{"id":26365,"date":"2026-04-26T14:53:06","date_gmt":"2026-04-26T07:53:06","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?p=26365"},"modified":"2026-04-26T14:53:06","modified_gmt":"2026-04-26T07:53:06","slug":"resensi-malam-seribu-jahanam-karya-intan-paramaditha","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/resensi-malam-seribu-jahanam-karya-intan-paramaditha","title":{"rendered":"Resensi Buku Malam Seribu Jahanam, Kisah Perempuan-Perempuan Kelam"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/baf6eb71-bfe3-47f8-b28a-74773190dd1f.png\" alt=\"Resensi Buku Malam Seribu Jahanam\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Intan Paramaditha kembali dengan novel terbarunya yang, seperti karakter karya-karyanya yang lain, dipenuhi horor lokal nan eksotik dan kisah kelam para tokoh yang berhamburan di setiap halaman.\u00a0<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u2013<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Pendahuluan<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tahun 2018 pertengahan, Ramadhan akan datang. Tapi, kurang dari sebulan sebelum datangnya bulan suci, Kotawijaya menghadapi realita pahit\u2013tiga gereja dan satu lokasi pengajian transpuan dibom.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pelakunya? Sekelompok manusia yang membalut tubuhnya dengan identitas agama tertentu, tapi tidak benar-benar paham dengan ajaran dan praktik agama tersebut. Bahkan, mereka membawa anak-anak dalam tindakan biadab itu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mari kita tengok ke belakang sejenak, bagaimana salah satu pelaku tumbuh, bersama keluarga yang mencintai tapi ada juga yang menyimpan iri kepadanya. Setidaknya, ia tidak kurang kasih sayang, kan?<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Isi Cerita<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Malam Seribu Jahanam tidak hanya bercerita tentang Annisa, anak ketiga Sulaiman, yang paling cantik, yang paling disayang. Tapi juga Mutiara, anak pertama, Maya, anak kedua, serta, Rohadi\u2013tokoh yang dipandang sebelah mata, tapi menyimpan rahasia dan kunci utama dalam cerita.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mereka bertiga (atau berempat) bertemu di Rumah Victoria. Victoria adalah nenek dari Mutiara, Maya, dan Annisa. Sementara Rohadi, ia adalah anak Mak Romlah, asisten rumah tangga yang mengabdi setia kepada si nenek.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rumah Victoria menjadi salah satu latar kisah mereka. Cerita tentang luasnya rumah, kuali-kuali raksasa yang tergantung di dapur, kuntilanak di sumur belakang, menemani liburan mereka setiap berkunjung ke rumah nenek.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Suatu hari, Victoria meramal masa depan ketiga cucunya. Ia berkata, Mutiara akan menjadi penjaga. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Antar yang mati, rawat yang hidup. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Maya, ia akan berkelana bersama buku-buku. Dan Annisa, ia akan menjadi pengantin. Rohadi, ah, dia bukan siapa-siapa. Apakah perlu ia turut diramal seperti tiga dara cucu kesayangan Victoria?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hari berganti, tahun berlalu. Begitu banyak kisah terajut di antara mereka berempat. Mutiara berusia empat puluh dan belum menikah. Maya pergi ke Amerika Serikat untuk melanjutkan kuliah. Annisa menikah dan menjadi seorang ibu. Rohadi, ia pergi bertahun-tahun sebelumnya, secara mendadak, tanpa pamit.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Satu per satu, ramalan Victoria terbukti. Satu hal yang Victoria tidak tahu bahkan setelah kematiannya, bahwa Annisa akan pergi paling awal dari kedua kakaknya yang lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pernah pada suatu sore, Annisa pulang sekolah telat beberapa jam. Seisi rumah panik karena anak paling cantik tidak ada kabar. Anak yang ditunggu pun datang, tapi motornya hilang, pakaiannya compang-camping.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Annisa pulang, tapi Victoria masih meracau untuk tetap mencari Annisa. Kata Victoria, Annisa masih hilang. Tubuh Annisa memang hadir, tapi jangan-jangan Victoria benar, kalau Annisa tidak benar-benar pulang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/resensi-buku-di-tanah-lada-karya-ziggy-zazsyazeoviennazabrizkie\">Resensi Buku Di Tanah Lada Karya Ziggy Zazsyazeoviennazabrizkie<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/3c5cbc35-c2ea-478f-ad9a-94b6b1b860c5.png\" alt=\"Identitas Buku Malam Seribu Jahanam\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Malam Seribu Jahanam dan Konflik Para Perempuan<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam Malam Seribu Jahanam, perempuan adalah penunggang utama. Pembaca akan merasakan, bahwa perempuan memiliki kekuatan yang tidak bisa dipandang sebelah mata.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Feminism, matriarch, woman empowerment, you name it<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebut saja Hajjah Victoria. Ia bukan hanya sekadar ibu dan nenek. Ia seperti memiliki \u2018kekaisarannya\u2019 sendiri. Saat suaminya meninggal, ia menjadi penguasa tunggal keluarga. Anak dan cucunya tidak hanya hormat, tapi juga menaruh rasa percaya dan aman di pundak beliau.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apalagi, <\/span><em>spoiler sedikit<\/em>,<span style=\"font-weight: 400;\"> konon Victoria adalah siluman harimau. Tidak heran kalau ia bisa mengetahui lebih daripada yang orang lain ketahui.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, Mutiara. Ia adalah definisi wanita tangguh sebenarnya. Anak dan cucu pertama perempuan, memiliki dua adik perempuan, dan harus berhadapan dengan om-tante menyebalkan sepanjang ia hidup.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kepada Mutiara, Maya, Annisa, bahkan papa dan mamanya bersandar. Ia adalah anak mama yang paling patuh. Ia tidak akan mengecewakan. Ia harus menjaga kedua adiknya. Lebih jauh, ia juga yang harus mengurus serpihan tubuh Annisa yang mati karena bom.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mutiara hidup dengan kucing-kucing. Tanpa suami dan kekasih. Tapi, berkat Mutiara, keluarga mereka yang mungkin koyak dari dalam, kembali utuh. Meskipun ia bukan kesayangan papa, tapi Mutiara selalu membuktikan, bahwa ia paling bisa diandalkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, Maya. Ia ditakdirkan untuk berkelana. Betul, banyak momen penting di keluarga terlewat dalam hidupnya. Di usianya yang berada di ujung kepala tiga, ia masih menjadi selingkuhan suami orang dan belum terpikirkan melanjutkan hidup normal (seperti standarisasi orang-orang).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi, Maya adalah cucu Victoria yang paling peka. Ia melihat bagaimana Mutiara menjaga, juga melihat kejanggalan yang ada dalam diri Annisa. Ia juga melihat Rohadi, anak pembantu, yang ia ikrarkan untuk menjadi sahabat selamanya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Maya, lebih jauh, juga menulis tentang Victoria saat si nenek masih muda. Konon, Maya sering mendapat bisikan dari Victoria. Maka, pada akhirnya, Maya berhenti berkelana (entah sementara atau selamanya), untuk kembali kepada keluarganya yang tersisa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Annisa. Perempuan ini lagi. Anak kesayangan papa, si paling cantik, yang membuat kedua kakaknya iri hati. Tentu, tentu. Annisa diramal akan menikah. Ia ingin menjadi putri cantik di pernikahannya kelak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sayangnya, Annisa punya rahasia. Manusia memang tidak sempurna. Manusia, juga, layaknya tidak perlu melihat seseorang hanya dari tampilan luarnya saja. Karena kita tidak benar-benar tahu apa yang disembunyikan Annisa, hingga ia harus berakhir dengan perut berhamburan dan sisa tubuh yang bentuknya tak karuan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi Annisa, diam-diam ia memiliki kekuatan di atas laki-laki, di atas suami yang ia nikahi dan pengajian yang ia bangun.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, Rohadi. Seperti Annisa, Rohadi juga menyimpan rahasia. Rohadi membawa konflik novel ini di pundaknya. Ia akan berkelana, jauh, demi memantaskan diri di hadapan tiga dara cucu Victoria.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kepada Rohadi, mata dan hati kita akan terbuka, bahwa lagi-lagi tampilan luar tidak akan menjamin kebaikan seseorang. Ia berdaya di atas dirinya sendiri. Ia, bersama komunitas yang ia bangun, tidak boleh bergantung kepada siapapun. Harus kuat dan tahan banting.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terakhir, peran yang mungkin kecil, tapi ternyata punya pengaruh juga. Mama. Beberapa kali ia menjelaskan, bahwa perempuan tidak boleh percaya dan menaruh hidupnya kepada laki-laki. Biar bagaimanapun, perempuan harus punya uang sendiri, supaya tidak ditindas laki-laki, supaya bisa melakukan apapun yang perempuan suka.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/resensi-buku-sebuah-seni-untuk-bersikap-bodo-amat-karya-mark-manson\">Berhenti Menjadi Positif bukan Berarti Mengembangkan Diri Menjadi Negatif<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Penutup<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada akhirnya, perempuan-perempuan dalam Malam Seribu Jahanam memiliki perannya masing-masing. Seluruh tokoh dalam novel ini memiliki karakter yang sangat kuat. Mereka memiliki identitas yang sangat membekas pada diri pembaca.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun alur novel ini maju-mundur, tapi pembaca tidak akan bingung dan sangat bisa menikmati cerita.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p><em>Resensi ditulis oleh <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/laras-sekar-seruni\"><strong>Laras Sekar Seruni<\/strong><\/a><\/em>.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/bayar.ruangguru.com\/\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/73e8b834-cb19-466f-8fda-7ba2bdd40c48.jpg\" alt=\"CTA Ruangguru\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Intan Paramaditha kembali dengan novel terbarunya yang, seperti karakter karya-karyanya yang lain, dipenuhi horor lokal nan eksotik dan kisah kelam para tokoh yang berhamburan di setiap halaman.\u00a0 \u2013 &nbsp; Pendahuluan Tahun 2018 pertengahan, Ramadhan akan datang. Tapi, kurang dari sebulan sebelum datangnya bulan suci, Kotawijaya menghadapi realita pahit\u2013tiga gereja dan satu lokasi pengajian transpuan dibom.\u00a0 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":25,"featured_media":26365,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1777189852:1"],"_edit_last":["1"],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/baf6eb71-bfe3-47f8-b28a-74773190dd1f.png"],"_knawatfibu_alt":["Resensi Malam Seribu Jahanam"],"_yoast_wpseo_primary_category":["1"],"_yoast_wpseo_content_score":["30"],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["5"],"_yoast_wpseo_title":["Resensi Buku Malam Seribu Jahanam Karya Intan Paramaditha"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Intan Paramaditha kembali dengan novel terbarunya yang, seperti karakter karya-karyanya yang lain, dipenuhi horor lokal nan eksotik dan kisah kelam para tokoh yang berhamburan di setiap halaman.\u00a0"]},"categories":[1],"tags":[232,235],"class_list":["post-26365","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-dunia-kata","tag-resensi-buku"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Resensi Buku Malam Seribu Jahanam Karya Intan Paramaditha<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Intan Paramaditha kembali dengan novel terbarunya yang, seperti karakter karya-karyanya yang lain, dipenuhi horor lokal nan eksotik dan kisah kelam para tokoh yang berhamburan di setiap halaman.\u00a0\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/resensi-malam-seribu-jahanam-karya-intan-paramaditha\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Resensi Buku Malam Seribu Jahanam Karya Intan Paramaditha\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Intan Paramaditha kembali dengan novel terbarunya yang, seperti karakter karya-karyanya yang lain, dipenuhi horor lokal nan eksotik dan kisah kelam para tokoh yang berhamburan di setiap halaman.\u00a0\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/resensi-malam-seribu-jahanam-karya-intan-paramaditha\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-04-26T07:53:06+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ruangguru\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/resensi-malam-seribu-jahanam-karya-intan-paramaditha\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/resensi-malam-seribu-jahanam-karya-intan-paramaditha\",\"name\":\"Resensi Buku Malam Seribu Jahanam Karya Intan Paramaditha\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/resensi-malam-seribu-jahanam-karya-intan-paramaditha#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/resensi-malam-seribu-jahanam-karya-intan-paramaditha#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/baf6eb71-bfe3-47f8-b28a-74773190dd1f.png\",\"datePublished\":\"2026-04-26T07:53:06+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2dae6813d3ea483a4f4b1daa8507c835\"},\"description\":\"Intan Paramaditha kembali dengan novel terbarunya yang, seperti karakter karya-karyanya yang lain, dipenuhi horor lokal nan eksotik dan kisah kelam para tokoh yang berhamburan di setiap halaman.\u00a0\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/resensi-malam-seribu-jahanam-karya-intan-paramaditha#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/resensi-malam-seribu-jahanam-karya-intan-paramaditha\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/resensi-malam-seribu-jahanam-karya-intan-paramaditha#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/baf6eb71-bfe3-47f8-b28a-74773190dd1f.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/baf6eb71-bfe3-47f8-b28a-74773190dd1f.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/resensi-malam-seribu-jahanam-karya-intan-paramaditha#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Resensi Buku Malam Seribu Jahanam, Kisah Perempuan-Perempuan Kelam\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2dae6813d3ea483a4f4b1daa8507c835\",\"name\":\"Ruangguru\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/14d3dacd366167accd4a3df50466ac6140d602884d5c3534f50bab7acaa331fe?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/14d3dacd366167accd4a3df50466ac6140d602884d5c3534f50bab7acaa331fe?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Ruangguru\"},\"description\":\"Platform bimbingan belajar online terbesar dan terbaik di Indonesia. Menyediakan layanan belajar berbasis teknologi interaktif untuk jenjang SD, SMP, SMA\/SMK.\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/ruangguru\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Resensi Buku Malam Seribu Jahanam Karya Intan Paramaditha","description":"Intan Paramaditha kembali dengan novel terbarunya yang, seperti karakter karya-karyanya yang lain, dipenuhi horor lokal nan eksotik dan kisah kelam para tokoh yang berhamburan di setiap halaman.\u00a0","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/resensi-malam-seribu-jahanam-karya-intan-paramaditha","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Resensi Buku Malam Seribu Jahanam Karya Intan Paramaditha","og_description":"Intan Paramaditha kembali dengan novel terbarunya yang, seperti karakter karya-karyanya yang lain, dipenuhi horor lokal nan eksotik dan kisah kelam para tokoh yang berhamburan di setiap halaman.\u00a0","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/resensi-malam-seribu-jahanam-karya-intan-paramaditha","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2026-04-26T07:53:06+00:00","author":"Ruangguru","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Ruangguru","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/resensi-malam-seribu-jahanam-karya-intan-paramaditha","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/resensi-malam-seribu-jahanam-karya-intan-paramaditha","name":"Resensi Buku Malam Seribu Jahanam Karya Intan Paramaditha","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/resensi-malam-seribu-jahanam-karya-intan-paramaditha#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/resensi-malam-seribu-jahanam-karya-intan-paramaditha#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/baf6eb71-bfe3-47f8-b28a-74773190dd1f.png","datePublished":"2026-04-26T07:53:06+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2dae6813d3ea483a4f4b1daa8507c835"},"description":"Intan Paramaditha kembali dengan novel terbarunya yang, seperti karakter karya-karyanya yang lain, dipenuhi horor lokal nan eksotik dan kisah kelam para tokoh yang berhamburan di setiap halaman.\u00a0","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/resensi-malam-seribu-jahanam-karya-intan-paramaditha#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/resensi-malam-seribu-jahanam-karya-intan-paramaditha"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/resensi-malam-seribu-jahanam-karya-intan-paramaditha#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/baf6eb71-bfe3-47f8-b28a-74773190dd1f.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/baf6eb71-bfe3-47f8-b28a-74773190dd1f.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/resensi-malam-seribu-jahanam-karya-intan-paramaditha#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Resensi Buku Malam Seribu Jahanam, Kisah Perempuan-Perempuan Kelam"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2dae6813d3ea483a4f4b1daa8507c835","name":"Ruangguru","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/14d3dacd366167accd4a3df50466ac6140d602884d5c3534f50bab7acaa331fe?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/14d3dacd366167accd4a3df50466ac6140d602884d5c3534f50bab7acaa331fe?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ruangguru"},"description":"Platform bimbingan belajar online terbesar dan terbaik di Indonesia. Menyediakan layanan belajar berbasis teknologi interaktif untuk jenjang SD, SMP, SMA\/SMK.","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/ruangguru"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26365","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/25"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26365"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26365\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26368,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26365\/revisions\/26368"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26365"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26365"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26365"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26365"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}