{"id":2479,"date":"2022-07-23T18:35:00","date_gmt":"2022-07-23T11:35:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=2479"},"modified":"2023-12-13T08:02:00","modified_gmt":"2023-12-13T01:02:00","slug":"sejarah-kelas-11-sejarah-besar-dunia-revolusi-industri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-11-sejarah-besar-dunia-revolusi-industri","title":{"rendered":"Sejarah Besar Dunia: Revolusi Industri | Sejarah Kelas 11"},"content":{"rendered":"<p style=\"line-height: 1.5;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Sejarah_11.jpg\" alt=\"sejarah revolusi industri\" width=\"820\" style=\"width: 820px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\"><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"line-height: 1.5; text-align: center;\"><em>Masih ingat dengan peristiwa Aufkl\u00e4rung, \u2018kan Squad? Seperti yang kamu tahu, terjadinya Aufkl\u00e4rung di Eropa membawa perubahan besar-besaran terutama dalam ilmu pengetahuan. Perkembangan ini akhirnya memicu terjadinya peristiwa besar lainnya yang mengubah hidup kita menjadi seperti sekarang ini. Kamu bisa tebak peristiwa apa itu nggak, Squad? Nih petunjuknya: mesin uap. Yap, benar banget, salah satu sejarah besar dunia, revolusi industri.<\/em><\/p>\n<p style=\"line-height: 1.5; text-align: center;\"><em>&#8212;<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; line-height: 1.5;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Saat revolusi industri, terjadi perubahan yang besar dan cepat dalam bidang industri, karena di saat itulah tenaga manusia mulai dibantu mesin. Istilah Revolusi Industri pertama kali diperkenalkan oleh Friedrich Engels dan Louis Auguste Blanqui pada pertengahan abad ke XIX. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; line-height: 1.5;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Menurut T.S. Ashton, sejarawan ekonomi asal Inggris menyatakan Revolusi Industri diperkirakan terjadi sekitar tahun 1750-1830. Meski begitu, sebenarnya revolusi industri tidak hanya terjadi satu kali <\/span><em style=\"background-color: transparent;\">lho<\/em><span style=\"background-color: transparent;\">. Ternyata, revolusi industri dibagi ke dalam dua fase.<\/span><\/p>\n<p style=\"line-height: 1.5;\"><span style=\"background-color: transparent;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/apa%20itu%20revolusi%20industri.jpg\" alt=\"apa itu revolusi industri\" width=\"600\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\">&nbsp;<\/span><\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px;\">Revolusi Industri Fase Pertama<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify; line-height: 1.5;\">Di fase pertama, perubahan berfokus pada bidang tekstil lewat penemuan alat pemintal benang. Alat pemintal benang pertama dibuat oleh <strong>James Hargreaves <\/strong>(1767) dan diberi nama Spinning Jenny. Alat pemintal benang tersebut nantinya disempurnakan oleh Richard Arkwright dengan membuat alat pemintal yang bertenaga air serta mampu menghasilkan benang lebih halus dibanding hasil benang \u201cspinning jenny\u201d. Penemuan benda tersebut tentunya mendorong munculnya pabrik dan produksi massal dalam industri katun.<\/p>\n<p style=\"line-height: 1.5;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Spinning%20Jenny%20alat%20pemintal%20benang%20revolusi%20industri.gif\" alt=\"cara kerja mesin Spinning Jenny alat pemintal benang revolusi industri\" width=\"600\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; line-height: 1.5;\">Selain penemuan mesin pemintal benang, produksi benda-benda industri juga berubah karena munculnya mesin uap. Kemunculan mesin uap terinspirasi dari mesin pemompa air ciptaan Thomas Newcomen. Mesin yang menggunakan tenaga uap tersebut, dimodifikasi menjadi lebih efisien oleh James Watt. Mesin yang dibuat oleh Watt ini akhirnya memicu munculnya kereta api penumpang (George Stephenson) dan kapal uap (Robert Fulton).<\/p>\n<p style=\"line-height: 1.5;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/awal%20mula%20terjadinya%20revolusi%20industri.gif\" alt=\"awal mula terjadinya revolusi industri\" width=\"600\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\"><\/p>\n<p style=\"line-height: 1.5; text-align: center;\"><em>Ilustrasi mesin pemompa air di tambang batu bara. (Sumber: Crash Course Youtube).<\/em><\/p>\n<p style=\"font-weight: bold;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/dampak-pendudukan-jepang-di-indonesia\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Dampak Pendudukan Jepang di Indonesia<\/a><\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px;\">&nbsp;<\/h2>\n<h2 style=\"font-size: 20px;\">Revolusi Industri Fase Kedua<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify; line-height: 1.5;\">Mengapa revolusi industri dianggap sebagai sejarah besar dunia? Tidak lain karena revolusi industri yang awalnya hanya terjadi di Inggris, bisa menyebar cepat ke Jerman, Amerika Serikat, Perancis, Italia, Jepang, dan berbagai negara lainnya. Tahun 1860, Revolusi Industri memasuki fase baru yang dikenal sebagai Revolusi Industri Kedua. Fase kedua ini terjadi antara abad ke-19 dan ke-20 dan dikenal juga dengan sebutan revolusi teknologi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; line-height: 1.5;\">Revolusi ini identik dengan pembangunan jalan rel, produksi massal besi dan baja, penggunaan mesin yang meluas, peningkatan penggunaan tenaga uap, hingga munculnya listrik. Kemunculan besi dan baja, jalan rel, dan peningkatan penggunaan batu bara memungkinkan transportasi murah untuk mengangkut material dan produk hasil industri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; line-height: 1.5;\">Sebelum kita melihat faktor-faktor terjadinya revolusi industri, kita lihat dulu yuk macam-macam pengaruh revolusi industri terhadap dunia.<\/p>\n<p style=\"line-height: 1.5;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Pengaruh%20revolusi%20industri%20terhadap%20dunia.jpg\" alt=\"Pengaruh revolusi industri terhadap dunia\" width=\"600\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\"><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; line-height: 1.5; font-size: 20px;\">&nbsp;<\/h2>\n<h2 style=\"text-align: justify; line-height: 1.5; font-size: 20px;\">Faktor Terjadinya Revolusi Industri<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify; line-height: 1.5;\">Nah, banyak kan pengaruhnya terhadap dunia. Sekarang kita lihat ya beberapa faktor yang mendorong terjadinya revolusi industri ini. Beberapa di antaranya adalah:<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\">&nbsp;<\/h3>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\">1. Terjadinya Aufkl\u00e4rung di Eropa<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify; line-height: 1.5;\">Aufkl\u00e4rung (Abad Pencerahan) yang berkembang di abad ke 18 mendorong manusia untuk menggunakan kemampuan akalnya semaksimal mungkin sehingga mendorong banyaknya penemuan.<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\">&nbsp;<\/h3>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\">2. Stabilitas kondisi keamanan dalam negeri<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify; line-height: 1.5;\">Pasca <em>Glorious Revolution<\/em> 1688 di Inggris, kondisi dalam negeri Inggris berjalan stabil. Hubungan masyarakat dengan pemimpin berjalan damai. Selain itu, penyatuan Inggris dan Skotlandia semakin mendorong keamanan di negara Inggris.<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\">&nbsp;<\/h3>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\">3. Berkembangnya kolonialisme dan imperialisme<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify; line-height: 1.5;\">Inggris secara bertahap menguasai banyak daerah mulai dari Irlandia, Amerika, India hingga Nusantara. Penguasaan terhadap banyak daerah jajahan membuat cadangan sumber daya alam yang dimiliki Inggris semakin bertambah. Selain itu, daerah tersebut merupakan pasar dari benda-benda yang diproduksinya. Untuk menunjang hal tersebut nantinya Inggris mendirikan East Indies Company (EIC) yang berfokus pada bidang perdagangan, termasuk perdagangan di daerah jajahan.<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\">&nbsp;<\/h3>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\">4. Munculnya golongan kaya baru<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify; line-height: 1.5;\">Perdagangan Inggris dengan dunia timur berhasil menaikkan taraf hidup masyarakatnya. Imbasnya adalah Bank Nasional Inggris memiliki modal banyak dalam kegiatan perbankan. Banyaknya modal yang dimiliki Bank Nasional Inggris membuat para pengusaha mendapatkan kemudahan untuk meminjam modal usaha. Melalui modal usaha itu tumbuhlah industri-industri baru di Inggris.<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\">&nbsp;<\/h3>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\">5. Adanya perlindungan hukum terhadap setiap penemuan<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify; line-height: 1.5;\">Penemuan-penemuan baru di Inggris juga didukung adanya perlindungan hukum yang baik melalui hak paten dari pemerintah Inggris. Lewat perlindungan hak paten banyak ilmuwan berlomba-lomba untuk menciptakan berbagai inovasi. Terlebih dengan adanya lembaga Royal Society Of London For Improving Natural Knowledge sebagai perkumpulan para ilmuwan di Inggris.<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\">&nbsp;<\/h3>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\">6. Arus urbanisasi<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify; line-height: 1.5;\">Kebijakan <em>enclosure<\/em> (pemagaran lahan pertanian) menjadi faktor pendorong arus urbanisasi. Pemagaran lahan pertanian membuat banyak petani di pedesaan kehilangan lahan bertani sehingga banyak penduduk desa yang melakukan urbanisasi dan mencari pekerjaan baru.<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\">&nbsp;<\/h3>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\">7. Tuntutan produksi massal<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify; line-height: 1.5;\">Keberadaan orang-orang kelas baru dalam masyarakat Eropa mendorong adanya peningkatan permintaan produksi barang dari masyarakat. Selain itu kegiatan perdagangan yang semakin ramai di Eropa membuat banyak barang beredar di masyarakat. Inggris memegang peranan sebagai negara yang memproduksi barang dengan kualitas terbaik di Eropa. Alhasil permintaan terhadap barang produksi Inggris semakin meningkat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; line-height: 1.5; font-weight: bold;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/sejarah-kelas-11-perkembangan-kolonialisme-dan-imperialisme-eropa-di-indonesia\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">Perkembangan Kolonialisme dan Imperialisme Eropa di Indonesia<\/a><\/p>\n<p style=\"line-height: 1.5;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Infografis%20Revolusi%20Industri.png\" alt=\"faktor pendukung revolusi industri\" width=\"600\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; line-height: 1.5;\">Terjadinya revolusi industri tidak bisa diingkari merupakan sejarah besar dunia yang telah mengubah hidup kita. Hampir segala benda yang kita miliki saat ini adalah hasil industri. Selain revolusi industri, kamu tahu <em>nggak<\/em> sejarah besar dunia lainnya? Yuk cari tahu sejarah besar yang lain di <a href=\"\/ruangbelajar\" rel=\"noopener\" style=\"font-style: italic; font-weight: bold;\">ruangbelajar<\/a>. Di sana kamu bisa belajar seru ditemani video-video animasi yang menarik!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; line-height: 1.5;\"><a href=\"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/eaff0eb9\" target=\"_blank\" style=\"text-align: center;\" class=\"rg-cta\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/0ec4a2df-db2e-4ae1-8473-692756dcb684.jpeg\" width=\"822\" height=\"200\" alt=\"IDN CTA Blog ruangbelajar Ruangguru\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; line-height: 1.5;\"><strong>Sumber referensi:<\/strong><\/p>\n<p style=\"line-height: 1.5; text-align: left;\">Tarunasena, M. (2009) Sejarah SMA\/MA untuk Kelas XI. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.<\/p>\n<p style=\"line-height: 1.5; text-align: left;\"><span>Hapsari, R. Adil, M. (2016) Sejarah untuk SMA\/MA Kelas XI. Jakarta: Erlangga.<\/span>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"line-height: 1.5; text-align: left;\"><strong>Sumber foto:<\/strong><\/p>\n<p style=\"line-height: 1.5; text-align: left;\">Ilustrasi pemintal benang [Daring]. Tautan: https:\/\/stirlingengineforum.com\/viewtopic.php?t=1694 (Diakses: 24 November 2020)<\/p>\n<p style=\"line-height: 1.5; text-align: left;\">Ilustrasi mesin pemompa air [Daring]. Tautan: https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=zhL5DCizj5c (Diakses: 24 November 2020)<\/p>\n<p style=\"line-height: 1.5; text-align: left;\">&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; line-height: 1.5; font-weight: bold;\"><em>Artikel diperbarui pada 24 Juli 2022.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Masih ingat dengan peristiwa Aufkl\u00e4rung, \u2018kan Squad? Seperti yang kamu tahu, terjadinya Aufkl\u00e4rung di Eropa membawa perubahan besar-besaran terutama dalam ilmu pengetahuan. Perkembangan ini akhirnya memicu terjadinya peristiwa besar lainnya yang mengubah hidup kita menjadi seperti sekarang ini. Kamu bisa tebak peristiwa apa itu nggak, Squad? Nih petunjuknya: mesin uap. Yap, benar banget, salah satu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":127,"featured_media":2479,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Sejarah_11.jpg"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1702429321:1"]},"categories":[520,525],"tags":[31,10,265,37],"class_list":["post-2479","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sejarah","category-sejarah-sma-kelas-11","tag-kelas-11","tag-konsep-pelajaran","tag-sejarah-xi","tag-sma"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Sejarah Besar Dunia: Revolusi Industri | Sejarah Kelas 11<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Masih ingat dengan peristiwa Aufkl\u00e4rung, \u2018kan Squad? Seperti yang kamu tahu, terjadinya Aufkl\u00e4rung di Eropa membawa perubahan besar-besaran terutama dalam\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-11-sejarah-besar-dunia-revolusi-industri\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sejarah Besar Dunia: Revolusi Industri | Sejarah Kelas 11\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Masih ingat dengan peristiwa Aufkl\u00e4rung, \u2018kan Squad? Seperti yang kamu tahu, terjadinya Aufkl\u00e4rung di Eropa membawa perubahan besar-besaran terutama dalam\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-11-sejarah-besar-dunia-revolusi-industri\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-07-23T11:35:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-12-13T01:02:00+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Irene Swastiwi Viandari Kharti\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Irene Swastiwi Viandari Kharti\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-11-sejarah-besar-dunia-revolusi-industri\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-11-sejarah-besar-dunia-revolusi-industri\",\"name\":\"Sejarah Besar Dunia: Revolusi Industri | Sejarah Kelas 11\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-11-sejarah-besar-dunia-revolusi-industri#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-11-sejarah-besar-dunia-revolusi-industri#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Sejarah_11.jpg\",\"datePublished\":\"2022-07-23T11:35:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-12-13T01:02:00+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/92b3039a64b8264f39d41299ae4556b0\"},\"description\":\"Masih ingat dengan peristiwa Aufkl\u00e4rung, \u2018kan Squad? Seperti yang kamu tahu, terjadinya Aufkl\u00e4rung di Eropa membawa perubahan besar-besaran terutama dalam\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-11-sejarah-besar-dunia-revolusi-industri#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-11-sejarah-besar-dunia-revolusi-industri\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-11-sejarah-besar-dunia-revolusi-industri#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Sejarah_11.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Sejarah_11.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-11-sejarah-besar-dunia-revolusi-industri#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Sejarah Besar Dunia: Revolusi Industri | Sejarah Kelas 11\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/92b3039a64b8264f39d41299ae4556b0\",\"name\":\"Irene Swastiwi Viandari Kharti\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Irene Swastiwi Viandari Kharti\"},\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/irene-swastiwi-viandari-kharti\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Sejarah Besar Dunia: Revolusi Industri | Sejarah Kelas 11","description":"Masih ingat dengan peristiwa Aufkl\u00e4rung, \u2018kan Squad? Seperti yang kamu tahu, terjadinya Aufkl\u00e4rung di Eropa membawa perubahan besar-besaran terutama dalam","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-11-sejarah-besar-dunia-revolusi-industri","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Sejarah Besar Dunia: Revolusi Industri | Sejarah Kelas 11","og_description":"Masih ingat dengan peristiwa Aufkl\u00e4rung, \u2018kan Squad? Seperti yang kamu tahu, terjadinya Aufkl\u00e4rung di Eropa membawa perubahan besar-besaran terutama dalam","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-11-sejarah-besar-dunia-revolusi-industri","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2022-07-23T11:35:00+00:00","article_modified_time":"2023-12-13T01:02:00+00:00","author":"Irene Swastiwi Viandari Kharti","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Irene Swastiwi Viandari Kharti","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-11-sejarah-besar-dunia-revolusi-industri","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-11-sejarah-besar-dunia-revolusi-industri","name":"Sejarah Besar Dunia: Revolusi Industri | Sejarah Kelas 11","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-11-sejarah-besar-dunia-revolusi-industri#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-11-sejarah-besar-dunia-revolusi-industri#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Sejarah_11.jpg","datePublished":"2022-07-23T11:35:00+00:00","dateModified":"2023-12-13T01:02:00+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/92b3039a64b8264f39d41299ae4556b0"},"description":"Masih ingat dengan peristiwa Aufkl\u00e4rung, \u2018kan Squad? Seperti yang kamu tahu, terjadinya Aufkl\u00e4rung di Eropa membawa perubahan besar-besaran terutama dalam","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-11-sejarah-besar-dunia-revolusi-industri#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-11-sejarah-besar-dunia-revolusi-industri"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-11-sejarah-besar-dunia-revolusi-industri#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Sejarah_11.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Sejarah_11.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-11-sejarah-besar-dunia-revolusi-industri#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Sejarah Besar Dunia: Revolusi Industri | Sejarah Kelas 11"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/92b3039a64b8264f39d41299ae4556b0","name":"Irene Swastiwi Viandari Kharti","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Irene Swastiwi Viandari Kharti"},"url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/irene-swastiwi-viandari-kharti"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2479","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/127"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2479"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2479\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16128,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2479\/revisions\/16128"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2479"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2479"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2479"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2479"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}