{"id":27890,"date":"2026-09-24T16:43:11","date_gmt":"2026-09-24T09:43:11","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?p=27890"},"modified":"2026-09-24T17:01:17","modified_gmt":"2026-09-24T10:01:17","slug":"contoh-kata-sifat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kata-sifat","title":{"rendered":"Pengertian Kata Sifat, Ciri-Ciri, Jenis &#038; Contohnya"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/8844093a-42dc-4d42-b636-48677a5c940c.png\" alt=\"contoh kata sifat\" width=\"820\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Kali ini, kita akan membahas peran kata sifat untuk struktur bahasa Indonesia ya. Mulai dari pengertian, ciri-ciri, jenis, hingga contohnya.<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<\/blockquote>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><span style=\"font-weight: 400;\">Guys<\/span><\/em><i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">menurut kamu, orang yang paling rupawan se-dunia itu siapa? Pastinya kamu memiliki jawaban yang berbeda-beda ya. Ada yang menyebutkan nama idola, artis\/aktor, atau bahkan diri sendiri. Hehehe \ud83d\ude1b<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ada yang tau nggak, kata &#8216;rupawan&#8217; itu masuk ke dalam kelompok kata apa di dalam bahasa Indonesia?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kata rupawan masuk ke dalam <strong>kelompok kata sifat<\/strong> ya, <em>guys<\/em>.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Kata sifat memberikan deskripsi karakteristik kepada benda, situasi, dan bahkan kepada orang, <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">lho<\/span><\/em><i><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, kalau <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">nggak <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ada kata sifat, bahasa yang kita pergunakan akan kurang hidup dan indah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di artikel ini, kita bakal kupas pengertian kata sifat, disertai jenis dan contohnya dalam kalimat. Yuk, simak bersama!\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Pengertian Kata Sifat<\/b><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kata sifat atau adjektiva adalah <strong>kata yang digunakan untuk menggambarkan sifat, kualitas, atau keadaan suatu benda, orang, tempat, maupun peristiwa<\/strong>. Kata ini membantu pembaca atau pendengar mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang sesuatu yang sedang dibicarakan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Misalnya, kata <em>rupawan, indah, ramah, besar, dingin<\/em>, dan sebagainya, dapat digunakan untuk menjelaskan karakteristik atau keadaan suatu objek.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kata-kerja\">Kumpulan Contoh Kata Kerja Berdasarkan Jenis-Jenisnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Ciri-Ciri Kata Sifat<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kata sifat sendiri juga memiliki beberapa ciri-ciri nih, <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">guys<\/span><\/em><i><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut untuk penjelasan lebih jelasnya:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Dapat didahului kata penguat (<b>intensifier)<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kata sifat dapat didahului oleh kata penguat <strong>untuk menunjukkan tingkat atau intensitas suatu sifat<\/strong>. Beberapa kata penguat yang sering digunakan antara lain <strong>sangat, cukup, terlalu, amat, dan sekali<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Misalnya, kata &#8220;indah&#8221; dapat menjadi &#8220;sangat indah&#8221; untuk menunjukkan tingkat keindahan yang tinggi. Contoh lain:<\/p>\n<ul>\n<li>cukup menarik<\/li>\n<li>terlalu mahal<\/li>\n<li>amat penting<\/li>\n<li>cantik sekali<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">2. Dapat digunakan dalam bentuk perbandingan<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kata sifat juga dapat digunakan untuk <strong>membandingkan keadaan antara dua objek atau lebih<\/strong>. Bentuk perbandingan ini dapat menggunakan kata seperti <strong>lebih, kurang, dan paling<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Misalnya, kata &#8220;lebih tinggi&#8221; digunakan ketika &#8220;membandingkan tinggi dua objek&#8221;. Contoh lainnya:<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\">lebih tinggi<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">lebih menarik<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">kurang mahal<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">paling cepat<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">paling indah<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">3. Dapat diingkari dengan kata tidak<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah satu ciri lain dari kata sifat adalah dapat diingkari menggunakan kata tidak. Kata tidak digunakan untuk <strong>menunjukkan bahwa suatu sifat atau keadaan tidak dimiliki oleh objek yang sedang dibicarakan<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Misalnya, kata &#8220;sulit&#8221; dapat menjadi &#8220;tidak sulit&#8221;, yang berarti sesuatu tersebut tidak memiliki sifat sulit. Contoh lainnya:<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\">tidak mahal<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">tidak dingin<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">tidak menarik<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Kamu mau belajar lebih lanjut atau bertanya PR yang sulit? Tanya lewat AiRIS aja, yuk! AiRIS siap bantu menjawab pertanyaan, menjelaskan konsep, dan memberikan latihan soal kapan saja. Belajar jadi lebih praktis, interaktif, dan sesuai kebutuhanmu. Klik banner di bawah ini untuk mencoba, GRATIS!<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><a href=\"https:\/\/ai.ruangguru.com\/\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/b3b91838-d586-4123-8139-2ac5c5ed3b4a.png\" alt=\"AiRIS by Ruangguru\" width=\"820\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Jenis-Jenis Kata Sifat<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain ciri-ciri di atas, kata sifat juga memiliki beberapa jenis yang bisa dikategorikan berdasarkan <strong>makna, fungsi dalam kalimat, dan bentuknya<\/strong>. S<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">imak baik-baik penjelasan di bawah ini supaya kamu lebih mengerti, ya!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">A. Kata Sifat Berdasarkan Maknanya (Semantis)<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan maknanya, kata sifat dibagi menjadi <strong>adjektiva bertaraf dan adjektiva tak bertaraf<\/strong>. Apa ya bedanya?<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4>1. Adjektiva Bertaraf<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Adjektiva bertaraf adalah kata sifat yang <strong>menunjukkan kualitas atau keadaan yang memiliki tingkatan<\/strong>. Artinya, sifat yang dijelaskan tidak selalu berada pada tingkat yang sama, tetapi bisa menunjukkan kadar yang lebih rendah, lebih tinggi, atau paling tinggi. Misalnya, sifat bersih dapat memiliki tingkatan cukup bersih, sangat bersih, hingga paling bersih.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kata-baku-dan-tidak-baku\">Kumpulan Contoh Kata Baku dan Tidak Baku, Apa Bedanya?<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Adjektiva bertaraf dapat dibagi lagi menjadi beberapa jenis berikut:<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\">\n<h5><span style=\"font-size: 12pt;\">Adjektiva Pemberi Sifat<\/span><\/h5>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Adjektiva pemberi sifat digunakan untuk <strong>menunjukkan kualitas atau karakteristik orang, benda, atau hal tertentu<\/strong>, baik yang dapat diamati secara fisik maupun yang berkaitan dengan kondisi atau karakter.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contohnya<\/strong>: <em>baik, buruk, indah, bagus, rapi, <\/em>dan <em>bersih<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contoh kalimat<\/strong>:<\/p>\n<ul style=\"list-style-type: circle;\">\n<li style=\"text-align: justify;\">Kamar itu terlihat <span style=\"text-decoration: underline;\">bersih<\/span> dan <span style=\"text-decoration: underline;\">rapi<\/span>.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Pemandangan dari atas bukit <span style=\"text-decoration: underline;\">sangat indah<\/span>.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kata bersih, rapi, dan indah menunjukkan kualitas dari objek yang dibicarakan. Sifat tersebut juga dapat memiliki tingkatan, misalnya cukup bersih, sangat rapi, atau sangat indah.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\">\n<h5><span style=\"font-size: 12pt;\">Adjektiva Waktu<\/span><\/h5>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Adjektiva waktu digunakan untuk <strong>menunjukkan lama atau singkatnya suatu keadaan atau kegiatan berlangsung<\/strong>. Kata sifat ini membantu memberikan gambaran mengenai durasi suatu hal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contohnya<\/strong>: <em>lama, singkat, <\/em>dan <em>sebentar<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contoh kalimat<\/strong>:<\/p>\n<ul style=\"list-style-type: circle;\">\n<li style=\"text-align: justify;\">Kami harus menunggu <span style=\"text-decoration: underline;\">cukup lama<\/span>.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Rapat berlangsung <span style=\"text-decoration: underline;\">cukup singkat<\/span>.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Ia hanya <span style=\"text-decoration: underline;\">beristirahat sebentar<\/span> sebelum kembali belajar.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam penggunaannya, kata sifat yang berkaitan dengan waktu dapat menunjukkan tingkat yang berbeda. Misalnya, sangat lama menunjukkan durasi yang lebih panjang, sedangkan cukup singkat menunjukkan durasi yang relatif pendek.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/konjungsi-temporal\">Konjungsi Temporal: Pengertian, Ciri, Fungsi, Jenis &amp; Contoh<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\">\n<h5><span style=\"font-size: 12pt;\">Adjektiva Jarak<\/span><\/h5>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Adjektiva jarak digunakan untuk menunjukkan <strong>tingkat kedekatan atau kejauhan antara suatu objek dengan objek lainnya<\/strong>. Kata sifat ini biasanya digunakan untuk menggambarkan jarak secara relatif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contohnya<\/strong>: <em>dekat <\/em>dan <em>jauh.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contoh kalimat<\/strong>:<\/p>\n<ul style=\"list-style-type: circle;\">\n<li style=\"text-align: justify;\">Sekolahnya <span style=\"text-decoration: underline;\">cukup dekat<\/span> dari rumah.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Rumah nenek <span style=\"text-decoration: underline;\">cukup jauh<\/span> dari pusat kota.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\">\n<h5><span style=\"font-size: 12pt;\">Adjektiva Ukuran<\/span><\/h5>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Adjektiva ukuran digunakan untuk <strong>menunjukkan besar-kecilnya atau ukuran suatu benda, tempat, maupun objek lainnya<\/strong>. Kata sifat ini dapat berkaitan dengan panjang, tinggi, luas, berat, dan ukuran fisik lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contohnya<\/strong>: <em>besar, kecil, panjang, pendek, tinggi, rendah, luas, sempit, berat, <\/em>dan <em>ringan<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contoh kalimat<\/strong>:<\/p>\n<ul style=\"list-style-type: circle;\">\n<li style=\"text-align: justify;\">Gedung sekolah itu <span style=\"text-decoration: underline;\">sangat besar<\/span>.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Jalan menuju desa tersebut <span style=\"text-decoration: underline;\">cukup sempit<\/span>.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Tas ini <span style=\"text-decoration: underline;\">terasa berat<\/span> ketika dibawa.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kata sifat ukuran dapat menunjukkan tingkat yang berbeda. Misalnya, kita dapat mengatakan lebih besar, paling tinggi, cukup luas, atau sangat berat untuk menunjukkan perbedaan tingkat suatu ukuran.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\">\n<h5><span style=\"font-size: 12pt;\">Adjektiva Cerapan<\/span><\/h5>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Adjektiva cerapan adalah kata sifat yang <strong>menggambarkan sesuatu yang dapat ditangkap oleh pancaindra<\/strong>. Jadi, jenis kata sifat ini berkaitan dengan apa yang dapat kita lihat, dengar, rasakan, cium, atau sentuh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contohnya<\/strong>: <em>manis, pahit, asin, harum, bising, lembut, kasar, panas, <\/em>dan <em>dingin<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contoh kalimat<\/strong>:<\/p>\n<ul style=\"list-style-type: circle;\">\n<li style=\"text-align: justify;\">Jus mangga ini terasa <span style=\"text-decoration: underline;\">manis<\/span>.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Suara musik dari ruangan sebelah <span style=\"text-decoration: underline;\">cukup bising<\/span>.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Permukaan kain tersebut <span style=\"text-decoration: underline;\">sangat lembut<\/span>.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Adjektiva cerapan membuat deskripsi menjadi lebih jelas karena pembaca dapat membayangkan pengalaman indrawi yang dimaksud. Kata-kata tersebut juga dapat menunjukkan tingkat tertentu, seperti sangat manis, cukup panas, atau terlalu bising.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\">\n<h5><span style=\"font-size: 12pt;\">Adjektiva Warna<\/span><\/h5>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Adjektiva warna digunakan untuk <strong>menunjukkan warna atau tampilan suatu benda maupun objek<\/strong>. Kata sifat ini membuat deskripsi menjadi lebih spesifik karena pembaca dapat mengetahui warna objek yang sedang dibicarakan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contohnya<\/strong>: <em>merah, biru, hijau, kuning, putih, <\/em>dan <em>hitam<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contoh kalimat<\/strong>:<\/p>\n<ul style=\"list-style-type: circle;\">\n<li style=\"text-align: justify;\">Rani mengenakan <span style=\"text-decoration: underline;\">gaun merah<\/span> ke acara tersebut.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"text-decoration: underline;\">Langit terlihat biru<\/span> setelah hujan reda.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Kucing itu memiliki <span style=\"text-decoration: underline;\">bulu putih<\/span>.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam penggunaan tertentu, kata sifat warna juga dapat menunjukkan tingkat atau perpaduan warna, misalnya merah muda, biru tua, atau hijau muda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kalimat-fakta-dan-opini\">Kumpulan Contoh Kalimat Fakta &amp; Opini beserta Pengertian, Ciri, Perbedaan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\">\n<h5><span style=\"font-size: 12pt;\">Adjektiva Sikap Batin<\/span><\/h5>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Adjektiva sikap batin digunakan untuk <strong>menunjukkan perasaan, emosi, atau kondisi batin seseorang<\/strong>. Kata sifat ini menggambarkan apa yang dirasakan atau dialami seseorang dalam situasi tertentu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contohnya<\/strong>: <em>senang, sedih, takut, marah, kecewa, gembira, cemas, <\/em>dan <em>gelisah<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contoh kalimat<\/strong>:<\/p>\n<ul style=\"list-style-type: circle;\">\n<li style=\"text-align: justify;\">Dita merasa <span style=\"text-decoration: underline;\">senang<\/span> setelah menerima kabar tersebut.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Ia terlihat <span style=\"text-decoration: underline;\">cemas<\/span> menjelang pengumuman hasil ujian.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Mereka <span style=\"text-decoration: underline;\">sangat gembira<\/span> saat berhasil memenangkan pertandingan.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kata sifat sikap batin juga dapat menunjukkan tingkat perasaan. Misalnya, seseorang bisa merasa cukup cemas, sangat sedih, atau sangat gembira.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4><span style=\"font-size: 12pt;\">2. Adjektiva Tak Bertaraf<\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berbeda dari adjektiva bertaraf, adjektiva tak bertaraf <strong>tidak menunjukkan tingkatan suatu sifat<\/strong>. Melainkan <strong>lebih berkaitan dengan keanggotaan atau hubungan suatu objek<\/strong> dalam golongan tertentu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contohnya<\/strong>: <em>abadi, fana, <\/em>atau <em>buntu<\/em>, tergantung konteks penggunaannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Sudah sejauh apa kesiapanmu menghadapi ujian Tes Kemampuan Akademik (TKA)? Yuk, ikuti tryout TKA di ruanguji! Kamu juga bisa gunakan hasil analisisnya untuk menyusun strategi belajar berikutnya, loh.<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><a href=\"https:\/\/app.ruangguru.com\/ruanguji\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/5f0a23b7-eb85-49fe-9bd2-1b3dea3a642e.png\" alt=\"Tryout TKA dan SNBT ruanguji\" width=\"820\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">B. Kata Sifat Berdasarkan Fungsi dalam Kalimat (Sintaksis)<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain berdasarkan maknanya, kata sifat juga dapat dibedakan berdasarkan posisi dan fungsinya dalam kalimat. Dalam kategori ini, pembagiannya mencakup:<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4>1. Adjektifa Predikatif<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Adjektiva predikatif adalah kata sifat yang <strong>berfungsi sebagai predikat dalam kalimat<\/strong>. Artinya, kata sifat tersebut digunakan untuk menjelaskan keadaan atau sifat subjek.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contoh<\/strong>:<\/p>\n<ul style=\"list-style-type: circle;\">\n<li style=\"text-align: justify;\"><strong>Rumah<\/strong> itu <span style=\"text-decoration: underline;\">besar<\/span>.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><strong>Adik<\/strong> <span style=\"text-decoration: underline;\">lelah<\/span> setelah bermain.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">2. Adjektiva Predikatif Inversi<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Adjektiva predikatif inversi juga <strong>berfungsi sebagai predikat, tetapi posisinya berada di depan subjek<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contoh<\/strong>:<\/p>\n<ul style=\"list-style-type: circle;\">\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"text-decoration: underline;\">Indah<\/span> <strong>pemandangan<\/strong> di pegunungan itu.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"text-decoration: underline;\">Luas sekali<\/span> <strong>halaman<\/strong> sekolah kami.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">3. Adjektiva Atributif<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Adjektiva atributif <strong>berfungsi sebagai penjelas kata benda (nomina)<\/strong>. Biasanya, kata sifat berada di dekat kata benda yang diterangkannya, sehingga memberikan informasi tambahan tentang benda tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contoh<\/strong>:<\/p>\n<ul style=\"list-style-type: circle;\">\n<li style=\"text-align: justify;\">Saya membeli <strong>sepatu<\/strong> <span style=\"text-decoration: underline;\">baru<\/span>.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Mereka tinggal di <strong>rumah<\/strong> <span style=\"text-decoration: underline;\">besar<\/span>.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">C. Kata Sifat Berdasarkan Bentuknya<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan bentuknya, kata sifat dapat dibedakan menjadi <strong>kata sifat dasar dan kata sifat turunan<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kalimat-simpleks-dan-kalimat-kompleks\">Contoh Kalimat Simpleks &amp; Kompleks beserta Pengertian, Ciri-Ciri, Jenisnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">1. Kata Sifat Dasar<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kata sifat dasar adalah <strong>kata sifat yang belum mengalami proses pembentukan kata, seperti pengimbuhan, pengulangan, atau penggabungan dengan kata lain<\/strong>. Tetapi juga dapat digunakan sebagai kata sifat tanpa perlu mendapatkan tambahan imbuhan tertentu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contohnya<\/strong>:<\/p>\n<ul style=\"list-style-type: circle;\">\n<li style=\"text-align: justify;\">indah<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">tinggi<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">baru<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">lama<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">murah<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">banyak<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">sedikit<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contoh kalimat<\/strong>:<\/p>\n<ul style=\"list-style-type: circle;\">\n<li style=\"text-align: justify;\">Pemandangan dari atas bukit itu sangat <span style=\"text-decoration: underline;\">indah<\/span>.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Harga buku tersebut cukup <span style=\"text-decoration: underline;\">murah<\/span>.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">2. Kata Sifat Turunan<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kata sifat turunan adalah <strong>kata sifat yang mengalami proses pembentukan kata<\/strong>. Terdapat 4 kategori, yakni:<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\">\n<h5><span style=\"font-size: 12pt;\">Kata Sifat Hasil Pengimbuhan (Afiksasi)<\/span><\/h5>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kata sifat ini terbentuk setelah kata dasar <strong>mendapatkan imbuhan tertentu<\/strong>. Misalnya, imbuhan ter- di awal kata, imbuhan -i, -iah, -wi, -if, -is, atau -al di akhir kata, atau imbuhan lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contohnya<\/strong>:<\/p>\n<ul style=\"list-style-type: circle;\">\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"text-decoration: underline;\">ter<\/span>baik<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"text-decoration: underline;\">ter<\/span>indah<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">manusia<span style=\"text-decoration: underline;\">wi<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">lahir<span style=\"text-decoration: underline;\">iah<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">dunia<span style=\"text-decoration: underline;\">wi<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">produkt<span style=\"text-decoration: underline;\">if<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">ekonom<span style=\"text-decoration: underline;\">is<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">materi<span style=\"text-decoration: underline;\">al<\/span><\/li>\n<li><span style=\"text-decoration: underline;\">ber<\/span>awan<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contoh kalimat<\/strong>:<\/p>\n<ul style=\"list-style-type: circle;\">\n<li style=\"text-align: justify;\">Ia mendapatkan nilai terbaik dalam lomba tersebut.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Langit terlihat berawan sejak pagi.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\">\n<h5><span style=\"font-size: 12pt;\">Kata Sifat Hasil Pengulangan<\/span><\/h5>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kata sifat ini <strong>terbentuk melalui proses pengulangan kata<\/strong>. Salah satu bentuk yang sering dijumpai adalah pola <strong>se- + kata sifat + -nya<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contohnya<\/strong>:<\/p>\n<ul style=\"list-style-type: circle;\">\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"text-decoration: underline;\">se<\/span>baik-baik<span style=\"text-decoration: underline;\">nya<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"text-decoration: underline;\">se<\/span>pandai-pandai<span style=\"text-decoration: underline;\">nya<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"text-decoration: underline;\">se<\/span>indah-indah<span style=\"text-decoration: underline;\">nya<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"text-decoration: underline;\">se<\/span>rajin-rajin<span style=\"text-decoration: underline;\">nya<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contoh kalimat<\/strong>:<\/p>\n<ul style=\"list-style-type: circle;\">\n<li style=\"text-align: justify;\">Kerjakan tugas itu sebaik-baiknya.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Ia berusaha belajar serajin-rajinnya sebelum ujian.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\">\n<h5><span style=\"font-size: 12pt;\">Kata Sifat Majemuk<\/span><\/h5>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kata sifat majemuk <strong>terbentuk dari gabungan dua kata atau lebih yang menghasilkan suatu makna tertentu<\/strong>. Contohnya dapat berupa gabungan kata yang bersama-sama digunakan untuk menggambarkan sifat atau keadaan tertentu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contoh dalam kalimat<\/strong>:<\/p>\n<ul style=\"list-style-type: circle;\">\n<li style=\"text-align: justify;\">Ia dikenal sebagai anak yang <span style=\"text-decoration: underline;\">rendah hati<\/span>.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Jalan itu cukup <span style=\"text-decoration: underline;\">ramah lingkungan<\/span> untuk pejalan kaki.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\">\n<h5><span style=\"font-size: 12pt;\">Kata sifat serapan<\/span><\/h5>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kata sifat serapan adalah kata sifat yang <strong>berasal dari bahasa lain<\/strong>, kemudian digunakan sebagai bagian dari kosakata bahasa Indonesia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contohnya<\/strong>:<\/p>\n<ul style=\"list-style-type: circle;\">\n<li style=\"text-align: justify;\"><em>creative<\/em> \u2192 kreatif<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><em>active<\/em> \u2192 aktif<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><em>productive<\/em> \u2192 produktif<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><em>formal<\/em> \u2192 formal<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><em>objective<\/em> \u2192 objektif<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Contoh kalimat<\/strong>:<\/p>\n<ul style=\"list-style-type: circle;\">\n<li style=\"text-align: justify;\">Rani adalah siswa yang kreatif dalam membuat karya seni.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Diskusi berlangsung secara formal.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Masih bingung dengan soal yang kamu kerjakan terkait materi ini? Ketik atau upload soalnya di roboguru aja buat dapetin pembahasan yang lebih mudah dipahami!<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><a href=\"https:\/\/roboguru.ruangguru.com\/\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/f9076e25-af8f-445e-bb5b-32d5da65cb01.png\" alt=\"CTA roboguru\" width=\"820\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Contoh Kata Sifat<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, setelah kita membahas pengertian, ciri-ciri, dan jenis kata sifat, kamu jadi punya banyak gambaran kan mengenai contoh kata-kata sifat. Etts, tenang, di bawah ini masih ada contoh kata sifat lain yang bisa kamu pahami~<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kumpulan-contoh-kata-kata-motivasi-yang-menginspirasi\">Kumpulan Contoh Kata-Kata Motivasi Singkat, Inspiratif &amp; Penuh Semangat<\/a><\/strong><\/p>\n<ul style=\"list-style-type: circle;\">\n<li>Indah<\/li>\n<li>Cantik<\/li>\n<li>Tampan<\/li>\n<li>Bagus<\/li>\n<li>Buruk<\/li>\n<li>Baik<\/li>\n<li>Ramah<\/li>\n<li>Sopan<\/li>\n<li>Jujur<\/li>\n<li>Rajin<\/li>\n<li>Malas<\/li>\n<li>Pintar<\/li>\n<li>Cerdas<\/li>\n<li>Bodoh<\/li>\n<li>Kreatif<\/li>\n<li>Sabar<\/li>\n<li>Berani<\/li>\n<li>Takut<\/li>\n<li>Tenang<\/li>\n<li>Gugup<\/li>\n<li>Bahagia<\/li>\n<li>Sedih<\/li>\n<li>Kecewa<\/li>\n<li>Marah<\/li>\n<li>Khawatir<\/li>\n<li>Cemas<\/li>\n<li>Gembira<\/li>\n<li>Lelah<\/li>\n<li>Sehat<\/li>\n<li>Sakit<\/li>\n<li>Kuat<\/li>\n<li>Lemah<\/li>\n<li>Tinggi<\/li>\n<li>Rendah<\/li>\n<li>Besar<\/li>\n<li>Kecil<\/li>\n<li>Panjang<\/li>\n<li>Pendek<\/li>\n<li>Lebar<\/li>\n<li>Sempit<\/li>\n<li>Tebal<\/li>\n<li>Tipis<\/li>\n<li>Bulat<\/li>\n<li>Lonjong<\/li>\n<li>Tajam<\/li>\n<li>Tumpul<\/li>\n<li>Merah<\/li>\n<li>Hijau<\/li>\n<li>Manis<\/li>\n<li>Asin<\/li>\n<li>Pahit<\/li>\n<li>Pedas<\/li>\n<li>Asam<\/li>\n<li>Gurih<\/li>\n<li>Hambar<\/li>\n<li>Harum<\/li>\n<li>Wangi<\/li>\n<li>Busuk<\/li>\n<li>Amis<\/li>\n<li>Lembut<\/li>\n<li>Kasar<\/li>\n<li>Halus<\/li>\n<li>Keras<\/li>\n<li>Lunak<\/li>\n<li>Licin<\/li>\n<li>Kesat<\/li>\n<li>Basah<\/li>\n<li>Kering<\/li>\n<li>Bersih<\/li>\n<li>Kotor<\/li>\n<li>Rapi<\/li>\n<li>Berantakan<\/li>\n<li>Dingin<\/li>\n<li>Panas<\/li>\n<li>Sejuk<\/li>\n<li>Hangat<\/li>\n<li>Terang<\/li>\n<li>Gelap<\/li>\n<li>Bising<\/li>\n<li>Sunyi<\/li>\n<li>Ramai<\/li>\n<li>Sepi<\/li>\n<li>Dekat<\/li>\n<li>Jauh<\/li>\n<li>Cepat<\/li>\n<li>Lambat<\/li>\n<li>Luas<\/li>\n<li>Berat<\/li>\n<li>Ringan<\/li>\n<li>Mahal<\/li>\n<li>Murah<\/li>\n<li>Baru<\/li>\n<li>Lama<\/li>\n<li>Muda<\/li>\n<li>Tua<\/li>\n<li>Mudah<\/li>\n<li>Sulit<\/li>\n<li>Sederhana<\/li>\n<li>Kompleks<\/li>\n<li>Nyaman<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selesai deh materi tentang kata sifat dan seluk beluknya. Dengan memahami materi ini, kamu dapat menggunakannya dengan lebih efektif dan kreatif untuk membuat cerita.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, kalau kamu mau belajar materi bahasa Indonesia lainnya, kamu bisa nih belajar bersama Tutor Privat yang berkompeten dari <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/privat\/bahasa-indonesia\">Ruangguru Privat<\/a><\/strong>. Yuk, klik <em>banner<\/em> di bawah ini buat cari guru favoritmu!<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/cta.ruangguru.com\/blog-rg-10-privat-b\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/d2edf856-272c-44f6-ae05-93cf027536b1.png\" alt=\"ruangguru privat\" width=\"820\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p>https:\/\/kumparan.com\/kabar-harian\/460-contoh-kata-sifat-dalam-bahasa-indonesia-22Dck1Y14yV (Diakses pada 31 Mei 2024)<\/p>\n<p>https:\/\/www.cnnindonesia.com\/edukasi\/20230818113645-569-987520\/pengertian-ciri-dan-contoh-kata-sifat-dalam-bahasa-indonesia (Diakses pada 31 Mei 2024)<\/p>\n<p>https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/contoh-kata-sifat (Diakses pada 24 September 2026)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><em>Artikel ini telah disadur oleh Hani Ammariah.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kali ini, kita akan membahas peran kata sifat untuk struktur bahasa Indonesia ya. Mulai dari pengertian, ciri-ciri, jenis, hingga contohnya. &#8212; &nbsp; Guys, menurut kamu, orang yang paling rupawan se-dunia itu siapa? Pastinya kamu memiliki jawaban yang berbeda-beda ya. Ada yang menyebutkan nama idola, artis\/aktor, atau bahkan diri sendiri. Hehehe \ud83d\ude1b Nah, ada yang tau [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":52,"featured_media":27890,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1790243938:1"],"_edit_last":["1"],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/8844093a-42dc-4d42-b636-48677a5c940c.png"],"_yoast_wpseo_primary_category":["562"],"_yoast_wpseo_content_score":["90"],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["9"],"_oembed_fbef351d5c985b0f48bf0ef2f0a2aa63":["{{unknown}}"],"_oembed_98168094ba9f4929bcad131f2b01f197":["{{unknown}}"],"_oembed_5a8bb352e84534cf30d2a4b07ea59715":["<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"3LUBA868nK\"><a href=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/contoh-kata-sifat\">420 Contoh Kata Sifat dalam Bahasa Indonesia dan Jenisnya<\/a><\/blockquote><iframe class=\"wp-embedded-content\" sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" style=\"position: absolute; visibility: hidden;\" title=\"&#8220;420 Contoh Kata Sifat dalam Bahasa Indonesia dan Jenisnya&#8221; &#8212; Informasi Seputar Pengasuhan dan Pendidikan Anak Usia Dini\" src=\"https:\/\/www.altaglobalschool.com\/blog\/contoh-kata-sifat\/embed#?secret=qCToy9wkth#?secret=3LUBA868nK\" data-secret=\"3LUBA868nK\" width=\"600\" height=\"338\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\"><\/iframe>"],"_oembed_time_5a8bb352e84534cf30d2a4b07ea59715":["1790242881"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Apa itu kata sifat? Yuk, pelajari secara lengkap mulai dari pengertian, ciri-ciri, jenis, hingga contoh kalimatnya."]},"categories":[562],"tags":[19],"class_list":["post-27890","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fakta-seru","tag-fakta-seru"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pengertian Kata Sifat, Ciri-Ciri, Jenis &amp; Contohnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa itu kata sifat? Yuk, pelajari secara lengkap mulai dari pengertian, ciri-ciri, jenis, hingga contoh kalimatnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kata-sifat\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengertian Kata Sifat, Ciri-Ciri, Jenis &amp; Contohnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa itu kata sifat? Yuk, pelajari secara lengkap mulai dari pengertian, ciri-ciri, jenis, hingga contoh kalimatnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kata-sifat\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-09-24T09:43:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-09-24T10:01:17+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ringgana Wandy Wiguna\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ringgana Wandy Wiguna\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kata-sifat\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kata-sifat\",\"name\":\"Pengertian Kata Sifat, Ciri-Ciri, Jenis & Contohnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kata-sifat#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kata-sifat#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/8844093a-42dc-4d42-b636-48677a5c940c.png\",\"datePublished\":\"2026-09-24T09:43:11+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-24T10:01:17+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/d258ac11457d3dc99953aef5aabc2165\"},\"description\":\"Apa itu kata sifat? Yuk, pelajari secara lengkap mulai dari pengertian, ciri-ciri, jenis, hingga contoh kalimatnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kata-sifat#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kata-sifat\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kata-sifat#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/8844093a-42dc-4d42-b636-48677a5c940c.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/8844093a-42dc-4d42-b636-48677a5c940c.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kata-sifat#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pengertian Kata Sifat, Ciri-Ciri, Jenis &#038; Contohnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/d258ac11457d3dc99953aef5aabc2165\",\"name\":\"Ringgana Wandy Wiguna\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Ringgana Wandy Wiguna\"},\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/ringgana-wandy-wiguna\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengertian Kata Sifat, Ciri-Ciri, Jenis & Contohnya","description":"Apa itu kata sifat? Yuk, pelajari secara lengkap mulai dari pengertian, ciri-ciri, jenis, hingga contoh kalimatnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kata-sifat","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pengertian Kata Sifat, Ciri-Ciri, Jenis & Contohnya","og_description":"Apa itu kata sifat? Yuk, pelajari secara lengkap mulai dari pengertian, ciri-ciri, jenis, hingga contoh kalimatnya.","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kata-sifat","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2026-09-24T09:43:11+00:00","article_modified_time":"2026-09-24T10:01:17+00:00","author":"Ringgana Wandy Wiguna","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Ringgana Wandy Wiguna","Est. reading time":"9 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kata-sifat","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kata-sifat","name":"Pengertian Kata Sifat, Ciri-Ciri, Jenis & Contohnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kata-sifat#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kata-sifat#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/8844093a-42dc-4d42-b636-48677a5c940c.png","datePublished":"2026-09-24T09:43:11+00:00","dateModified":"2026-09-24T10:01:17+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/d258ac11457d3dc99953aef5aabc2165"},"description":"Apa itu kata sifat? Yuk, pelajari secara lengkap mulai dari pengertian, ciri-ciri, jenis, hingga contoh kalimatnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kata-sifat#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kata-sifat"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kata-sifat#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/8844093a-42dc-4d42-b636-48677a5c940c.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/8844093a-42dc-4d42-b636-48677a5c940c.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kata-sifat#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pengertian Kata Sifat, Ciri-Ciri, Jenis &#038; Contohnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/d258ac11457d3dc99953aef5aabc2165","name":"Ringgana Wandy Wiguna","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ringgana Wandy Wiguna"},"url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/ringgana-wandy-wiguna"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27890","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/52"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27890"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27890\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27900,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27890\/revisions\/27900"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27890"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27890"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27890"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27890"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}