{"id":26618,"date":"2026-06-17T09:28:15","date_gmt":"2026-06-17T02:28:15","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?p=26618"},"modified":"2026-06-17T09:28:15","modified_gmt":"2026-06-17T02:28:15","slug":"materi-sosiologi-kelas-10-kurikulum-merdeka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-sosiologi-kelas-10-kurikulum-merdeka","title":{"rendered":"Rangkuman Materi Sosiologi Kelas 10 Kurikulum Merdeka"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/018d087e-d318-48f2-be5f-85c19106f829.png\" alt=\"Materi Sosiologi Kelas 10\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Yuk, cek daftar lengkap materi pelajaran Sosiologi kelas 10 SMA, mulai dari semester 1 hingga semester 2, sesuai Kurikulum Merdeka!<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pernah nggak sih kamu bertanya kenapa setiap kelompok masyarakat punya aturan yang berbeda? Atau kenapa tren di media sosial bisa mempengaruhi cara orang berpikir dan bertindak? Nah, semua hal itu dipelajari dalam Sosiologi. Mata pelajaran ini bukan sekadar menghafal teori, tapi <strong>membantu kita memahami kehidupan sosial<\/strong> yang terjadi di sekitar sehari-hari.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di kelas 10 SMA, kamu akan mulai mengenal <strong>dasar-dasar ilmu Sosiologi<\/strong>, mulai dari bagaimana manusia berinteraksi, bagaimana masyarakat terbentuk, sampai kenapa ada aturan sosial yang harus dipatuhi bersama. Menariknya lagi, materi Sosiologi juga dekat banget dengan kehidupan remaja, jadi belajarnya terasa lebih relate dan mudah dipahami.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Artikel ini akan membahas rangkuman lengkap materi sosiologi kelas 10 berdasarkan Kurikulum Merdeka. Mulai dari materi sosiologi kelas 10 semester 1 sampai materi sosiologi kelas 10 semester 2, semuanya dirangkum dengan bahasa yang lebih sederhana supaya kamu lebih mudah belajar dan mengingatnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-ekonomi-kelas-10-kurikulum-merdeka\">Rangkuman Materi Ekonomi Kelas 10 Kurikulum Merdeka<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Materi Pelajaran Sosiologi Kelas 10 Semester 1 Kurikulum Merdeka<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada semester pertama, kamu akan mempelajari dasar-dasar ilmu Sosiologi. Pembahasannya dimulai dari pengenalan ilmu Sosiologi, paradigma dalam Sosiologi, penelitian sosial, hingga interaksi sosial yang sering terjadi di lingkungan sekitar. Materi sosiologi kelas 10 kurikulum merdeka semester 1 ini penting sebagai fondasi sebelum mempelajari topik sosial yang lebih kompleks di semester berikutnya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>Bab 1 \u2013 Kajian Sosiologi<\/b><\/span><\/h3>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"><b>Topik<\/b><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><b>Subtopik<\/b><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><b>Ringkasan<\/b><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify;\" rowspan=\"5\"><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-sosiologi-dan-objek-studinya\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengenal Ilmu Sosiologi<\/span><\/a><\/td>\n<td style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengantar-ilmu-sosiologi\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengertian Sosiologi<\/span><\/a><\/td>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan sosial, perilaku masyarakat, serta berbagai gejala sosial yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sejarah Perkembangan Sosiologi<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ilmu Sosiologi berkembang setelah terjadinya perubahan besar di Eropa, seperti Revolusi Industri dan Revolusi Prancis yang mengubah tatanan masyarakat.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/teori-sosiologi\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tokoh-Tokoh Sosiologi<\/span><\/a><\/td>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa tokoh penting dalam Sosiologi antara lain Auguste Comte, Emile Durkheim, Karl Marx, dan Max Weber yang memiliki pemikiran berbeda tentang masyarakat.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ciri-Ciri Sosiologi<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sosiologi memiliki sifat empiris, teoritis, kumulatif, dan non-etis karena didasarkan pada penelitian dan fakta sosial.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fungsi Sosiologi<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sosiologi membantu manusia memahami berbagai masalah sosial dan mencari solusi yang tepat dalam kehidupan masyarakat.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>Bab 2 \u2013 Sosiologi sebagai Ilmu yang Berparadigma Ganda<\/b><\/span><\/h3>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"><b>Topik<\/b><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><b>Subtopik<\/b><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><b>Ringkasan<\/b><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify;\" rowspan=\"5\"><span style=\"font-weight: 400;\">Paradigma dalam Sosiologi<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengertian Paradigma<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Paradigma adalah sudut pandang atau cara berpikir yang digunakan untuk memahami suatu fenomena sosial.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Paradigma Fakta Sosial<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Paradigma ini menekankan bahwa masyarakat memiliki aturan dan struktur yang memengaruhi perilaku individu.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Paradigma Definisi Sosial<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Paradigma definisi sosial fokus pada makna tindakan sosial berdasarkan pemahaman individu terhadap situasi tertentu.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Paradigma Perilaku Sosial<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Paradigma perilaku sosial mempelajari hubungan antara perilaku manusia dan lingkungan sosialnya.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan Paradigma Sosiologi<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap paradigma memiliki pendekatan yang berbeda dalam menjelaskan gejala sosial yang terjadi di masyarakat.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-geografi-kelas-10-kurikulum-merdeka\">Rangkuman Materi Geografi Kelas 10 Kurikulum Merdeka<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>Bab 3 \u2013 Penelitian Sosial<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada bab ini, kamu akan mulai mengenal bagaimana cara melakukan penelitian sosial untuk memahami suatu masalah di masyarakat. Materi penelitian sosial penting karena membantu siswa berpikir kritis dan objektif saat mengamati fenomena sosial.<\/span><\/p>\n<table style=\"width: 100%;\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center; width: 18.3019%;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Topik<\/b><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"text-align: center; width: 21.9811%;\"><b>Subtopik<\/b><\/td>\n<td style=\"text-align: center; width: 59.0566%;\"><b>Ringkasan<\/b><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify; width: 18.3019%;\" rowspan=\"3\"><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/penelitian-sosial\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengantar Penelitian Sosial<\/span><\/a><\/td>\n<td style=\"text-align: justify; width: 21.9811%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengertian Penelitian Sosial<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: justify; width: 59.0566%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penelitian sosial adalah kegiatan ilmiah untuk mengumpulkan dan menganalisis data mengenai fenomena sosial.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify; width: 21.9811%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tujuan Penelitian Sosial<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: justify; width: 59.0566%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penelitian sosial dilakukan untuk memahami, menjelaskan, dan mencari solusi terhadap masalah sosial.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify; width: 21.9811%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tahapan Penelitian Sosial<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: justify; width: 59.0566%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penelitian sosial dilakukan melalui beberapa tahap, mulai dari menentukan masalah hingga menyusun laporan penelitian.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify; width: 18.3019%;\" rowspan=\"6\"><span style=\"font-weight: 400;\">Metode Penelitian Kuantitatif &amp; Kualitatif<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: justify; width: 21.9811%;\"><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/metode-penelitian-kuantitatif\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengertian Metode Kuantitatif<\/span><\/a><\/td>\n<td style=\"text-align: justify; width: 59.0566%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Metode kuantitatif menggunakan angka dan data statistik untuk menganalisis fenomena sosial.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify; width: 21.9811%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Teknik Pengumpulan Data<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: justify; width: 59.0566%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Teknik pengumpulan data kuantitatif dapat dilakukan melalui survei, angket, dan kuesioner.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify; width: 21.9811%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Analisis Data Kuantitatif<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: justify; width: 59.0566%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Data yang diperoleh diolah menggunakan statistik agar menghasilkan kesimpulan yang objektif.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify; width: 21.9811%;\"><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/metode-penelitian-kualitatif\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengertian Metode Kualitatif<\/span><\/a><\/td>\n<td style=\"text-align: justify; width: 59.0566%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Metode kualitatif digunakan untuk memahami fenomena sosial secara mendalam melalui wawancara dan observasi.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify; width: 21.9811%;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-observasi-instrumen-dan-jenis\">Teknik Observasi<\/a> dan Wawancara<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: justify; width: 59.0566%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peneliti melakukan <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/teknik-mengumpulkan-data-penelitian-kualitatif\">pengamatan langsung dan wawancara<\/a> untuk mendapatkan informasi yang detail.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify; width: 21.9811%;\"><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/belajar-mengolah-dan-menganalisis-data-kualitatif\"><span style=\"font-weight: 400;\">Analisis Data Kualitatif<\/span><\/a><\/td>\n<td style=\"text-align: justify; width: 59.0566%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Data dianalisis melalui interpretasi untuk memahami makna di balik suatu fenomena sosial.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>Bab 4 \u2013 Interaksi Sosial<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Interaksi sosial menjadi salah satu materi yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Dalam bab ini, kamu akan belajar bagaimana manusia saling berhubungan, bekerja sama, hingga membentuk identitas sosial.<\/span><\/p>\n<table style=\"width: 100%; height: 622px;\">\n<tbody>\n<tr style=\"height: 55px;\">\n<td style=\"text-align: center; height: 55px; width: 19.9057%;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Topik<\/b><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"text-align: center; height: 55px; width: 19.3396%;\"><b>Subtopik<\/b><\/td>\n<td style=\"text-align: center; height: 55px; width: 60%;\"><b>Ringkasan<\/b><\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 79px;\">\n<td style=\"height: 189px; text-align: justify; width: 19.9057%;\" rowspan=\"3\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tindakan dan Interaksi Sosial<\/span><\/td>\n<td style=\"height: 79px; text-align: justify; width: 19.3396%;\"><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/tindakan-dan-interaksi-sosial\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengertian Tindakan Sosial<\/span><\/a><\/td>\n<td style=\"height: 79px; text-align: justify; width: 60%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tindakan sosial adalah perilaku individu yang memiliki makna dan ditujukan kepada orang lain.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 55px;\">\n<td style=\"height: 55px; text-align: justify; width: 19.3396%;\"><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/apa-itu-interaksi-sosial\"><span style=\"font-weight: 400;\">Syarat Interaksi Sosial<\/span><\/a><\/td>\n<td style=\"height: 55px; text-align: justify; width: 60%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Interaksi sosial dapat terjadi jika ada kontak sosial dan komunikasi antarmanusia.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 55px;\">\n<td style=\"height: 55px; text-align: justify; width: 19.3396%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Faktor Pendorong Interaksi<\/span><\/td>\n<td style=\"height: 55px; text-align: justify; width: 60%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Interaksi sosial dipengaruhi oleh imitasi, sugesti, identifikasi, dan simpati.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 79px;\">\n<td style=\"height: 189px; text-align: justify; width: 19.9057%;\" rowspan=\"3\"><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/apa-saja-bentuk-bentuk-interaksi-sosial\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial<\/span><\/a><\/td>\n<td style=\"height: 79px; text-align: justify; width: 19.3396%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Interaksi Asosiatif<\/span><\/td>\n<td style=\"height: 79px; text-align: justify; width: 60%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Interaksi asosiatif mengarah pada persatuan, seperti kerja sama, akomodasi, dan asimilasi.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 55px;\">\n<td style=\"height: 55px; text-align: justify; width: 19.3396%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Interaksi Disosiatif<\/span><\/td>\n<td style=\"height: 55px; text-align: justify; width: 60%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Interaksi disosiatif mengarah pada konflik, persaingan, dan pertentangan sosial.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 55px;\">\n<td style=\"height: 55px; text-align: justify; width: 19.3396%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dampak Interaksi Sosial<\/span><\/td>\n<td style=\"height: 55px; text-align: justify; width: 60%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Interaksi sosial dapat memberikan dampak positif maupun negatif dalam masyarakat.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 55px;\">\n<td style=\"height: 189px; text-align: justify; width: 19.9057%;\" rowspan=\"3\"><span style=\"font-weight: 400;\">Identitas Sosial<\/span><\/td>\n<td style=\"height: 55px; text-align: justify; width: 19.3396%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengertian Identitas Sosial<\/span><\/td>\n<td style=\"height: 55px; text-align: justify; width: 60%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Identitas sosial adalah ciri khas yang dimiliki individu atau kelompok dalam masyarakat.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 79px;\">\n<td style=\"height: 79px; text-align: justify; width: 19.3396%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pembentukan Identitas Sosial<\/span><\/td>\n<td style=\"height: 79px; text-align: justify; width: 60%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Identitas sosial terbentuk melalui lingkungan keluarga, sekolah, budaya, dan media sosial.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 55px;\">\n<td style=\"height: 55px; text-align: justify; width: 19.3396%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peran Identitas Sosial<\/span><\/td>\n<td style=\"height: 55px; text-align: justify; width: 60%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Identitas sosial membantu individu mengenali dirinya dan posisinya dalam masyarakat.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/bentuk-interaksi-sosial-asosiatif-kerja-sama-asimilasi-dan-akulturasi\">Bentuk Interaksi Sosial Asosiatif: Kerja Sama, Asimilasi, dan Akulturasi<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">\u2014<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelum kita bahas materi Sosiologi Semester 2, kalo masih ada poin-poin yang belum kamu mengerti, mending belajar sama ahlinya, deh. Belajar bareng kakak-kakak pengajar di <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/privat\/sosiologi\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Ruangguru Privat Sosiologi<\/strong><\/a>\u00a0misalnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Belajar nggak cuma menyenangkan, tapi kamu juga bakal diajari konsepnya sampai paham! Para pengajar di Ruangguru Privat juga sudah terstandarisasi kualitasnya, loh. Kamu juga bisa pilih nih, mau diajarkan secara langsung (<em>offline<\/em>) atau daring (<em>online<\/em>). Fleksibel, kan? Untuk info lebih lanjut, cuss klik link berikut!<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/cta.ruangguru.com\/blog-rg-10-privat-b\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/84b6f2c7-9c9c-480d-a218-7961334af9ce.png\" alt=\"CTA Ruangguru Privat\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Materi Pelajaran Sosiologi Kelas 10 Semester 2 Kurikulum Merdeka<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada semester kedua, pembahasan Sosiologi mulai berkembang ke struktur masyarakat dan berbagai aturan sosial yang mengatur kehidupan bersama. Materi sosiologi kelas 10 kurikulum merdeka semester 2 juga membahas penyimpangan sosial hingga lembaga sosial yang ada di masyarakat. Dengan mempelajari materi ini, siswa dapat memahami bagaimana masyarakat bekerja dan menjaga keteraturan sosial.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>Bab 5 \u2013 Struktur Sosial<\/b><\/span><\/h3>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"><b>Topik<\/b><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><b>Subtopik<\/b><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><b>Ringkasan<\/b><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify;\" rowspan=\"3\"><span style=\"font-weight: 400;\">Status dan Peran dalam Masyarakat<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengertian Status Sosial<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Status sosial adalah kedudukan seseorang dalam masyarakat berdasarkan hak dan kewajibannya.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/keberagaman-sudut-pandang-identitas-dalam-kemasyarakatan\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis Status Sosial<\/span><\/a><\/td>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Status sosial terdiri atas ascribed status, achieved status, dan assigned status.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peran Sosial<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peran sosial merupakan perilaku yang diharapkan dari seseorang sesuai status yang dimilikinya.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify;\" rowspan=\"3\"><span style=\"font-weight: 400;\">Diferensiasi dan Stratifikasi Sosial<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/berkenalan-dengan-diferensiasi-sosial-dan-jenis-jenisnya\"><span style=\"font-weight: 400;\">Diferensiasi Sosial<\/span><\/a><\/td>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Diferensiasi sosial adalah pengelompokan masyarakat secara horizontal tanpa adanya tingkatan.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengenal-sifat-dan-fungsi-stratifikasi-sosial\"><span style=\"font-weight: 400;\">Stratifikasi Sosial<\/span><\/a><\/td>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Stratifikasi sosial adalah pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkatan tertentu, seperti kekayaan atau kekuasaan.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dampak Stratifikasi Sosial<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Stratifikasi sosial dapat mempengaruhi kesempatan hidup dan hubungan sosial dalam masyarakat.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify;\" rowspan=\"3\"><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/bentuk-dan-faktor-mobilitas-sosial\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mobilitas Sosial<\/span><\/a><\/td>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengertian Mobilitas Sosial<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mobilitas sosial adalah perpindahan status sosial seseorang dalam masyarakat.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis Mobilitas Sosial<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mobilitas sosial dapat terjadi secara vertikal maupun horizontal.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Faktor Pendorong Mobilitas Sosial<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pendidikan, ekonomi, dan keterampilan menjadi faktor yang mempengaruhi mobilitas sosial seseorang.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/manusia-sebagai-makhluk-sosial\">Hakikat Manusia sebagai Makhluk Sosial &amp; Contohnya<\/a>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b>Bab 6 \u2013 Nilai, Norma, dan Sosialisasi<\/b><\/h3>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"><b>Topik<\/b><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><b>Subtopik<\/b><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><b>Ringkasan<\/b><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify;\" rowspan=\"6\"><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/nilai-norma-dan-keteraturan-sosial\">Nilai, Norma,<\/a> dan Sosialisasi<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengertian Nilai Sosial<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nilai sosial adalah anggapan masyarakat mengenai sesuatu yang dianggap baik, penting, dan berharga.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengertian Norma Sosial<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Norma sosial adalah aturan yang mengatur perilaku masyarakat agar tercipta keteraturan sosial.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis Norma Sosial<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Norma terdiri atas norma agama, kesusilaan, kesopanan, dan hukum.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-fungsi-tahapan-bentuk-sosialisasi\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengertian Sosialisasi<\/span><\/a><\/td>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sosialisasi adalah proses penanaman nilai dan norma kepada individu sejak kecil.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Agen Sosialisasi<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Keluarga, sekolah, teman sebaya, dan media massa berperan sebagai agen sosialisasi.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fungsi Sosialisasi<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sosialisasi membantu individu beradaptasi dengan lingkungan sosialnya.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b>Bab 7 \u2013 Penyimpangan dan Pengendalian Sosial<\/b><\/h3>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"><b>Topik<\/b><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><b>Subtopik<\/b><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><b>Ringkasan<\/b><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify;\" rowspan=\"6\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyimpangan dan Pengendalian Sosial<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-penyimpangan-sosial\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengertian Penyimpangan Sosial<\/span><\/a><\/td>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyimpangan sosial adalah perilaku yang tidak sesuai dengan nilai dan norma masyarakat.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Faktor Penyebab Penyimpangan<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyimpangan sosial dapat dipengaruhi oleh lingkungan, pergaulan, dan proses sosialisasi yang kurang tepat.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bentuk Penyimpangan Sosial<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyimpangan dapat terjadi secara individu maupun kelompok.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengendalian-sosial\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengertian Pengendalian Sosial<\/span><\/a><\/td>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengendalian sosial adalah upaya untuk menjaga keteraturan dalam masyarakat.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cara Pengendalian Sosial<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengendalian sosial dapat dilakukan melalui teguran, pendidikan, hingga hukuman.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fungsi Pengendalian Sosial<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengendalian sosial membantu menjaga stabilitas dan ketertiban masyarakat.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b>Bab 8 \u2013 Lembaga Sosial<\/b><\/h3>\n<table style=\"width: 100%; height: 481px;\">\n<tbody>\n<tr style=\"height: 55px;\">\n<td style=\"text-align: center; height: 55px; width: 21.1321%;\"><b>Topik<\/b><\/td>\n<td style=\"text-align: center; height: 55px; width: 17.5472%;\"><b>Subtopik<\/b><\/td>\n<td style=\"text-align: center; height: 55px; width: 60.566%;\"><b>Ringkasan<\/b><\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 79px;\">\n<td style=\"height: 426px; text-align: justify; width: 21.1321%;\" rowspan=\"6\"><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-lembaga-sosial-dan-karakteristiknya\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis dan Fungsi Lembaga Sosial<\/span><\/a><\/td>\n<td style=\"height: 79px; text-align: justify; width: 17.5472%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengertian Lembaga Sosial<\/span><\/td>\n<td style=\"height: 79px; text-align: justify; width: 60.566%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lembaga sosial adalah sistem norma yang mengatur kebutuhan hidup masyarakat.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 55px;\">\n<td style=\"height: 55px; text-align: justify; width: 17.5472%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lembaga Keluarga<\/span><\/td>\n<td style=\"height: 55px; text-align: justify; width: 60.566%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Keluarga berfungsi sebagai tempat sosialisasi pertama bagi individu.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 79px;\">\n<td style=\"height: 79px; text-align: justify; width: 17.5472%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lembaga Pendidikan<\/span><\/td>\n<td style=\"height: 79px; text-align: justify; width: 60.566%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lembaga pendidikan membantu membentuk pengetahuan, keterampilan, dan karakter individu.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 79px;\">\n<td style=\"height: 79px; text-align: justify; width: 17.5472%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lembaga Ekonomi<\/span><\/td>\n<td style=\"height: 79px; text-align: justify; width: 60.566%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lembaga ekonomi mengatur kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi dalam masyarakat.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 55px;\">\n<td style=\"height: 55px; text-align: justify; width: 17.5472%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lembaga Politik<\/span><\/td>\n<td style=\"height: 55px; text-align: justify; width: 60.566%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lembaga politik berfungsi mengatur kekuasaan dan pemerintahan dalam negara.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"height: 79px;\">\n<td style=\"height: 79px; text-align: justify; width: 17.5472%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lembaga Agama<\/span><\/td>\n<td style=\"height: 79px; text-align: justify; width: 60.566%;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lembaga agama membantu membimbing masyarakat dalam kehidupan spiritual dan moral.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Pentingnya Memahami Pelajaran Sosiologi<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Belajar Sosiologi bukan cuma soal memahami teori masyarakat, tapi juga melatih cara berpikir kritis terhadap lingkungan sekitar. Saat mempelajari materi sosiologi kelas 10, siswa akan lebih peka terhadap berbagai fenomena sosial, seperti konflik, pergaulan remaja, hingga pengaruh media sosial dalam kehidupan sehari-hari.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, Sosiologi juga membantu siswa memahami pentingnya toleransi dan menghargai perbedaan. Di tengah masyarakat yang beragam, kemampuan memahami sudut pandang orang lain menjadi keterampilan yang sangat penting.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menariknya lagi, pelajaran Sosiologi sering dikaitkan dengan kehidupan nyata. Jadi, siswa nggak hanya belajar dari buku, tapi juga dari pengalaman sosial yang mereka alami setiap hari. Karena itulah, materi sosiologi kelas 10 kurikulum merdeka dirancang agar siswa lebih aktif mengamati dan menganalisis lingkungan sosial di sekitarnya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Tips<b> Belajar Sosiologi<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Supaya lebih mudah memahami materi sosiologi kelas 10 semester 1 dan materi sosiologi kelas 10 semester 2, ada beberapa cara belajar yang bisa kamu coba:<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Hubungkan Materi dengan Kehidupan Sehari-Hari<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Belajar Sosiologi akan terasa lebih mudah kalau kamu mengaitkan materi dengan pengalaman nyata. Misalnya saat mempelajari interaksi sosial, coba amati bagaimana orang berkomunikasi di sekolah atau media sosial.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Buat Catatan Ringkas<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Karena banyak istilah dan konsep penting, membuat rangkuman sendiri bisa membantu kamu lebih mudah mengingat materi.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Sering Diskusi<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Diskusi dengan teman bisa membantu memahami sudut pandang yang berbeda terhadap suatu fenomena sosial.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">4.<b> Latihan Analisis Kasus<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Coba biasakan membaca berita sosial lalu hubungkan dengan materi yang dipelajari. Cara ini membantu meningkatkan kemampuan berpikir kritis.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>5. Gunakan Media Belajar Interaktif<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Belajar lewat video animasi, quiz, atau pembahasan interaktif bisa membuat materi terasa lebih seru dan nggak membosankan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-bahasa-indonesia-kelas-10-kurikulum-merdeka\">Rangkuman Materi Bahasa Indonesia Kelas 10 Kurikulum Merdeka<\/a><\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, itu dia rangkuman lengkap materi sosiologi kelas 10 kurikulum merdeka yang dipelajari selama semester 1 dan semester 2. Mulai dari pengenalan ilmu Sosiologi, interaksi sosial, struktur sosial, sampai lembaga sosial, semuanya saling berkaitan untuk membantu kita memahami kehidupan masyarakat dengan lebih baik.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan memahami materi sosiologi kelas 10 kurikulum merdeka semester 1 dan materi sosiologi kelas 10 kurikulum merdeka semester 2, kamu nggak cuma lebih siap menghadapi ujian, tapi juga lebih peka terhadap berbagai fenomena sosial di sekitar.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau kamu ingin belajar Sosiologi dengan video pembelajaran yang lebih seru, latihan soal, dan pembahasan yang mudah dipahami, kamu bisa belajar bareng di Ruangguru. Yuk, tingkatkan semangat belajarmu dan pahami materi sekolah dengan cara yang lebih menyenangkan di <strong><a href=\"https:\/\/app.ruangguru.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ruangguru<\/a><\/strong>!<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/bayar.ruangguru.com\/\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/cb54667e-54d6-4f12-b0a7-444d9b784383.jpg\" alt=\"CTA Ruangguru\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Yuk, cek daftar lengkap materi pelajaran Sosiologi kelas 10 SMA, mulai dari semester 1 hingga semester 2, sesuai Kurikulum Merdeka! &#8212; &nbsp; Pernah nggak sih kamu bertanya kenapa setiap kelompok masyarakat punya aturan yang berbeda? Atau kenapa tren di media sosial bisa mempengaruhi cara orang berpikir dan bertindak? Nah, semua hal itu dipelajari dalam Sosiologi. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":26618,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1781663465:1"],"_edit_last":["1"],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/018d087e-d318-48f2-be5f-85c19106f829.png"],"_yoast_wpseo_primary_category":["534"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Yuk, cek daftar lengkap materi pelajaran Sosiologi kelas 10 SMA, mulai dari semester 1 hingga semester 2, sesuai Kurikulum Merdeka!"],"_yoast_wpseo_content_score":["60"],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["9"],"_wp_old_date":["2026-06-16"]},"categories":[534,538],"tags":[52,10,37],"class_list":["post-26618","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sosiologi","category-sosiologi-sma-kelas-10","tag-kelas-10","tag-konsep-pelajaran","tag-sma"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Rangkuman Materi Sosiologi Kelas 10 Kurikulum Merdeka<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Yuk, cek daftar lengkap materi pelajaran Sosiologi kelas 10 SMA, mulai dari semester 1 hingga semester 2, sesuai Kurikulum Merdeka!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-sosiologi-kelas-10-kurikulum-merdeka\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Rangkuman Materi Sosiologi Kelas 10 Kurikulum Merdeka\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Yuk, cek daftar lengkap materi pelajaran Sosiologi kelas 10 SMA, mulai dari semester 1 hingga semester 2, sesuai Kurikulum Merdeka!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-sosiologi-kelas-10-kurikulum-merdeka\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-06-17T02:28:15+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Kenya Swawikanti\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Kenya Swawikanti\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-sosiologi-kelas-10-kurikulum-merdeka\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-sosiologi-kelas-10-kurikulum-merdeka\",\"name\":\"Rangkuman Materi Sosiologi Kelas 10 Kurikulum Merdeka\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-sosiologi-kelas-10-kurikulum-merdeka#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-sosiologi-kelas-10-kurikulum-merdeka#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/018d087e-d318-48f2-be5f-85c19106f829.png\",\"datePublished\":\"2026-06-17T02:28:15+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14\"},\"description\":\"Yuk, cek daftar lengkap materi pelajaran Sosiologi kelas 10 SMA, mulai dari semester 1 hingga semester 2, sesuai Kurikulum Merdeka!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-sosiologi-kelas-10-kurikulum-merdeka#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-sosiologi-kelas-10-kurikulum-merdeka\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-sosiologi-kelas-10-kurikulum-merdeka#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/018d087e-d318-48f2-be5f-85c19106f829.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/018d087e-d318-48f2-be5f-85c19106f829.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-sosiologi-kelas-10-kurikulum-merdeka#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Rangkuman Materi Sosiologi Kelas 10 Kurikulum Merdeka\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14\",\"name\":\"Kenya Swawikanti\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Kenya Swawikanti\"},\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/kenya-swawikanti\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Rangkuman Materi Sosiologi Kelas 10 Kurikulum Merdeka","description":"Yuk, cek daftar lengkap materi pelajaran Sosiologi kelas 10 SMA, mulai dari semester 1 hingga semester 2, sesuai Kurikulum Merdeka!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-sosiologi-kelas-10-kurikulum-merdeka","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Rangkuman Materi Sosiologi Kelas 10 Kurikulum Merdeka","og_description":"Yuk, cek daftar lengkap materi pelajaran Sosiologi kelas 10 SMA, mulai dari semester 1 hingga semester 2, sesuai Kurikulum Merdeka!","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-sosiologi-kelas-10-kurikulum-merdeka","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2026-06-17T02:28:15+00:00","author":"Kenya Swawikanti","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Kenya Swawikanti","Est. reading time":"9 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-sosiologi-kelas-10-kurikulum-merdeka","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-sosiologi-kelas-10-kurikulum-merdeka","name":"Rangkuman Materi Sosiologi Kelas 10 Kurikulum Merdeka","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-sosiologi-kelas-10-kurikulum-merdeka#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-sosiologi-kelas-10-kurikulum-merdeka#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/018d087e-d318-48f2-be5f-85c19106f829.png","datePublished":"2026-06-17T02:28:15+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14"},"description":"Yuk, cek daftar lengkap materi pelajaran Sosiologi kelas 10 SMA, mulai dari semester 1 hingga semester 2, sesuai Kurikulum Merdeka!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-sosiologi-kelas-10-kurikulum-merdeka#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-sosiologi-kelas-10-kurikulum-merdeka"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-sosiologi-kelas-10-kurikulum-merdeka#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/018d087e-d318-48f2-be5f-85c19106f829.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/018d087e-d318-48f2-be5f-85c19106f829.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/materi-sosiologi-kelas-10-kurikulum-merdeka#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Rangkuman Materi Sosiologi Kelas 10 Kurikulum Merdeka"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14","name":"Kenya Swawikanti","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Kenya Swawikanti"},"url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/kenya-swawikanti"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26618","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26618"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26618\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26636,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26618\/revisions\/26636"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26618"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26618"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26618"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26618"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}