{"id":23498,"date":"2025-06-20T10:44:03","date_gmt":"2025-06-20T03:44:03","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?p=23498"},"modified":"2025-06-23T16:17:34","modified_gmt":"2025-06-23T09:17:34","slug":"skala-prioritas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/skala-prioritas","title":{"rendered":"Pengertian Skala Prioritas dan Contohnya | Ekonomi Kelas 10"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/126d67e6-0332-4f65-83a3-6b3119c0db4a.png\" alt=\"Skala Prioritas\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Kalau kamu masih bingung mau mendahulukan beli baju buat pergi ke ulang tahun teman atau beli seragam yang udah kekecilan, artinya kamu perlu belajar tentang skala prioritas. Apa itu skala prioritas? Simak penjelasannya di <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/c\/ekonomi\/ekonomi-sma-kelas-10\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">artikel Ekonomi kelas 10<\/a><\/strong> berikut ini ya!<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Suatu hari, kamu diundang ke pesta ulang tahun temanmu. Tentu aja kamu akan datang! Terus kamu langsung ingat baju\u00a0<em>stylish\u00a0<\/em>yang kamu taksir dan ingin kamu beli. Kayaknya keren kalau kamu pakai baju itu ke pesta ulang tahun temanmu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pas kamu bilang ke orang tua tentang keinginanmu, awalnya mereka oke-oke aja. Terus kamu dikasih sejumlah uang yang cuma cukup buat beli baju itu. Syaratnya, kamu\u00a0<em>gak\u00a0<\/em>bisa dapet uang lagi sampai akhir bulan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tapi <em>gak\u00a0<\/em>lama, kamu ingat kalau seragam sekolah kamu udah kekecilan dan perlu beli yang baru. Di situ kamu galau, karena kamu harus pilih beli salah satu, baju baru atau seragam baru. Nah, di situlah kamu diuji tentang prioritas mana yang harus kamu dahulukan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Emang, apa yang dimaksud dengan skala prioritas?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/ilmu-ekonomi\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pengertian Ilmu Ekonomi Menurut Para Ahli, Tujuan &amp; Manfaatnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Pengertian Skala Prioritas<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Jadiii\u2026\u00a0<\/em><strong>skala prioritas<\/strong>\u00a0adalah\u00a0daftar susunan<strong>\u00a0<a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/macam-macam-kebutuhan-dan-alat-pemenuhannya\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kebutuhan manusia<\/a><\/strong>, dimulai dari kebutuhan yang paling penting hingga kebutuhan yang dianggap kurang penting.\u00a0 Dengan menyusun skala prioritas, kita dapat menentukan\u00a0<em>nih <\/em>mana kebutuhan yang harus kita penuhi terlebih dahulu dan mana kebutuhan yang dapat ditunda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bisa dibilang, skala prioritas kebutuhan disusun berdasarkan\u00a0<strong>tingkat kepentingan <\/strong>dan <strong>keterdesakan <\/strong>atau urgensi dari kebutuhan tersebut. Makannya, kamu bisa memutuskan mana kebutuhan yang\u00a0<strong>paling mendesak dan penting\u00a0<\/strong>agar bisa terpenuhi terlebih dulu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-biaya-peluang-opportunity-cost\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pengertian Biaya Peluang (<em>Opportunity Cost<\/em>)<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Tabel Skala Prioritas<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam menyusun skala prioritas kebutuhan, kita dapat menentukan terlebih dahulu sifat kebutuhannya. Berdasarkan <strong>urgensitasnya<\/strong>, kebutuhan dapat dibedakan <strong>menjadi empat kuadran<\/strong> atau <strong>kategori<\/strong>, yaitu:<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 12pt;\">1. Penting dan mendesak<\/span><\/h3>\n<h3><span style=\"font-size: 12pt;\">2. Penting tapi kurang mendesak<\/span><\/h3>\n<h3><span style=\"font-size: 12pt;\">3. Kurang penting namun mendesak<\/span><\/h3>\n<h3><span style=\"font-size: 12pt;\">4. Kurang penting dan kurang mendesak<\/span><\/h3>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Terus gimana\u00a0<em>nih\u00a0<\/em>caranya supaya kita tahu kebutuhan apa saja yang harus kita beli terlebih dahulu?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tenang, Steven R. Covey telah mencetuskan\u00a0<strong>tabel skala prioritas\u00a0<\/strong>untuk memudahkan kita dalam menentukan sebuah prioritas dalam memenuhi kebutuhan.<\/p>\n<p><em>Yuk,\u00a0<\/em>lihat tabel dibawah ini!<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter \" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/f2bc2f15-0e07-4df1-aa5a-a9f6063c2bc1.jpg\" alt=\"tabel skala prioritas pada ilmu ekonomi\" width=\"500\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apakah kamu bingung melihat tabel diatas?\u00a0<em>Soo\u2026\u00a0<\/em>Pada tabel tersebut, terdapat empat kuadran, yaitu kuadran I, kuadran II, kuadran III, dan kuadran IV. Setiap kuadran memiliki arti masing-masing. Bisa kamu perhatikan pada gambar, ya!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Hhmmm\u2026<\/em>\u00a0jadi kesimpulannya apa ini,\u00a0<em>gengs<\/em>?\u00a0<em>Yup<\/em>, benar! Dari penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa kita harus mendahulukan kebutuhan yang berada pada kuadran I, lalu kebutuhan pada kuadran II, kemudian kebutuhan pada kuadran III, dan terakhir kebutuhan pada kuadran IV.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Supaya lebih paham,\u00a0<em>yuk<\/em>\u00a0simak contoh kasus berikut!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengenal-kelangkaan-dan-kebutuhan-manusia\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mengenal Kelangkaan dan Kebutuhan Manusia<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Contoh Skala Prioritas<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Misalnya, kamu mendapatkan uang sebesar Rp700.000 dari orang tua untuk memenuhi kebutuhan kamu bulan depan. Setelah dirinci, ternyata ada beberapa barang yang kamu butuhkan, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\">Isi pensil (Rp10.000), karena isi pensil yang kamu miliki tinggal 3 pcs lagi.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Sepatu baru (Rp500.000), karena ada model sepatu yang baru dilaunching dan kamu sukai.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Kuota internet (Rp150.000), karena kuota kamu sudah hampir habis.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Isi binder (Rp25.000), persiapan untuk belajar online bulan depan.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Tas baru (Rp200.000), karena tas sebelumnya rusak.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ternyata, total dari semua kebutuhanmu adalah Rp885.000. Jumlah tersebut lebih besar dari uang yang diberikan oleh orang tuamu. Kamu membutuhkan uang sebesar Rp185.000 lagi untuk memenuhi semua kebutuhanmu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karena uang yang kamu miliki masih kurang, maka kamu harus menentukan apa saja yang akan kamu beli terlebih dahulu.\u00a0<em>Nah<\/em>, berbekal dari materi tabel skala prioritas, kebutuhanmu dikelompokan menjadi:<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li>Kuadran 1: kuota internet karena tanpa kuota internet kamu tidak bisa mengikuti kegiatan belajar online.<\/li>\n<li>Kuadran 2: isi binder dan isi pensil\u00a0 karena kedua barang ini menunjang kegiatan belajar, namun masih ada stok 3 pcs. Jadi, masuk ke kuadran 2.<\/li>\n<li>Kuadran 3: tas karena saat ini kamu sekolah online, jadi belum membutuhkan tas walaupun tas kamu sudah rusak.<\/li>\n<li>Kuadran 4: sepatu karena sepatu kamu sebelumnya masih ada dan saat ini sekolah online, jadi tidak perlu memakai sepatu.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi, kebutuhan yang harus kamu beli terlebih dahulu adalah kuota, lalu isi binder dan isi pensil, kemudian tas, dan yang terakhir sepatu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika uang yang kamu miliki belum memenuhi semua kebutuhan yang kamu inginkan, maka salah satu alternatifnya adalah menunda untuk membeli barang pada kuadran 4. Kamu bisa menabung terlebih dahulu dan membeli barang tersebut ketika uang yang kamu miliki sudah cukup.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/prinsip-motif-dan-tindakan-ekonomi\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pengaruh Motif dan Prinsip Ekonomi terhadap Tindakan Ekonomi<\/a><\/strong><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter \" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/1871ab6a-9db6-4008-9aed-3929cea13b1c.jpg\" alt=\"Contoh Tabel Skala Prioritas\" width=\"500\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gimana? Sekarang sudah tahu\u00a0<em>dong<\/em>\u00a0mana kebutuhan yang harus dibeli saat ini juga dan mana kebutuhan yang bisa dibeli di lain waktu. Jadi\u00a0<em>nggak<\/em>\u00a0ada lagi\u00a0<em>deh<\/em>\u00a0yang namanya belanja impulsif. Kamu beli sesuatu tapi\u00a0<em>nggak\u00a0<\/em>mikir-mikir dulu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oke, itu tadi materi tentang konsep dasar ilmu ekonomi. Kalau kamu mau tahu lebih banyak lagi tentang materi ini, kamu bisa coba tonton video belajar di\u00a0<a href=\"https:\/\/app.ruangguru.com\/ruangbelajar\/v\/menyusun-skala-prioritas-subtopi-t5ttlc7m-hr-sma-kelas-10-kurikulum-merdeka\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>ruangbelajar<\/strong><\/a>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di sana,\u00a0<em>nggak<\/em>\u00a0cuma materinya saja yang lengkap, tapi kamu juga akan diajar oleh kakak-kakak Master Teacher yang asik banget. Jadi, bikin kamu cepat paham. Penasaran? Langsung saja\u00a0<em>download<\/em>\u00a0aplikasinya sekarang!<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/bayar.ruangguru.com\/\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/ceb472c4-1feb-4a1d-afdf-4f92234a63d0.jpg\" alt=\"CTA Ruangguru\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kalau kamu masih bingung mau mendahulukan beli baju buat pergi ke ulang tahun teman atau beli seragam yang udah kekecilan, artinya kamu perlu belajar tentang skala prioritas. Apa itu skala prioritas? Simak penjelasannya di artikel Ekonomi kelas 10 berikut ini ya! &#8212; &nbsp; Suatu hari, kamu diundang ke pesta ulang tahun temanmu. Tentu aja kamu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":115,"featured_media":23498,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1750670198:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Apa yang dimaksud dengan skala prioritas? Simak pembahasannya mulai dari pengertian, tabel skala prioritas, hingga contohnya di artikel ini, yaa!"],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[""],"_aioseo_og_description":[""],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[""],"_aioseo_twitter_description":[""],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/126d67e6-0332-4f65-83a3-6b3119c0db4a.png"],"_wp_old_date":["2025-06-21"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Apa yang dimaksud dengan skala prioritas? Simak pembahasannya mulai dari pengertian, tabel skala prioritas, hingga contohnya di artikel ini, yaa!"]},"categories":[541,545],"tags":[52,10,37],"class_list":["post-23498","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi","category-ekonomi-sma-kelas-10","tag-kelas-10","tag-konsep-pelajaran","tag-sma"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pengertian Skala Prioritas dan Contohnya | Ekonomi Kelas 10<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa yang dimaksud dengan skala prioritas? Simak pembahasannya mulai dari pengertian, tabel skala prioritas, hingga contohnya di artikel ini, yaa!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/skala-prioritas\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengertian Skala Prioritas dan Contohnya | Ekonomi Kelas 10\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa yang dimaksud dengan skala prioritas? Simak pembahasannya mulai dari pengertian, tabel skala prioritas, hingga contohnya di artikel ini, yaa!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/skala-prioritas\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-06-20T03:44:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-06-23T09:17:34+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ulfatun Kasanah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ulfatun Kasanah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/skala-prioritas\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/skala-prioritas\",\"name\":\"Pengertian Skala Prioritas dan Contohnya | Ekonomi Kelas 10\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/skala-prioritas#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/skala-prioritas#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/126d67e6-0332-4f65-83a3-6b3119c0db4a.png\",\"datePublished\":\"2025-06-20T03:44:03+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-23T09:17:34+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/f61326dc42ead6d54f0a1b8f836d5927\"},\"description\":\"Apa yang dimaksud dengan skala prioritas? Simak pembahasannya mulai dari pengertian, tabel skala prioritas, hingga contohnya di artikel ini, yaa!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/skala-prioritas#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/skala-prioritas\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/skala-prioritas#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/126d67e6-0332-4f65-83a3-6b3119c0db4a.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/126d67e6-0332-4f65-83a3-6b3119c0db4a.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/skala-prioritas#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pengertian Skala Prioritas dan Contohnya | Ekonomi Kelas 10\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/f61326dc42ead6d54f0a1b8f836d5927\",\"name\":\"Ulfatun Kasanah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Ulfatun Kasanah\"},\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/ulfatun-kasanah\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengertian Skala Prioritas dan Contohnya | Ekonomi Kelas 10","description":"Apa yang dimaksud dengan skala prioritas? Simak pembahasannya mulai dari pengertian, tabel skala prioritas, hingga contohnya di artikel ini, yaa!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/skala-prioritas","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pengertian Skala Prioritas dan Contohnya | Ekonomi Kelas 10","og_description":"Apa yang dimaksud dengan skala prioritas? Simak pembahasannya mulai dari pengertian, tabel skala prioritas, hingga contohnya di artikel ini, yaa!","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/skala-prioritas","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2025-06-20T03:44:03+00:00","article_modified_time":"2025-06-23T09:17:34+00:00","author":"Ulfatun Kasanah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Ulfatun Kasanah","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/skala-prioritas","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/skala-prioritas","name":"Pengertian Skala Prioritas dan Contohnya | Ekonomi Kelas 10","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/skala-prioritas#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/skala-prioritas#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/126d67e6-0332-4f65-83a3-6b3119c0db4a.png","datePublished":"2025-06-20T03:44:03+00:00","dateModified":"2025-06-23T09:17:34+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/f61326dc42ead6d54f0a1b8f836d5927"},"description":"Apa yang dimaksud dengan skala prioritas? Simak pembahasannya mulai dari pengertian, tabel skala prioritas, hingga contohnya di artikel ini, yaa!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/skala-prioritas#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/skala-prioritas"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/skala-prioritas#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/126d67e6-0332-4f65-83a3-6b3119c0db4a.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/126d67e6-0332-4f65-83a3-6b3119c0db4a.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/skala-prioritas#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pengertian Skala Prioritas dan Contohnya | Ekonomi Kelas 10"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/f61326dc42ead6d54f0a1b8f836d5927","name":"Ulfatun Kasanah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ulfatun Kasanah"},"url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/ulfatun-kasanah"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23498","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/115"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23498"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23498\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23554,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23498\/revisions\/23554"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23498"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23498"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23498"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23498"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}