{"id":24285,"date":"2025-08-04T00:12:16","date_gmt":"2025-08-03T17:12:16","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?p=24285"},"modified":"2025-08-04T00:30:34","modified_gmt":"2025-08-03T17:30:34","slug":"episode-10-clash-of-champions-season-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/episode-10-clash-of-champions-season-2","title":{"rendered":"Rekap Episode 10 Clash of Champions (COC) Season 2"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b68a35d6-e84c-4aef-9ff3-4fb48a23838e.png\" alt=\"rekap game episode 10 coc season 2\" width=\"820\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Di episode 10 ini, 4 tim harus bertanding dalam <\/span><strong>Death Match<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> demi mempertahankan posisi mereka di <\/span><strong>Clash of Champions Season 2<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Nah, siapa aja tim yang selamat? Yuk, simak ketegangannya di artikel ini!<\/span><\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8212;<\/span><\/i><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/episode-8-clash-of-champions-season-2\">episode 8<\/a><\/strong> dan <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/episode-9-clash-of-champions-season-2\">9 sebelumnya<\/a><\/strong>, delapan tim harus saling bertanding menghadapi empat tantangan, dua tantangan menguji ketajaman strategi dan spasial mereka, sementara dua tantangan lainnya menguji kekuatan memori dan fokus.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, sayangnya, nggak semua tim bisa bertahan. Empat tim harus rela tereliminasi. <\/span><strong>Tim Shafa, Nabiel, David Goh, dan Dean<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> akan turun ke zona paling menegangkan, yaitu Death Match, yang jadi penentu nasib mereka di <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jadwal-tayang-clash-of-champions-season-2\">Clash of Champions Season 2<\/a><\/strong>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lantas, tantangan apa yang menanti mereka di Death Match kali ini? Siapa aja tim yang akan lolos? Daripada menebak-nebak, langsung aja simak keseruannya dalam artikel ini. Siap-siap deg-degan!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Death Match: Invisible Matrix<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Waktu pertama kali dengar nama gamenya, <\/span><strong>\u201cInvisible Matrix\u201d<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, kamu bisa nebak nggak sih, tantangannya bakal kayak gimana? Dari namanya aja udah bikin mikir, ini bakal nguji apa ya? Apakah memori? Kemampuan spasial? Logika? Atau malah soal hitung-hitungan matriks yang ribet itu?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saking <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">mind blowing<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">-nya, Nares aja sampai bingung sendiri. \u201cInvisible itu kan nggak kelihatan\u2026 terus matrix-nya yang apa dong?!\u201d \ud83e\udd2f<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/dfb00192-209d-41e8-88f8-848976ef9f9d.png\" alt=\"rekap game coc season 2\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Fix<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, baru denger namanya aja udah bikin otak muter-muter! (Sumber: YouTube Ruangguru)<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>Aturan Game Invisible Matrix<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, di tantangan kali ini, game masih dimainkan secara berkelompok alias per tim, guis! Tapi jangan salah, bukan Death Match namanya kalo nggak bikin mau biiippppp \u2014- modyaar!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, di game ini, setiap tim harus menyusun blok-blok ke dalam <\/span><strong>grid berukuran 12\u00d712<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> yang muncul di layar. Tapi&#8230; <\/span><strong>blok yang sudah diletakkan, nggak akan kelihatan alias invisible<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">! \ud83d\ude31 Makanya nih, namanya jadi \u2018Invisible Matrix\u2019. Semua tergantung pada strategi, kerja sama tim, dan kekuatan memori. Setiap tim harus pintar-pintar <\/span><strong>menghafal posisi blok yang udah terisi<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/a575fe1c-4e90-4839-925a-ec323333c227.png\" alt=\"aturan game invisible matrix\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Invisible Matrix, menyusun blok dalam grid. (Sumber: YouTube Ruangguru)<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap tim dibekali <\/span><strong>9 jenis blok<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, dan masing-masing jenis terdiri dari <\/span><strong>2 buah<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Blok-blok ini bentuknya berbeda-beda, seperti potongan puzzle.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/episode-7-clash-of-champions-season-2\">Rekap Episode 7 Clash of Champions (COC) Season 2<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap blok diberi <\/span><strong>tanda bintang<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> sebagai penanda untuk diletakkan dalam grid. Tapi ingat ya, <\/span><strong>posisi dan bentuk blok nggak bisa diputar-putar<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Semua harus ditempatkan <\/span><strong>sesuai bentuk aslinya<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/8b8bdb83-9114-4228-8754-6cc4e69e61ba.png\" alt=\"aturan game invisible matrix coc season 2\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sembilan jenis blok yang akan diberikan untuk masing-masing tim. (Sumber: YouTube Ruangguru)<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, di sinilah kerja sama tim diuji. Harus bisa menyusun strategi, dan<\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\"> nginget-nginget <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">area mana yang udah ditempatin blok dan mana yang masih kosong.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hanya satu orang yang ditunjuk sebagai perwakilan untuk menyebut blok mana yang akan dimasukkan\/disusun ke dalam grid dalam <\/span><strong>waktu 30 detik<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Kalau nggak menjawab melewati batas waktu, ya&#8230; sayang banget, <\/span><strong>giliran tim di ronde tersebut langsung hangus<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Makanya, butuh koordinasi! Semua anggota harus aktif mengingat dan mendiskusikan posisi blok sebelumnya sebelum giliran dimulai.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>Total Ronde dan Skema Nilai<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, ini yang penting! Setiap kali tim berhasil meletakkan blok ke kotak yang <\/span><strong>masih kosong<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, maka tim akan mendapatkan <\/span><strong>poin untuk kotak yang benar<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Tapi, kalau ternyata koordinat yang dipilih <\/span><strong>menumpuk dengan posisi blok sebelumnya<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, maka akan dianggap <\/span><em><strong>\u2018illegal move\u2019<\/strong><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">. Akibatnya, tim nggak mendapatkan poin sama sekali (0 poin).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tantangan Invisible Matrix berlangsung selama <\/span><strong>10 ronde<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Setiap tim akan mendapat <\/span><strong>1 giliran bermain di setiap ronde<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, dan sistem penilaian dibagi menjadi dua fase, yaitu:<\/span><\/p>\n<table style=\"border-collapse: collapse; width: 100%;\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"width: 50%; text-align: center;\"><strong>Ronde<\/strong><\/td>\n<td style=\"width: 50%; text-align: center;\"><strong>Poin per kotak yang benar<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 50%; text-align: center;\">Ronde 1-5<\/td>\n<td style=\"width: 50%; text-align: center;\">1 poin<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 50%; text-align: center;\">Ronde 6-10<\/td>\n<td style=\"width: 50%; text-align: center;\">2 poin<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya, jika tim menyusun blok berisi 5 kotak dan semuanya diletakkan di posisi kosong, maka:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di ronde 1-5, tim akan mendapat 5 poin.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di ronde 6-10, tim akan mendapat 10 poin.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap tim juga diberikan <\/span><strong>1 kali kesempatan untuk meminta bantuan<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> selama permainan berlangsung. Bantuan ini dapat memberitahu letak posisi setiap susunan blok pada grid. Tapi, penggunaan bantuan ini memiliki konsekuensi besar. Saat tim memilih untuk menggunakan bantuan, maka <\/span><strong>giliran tim di ronde tersebut langsung dianggap hangus dan tidak dapat poin apa pun di ronde itu<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Jadi, bantuan harus digunakan dengan bijak dan hanya dalam kondisi mendesak!<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/episode-6-clash-of-champions-season-2\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Rekap Episode 6 Clash of Champions (COC) Season 2<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah seluruh ronde dimainkan, sistem akan menghitung total poin dari semua tim. <\/span><strong>Hanya 2 tim dengan skor tertinggi yang akan melaju ke babak selanjutnya<\/strong><b>. <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Jika terdapat dua atau lebih tim yang memiliki <\/span><strong>skor imbang<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, maka yang dipilih adalah <\/span><strong>tim dengan jumlah blok yang berhasil diletakkan dengan benar<\/strong><b>.<\/b><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/f60224e2-c72f-428d-9058-1f8acaa97fcd.png\" alt=\"aturan game invisible matrix coc season 2\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hanya 2 tim yang bisa lolos ke babak selanjutnya. (Sumber: YouTube Ruangguru)<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Mini Game: Penentu Giliran Tim yang Bermain<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum masuk ke tantangan utama <\/span>Invisible Matrix<span style=\"font-weight: 400;\">, setiap tim harus terlebih dulu melewati <\/span><strong>Mini Game<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Wah, apa lagi tuh Mini Game?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, Mini Game ini bertujuan untuk menentukan <\/span><strong>urutan atau giliran setiap tim<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> dalam bermain di tantangan Invisible Matrix. Tim yang mendapat giliran pertama biasanya sih punya keuntungan strategis ya untuk bisa lebih leluasa mengatur arah jalannya permainan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Masing-masing tim harus menunjuk <\/span><strong>satu perwakilan<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk mengikuti Mini Game tersebut. Berikut daftar perwakilan dari masing-masing tim:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Tim Nabiel<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> \u2192 Max<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Tim David Goh<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> \u2192 Nadia<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Tim Shafa<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> \u2192 Shafa<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Tim Dean<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> \u2192 Shen<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>Mekanisme Permainan<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada Mini Game, setiap perwakilan tim harus <strong>menghafalkan letak kotak putih<\/strong> yang disusun secara acak pada <strong>grid berjumlah 10\u00d710 dalam waktu 1 menit<\/strong>.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah waktu habis, grid akan menghilang, dan setiap perwakilan diminta menyebutkan posisi kotak putih sebanyak yang mereka ingat. Semakin banyak kotak putih yang berhasil dijawab <\/span><strong>dengan benar<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, semakin tinggi juga skor yang didapat.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/a6a1559f-51c0-470e-a243-d7426c6b6999.png\" alt=\"aturan mini game coc season 2\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat 27 kotak putih yang disusun secara acak pada grid 10\u00d710. (Sumber: YouTube Ruangguru)<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Inilah urutan peserta berdasarkan jumlah kotak putih yang berhasil mereka ingat dengan benar:<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">\ud83e\udd47 <\/span><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/profil-max-clash-of-champions-season-2\"><strong>Max<\/strong><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> (Tim Nabiel)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">\ud83e\udd48 <\/span><strong>Shafa<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> (Tim Shafa)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">\ud83e\udd49 <\/span><strong>Nadia<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> (Tim David Goh)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">\ud83c\udf96\ufe0f <\/span><strong>Shen<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> (Tim Dean)<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya, <\/span><strong>urutan tim untuk bermain di Invisible Matrix<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> pun secara resmi ditetapkan sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Tim Nabiel<\/strong><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Tim Shafa<\/strong><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Tim David Goh<\/strong><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Tim Dean<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan urutan ini, Tim Nabiel akan menjadi tim pertama yang memainkan strategi mereka di medan kosong. Sementara itu, tim-tim selanjutnya harus lebih hati-hati dan mengandalkan ingatan lebih kuat karena grid akan semakin &#8220;berisiko&#8221; seiring blok-blok bertambah.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Ronde 1: Strategi Pembuka yang Menentukan!<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Permainan Invisible Matrix dimulai dengan <\/span>ronde pertama<span style=\"font-weight: 400;\"> yang langsung penuh ketegangan! Di ronde ini, semua tim mulai menunjukkan strategi unik masing-masing untuk mengambil kendali di awal permainan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Karena grid masih kosong, semua tim punya kesempatan untuk mengeksekusi rencana tanpa hambatan dari isian tim lain. Tim Nabiel memutuskan untuk memulai langkahnya dengan <\/span><strong>menempatkan blok 6 tepat di tengah-tengah grid<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, yaitu di posisi <\/span><strong>F6<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Pilihan ini bukan tanpa alasan. Mereka menyusun strategi agar blok di tengah bisa mengecoh arah permainan lawan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, <\/span><strong>Tim Shafa memilih strategi yang jauh lebih hati-hati dan terstruktur<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Mereka menempatkan <\/span><strong>blok 9 di G1<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, yaitu di bagian atas grid. Tim David Goh menempatkan <\/span><strong>blok 9 di posisi F3<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, yaitu di area tengah-atas grid. Cukup <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">tricky<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">, tapi untungnya masih aman. Dan langkah pertama Tim Dean adalah menempatkan <\/span><strong>blok 9 di D7<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, area yang merupakan bagian dari <\/span><strong>grid kiri bawah<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/episode-5-clash-of-champions-season-2\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Rekap Episode 5 Clash of Champions (COC) Season 2<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Strategi Tim Siapa yang akan Menang?<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalo ngomongin strategi, pasti setiap tim punya, ya! Contohnya aja <strong>Tim Shafa<\/strong>. Tim ini <strong>membagi grid menjadi <\/strong><\/span><strong>empat kuadran<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <strong>menugaskan setiap anggota untuk fokus hanya pada satu kuadran<\/strong>.<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">Kuadran 1 (kanan atas) \u2192 Shafa<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">Kuadran 2 (kiri atas) \u2192 Amara<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">Kuadran 3 (kiri bawah) \u2192 Bernard<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">Kuadran 4 (kanan bawah) \u2192 David S<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai kapten tim, Shafa juga berperan menjadi koordinator untuk mengecek ulang dan mengkonfirmasi jawaban anggota tim lainnya. Dengan sistem seperti ini, kemampuan menghafal jadi lebih fokus dan mengurangi risiko tumpang tindih antar memori tim.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lain halnya dengan Tim Shafa, David Goh, dan Nabiel, <strong>Tim Dean<\/strong> punya strategi yang unik, loh! Mereka menganut strategi yang disebut oleh Luthfi sebagai <\/span><strong>\u201c<em>zoning<\/em>\u201d atau penguasaan wilayah<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Tujuannya udah jelas dari langkah pertama mereka nih, yakni ingin menguasai area\/wilayah grid kiri bawah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Caranya, mereka akan <\/span><strong>mengunci akses tim lawan untuk menyusun blok ke area tersebut<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, dengan mengisi potongan-potongan blok di sekitar <\/span><strong>perbatasan grid kiri bawah<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/1bd08eee-6671-4c10-bcce-43dcd0c1cc8a.png\" alt=\"strategi tim dean di death match\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Strategi Luthfi untuk menggunakan metode zoning atau control area di grid kiri bawah. (Sumber: YouTube Ruangguru)<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam strategi ini, Luthfi bertanggung jawab untuk menghafal seluruh detail posisi blok yang sudah ditaruh timnya di wilayah itu. Sementara anggota tim lainnya bertugas untuk <\/span><strong>menghafal posisi blok di wilayah grid lainnya<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, sebagai bentuk antisipasi jika tim lawan nekat masuk ke \u201czona terlarang\u201d milik mereka.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap langkah punya kelebihan dan risikonya masing-masing, ya. Tapi yang jelas, keputusan di awal akan sangat mempengaruhi kondisi grid dan arah permainan di ronde-ronde berikutnya.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/episode-4-clash-of-champions-season-2\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Rekap Episode 4 Clash of Champions (COC) Season 2<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Ketegangan Memuncak di Akhir Permainan<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memasuki pertengahan hingga akhir permainan, suasana semakin memanas. Ronde demi ronde dilalui, setiap tim benar-benar harus berpikir hati-hati sebelum menaruh blok mereka. Dengan grid yang semakin padat terisi, peluang mereka untuk menaruh blok di lokasi kotak kosong pun semakin kecil.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sayangnya, di tengah tekanan dan intensitas yang terus meningkat, beberapa tim akhirnya mengalami <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">illegal move<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">. Blok yang mereka tempatkan ternyata bertabrakan dengan blok milik sendiri atau milik tim lain yang sudah lebih dulu ada di grid. Waduh&#8230; sayang banget!<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/0e6dccc2-9a0d-4055-9827-0ab30a0f5b90.png\" alt=\"performa tim nabiel di death match\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tim Nabiel yang beberapa kali mengalami <em>illegal move<\/em>. (Sumber: YouTube Ruangguru)<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melihat risiko <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">illegal move<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> yang makin besar, Tim Shafa mengambil keputusan krusial di ronde ke-8. Mereka memilih untuk menggunakan bantuan, yang berarti mereka harus mengorbankan giliran bermain di ronde tersebut.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Keputusan ini tentu tidak mudah. Tapi, Tim Shafa menyadari bahwa jika mereka memaksakan menyusun blok tanpa kepastian, bisa jadi mereka malah kehilangan poin lebih banyak karena <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">illegal move<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Permainan Berakhir: Siapa yang Lolos, Siapa yang Tumbang?<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah seluruh 10 ronde terselesaikan, tibalah saatnya pengumuman hasil akhir. Semua tim menahan napas menunggu siapa yang berhasil mengamankan posisi untuk lolos ke babak selanjutnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dan\u2026 dengan perolehan <\/span><strong>skor tertinggi 45 poin<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, tim yang keluar sebagai juara Death Match kali ini adalah&#8230; jeng-jeng-jeng&#8230;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Tim DEAN<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>!<\/strong> \ud83e\udd73<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/75fc7a6a-5e47-4075-8d1f-c815f747bb27.png\" alt=\"tim dean menang di death match\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tim Dean yang meraih skor tertinggi di Death Match. (Sumber: YouTube Ruangguru)<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selamat untuk <\/span><strong>Dean, Luthfi, Nares, dan Shen<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> yang berhasil menjalankan strategi <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><em>zoning<\/em> <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">mereka dengan sangat rapi. Seluruh tim berhasil memaksimalkan area yang mereka kuasai dengan sempurna. BRAVO!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tak kalah dramatis, <\/span><strong>tim kedua yang berhasil lolos adalah Tim Shafa<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, dengan perolehan skor <\/span><strong>42 poin<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Wah, keputusan mereka untuk mengorbankan Ronde 8 terbukti sangat tepat. Mereka berhasil memaksimalkan dua ronde terakhir yang bernilai ganda, dan secara konsisten menghindari<em> illegal move<\/em>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selamat untuk <\/span><strong>Shafa, Amara, Bernard, dan David S!<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Kerja tim kalian solid banget! \ud83c\udf89\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sayangnya, dua tim lainnya harus menyudahi perjuangan mereka di babak ini. Mereka adalah:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Tim Nabiel (Max, Maul, <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/profil-zahran-clash-of-champions-season-2\">Zahran<\/a>)<\/strong><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Tim David Goh (Nadia, Jonathan, MP)<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/97f51cd9-c56b-4d84-8317-48263c020245.png\" alt=\"tim yang kalah di game invisible matrix\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tim yang tereliminasi: Tim Nabiel dan Tim David Goh. (Sumber: YouTube Ruangguru)<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun belum berhasil melaju ke tahap berikutnya, perjuangan mereka tetap patut diapresiasi. Mereka telah menunjukkan semangat kompetisi dan kekompakan tim yang luar biasa. Keren banget!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gimana, seru kan game Invisible Matrix ini? Tentunya, bakal lebih menegangkan kalo ditonton di YouTube ya. Yuk, buat yang belum nonton, kamu bisa ajak teman atau keluarga kamu buat nobar bareng di bawah ini!<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><iframe loading=\"lazy\" title=\"YouTube video player\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/IFd42hSlP1I?si=MGlirRyFLl3604sm\" width=\"560\" height=\"315\" frameborder=\"0\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Tim Challenge dengan Twist Mengejutkan<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Selamat datang di babak 24 besar!<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk kalian yang berhasil bertahan sejauh ini di Clash of Champions Season 2, kalian luar biasa! \ud83d\udc4f\ud83d\udc4f\ud83d\udc4f<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi, jangan buru-buru lega dulu ya, guis. Perjalanan masih panjang, dan keseruan (plus drama) baru aja dimulai. Yup, tantangan selanjutnya masih berbentuk<\/span><em> team challenge<\/em><span style=\"font-weight: 400;\">, tapi kali ini ada TWIST yang bikin dar-der-dor!<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b47cde2f-47a7-4865-b06c-f9380bd5e372.png\" alt=\"team challenge coc season 2\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalo kata Yoan, \u201cstop lah dengan surprise-surprise itu! Aku lagi nggak ulang tahun, loh!\u201d Wkwkwk (Sumber: YouTube Ruangguru)<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tim-tim yang udah solid banget, tiba-tiba harus rela diacak ulang! Masing-masing tim harus mengorbankan satu orang anggotanya untuk keluar dari tim dan membentuk tim baru!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Momen ini jadi salah satu yang paling emosional di sepanjang kompetisi. Bayangin aja, kamu udah berjuang bareng, susah senang bareng, lolos eliminasi bareng, eh sekarang malah harus milih siapa yang keluar dari tim.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dan lebih beratnya lagi, setiap tim harus diskusi dan voting sendiri. Ada yang diam seribu bahasa, tapi ada juga yang&#8230; ngotot banget pengen keluar! Luthfi, misalnya. Alasannya? Bukan karena kesal, bukan karena nggak cocok, tapi karena dia penasaran pengen ngelawan kapten timnya sendiri di game berikutnya!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Astaga, ini sih bukan pengorbanan&#8230; ini deklarasi perang pribadi! \ud83d\ude02 Ubin masjid satu ini emang beda. <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">Aya-aya wae<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">, <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/profil-luthfi-clash-of-champions-season-2\">Luthfi<\/a><\/strong>!<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/episode-2-clash-of-champions-season-2\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Rekap Episode 2 Clash of Champions (COC) Season 2<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah proses diskusi yang super intens, tibalah momen krusial, yaitu voting. Setiap anggota tim harus memilih satu nama, dan yang mendapat suara terbanyak wajib keluar.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Yes, this is not personal. It\u2019s strategic.<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hmm, apakah tim yang baru ini kayak The Avengers? Para pejuang yang dikhianati saling berkumpul dengan kekuatan penuh, muncul sebagai dark horse? Huehehehe\u2026<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apapun julukannya, yang jelas tim baru ini penuh potensi dan bisa jadi ancaman besar. Siapa tahu justru mereka yang bakal mengacak-acak strategi tim lama.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Huaaa\u2026 Jadi penasaran nih siapa aja yang harus keluar dari timnya. Kamu juga nggak? Semua jawabannya ada di <strong><a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=U88FnhIbdyQ&amp;pp=ygUFY2xhc2g%3D\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">episode selanjutnya<\/a><\/strong>, guis, hanya di <\/span><strong><a href=\"https:\/\/app.ruangguru.com\/\">aplikasi<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span><strong><a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/@Ruangguru\">YouTube Ruangguru<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan lupa juga pantengin terus semua kanal resmi COC Season 2:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/ruangguru\/\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Media Sosial Ruangguru<\/strong><\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\">Blog Ruangguru<\/a><\/strong><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong><a href=\"https:\/\/whatsapp.com\/channel\/0029VaeaDZK1CYoW0lryo70g\">Channel WhatsApp COC Season 2<\/a><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk info lengkap mengenai jadwal tayang, daftar peserta beserta kampus dan jurusannya, dan cara nonton COC Season 2, langsung <\/span><strong><a href=\"https:\/\/www.brainacademy.id\/blog\/clash-of-champions-season-2\">klik link ini<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">, ya!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu juga masih bisa terus vote dan beri dukungan kepada Champions favoritmu di <\/span><strong><a href=\"https:\/\/dukungcoc.ruangguru.com\/\">dukungcoc.ruangguru.com<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Siap jadi juara di Tahun Ajaran Baru 2025\/2026? Yuk, segera <\/span><strong><a href=\"https:\/\/form.ruangguru.com\/form?form_source=sn-general-link-diskon-coc-season2&amp;referralCookiesId=bff1f279-62f9-4c13-9431-3ed27be72b4d&amp;rewardFormSerial=COC28271\">klaim diskon spesial<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> beragam paket produk dari Ruangguru.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/event\/clash-of-champions\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/8c7a5206-a6b0-4ea4-bdc4-9a87dc25dc01.png\" alt=\"CTA Clash of Champions\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di episode 10 ini, 4 tim harus bertanding dalam Death Match demi mempertahankan posisi mereka di Clash of Champions Season 2. Nah, siapa aja tim yang selamat? Yuk, simak ketegangannya di artikel ini! &#8212; &nbsp; Di episode 8 dan 9 sebelumnya, delapan tim harus saling bertanding menghadapi empat tantangan, dua tantangan menguji ketajaman strategi dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":25,"featured_media":24285,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1754375377:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Di episode 10, 4 tim harus bertanding dalam Death Match demi mempertahankan posisi di COC Season 2. Siapa tim yang selamat? Simak ketegangannya di artikel ini!"],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[""],"_aioseo_og_description":[""],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[""],"_aioseo_twitter_description":[""],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b68a35d6-e84c-4aef-9ff3-4fb48a23838e.png"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Di episode 10, 4 tim harus bertanding dalam Death Match demi mempertahankan posisi di COC Season 2. Siapa tim yang selamat? Simak ketegangannya di artikel ini!"]},"categories":[1],"tags":[570,109,61],"class_list":["post-24285","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-clashofchampions","tag-info-ruangguru","tag-seputar-ruangguru"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Rekap Episode 10 Clash of Champions (COC) Season 2<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Di episode 10, 4 tim harus bertanding dalam Death Match demi mempertahankan posisi di COC Season 2. Siapa tim yang selamat? Simak ketegangannya di artikel ini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/episode-10-clash-of-champions-season-2\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Rekap Episode 10 Clash of Champions (COC) Season 2\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Di episode 10, 4 tim harus bertanding dalam Death Match demi mempertahankan posisi di COC Season 2. Siapa tim yang selamat? Simak ketegangannya di artikel ini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/episode-10-clash-of-champions-season-2\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-08-03T17:12:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-03T17:30:34+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ruangguru\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"11 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/episode-10-clash-of-champions-season-2\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/episode-10-clash-of-champions-season-2\",\"name\":\"Rekap Episode 10 Clash of Champions (COC) Season 2\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/episode-10-clash-of-champions-season-2#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/episode-10-clash-of-champions-season-2#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b68a35d6-e84c-4aef-9ff3-4fb48a23838e.png\",\"datePublished\":\"2025-08-03T17:12:16+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-03T17:30:34+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2dae6813d3ea483a4f4b1daa8507c835\"},\"description\":\"Di episode 10, 4 tim harus bertanding dalam Death Match demi mempertahankan posisi di COC Season 2. Siapa tim yang selamat? Simak ketegangannya di artikel ini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/episode-10-clash-of-champions-season-2#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/episode-10-clash-of-champions-season-2\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/episode-10-clash-of-champions-season-2#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b68a35d6-e84c-4aef-9ff3-4fb48a23838e.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b68a35d6-e84c-4aef-9ff3-4fb48a23838e.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/episode-10-clash-of-champions-season-2#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Rekap Episode 10 Clash of Champions (COC) Season 2\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2dae6813d3ea483a4f4b1daa8507c835\",\"name\":\"Ruangguru\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/14d3dacd366167accd4a3df50466ac6140d602884d5c3534f50bab7acaa331fe?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/14d3dacd366167accd4a3df50466ac6140d602884d5c3534f50bab7acaa331fe?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Ruangguru\"},\"description\":\"Platform bimbingan belajar online terbesar dan terbaik di Indonesia. Menyediakan layanan belajar berbasis teknologi interaktif untuk jenjang SD, SMP, SMA\/SMK.\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/ruangguru\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Rekap Episode 10 Clash of Champions (COC) Season 2","description":"Di episode 10, 4 tim harus bertanding dalam Death Match demi mempertahankan posisi di COC Season 2. Siapa tim yang selamat? Simak ketegangannya di artikel ini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/episode-10-clash-of-champions-season-2","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Rekap Episode 10 Clash of Champions (COC) Season 2","og_description":"Di episode 10, 4 tim harus bertanding dalam Death Match demi mempertahankan posisi di COC Season 2. Siapa tim yang selamat? Simak ketegangannya di artikel ini!","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/episode-10-clash-of-champions-season-2","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2025-08-03T17:12:16+00:00","article_modified_time":"2025-08-03T17:30:34+00:00","author":"Ruangguru","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Ruangguru","Est. reading time":"11 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/episode-10-clash-of-champions-season-2","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/episode-10-clash-of-champions-season-2","name":"Rekap Episode 10 Clash of Champions (COC) Season 2","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/episode-10-clash-of-champions-season-2#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/episode-10-clash-of-champions-season-2#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b68a35d6-e84c-4aef-9ff3-4fb48a23838e.png","datePublished":"2025-08-03T17:12:16+00:00","dateModified":"2025-08-03T17:30:34+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2dae6813d3ea483a4f4b1daa8507c835"},"description":"Di episode 10, 4 tim harus bertanding dalam Death Match demi mempertahankan posisi di COC Season 2. Siapa tim yang selamat? Simak ketegangannya di artikel ini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/episode-10-clash-of-champions-season-2#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/episode-10-clash-of-champions-season-2"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/episode-10-clash-of-champions-season-2#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b68a35d6-e84c-4aef-9ff3-4fb48a23838e.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b68a35d6-e84c-4aef-9ff3-4fb48a23838e.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/episode-10-clash-of-champions-season-2#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Rekap Episode 10 Clash of Champions (COC) Season 2"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2dae6813d3ea483a4f4b1daa8507c835","name":"Ruangguru","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/14d3dacd366167accd4a3df50466ac6140d602884d5c3534f50bab7acaa331fe?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/14d3dacd366167accd4a3df50466ac6140d602884d5c3534f50bab7acaa331fe?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ruangguru"},"description":"Platform bimbingan belajar online terbesar dan terbaik di Indonesia. Menyediakan layanan belajar berbasis teknologi interaktif untuk jenjang SD, SMP, SMA\/SMK.","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/ruangguru"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24285","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/25"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=24285"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24285\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":24292,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24285\/revisions\/24292"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24285"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=24285"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=24285"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=24285"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}