{"id":2500,"date":"2024-08-01T07:00:07","date_gmt":"2024-08-01T00:00:07","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=2500"},"modified":"2024-08-02T23:06:04","modified_gmt":"2024-08-02T16:06:04","slug":"macam-macam-kebutuhan-dan-alat-pemenuhannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/macam-macam-kebutuhan-dan-alat-pemenuhannya","title":{"rendered":"Macam-Macam Kebutuhan Manusia &#038; Alat Pemenuhannya | Ekonomi Kelas 10"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Macam-Macam%20Kebutuhan%20&amp;%20Alat%20Pemenuhan%20Kebutuhan.jpg\" alt=\"Macam-Macam Kebutuhan Manusia &amp; Alat Pemenuhan Kebutuhan\" width=\"820\" \/><\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"color: #000000;\"><em>Sebagai manusia, ternyata kita memiliki berbagai macam kebutuhan yang terbagi menjadi beberapa jenis. Apa saja macam-macam kebutuhan manusia beserta alat pemenuhannya? Yuk, cari tahu di <\/em><\/span><strong><em><a href=\"\/blog\/tag\/ekonomi-x\" rel=\"noopener\">artikel Ekonomi kelas 10<\/a><\/em><\/strong><span style=\"color: #000000;\"><em> ini!<\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"color: #000000;\">&#8212;<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Pada dasarnya, setiap manusia itu punya kebutuhan yang nggak terbatas dan beragam. Mulai dari kebutuhan yang penting, penting banget, <em>nggak<\/em> penting-penting amat, sampai kebutuhan yang <em>nggak<\/em> penting sama sekali tapi tetep aja dibeli. Kira-kira pada tahu nggak nih, kenapa barang yang nggak penting itu tetep aja dibeli orang-orang? <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Ya, betul! Gara-gara barangnya gemes dan terlalu <em>kiyowo<\/em> untuk <em>nggak<\/em> dibeli.. \ud83d\ude41<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><em>Hahaha<\/em>, kamu sering gitu juga <em>nggak<\/em>, <em>guys<\/em>? Tiap ada barang lucu dikit, kamu langsung histeris,\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">&#8220;IHHHH GEMES BANGEETTT, MAU BELI!&#8221;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Sampai akhirnya barang di rumah kamu jadi numpuukk teroosss dan malah nggak kepake. <em>Cih<\/em>!<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"\/blog\/definisi-dan-faktor-faktor-memengaruhi-permintaan-dan-penawaran\" rel=\"noopener\">Pengertian Supply dan Demand serta Faktor yang Mempengaruhinya<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Nah, biar kamu nggak boros terus, ada <em>lho<\/em> cara yang bisa kamu lakukan. Salah satunya yaitu mempelajari tentang macam-macam kebutuhan dan alat pemenuhannya yang ada di ilmu ekonomi ini.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"> Dengan mengetahui jenis-jenis kebutuhan manusia, kamu jadi bisa lebih bijak nih, dalam menentukan apakah suatu barang tertentu termasuk dalam kebutuhan utama yang harus segera dipenuhi, atau mungkin barang tersebut hanya kebutuhan sampingan yang sebenarnya masih bisa ditunda dulu pemenuhannya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Biar makin paham, kita bahas secara mendetail, yak!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Pengertian Kebutuhan Manusia<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Sebelum membahas kebutuhan apa saja yang dibutuhkan manusia, kita kulik dulu, sebenarnya kebutuhan itu apa sih? <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Kebutuhan <\/span>adalah <span style=\"font-weight: bold;\">segala sesuatu yang dibutuhkan manusia <\/span>untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya secara alamiah melalui pencapaian kesejahteraan. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Nah, kebutuhan ini terdiri atas berbagai macam atau jenis. Apa saja macam-macam atau jenis-jenis kebutuhan?<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"\/blog\/ilmu-ekonomi\" rel=\"noopener\">Pengertian Ilmu Ekonomi, Kelangkaan &amp; Skala Prioritas<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Macam-Macam Kebutuhan Manusia\u00a0<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Kebutuhan manusia dibagi menjadi <span style=\"font-weight: bold;\">4 kategori<\/span>, yakni menurut intensitas, sifat, subjek, dan waktunya. Lalu, dari 4 kategori tersebut, kebutuhan masih dibagi-bagi lagi menjadi beberapa macam. Selengkapnya, bisa kamu lihat pada infografik berikut, ya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Macam-Macam%20Kebutuhan.jpg\" alt=\"Macam-Macam Kebutuhan Manusia\" width=\"600\" \/><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Kebutuhan Manusia Menurut Intensitas<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent; color: #000000;\">Menurut intensitas atau seberapa banyak dan seberapa sering pemakaian barang tersebut dalam kehidupan sehari-hari, kebutuhan dibagi menjadi <span style=\"font-weight: bold;\">3 macam<\/span>, yaitu kebutuhan primer, sekunder, dan tersier.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4 style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent; color: #000000;\">a. Kebutuhan Primer<\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent; color: #000000;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Kebutuhan primer adalah<\/span> kebutuhan yang <span style=\"font-weight: bold;\">intensitasnya paling tinggi<\/span> dibandingkan kebutuhan lainnya dan dibutuhkan manusia untuk bisa <span style=\"font-weight: bold;\">bertahan hidup<\/span>. Oleh karena itu, kebutuhan primer disebut juga sebagai kebutuhan <span style=\"font-weight: normal;\">pokok <\/span>atau kebutuhan <span style=\"font-weight: normal;\">utama<\/span>. Contoh kebutuhan primer yaitu sandang (pakaian), pangan (makanan &amp; minuman), serta papan (tempat tinggal).<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4 style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent; color: #000000;\">b. Kebutuhan Sekunder<\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent; color: #000000;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Kebutuhan sekunder adalah<\/span> kebutuhan <span style=\"font-weight: bold;\">penunjang<\/span> dari kebutuhan <span style=\"font-weight: bold;\">primer<\/span>. Kebutuhan sekunder, intensitasnya tidak setinggi kebutuhan primer, ya. Contoh kebutuhan sekunder yaitu hiburan, rekreasi, dan internet. Dari contohnya, kamu bisa paham kan, perbedaannya dengan kebutuhan primer tadi?<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4 style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent; color: #000000;\">c. Kebutuhan Tersier<\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent; color: #000000;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Kebutuhan tersier adalah<\/span> kebutuhan yang <span style=\"font-weight: bold;\">intensitasnya paling rendah<\/span> dan identik dengan barang atau hal-hal yang <span style=\"font-weight: bold;\">mewah<\/span>. Contoh kebutuhan tersier yaitu mobil mewah, rumah mewah, dan perhiasan<\/span><span style=\"background-color: transparent; color: #000000;\">.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"\/blog\/pembagian-ilmu-ekonomi\" rel=\"noopener\">Pengertian Ilmu Ekonomi dan Pembagiannya<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent; color: #000000;\">Nah, sekarang kuis dulu deh! Coba tebak, barang-barang nggak penting tapi gemes yang biasa kamu beli, masuknya ke kebutuhan primer, sekunder, atau tersier? <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent; color: #000000;\">Jawabannya, bisa masuk ke kebutuhan <span style=\"font-weight: bold;\">sekunder<\/span> ataupun <span style=\"font-weight: bold;\">tersier<\/span> ya, <span style=\"font-weight: bold;\">tergantung jenis dan harga barangnya<\/span>. <\/span><span style=\"background-color: transparent; color: #000000;\">Kalau barang-barang gemes tapi nggak penting yang suka kamu beli itu harganya nggak mahal, berarti masuknya ke kebutuhan sekunder. Tapi, kalau mahal atau mewah, berarti masuk kebutuhan tersier. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent; color: #000000;\">Contohnya, kamu membeli buku tulis warna-warni bergambar karakter kesukaan kamu. Padahal, kamu masih punya banyak buku tulis, tapi kamu tetep beli buku tulis lagi dengan alasan, <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent; color: #000000;\"><em>&#8220;Biar belajarnya makin semangat, dong! Hehehe..&#8221;<\/em>\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent; color: #000000;\">Nah, buku tulis warna-warni ini masuknya ke kebutuhan sekunder, ya. <\/span><span style=\"background-color: transparent; color: #000000;\">Beda lagi kalau barang yang kamu beli adalah <em>earphone wireless<\/em> warna-warni. Padahal, kamu sudah punya <em>earphone <\/em>kabel bawaan asli dari HP kamu. Nah, <em>earphone wireless <\/em>ini masuknya ke kebutuhan tersier ya, karena termasuk barang yang mahal dan mewah. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent; color: #000000;\">Bandingkan deh, kedua barang tadi! Sama-sama warna-warni, sama-sama dibeli dengan dalih &#8220;gemes dan bisa menambah semangat belajar&#8221;, tapi harganya jauh berbeda, kan? Itu dia yang membedakan antara kebutuhan sekunder dan kebutuhan tersier.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt; color: #000000;\">2. Kebutuhan Manusia Menurut Sifat<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent; color: #000000;\">Menurut sifatnya, kebutuhan dibagi menjadi <span style=\"font-weight: bold;\">2 macam<\/span>, yaitu kebutuhan jasmani dan rohani.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4 style=\"font-weight: bold; font-size: 16px; text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent; color: #000000;\">a. Kebutuhan Jasmani<\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent; color: #000000;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Kebutuhan jasmani adalah<\/span> segala kebutuhan yang perlu dipenuhi agar manusia bisa mempertahankan <span style=\"font-weight: bold;\">kondisi fisik<\/span> tubuhnya. Contoh kebutuhan jasmani yaitu makan dan minum, tidur, serta olahraga.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent; color: #000000;\">b. Kebutuhan Rohani\u00a0<\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent; color: #000000;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Kebutuhan rohani adalah<\/span> kebutuhan yang menyangkut <span style=\"font-weight: bold;\">psikis<\/span> atau <span style=\"font-weight: bold;\">jiwa<\/span>. Contoh kebutuhan rohani yaitu ibadah, rekreasi, musik, dan film. Iyaaa, yang biasa kamu sebut dengan <em>healing healing<\/em> itu masuknya ke kebutuhan rohani, yak!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; font-size: 14pt;\">3. Kebutuhan Manusia Menurut Subjek<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent; color: #000000;\">Menurut subjeknya, kebutuhan dibagi menjadi <span style=\"font-weight: bold;\">2 macam<\/span>, yaitu kebutuhan individu dan kelompok.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent; color: #000000;\">a. Kebutuhan Individu<\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent; color: #000000;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Kebutuhan individu adalah<\/span> kebutuhan yang sangat <span style=\"font-weight: bold;\">subjektif<\/span> tergantung <span style=\"font-weight: bold;\">status<\/span>, <span style=\"font-weight: bold;\">aktivitas<\/span> yang sering dilakukan, atau <span style=\"font-weight: bold;\">profesi<\/span> yang dijalani individu tersebut. Contoh kebutuhan individu yaitu seorang siswa yang membutuhkan buku dan alat tulis. Contoh lainnya yaitu seorang dokter yang membutuhkan alat-alat kedokteran, seperti stetoskop dan baju <em>scrub<\/em>.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent; color: #000000;\">b. Kebutuhan Kelompok<\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent; color: #000000;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Kebutuhan kelompok adalah<\/span> kebutuhan akan suatu <span style=\"font-weight: bold;\">barang<\/span> atau <span style=\"font-weight: bold;\">jasa<\/span> yang <span style=\"font-weight: bold;\">secara umum dibutuhkan masyarakat luas<\/span>. Contoh kebutuhan kelompok yaitu fasilitas umum, seperti rumah sakit, jalan raya, keamanan, dan stasiun.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"\/blog\/pengertian-biaya-peluang-opportunity-cost\" rel=\"noopener\">Pengertian Biaya Peluang (<em>Opportunity Cost<\/em>)<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; font-size: 14pt;\">4. Kebutuhan Manusia Menurut Waktu<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent; color: #000000;\">Menurut waktu pemenuhannya, kebutuhan dibagi menjadi <span style=\"font-weight: bold;\">2 macam<\/span>, yaitu kebutuhan sekarang dan masa depan atau akan datang.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent; color: #000000;\">a. Kebutuhan Sekarang<\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent; color: #000000;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Kebutuhan sekarang adalah<\/span> kebutuhan yang <span style=\"font-weight: bold;\">harus segera dipenuhi<\/span> karena <span style=\"font-weight: bold;\">sangat penting<\/span> dan <span style=\"font-weight: bold;\">mendesak<\/span>. Contoh kebutuhan sekarang yaitu obat atau perawatan dokter ketika sakit.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent; color: #000000;\">b. Kebutuhan Masa Depan\/Akan Datang)<\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent; color: #000000;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Kebutuhan masa depan atau akan datang adalah<\/span> kebutuhan yang akan <span style=\"font-weight: bold;\">terjadi di masa depan<\/span>, namun perlu <span style=\"font-weight: bold;\">melakukan pengorbanan sekarang<\/span>. Contoh kebutuhan masa depan atau akan datang yaitu tabungan pendidikan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><em>Next<\/em>, kita bahas tentang alat pemenuhan kebutuhan, yuk!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Alat-Alat Pemenuhan Kebutuhan<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Alat pemenuhan kebutuhan adalah<\/span> suatu <span style=\"font-weight: bold;\">barang atau jasa<\/span> yang dapat <span style=\"font-weight: bold;\">memenuhi atau memuaskan kebutuhan<\/span> manusia. Misalnya, bagi seseorang yang merasa lapar, maka membutuhkan makanan sebagai alat pemenuhan kebutuhannya. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Nah, alat pemenuhan kebutuhan ini juga terdiri atas berbagai macam, lho! Macam-macam alat pemenuhan kebutuhan dibagi ke dalam <span style=\"font-weight: bold;\">7 kategori<\/span>, yakni berdasarkan wujud, cara memperoleh, hubungan, fungsi, kualitas, proses, dan sifatnya. Kita bahas satu per satu, ya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Macam-Macam%20Alat%20Pemenuhan%20Kebutuhan.jpg\" alt=\"Macam-Macam Alat Pemenuhan Kebutuhan\" width=\"600\" \/><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; font-size: 14pt;\">1. Wujud<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; background-color: transparent;\">Berdasarkan wujudnya, barang dibagi menjadi <span style=\"font-weight: bold;\">2 macam<\/span>, yaitu konkret dan abstrak.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; background-color: transparent;\">a. Barang Konkret <\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Barang konkret terdiri atas sesuatu yang <span style=\"font-weight: bold;\">dapat diindra<\/span>. <\/span><span style=\"background-color: transparent;\">Contohnya yaitu rumah, kendaraan, dan gedung.<\/span><\/span><\/p>\n<h4 style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; background-color: transparent;\">b. Barang Abstrak<\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; background-color: transparent;\">Sedangkan barang abstrak terdiri atas sesuatu yang <span style=\"font-weight: bold;\">tidak dapat diindra, tapi bisa dirasakan manfaatnya<\/span>. Contohnya yaitu kesehatan, pendidikan, bengkel, dan salon.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; font-size: 14pt;\">2. Cara Memperoleh<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; background-color: transparent;\">Berdasarkan cara memperolehnya, barang dibagi menjadi <span style=\"font-weight: bold;\">3 macam<\/span>, yaitu ekonomi, bebas, dan illith.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; background-color: transparent;\">a. Barang Ekonomi<\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; background-color: transparent;\">Barang ekonomi terdiri atas sesuatu yang bisa diperoleh <span style=\"font-weight: bold;\">dengan pengorbanan<\/span>, yaitu dengan cara <span style=\"font-weight: bold;\">membeli<\/span> barang tersebut. Contohnya yaitu seragam sekolah, buku, dan alat tulis.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; background-color: transparent;\">b. Barang Bebas<\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; background-color: transparent;\">Barang bebas terdiri atas sesuatu yang bisa diperoleh <span style=\"font-weight: bold;\">tanpa pengorbanan<\/span>, yaitu <span style=\"font-weight: bold;\">tanpa harus membelinya<\/span> terlebih dahulu. Contohnya yaitu sinar matahari, udara yang kita hirup, dan pasir di pantai.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; background-color: transparent;\">c. Barang Illith<\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; background-color: transparent;\">Sedangkan barang illith terdiri atas sesuatu yang <span style=\"font-weight: bold;\">jumlahnya berlebihan <\/span><span style=\"font-weight: normal;\">sehingga bisa<\/span> <span style=\"font-weight: normal;\"><span style=\"font-weight: bold;\">menyebabkan bencana<\/span>.<\/span> Contohnya yaitu air yang terlalu banyak hingga menyebabkan banjir dan api yang terlalu besar hingga menyebabkan kebakaran.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"\/blog\/mengenal-kelangkaan-dan-kebutuhan-manusia\" rel=\"noopener\">Mengenal Kelangkaan dan Kebutuhan Manusia<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt; color: #000000;\">3. Hubungan<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; background-color: transparent;\">Berdasarkan hubungannya, barang dibagi menjadi <span style=\"font-weight: bold;\">2 macam<\/span>, yaitu substitusi dan komplementer.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; background-color: transparent;\">a. Barang Substitusi<\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; background-color: transparent;\">Barang substitusi adalah barang yang dapat <span style=\"font-weight: bold;\">saling menggantikan<\/span><span style=\"font-weight: normal;\">.<\/span> Contohnya yaitu beras dengan kentang dan sepatu dengan sandal.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; background-color: transparent;\">b. Barang Komplementer<\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; background-color: transparent;\">Barang komplementer adalah barang yang dapat <span style=\"font-weight: bold;\">saling melengkapi<\/span><span style=\"font-weight: normal;\">.<\/span> Contohnya yaitu mobil dengan bensin dan HP dengan pulsa.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; font-size: 14pt;\">4. Fungsi<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; background-color: transparent;\">Berdasarkan fungsinya, alat pemenuhan kebutuhan dibagi menjadi <span style=\"font-weight: bold;\">2 macam<\/span>, yaitu konsumsi dan produksi.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; background-color: transparent;\">a. Barang Konsumsi<\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; background-color: transparent;\">Barang konsumsi adalah barang yang <span style=\"font-weight: bold;\">bisa langsung dikonsumsi <\/span><span style=\"font-weight: normal;\">atau <span style=\"font-weight: bold;\">siap digunakan<\/span> tanpa perlu diolah lagi<\/span>. Contohnya yaitu pakaian, kendaraan, dan <em>furniture<\/em>.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; background-color: transparent;\">b. Barang Produksi<\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; background-color: transparent;\">Barang produksi atau barang modal adalah barang yang <span style=\"font-weight: bold;\">tidak bisa langsung dikonsumsi<\/span>, tapi dapat digunakan sebagai <span style=\"font-weight: bold;\">alat bantu untuk<\/span> <span style=\"font-weight: bold;\">menghasilkan barang lain (barang konsumsi)<\/span>. Contohnya yaitu mesin produksi, tanah lahan usaha, dan kapas sebagai bahan baku tekstil.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; font-size: 14pt;\">5. Kualitas<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; background-color: transparent;\">Berdasarkan kualitasnya, alat pemenuhan kebutuhan dibagi menjadi <span style=\"font-weight: bold;\">2 macam<\/span>, yaitu superior dan inferior.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; background-color: transparent;\">a. Barang Superior<\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; background-color: transparent;\">Barang superior adalah barang yang memiliki <span style=\"font-weight: bold;\">kualitas tinggi<\/span>. Contohnya yaitu mobil baru, pakaian mahal, dan perhiasan.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; background-color: transparent;\">b. Barang Inferior<\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; background-color: transparent;\">Barang inferior adalah barang yang memiliki <span style=\"font-weight: bold;\">kualitas rendah<\/span>. Contohnya yaitu barang bekas dan beras raskin.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"\/blog\/hubungan-kelangkaan-dengan-permintaan-dan-penawaran\" rel=\"noopener\">Hubungan Kelangkaan dengan Permintaan dan Penawaran<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; font-size: 14pt;\">6. Proses<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; background-color: transparent;\">Berdasarkan prosesnya, alat pemenuhan kebutuhan dibagi menjadi <span style=\"font-weight: bold;\">3 macam<\/span>, yaitu mentah, setengah jadi, dan jadi.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; background-color: transparent;\">a. Barang Mentah<\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; background-color: transparent;\">Barang mentah adalah barang yang merupakan <span style=\"font-weight: bold;\">bahan baku produksi<\/span>. Contohnya yaitu kayu gelondongan sebagai bahan baku <em>furniture<\/em> dan hasil pertanian sebagai bahan baku produk makanan.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; background-color: transparent;\">b. Barang Setengah Jadi<\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; background-color: transparent;\">Barang setengah jadi adalah barang yang <span style=\"font-weight: bold;\">sudah mengalami proses produksi<\/span>, tapi belum bisa digunakan karena <span style=\"font-weight: bold;\">belum sepenuhnya jadi<\/span>. Contohnya yaitu kain tekstil pada industri pakaian dan tepung terigu pada industri makanan.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; background-color: transparent;\">c. Barang Jadi<\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; background-color: transparent;\">Barang jadi adalah barang yang sudah <span style=\"font-weight: bold;\">siap konsumsi <\/span><span style=\"font-weight: normal;\">karena proses produksinya sudah sempurna dilakukan<\/span>. Contohnya yaitu pakaian, kendaraan, HP, dan laptop.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; font-size: 14pt;\">7. Sifat<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; background-color: transparent;\">Berdasarkan sifatnya, alat pemenuhan kebutuhan dibagi menjadi <span style=\"font-weight: bold;\">2 macam<\/span>, yaitu bergerak dan tidak bergerak.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; background-color: transparent;\">a. Barang Bergerak<\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; background-color: transparent;\">Barang bergerak adalah barang yang <span style=\"font-weight: bold;\">bisa dipindahkan <\/span><span style=\"font-weight: normal;\">dan bisa <span style=\"font-weight: bold;\">digunakan sebagai jaminan<\/span> <span style=\"font-weight: bold;\">pinjaman jangka pendek<\/span><\/span>. Contohnya yaitu mobil, motor, HP, dan TV.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; background-color: transparent;\">b. Barang Tidak bergerak<\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000; background-color: transparent;\">Barang tidak bergerak adalah barang yang <span style=\"font-weight: bold;\">tidak bisa dipindahkan<\/span><span style=\"font-weight: normal;\">,<\/span> <span style=\"font-weight: normal;\">tapi bisa<\/span><span style=\"font-weight: bold;\"> digunakan sebagai jaminan pinjaman jangka panjang<\/span>. Contohnya yaitu tanah, rumah, dan gedung.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: center;\"><span style=\"color: #000000;\">&#8212;<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Nah, itu dia pembahasan lengkap tentang macam-macam kebutuhan serta alat pemenuhan kebutuhan. Sudah paham, kan? Kalau kamu masih bingung, langsung tanyakan aja pertanyaan kamu ke <a href=\"https:\/\/roboguru.ruangguru.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: bold;\">Roboguru<\/span><\/a>! Selamat belajar!<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: normal;\"><span style=\"color: #000000;\"><a class=\"rg-cta\" style=\"text-align: center;\" href=\"https:\/\/roboguru.ruangguru.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/8b4612fa-3a65-4f41-b9c6-497f89f457ad.jpeg\" alt=\"IDN CTA Blog Roboguru Ruangguru 2022\" \/><\/a><\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: normal;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong style=\"background-color: transparent;\">Referensi:<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"color: #000000;\">Alam, S. (2016). <em>Ekonomi untuk SMA dan MA Kelas X<\/em>. Jakarta: Erlangga.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebagai manusia, ternyata kita memiliki berbagai macam kebutuhan yang terbagi menjadi beberapa jenis. Apa saja macam-macam kebutuhan manusia beserta alat pemenuhannya? Yuk, cari tahu di artikel Ekonomi kelas 10 ini! &#8212; &nbsp; Pada dasarnya, setiap manusia itu punya kebutuhan yang nggak terbatas dan beragam. Mulai dari kebutuhan yang penting, penting banget, nggak penting-penting amat, sampai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":2500,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Macam-Macam%20Kebutuhan%20&#038;%20Alat%20Pemenuhan%20Kebutuhan.jpg"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1722614694:1"],"_aioseo_title":["Macam-Macam Kebutuhan Manusia dan Alat Pemenuhannya"],"_aioseo_description":["Ternyata, manusia memiliki berbagai jenis kebutuhan, lho! Apa saja macam-macam kebutuhan manusia beserta alat pemenuhan kebutuhannya? Yuk, cari tahu di sini!"],"_aioseo_keywords":[""],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":[""],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_wp_old_date":["2022-07-21"],"_yoast_wpseo_title":["Macam-Macam Kebutuhan Manusia dan Alat Pemenuhannya"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Ternyata, manusia memiliki berbagai jenis kebutuhan, lho! Apa saja macam-macam kebutuhan manusia beserta alat pemenuhan kebutuhannya? Yuk, cari tahu di sini!"]},"categories":[541,545],"tags":[49,52,10,37],"class_list":["post-2500","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi","category-ekonomi-sma-kelas-10","tag-ekonomi-x","tag-kelas-10","tag-konsep-pelajaran","tag-sma"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Macam-Macam Kebutuhan Manusia dan Alat Pemenuhannya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ternyata, manusia memiliki berbagai jenis kebutuhan, lho! Apa saja macam-macam kebutuhan manusia beserta alat pemenuhan kebutuhannya? Yuk, cari tahu di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/macam-macam-kebutuhan-dan-alat-pemenuhannya\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Macam-Macam Kebutuhan Manusia dan Alat Pemenuhannya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ternyata, manusia memiliki berbagai jenis kebutuhan, lho! Apa saja macam-macam kebutuhan manusia beserta alat pemenuhan kebutuhannya? Yuk, cari tahu di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/macam-macam-kebutuhan-dan-alat-pemenuhannya\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-08-01T00:00:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-08-02T16:06:04+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Kenya Swawikanti\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Kenya Swawikanti\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/macam-macam-kebutuhan-dan-alat-pemenuhannya\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/macam-macam-kebutuhan-dan-alat-pemenuhannya\",\"name\":\"Macam-Macam Kebutuhan Manusia dan Alat Pemenuhannya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/macam-macam-kebutuhan-dan-alat-pemenuhannya#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/macam-macam-kebutuhan-dan-alat-pemenuhannya#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Macam-Macam%20Kebutuhan%20&#038;%20Alat%20Pemenuhan%20Kebutuhan.jpg\",\"datePublished\":\"2024-08-01T00:00:07+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-02T16:06:04+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14\"},\"description\":\"Ternyata, manusia memiliki berbagai jenis kebutuhan, lho! Apa saja macam-macam kebutuhan manusia beserta alat pemenuhan kebutuhannya? Yuk, cari tahu di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/macam-macam-kebutuhan-dan-alat-pemenuhannya#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/macam-macam-kebutuhan-dan-alat-pemenuhannya\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/macam-macam-kebutuhan-dan-alat-pemenuhannya#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Macam-Macam%20Kebutuhan%20&#038;%20Alat%20Pemenuhan%20Kebutuhan.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Macam-Macam%20Kebutuhan%20&#038;%20Alat%20Pemenuhan%20Kebutuhan.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/macam-macam-kebutuhan-dan-alat-pemenuhannya#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Macam-Macam Kebutuhan Manusia &#038; Alat Pemenuhannya | Ekonomi Kelas 10\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14\",\"name\":\"Kenya Swawikanti\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Kenya Swawikanti\"},\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/kenya-swawikanti\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Macam-Macam Kebutuhan Manusia dan Alat Pemenuhannya","description":"Ternyata, manusia memiliki berbagai jenis kebutuhan, lho! Apa saja macam-macam kebutuhan manusia beserta alat pemenuhan kebutuhannya? Yuk, cari tahu di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/macam-macam-kebutuhan-dan-alat-pemenuhannya","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Macam-Macam Kebutuhan Manusia dan Alat Pemenuhannya","og_description":"Ternyata, manusia memiliki berbagai jenis kebutuhan, lho! Apa saja macam-macam kebutuhan manusia beserta alat pemenuhan kebutuhannya? Yuk, cari tahu di sini!","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/macam-macam-kebutuhan-dan-alat-pemenuhannya","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2024-08-01T00:00:07+00:00","article_modified_time":"2024-08-02T16:06:04+00:00","author":"Kenya Swawikanti","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Kenya Swawikanti","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/macam-macam-kebutuhan-dan-alat-pemenuhannya","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/macam-macam-kebutuhan-dan-alat-pemenuhannya","name":"Macam-Macam Kebutuhan Manusia dan Alat Pemenuhannya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/macam-macam-kebutuhan-dan-alat-pemenuhannya#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/macam-macam-kebutuhan-dan-alat-pemenuhannya#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Macam-Macam%20Kebutuhan%20&#038;%20Alat%20Pemenuhan%20Kebutuhan.jpg","datePublished":"2024-08-01T00:00:07+00:00","dateModified":"2024-08-02T16:06:04+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14"},"description":"Ternyata, manusia memiliki berbagai jenis kebutuhan, lho! Apa saja macam-macam kebutuhan manusia beserta alat pemenuhan kebutuhannya? Yuk, cari tahu di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/macam-macam-kebutuhan-dan-alat-pemenuhannya#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/macam-macam-kebutuhan-dan-alat-pemenuhannya"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/macam-macam-kebutuhan-dan-alat-pemenuhannya#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Macam-Macam%20Kebutuhan%20&#038;%20Alat%20Pemenuhan%20Kebutuhan.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Macam-Macam%20Kebutuhan%20&#038;%20Alat%20Pemenuhan%20Kebutuhan.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/macam-macam-kebutuhan-dan-alat-pemenuhannya#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Macam-Macam Kebutuhan Manusia &#038; Alat Pemenuhannya | Ekonomi Kelas 10"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14","name":"Kenya Swawikanti","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Kenya Swawikanti"},"url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/kenya-swawikanti"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2500","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2500"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2500\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19400,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2500\/revisions\/19400"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2500"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2500"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2500"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2500"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}