{"id":2341,"date":"2022-08-01T12:47:16","date_gmt":"2022-08-01T12:47:16","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=2341"},"modified":"2022-08-01T12:47:16","modified_gmt":"2022-08-01T12:47:16","slug":"smk-kelas-11-konsep-dan-struktur-dasar-bisnis-ritel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/smk-kelas-11-konsep-dan-struktur-dasar-bisnis-ritel","title":{"rendered":"Konsep dan Struktur Dasar Bisnis Ritel | SMK Kelas 11"},"content":{"rendered":"<p><em><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SMK11%20-%20Konsep%20dan%20Struktur%20Dasar%20Bisnis%20Ritel-01.jpg\" alt=\"Konsep dan Struktur Dasar Bisnis Ritel\" width=\"1709\" loading=\"lazy\" style=\"width: 1709px;\"><br \/><\/em><\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"font-size: 16px; font-weight: normal; text-align: center;\"><em>Artikel SMK kelas XI jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran kali ini akan menjelaskan tentang konsep dan struktur dasar bisnis ritel, meliputi pengertian, unsur, jenis, karakteristik, serta paradigma bisnis ritel.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>&#8212;<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berbelanja merupakan kegiatan yang menyenangkan, baik bagi laki-laki maupun perempuan. Mulai dari berbelanja kebutuhan hidup di rumah, kebutuhan pribadi, dan lain-lain. Coba ingat-ingat, kapan terakhir kali kamu berbelanja ke supermarket? Dua hari yang lalu, kemarin, hari ini? <i>Hmm..<\/i> atau jangan-jangan, kamu belum pernah ke luar rumah semenjak pemerintah mengeluarkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar?&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/bored.gif\" alt=\"bored\" width=\"480\" style=\"width: 480px; display: block; margin: 0px auto;\"><em>me during quarantine&#8230; (sumber: giphy.com)<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Walaupun banyak orang yang sudah terbiasa berbelanja <em>online<\/em>, ternyata berbelanja di supermarket mempunyai nilai tersendiri. Kamu bisa melihat kondisi barang secara langsung dan meminta saran mengenai kualitas barang kepada pegawai toko.&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, kamu juga bisa jalan-jalan sambil cuci mata, <i>lho<\/i>. Malah biasanya, ada beberapa supermarket yang punya <i>spot<\/i> instagramable. <i>Hayoo<\/i>.. Siapa yang suka selfie di rak-rak belanjaan atau di dalam troli biar keliatan <i>aesthetic<\/i>? <i>Hihihi.<\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<script>(function(d,s,id){var js,fjs=d.getElementsByTagName(s)[0];if(d.getElementById(id))return;js=d.createElement(s);js.id=id;js.src='https:\/\/embed.ex.co\/sdk.js';fjs.parentNode.insertBefore(js,fjs);}(document,'script','playbuzz-sdk'));<\/script>\n<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-size: 16px; font-weight: bold;\">Baca juga: <a href=\"\/blog\/tipe-tipe-penataan-produk\" rel=\"noopener\">Tipe-Tipe Penataan Produk (Display) pada Toko dalam Pemasaran<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><i>Nah<\/i>, <span style=\"font-weight: bold;\">supermarket<\/span> yang kita bahas tadi merupakan <span style=\"font-weight: bold;\">contoh dari bisnis ritel<\/span>. Secara <i>nggak <\/i>sadar, kalo kamu udah pernah berbelanja di supermarket, berarti kamu pernah mendapatkan manfaat dari adanya bisnis ritel. <i>Hmm<\/i>, memang apa <i>sih<\/i> yang dimaksud bisnis ritel?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\">Pengertian Bisnis Ritel<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SMK11%20-%20Konsep%20dan%20Struktur%20Dasar%20Bisnis%20Ritel-02.jpg\" alt=\"Pengertian Bisnis Ritel\" width=\"600\" loading=\"lazy\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Bisnis ritel <\/span><span style=\"font-weight: normal;\">adalah <\/span><span style=\"font-weight: bold;\">bisnis yang menjual produk atau jasa layanan kepada konsumen secara eceran<\/span> atau satuan untuk memenuhi kebutuhan pribadi. Bisnis ritel dilakukan dengan sistem penjualan secara langsung pada konsumen akhir, sedangkan <span style=\"font-weight: bold;\">pelaku dari bisnis ritel disebut<\/span> dengan <span style=\"font-weight: bold;\">pengecer atau <i>retailer.<\/i><\/span> Konsumen akhir adalah pengguna akhir dari suatu produk. <i>Nah<\/i>, jadi, barang yang dibeli konsumen dari bisnis ritel ini akan digunakan sebagai konsumsi pribadi atau keperluan keluarga dan rumah tangga, bukan untuk dijual kembali.&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/unsur-dan-prinsip-dasar-desain-grafis\" rel=\"noopener\">Mempelajari Unsur dan Prinsip Dasar Desain Grafis<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\">Jenis-Jenis Bisnis Ritel<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oh iya, ternyata, bisnis ritel <i>nggak <\/i>cuma supermarket aja, <i>lho. <\/i>Kamu pasti pernah pergi ke toko buku, <i>kan<\/i>? <i>Nah<\/i>, toko buku juga merupakan salah satu jenis bisnis ritel yang masuk ke dalam <i>speciality store<\/i>. Soalnya, di toko buku, mereka hanya menjual barang atau produk tertentu yang bersifat spesifik <i>aja<\/i>, seperti berbagai macam buku (novel, komik, buku pelajaran), alat tulis kantor, dan peralatan belajar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><i>Nah<\/i>, selain itu, ada juga jenis bisnis ritel yang lain, antara lain sebagai berikut:<\/p>\n<p><strong><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SMK11%20-%20Konsep%20dan%20Struktur%20Dasar%20Bisnis%20Ritel-03.jpg\" alt=\"jenis-jenis Bisnis Rite\" width=\"600\" loading=\"lazy\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><br \/><\/strong><\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\">1. Hypermarket<\/h3>\n<p>Hypermarket menjual semua jenis produk, baik itu primer, sekunder atau tersier, dengan area penjualan yang luas dan menggunakan konsep pertokoan yang besar.<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\">2. Supermarket<\/h3>\n<p>Supermarket menjual produk primer atau pokok, seperti makanan, daging, sayuran, dan produk-produk makanan lainnya.<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\">3. Minimarket<\/h3>\n<p>Minimarket menjual seluruh produk-produk kebutuhan pokok atau primer dengan area penjualan yang relatif lebih kecil. Setiap pembeli dapat mengambil sendiri barang yang diperlukan dan membayar di kasir.<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\">4. Department Store<\/h3>\n<p>Department store menyediakan beberapa layanan seperti layanan pelanggan, menyediakan produk-produk untuk kebutuhan sandang konsumen, seperti pakaian, sepatu, tas, topi, dan sebagainya.<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\">5. Convenience Store<\/h3>\n<p>Convenience store adalah jenis usaha ritel yang buka hingga 24 jam dan menjual produk-produk ready to eat, seperti snack dan roti, mie instan, dan sebagainya. Fasilitas utama yang disediakan adalah WiFi.<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\">6. Speciality Store<\/h3>\n<p>Jenis usaha ritel speciality store adalah jenis usaha yang menjual produk-produk khusus, seperti apotek, peralatan optik, kosmetik, hingga software.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px;\">Unsur Bisnis Ritel<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><i>By the way<\/i>, kamu pernah <i>nggak<\/i> <i>sih<\/i> males belanja di salah satu supermarket karena pernah dapet pengalaman yang buruk? Misalnya, produknya <i>nggak<\/i> lengkap, atau pramuniaganya terkesan jutek dan kurang informatif. Jadinya, kamu memilih pergi ke supermarket lain, walaupun jaraknya jauh dari tempat kamu.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/hmgmh.gif\" alt=\"angry\" width=\"245\" style=\"width: 245px; display: block; margin: 0px auto;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: center; line-height: 1.15;\"><em>pengen&nbsp;tak hiiiih! (sumber: giphy.com)<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><i>Nah<\/i>, bisnis ritel ini sangat mengutamakan pengalaman pembeli. Jadi, ketika pengalaman pembeli berbelanja kurang memuaskan, pembeli cenderung tidak akan kembali lagi dan lebih memilih tempat lain. Maka dari itu, pramuniaga harus memberikan pelayanan yang baik agar pembeli tidak merasa kecewa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pelayanan dan kepuasan pembeli merupakan unsur penting dalam bisnis ritel. Kira-kira apa saja ya unsur dari bisnis ritel?&nbsp;<\/p>\n<p><strong><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SMK11%20-%20Konsep%20dan%20Struktur%20Dasar%20Bisnis%20Ritel-04.jpg\" alt=\"unsur Bisnis Ritel\" width=\"600\" loading=\"lazy\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><br \/><\/strong><\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\">1. Menjalin hubungan baik<\/h3>\n<p>Bersikap ramah dan sopan saat memberi informasi seputar produk dapat membantu menjalin hubungan baik dengan pembeli.<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\">2. Mempermudah proses berbelanja<\/h3>\n<p>Produk harus ditata dan dikelompokkan di tempat yang mudah dijangkau oleh pembeli. Selain itu, kasir juga harus bisa bekerja dengan cepat, agar terhindar dari antrian saat membayar.<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\">3. Menjalankan operasional ritel dengan sempurna<\/h3>\n<p>Memastikan stok harus tersedia, menguasai <em>product knowledge<\/em>, dan dapat menjelasakannya dengan baik kepada pelanggan.<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\">4. Memiliki brand yang unik<\/h3>\n<p>Menciptakan brand dan desain yang unik agar lebih berkesan.<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\">5. Penanganan masalah<\/h3>\n<p>Kesalahan dalam pelayanan adalah suatu hal yang wajar, asalkan dapat ditangani dengan baik.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px;\">Karakteristik Bisnis Ritel<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oh iya, bisnis ritel juga punya karakteristik, <i>lho<\/i>. Salah satunya ketika kamu membeli produk yang sedang diskon, padahal tujuan utama kamu bukan membeli barang tersebut. <i>Nah<\/i>, hal tersebut merupakan salah satu karakteristik dari bisnis ritel. Menurut Berman dan Evans, ada 3 karakteristik bisnis ritel, antara lain sebagai berikut.<\/p>\n<p><strong><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SMK11%20-%20Konsep%20dan%20Struktur%20Dasar%20Bisnis%20Ritel-05.jpg\" alt=\"karakteristik Bisnis Ritel\" width=\"600\" loading=\"lazy\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/strong><\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\">1. Kuantitas yang kecil<\/h3>\n<p>Bisnis ritel menjual barang dalam porsi kecil dengan jumlah yang cukup untuk dikonsumsi dalam waktu tertentu.<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\">2. Pembelian impulsif<\/h3>\n<p>Pilihan yang banyak dan harga yang ditawarkan oleh ritel membuat konsumen ingin membelinya. Konsumen seringkali memutuskan untuk membeli barang yang sebenarnya tidak menjadi daftar belanjanya.<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\">3. Kondisi toko<\/h3>\n<p>Ada beberapa hal yang mempengaruhi kondisi toko yaitu lokasi, efektivitas penanganan barang, jam buka tutup toko, tingkat harga, layout toko, kebersihan, dan pencahayaannya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px;\">Paradigma Bisnis Ritel<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seperti yang kita <i>tau<\/i>, berbelanja di supermarket berbeda dengan berbelanja di pasar tradisional. Harga yang tertera di supermarket merupakan harga pas dan <i>nggak<\/i> bisa ditawar. Berbeda dengan berbelanja di pasar. Misalnya, ketika kita mengunjungi toko pakaian yang berada di pasar tradisional, kita bisa menawar harga pakaian yang ingin kita beli.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><i>Lho, kok<\/i> bisa beda gitu, ya? Padahal, <i>kalo<\/i> dari segi pengertian, pasar tradisional juga termasuk bisnis ritel, <i>deh. <\/i>Tapi, kenapa kalo belanja di supermarket <i>nggak<\/i> bisa ditawar, sedangkan di pasar bisa, ya?<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/j-1.gif\" alt=\"berpikir\" width=\"480\" style=\"width: 480px; display: block; margin: 0px auto;\"><em>kenapa kenapa kenapa????&nbsp;(sumber: giphy.com)<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal itu karena toko pakaian yang berada di pasar tradisional termasuk paradigma bisnis ritel tradisional. Jadi, bisnis ritel terbagi atas dua paradigma, yaitu paradigma bisnis ritel modern dan paradigma bisnis ritel tradisional. Lalu, apa <i>sih<\/i> yang membedakan kedua paradigma tersebut?<\/p>\n<p><strong><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SMK11%20-%20Konsep%20dan%20Struktur%20Dasar%20Bisnis%20Ritel-07.jpg\" alt=\"paradigma Bisnis Ritel\" width=\"600\" loading=\"lazy\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><br \/><\/strong><\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\">Paradigma Bisnis Ritel Modern<\/h3>\n<p>Paradigma bisnis ritel modern adalah pandangan yang menekankan pada sistem pengelolaan yang memanfaatkan teknologi dengan menyediakan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan dan perkembangan gaya hidup di masyarakat.<\/p>\n<p>Ciri-ciri paradigma bisnis ritel modern antara lain memiliki fasilitas yang lengkap seperti AC, lift sampau tempat parkir. Sistem pembayaran lengkap mulai dari tunai, debit, kredit, atau transfer. Tidak ada proses tawar menawar dan kualitas barang terjamin.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\">Paradigma Bisnis Ritel Tradisional<\/h3>\n<p>Paradigma bisnis ritel tradisional adalah pandangan yang menekankan pada pengelolaan yang menggunakan sistem yang sederhana. Bisnis ritel ini cenderung kurang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dan keinginan konsumen.<\/p>\n<p>Ciri-ciri dari paradigma bisnis ritel tradisional antara lain fasilitas masih seadanya, masih terjadi proses tawar menawar, sistem pembayaran hanya bisa dilakukan secara tunai, dan kualitas barang terkadang kurang terjamin.<\/p>\n<p><script>(function(d,s,id){var js,fjs=d.getElementsByTagName(s)[0];if(d.getElementById(id))return;js=d.createElement(s);js.id=id;js.src='https:\/\/embed.ex.co\/sdk.js';fjs.parentNode.insertBefore(js,fjs);}(document,'script','playbuzz-sdk'));<\/script><\/p>\n<div class=\"playbuzz\" data-id=\"807218ee-6de7-4dc2-93c1-887255c92393\" data-show-share=\"false\" data-show-info=\"false\" style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\"><i>Yeeees!<\/i> Selesai <i>deh<\/i> materi tentang konsep dan struktur dasar bisnis ritel. Sekarang kamu jadi <i>tau kan<\/i> kalo bisnis ritel merupakan aktivitas penjualan yang dilakukan secara langsung pada konsumen akhir.&nbsp; Selain itu, kamu juga jadi <i>tau<\/i> kalau supermarket, toko buku, dan apotek yang pernah kamu kunjungi merupakan jenis dari bisnis ritel.&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalau kamu masih penasaran tentang materi bisnis ritel ini, kamu bisa <i>kok<\/i> mempelajarinya di <strong><a href=\"https:\/\/ruangguru.com\/belajar\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">ruangbelajar<\/a><\/strong>. <i>Sst..<\/i> biar lebih paham, ada Master Teacher yang bakal bantuin kamu belajar, <i>lho<\/i>. Jadi, buruan langganan sekarang juga!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/eaff0eb9\" target=\"_blank\" style=\"text-align: center;\" class=\"rg-cta\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/0ec4a2df-db2e-4ae1-8473-692756dcb684.jpeg\" width=\"822\" height=\"200\" alt=\"IDN CTA Blog ruangbelajar Ruangguru\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":37,"featured_media":2341,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SMK11%20-%20Konsep%20dan%20Struktur%20Dasar%20Bisnis%20Ritel-01.jpg"]},"categories":[1],"tags":[337,10,154,310],"class_list":["post-2341","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-bdp","tag-konsep-pelajaran","tag-smk","tag-smk-kelas-xi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Konsep dan Struktur Dasar Bisnis Ritel | SMK Kelas 11<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Artikel SMK kelas XI jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran kali ini akan menjelaskan tentang konsep dan struktur dasar bisnis ritel, meliputi pengertian,\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/smk-kelas-11-konsep-dan-struktur-dasar-bisnis-ritel\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Konsep dan Struktur Dasar Bisnis Ritel | SMK Kelas 11\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Artikel SMK kelas XI jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran kali ini akan menjelaskan tentang konsep dan struktur dasar bisnis ritel, meliputi pengertian,\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/smk-kelas-11-konsep-dan-struktur-dasar-bisnis-ritel\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-08-01T12:47:16+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nurul Hidayah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nurul Hidayah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/smk-kelas-11-konsep-dan-struktur-dasar-bisnis-ritel\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/smk-kelas-11-konsep-dan-struktur-dasar-bisnis-ritel\",\"name\":\"Konsep dan Struktur Dasar Bisnis Ritel | SMK Kelas 11\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/smk-kelas-11-konsep-dan-struktur-dasar-bisnis-ritel#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/smk-kelas-11-konsep-dan-struktur-dasar-bisnis-ritel#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SMK11%20-%20Konsep%20dan%20Struktur%20Dasar%20Bisnis%20Ritel-01.jpg\",\"datePublished\":\"2022-08-01T12:47:16+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/cbeef75dbafb3cf0cb01b704ed9127ae\"},\"description\":\"Artikel SMK kelas XI jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran kali ini akan menjelaskan tentang konsep dan struktur dasar bisnis ritel, meliputi pengertian,\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/smk-kelas-11-konsep-dan-struktur-dasar-bisnis-ritel#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/smk-kelas-11-konsep-dan-struktur-dasar-bisnis-ritel\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/smk-kelas-11-konsep-dan-struktur-dasar-bisnis-ritel#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SMK11%20-%20Konsep%20dan%20Struktur%20Dasar%20Bisnis%20Ritel-01.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SMK11%20-%20Konsep%20dan%20Struktur%20Dasar%20Bisnis%20Ritel-01.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/smk-kelas-11-konsep-dan-struktur-dasar-bisnis-ritel#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Konsep dan Struktur Dasar Bisnis Ritel | SMK Kelas 11\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/cbeef75dbafb3cf0cb01b704ed9127ae\",\"name\":\"Nurul Hidayah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Nurul Hidayah\"},\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/nurul-hidayah\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Konsep dan Struktur Dasar Bisnis Ritel | SMK Kelas 11","description":"Artikel SMK kelas XI jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran kali ini akan menjelaskan tentang konsep dan struktur dasar bisnis ritel, meliputi pengertian,","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/smk-kelas-11-konsep-dan-struktur-dasar-bisnis-ritel","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Konsep dan Struktur Dasar Bisnis Ritel | SMK Kelas 11","og_description":"Artikel SMK kelas XI jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran kali ini akan menjelaskan tentang konsep dan struktur dasar bisnis ritel, meliputi pengertian,","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/smk-kelas-11-konsep-dan-struktur-dasar-bisnis-ritel","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2022-08-01T12:47:16+00:00","author":"Nurul Hidayah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Nurul Hidayah","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/smk-kelas-11-konsep-dan-struktur-dasar-bisnis-ritel","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/smk-kelas-11-konsep-dan-struktur-dasar-bisnis-ritel","name":"Konsep dan Struktur Dasar Bisnis Ritel | SMK Kelas 11","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/smk-kelas-11-konsep-dan-struktur-dasar-bisnis-ritel#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/smk-kelas-11-konsep-dan-struktur-dasar-bisnis-ritel#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SMK11%20-%20Konsep%20dan%20Struktur%20Dasar%20Bisnis%20Ritel-01.jpg","datePublished":"2022-08-01T12:47:16+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/cbeef75dbafb3cf0cb01b704ed9127ae"},"description":"Artikel SMK kelas XI jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran kali ini akan menjelaskan tentang konsep dan struktur dasar bisnis ritel, meliputi pengertian,","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/smk-kelas-11-konsep-dan-struktur-dasar-bisnis-ritel#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/smk-kelas-11-konsep-dan-struktur-dasar-bisnis-ritel"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/smk-kelas-11-konsep-dan-struktur-dasar-bisnis-ritel#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SMK11%20-%20Konsep%20dan%20Struktur%20Dasar%20Bisnis%20Ritel-01.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/SMK11%20-%20Konsep%20dan%20Struktur%20Dasar%20Bisnis%20Ritel-01.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/smk-kelas-11-konsep-dan-struktur-dasar-bisnis-ritel#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Konsep dan Struktur Dasar Bisnis Ritel | SMK Kelas 11"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/cbeef75dbafb3cf0cb01b704ed9127ae","name":"Nurul Hidayah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nurul Hidayah"},"url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/nurul-hidayah"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2341","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/37"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2341"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2341\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2341"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2341"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2341"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2341"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}