Perang Dingin.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Jawabannya: A<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perang Dingin adalah perang antara Amerika Serikat dan Uni Soviet melawan negara-negara di Eropa. Pernyataan ini salah karena Perang Dingin merupakan perang antara Amerika Serikat melawan Uni Soviet. Kawasan regional lain seperti Eropa, Amerika Latin, dan Asia Tenggara merupakan tempat terjadinya Perang Dingin.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">2. Hal yang dapat menjelaskan posisi Amerika Serikat setelah berakhirnya Perang Dingin adalah \u2026\u00a0<\/span><\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha; text-align: justify;\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Amerika Serikat berhasil menduduki negara-negara komunis di Eropa Timur.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Uni Soviet dan Republik Rakyat Cina berpisah karena perbedaan konsep komunisme.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Transaksi perdagangan dunia yang sebagian besar menggunakan dollar.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Dominasi militer Amerika Serikat di Asia dan Amerika Selatan.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Jawabannya: C<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Transaksi perdagangan dunia yang sebagian besar menggunakan dollar. Kemenangan Amerika Serikat dalam Perang Dingin merupakan kemenangan dari konsep pasar bebas yang diterapkan oleh Amerika Serikat. Salah satu contohnya adalah penggunaan mata uang Amerika Serikat yaitu Dollar yang menjadi alat tukar paling kuat dalam perdagangan dunia.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sekian pembahasan mengenai Perang Dingin antara Amerika Serikat dan Uni Soviet. Semoga materi ini bermanfaat. Sampai jumpa lagi di materi lainnya! Kalau kamu ingin belajar lebih dalam tentang Perang Dingin, langsung aja <strong><a href=\"https:\/\/app.ruangguru.com\/ruangbelajar\/v\/perang-dingin-bagian-1-subtopi-uw586lzm-hr-sma-kelas-12-ips\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">cek aplikasi ruangbelajar<\/a><\/strong>! Di situ, Master Teacher Sejarah sudah menjelaskan dengan lengkap, asyik, dan mantep banget pastinya!!<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/bayar.ruangguru.com\/\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/ceb472c4-1feb-4a1d-afdf-4f92234a63d0.jpg\" alt=\"CTA Ruangguru\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bevins, Vincent. (2020). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Jakarta Method: Washington&#8217;s Anticommunist Crusade and the Mass Murder Program that Shaped Our World.<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">The Editors of Encyclopaedia Britannica. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Cold War&#8221;. Encyclopedia Britannica, 1 Jun. 2025 <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.britannica.com\/event\/Cold-War<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gaddis, John Lewis. (2005). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Cold War: A New History.<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Heller, Henry (2006). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Cold War and the new imperialism: a global history, 1945\u20132005.<\/span><\/i><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Sumber Foto:<\/strong><\/p>\n<p>Foto Label yang digunakan pada paket bantuan yang dibuat dan dikirim berdasarkan Marshall Plan. [daring]. Tautan: https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Marshall_Plan#\/media\/File:US-MarshallPlanAid-Logo.svg (Diakses: 31 Mei 2025)<\/p>\n<p>Foto Mao Zedong dan Joseph Stalin [daring]. Tautan: https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Cold_War#\/media\/File:Mao,_Bulganin,_Stalin,_Ulbricht_Tsedenbal.jpeg (Diakses: 31 Mei 2025)<\/p>\n<p>Foto Persebaran NATO dan Pakta Warsawa di Eropa [daring]. Tautan: https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Cold_War#\/media\/File:1959_NATO_and_WP_troop_strengths_in_Europe.svg (Own work based on:\u00a0Iron Curtain map.svg\u00a0and\u00a0EuropaNATOWP1959.png) (Diakses: 31 Mei 2025)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perang Dingin itu emangnya apa sih? Apa perang lempar-lemparan es batu gitu? Atau perang sambil main ujan? Nah, artikel Sejarah kelas 12 ini mau jawab pertanyaan itu. Yok kita cari tahu bareng-bareng! &#8212; &nbsp; Dari ribuan tahun lalu, perang antar manusia sering terjadi. Dua kelompok yang berseberangan biasanya nyerang satu sama lain dalam medan pertempuran. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":309,"featured_media":23278,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1749710933:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":["Perang Dingin: Pengertian, Latar Belakang, Negara &amp; Dampak"],"_aioseo_description":["Perang Dingin bukan perang pake es batu ya! Lah terus apa itu Perang Dingin? Dan bagaimana dampak Perang Dingin bagi Indonesia? Ayo kita cari tau!"],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_wp_old_slug":["perang-dingin"],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/27e346c5-52f9-40e4-b1f7-b0850d8fd8c0.png"],"_knawatfibu_alt":["Perang DIngin"],"_yoast_wpseo_title":["Perang Dingin: Pengertian, Latar Belakang, Negara & Dampak"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Perang Dingin bukan perang pake es batu ya! Lah terus apa itu Perang Dingin? Dan bagaimana dampak Perang Dingin bagi Indonesia? Ayo kita cari tau!"]},"categories":[520,526],"tags":[76,10,37],"class_list":["post-23278","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sejarah","category-sejarah-sma-kelas-12","tag-kelas-12","tag-konsep-pelajaran","tag-sma"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Perang Dingin: Pengertian, Latar Belakang, Negara &amp; Dampak<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Perang Dingin bukan perang pake es batu ya! Lah terus apa itu Perang Dingin? Dan bagaimana dampak Perang Dingin bagi Indonesia? Ayo kita cari tau!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-perang-dingin\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perang Dingin: Pengertian, Latar Belakang, Negara &amp; Dampak\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Perang Dingin bukan perang pake es batu ya! Lah terus apa itu Perang Dingin? Dan bagaimana dampak Perang Dingin bagi Indonesia? Ayo kita cari tau!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-perang-dingin\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-06-02T02:25:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-06-12T06:51:12+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"F. Lazuardi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"F. Lazuardi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"12 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-perang-dingin\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-perang-dingin\",\"name\":\"Perang Dingin: Pengertian, Latar Belakang, Negara & Dampak\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-perang-dingin#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-perang-dingin#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/27e346c5-52f9-40e4-b1f7-b0850d8fd8c0.png\",\"datePublished\":\"2025-06-02T02:25:51+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-12T06:51:12+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/9f3a8ca7c89ec494fe53898f312ef4b4\"},\"description\":\"Perang Dingin bukan perang pake es batu ya! Lah terus apa itu Perang Dingin? Dan bagaimana dampak Perang Dingin bagi Indonesia? Ayo kita cari tau!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-perang-dingin#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-perang-dingin\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-perang-dingin#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/27e346c5-52f9-40e4-b1f7-b0850d8fd8c0.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/27e346c5-52f9-40e4-b1f7-b0850d8fd8c0.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-perang-dingin#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Perang Dingin: Pengertian, Latar Belakang, Negara &#038; Dampak | Sejarah Kelas 12\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/9f3a8ca7c89ec494fe53898f312ef4b4\",\"name\":\"F. Lazuardi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/65f53c5a0dc94b155806734ad901bbd1b115a3c99eccd38040643fce9b7a31d4?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/65f53c5a0dc94b155806734ad901bbd1b115a3c99eccd38040643fce9b7a31d4?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"F. Lazuardi\"},\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/f-lazuardi\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perang Dingin: Pengertian, Latar Belakang, Negara & Dampak","description":"Perang Dingin bukan perang pake es batu ya! Lah terus apa itu Perang Dingin? Dan bagaimana dampak Perang Dingin bagi Indonesia? Ayo kita cari tau!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-perang-dingin","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Perang Dingin: Pengertian, Latar Belakang, Negara & Dampak","og_description":"Perang Dingin bukan perang pake es batu ya! Lah terus apa itu Perang Dingin? Dan bagaimana dampak Perang Dingin bagi Indonesia? Ayo kita cari tau!","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-perang-dingin","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2025-06-02T02:25:51+00:00","article_modified_time":"2025-06-12T06:51:12+00:00","author":"F. Lazuardi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"F. Lazuardi","Est. reading time":"12 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-perang-dingin","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-perang-dingin","name":"Perang Dingin: Pengertian, Latar Belakang, Negara & Dampak","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-perang-dingin#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-perang-dingin#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/27e346c5-52f9-40e4-b1f7-b0850d8fd8c0.png","datePublished":"2025-06-02T02:25:51+00:00","dateModified":"2025-06-12T06:51:12+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/9f3a8ca7c89ec494fe53898f312ef4b4"},"description":"Perang Dingin bukan perang pake es batu ya! Lah terus apa itu Perang Dingin? Dan bagaimana dampak Perang Dingin bagi Indonesia? Ayo kita cari tau!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-perang-dingin#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-perang-dingin"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-perang-dingin#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/27e346c5-52f9-40e4-b1f7-b0850d8fd8c0.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/27e346c5-52f9-40e4-b1f7-b0850d8fd8c0.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-perang-dingin#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Perang Dingin: Pengertian, Latar Belakang, Negara &#038; Dampak | Sejarah Kelas 12"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/9f3a8ca7c89ec494fe53898f312ef4b4","name":"F. Lazuardi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/65f53c5a0dc94b155806734ad901bbd1b115a3c99eccd38040643fce9b7a31d4?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/65f53c5a0dc94b155806734ad901bbd1b115a3c99eccd38040643fce9b7a31d4?s=96&d=mm&r=g","caption":"F. Lazuardi"},"url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/f-lazuardi"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23278","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/309"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23278"}],"version-history":[{"count":11,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23278\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23347,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23278\/revisions\/23347"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23278"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23278"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23278"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23278"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}