{"id":25801,"date":"2026-07-07T10:00:58","date_gmt":"2026-07-07T03:00:58","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?p=25801"},"modified":"2026-07-09T13:42:20","modified_gmt":"2026-07-09T06:42:20","slug":"materi-matematika-kelas-12-kurikulum-merdeka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-matematika-kelas-12-kurikulum-merdeka","title":{"rendered":"Rangkuman Materi Matematika Kelas 12 Kurikulum Merdeka"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/d7d251dd-abe0-437e-a4c0-b738e1617330.png\" alt=\"materi pelajaran matematika kelas 12 semester 1 dan 2 kurikulum merdeka\" width=\"820\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Kelas 12 bakal jadi momen penting karena kamu akan menghadapi ujian TKA dan UTBK. Nah, supaya lebih siap, yuk curi start dengan simak <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/c\/matematika\/matematika-sma-kelas-12\">materi pelajaran Matematika kelas 12<\/a><\/strong> Semester 1 dan 2 berdasarkan Kurikulum Merdeka berikut ini!<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat menginjak kelas 12, aktivitasmu pasti makin padat. Selain harus fokus menyelesaikan tugas sekolah, kamu juga mulai sibuk mempersiapkan diri menghadapi <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/tes-kemampuan-akademik\">TKA (Tes Kemampuan Akademik)<\/a><\/strong> dan <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/informasi-lengkap-utbk-snbt\">UTBK-SNBT<\/a><\/strong>. Di antara banyak mata pelajaran, Matematika sering dianggap sebagai salah satu yang paling memusingkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, supaya kamu nggak merasa kewalahan atau bingung harus mulai dari mana, artikel ini akan membahas secara lengkap semua topik dan subtopik dalam materi pelajaran Matematika kelas 12. Pembahasannya disusun berdasarkan buku Matematika Kelas XII dan Matematika Tingkat Lanjut Kelas XII dari Kemendikdasmen, jadi isinya relevan dengan kurikulum yang kamu pelajari di sekolah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mulai dari materi Semester 1, Semester 2, hingga materi tingkat lanjut dalam Kurikulum Merdeka, semuanya dibahas secara ringkas, jelas, dan mudah dipahami. Yuk, simak pembahasannya sampai tuntas!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-matematika-kelas-10-kurikulum-merdeka\">Rangkuman Materi Matematika Kelas 10 Kurikulum Merdeka<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Materi Pelajaran Matematika Kelas 12 Semester 1 Kurikulum Merdeka<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di semester ini, kamu akan mempelajari topik-topik dasar yang menjadi pondasi untuk materi lanjutan, seperti Transformasi Fungsi serta Busur dan Juring Lingkaran. Berikut penjelasan lebih ringkasnya:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>BAB 1 <\/b><b>\u2013\u00a0<\/b><b>Barisan dan Deret<\/b><\/span><\/h3>\n<table style=\"border-collapse: collapse; width: 100%;\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: center;\"><strong>Topik<\/strong><\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: center;\"><strong>Subtopik<\/strong><\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: center;\"><strong>Ringkasan<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 33.3333%;\" rowspan=\"2\">Barisan<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%;\"><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/konsep-barisan-dan-deret-aritmetika\">Barisan Aritmetika<\/a><\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify;\">Barisan aritmetika adalah urutan bilangan yang memiliki selisih (beda) yang selalu sama antara satu suku dan suku berikutnya. Barisan aritmetika sering digunakan untuk menghitung pola yang pertambahannya tetap, misalnya kenaikan jumlah kursi di setiap baris suatu gedung atau penambahan tabungan dengan nominal yang sama setiap bulan.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 33.3333%;\">Barisan Geometri<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify;\">Barisan geometri adalah urutan bilangan yang memiliki rasio (perbandingan) yang sama antara satu suku dan suku berikutnya. Barisan geometri banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya pada pertumbuhan bakteri, perkembangan populasi, atau perhitungan bunga majemuk.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 33.3333%;\" rowspan=\"3\">Deret<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%;\">Deret Aritmetika<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify;\">Deret aritmetika adalah penjumlahan semua suku pada barisan aritmetika. Deret aritmetika sering digunakan untuk menghitung total nilai yang bertambah secara tetap, misalnya jumlah tabungan yang disetor dengan nominal sama setiap bulan.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 33.3333%;\"><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/barisan-dan-deret-geometri\">Deret Geometri<\/a><\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify;\">Deret geometri adalah penjumlahan suku-suku pada barisan geometri. Deret geometri sering digunakan dalam perhitungan pertumbuhan, investasi, maupun perkembangan populasi.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 33.3333%;\">Deret Geometri Tak Hingga<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify;\">Deret geometri tak hingga adalah penjumlahan suku-suku pada barisan geometri yang jumlah sukunya tidak terbatas. Materi ini banyak diterapkan dalam matematika, fisika, ekonomi, dan teknik untuk menghitung proses yang berlangsung terus-menerus tetapi nilainya semakin kecil.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 33.3333%;\">Bunga Tunggal<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%;\"><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-menghitung-bunga-tunggal\">Bunga Tunggal<\/a><\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify;\">Bunga tunggal adalah bunga yang selalu dihitung berdasarkan modal awal, sehingga besar bunganya tetap setiap periode. Bunga tunggal sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, misalnya pada pinjaman sederhana, koperasi, atau tabungan dengan sistem bunga tetap.<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>BAB 2 <\/b><b>\u2013\u00a0<\/b><b>Investasi dan Pinjaman<\/b><\/span><\/h3>\n<table style=\"border-collapse: collapse; width: 100%; height: 161px;\">\n<tbody>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: center; height: 23px;\"><strong>Topik<\/strong><\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: center; height: 23px;\"><strong>Subtopik<\/strong><\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: center; height: 23px;\"><strong>Ringkasan<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 33.3333%; height: 138px;\" rowspan=\"6\">Investasi dan Pinjaman<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; height: 23px;\">Suku Bunga Tunggal<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; height: 23px; text-align: justify;\">Suku bunga tunggal adalah bunga yang hanya dihitung berdasarkan modal awal. Artinya, jumlah bunga yang diperoleh setiap periode selalu sama karena tidak dipengaruhi oleh bunga yang sudah didapat sebelumnya. Sistem bunga tunggal biasanya digunakan untuk investasi atau pinjaman yang memiliki jangka waktu pendek.<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 33.3333%; height: 23px;\">Investasi Bunga Majemuk<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; height: 23px; text-align: justify;\">Pada bunga majemuk, bunga setiap periode akan ditambahkan ke modal, sehingga pada periode berikutnya bunga dihitung dari jumlah yang sudah bertambah. Oleh karena itu, nilai investasi akan tumbuh lebih cepat dibanding bunga tunggal.<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 33.3333%; height: 23px;\">Investasi Anuitas<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; height: 23px; text-align: justify;\">Investasi anuitas adalah investasi yang dilakukan dengan menyetorkan uang dalam jumlah yang sama secara rutin, misalnya setiap bulan atau setiap tahun. Setiap setoran akan memperoleh bunga hingga akhir masa investasi. Semakin awal seseorang menyetor, semakin lama uang tersebut berkembang.<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 33.3333%; height: 23px;\">Pinjaman Bunga Majemuk<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; height: 23px; text-align: justify;\">Pinjaman bunga majemuk adalah pinjaman yang bunganya dihitung berdasarkan sisa utang yang telah ditambah bunga sebelumnya. Jika cicilan tidak dibayar sesuai jadwal, jumlah utang akan bertambah lebih cepat. Semakin lama pinjaman belum dilunasi, semakin besar total yang harus dibayar.<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 33.3333%; height: 23px;\">Pinjaman dengan Anuitas<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; height: 23px; text-align: justify;\">Pinjaman anuitas adalah sistem pembayaran utang dengan jumlah cicilan yang tetap setiap periode. Dengan sistem ini, peminjam dapat mengetahui jumlah pembayaran yang harus dilakukan setiap bulan sejak awal.<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 33.3333%; height: 23px;\">Parameter Investasi dan Pinjaman<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; height: 23px; text-align: justify;\">Dalam menghitung investasi maupun pinjaman, terdapat beberapa parameter penting yang harus dipahami. Contohnya, modal awal, suku bunga, jangka waktu, nilai akhir, dan anuitas (cicilan). Dengan memahami parameter-parameter tersebut, kita dapat menghitung keuntungan investasi maupun total biaya pinjaman dengan lebih tepat.<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Materi Pelajaran Matematika Kelas 12 Semester 2 Kurikulum Merdeka<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Memasuki semester 2, kamu akan bertemu dengan materi yang cukup menantang dan seru untuk dipelajari. Di semester ini, fokus pembelajaran lebih banyak berkaitan dengan peluang dan kombinatorik, yaitu cabang Matematika yang membahas tentang cara menghitung kemungkinan terjadinya suatu peristiwa. Materi ini sangat penting, terutama di bidang statistika, ekonomi, dan ilmu komputer. Misalnya, konsep peluang sering digunakan dalam analisis data, pemrograman, hingga pengambilan keputusan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>BAB 3 <\/b><b>\u2013\u00a0<\/b><b>Kaidah Pencacahan<\/b><\/span><\/h3>\n<table style=\"border-collapse: collapse; width: 100%;\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: center;\"><strong>Topik<\/strong><\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: center;\"><strong>Subtopik<\/strong><\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: center;\"><strong>Ringkasan<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 33.3333%;\" rowspan=\"4\">Kaidah Pencacahan<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%;\">Aturan Pengisian Tempat<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify;\">Aturan pengisian tempat adalah cara untuk menghitung banyaknya kemungkinan yang bisa terjadi ketika ada beberapa pilihan yang harus diisi secara berurutan. Aturan pengisian tempat sering digunakan untuk menghitung banyak kemungkinan penyusunan kode, password, nomor kendaraan, atau nomor peserta.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 33.3333%;\">Permutasi<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify;\">Permutasi adalah cara menyusun beberapa atau semua objek, di mana urutan objek sangat diperhatikan. Artinya, susunan A-B berbeda dengan B-A.<\/p>\n<p><strong>1. Permutasi <em>n<\/em> Item dari <em>n<\/em> Objek<\/strong><\/p>\n<p>Jika semua objek yang berbeda disusun sekaligus, banyak susunannya adalah:<\/p>\n<p>n! (dibaca: n faktorial)<\/p>\n<p>Jika hanya diambil r objek dari n objek yang tersedia, rumusnya adalah:<\/p>\n<p>P(n,r) = n! \/ (n \u2212 r)!<\/p>\n<p><strong>2. Permutasi dengan Objek yang Sama<\/strong><\/p>\n<p>Tidak semua objek selalu berbeda. Jika ada beberapa objek yang sama, maka jumlah susunannya menjadi lebih sedikit karena ada susunan yang terlihat sama. Rumusnya:<\/p>\n<p>n! \/ (a! \u00d7 b! \u00d7 c! \u00d7 &#8230;)<\/p>\n<p><strong>3. Permutasi Siklis<\/strong><\/p>\n<p>Permutasi siklis digunakan ketika objek disusun membentuk lingkaran, misalnya orang yang duduk mengelilingi meja bundar. Karena tidak ada posisi awal yang tetap, susunan yang hanya diputar dianggap sama. Rumusnya:<\/p>\n<p>(n \u2212 1)!<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 33.3333%;\">Kombinasi<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify;\">Kombinasi adalah cara memilih beberapa objek dari sekumpulan objek tanpa memperhatikan urutan. Berbeda dengan permutasi, pada kombinasi, yang penting hanyalah siapa yang dipilih, bukan urutan pemilihannya.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 33.3333%;\">Penerapan Permutasi dan Kombinasi<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify;\">Permutasi dan kombinasi banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari untuk menghitung banyak kemungkinan tanpa harus mencobanya satu per satu. Misalnya, membuat password atau PIN, memilih sampel dalam penelitian, menyusun jadwal, dan lain sebagainya.<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>BAB 4 <\/b><b>\u2013\u00a0<\/b><b>Peluang<\/b><\/span><\/h3>\n<table style=\"border-collapse: collapse; width: 100%; height: 231px;\">\n<tbody>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: center; height: 23px;\"><strong>Topik<\/strong><\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: center; height: 23px;\"><strong>Subtopik<\/strong><\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: center; height: 23px;\"><strong>Ringkasan<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 33.3333%; height: 46px;\" rowspan=\"2\">Peluang Suatu Kejadian<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify; height: 23px;\">Ruang Sampel<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify; height: 23px;\">Ruang sampel adalah kumpulan semua kemungkinan hasil yang bisa terjadi dalam sebuah percobaan. Biasanya, ruang sampel dilambangkan dengan huruf S.<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify; height: 23px;\"><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengetahui-percobaan-ruang-sampel-dan-menghitung-peluang-kejadian\">Peluang Suatu Kejadian<\/a><\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify; height: 23px;\">Peluang adalah ukuran yang menunjukkan seberapa besar kemungkinan suatu kejadian akan terjadi. Nilai peluang selalu berada di antara 0 sampai 1, atau bisa juga dinyatakan dalam bentuk persentase.<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 33.3333%; height: 162px;\" rowspan=\"6\">Peluang Kejadian Majemuk<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify; height: 23px;\">Kejadian Majemuk<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify; height: 23px;\">Kejadian majemuk adalah kejadian yang melibatkan dua atau lebih kejadian sederhana yang terjadi secara bersamaan atau berurutan. Dalam materi ini, kamu akan mempelajari cara menghitung peluang ketika beberapa kejadian digabungkan.<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify; height: 23px;\">Frekuensi Harapan dari Kejadian Majemuk<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify; height: 23px;\">Frekuensi harapan adalah perkiraan banyaknya suatu kejadian akan muncul jika sebuah percobaan dilakukan berkali-kali.<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify; height: 23px;\">Peluang Kejadian Majemuk<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify; height: 23px;\">Peluang kejadian majemuk digunakan untuk menghitung kemungkinan terjadinya dua atau lebih kejadian dalam satu percobaan.<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify; height: 23px;\">Peluang Kejadian Majemuk Saling Lepas<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify; height: 23px;\">Kejadian saling lepas adalah dua kejadian yang tidak mungkin terjadi secara bersamaan. Jika salah satu kejadian terjadi, maka kejadian lainnya tidak dapat terjadi. Contohnya, saat melempar satu dadu, kejadian muncul angka 2 dan muncul angka 5 tidak mungkin terjadi dalam satu lemparan yang sama.<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify; height: 23px;\">Peluang Kejadian Majemuk Saling Bebas<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify; height: 23px;\">Kejadian saling bebas adalah dua kejadian yang tidak saling mempengaruhi. Hasil dari kejadian pertama tidak mengubah peluang terjadinya kejadian kedua. Contohnya, melempar sebuah koin dan sebuah dadu secara bersamaan. Hasil pelemparan koin tidak memengaruhi hasil pelemparan dadu.<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 47px;\">\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify; height: 47px;\">Peluang Kejadian Majemuk Saling Bebas Bersyarat<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify; height: 47px;\">Peluang bersyarat adalah peluang suatu kejadian yang dihitung dengan syarat bahwa kejadian lain telah terjadi lebih dahulu. Dengan kata lain, informasi tentang kejadian pertama akan mempengaruhi peluang kejadian berikutnya.<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelum kita lanjut bahas topik Matematika Tingkat Lanjut, kalo masih ada poin-poin yang belum kamu mengerti, mending belajar sama ahlinya, deh. Belajar bareng kakak-kakak pengajar di\u00a0<a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/privat\/matematika\"><strong>Ruangguru Privat Matematika<\/strong><\/a>\u00a0misalnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Belajar nggak cuma menyenangkan, tapi kamu juga bakal diajari konsepnya sampai paham! Para pengajar di Ruangguru Privat juga sudah terstandarisasi kualitasnya, loh. Kamu juga bisa pilih nih, mau diajarkan secara langsung (<em>offline<\/em>) atau daring (<em>online<\/em>). Fleksibel, kan? Untuk info lebih lanjut, cuss klik link berikut!<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/cta.ruangguru.com\/blog-rg-10-privat-b?referrer=https%253A%252F%252Fwww.ruangguru.com%252Fblog%252Fmateri-matematika-kelas-11-kurikulum-merdeka&amp;clientTimestamp=2026-02-03T08%3A21%3A44.906Z&amp;cookiesId=961acec3-1a1e-4a64-944e-3848f02ffe14&amp;sessionId=194e02fd-87c3-4da2-b3f3-444df7ce1395&amp;clientDevice=Chrome+144+on+Windows+10&amp;clientOS=Windows&amp;clientOSVersion=10\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/84b6f2c7-9c9c-480d-a218-7961334af9ce.png\" alt=\"CTA Ruangguru Privat\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Materi Pelajaran Matematika Tingkat Lanjut Kelas 12 Semester 1 Kurikulum Merdeka<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada Matematika Tingkat Lanjut kelas 12 SMA, materi pelajarannya mulai memasuki topik-topik pra-kalkulus dan kalkulus. Topik ini merupakan dasar untuk kamu yang ingin kuliah di jurusan sains, teknik, atau ekonomi. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Di Semester 1, kamu akan mempelajari bab-bab sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>BAB 1 <\/b><b>\u2013 Lingkaran, Elips, dan Garis Singgung Lingkaran<\/b><\/span><\/h3>\n<table style=\"border-collapse: collapse; width: 100%; height: 654px;\">\n<tbody>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: center; height: 23px;\"><strong>Topik<\/strong><\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: center; height: 23px;\"><strong>Subtopik<\/strong><\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: center; height: 23px;\"><strong>Ringkasan<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 119px;\">\n<td style=\"width: 33.3333%; height: 191px;\" rowspan=\"2\">Lingkaran<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; height: 119px;\">Definisi Lingkaran<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify; height: 119px;\">Lingkaran adalah kumpulan semua titik pada sebuah bidang yang memiliki jarak sama terhadap satu titik tertentu. Titik tersebut disebut pusat lingkaran, sedangkan jarak dari pusat ke setiap titik pada lingkaran disebut jari-jari (r). Dalam matematika, lingkaran sering digunakan untuk mempelajari hubungan antara titik, garis, dan bangun datar lainnya.<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 72px;\">\n<td style=\"text-align: justify; height: 72px;\">Persamaan Lingkaran<\/td>\n<td style=\"text-align: justify; height: 72px;\">Persamaan lingkaran digunakan untuk menentukan letak atau bentuk sebuah lingkaran pada bidang koordinat. Melalui persamaan tersebut, kita dapat mengetahui koordinat pusat lingkaran, panjang jari-jari, serta menentukan apakah suatu titik berada di dalam, pada, atau di luar lingkaran.<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 95px;\">\n<td style=\"width: 33.3333%; height: 301px;\" rowspan=\"3\">Elips<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; height: 95px;\">Definisi Elips<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify; height: 95px;\">Elips adalah kumpulan titik pada bidang yang jumlah jaraknya terhadap dua titik tetap selalu sama. Dua titik tetap tersebut disebut titik fokus (fokus). Bentuk elips mirip seperti lingkaran yang sedikit memanjang. Semakin jauh jarak kedua fokusnya, bentuk elips akan semakin lonjong.<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 119px;\">\n<td style=\"width: 33.3333%; height: 119px;\">Unsur-Unsur Elips<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify; height: 119px;\">Elips terdiri dari beberapa unsur, seperti:<\/p>\n<ul>\n<li>Pusat elips adalah titik tengah elips.<\/li>\n<li>Sumbu mayor merupakan sumbu terpanjang pada elips.<\/li>\n<li>Sumbu minor merupakan sumbu terpendek pada elips.<\/li>\n<li>Titik puncak (verteks) adalah titik-titik ujung pada sumbu mayor maupun sumbu minor.<\/li>\n<li>Fokus adalah dua titik tetap yang menjadi acuan pembentukan elips.<\/li>\n<li>Jarak fokus menunjukkan seberapa jauh kedua fokus berada dari pusat.<\/li>\n<\/ul>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 87px;\">\n<td style=\"width: 33.3333%; height: 87px;\">Persamaan Elips<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify; height: 87px;\">Persamaan elips bergantung pada letak sumbu mayornya. Persamaan tersebut digunakan untuk menentukan posisi pusat, panjang sumbu mayor, panjang sumbu minor, dan letak fokus elips.<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify; height: 46px;\" rowspan=\"2\">Kedudukan Titik dan Garis terhadap Lingkaran<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify; height: 23px;\">Kedudukan Titik terhadap Lingkaran<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify; height: 23px;\">Suatu titik dapat berada di dalam, pada, atau di luar lingkaran. Untuk mengetahui kedudukan titik terhadap lingkaran, bandingkan jarak titik tersebut ke pusat lingkaran dengan panjang jari-jarinya.<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify; height: 23px;\">Kedudukan Garis terhadap Lingkaran<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify; height: 23px;\">Hubungan antara garis dan lingkaran ditentukan oleh jarak garis terhadap pusat lingkaran. Dengan menghitung jarak garis ke pusat lingkaran, kita dapat menentukan kedudukan garis tersebut terhadap lingkaran.<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 33.3333%; height: 93px; text-align: justify;\" rowspan=\"3\">Persamaan Garis Singgung Lingkaran<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; height: 23px; text-align: justify;\">Titik Singgung pada Lingkaran telah Ditentukan<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify; height: 23px;\">Jika titik singgung pada lingkaran sudah diketahui, persamaan garis singgung dapat ditentukan menggunakan sifat bahwa garis singgung selalu tegak lurus terhadap jari-jari yang melalui titik singgung.<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 47px;\">\n<td style=\"width: 33.3333%; height: 47px; text-align: justify;\">Persamaan Garis Singgung Lingkaran dengan Kemiringan <em>m<\/em> Diketahui<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify; height: 47px;\">Pada beberapa soal, gradien atau kemiringan garis singgung (m) sudah diketahui. Dalam kondisi ini, persamaan garis ditulis dalam bentuk:<\/p>\n<p>y = mx + c<\/p>\n<p>Selanjutnya, nilai c dicari dengan syarat bahwa garis hanya menyinggung lingkaran di satu titik. Artinya, jarak antara pusat lingkaran dan garis, harus sama dengan panjang jari-jari.<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 33.3333%; height: 23px; text-align: justify;\">Sebuah Titik di Luar Lingkaran telah Ditentukan<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify; height: 23px;\">Jika diketahui sebuah titik yang berada di luar lingkaran, biasanya terdapat dua garis singgung yang dapat dibuat melalui titik tersebut. Untuk menentukan persamaan garis singgungnya, persamaan garis yang melalui titik tersebut dituliskan terlebih dahulu. Selanjutnya digunakan syarat bahwa garis harus menyinggung lingkaran, yaitu jarak pusat lingkaran ke garis sama dengan jari-jari.<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>BAB 2 <\/b><b>\u2013\u00a0<\/b><b>Turunan Fungsi<\/b><\/span><\/h3>\n<table style=\"border-collapse: collapse; width: 100%;\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: center;\"><strong>Topik<\/strong><\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: center;\"><strong>Subtopik<\/strong><\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: center;\"><strong>Ringkasan<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 33.3333%;\" rowspan=\"3\">Definisi Turunan Fungsi<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%;\">Limit dan Kontinuitas Fungsi<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify;\">Pada subtopik ini, kamu akan mempelajari konsep limit dan kontinuitas sebagai dasar untuk memahami turunan fungsi. Kamu akan belajar bagaimana nilai suatu fungsi saat mendekati titik tertentu, serta mengetahui syarat sebuah fungsi dikatakan kontinu atau tidak. Materi ini penting karena konsep turunan tidak bisa dipisahkan dari limit dan kontinuitas.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 33.3333%;\">Konsep Turunan Fungsi<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify;\">Di subtopik ini, kamu akan mengenal apa itu turunan fungsi dan mengapa konsep ini sangat penting dalam matematika. Selain memahami pengertiannya, kamu juga akan belajar bagaimana turunan diturunkan dari konsep limit sehingga lebih mudah memahami proses perhitungannya.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 33.3333%;\">Penulisan Turunan Fungsi<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify;\">Pada subtopik ini, kamu akan mempelajari berbagai cara menuliskan turunan fungsi menggunakan notasi matematika yang umum digunakan. Mulai dari notasi Leibniz, Lagrange, hingga notasi Newton, kamu akan memahami perbedaan masing-masing beserta penggunaannya.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 33.3333%;\" rowspan=\"4\">Sifat-Sifat Turunan Fungsi<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%;\">Menemukan Sifat Turunan Fungsi<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify;\">Pada subtopik ini, kamu akan mempelajari apa itu turunan fungsi dan bagaimana turunan dapat menunjukkan perubahan suatu fungsi. Kamu juga akan memahami konsep gradien garis singgung pada kurva serta hubungan antara turunan dengan laju perubahan suatu nilai. Materi ini menjadi dasar sebelum mempelajari berbagai aturan turunan yang lebih kompleks.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 33.3333%;\"><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/turunan-fungsi-aljabar\">Turunan Fungsi Aljabar<\/a><\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify;\">Di bagian ini, kamu akan belajar cara menentukan turunan dari berbagai bentuk fungsi aljabar, seperti fungsi berpangkat, fungsi polinom, hingga gabungan beberapa fungsi. Kamu juga akan mengenal berbagai aturan turunan, seperti aturan pangkat, penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, dan aturan rantai yang memudahkan proses perhitungan.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 33.3333%;\">Turunan Fungsi Trigonometri<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify;\">Subtopik ini membahas cara mencari turunan dari fungsi-fungsi trigonometri, seperti sinus, cosinus, tangen, dan fungsi trigonometri lainnya.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 33.3333%;\">Turunan Fungsi Eksponensial<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify;\">Pada subtopik ini, kamu akan mempelajari cara menentukan turunan fungsi eksponensial, baik yang berbasis bilangan e maupun basis lainnya. Materi ini juga menjelaskan hubungan antara fungsi eksponensial dan turunannya, serta bagaimana konsep tersebut digunakan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan matematika.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 33.3333%;\" rowspan=\"3\">Aplikasi Turunan Fungsi<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify;\">Persamaan Garis Singgung pada Kurva<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify;\">Di subtopik ini, kamu akan belajar menggunakan turunan untuk menentukan persamaan garis singgung pada suatu kurva. Kamu akan memahami bagaimana nilai turunan menunjukkan kemiringan garis singgung di suatu titik, sehingga dapat digunakan untuk menyusun persamaan garis tersebut secara tepat.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify;\">Fungsi Naik, Fungsi Turun, dan Fungsi Diam<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify;\">Pada materi ini, kamu akan mempelajari bagaimana turunan membantu menentukan apakah suatu fungsi sedang naik, turun, atau tetap pada suatu interval.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify;\">Titik Ekstrem, Nilai Balik Minimum, dan Nilai Balik Maksimum<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify;\">Subtopik ini membahas cara menentukan titik ekstrem suatu fungsi menggunakan turunan. Kamu akan belajar mencari nilai maksimum dan minimum, baik secara lokal maupun global, serta memahami bagaimana konsep ini digunakan untuk menyelesaikan berbagai masalah optimasi dalam kehidupan sehari-hari.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify;\">Aplikasi Turunan Fungsi di Berbagai Bidang Ilmu<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify;\">Aplikasi Turunan Fungsi di Berbagai Bidang Ilmu<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify;\">Pada topik ini, kamu akan melihat bagaimana konsep turunan tidak hanya digunakan dalam matematika, tetapi juga diterapkan di berbagai bidang ilmu, seperti fisika, ekonomi, teknik, biologi, hingga statistika.<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Materi Pelajaran Matematika Tingkat Lanjut Kelas 12 Semester 2 Kurikulum Merdeka<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Fokus utama pada semester ini adalah integral dan analisis data, yang termasuk dalam bidang kalkulus dan statistika modern. Materi ini sangat penting, terutama buat kamu yang ingin melanjutkan studi ke jurusan sains, teknik, ekonomi, atau teknologi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>BAB 3 <\/b><b>\u2013\u00a0<\/b><b>Integral<\/b><\/span><\/h3>\n<table style=\"border-collapse: collapse; width: 100%;\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: center;\"><strong>Topik<\/strong><\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: center;\"><strong>Subtopik<\/strong><\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: center;\"><strong>Ringkasan<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 33.3333%;\" rowspan=\"2\">Integral Tak Tentu<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify;\">Definisi Integral Tak Tentu<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify;\">Integral tak tentu adalah integral yang tidak memiliki batas atas dan batas bawah yang jelas. Integral tak tentu digunakan untuk mencari fungsi asal dari suatu turunan.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify;\">Sifat-Sifat Integral Tak Tentu<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify;\">Pada subtopik ini, kamu akan mempelajari berbagai sifat dasar integral tak tentu yang dapat mempermudah proses menghitung integral. Kamu juga akan memahami bagaimana operasi penjumlahan, pengurangan, dan perkalian konstanta memengaruhi hasil integral, sehingga penyelesaian soal menjadi lebih cepat dan sistematis.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 33.3333%;\" rowspan=\"4\">Integral Tentu<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify;\">Jumlahan Riemann<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify;\">Di subtopik ini, kamu akan belajar bagaimana luas suatu daerah di bawah kurva dapat diperkirakan menggunakan kumpulan persegi panjang yang disebut Jumlahan Riemann. Konsep ini menjadi dasar munculnya integral tentu dan membantu kamu memahami bagaimana integral digunakan untuk menghitung luas secara lebih akurat.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify;\">Definisi Integral Tentu<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify;\">Integral tentu adalah integral yang memiliki batas atas dan batas bawah. Pada bagian ini, kamu akan dikenalkan dengan konsep Jumlahan Riemann sebagai dasar untuk memahami integral secara lebih mendalam.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify;\">Sifat-Sifat Integral Tentu<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify;\">Pada bagian ini, kamu akan mempelajari berbagai sifat integral tentu yang dapat digunakan untuk menyederhanakan perhitungan. Mulai dari sifat penjumlahan interval, perubahan batas integral, hingga hubungan integral dengan fungsi konstan, semua akan dibahas agar kamu lebih mudah menyelesaikan berbagai jenis soal integral tentu.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify;\">Teorema Dasar Kalkulus<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify;\">Di subtopik ini, kamu akan mempelajari Teorema Dasar Kalkulus yang menghubungkan konsep turunan dan integral. Melalui teorema ini, kamu akan mengetahui bahwa integral dapat digunakan untuk menemukan fungsi asal, sekaligus mempermudah cara menghitung nilai integral tentu tanpa harus menggunakan Jumlahan Riemann.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 33.3333%;\" rowspan=\"4\">Penerapan Integral<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify;\">Luas Daerah pada Kurva<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify;\">Pada subtopik ini, kamu akan belajar cara menggunakan integral untuk menghitung luas daerah yang dibatasi oleh kurva, sumbu koordinat, atau beberapa fungsi.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify;\">Aplikasi Integral dalam Bidang Ekonomi dan Bisnis<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify;\">Di bagian ini, kamu akan melihat bagaimana integral diterapkan dalam dunia ekonomi dan bisnis. Misalnya, untuk menghitung total biaya produksi, total pendapatan, keuntungan, hingga menganalisis perubahan nilai suatu besaran ekonomi berdasarkan fungsi tertentu.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify;\">Aplikasi Integral dalam Bidang Fisika<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify;\">Pada subtopik ini, kamu akan mempelajari penerapan integral dalam berbagai permasalahan fisika, seperti menghitung perpindahan benda dari grafik kecepatan, menentukan usaha yang dilakukan oleh suatu gaya, hingga menghitung besaran lain yang berubah secara terus-menerus.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify;\">Aplikasi Integral dalam Bidang Kesehatan<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify;\">Di subtopik ini, kamu akan mengenal bagaimana integral digunakan dalam bidang kesehatan, misalnya untuk menghitung total dosis obat yang diserap tubuh, menganalisis perubahan konsentrasi zat dalam darah, atau memperkirakan pertumbuhan suatu kondisi biologis.<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>BAB 4 <\/b><b>\u2013\u00a0<\/b><b>Analisis Data dan Peluang<\/b><\/span><\/h3>\n<table style=\"border-collapse: collapse; width: 100%; height: 175px;\">\n<tbody>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: center; height: 23px;\"><strong>Topik<\/strong><\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: center; height: 23px;\"><strong>Subtopik<\/strong><\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: center; height: 23px;\"><strong>Ringkasan<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 33.3333%; height: 152px;\" rowspan=\"7\">Analisis Data dan Peluang<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; height: 23px;\">Variabel Acak<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify; height: 23px;\">Variabel acak adalah nilai yang diperoleh dari hasil suatu percobaan yang melibatkan peluang.<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 33.3333%; height: 23px;\">Variabel Acak Diskret<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify; height: 23px;\">Variabel acak diskret adalah variabel yang nilainya dapat dihitung satu per satu, misalnya jumlah mata dadu yang muncul atau banyaknya siswa yang hadir.<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 33.3333%; height: 23px;\">Variabel Acak Kontinu<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify; height: 23px;\">Variabel acak kontinu adalah variabel yang nilainya berada dalam suatu rentang tertentu, seperti tinggi badan, berat badan, atau waktu. Di subtopik ini, kamu juga akan memahami perbedaannya dengan variabel acak diskret.<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 33.3333%; height: 23px;\">Fungsi Peluang<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify; height: 23px;\">Fungsi peluang adalah aturan yang menunjukkan peluang dari setiap kemungkinan nilai pada variabel acak diskret. Di subtopik ini, kamu akan belajar cara menentukan dan menghitung peluang suatu kejadian.<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 33.3333%; height: 23px;\">Fungsi Densitas Peluang<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify; height: 23px;\">Di bagian ini, kamu akan mempelajari fungsi densitas peluang, yaitu cara menghitung peluang pada variabel acak kontinu. Kamu juga akan belajar membaca grafik peluang dan menentukan peluang pada suatu interval nilai.<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 14px;\">\n<td style=\"width: 33.3333%; height: 14px;\"><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kombinasi-dan-binomial-newton\">Distribusi Binomial<\/a><\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify; height: 14px;\"><strong>1. Fungsi Distribusi Binomial<\/strong><\/p>\n<p>Pada subtopik ini, kamu akan belajar menghitung peluang suatu kejadian menggunakan distribusi binomial. Distribusi ini digunakan ketika setiap percobaan hanya memiliki dua kemungkinan hasil, misalnya berhasil atau gagal, benar atau salah.<\/p>\n<p><strong>2. Nilai Harapan Distribusi Binomial<\/strong><\/p>\n<p>Di sini, kamu akan mempelajari nilai harapan, yaitu rata-rata hasil yang diperkirakan akan diperoleh jika suatu percobaan dilakukan berkali-kali. Kamu juga akan belajar cara menghitungnya menggunakan distribusi binomial.<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 23px;\">\n<td style=\"width: 33.3333%; height: 23px;\">Distribusi Normal<\/td>\n<td style=\"width: 33.3333%; text-align: justify; height: 23px;\"><strong>1. Fungsi Distribusi Normal<\/strong><\/p>\n<p>Pada subtopik ini, kamu akan belajar tentang distribusi normal, yaitu distribusi data yang membentuk kurva seperti lonceng. Kamu akan memahami ciri-ciri distribusi normal dan cara menghitung peluang suatu data menggunakan kurva tersebut.<\/p>\n<p><strong>2. Nilai Harapan Distribusi Normal<\/strong><\/p>\n<p>Di bagian ini, kamu akan mempelajari nilai harapan pada distribusi normal, yaitu nilai rata-rata yang menjadi pusat penyebaran data. Kamu juga akan memahami hubungan antara rata-rata, penyebaran data, dan peluang dalam distribusi normal.<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Kenapa Harus Memahami Pelajaran Matematika?<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pernah nggak sih kamu mikir, &#8220;Ngapain sih belajar limit, turunan, atau matriks? Emangnya nanti bakal kepake di hidupku?\u201d.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalau kamu pernah ngerasa gitu, kamu nggak sendirian, kok. Banyak banget siswa yang mikir kalua Matematika cuma soal hafalin rumus, mengerjakan soal, ujian, dan setelah itu, semua materi meluap begitu aja. Padahal, sebenarnya Matematika itu jauh lebih dari sekadar angka di kertas. Terus, buat apa sih kita belajar Matematika?<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Melatih Cara Berpikir Seseorang<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika diperhatikan lebih dalam, belajar Matematika sebenarnya bisa melatih cara berpikir seseorang. Saat mengerjakan soal, kamu belajar untuk menganalisis masalah, mencari informasi yang dibutuhkan, menyusun langkah-langkah penyelesaian, lalu menarik kesimpulan. Proses ini bakal melatih logika, ketelitian, kesabaran, dan kemampuan berpikir sistematis. Semua kemampuan tersebut sangat berguna, bukan hanya di sekolah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">2. Banyak Diaplikasikan dalam Hampir Semua Bidang<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat menggunakan media sosial misalnya, algoritma yang menentukan konten apa yang muncul di layar dibuat berdasarkan perhitungan dan analisis data. Ketika mengatur uang jajan, menghitung diskon, atau menabung, seseorang juga sedang menggunakan konsep Matematika. Begitu pula dalam dunia teknologi, game, bisnis, hingga kecerdasan buatan, semuanya tidak lepas dari peran Matematika. Jadi, meskipun tidak selalu terlihat dalam bentuk soal di buku, Matematika sebenarnya selalu ada di sekitar kita.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-matematika-kelas-11-kurikulum-merdeka\">Rangkuman Materi Matematika Kelas 11 Kurikulum Merdeka<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Tips Belajar Matematika Biar Cepat Paham<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sayangnya, banyak siswa merasa Matematika itu sulit karena cara belajarnya kurang tepat. Tidak jarang siswa hanya diminta menghafal rumus tanpa penjelasan yang cukup. Soal-soal sulit diberikan terlalu cepat, sementara waktu untuk memahami konsep dasar masih kurang. Akhirnya, Matematika terasa menakutkan dan membingungkan. Rasa takut salah dan malu bertanya juga membuat banyak siswa semakin tertinggal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Padahal, Matematika akan terasa jauh lebih mudah jika dipelajari dengan cara yang benar. Berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk memahami pelajaran Matematika dengan lebih mudah:<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Pahami Konsep, Bukan Hafalan Rumus<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah satu kesalahan paling umum saat belajar Matematika adalah terlalu fokus menghafal rumus. Akibatnya, begitu lupa sedikit saja, langsung panik dan nggak tahu harus mulai dari mana.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Coba biasakan diri untuk bertanya ke diri sendiri, \u201cKenapa rumus ini bisa muncul?\u201d atau \u201cDari mana asalnya?\u201d Kalau kamu sudah paham konsep di balik rumus tersebut, kamu akan lebih mudah mengingatnya, bahkan saat sedang tertekan di ruang ujian. Dengan memahami konsep, kamu juga bisa lebih fleksibel menghadapi berbagai jenis soal.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">2. Latihan Soal Setiap Hari<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam belajar Matematika, latihan itu kunci utama. Semakin sering kamu mengerjakan soal, semakin terbiasa juga otakmu berpikir secara logis dan cepat. Nggak perlu belajar lama-lama, cukup luangkan sekitar 30 menit setiap hari. Mulailah dari soal-soal dasar untuk menguatkan pemahaman, lalu perlahan naik ke soal yang lebih sulit, termasuk tipe HOTS. Sedikit tapi rutin jauh lebih efektif daripada belajar maraton semalam sebelum ujian.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">3. Bergabung dengan Kelompok Belajar<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Belajar sendirian memang bisa fokus, tapi belajar bareng teman juga punya banyak keuntungan. Dalam kelompok belajar, kamu bisa saling bertanya, berbagi cara mengerjakan soal, dan saling menyemangati. Kadang, penjelasan dari teman justru lebih mudah dipahami daripada dari buku. Selain itu, suasana belajar juga jadi lebih santai dan nggak membosankan. Jadi, kalau ada kesempatan, coba ajak teman-temanmu buat belajar bareng, ya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">4. Jangan Ragu Konsultasi dengan Guru atau Tutor Online<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalau ada materi yang belum kamu pahami, jangan dipendam sendiri. Semakin lama dibiarkan, semakin susah untuk mengejarnya. Ingat, bertanya bukan berarti kamu kurang pintar, justru itu tanda kalau kamu serius ingin belajar. Kamu bisa bertanya langsung ke guru di kelas, lewat chat, atau mengikuti bimbingan belajar. Sekarang juga banyak tutor online yang siap membantu menjelaskan materi dengan cara yang lebih santai dan mudah dimengerti.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">5. Manfaatkan Video Pembelajaran Interaktif<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di era digital seperti sekarang, belajar Matematika nggak harus selalu dari buku tebal. Kamu bisa memanfaatkan video pembelajaran yang dilengkapi animasi, contoh soal, dan penjelasan visual. Platform seperti <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/\">Ruangguru<\/a><\/strong>, YouTube edukasi, atau aplikasi belajar lainnya bisa jadi teman belajar yang menyenangkan. Dengan tampilan yang interaktif, materi yang awalnya terasa sulit bisa jadi lebih mudah dipahami dan nggak membosankan.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-mudah-belajar-matematika\">Cara Mudah Belajar Matematika biar Cepat Paham!<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Itulah rangkuman lengkap tentang materi pelajaran Matematika kelas 12, mulai dari Semester 1 dan Semester 2, hingga materi tingkat lanjut dalam Kurikulum Merdeka. Meskipun terlihat banyak dan cukup rumit, sebenarnya semua topik ini saling berkaitan dan bisa kamu kuasai dengan strategi belajar yang tepat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ingat, Matematika bukan tentang siapa yang paling cepat menghafal rumus, tapi tentang siapa yang paling konsisten berlatih dan benar-benar memahami konsep. Jadi, yuk mulai belajar dari sekarang, atur strategi belajarmu dengan baik, dan persiapkan dirimu supaya lebih percaya diri saat menghadapi ujian nanti. Kalau kamu merasa butuh pendampingan tambahan, kamu juga bisa belajar lewat\u00a0<strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/ruangbelajar\">ruangbelajar<\/a><\/strong>. Langsung aja\u00a0<em>download<\/em>\u00a0sekarang dan mulai perjalanan belajarmu menuju versi terbaik dari dirimu!<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/bayar.ruangguru.com\/\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/e3260f88-1749-4d3b-8973-be3aae07a94c.jpg\" alt=\"CTA Ruangguru\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/static.buku.kemdikbud.go.id\/content\/pdf\/bukuteks\/kurikulum21\/Matematika-BS-KLS-XII.pdf<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> (Diakses pada 8 Agustus 2025)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/static.buku.kemdikbud.go.id\/content\/pdf\/bukuteks\/kurikulum21\/Matematika-Lanjut-BS-KLS-XII.pdf (Diakses pada 8 Agustus 2025)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kelas 12 bakal jadi momen penting karena kamu akan menghadapi ujian TKA dan UTBK. Nah, supaya lebih siap, yuk curi start dengan simak materi pelajaran Matematika kelas 12 Semester 1 dan 2 berdasarkan Kurikulum Merdeka berikut ini! &#8212; &nbsp; Saat menginjak kelas 12, aktivitasmu pasti makin padat. Selain harus fokus menyelesaikan tugas sekolah, kamu juga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":25801,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1783579201:1"],"_edit_last":["1"],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/d7d251dd-abe0-437e-a4c0-b738e1617330.png"],"_yoast_wpseo_primary_category":["467"],"_yoast_wpseo_content_score":["60"],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["18"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Supaya lebih maksimal lagi belajarnya, yuk, simak kumpulan materi Matematika kelas 12 Semester 1 dan 2 Kurkulum Merdeka lewat artikel ini!"],"_oembed_3ec4887c8d65772fe277e3e1d1196614":["<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"jj2L0miTFS\"><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-matematika-kelas-12-kurikulum-merdeka\">Rangkuman Materi Matematika Kelas 12 Kurikulum Merdeka<\/a><\/blockquote><iframe class=\"wp-embedded-content\" sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" style=\"position: absolute; visibility: hidden;\" title=\"&#8220;Rangkuman Materi Matematika Kelas 12 Kurikulum Merdeka&#8221; &#8212; Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" src=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-matematika-kelas-12-kurikulum-merdeka\/embed#?secret=SaDOQQo25T#?secret=jj2L0miTFS\" data-secret=\"jj2L0miTFS\" width=\"600\" height=\"338\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\"><\/iframe>"],"_oembed_time_3ec4887c8d65772fe277e3e1d1196614":["1770106909"],"_wp_old_date":["2026-02-03"]},"categories":[467,476],"tags":[76,10,37],"class_list":["post-25801","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-matematika","category-matematika-sma-kelas-12","tag-kelas-12","tag-konsep-pelajaran","tag-sma"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Rangkuman Materi Matematika Kelas 12 Kurikulum Merdeka<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Supaya lebih maksimal lagi belajarnya, yuk, simak kumpulan materi Matematika kelas 12 Semester 1 dan 2 Kurkulum Merdeka lewat artikel ini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-matematika-kelas-12-kurikulum-merdeka\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Rangkuman Materi Matematika Kelas 12 Kurikulum Merdeka\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Supaya lebih maksimal lagi belajarnya, yuk, simak kumpulan materi Matematika kelas 12 Semester 1 dan 2 Kurkulum Merdeka lewat artikel ini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-matematika-kelas-12-kurikulum-merdeka\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-07T03:00:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-07-09T06:42:20+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Kenya Swawikanti\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Kenya Swawikanti\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"18 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-matematika-kelas-12-kurikulum-merdeka\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-matematika-kelas-12-kurikulum-merdeka\",\"name\":\"Rangkuman Materi Matematika Kelas 12 Kurikulum Merdeka\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-matematika-kelas-12-kurikulum-merdeka#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-matematika-kelas-12-kurikulum-merdeka#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/d7d251dd-abe0-437e-a4c0-b738e1617330.png\",\"datePublished\":\"2026-07-07T03:00:58+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-09T06:42:20+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14\"},\"description\":\"Supaya lebih maksimal lagi belajarnya, yuk, simak kumpulan materi Matematika kelas 12 Semester 1 dan 2 Kurkulum Merdeka lewat artikel ini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-matematika-kelas-12-kurikulum-merdeka#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-matematika-kelas-12-kurikulum-merdeka\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-matematika-kelas-12-kurikulum-merdeka#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/d7d251dd-abe0-437e-a4c0-b738e1617330.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/d7d251dd-abe0-437e-a4c0-b738e1617330.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-matematika-kelas-12-kurikulum-merdeka#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Rangkuman Materi Matematika Kelas 12 Kurikulum Merdeka\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14\",\"name\":\"Kenya Swawikanti\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Kenya Swawikanti\"},\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/kenya-swawikanti\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Rangkuman Materi Matematika Kelas 12 Kurikulum Merdeka","description":"Supaya lebih maksimal lagi belajarnya, yuk, simak kumpulan materi Matematika kelas 12 Semester 1 dan 2 Kurkulum Merdeka lewat artikel ini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-matematika-kelas-12-kurikulum-merdeka","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Rangkuman Materi Matematika Kelas 12 Kurikulum Merdeka","og_description":"Supaya lebih maksimal lagi belajarnya, yuk, simak kumpulan materi Matematika kelas 12 Semester 1 dan 2 Kurkulum Merdeka lewat artikel ini!","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-matematika-kelas-12-kurikulum-merdeka","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2026-07-07T03:00:58+00:00","article_modified_time":"2026-07-09T06:42:20+00:00","author":"Kenya Swawikanti","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Kenya Swawikanti","Est. reading time":"18 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-matematika-kelas-12-kurikulum-merdeka","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-matematika-kelas-12-kurikulum-merdeka","name":"Rangkuman Materi Matematika Kelas 12 Kurikulum Merdeka","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-matematika-kelas-12-kurikulum-merdeka#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-matematika-kelas-12-kurikulum-merdeka#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/d7d251dd-abe0-437e-a4c0-b738e1617330.png","datePublished":"2026-07-07T03:00:58+00:00","dateModified":"2026-07-09T06:42:20+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14"},"description":"Supaya lebih maksimal lagi belajarnya, yuk, simak kumpulan materi Matematika kelas 12 Semester 1 dan 2 Kurkulum Merdeka lewat artikel ini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-matematika-kelas-12-kurikulum-merdeka#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-matematika-kelas-12-kurikulum-merdeka"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-matematika-kelas-12-kurikulum-merdeka#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/d7d251dd-abe0-437e-a4c0-b738e1617330.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/d7d251dd-abe0-437e-a4c0-b738e1617330.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-matematika-kelas-12-kurikulum-merdeka#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Rangkuman Materi Matematika Kelas 12 Kurikulum Merdeka"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14","name":"Kenya Swawikanti","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Kenya Swawikanti"},"url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/kenya-swawikanti"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25801","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25801"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25801\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27079,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25801\/revisions\/27079"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25801"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25801"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25801"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25801"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}