{"id":27998,"date":"2026-10-07T16:16:57","date_gmt":"2026-10-07T09:16:57","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?p=27998"},"modified":"2026-10-07T16:16:57","modified_gmt":"2026-10-07T09:16:57","slug":"majas-hiperbola","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/majas-hiperbola","title":{"rendered":"Majas Hiperbola: Pengertian, Ciri-Ciri &#038; Contoh Kalimatnya"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/e8a4fdac-6d7c-4633-9024-6a5d929f761a.png\" alt=\"majas hiperbola\" width=\"820\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Majas hiperbola digunakan untuk melebih-lebihkan sesuatu agar pesan terasa lebih kuat dan menarik. Yuk, kenali pengertian majas hiperbola, ciri-ciri, dan contoh kalimatnya!<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Astaga, kamarmu berantakan sekali, seperti kapal pecah!&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Siapa yang pernah diomelin orang tua karena kamarnya berantakan dengan kalimat itu? Terdengar berlebihan, bukan? Padahal, kamu mungkin merasa kamarmu nggak seberantakan itu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, ungkapan tersebut sengaja dibuat berlebihan untuk menegaskan bahwa kondisi kamar kamu amat sangat berantakan. Cara menyampaikan sesuatu dengan melebih-lebihkan seperti inilah yang disebut majas hiperbola.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kali ini, kita bakal bahas lengkap mengenai majas hiperbola, meliputi pengertian, ciri-ciri, dan contoh kalimatnya. Yuk, simak bersama supaya kamu semakin paham!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Pengertian Majas Hiperbola<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Majas hiperbola adalah <strong>gaya bahasa yang digunakan untuk melebih-lebihkan suatu keadaan<\/strong>, baik dari segi ukuran, jumlah, sifat, maupun tingkatannya. Penggunaan kata atau ungkapan yang berlebihan ini bertujuan untuk <strong>memberikan efek dramatis, memperkuat kesan, atau menekankan suatu hal agar lebih menarik perhatian<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meskipun terdengar berlebihan, ungkapan dalam majas hiperbola nggak selalu dimaksudkan untuk dipahami secara harfiah. Justru, penggunaan kata-kata tersebut membantu menggambarkan suatu keadaan atau perasaan dengan lebih kuat. Makanya, majas ini sering ditemukan dalam percakapan sehari-hari, karya sastra, atau iklan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Misalnya, kalimat &#8220;Aku sudah menunggu kamu seribu tahun lamanya&#8221;. Tentu, orang yang mengucapkannya belum tentu benar-benar menunggu selama seribu tahun. Angka tersebut digunakan secara berlebihan untuk menekankan bahwa waktu menunggu terasa sangat lama.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-jenis-dan-contoh-majas\">Pengertian Majas, Jenis-Jenis, dan Contohnya, Lengkap!<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Ciri-Ciri Majas Hiperbola<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berikut beberapa ciri-ciri majas hiperbola yang perlu kamu pahami:<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Melebih-lebihkan Sesuatu<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ciri utama majas hiperbola adalah menggambarkan sesuatu secara berlebihan dari kenyataan sebenarnya. Jadi, saat menemukan kalimat dengan penggambaran yang terasa &#8220;terlalu berlebihan&#8221; dibandingkan kondisi sebenarnya, bisa jadi kalimat tersebut menggunakan majas hiperbola.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">2. Menggunakan Ungkapan yang Tidak Sesuai dengan Kenyataan<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Majas hiperbola sering menggunakan ungkapan yang tidak mungkin terjadi secara harfiah atau dalam kondisi sebenarnya. Ketidaksesuaian itu memang sengaja digunakan untuk memperkuat pesan yang ingin disampaikan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">3. Memberikan Kesan yang Dramatis dan Emosional<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Majas hiperbola juga dapat membuat suatu kalimat terasa lebih dramatis, kuat, dan emosional. Penggunaan ungkapan yang berlebihan membantu pembaca atau pendengar membayangkan seberapa besar perasaan atau keadaan yang sedang dibicarakan.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Biar belajar nggak terasa monoton, coba pahami materi ini lewat video interaktif di <strong><a href=\"https:\/\/app.ruangguru.com\/ruangbelajar\/v\/membuat-pidato-persuasif-subtopi-83mlbrcz-hr-smp-kelas-9-kurikulum-merdeka\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Adapto<\/a><\/strong>, yuk!<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><a href=\"https:\/\/bayar.ruangguru.com\/\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/03bc3cd8-c61a-4afa-95bd-68e2609d2d95.png\" alt=\"CTA ADAPTO\" width=\"820\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Contoh Majas Hiperbola<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah memahami pengertian dan ciri-ciri majas hiperbola, yuk simak contoh majas hiperbola berikut ini untuk meningkatkan pemahamanmu!<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ayah memeras keringat demi memberi nafkah kami sekeluarga.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kulitmu lebih lembut dari sutra.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kakak kerja banting tulang demi menyekolahkan adik-adiknya.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sinar matahari membakar kulitku.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Guru sejarah ini sudah mengajar sejak zaman batu.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pencuri itu berlari secepat kilat saat kepergok warga.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pohon itu tinggi sekali, seolah-olah menyentuh langit.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Air matanya mengalir seperti sungai yang tak pernah kering.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Taman bunga itu seperti lukisan hidup.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Wajahnya memerah seperti tomat ketika malu.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perasaannya terluka sangat dalam, seakan-akan ditusuk oleh seribu pisau.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti berjalan di atas awan, rasanya begitu ringan.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti berada di dalam oven, suhu di luar sangat panas.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Wajahnya pucat seperti kertas.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Makanannya sangat pedas, seolah-olah lidahku terbakar.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti menari di atas bara api, rasanya panas sekali.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Aku memberinya pujian sebanyak bintang di langit malam.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tugas ini benar-benar membuatku harus memeras otak.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dia selalu berkhayal setinggi langit.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Harga BBM melambung tinggi.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Teriakan kekecewaannya membelah angkasa.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Darah kami mendidih saat mendengar kecurangan yang dia lakukan.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Aku membeku karena sikapnya yang dingin.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Aku sudah menonton film itu ratusan kali.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Wangimu tercium dari jarak 10 kilometer.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Air matanya bahkan bisa menenggelamkan tempat ini.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jakarta adalah kota yang tidak pernah tidur.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rumah itu neraka bagi Hasan dan adiknya.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cacing-cacing di perutku sudah demo minta makan.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tubuhnya tinggal kulit yang membalut tulang.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dia membacakan pidato sampai berapi-api.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saya sangat lapar hingga bisa makan gajah.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Surat itu butuh waktu ribuan tahun untuk tiba.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Langkah kakinya mengguncang bumi seakan runtuh.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seharian aku sudah berlari, sampai kaki rasanya mau copot.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Wajahnya bersinar terang bagaikan matahari di siang bolong.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dia punya seribu alasan untuk menolak ajakanku.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pujian darinya membuatku melayang-layang di udara.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tangis anak-anak kecil itu sungguh menyayat hati.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Harga kebutuhan pokok semakin naik mulai mencekik leher masyarakat.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Doa ibu deras mengalir untuk kebaikan anak-anaknya.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sampah itu menumpuk setinggi gunung.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mulut penipu itu penuh dengan bisa.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Harga bahan bakar sedang meroket.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Suara klakson motor itu memecahkan gendang telingaku.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ia berjalan lebih lambat dari siput.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jarak ke rumahmu lebih jauh daripada jarak bumi ke bulan.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cintaku sedalam samudera, setinggi langit di angkasa.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kamarmu seperti kandang babi, sangat kotor.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perasaanku teriris-iris melihat kau jalan dengannya.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Latih kemampuan mengingat, fokus, dan konsentrasi melalui pembelajaran interaktif yang disesuaikan dengan level anak, lengkap dengan latihan dan laporan perkembangan. Klik banner di bawah ini untuk mulai konsultasi!<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><a href=\"https:\/\/www.memoryacademy.id\/\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/c7c72030-a453-4615-a2e9-b07710024dbb.png\" alt=\"CTA Memory Academy\" width=\"820\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Perbedaan Majas Hiperbola dengan Jenis Majas Lainnya<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, supaya kamu nggak keliru, perhatikan perbedaan majas hiperbola dengan beberapa jenis majas berikut ini, yuk!<\/p>\n<table style=\"border-collapse: collapse; width: 100%;\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"width: 25%; text-align: center;\"><strong>Majas Hiperbola<\/strong><\/td>\n<td style=\"width: 25%; text-align: center;\"><strong>Majas <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/majas-personifikasi\">Personifikasi<\/a><\/strong><\/td>\n<td style=\"width: 25%; text-align: center;\"><strong>Majas Simile<\/strong><\/td>\n<td style=\"width: 25%; text-align: center;\"><strong>Majas Litotes<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"width: 25%; text-align: justify;\">Menggambarkan sesuatu secara berlebihan dari kenyataan yang sebenarnya.<\/p>\n<p><strong>Contoh<\/strong>:<\/p>\n<p>Tugas sekolahku <span style=\"text-decoration: underline;\">menumpuk setinggi langit<\/span>.<\/td>\n<td style=\"width: 25%; text-align: justify;\">Memberikan sifat, tindakan, atau kemampuan manusia kepada benda mati atau sesuatu yang bukan manusia.<\/p>\n<p><strong>Contoh<\/strong>:<\/p>\n<p><span style=\"text-decoration: underline;\">Waktu terus mengejarku<\/span> ketika ujian dimulai.<\/td>\n<td style=\"width: 25%; text-align: justify;\">Membandingkan dua hal dengan menggunakan kata pembanding seperti seperti, bagai, bak, atau laksana.<\/p>\n<p><strong>Contoh<\/strong>:<\/p>\n<p><span style=\"text-decoration: underline;\">Semangat belajarnya<\/span> seperti <span style=\"text-decoration: underline;\">api yang tak pernah padam<\/span>.<\/td>\n<td style=\"width: 25%; text-align: justify;\">Mengungkapkan sesuatu dengan cara merendahkan atau mengecilkan kenyataan yang sebenarnya.<\/p>\n<p><strong>Contoh<\/strong>:<\/p>\n<p>Silakan mampir ke <span style=\"text-decoration: underline;\">gubuk kami yang sederhana<\/span> ini. (Padahal rumahnya cukup besar).<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/majas-pertentangan\">Macam-Macam Majas Pertentangan beserta Contoh dan Cirinya<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, itulah pembahasan mengenai majas hiperbola mulai dari pengertian, ciri-ciri, serta contoh kalimatnya. Seru, kan? <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau kamu mau belajar berbagai jenis majas atau <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/c\/bahasa-indonesia\">materi Bahasa Indonesia<\/a><\/strong> lainnya, kamu bisa <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><em>download<\/em> <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">aplikasi Ruangguru dan langganan <\/span><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/ruangbelajar\"><b>ruangbelajar<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">!\u00a0<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/bayar.ruangguru.com\/\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/cb54667e-54d6-4f12-b0a7-444d9b784383.jpg\" alt=\"CTA Ruangguru\" width=\"820\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sitoningrum, Niken Dwi. 2023. 60 Contoh Majas Hiperbola yang Berkesan dan Mudah Dipahami [daring]. Tautan: https:\/\/www.detik.com\/sulsel\/berita\/d-6899987\/60-contoh-majas-hiperbola-yang-berkesan-dan-mudah-dipahami<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gischa, Serafica. 2023. Pengertian Majas Hiperbola, Ciri-ciri, Fungsi dan Contohnya [daring]. Tautan: https:\/\/www.kompas.com\/skola\/read\/2023\/02\/22\/200000169\/pengertian-majas-hiperbola-ciri-ciri-fungsi-dan-contohnya#google_vignette\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fiska, Rahma. Contoh Majas Hiperbola di Berbagai Media yang Tidak Kamu Sadari [daring]. Tautan: https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/conoth-majas-hiperbola\/ <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">(Diakses 16 Oktober 2024)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Majas hiperbola digunakan untuk melebih-lebihkan sesuatu agar pesan terasa lebih kuat dan menarik. Yuk, kenali pengertian majas hiperbola, ciri-ciri, dan contoh kalimatnya! &#8212; &nbsp; &#8220;Astaga, kamarmu berantakan sekali, seperti kapal pecah!&#8221; Siapa yang pernah diomelin orang tua karena kamarnya berantakan dengan kalimat itu? Terdengar berlebihan, bukan? Padahal, kamu mungkin merasa kamarmu nggak seberantakan itu. Nah, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":241,"featured_media":27998,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1791364480:1"],"_edit_last":["1"],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/e8a4fdac-6d7c-4633-9024-6a5d929f761a.png"],"_yoast_wpseo_primary_category":["562"],"_yoast_wpseo_content_score":["60"],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["5"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Majas hiperbola adalah gaya bahasa untuk melebih-lebihkan sesuatu. Yuk, cari tau apa yang dimaksud dengan majas hiperbola, ciri-ciri, dan contohnya!"]},"categories":[562],"tags":[19],"class_list":["post-27998","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fakta-seru","tag-fakta-seru"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Majas Hiperbola: Pengertian, Ciri-Ciri &amp; Contoh Kalimatnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Majas hiperbola adalah gaya bahasa untuk melebih-lebihkan sesuatu. Yuk, cari tau apa yang dimaksud dengan majas hiperbola, ciri-ciri, dan contohnya!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/majas-hiperbola\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Majas Hiperbola: Pengertian, Ciri-Ciri &amp; Contoh Kalimatnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Majas hiperbola adalah gaya bahasa untuk melebih-lebihkan sesuatu. Yuk, cari tau apa yang dimaksud dengan majas hiperbola, ciri-ciri, dan contohnya!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/majas-hiperbola\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-10-07T09:16:57+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Devi Lianovanda\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Devi Lianovanda\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/majas-hiperbola\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/majas-hiperbola\",\"name\":\"Majas Hiperbola: Pengertian, Ciri-Ciri & Contoh Kalimatnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/majas-hiperbola#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/majas-hiperbola#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/e8a4fdac-6d7c-4633-9024-6a5d929f761a.png\",\"datePublished\":\"2026-10-07T09:16:57+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/9cd48697a746da0aaa4fc69e38f30fcb\"},\"description\":\"Majas hiperbola adalah gaya bahasa untuk melebih-lebihkan sesuatu. Yuk, cari tau apa yang dimaksud dengan majas hiperbola, ciri-ciri, dan contohnya!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/majas-hiperbola#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/majas-hiperbola\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/majas-hiperbola#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/e8a4fdac-6d7c-4633-9024-6a5d929f761a.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/e8a4fdac-6d7c-4633-9024-6a5d929f761a.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/majas-hiperbola#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Majas Hiperbola: Pengertian, Ciri-Ciri &#038; Contoh Kalimatnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/9cd48697a746da0aaa4fc69e38f30fcb\",\"name\":\"Devi Lianovanda\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a9ca0e620f8e70168b31d6ee1335470844b915acc41b0e5e6211181acd871e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a9ca0e620f8e70168b31d6ee1335470844b915acc41b0e5e6211181acd871e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Devi Lianovanda\"},\"description\":\"Hi, aku Devi, Content writer di Ruangguru. Terima kasih sudah mampir dan baca sampai sini! \ud83d\udda4\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/devi-lianovanda\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Majas Hiperbola: Pengertian, Ciri-Ciri & Contoh Kalimatnya","description":"Majas hiperbola adalah gaya bahasa untuk melebih-lebihkan sesuatu. Yuk, cari tau apa yang dimaksud dengan majas hiperbola, ciri-ciri, dan contohnya!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/majas-hiperbola","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Majas Hiperbola: Pengertian, Ciri-Ciri & Contoh Kalimatnya","og_description":"Majas hiperbola adalah gaya bahasa untuk melebih-lebihkan sesuatu. Yuk, cari tau apa yang dimaksud dengan majas hiperbola, ciri-ciri, dan contohnya!","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/majas-hiperbola","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2026-10-07T09:16:57+00:00","author":"Devi Lianovanda","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Devi Lianovanda","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/majas-hiperbola","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/majas-hiperbola","name":"Majas Hiperbola: Pengertian, Ciri-Ciri & Contoh Kalimatnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/majas-hiperbola#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/majas-hiperbola#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/e8a4fdac-6d7c-4633-9024-6a5d929f761a.png","datePublished":"2026-10-07T09:16:57+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/9cd48697a746da0aaa4fc69e38f30fcb"},"description":"Majas hiperbola adalah gaya bahasa untuk melebih-lebihkan sesuatu. Yuk, cari tau apa yang dimaksud dengan majas hiperbola, ciri-ciri, dan contohnya!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/majas-hiperbola#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/majas-hiperbola"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/majas-hiperbola#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/e8a4fdac-6d7c-4633-9024-6a5d929f761a.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/e8a4fdac-6d7c-4633-9024-6a5d929f761a.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/majas-hiperbola#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Majas Hiperbola: Pengertian, Ciri-Ciri &#038; Contoh Kalimatnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/9cd48697a746da0aaa4fc69e38f30fcb","name":"Devi Lianovanda","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a9ca0e620f8e70168b31d6ee1335470844b915acc41b0e5e6211181acd871e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51a9ca0e620f8e70168b31d6ee1335470844b915acc41b0e5e6211181acd871e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Devi Lianovanda"},"description":"Hi, aku Devi, Content writer di Ruangguru. Terima kasih sudah mampir dan baca sampai sini! \ud83d\udda4","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/devi-lianovanda"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27998","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/241"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27998"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27998\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28000,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27998\/revisions\/28000"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27998"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27998"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27998"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27998"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}