{"id":24555,"date":"2025-09-02T14:05:25","date_gmt":"2025-09-02T07:05:25","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?p=24555"},"modified":"2026-03-11T12:31:56","modified_gmt":"2026-03-11T05:31:56","slug":"simulasi-soal-tka-smp","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/simulasi-soal-tka-smp","title":{"rendered":"Contoh Soal TKA SMP Bahasa Indonesia &#038; Matematika"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/3cddffbd-f2d8-45e8-a9f5-b2d9f906d162.png\" alt=\"Soal TKA SMP\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Kamu udah siap menghadapi TKA? Supaya makin pe-de, yuk kerjakan simulasi soal TKA SMP untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika di artikel ini!<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Buat kamu yang masih bingung, kira-kira <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/tes-kemampuan-akademik\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tes Kemampuan Akademik (TKA)<\/a>\u00a0<\/strong>buat apa\u00a0<em>sih<\/em>? TKA ini diadakan untuk mengetahui\u00a0<strong>capaian akademik individu setiap siswa <\/strong>yang terstandar secara nasional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi, kamu bisa tahu seberapa jauh kemampuanmu dalam menguasai mata pelajaran yang diujikan dalam TKA, yaitu Bahasa Indonesia dan Matematika.\u00a0Perlu diingat ya, bahwa TKA ini\u00a0<strong>tidak menentukan kelulusan murid<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, seperti apa sih soal-soal TKA nantinya? Yuk, kita simak dulu beberapa contoh prediksi soal TKA SMP untuk mata pelajaran yang diujikan, yaitu Bahasa Indonesia dan Matematika berikut ini!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/simulasi-soal-tka-sma-mapel-wajib\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Simulasi Soal TKA SMA: Bahasa Indonesia, Inggris &amp; Matematika<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/a177d6ae-e5de-4bc8-a3bb-4e6a6d53bff2.png\" alt=\"Separator SMP\" \/><\/p>\n<h2 style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">BAHASA INDONESIA<\/span><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kompetensi: Pemahaman Tekstual<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Submateri: Mengidentifikasi informasi penting yang tersurat dalam teks<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Perhatikan teks berikut untuk menjawab soal!<\/strong><b><\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Mikroplastik dalam Kehidupan Sehari-hari<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mikroplastik adalah partikel plastik berukuran kurang dari 5 milimeter yang kini telah menjadi ancaman serius bagi kesehatan manusia dan lingkungan. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa mikroplastik telah ditemukan dalam air minum kemasan, garam dapur, bahkan ASI. Ironisnya, semakin canggih teknologi pengolahan makanan, semakin tinggi pula risiko kontaminasi mikroplastik.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dampak mikroplastik terhadap tubuh manusia masih terus diteliti, tetapi beberapa studi mengindikasikan bahwa partikel ini dapat memicu peradangan, mengganggu sistem endokrin, dan berpotensi bersifat karsinogenik. Yang mengkhawatirkan, mikroplastik dapat menembus penghalang darah-otak dan plasenta, sehingga janin dalam kandungan pun tidak luput dari ancaman ini.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk meminimalkan paparan mikroplastik, masyarakat dapat mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, memilih kemasan kaca atau stainless steel untuk makanan dan minuman, serta mendukung kebijakan pemerintah yang membatasi produksi plastik. Langkah kolektif ini menjadi kunci untuk melindungi generasi mendatang dari bahaya mikroplastik yang semakin mengancam.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Manakah informasi yang tepat tentang dampak mikroplastik terhadap kesehatan manusia?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Mikroplastik dapat memicu peradangan dalam tubuh.<\/span><\/li>\n<li>Partikel mikroplastik berpotensi bersifat karsinogenik.<\/li>\n<li>Mikroplastik dapat menembus penghalang darah-otak.<\/li>\n<li>Dampak mikroplastik pada tubuh sudah sepenuhnya dipahami.<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Jawaban: Pernyataan 1, 2, dan 3<\/strong><\/p>\n<p><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kompetensi yang diukur:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Pemahaman Tekstual &#8211; mengidentifikasi <strong>informasi penting yang tersurat<\/strong> dalam teks.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Definisi kompetensi:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Mengidentifikasi informasi tersurat adalah kemampuan menemukan dan mengenali fakta, data, atau informasi yang secara eksplisit dinyatakan dalam teks tanpa perlu melakukan interpretasi lebih lanjut.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Tuntutan soal:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Siswa diminta mengidentifikasi informasi penting yang tersurat dalam teks tentang dampak mikroplastik terhadap kesehatan manusia berdasarkan paragraf kedua.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Bukti tekstual kunci:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Paragraf kedua menyatakan: <\/span>&#8220;<em>beberapa studi mengindikasikan bahwa partikel ini dapat memicu peradangan, mengganggu sistem endokrin, dan berpotensi bersifat karsinogenik. Yang mengkhawatirkan, mikroplastik dapat menembus penghalang darah-otak dan plasenta<\/em>&#8220;.<\/p>\n<p><strong>Analisis sistematis per pernyataan:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>\u2705 <\/b><strong>Pernyataan 1: &#8220;Mikroplastik dapat memicu peradangan dalam tubuh&#8221;.\u00a0<\/strong><br \/>\n<strong>Bukti tekstual: <\/strong>&#8220;<em>partikel ini dapat memicu peradangan<\/em>&#8220;<span style=\"font-weight: 400;\"> (tersurat eksplisit).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>\u2705<\/b><strong>Pernyataan 2: &#8220;Partikel mikroplastik berpotensi bersifat karsinogenik&#8221;.<\/strong><br \/>\n<strong>Bukti tekstual:<\/strong> &#8220;<em>berpotensi bersifat karsinogenik<\/em>&#8220;<span style=\"font-weight: 400;\"> (tersurat eksplisit).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>\u2705<\/b><strong>Pernyataan 3: &#8220;Mikroplastik dapat menembus penghalang darah-otak&#8221;.<\/strong><br \/>\n<strong>Bukti tekstual:<\/strong> &#8220;<em>mikroplastik dapat menembus penghalang darah-otak dan plasenta<\/em>&#8220;<span style=\"font-weight: 400;\"> (tersurat eksplisit).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>\u274c <\/b><strong>Pernyataan 4: &#8220;Dampak mikroplastik pada tubuh sudah sepenuhnya dipahami&#8221;.\u00a0<\/strong><br \/>\n<strong>Kontradiksi dengan teks:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Kalimat pembuka paragraf 2 menyatakan <\/span>&#8220;<em>Dampak mikroplastik terhadap tubuh manusia masih terus diteliti<\/em>&#8220;<span style=\"font-weight: 400;\">\u2014kata &#8220;masih terus diteliti&#8221; mengindikasikan pemahaman belum sepenuhnya lengkap.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Eliminasi kesalahan umum:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Pernyataan 4 adalah <em>distractor<\/em> yang menguji kemampuan siswa membedakan antara informasi yang sudah pasti (tersurat) dengan asumsi. Siswa yang tidak cermat mungkin menganggap karena teks membahas berbagai dampak, berarti semuanya sudah dipahami sepenuhnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Biar kamu semakin yakin dalam menghadapi TKA, yuk dapatan E-Book <strong>Kitab TKA SMP<\/strong>! Kamu bisa lebih sering latihan kapanpun, dan di manapun. Cek sekarang dengan klik\u00a0<em>banner\u00a0<\/em>di bawah ini ya!<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send\/?phone=6285851220000&amp;referralCookiesId=3da3228c-2450-411b-8009-a640974ceabf&amp;text=Siap+Taklukan+TKA+SMP+bersama+Ruangguru%21\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/20383502-a369-490c-a348-00487f99ac03.png\" alt=\"CTA E-Book Kitab TKA SMP\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/a177d6ae-e5de-4bc8-a3bb-4e6a6d53bff2.png\" alt=\"Separator SMP\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kompetensi: Pemahaman Inferensial<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Submateri: Menjelaskan kelogisan hubungan antar peristiwa, antar gagasan, dan\/atau antar informasi dalam teks<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Perhatikan teks berikut untuk menjawab soal!<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Surat untuk Ayah<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dera menatap amplop lusuh di tangannya. Sudah tiga tahun berlalu sejak ayahnya pergi merantau, tetapi tak sekalipun kabar datang. Ibunya selalu berkata, &#8220;Sabar, Dera. Ayah pasti pulang dengan membawa rejeki.&#8221; Namun, mata ibunya yang sembab setiap malam mengkhianati kata-katanya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan tangan gemetar, Dera mulai menulis: <\/span><em>&#8220;Yah, apakah Ayah masih ingat suara tawa Dera? Dera sudah besar sekarang, sudah bisa membantu Ibu. Tapi Dera tetap merindukan pelukan hangat Ayah&#8230;&#8221;<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Air mata menetes di atas kertas, mengaburkan tinta yang baru saja ia goreskan. Di luar jendela, burung-burung pipit beterbangan bebas, seolah mengejek Dera yang terjebak dalam kerinduan tanpa ujung.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bagaimana hubungan logis antara pernyataan ibu \u201c<\/span><em>Sabar, Dera. Ayah pasti pulang dengan membawa rejeki<\/em>\u201d <span style=\"font-weight: 400;\">dengan kalimat <\/span><em>mata ibunya yang sembab setiap malam mengkhianati kata-katanya<\/em><span style=\"font-weight: 400;\">?<\/span><\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha;\">\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pernyataan ibu menunjukkan kepastian, sedangkan mata sembab menunjukkan keraguan.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pernyataan ibu bersifat menghibur, sedangkan mata sembab mengungkap kesedihan yang sesungguhnya.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pernyataan ibu menunjukkan harapan palsu, sedangkan mata sembab menunjukkan kekecewaan.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pernyataan ibu bersifat optimis, sedangkan mata sembab menunjukkan kelelahan fisik.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Jawaban: B<\/strong><\/p>\n<p><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kompetensi yang diukur:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Pemahaman Inferensial &#8211; menjelaskan kelogisan hubungan antarperistiwa, antargagasan, dan\/atau antarinformasi dalam teks.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Definisi kompetensi:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Menjelaskan kelogisan hubungan antarperistiwa adalah kemampuan menganalisis dan menjelaskan bagaimana dua atau lebih informasi, peristiwa, atau gagasan dalam teks saling terkait secara logis, termasuk hubungan sebab-akibat, kontradiksi, atau paralelisme.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Tuntutan soal:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Siswa diminta menganalisis hubungan logis antara pernyataan verbal ibu (&#8220;Sabar, Dera. Ayah pasti pulang dengan membawa rejeki&#8221;) dengan ekspresi non-verbalnya (&#8220;mata ibunya yang sembab setiap malam mengkhianati kata-katanya&#8221;).<\/span><\/p>\n<p><strong>Analisis kontras yang terbentuk:<\/strong><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Dimensi verbal:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Kata-kata ibu bersifat optimis, menenangkan, memberikan harapan kepada Dera.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Dimensi non-verbal:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> &#8220;Mata sembab setiap malam&#8221; menunjukkan kesedihan yang konsisten dan mendalam.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><strong>Kata kunci &#8220;mengkhianati&#8221;:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Mengindikasikan ketidakselarasan antara ucapan dan perasaan sesungguhnya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Evaluasi sistematis opsi:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><b>\u274c <\/b>Opsi A: Pernyataan kepastian vs keraguan\u00a0<\/strong><br \/>\n<strong>Analisis: <\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">Terlalu menyederhanakan hubungan kompleks. &#8220;Mata sembab&#8221; bukan sekadar keraguan, tetapi kesedihan yang mendalam. &#8220;Kepastian&#8221; juga tidak menangkap nuansa penghiburan dalam ucapan ibu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>\u2705 <\/b><strong>Opsi B: Pernyataan menghibur vs kesedihan sesungguhnya\u00a0<\/strong><br \/>\n<strong>Justifikasi:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Menangkap esensi kontradiksi psikologis: ibu berusaha menghibur dan memberi harapan kepada Dera (fungsi komunikatif eksternal), sambil menyembunyikan kesedihan mendalam yang dirasakannya (realitas emosional internal). Kata &#8220;mengkhianati&#8221; tepat menggambarkan bagaimana mata mengungkap perasaan yang disembunyikan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>\u274c <\/b><strong>Opsi C: Harapan palsu vs kekecewaan<\/strong><br \/>\n<strong>Kesalahan interpretasi:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> &#8220;Harapan palsu&#8221; terlalu keras dan tidak sesuai dengan karakteristik ibu yang digambarkan tetap berharap meski sedih. Ibu tidak berbohong, tetapi menyembunyikan kesedihannya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>\u274c <\/b><strong>Opsi D: Optimis vs kelelahan fisik\u00a0<\/strong><br \/>\n<strong>Kesalahan kategori:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> &#8220;Mata sembab&#8221; dalam konteks narasi emosional ini menunjukkan tangisan (kesedihan), bukan kelelahan fisik. Hubungan yang dianalisis adalah psikologis, bukan fisiologis.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pts-9-smp\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Contoh Soal &amp; Jawaban PTS Kelas 9 SMP Semester Genap<\/a><\/strong><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/a177d6ae-e5de-4bc8-a3bb-4e6a6d53bff2.png\" alt=\"Separator SMP\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kompetensi: Evaluasi &amp; Apresiasi<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Submateri: Menilai relevansi peristiwa dalam teks dengan kehidupan sehari-hari<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>3. Perhatikan teks berikut untuk menjawab soal!<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Teks Ulasan Film<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Film <\/span><em>Laskar Pelangi<\/em> <span style=\"font-weight: 400;\">karya Riri Riza berhasil menghadirkan sinematografi yang memukau dengan latar Pulau Belitung yang eksotis. Namun, dibalik visual yang mempesona, film ini justru menampilkan stereotip kemiskinan yang problematis. Anak-anak Melayu digambarkan sebagai sosok yang &#8220;bahagia meski miskin,&#8221; seakan kemiskinan adalah takdir yang harus diterima dengan lapang dada.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Akting para pemain cilik memang natural dan mengharukan, tetapi narasi film ini secara tidak langsung melanggengkan romantisme kemiskinan. Penonton dibuat terharu tanpa diajak berpikir kritis tentang akar permasalahan pendidikan di daerah terpencil. Alih-alih mengkritisi sistem, film ini malah memuji &#8220;keikhlasan&#8221; menerima keterbatasan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dua siswa berdiskusi tentang relevansi kritik dalam ulasan tersebut.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Andi :<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\"> &#8220;Kritik tentang romantisme kemiskinan itu benar. Banyak film Indonesia yang\u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">menggambarkan orang miskin selalu bahagia dan ikhlas.&#8221;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Budi :<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Tapi kan film itu berdasarkan kisah nyata. Memangnya salah kalau orang miskin <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">digambarkan tetap semangat?&#8221;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Citra:<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\"> &#8220;Masalahnya bukan pada semangat, tapi film seharusnya juga mengkritisi penyebab\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">mereka miskin, bukan hanya memuji kesabaran mereka.&#8221;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tentukan <\/span><strong>relevan<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">atau<\/span> <strong>tidak relevan<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">argumen setiap siswa dengan kritik dalam teks ulasan!<\/span><\/p>\n<table class=\" aligncenter\" style=\"width: 86.2598%;\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"><strong>Pernyataan<\/strong><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><strong>Relevan<\/strong><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><strong>Tidak Relevan<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 76.9499%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Argumen Andi tentang pola film Indonesia yang meromantisasi kemiskinan<\/span><\/td>\n<td style=\"width: 10.5642%;\"><\/td>\n<td style=\"width: 18.1799%;\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 76.9499%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Argumen Budi yang mempertanyakan kritik terhadap penggambaran semangat orang miskin<\/span><\/td>\n<td style=\"width: 10.5642%;\"><\/td>\n<td style=\"width: 18.1799%;\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 76.9499%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Argumen Citra tentang pentingnya mengkritisi akar masalah kemiskinan<\/span><\/td>\n<td style=\"width: 10.5642%;\"><\/td>\n<td style=\"width: 18.1799%;\"><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Jawaban: Relevan, Tidak Relevan, Relevan<\/strong><\/p>\n<p><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kompetensi yang diukur:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Evaluasi dan Apresiasi &#8211; menilai relevansi peristiwa dalam teks dengan kehidupan sehari-hari.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Definisi kompetensi:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Menilai relevansi dengan kehidupan sehari-hari adalah kemampuan mengaitkan isu, tema, atau kritik yang disampaikan dalam teks dengan konteks sosial yang lebih luas dan mengevaluasi seberapa tepat keterkaitan tersebut.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Tuntutan soal:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Siswa diminta mengevaluasi relevansi argumen tiga siswa dalam diskusi dengan kritik inti yang disampaikan dalam ulasan film.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kritik inti dalam ulasan:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Film tersebut meromantisasi kemiskinan tanpa memberikan kritik terhadap sistem yang menyebabkan kemiskinan, sehingga melanggengkan stereotip &#8220;kemiskinan yang bahagia dan ikhlas.&#8221;<\/span><\/p>\n<p><strong>Analisis relevansi per argumen:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><b>\u2705 <\/b>Argumen Andi: &#8220;Kritik tentang romantisme kemiskinan itu benar. Banyak film Indonesia yang menggambarkan orang miskin selalu bahagia dan ikhlas.&#8221;\u00a0<\/strong><b><br \/>\n<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Justifikasi relevansi:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Andi memperluas kritik spesifik terhadap <\/span><em>Laskar Pelangi <\/em><span style=\"font-weight: 400;\">ke pola umum perfilman Indonesia. Ini relevan karena:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengidentifikasi pola sistemik (&#8220;banyak film Indonesia&#8221;).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menggemakan kritik inti tentang &#8220;romantisme kemiskinan&#8221;.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menunjukkan bahwa masalah ini tidak terisolasi pada satu film saja.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kontribusi diskusi:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Memberikan konteks yang lebih luas untuk memahami kritik dalam ulasan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>\u274c<\/b><strong>Argumen Budi: &#8220;Tapi kan film itu berdasarkan kisah nyata. Memangnya salah kalau orang miskin digambarkan tetap semangat?&#8221;<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Analisis ketidakrelevanan:<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\">Budi salah mengerti isi kritik.<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ulasan film tidak mempermasalahkan semangat orang miskin, tetapi mengkritik film yang hanya memuji kesabaran mereka tanpa membahas penyebab kemiskinan.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Budi juga menambahkan alasan \u201cfilmnya kisah nyata,\u201d padahal hal itu tidak dibahas di ulasan, sehingga argumennya tidak sesuai dengan topik.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b><strong>\u2705<\/strong><\/b><strong>Argumen Citra: &#8220;Masalahnya bukan pada semangat, tapi film seharusnya juga mengkritisi kenapa mereka miskin, bukan hanya memuji kesabaran mereka.&#8221;<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><b><br \/>\n<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Justifikasi relevansi:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Citra secara tepat mengidentifikasi inti kritik dalam ulasan:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memahami bahwa masalah bukan pada penggambaran &#8220;semangat&#8221; itu sendiri.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menggemakan kritik: <\/span>&#8220;<em>Alih-alih mengkritisi sistem, film ini malah memuji &#8216;keikhlasan&#8217; menerima keterbatasan<\/em>&#8220;.<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menunjukkan pemahaman tentang perbedaan antara menggambarkan resiliensi individu vs menganalisis<\/span> struktur<span style=\"font-weight: 400;\"> sosial.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kontribusi diskusi:<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\"> Memberikan solusi konstruktif yang sejalan dengan kritik dalam ulasan.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pedoman-tka-sd-dan-smp-sederajat\">Pedoman TKA 2026 SD dan SMP: Jadwal, Mata Uji, Alurnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Udah siap hadapi TKA? Yuk, uji kemampuanmu di Tryout TKA Reguler Jenjang SD dan SMP Ruangguru! Tryout ini bakal bantu kamu latihan dengan soal-soal terstandar sesuai peraturan pemerintah, dan pastinya bikin kamu semakin pede saat ujian nanti. Yuk, daftar dengan klik banner di bawah ini!<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/s.id\/toregtka\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/ab377461-754c-4fa2-a94c-b75b0dae65b0.png\" alt=\"TO TKA Regular SD SMP Ruangguru\" width=\"820\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/a177d6ae-e5de-4bc8-a3bb-4e6a6d53bff2.png\" alt=\"Separator SMP\" \/><\/p>\n<h2 style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">MATEMATIKA<\/span><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">1. <span style=\"font-weight: 400;\">Jika <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><em><sup><span style=\"font-weight: 400;\">a <\/span><\/sup><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">= 3<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">3<\/span><em><sup><span style=\"font-weight: 400;\">b <\/span><\/sup><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">= 4<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, maka nilai dari <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><em>a<\/em> x <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">b<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah \u2026 .\u00a0<\/span><\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha;\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">1<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">3<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">4<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Jawaban: B<\/strong><\/p>\n<p><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kita punya <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">3<\/span><em><sup><span style=\"font-weight: 400;\">b <\/span><\/sup><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">= 4<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Substitusikan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><em><sup><span style=\"font-weight: 400;\">a <\/span><\/sup><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">= 3<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> ke persamaan kedua:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">(2<\/span><em><sup><span style=\"font-weight: 400;\">a<\/span><\/sup><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><em><sup><span style=\"font-weight: 400;\">b<\/span><\/sup><\/em> <span style=\"font-weight: 400;\">= 4<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><em><sup><span style=\"font-weight: 400;\">ab <\/span><\/sup><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">= 4<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">4 = <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><em><sup><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><\/sup><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">, maka,\u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><em><sup><span style=\"font-weight: 400;\">ab <\/span><\/sup><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">= <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><em><sup><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><\/sup><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">. Sehingga, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><sup><em>ab<\/em><\/sup> = 2<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.<\/strong><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/a177d6ae-e5de-4bc8-a3bb-4e6a6d53bff2.png\" alt=\"Separator SMP\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">2. <span style=\"font-weight: 400;\">Suhu di kota A adalah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">-5 \u00b0C<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Suhu di kota B adalah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">12 \u00b0C<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> lebih tinggi dari kota A. Suhu di kota C adalah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">3 \u00b0C<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> lebih rendah dari kota B. Tentukan kebenaran pernyataan berikut.<\/span><\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Pernyataan<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Benar<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Salah<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Suhu di kota B adalah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">7 \u00b0C<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> .<\/span><\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Suhu di kota C adalah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">4 \u00b0C<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Selisih suhu antara kota A dan C adalah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">9 \u00b0C<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jawaban: BENAR, BENAR, BENAR<\/strong><\/p>\n<p><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><b><strong>\u2705 <\/strong><\/b>Pernyataan 1 \u2192 Suhu kota B = Suhu kota A + 12 = <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">-5+12<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> = <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">7 \u00b0C<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">; pernyataan <\/span><strong>BENAR<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><b><strong>\u2705 <\/strong><\/b>Pernyataan 2 \u2192 Suhu kota C = Suhu kota B &#8211; 3 = <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">7-3<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> = <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">4 \u00b0C<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">; pernyataan <\/span><strong>BENAR<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><b><strong>\u2705 <\/strong><\/b>Pernyataan 3 \u2192 Selisih suhu A dan C = <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">|<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">suhu<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">C<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211;<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">suhu<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">A<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">|=|4-(-5)|=9 \u00b0C<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">; pernyataan <\/span><strong>BENAR<\/strong><\/p>\n<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah BENAR, BENAR, BENAR.<\/strong><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/a177d6ae-e5de-4bc8-a3bb-4e6a6d53bff2.png\" alt=\"Separator SMP\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">3. Penyelesaian dari sistem persamaan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><em>x <\/em>&#8211; 2<em>y <\/em>= 10<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">3<em>x <\/em>+ 2<em>y <\/em>= -2<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah \u2026 .<\/span><\/p>\n<ol style=\"list-style-type: upper-alpha;\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"><em>x <\/em>= 2, <em>y <\/em>= -4<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"><em>x <\/em>= -2, <em>y <\/em>= 4<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"><em>x<\/em> = 4, <em>y<\/em> = -3<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"><em>x<\/em> = -4, <em>y<\/em> = 2<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Jawaban: A<\/strong><\/p>\n<p><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kita bisa menggunakan metode eliminasi dengan menjumlahkan kedua persamaan karena koefisien sudah berlawanan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">(<em>x<\/em> &#8211; 2<em>y<\/em>) + (3<em>x<\/em> + 2<em>y<\/em>) = 10 + (-2)<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">4<em>x<\/em> = 8<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><em>x<\/em> = 2<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Substitusikan ke persamaan pertama:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">2 &#8211; 2<em>y<\/em> = 10<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">-2<em>y<\/em> = 8<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><em>y<\/em> = -4<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, penyelesaiannya adalah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><em>x<\/em> = 2, <em>y<\/em> = -4<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/latihan-soal-pas-kelas-9-smp-semester-ganjil\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Soal &amp; Pembahasan PAS Kelas 9 SMP Semester Ganjil<\/a>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/a177d6ae-e5de-4bc8-a3bb-4e6a6d53bff2.png\" alt=\"Separator SMP\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">4. <span style=\"font-weight: 400;\">Umur ayah 3 kali umur anaknya. Lima tahun yang akan datang, jumlah umur mereka adalah 70 tahun. Manakah model matematika yang tepat untuk situasi ini, jika umur ayah = <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">A<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> dan umur anak = <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">B<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">? <\/span><strong>Catatan: dapat memilih lebih dari 1 jawaban.<\/strong><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"><em>A<\/em> = 3<em>B<\/em><\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">(<em>A <\/em>+ 5) + (<em>B <\/em>+ 5) = 70<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"><em>A <\/em>+ <em>B <\/em>+ 10 = 70<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Umur anak sekarang adalah 15 tahun<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jawaban: pernyataan 1, pernyataan 2, pernyataan 3, pernyataan 4<\/strong><\/p>\n<p><strong>Pembahasan:<\/strong><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">&#8216;Umur ayah 3 kali umur anaknya.&#8217; \u2192 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><em>A<\/em> = 3<em>B<\/em><\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">&#8216;Lima tahun yang akan datang, jumlah umur mereka adalah 70 tahun.&#8217; \u2192 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">(<em>A<\/em> + 5) + (<em>B<\/em> + 5)=70<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Penyederhanaan Persamaan 2 \u2192 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><em>A<\/em> + <em>B<\/em> + 10 = 70<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Menyelesaikan Sistem: Substitusi <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><em>A<\/em> = 3<em>B<\/em><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> ke <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><em>A<\/em> + <em>B<\/em> + 10 = 70, sehingga <\/span>3<em>B<\/em> + <em>B<\/em> + 10 = 70<span style=\"font-weight: 400;\"> \u2192 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> 4<em>B<\/em> = 60<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> \u2192 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><em>B<\/em> = 15<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah pernyataan 1, pernyataan 2, pernyataan 3, dan pernyataan 4.<\/strong><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/a177d6ae-e5de-4bc8-a3bb-4e6a6d53bff2.png\" alt=\"Separator SMP\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yuk, belajar dan persiapkan dirimu dari sekarang bersama Ruangguru, supaya kamu tidak kaget ketika masuk tahun ajaran baru, lalu langsung bertemu ujian yang sangat penting. Dengan persiapan yang matang, kamu bisa menghadapi TKA dengan lebih percaya diri dan meraih hasil terbaik!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk informasi lebih lanjut mengenai <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/tka\">persiapan TKA bersama Ruangguru<\/a><\/strong>, kamu bisa meningkatkan kemampuanmu dengan mengerjakan tryout TKA di\u00a0<strong><a href=\"https:\/\/app.ruangguru.com\/ruanguji\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ruanguji<\/a><\/strong>!<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/s.id\/tkamasterrg\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/43c8d1cd-16cf-457c-8515-2586d5a20804.png\" alt=\"TKA Master SD SMP Ruangguru\" width=\"820\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kamu udah siap menghadapi TKA? Supaya makin pe-de, yuk kerjakan simulasi soal TKA SMP untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika di artikel ini! &#8212; &nbsp; Buat kamu yang masih bingung, kira-kira Tes Kemampuan Akademik (TKA)\u00a0buat apa\u00a0sih? TKA ini diadakan untuk mengetahui\u00a0capaian akademik individu setiap siswa yang terstandar secara nasional. Jadi, kamu bisa tahu seberapa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":25,"featured_media":24555,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1773206976:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Kamu udah siap menghadapi TKA? Supaya makin pe-de, yuk kerjakan simulasi soal TKA SMP untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika di artikel ini!"],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/3cddffbd-f2d8-45e8-a9f5-b2d9f906d162.png"],"_knawatfibu_alt":["Soal TKA SMP"],"_oembed_51667d1239051d977f47e764275d8b52":["{{unknown}}"],"_wp_old_slug":["simulasi-soal-tka-smp-mapel-wajib"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Kamu udah siap menghadapi TKA? Supaya makin pe-de, yuk kerjakan simulasi soal TKA SMP untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika di artikel ini!"],"_yoast_wpseo_primary_category":["552"],"_yoast_wpseo_content_score":["30"],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["12"]},"categories":[552,558],"tags":[10,181,569,16,571],"class_list":["post-24555","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-latihan-soal","category-smp-kelas-9","tag-konsep-pelajaran","tag-latihan-soal-ix","tag-ruanguji","tag-smp","tag-tka"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Contoh Soal TKA SMP Bahasa Indonesia &amp; Matematika<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kamu udah siap menghadapi TKA? Supaya makin pe-de, yuk kerjakan simulasi soal TKA SMP untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika di artikel ini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/simulasi-soal-tka-smp\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Contoh Soal TKA SMP Bahasa Indonesia &amp; Matematika\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kamu udah siap menghadapi TKA? Supaya makin pe-de, yuk kerjakan simulasi soal TKA SMP untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika di artikel ini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/simulasi-soal-tka-smp\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-09-02T07:05:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-03-11T05:31:56+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ruangguru\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"12 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/simulasi-soal-tka-smp\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/simulasi-soal-tka-smp\",\"name\":\"Contoh Soal TKA SMP Bahasa Indonesia & Matematika\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/simulasi-soal-tka-smp#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/simulasi-soal-tka-smp#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/3cddffbd-f2d8-45e8-a9f5-b2d9f906d162.png\",\"datePublished\":\"2025-09-02T07:05:25+00:00\",\"dateModified\":\"2026-03-11T05:31:56+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2dae6813d3ea483a4f4b1daa8507c835\"},\"description\":\"Kamu udah siap menghadapi TKA? Supaya makin pe-de, yuk kerjakan simulasi soal TKA SMP untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika di artikel ini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/simulasi-soal-tka-smp#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/simulasi-soal-tka-smp\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/simulasi-soal-tka-smp#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/3cddffbd-f2d8-45e8-a9f5-b2d9f906d162.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/3cddffbd-f2d8-45e8-a9f5-b2d9f906d162.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/simulasi-soal-tka-smp#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Contoh Soal TKA SMP Bahasa Indonesia &#038; Matematika\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2dae6813d3ea483a4f4b1daa8507c835\",\"name\":\"Ruangguru\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/14d3dacd366167accd4a3df50466ac6140d602884d5c3534f50bab7acaa331fe?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/14d3dacd366167accd4a3df50466ac6140d602884d5c3534f50bab7acaa331fe?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Ruangguru\"},\"description\":\"Platform bimbingan belajar online terbesar dan terbaik di Indonesia. Menyediakan layanan belajar berbasis teknologi interaktif untuk jenjang SD, SMP, SMA\/SMK.\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/ruangguru\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Contoh Soal TKA SMP Bahasa Indonesia & Matematika","description":"Kamu udah siap menghadapi TKA? Supaya makin pe-de, yuk kerjakan simulasi soal TKA SMP untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika di artikel ini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/simulasi-soal-tka-smp","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Contoh Soal TKA SMP Bahasa Indonesia & Matematika","og_description":"Kamu udah siap menghadapi TKA? Supaya makin pe-de, yuk kerjakan simulasi soal TKA SMP untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika di artikel ini!","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/simulasi-soal-tka-smp","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2025-09-02T07:05:25+00:00","article_modified_time":"2026-03-11T05:31:56+00:00","author":"Ruangguru","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Ruangguru","Est. reading time":"12 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/simulasi-soal-tka-smp","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/simulasi-soal-tka-smp","name":"Contoh Soal TKA SMP Bahasa Indonesia & Matematika","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/simulasi-soal-tka-smp#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/simulasi-soal-tka-smp#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/3cddffbd-f2d8-45e8-a9f5-b2d9f906d162.png","datePublished":"2025-09-02T07:05:25+00:00","dateModified":"2026-03-11T05:31:56+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2dae6813d3ea483a4f4b1daa8507c835"},"description":"Kamu udah siap menghadapi TKA? Supaya makin pe-de, yuk kerjakan simulasi soal TKA SMP untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika di artikel ini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/simulasi-soal-tka-smp#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/simulasi-soal-tka-smp"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/simulasi-soal-tka-smp#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/3cddffbd-f2d8-45e8-a9f5-b2d9f906d162.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/3cddffbd-f2d8-45e8-a9f5-b2d9f906d162.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/simulasi-soal-tka-smp#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Contoh Soal TKA SMP Bahasa Indonesia &#038; Matematika"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2dae6813d3ea483a4f4b1daa8507c835","name":"Ruangguru","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/14d3dacd366167accd4a3df50466ac6140d602884d5c3534f50bab7acaa331fe?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/14d3dacd366167accd4a3df50466ac6140d602884d5c3534f50bab7acaa331fe?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ruangguru"},"description":"Platform bimbingan belajar online terbesar dan terbaik di Indonesia. Menyediakan layanan belajar berbasis teknologi interaktif untuk jenjang SD, SMP, SMA\/SMK.","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/ruangguru"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24555","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/25"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=24555"}],"version-history":[{"count":16,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24555\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26145,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24555\/revisions\/26145"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24555"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=24555"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=24555"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=24555"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}