{"id":26545,"date":"2026-06-08T15:19:14","date_gmt":"2026-06-08T08:19:14","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?p=26545"},"modified":"2026-06-08T15:20:20","modified_gmt":"2026-06-08T08:20:20","slug":"perbedaan-muhrim-dan-mahram-serta-hukumnya-dalam-islam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perbedaan-muhrim-dan-mahram-serta-hukumnya-dalam-islam","title":{"rendered":"Perbedaan Mahram dan Muhrim serta Hukumnya dalam Islam"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/f20f723c-3753-4920-9a26-c921da7465e9.png\" alt=\"perbedaan muhrim dan mahram\" width=\"820\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Mahram dan muhrim adalah dua istilah dalam Islam yang sering disalahartikan sebagai hal yang sama. Padahal, keduanya memiliki makna dan penggunaan yang berbeda. Agar tidak keliru, simak penjelasan lengkap mengenai perbedaan mahram dan muhrim berikut ini, yuk!<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pernah nggak sih kamu mendengar kalimat seperti, &#8220;Laki-laki dan perempuan nggak boleh berduaan, bukan muhrim. Nanti yang ketiganya setan, lho&#8221;? Ungkapan tersebut mungkin sudah sangat familiar di telinga banyak orang, terutama dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan masyarakat Muslim.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekilas, tidak ada yang terdengar janggal dari kalimat tersebut. Pesan yang ingin disampaikan pun sebenarnya baik, yaitu menghindari perbuatan yang dapat menimbulkan fitnah atau melanggar ajaran agama. Namun, tahukah kamu bahwa kata muhrim di kalimat tersebut kurang tepat, lho.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ya, kata yang tepat adalah mahram, bukan muhrim. Karena pengucapannya mirip, banyak orang menganggap kedua kata ini memiliki arti yang sama. Padahal, dalam Islam, mahram dan muhrim merupakan dua istilah yang merujuk pada kondisi yang berbeda serta memiliki hukum dan konteks penggunaan yang tidak sama. Oleh karena itu, penting bagi umat Muslim untuk memahami perbedaan mahram dan muhrim agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam penggunaan kedua istilah tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud dengan mahram dan muhrim? Apa saja perbedaan keduanya, dan bagaimana masing-masing hukumnya dalam Islam? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini, yuk!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-zakat-mal-dan-cara-menghitungnya\">Pengertian Zakat Mal, Syarat, Nisab &amp; Cara Menghitungnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Apa itu Mahram?<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam Islam, istilah mahram merujuk pada <strong>orang-orang yang memiliki hubungan tertentu, sehingga haram atau tidak diperbolehkan untuk dinikahi<\/strong>. Secara bahasa, kata mahram berasal dari bahasa Arab, <em>al-mahram<\/em> (\u0627\u0644\u0645\u062d\u0631\u0645), yang berarti sesuatu yang diharamkan atau dilarang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun, mahram tidak hanya berkaitan dengan larangan menikah. Status mahram juga memiliki pengaruh terhadap berbagai aspek kehidupan seorang Muslim, seperti batasan aurat, kebolehan bepergian bersama, hingga interaksi antara laki-laki dan perempuan. Oleh sebab itu, memahami siapa saja yang termasuk mahram menjadi hal yang penting agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam menjalankan syariat Islam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam Al-Qur\u2019an, istilah mahram dijelaskan dalam surat An-Nisa ayat 23 yang menyebutkan tentang perempuan-perempuan yang haram atau tidak boleh dinikahi. Ini ayat dan artinya:\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><span style=\"font-weight: 400; font-size: 14pt;\">\u062d\u064f\u0631\u0651\u0650\u0645\u064e\u062a\u0652 \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u0652\u0643\u064f\u0645\u0652 \u0623\u064f\u0645\u0651\u064e\u0647\u064e\u0670\u062a\u064f\u0643\u064f\u0645\u0652 \u0648\u064e\u0628\u064e\u0646\u064e\u0627\u062a\u064f\u0643\u064f\u0645\u0652 \u0648\u064e\u0623\u064e\u062e\u064e\u0648\u064e\u0670\u062a\u064f\u0643\u064f\u0645\u0652 \u0648\u064e\u0639\u064e\u0645\u0651\u064e\u0670\u062a\u064f\u0643\u064f\u0645\u0652 \u0648\u064e\u062e\u064e\u0670\u0644\u064e\u0670\u062a\u064f\u0643\u064f\u0645\u0652 \u0648\u064e\u0628\u064e\u0646\u064e\u0627\u062a\u064f \u0671\u0644\u0652\u0623\u064e\u062e\u0650 \u0648\u064e\u0628\u064e\u0646\u064e\u0627\u062a\u064f \u0671\u0644\u0652\u0623\u064f\u062e\u0652\u062a\u0650 \u0648\u064e\u0623\u064f\u0645\u0651\u064e\u0647\u064e\u0670\u062a\u064f\u0643\u064f\u0645\u064f \u0671\u0644\u0651\u064e\u0670\u062a\u0650\u0649\u0653 \u0623\u064e\u0631\u0652\u0636\u064e\u0639\u0652\u0646\u064e\u0643\u064f\u0645\u0652 \u0648\u064e\u0623\u064e\u062e\u064e\u0648\u064e\u0670\u062a\u064f\u0643\u064f\u0645 \u0645\u0651\u0650\u0646\u064e \u0671\u0644\u0631\u0651\u064e\u0636\u064e\u0670\u0639\u064e\u0629\u0650 \u0648\u064e\u0623\u064f\u0645\u0651\u064e\u0647\u064e\u0670\u062a\u064f \u0646\u0650\u0633\u064e\u0627\u0653\u0626\u0650\u0643\u064f\u0645\u0652 \u0648\u064e\u0631\u064e\u0628\u064e\u0670\u0653\u0626\u0650\u0628\u064f\u0643\u064f\u0645\u064f \u0671\u0644\u0651\u064e\u0670\u062a\u0650\u0649 \u0641\u0650\u0649 \u062d\u064f\u062c\u064f\u0648\u0631\u0650\u0643\u064f\u0645 \u0645\u0651\u0650\u0646 \u0646\u0651\u0650\u0633\u064e\u0627\u0653\u0626\u0650\u0643\u064f\u0645\u064f \u0671\u0644\u0651\u064e\u0670\u062a\u0650\u0649 \u062f\u064e\u062e\u064e\u0644\u0652\u062a\u064f\u0645 \u0628\u0650\u0647\u0650\u0646\u0651\u064e \u0641\u064e\u0625\u0650\u0646 \u0644\u0651\u064e\u0645\u0652 \u062a\u064e\u0643\u064f\u0648\u0646\u064f\u0648\u0627\u06df \u062f\u064e\u062e\u064e\u0644\u0652\u062a\u064f\u0645 \u0628\u0650\u0647\u0650\u0646\u0651\u064e \u0641\u064e\u0644\u064e\u0627 \u062c\u064f\u0646\u064e\u0627\u062d\u064e \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u0652\u0643\u064f\u0645\u0652 \u0648\u064e\u062d\u064e\u0644\u064e\u0670\u0653\u0626\u0650\u0644\u064f \u0623\u064e\u0628\u0652\u0646\u064e\u0627\u0653\u0626\u0650\u0643\u064f\u0645\u064f \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e \u0645\u0650\u0646\u0652 \u0623\u064e\u0635\u0652\u0644\u064e\u0670\u0628\u0650\u0643\u064f\u0645\u0652 \u0648\u064e\u0623\u064e\u0646 \u062a\u064e\u062c\u0652\u0645\u064e\u0639\u064f\u0648\u0627\u06df \u0628\u064e\u064a\u0652\u0646\u064e \u0671\u0644\u0652\u0623\u064f\u062e\u0652\u062a\u064e\u064a\u0652\u0646\u0650 \u0625\u0650\u0644\u0651\u064e\u0627 \u0645\u064e\u0627 \u0642\u064e\u062f\u0652 \u0633\u064e\u0644\u064e\u0641\u064e \u06d7 \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064e \u0643\u064e\u0627\u0646\u064e \u063a\u064e\u0641\u064f\u0648\u0631\u064b\u0627 \u0631\u0651\u064e\u062d\u0650\u064a\u0645\u064b\u0627<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Artinya:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Diharamkan atas kamu (menikahi) ibu-ibumu, anak-anakmu yang perempuan, saudara-saudaramu yang perempuan, saudara-saudara ayahmu yang perempuan, saudara-saudara ibumu yang perempuan, anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang laki-laki, anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang perempuan, ibu-ibumu yang menyusui kamu, saudara-saudara perempuan sesusuan, ibu-ibu istrimu (mertua), anak-anak perempuan dari istrimu (anak tiri) yang dalam pemeliharaanmu dari istri yang telah kamu campuri, tetapi jika kamu belum campur dengan istrimu itu (dan sudah kamu ceraikan), maka tidak dosa bagimu (menikahinya), (dan diharamkan bagimu) istri-istri anak kandungmu (menantu), dan (diharamkan) mengumpulkan (dalam pernikahan dua) perempuan yang bersaudara, kecuali yang telah terjadi pada masa lampau. Sungguh Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bisa disimpulkan, mahram perempuan dan mahram laki-laki adalah orang-orang lawan jenis yang tidak boleh dinikahi karena sebab tertentu. Hubungan tersebut dapat terjadi karena pertalian darah (nasab), hubungan pernikahan (musaharah), maupun hubungan persusuan (radha&#8217;ah), seperti yang dijelaskan dalam ayat di atas.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Siapa Saja yang Termasuk Mahram?<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam Islam, terdapat beberapa sebab yang membuat seseorang menjadi mahram sehingga haram untuk dinikahi. Menurut ulama mazhab Syafi&#8217;i, Syaikh Sulaiman bin Muhammad bin Umar Al-Bujairimi Al-Syafi\u2019i, mahram secara umum terbagi menjadi tiga jenis, yaitu <strong>mahram karena keturunan (nasab), mahram karena persusuan (radha&#8217;ah), dan mahram karena pernikahan (musaharah)<\/strong>. Berikut penjelasannya~<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">1. <b>Mahram karena Keturunan (Nasab)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mahram karena nasab adalah mahram yang <strong>terbentuk akibat hubungan darah atau keturunan<\/strong>. Hubungan ini bersifat permanen, sehingga seseorang tidak diperbolehkan menikah dengan mahramnya selama-lamanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Golongan yang termasuk mahram karena nasab antara lain <strong>ibu, nenek dari pihak ayah maupun ibu, anak perempuan, cucu perempuan, saudara perempuan kandung, saudara perempuan seayah atau seibu, bibi dari pihak ayah maupun ibu, serta keponakan perempuan yang merupakan anak dari saudara laki-laki atau saudara perempuan<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, sepupu tidak termasuk mahram karena hubungan darah yang dimiliki tidak berada dalam kategori yang diharamkan untuk dinikahi. Oleh karena itu, anak dari paman atau bibi, baik dari pihak ayah maupun ibu, tetap diperbolehkan untuk dinikahi menurut syariat Islam.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">2. <b>Mahram karena Sepersusuan <strong>(Radha&#8217;ah)<\/strong><\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mahram karena persusuan atau radha&#8217;ah adalah hubungan mahram yang <strong>terbentuk karena seorang anak menyusu kepada seorang perempuan<\/strong> dalam ketentuan yang telah ditetapkan oleh syariat. Meskipun tidak memiliki hubungan darah, hukum persusuan dapat menimbulkan hubungan mahram yang kedudukannya hampir sama dengan hubungan nasab.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai contoh, seorang anak yang pernah menyusu kepada seorang perempuan akan memiliki hubungan mahram dengan perempuan tersebut sebagai <strong>ibu susuan<\/strong>. Selain itu, anak-anak kandung dari ibu susuan tersebut juga menjadi <strong>saudara sepersusuan<\/strong>, sehingga tidak boleh dinikahi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketentuan mengenai mahram karena persusuan dijelaskan dalam Al-Qur&#8217;an, tepatnya pada Surah An-Nisa Ayat 23, yang menyebutkan bahwa ibu yang menyusui dan saudara perempuan sepersusuan termasuk golongan yang haram untuk dinikahi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">3. <b>Mahram karena Menikah <strong>(Musaharah)<\/strong><\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mahram karena pernikahan atau mushaharah adalah <strong>hubungan mahram yang muncul akibat adanya ikatan pernikahan<\/strong>. Artinya, seseorang menjadi mahram bukan karena hubungan darah maupun persusuan, melainkan karena adanya hubungan keluarga yang terbentuk setelah akad nikah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Beberapa contoh mahram karena pernikahan adalah <strong>mertua<\/strong>, baik ayah maupun ibu mertua, <strong>anak tiri<\/strong> dengan syarat-syarat tertentu yang telah ditetapkan dalam syariat, menantu, serta ayah atau ibu tiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perlu diketahui bahwa hubungan mahram karena pernikahan memiliki aturan tersendiri dalam hukum Islam. Oleh sebab itu, penting untuk memahami siapa saja yang termasuk dalam kategori ini agar tidak terjadi kesalahpahaman terkait batasan pergaulan maupun hukum pernikahan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/asmaul-husna\">99 Asmaul Husna (Arab, Lain, Artinya), Dalil &amp; Hikmah Mengimaninya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Apa itu Muhrim?<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalau muhrim adalah sebutan bagi <strong>seseorang yang sedang berada dalam keadaan ihram<\/strong>, yaitu salah satu rukun wajib yang harus dijalani saat melaksanakan ibadah haji atau umrah. Secara bahasa, kata muhrim berasal dari bahasa Arab, <em>ahrama-yuhrimu-ihr\u0101man<\/em>, yang berarti memasuki keadaan ihram atau melakukan ihram.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketika seseorang telah berniat <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/seputar-ibadah-haji\">melaksanakan haji atau umrah<\/a><\/strong> dan memasuki masa ihram, statusnya berubah menjadi muhrim. Status ini bersifat sementara dan hanya berlaku selama jemaah masih berada dalam keadaan ihram. Setelah berakhirnya masa ihram, seseorang tidak lagi disebut sebagai muhrim.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/6449fccd-78f4-40d6-94e4-ee150ce74a8a.png\" alt=\"pengertian ihram\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, selama menjadi muhrim, terdapat beberapa larangan yang harus dihindari. Di antaranya menggunakan wewangian, memotong rambut atau kuku, berburu atau membunuh hewan buruan tertentu, mencabut atau merusak tanaman di wilayah yang disucikan, melangsungkan akad nikah, serta melakukan hubungan suami istri. Selain itu, seorang muhrim juga dianjurkan untuk menjaga ucapan dan perilakunya dengan menghindari perkataan kasar, pertengkaran, maupun perbuatan yang dapat mengurangi kesempurnaan ibadah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan demikian, dapat dipahami ya bahwa muhrim adalah orang yang sedang berada dalam keadaan ihram saat melaksanakan ibadah haji atau umrah, bukan istilah untuk menyebut orang yang memiliki hubungan keluarga tertentu. Inilah yang menjadi salah satu perbedaan utama antara muhrim dan mahram yang masih sering tertukar dalam penggunaan sehari-hari.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Perbedaan Mahram dan Muhrim<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan penjelasan di atas, mungkin kamu sudah memahami perbedaan muhrim dan mahram. Tapi, agar semakin jelas, ini rangkumannya:\u00a0<\/span><\/p>\n<table style=\"border-collapse: collapse; width: 100%;\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"width: 50%; text-align: center;\"><strong>Mahram<\/strong><\/td>\n<td style=\"width: 50%; text-align: center;\"><strong>Muhrim<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 50%;\">\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\">Orang yang haram dinikahi.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Berkaitan dengan hubungan keluarga, seperti keturunan (nasab), pernikahan, atau persusuan.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Statusnya bisa permanen, seperti ayah, ibu, saudara kandung, dan anak. Ada juga yang bersifat sementara karena sebab tertentu.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Menentukan siapa saja yang boleh dan tidak boleh dinikahi serta mengatur batasan pergaulan.<\/li>\n<\/ul>\n<\/td>\n<td style=\"width: 50%;\">\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\">Orang yang sedang dalam keadaan ihram saat melaksanakan ibadah haji atau umrah.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Berkaitan dengan pelaksanaan ibadah haji atau umrah.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Bersifat sementara, yaitu hanya selama seseorang berada dalam keadaan ihram.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Menentukan aturan dan larangan yang harus dipatuhi selama menjalankan ibadah haji atau umrah.<\/li>\n<\/ul>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/batasan-aurat-laki-laki-dan-perempuan-dalam-islam\">Batas Aurat Laki-Laki dan Perempuan dalam Islam<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah memahami penjelasan di atas, kini kamu sudah tau kan kalau mahram dan muhrim merupakan dua istilah yang memiliki makna dan konteks yang berbeda dalam Islam. Mahram merujuk pada orang-orang yang haram dinikahi karena hubungan darah, pernikahan, atau persusuan, sedangkan muhrim adalah seseorang yang sedang berada dalam keadaan ihram saat melaksanakan ibadah haji atau umrah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan membantu menjawab pertanyaan yang selama ini mungkin masih kamu miliki mengenai kedua istilah tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, kalau kamu ingin mempelajari berbagai materi lainnya dengan cara yang lebih interaktif dan menyenangkan, kamu bisa belajar bersama tutor berpengalaman di <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/privat\/pendidikan-agama\"><strong>Ruangguru Privat<\/strong><\/a>. Mulai dari pelajaran sekolah hingga pengembangan kemampuan akademik, semuanya bisa dipelajari sesuai kebutuhan dan gaya belajarmu. Yuk, daftar Ruangguru Privat sekarang dan rasakan pengalaman belajar yang lebih efektif dan menyenangkan!<\/p>\n<p><a href=\" https:\/\/cta.ruangguru.com\/blog-rg10-privat\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/6ed2fe9f-c80a-4e5a-9cfa-d92dfcbab67b.png\" alt=\"CTA Ruangguru Privat\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Maarif, Syamsul Dwi. 2024. Apa Perbedaan Mahram dan Muhrim dalam Islam? [daring]. Tautan: https:\/\/tirto.id\/apa-perbedaan-mahram-dan-muhrim-dalam-islam-gXYQ<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">FAI UMA. 2023. Perbedaan Muhrim dan Mahram [daring]. Tautan: https:\/\/fai.uma.ac.id\/2023\/03\/28\/perbedaan-muhrim-dan-mahram\/<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kumparan. 2022. Perbedaan Arti Mahram dan Muhrim, Cek Penjelasannya [daring]. Tautan: https:\/\/kumparan.com\/berita-hari-ini\/perbedaan-arti-mahram-dan-muhrim-cek-penjelasannya-di-sini-1ynfXbN2vRk (Diakses 31 Oktober 2024)<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><em>Artikel ini telah disunting oleh Hani Ammariah.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mahram dan muhrim adalah dua istilah dalam Islam yang sering disalahartikan sebagai hal yang sama. Padahal, keduanya memiliki makna dan penggunaan yang berbeda. Agar tidak keliru, simak penjelasan lengkap mengenai perbedaan mahram dan muhrim berikut ini, yuk! &#8212; &nbsp; Pernah nggak sih kamu mendengar kalimat seperti, &#8220;Laki-laki dan perempuan nggak boleh berduaan, bukan muhrim. Nanti [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":241,"featured_media":26545,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1780906687:1"],"_edit_last":["1"],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/f20f723c-3753-4920-9a26-c921da7465e9.png"],"_yoast_wpseo_primary_category":[""],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["7"],"_yoast_wpseo_content_score":["60"],"_oembed_d622a87a8d4840c23194d48f5e659224":["{{unknown}}"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Banyak orang masih keliru membedakan mahram dan muhrim. Yuk, pahami arti dan perbedaan keduanya dalam Islam!"]},"categories":[562],"tags":[19],"class_list":["post-26545","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fakta-seru","tag-fakta-seru"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Perbedaan Mahram dan Muhrim serta Hukumnya dalam Islam<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Banyak orang masih keliru membedakan mahram dan muhrim. Yuk, pahami arti dan perbedaan keduanya dalam Islam!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perbedaan-muhrim-dan-mahram-serta-hukumnya-dalam-islam\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perbedaan Mahram dan Muhrim serta Hukumnya dalam Islam\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Banyak orang masih keliru membedakan mahram dan muhrim. Yuk, pahami arti dan perbedaan keduanya dalam Islam!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perbedaan-muhrim-dan-mahram-serta-hukumnya-dalam-islam\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-06-08T08:19:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-06-08T08:20:20+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Devi Lianovanda\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Devi Lianovanda\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perbedaan-muhrim-dan-mahram-serta-hukumnya-dalam-islam\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perbedaan-muhrim-dan-mahram-serta-hukumnya-dalam-islam\",\"name\":\"Perbedaan Mahram dan Muhrim serta Hukumnya dalam Islam\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perbedaan-muhrim-dan-mahram-serta-hukumnya-dalam-islam#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perbedaan-muhrim-dan-mahram-serta-hukumnya-dalam-islam#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/f20f723c-3753-4920-9a26-c921da7465e9.png\",\"datePublished\":\"2026-06-08T08:19:14+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-08T08:20:20+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/9cd48697a746da0aaa4fc69e38f30fcb\"},\"description\":\"Banyak orang masih keliru membedakan mahram dan muhrim. Yuk, pahami arti dan perbedaan keduanya dalam Islam!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perbedaan-muhrim-dan-mahram-serta-hukumnya-dalam-islam#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perbedaan-muhrim-dan-mahram-serta-hukumnya-dalam-islam\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perbedaan-muhrim-dan-mahram-serta-hukumnya-dalam-islam#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/f20f723c-3753-4920-9a26-c921da7465e9.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/f20f723c-3753-4920-9a26-c921da7465e9.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perbedaan-muhrim-dan-mahram-serta-hukumnya-dalam-islam#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Perbedaan Mahram dan Muhrim serta Hukumnya dalam Islam\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/9cd48697a746da0aaa4fc69e38f30fcb\",\"name\":\"Devi Lianovanda\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Devi Lianovanda\"},\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/devi-lianovanda\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perbedaan Mahram dan Muhrim serta Hukumnya dalam Islam","description":"Banyak orang masih keliru membedakan mahram dan muhrim. Yuk, pahami arti dan perbedaan keduanya dalam Islam!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perbedaan-muhrim-dan-mahram-serta-hukumnya-dalam-islam","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Perbedaan Mahram dan Muhrim serta Hukumnya dalam Islam","og_description":"Banyak orang masih keliru membedakan mahram dan muhrim. Yuk, pahami arti dan perbedaan keduanya dalam Islam!","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perbedaan-muhrim-dan-mahram-serta-hukumnya-dalam-islam","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2026-06-08T08:19:14+00:00","article_modified_time":"2026-06-08T08:20:20+00:00","author":"Devi Lianovanda","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Devi Lianovanda","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perbedaan-muhrim-dan-mahram-serta-hukumnya-dalam-islam","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perbedaan-muhrim-dan-mahram-serta-hukumnya-dalam-islam","name":"Perbedaan Mahram dan Muhrim serta Hukumnya dalam Islam","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perbedaan-muhrim-dan-mahram-serta-hukumnya-dalam-islam#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perbedaan-muhrim-dan-mahram-serta-hukumnya-dalam-islam#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/f20f723c-3753-4920-9a26-c921da7465e9.png","datePublished":"2026-06-08T08:19:14+00:00","dateModified":"2026-06-08T08:20:20+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/9cd48697a746da0aaa4fc69e38f30fcb"},"description":"Banyak orang masih keliru membedakan mahram dan muhrim. Yuk, pahami arti dan perbedaan keduanya dalam Islam!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perbedaan-muhrim-dan-mahram-serta-hukumnya-dalam-islam#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perbedaan-muhrim-dan-mahram-serta-hukumnya-dalam-islam"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perbedaan-muhrim-dan-mahram-serta-hukumnya-dalam-islam#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/f20f723c-3753-4920-9a26-c921da7465e9.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/f20f723c-3753-4920-9a26-c921da7465e9.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perbedaan-muhrim-dan-mahram-serta-hukumnya-dalam-islam#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Perbedaan Mahram dan Muhrim serta Hukumnya dalam Islam"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/9cd48697a746da0aaa4fc69e38f30fcb","name":"Devi Lianovanda","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Devi Lianovanda"},"url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/devi-lianovanda"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26545","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/241"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26545"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26545\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26556,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26545\/revisions\/26556"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26545"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26545"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26545"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26545"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}