{"id":2344,"date":"2022-08-01T12:15:17","date_gmt":"2022-08-01T12:15:17","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=2344"},"modified":"2022-08-01T12:15:17","modified_gmt":"2022-08-01T12:15:17","slug":"dasar-komunikasi-bisnis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/dasar-komunikasi-bisnis","title":{"rendered":"Mempelajari Dasar Komunikasi Bisnis | SMK Kelas 10"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Konsep%20Pelajaran%20-%20SMK%2010%20-%20Dasar%20Komunikasi%20Bisnis-09.jpg\" alt=\"Dasar Komunikasi Bisnis\" width=\"1710\" loading=\"lazy\" style=\"width: 1710px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/strong><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center; font-size: 16px;\"><em>Yuk, belajar Dasar Komunikasi Bisnis! Materinya mencakup pengertian, unsur-unsur komunikasi, tujuan, manfaat, serta jenis-jenis komunikasi bisnis. Materi ini cocok untuk siswa SMK Kelas 10&nbsp; Jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran, lho!<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center; font-size: 16px;\"><em>&#8212;<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Suatu pagi di gudang penyimpanan barang, sedang terjadi percakapan antara dua orang staf gudang yang bernama Budi dan Andi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Budi: \u201cStok di gudang sudah menipis, bagaimana kalau kita memesan barang ke <em>supplier <\/em>lebih cepat dari biasanya?\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Andi: \u201cBoleh, nanti aku sampaikan ke <em>supplier <\/em>kalau kita butuh barangnya lebih cepat, ya.\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Budi: \u201cOke. Terima kasih, Andi!\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari percakapan tersebut, kita dapat menyimpulkan bahwa Budi dan Andi sedang melakukan <strong>komunikasi bisnis<\/strong>. Apa itu komunikasi bisnis?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Pengertian Komunikasi Bisnis<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Komunikasi bisnis adalah<strong> proses pertukaran pesan antar individu atau kelompok melalui media tertentu yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan<\/strong>.&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Isi dari pesannya bisa berupa pendapat, ide, gagasan, atau informasi. Nah, kalau dari contoh percakapan tadi, kira-kira isi pesannya berupa apa nih, teman-teman?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yup! Betul banget! Isi pesannya berupa <strong>informasi<\/strong>. Budi menyatakan bahwa mereka harus memesan barang ke <em>supplier <\/em>lebih cepat dari biasanya karena stok di gudang sudah menipis. Kemudian, Andi menyetujui tindakan Budi dengan menyatakan bahwa ia akan menyampaikan ke <em>supplier <\/em>bahwa mereka butuh barangnya lebih cepat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, melalui komunikasi bisnis seperti ini, kita bisa membangun dan mengembangkan hubungan baik dengan rekan bisnis, atasan, maupun bawahan, demi mencapai tujuan bisnis yang telah direncanakan bersama.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Unsur-Unsur Komunikasi<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelum membahas lebih lanjut mengenai komunikasi bisnis, kita pelajari dulu tentang unsur-unsur komunikasi, yuk! Dalam komunikasi, terdapat lima unsur yang harus kamu ketahui. Ada <strong>pengirim pesan<\/strong>, <strong>penerima pesan<\/strong>, <strong>pesan<\/strong>, <strong>saluran<\/strong>, serta <strong>umpan balik<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Konsep%20Pelajaran%20-%20SMK%2010%20-%20Dasar%20Komunikasi%20Bisnis-07.jpg\" alt=\"unsur-unsur komunikasi\" width=\"600\" loading=\"lazy\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada contoh percakapan tadi, <strong>pengirim pesannya adalah Budi<\/strong>, sedangkan <strong>penerima pesannya yaitu Andi<\/strong>. <strong>Isi pesan<\/strong> yang disampaikan Budi <strong>berupa pendapat<\/strong> dan <strong>saluran<\/strong> penyampaian pesannya<strong> secara lisan<\/strong> karena Budi dan Andi bertatap muka secara langsung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"\/blog\/unsur-dan-prinsip-dasar-desain-grafis\" rel=\"noopener\">Mempelajari Unsur dan Prinsip Dasar Desain Grafis<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, komunikasi yang terjadi antara Budi dan Andi ini bisa dikatakan <strong>berhasil<\/strong> karena <strong>pesan yang diterima dapat dipahami<\/strong> oleh penerima pesan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Andi sebagai penerima pesan telah menerima dan memahami pesan yang disampaikan oleh Budi. Hal ini <strong>ditandai oleh respon yang diberikan<\/strong> Andi. Andi mengatakan bahwa ia akan menyampaikan ke <em>supplier <\/em>perihal pemesanan barang yang lebih cepat. Berarti, Andi telah menerima dan memahami isi pesan dari Budi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalau misal Andi merespon pesan Budi dengan \u201cHah? Gimana gimana?\u201d atau semacamnya, berarti komunikasinya masih belum berhasil ya <em>guys<\/em>! Mungkin Budi harus mengulangi lagi penyampaian pesannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Tujuan Komunikasi Bisnis<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tujuan komunikasi bisnis secara umum dibagi menjadi tiga macam yaitu untuk <strong>memberikan informasi<\/strong>, <strong>memberikan persuasi<\/strong>, dan <strong>melakukan kolaborasi<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Konsep%20Pelajaran%20-%20SMK%2010%20-%20Dasar%20Komunikasi%20Bisnis-03.jpg\" alt=\"tujuan komunikasi bisnis\" width=\"600\" loading=\"lazy\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Memberikan Informasi (<\/strong><strong><em>Informing<\/em><\/strong><strong>)<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tujuan komunikasi bisnis yang pertama yaitu untuk <strong>memberikan informasi kepada pihak lain tentang hal yang berkaitan dengan bisnis<\/strong>. Pihak lainnya bisa berupa pelanggan dan rekan bisnis. Informasi untuk pelanggan bisa berupa informasi diskon, produk baru, atau perubahan jam operasional. Sedangkan informasi untuk rekan bisnis, bisa berupa perjanjian kerjasama, perkembangan bisnis terbaru, atau peraturan perusahaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Memberikan Persuasi (<\/strong><strong><em>Persuading<\/em><\/strong><strong>)<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tujuan berikutnya adalah untuk memberikan persuasi yaitu <strong>menyampaikan pesan dengan cara yang membuat orang lain terpengaruh untuk setuju dengan pilihan yang ditawarkan<\/strong>. Kegiatan persuasi biasa dilakukan ketika meminta konfirmasi pelanggan atau bernegosiasi dengan pelanggan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>3. Melakukan Kolaborasi (<\/strong><strong><em>Collaboration<\/em><\/strong><strong>)<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tujuan yang terakhir adalah untuk <strong>melakukan kolaborasi atau kerjasama bisnis dengan orang lain, kelompok, maupun organisasi<\/strong>. Kolaborasi bisa dilakukan melalui telepon, email, dan aplikasi pesan singkat. Contohnya, kita bisa berkolaborasi dengan perusahaan pengiriman barang supaya produk kita bisa menjangkau pelanggan di seluruh daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Manfaat Komunikasi Bisnis<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain tujuan, komunikasi bisnis juga memiliki manfaat <em>guys<\/em>! Manfaat komunikasi bisnis dibagi menjadi dua macam yaitu manfaat <strong>internal <\/strong>dan <strong>eksternal<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Konsep%20Pelajaran%20-%20SMK%2010%20-%20Dasar%20Komunikasi%20Bisnis-05.jpg\" alt=\"manfaat komunikasi bisnis\" width=\"600\" loading=\"lazy\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Manfaat Internal<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Manfaat internal berarti <strong>manfaat yang bisa dirasakan oleh komponen dalam perusahaan<\/strong>. Contohnya, ketika karyawan di suatu perusahaan dapat menjaga komunikasi bisnis yang baik dengan karyawan lainnya, maka pekerjaan pun bisa dikerjakan dengan baik pula. Untuk membangun komunikasi bisnis yang baik, dibutuhkan partisipasi dari seluruh karyawan untuk saling menyampaikan ide, kendala, dan pendapat masing-masing.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Manfaat Eksternal<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Manfaat eksternal berarti <strong>manfaat yang timbul akibat komunikasi bisnis yang dilakukan dengan pihak ketiga<\/strong>. Komunikasi bisnis dengan pihak ketiga dapat membawa dampak positif bagi keberhasilan bisnis dan upaya membangun citra perusahaan. Contohnya yaitu komunikasi dengan investor, pelanggan, <em>client<\/em>, dan media.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Jenis-Jenis Komunikasi Bisnis<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan jenisnya, komunikasi bisnis dibagi menjadi empat yaitu komunikasi menurut <strong>ruang lingkup<\/strong>, komunikasi menurut <strong>cara penyampaian pesan<\/strong>, komunikasi menurut <strong>perilaku<\/strong>, dan komunikasi menurut <strong>jaringan kerja<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, sebelum masuk ke pembahasan, kamu bisa perhatikan bagan jenis-jenis komunikasi bisnis yang sudah terangkum dalam infografik di bawah ini terlebih dahulu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Konsep%20Pelajaran%20-%20SMK%2010%20-%20Dasar%20Komunikasi%20Bisnis-06.jpg\" alt=\"jenis-jenis Komunikasi Bisnis\" width=\"600\" loading=\"lazy\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bagan ini bisa membantu kamu mengetahui keseluruhan jenis komunikasi bisnis yang akan dibahas pada artikel ini. Semoga nggak pusing ya liatnya.. :\u2019)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, kalau sudah oke, sekarang kita bahas satu per satu, yuk!<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Komunikasi Menurut Ruang Lingkup<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut ruang lingkupnya, komunikasi dibagi menjadi dua bentuk yaitu komunikasi <strong>internal <\/strong>dan <strong>eksternal<\/strong>.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>a. Komunikasi Internal<\/strong><\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Komunikasi internal adalah komunikasi yang <strong>terjadi antara anggota perusahaan yang sama<\/strong>. Komunikasi internal bisa berbentuk <strong>vertikal <\/strong>maupun <strong>horizontal<\/strong>. Komunikasi vertikal merupakan komunikasi yang dilakukan oleh atasan kepada bawahan atau sebaliknya. Sedangkan komunikasi horizontal merupakan komunikasi yang dilakukan oleh karyawan dengan level yang sama.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>b. Komunikasi Eksternal<\/strong><\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Komunikasi eksternal adalah komunikasi yang <strong>dilakukan dengan pihak di luar perusahaan<\/strong> dengan tujuan untuk mendapatkan kepercayaan, bantuan, serta membangun kerjasama dengan pihak luar. Contoh komunikasi eksternal bisa berupa promosi, publikasi, wawancara dengan media, atau kegiatan sosial.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Komunikasi Menurut Cara Penyampaian Pesan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut cara penyampaian pesannya, komunikasi dibagi menjadi dua bentuk yaitu komunikasi <strong>lisan <\/strong>dan <strong>tertulis<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Konsep%20Pelajaran%20-%20SMK%2010%20-%20Dasar%20Komunikasi%20Bisnis-04.jpg\" alt=\"komunikasi menurut cara penyampaian pesan\" width=\"600\" loading=\"lazy\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>a. Komunikasi Lisan<\/strong><\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Komunikasi lisan adalah komunikasi yang <strong>dilakukan dengan mengucapkan pesan secara langsung kepada lawan bicaranya<\/strong>. Contohnya seperti dialog, wawancara, dan rapat. Komunikasi lisan juga bisa dilakukan secara tidak langsung yaitu melalui sambungan telepon.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>b. Komunikasi Tertulis<\/strong><\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Komunikasi tertulis merupakan komunikasi yang <strong>dilakukan dalam bentuk tulisan<\/strong>. Contohnya seperti pengumuman yang ditulis di papan pengumuman atau berita yang sifatnya singkat dan jelas. Contoh lainnya yaitu pesan singkat yang dikirim melalui memo, email,&nbsp; atau aplikasi pesan singkat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>3. Komunikasi Menurut Perilaku<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut perilakunya, komunikasi dibagi menjadi tiga bentuk yaitu komunikasi <strong>formal<\/strong>, <strong>informal<\/strong>, dan <strong>nonformal<\/strong>.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>a. Komunikasi Formal<\/strong><\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Komunikasi formal merupakan komunikasi yang <strong>tata caranya diatur menurut garis hierarki dan struktur organisasi<\/strong>. Contohnya seperti seminar, rapat, dan wawancara. Pada komunikasi formal, kata-kata yang digunakan terstruktur rapi dan sopan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/smk-kelas-11-konsep-dan-struktur-dasar-bisnis-ritel\"><strong><span>Konsep dan Struktur Dasar Bisnis Ritel<\/span><\/strong><\/a><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>b. Komunikasi Informal<\/strong><\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Komunikasi informal merupakan komunikasi yang <strong>tidak terikat oleh aturan maupun struktur organisasi<\/strong>. Contohnya seperti komunikasi yang terjadi antar sesama karyawan ketika istirahat makan siang. Pada komunikasi informal, kata-kata yang digunakan lebih santai dan ringan.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>c. Komunikasi Nonformal<\/strong><\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Komunikasi nonformal merupakan <strong>gabungan komunikasi formal dan informal<\/strong>, yaitu komunikasi yang <strong>berhubungan dengan pelaksanaan tugas namun sifatnya lebih pribadi<\/strong>. Contohnya seperti karyawan yang saling curhat tentang pekerjaannya. Contoh lainnya yakni pembahasan mengenai rumor atau desas-desus terkait perusahaan. Pada komunikasi nonformal, kata-kata yang digunakan juga santai dan ringan.<span style=\"color: #2eb5c0;\"><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>4. Komunikasi Menurut Jaringan Kerja<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut jaringan kerjanya, komunikasi dibagi menjadi tiga bentuk yaitu komunikasi jaringan <strong>rantai<\/strong>, <strong>lingkaran<\/strong>, dan <strong>bintang<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Konsep%20Pelajaran%20-%20SMK%2010%20-%20Dasar%20Komunikasi%20Bisnis-10.jpg\" alt=\"komunikasi menurut jaringan kerja\" width=\"600\" loading=\"lazy\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>a. Komunikasi Jaringan Rantai<\/strong><\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Komunikasi jaringan rantai <strong>terjadi menurut saluran hierarki organisasi dan jaringan komando<\/strong>. Pola komunikasi ini <strong>berbentuk seperti rantai<\/strong>. Jadi, dari satu titik ke titik lainnya mengikuti satu perintah atau satu arahan dari atasan. Contohnya seperti di perusahaan manufaktur yang pekerjaannya dilakukan secara estafet bergantian sesuai bagiannya.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>b. Komunikasi Jaringan Lingkaran<\/strong><\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Komunikasi jaringan lingkaran <strong>terjadi melalui saluran komunikasi yang berbentuk seperti lingkaran<\/strong>. Komunikasi ini memungkinkan semua individu untuk saling berinteraksi sehingga pesan bisa didistribusikan secara merata. Misalnya seperti komunikasi yang biasa dilakukan dalam sebuah tim, pendistribusian pesan dapat tersampaikan secara rata untuk seluruh anggota.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>c. Komunikasi Jaringan Bintang<\/strong><\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Komunikasi jaringan bintang <strong>melibatkan semua anggota <\/strong>dalam berkomunikasi, sehingga antara satu anggota dengan anggota lainnya<strong> mendapat <\/strong><strong><em>feedback <\/em><\/strong><strong>yang cepat<\/strong>. Pola komunikasi ini <strong>berbentuk seperti<\/strong> <strong>bintang<\/strong>. Komunikasi ini adalah yang paling efektif jika dibandingkan dengan komunikasi jaringan rantai maupun lingkaran. Namun, komunikasi ini cenderung menimbulkan kesalahpahaman atau kekeliruan. Contoh komunikasi ini lebih luas dan bersinggungan dengan banyak tim dan biasanya melibatkan semua anggota organisasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gimana, teman-teman? Sudah paham dengan materi dasar komunikasi bisnis? Atau malah pusing karena materinya banyak? Semangat terus ya, belajarnya! Kalau pusing, mungkin kamu butuh belajar melalui video beranimasi di aplikasi <a href=\"\/ruangbelajar?shortlink=eaff0eb9&amp;pid=blog\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\"><strong><span>Ruangguru<\/span><\/strong><\/a>. Yuk, <em>download <\/em>aplikasinya sekarang!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/app.ruangguru.com\/\" target=\"_blank\" style=\"text-align: center;\" class=\"rg-cta\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/557819d0-f83b-4df6-a254-1dd7aaa6ca04.jpeg\" width=\"820\" height=\"200\" alt=\"Bimbel Ruangguru\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p>Muthias, A. (2019). <em>Komunikasi Bisnis: Program Keahlian Bisnis dan Pemasaran<\/em>. Jakarta: Bumi Aksara.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Yuk, belajar Dasar Komunikasi Bisnis! Materinya mencakup pengertian, unsur-unsur komunikasi, tujuan, manfaat, serta jenis-jenis komunikasi bisnis. Materi ini cocok untuk siswa SMK Kelas 10&nbsp; Jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran, lho! &#8212;<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":2344,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Konsep%20Pelajaran%20-%20SMK%2010%20-%20Dasar%20Komunikasi%20Bisnis-09.jpg"]},"categories":[1],"tags":[337,10,154,157],"class_list":["post-2344","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-bdp","tag-konsep-pelajaran","tag-smk","tag-smk-kelas-x"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mempelajari Dasar Komunikasi Bisnis | SMK Kelas 10<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Yuk, belajar Dasar Komunikasi Bisnis! Materinya mencakup pengertian, unsur-unsur komunikasi, tujuan, manfaat, serta jenis-jenis komunikasi bisnis. Materi\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/dasar-komunikasi-bisnis\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mempelajari Dasar Komunikasi Bisnis | SMK Kelas 10\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Yuk, belajar Dasar Komunikasi Bisnis! Materinya mencakup pengertian, unsur-unsur komunikasi, tujuan, manfaat, serta jenis-jenis komunikasi bisnis. Materi\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/dasar-komunikasi-bisnis\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-08-01T12:15:17+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Kenya Swawikanti\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Kenya Swawikanti\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/dasar-komunikasi-bisnis\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/dasar-komunikasi-bisnis\",\"name\":\"Mempelajari Dasar Komunikasi Bisnis | SMK Kelas 10\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/dasar-komunikasi-bisnis#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/dasar-komunikasi-bisnis#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Konsep%20Pelajaran%20-%20SMK%2010%20-%20Dasar%20Komunikasi%20Bisnis-09.jpg\",\"datePublished\":\"2022-08-01T12:15:17+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14\"},\"description\":\"Yuk, belajar Dasar Komunikasi Bisnis! Materinya mencakup pengertian, unsur-unsur komunikasi, tujuan, manfaat, serta jenis-jenis komunikasi bisnis. Materi\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/dasar-komunikasi-bisnis#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/dasar-komunikasi-bisnis\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/dasar-komunikasi-bisnis#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Konsep%20Pelajaran%20-%20SMK%2010%20-%20Dasar%20Komunikasi%20Bisnis-09.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Konsep%20Pelajaran%20-%20SMK%2010%20-%20Dasar%20Komunikasi%20Bisnis-09.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/dasar-komunikasi-bisnis#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mempelajari Dasar Komunikasi Bisnis | SMK Kelas 10\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14\",\"name\":\"Kenya Swawikanti\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Kenya Swawikanti\"},\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/kenya-swawikanti\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mempelajari Dasar Komunikasi Bisnis | SMK Kelas 10","description":"Yuk, belajar Dasar Komunikasi Bisnis! Materinya mencakup pengertian, unsur-unsur komunikasi, tujuan, manfaat, serta jenis-jenis komunikasi bisnis. Materi","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/dasar-komunikasi-bisnis","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mempelajari Dasar Komunikasi Bisnis | SMK Kelas 10","og_description":"Yuk, belajar Dasar Komunikasi Bisnis! Materinya mencakup pengertian, unsur-unsur komunikasi, tujuan, manfaat, serta jenis-jenis komunikasi bisnis. Materi","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/dasar-komunikasi-bisnis","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2022-08-01T12:15:17+00:00","author":"Kenya Swawikanti","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Kenya Swawikanti","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/dasar-komunikasi-bisnis","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/dasar-komunikasi-bisnis","name":"Mempelajari Dasar Komunikasi Bisnis | SMK Kelas 10","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/dasar-komunikasi-bisnis#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/dasar-komunikasi-bisnis#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Konsep%20Pelajaran%20-%20SMK%2010%20-%20Dasar%20Komunikasi%20Bisnis-09.jpg","datePublished":"2022-08-01T12:15:17+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14"},"description":"Yuk, belajar Dasar Komunikasi Bisnis! Materinya mencakup pengertian, unsur-unsur komunikasi, tujuan, manfaat, serta jenis-jenis komunikasi bisnis. Materi","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/dasar-komunikasi-bisnis#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/dasar-komunikasi-bisnis"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/dasar-komunikasi-bisnis#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Konsep%20Pelajaran%20-%20SMK%2010%20-%20Dasar%20Komunikasi%20Bisnis-09.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Konsep%20Pelajaran%20-%20SMK%2010%20-%20Dasar%20Komunikasi%20Bisnis-09.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/dasar-komunikasi-bisnis#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mempelajari Dasar Komunikasi Bisnis | SMK Kelas 10"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14","name":"Kenya Swawikanti","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Kenya Swawikanti"},"url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/kenya-swawikanti"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2344","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2344"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2344\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2344"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2344"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2344"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2344"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}