{"id":2518,"date":"2025-10-02T06:22:19","date_gmt":"2025-10-01T23:22:19","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=2518"},"modified":"2025-10-03T00:45:49","modified_gmt":"2025-10-02T17:45:49","slug":"dunning-kruger-effect","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/dunning-kruger-effect","title":{"rendered":"Dunning-Kruger Effect: Alasan Kenapa Orang Merasa Paling Baik!"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 1708px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Dunning%20Kruger%20Effect.jpg\" alt=\"Dunning Kruger Effect\" width=\"1708\" \/><\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Sering melihat netizen di kolom komen yang sudah jelas salah tapi ngotot kalau dia benar? Wah, bisa jadi orang seperti itu mengalami Dunning-Kruger Effect.<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"background-color: transparent;\">&#8212;<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Pernah <\/span><em style=\"background-color: transparent;\">nggak<\/em><span style=\"background-color: transparent;\"> kamu nonton acara bakat menyanyi lalu ada peserta yang saat menyanyi ternyata suaranya sumbang banget tapi tetap percaya diri untuk terus bernyanyi? Lalu, saat ditanya dia bilang cita-citanya memang ingin jadi Penyanyi Internasional.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b299c926-46c2-4464-8062-164f70a8cd00.jpg\" alt=\"dunning kruger effect\" width=\"300\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"background-color: transparent;\"><em><span style=\"font-weight: normal;\">William Hung, peserta American Idol yang sangat percaya diri walau suaranya pas-pasan. (Sumber: wikipedia.com)<\/span><\/em><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Atau kamu sering melihat <em>netizen<\/em> di kolom komentar yang yang sudah jelas-jelas salah tapi tetap merasa kalau dia benar? <em>Wah<\/em>, bisa jadi orang-orang seperti itu mengalami <span style=\"font-weight: bold;\"><em>Dunning-Kruger Effect<\/em>.<\/span><span style=\"background-color: transparent;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Apa itu Dunning-Kruger Effect?<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Dunning-Kruger Effect<\/em>? Apa ya itu? Jadi <em>Dunning-Kruger Effect<\/em>\u00a0adalah fenomena dalam psikologi yang dapat didefinisikan sebagai bias kognitif di mana seseorang keliru menilai kemampuan yang dimiliki diri sendiri. <span style=\"font-weight: bold;\">Individu yang mengalami <em>Dunning-Kruger Effect<\/em> akan merasa kemampuan mereka jauh lebih tinggi dari yang sebenarnya.<\/span> Bias ini dikaitkan dengan ketidakmampuan metakognitif untuk mengenali kemampuan mereka sendiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah satu penyebab terbesar dari <em>Dunning-Kruger Effect<\/em> adalah ego. Tentu, setiap orang tidak ingin berpikir bahwa ia adalah orang yang tidak memiliki kemampuan. Hal ini membuat orang meningkatkan penilaian terhadap dirinya dan mengabaikan (<em>ignorance<\/em>) kelemahan diri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Dunning%20Kruger%20Effect%20(inf%201).jpg\" alt=\"makna Dunning Kruger Effect\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Pencetus Teori Dunning-Kruger Effect<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Teori<em> Dunning-Kruger Effect<\/em> dikembangkan oleh David Dunning dan Justin Kruger pada tahun 1999, dua profesor\u00a0psikologi\u00a0dari Cornell University.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">David dan Justin awalnya terinspirasi kasus McArthur Wheeler, seorang pria yang merampok 2 bank yang menutupi wajahnya dengan perasan air jeruk dan yakin bahwa wajahnya akan tidak terlihat dan tidak terekam oleh kamera pengawas, sama seperti menulis dengan tinta perasan air jeruk maka tulisannya akan tidak terlihat.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 400px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/media.giphy.com\/media\/Jn2gEQCkQsaqI\/giphy.gif\" alt=\"giphy\" width=\"400\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Mungkin seperti ini\u00a0McArthur Wheeler waktu menyiram wajahnya dengan jus jeruk\u00a0(Sumber:\u00a0giphy.com)<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/5-perbedaan-psikolog-dan-psikiater\" rel=\"noopener\">Jangan Samakan, Ini 5 Perbedaan Psikolog dan Psikiater<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Ciri-Ciri Dunning-Kruger Effect<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apakah semua orang yang selalu merasa benar mengalami <em>Dunning-Kruger Effect<\/em>? <em>Nah<\/em>, menurut David dan Justin orang yang mengalami <em>Dunning-Kruger Effect<\/em> biasanya memiliki ciri-ciri sebagai berikut:<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Cenderung berlebihan menilai tingkat keahliannya<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">T<\/span><span style=\"background-color: transparent;\">idak mampu mengenali keahlian diri orang lain<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Tidak mampu mengenali aspek buruk dari ketidakcakapannya<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">T<\/span><span style=\"background-color: transparent;\">idak mampu mengenali dan mengakui kekurangan dari diri sendiri<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Cara Terhindar dari Dunning-Kruger Effect<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em style=\"background-color: transparent;\">Hmmm<\/em><span style=\"background-color: transparent;\">, lalu apa ya yang bisa kita lakukan agar tidak terkena efek <em>Dunning-Kruger<\/em> ini? Ada beberapa cara nih yang bisa kamu coba.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Terus belajar dan berlatih<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Teruslah belajar dan mencari tahu lebih dalam. Jangan berasumsi bahwa kita sudah mengetahui segalanya. Ketika kita mendapatkan lebih banyak informasi mengenai suatu topik, kita akan menyadari bahwa masih banyak hal yang perlu dipelajari. Hal ini akan mengurangi kecenderungan untuk berasumsi bahwa kita sudah Ahli, padahal sebenarnya yang kita ketahui belum seberapa.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">2. Mintalah evaluasi dari orang lain<\/span><\/h3>\n<p><strong><span style=\"color: #c27ba0;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/dunning%20kruger%20effect.jpg\" alt=\"dunning kruger effect\" width=\"600\" \/><\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"background-color: transparent;\">Jangan ragu untuk meminta kritik atau saran dari teman, guru, atau keluarga. (Sumber:\u00a0asiaone.com)<\/span><\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Strategi lainnya agar tidak terkena efek Dunning-Kruger ialah dengan meminta kritik yang konstruktif dari orang lain. Pada awalnya mungkin akan sulit bagi kita untuk menerima kritik dari orang lain, tapi <\/span><em style=\"background-color: transparent;\">feedback <\/em><span style=\"background-color: transparent;\">dari orang lain akan membuka pikiran kita dalam menilai kemampuan kita sendiri.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">3. Terus pertanyakan mengenai kompetensi dan pengetahuanmu<\/span><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cbsnews2.cbsistatic.com\/hub\/i\/r\/2011\/08\/31\/773094ed-d252-11e2-a43e-02911869d855\/thumbnail\/620x350\/92bd99680237fd592b27aedad490be42\/questioning_iStock_00001574.jpg\" alt=\"dunning kruger effect\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Cari informasi yang berlawanan dengan pengetahuan yang kita yakini.(Sumber: cbsnews.com)<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bahkan ketika kita sudah terus belajar dan mendapatkan <em>feedback, <\/em>masih ada kemungkinan bagi kita untuk fokus hanya pada hal-hal yang sesuai dengan pengetahuan kita. Ini merupakan contoh lain dari bias psikologis yang disebut Bias Konfirmasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah<\/em>, untuk meminimalisir hal ini, kita harus terus mempertanyakan pengetahuan dan kemampuan kita. Carilah informasi yang berlawanan dengan pengetahuan yang kita yakini, hal ini akan menimbulkan pertanyaan, \u201c<em>Hmm<\/em>, Apa benar? Apa selama ini aku salah?\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Itulah kira-kira 3 cara<\/span><span style=\"background-color: transparent;\">\u00a0yang dapat kita lakukan untuk menghindari Efek Dunning-Kruger. Tetaplah berpikir kritis dan logis terhadap apa yang menjadi kemampuan diri kita sendiri dan juga orang lain.\u00a0<span style=\"background-color: transparent;\">Percaya diri boleh<\/span><span style=\"background-color: transparent;\">\u00a0<\/span><em style=\"background-color: transparent;\">kok<\/em><span style=\"background-color: transparent;\">, tapi tetap rendah hati dan jangan sombong ya.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><span style=\"background-color: transparent;\"><span style=\"background-color: transparent;\">&#8220;Di atas langit, masih ada langit.&#8221;<\/span><\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Peribahasa tersebut seakan menegaskan bahwa siapapun kita, sehebat apapun kita, masih ada yang lebih hebat dari kita. Sudah merasa pintar? <em>Eits<\/em>, jangan-jangan kamu hanya sedang mengalami efek Dunning-Kruger.\u00a0<\/span><span style=\"background-color: transparent;\">Yuk, terus belajar dengan materi ajar dari <a href=\"\/ruangbelajar\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: bold;\">ruangbelajar<\/span><\/a>.<\/span><span style=\"background-color: transparent;\">\u00a0Ada banyak video animasi, latihan soal, dan rangkuman infografis yang bisa diakses<\/span><span style=\"background-color: transparent;\">! Dijamin kegiatan belajar jadi makin seru dan tidak membosankan.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/bayar.ruangguru.com\/\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/e3260f88-1749-4d3b-8973-be3aae07a94c.jpg\" alt=\"CTA Ruangguru\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sering melihat netizen di kolom komen yang sudah jelas salah tapi ngotot kalau dia benar? Wah, bisa jadi orang seperti itu mengalami Dunning-Kruger Effect. &#8212; &nbsp; Pernah nggak kamu nonton acara bakat menyanyi lalu ada peserta yang saat menyanyi ternyata suaranya sumbang banget tapi tetap percaya diri untuk terus bernyanyi? Lalu, saat ditanya dia bilang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":136,"featured_media":2518,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Dunning%20Kruger%20Effect.jpg"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1759427008:1"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Sering melihat netizen di kolom komen yang sudah jelas salah tapi ngotot kalau dia benar? Wah, bisa jadi orang seperti itu mengalami Dunning-Kruger Effect."],"_yoast_wpseo_content_score":["90"],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["5"],"_wp_old_date":["2022-07-20"],"_yoast_wpseo_primary_category":[""]},"categories":[562],"tags":[19],"class_list":["post-2518","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fakta-seru","tag-fakta-seru"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Dunning-Kruger Effect: Alasan Kenapa Orang Merasa Paling Baik!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sering melihat netizen di kolom komen yang sudah jelas salah tapi ngotot kalau dia benar? Wah, bisa jadi orang seperti itu mengalami Dunning-Kruger Effect.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/dunning-kruger-effect\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dunning-Kruger Effect: Alasan Kenapa Orang Merasa Paling Baik!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sering melihat netizen di kolom komen yang sudah jelas salah tapi ngotot kalau dia benar? Wah, bisa jadi orang seperti itu mengalami Dunning-Kruger Effect.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/dunning-kruger-effect\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-01T23:22:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-02T17:45:49+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Bulan Tamara Horo\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Bulan Tamara Horo\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/dunning-kruger-effect\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/dunning-kruger-effect\",\"name\":\"Dunning-Kruger Effect: Alasan Kenapa Orang Merasa Paling Baik!\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/dunning-kruger-effect#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/dunning-kruger-effect#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Dunning%20Kruger%20Effect.jpg\",\"datePublished\":\"2025-10-01T23:22:19+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-02T17:45:49+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/61a958f3610321cc8ac4f9c94200d7a2\"},\"description\":\"Sering melihat netizen di kolom komen yang sudah jelas salah tapi ngotot kalau dia benar? Wah, bisa jadi orang seperti itu mengalami Dunning-Kruger Effect.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/dunning-kruger-effect#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/dunning-kruger-effect\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/dunning-kruger-effect#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Dunning%20Kruger%20Effect.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Dunning%20Kruger%20Effect.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/dunning-kruger-effect#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Dunning-Kruger Effect: Alasan Kenapa Orang Merasa Paling Baik!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/61a958f3610321cc8ac4f9c94200d7a2\",\"name\":\"Bulan Tamara Horo\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Bulan Tamara Horo\"},\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/bulan-tamara-horo\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dunning-Kruger Effect: Alasan Kenapa Orang Merasa Paling Baik!","description":"Sering melihat netizen di kolom komen yang sudah jelas salah tapi ngotot kalau dia benar? Wah, bisa jadi orang seperti itu mengalami Dunning-Kruger Effect.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/dunning-kruger-effect","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Dunning-Kruger Effect: Alasan Kenapa Orang Merasa Paling Baik!","og_description":"Sering melihat netizen di kolom komen yang sudah jelas salah tapi ngotot kalau dia benar? Wah, bisa jadi orang seperti itu mengalami Dunning-Kruger Effect.","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/dunning-kruger-effect","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2025-10-01T23:22:19+00:00","article_modified_time":"2025-10-02T17:45:49+00:00","author":"Bulan Tamara Horo","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Bulan Tamara Horo","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/dunning-kruger-effect","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/dunning-kruger-effect","name":"Dunning-Kruger Effect: Alasan Kenapa Orang Merasa Paling Baik!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/dunning-kruger-effect#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/dunning-kruger-effect#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Dunning%20Kruger%20Effect.jpg","datePublished":"2025-10-01T23:22:19+00:00","dateModified":"2025-10-02T17:45:49+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/61a958f3610321cc8ac4f9c94200d7a2"},"description":"Sering melihat netizen di kolom komen yang sudah jelas salah tapi ngotot kalau dia benar? Wah, bisa jadi orang seperti itu mengalami Dunning-Kruger Effect.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/dunning-kruger-effect#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/dunning-kruger-effect"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/dunning-kruger-effect#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Dunning%20Kruger%20Effect.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Dunning%20Kruger%20Effect.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/dunning-kruger-effect#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Dunning-Kruger Effect: Alasan Kenapa Orang Merasa Paling Baik!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/61a958f3610321cc8ac4f9c94200d7a2","name":"Bulan Tamara Horo","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Bulan Tamara Horo"},"url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/bulan-tamara-horo"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2518","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/136"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2518"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2518\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":24922,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2518\/revisions\/24922"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2518"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2518"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2518"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2518"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}