{"id":28,"date":"2024-07-23T06:00:00","date_gmt":"2024-07-22T23:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=28"},"modified":"2024-07-30T01:17:49","modified_gmt":"2024-07-29T18:17:49","slug":"contoh-kalimat-if-clause","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kalimat-if-clause","title":{"rendered":"Contoh Kalimat If Clause pada Conditional Sentence Berdasarkan Tipenya | Bahasa Inggris Kelas 9"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Imported%20sitepage%20images\/e75232ad-3107-4c5d-b5cd-06138be55d00.png\" alt=\"contoh kalimat if clause\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center; font-size: 16px;\"><em>Kamu sudah tahu belum tipe-tipe dan <span style=\"font-weight: bold;\">contoh kalimat if clause (if conditional)<\/span> pada Conditional Sentence? Kalau belum, yuk sama-sama belajar dengan membaca <a style=\"font-weight: bold;\" href=\"\/blog\/tag\/bahasa-inggris-ix\" rel=\"noopener\">artikel Bahasa Inggris kelas 9<\/a> ini!<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center; font-size: 16px;\">&#8212;<\/p>\n<\/blockquote>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hayo, siapa yang suka berandai-andai, &#8220;Coba aja kemaren aku belajar, pasti aku bisa dapet nilai sempurna.&#8221; atau &#8220;Kalau aku jadi kamu, aku sih bakal ngelakuin blablabla&#8230;.&#8221; Kira-kira gimana, ya, cara ngomongin hal kaya gitu dalam Bahasa Inggris?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pengandaian dalam Bahasa Inggris disebut <em><span style=\"font-weight: bold;\">Conditional Sentence<\/span><\/em>, dan di dalam <em>Conditional Sentence<\/em>, terdapat beberapa jenis kalimat, salah satunya yaitu <span style=\"font-weight: bold;\"><em>If Clause<\/em> atau <em>If Conditional<\/em><\/span>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Terdapat berbagai macam tipe pengandaian. Dua kalimat di atas, misalnya. Itu adalah dua jenis pengandaian yang berbeda. Kalimat pertama adalah pengandaian tentang hal yang bertolak belakang dengan yang kita lakukan. Sementara kalimat kedua adalah pengandaian yang tidak mungkin terjadi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, <span style=\"font-weight: bold;\">dalam <em>Conditional Sentence<\/em>, terdapat empat macam tipe, yaitu<\/span> <em><span style=\"font-weight: bold;\">Zero Conditional<\/span><\/em>, <em><span style=\"font-weight: bold;\">First Conditional<\/span><\/em>, <span style=\"font-weight: bold;\"><em>Second Conditional<\/em>, dan <em>Third Conditional<\/em><\/span>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Langsung kita bahas satu per satu aja, yuk!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">If Clause Tipe 0 (Zero Conditional)<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apa itu <em>zero conditional<\/em>? <em>Zero conditional<\/em> atau bisa juga disebut <em>if clause<\/em> tipe 0 adalah tipe pengandaian yang <span style=\"font-weight: normal;\">menunjukkan <\/span><strong>kebiasan atau fakta yang pasti terjadi<\/strong><span style=\"font-weight: normal;\">.<\/span> <span style=\"font-weight: normal;\">Pengandaian tipe ini bisa juga menunjukkan<\/span><strong> perintah <\/strong><span style=\"font-weight: normal;\">atau dalam Bahasa Inggris disebut <em>imperative sentence<\/em>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Misalnya, \u201cKalau aku merem, aku gak bisa liat.\u201d Atau \u201cKalau kebanyakan main hape di tempat gelap, mata jadi rusak.\u201d Itu adalah fakta. Dan itu masuk ke dalam <em>zero conditional<\/em>.<\/p>\n<p><em>If clause\u00a0<\/em>tipe 0 ini menggunakan formula <strong><em>simple present tense<\/em><\/strong><em>,<\/em> ya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekarang kita coba <span style=\"font-weight: bold;\">penggunaan<em> if clause<\/em> tipe 0 dalam kalimat Bahasa Inggris<\/span> ya:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><span style=\"font-weight: normal;\">&#8220;If I <\/span><strong>close<\/strong> my eyes, <span style=\"font-weight: normal;\">I<\/span><strong> see<\/strong> nothing but darkness.&#8221;<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><span style=\"font-weight: normal;\">&#8220;If you<\/span><strong> play<\/strong> your mobile phone for too long in the darkness, <span style=\"font-weight: normal;\">your eyes<\/span><span style=\"font-weight: bold;\"> are<\/span> at risk.&#8221;<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari situ keliatan kan, kalau <em>zero conditional<\/em> menunjukkan hal yang pasti terjadi. Nah, selain itu, <em>zero conditional<\/em> bisa juga digunakan untuk pengandaian yang menunjukkan perintah. Contohnya begini, <em>guys<\/em>:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>&#8220;<span style=\"font-weight: normal;\">If you<\/span><span style=\"font-weight: bold;\"> have<\/span> questions, <span style=\"font-weight: bold;\">write <\/span><span style=\"font-weight: normal;\">down <\/span>in the comment section below.&#8221;<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk fungsi yang ini, nggak perlu menambahkan Subject lagi setelah<em> if clause<\/em> karena menunjukkan kalimat perintah. Jadi, bisa langsung ditulis <em>verb<\/em>-nya apa. Tentunya pakai <em>verb<\/em> 1, ya! Berikut pola kalimat atau <span style=\"font-weight: bold;\">rumus z<em>ero conditional<\/em><\/span> (<em>if clause<\/em> tipe 0) supaya kamu lebih mudah memahaminya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Imported%20sitepage%20images\/f0c1156d-a1d0-460b-a065-7eb04690affd.png\" alt=\"rumus if clause tipe 0 - zero conditional\" width=\"600\" height=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/macam-macam-contoh-congratulation-dalam-percakapan\" rel=\"noopener\">Contoh Ucapan Selamat (Congratulation) dalam Percakapan Bahasa Inggris<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">If Clause Tipe 1 (First Conditional)<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kita lanjut ke <em>first conditional<\/em> atau <em>if clause tipe 1<\/em>. Ada dua hal yang tergolong ke dalam <em>First Conditional<\/em> pada <em>Conditional Sentence<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pertama yaitu penggunaan &#8216;<em>if<\/em>&#8216; sebagai pengandaian tentang hal yang <strong>bisa saja terjadi<\/strong>. Kedua yaitu penggunaan &#8216;<em>if<\/em>&#8216; sebagai hal yang <strong>akan kamu lakukan<\/strong> jika suatu hal telah terpenuhi.<\/p>\n<p>Bisa dibilang, pada\u00a0<em>if clause\u00a0<\/em>tipe 1 ini, tenses yang digunakan adalah <strong><em>simple future tense<\/em><\/strong>.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 18px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">&#8216;If&#8217; Sebagai Pengandaian Hal yang Bisa Saja Terjadi<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Langitnya mendung ya. Kalo ga bawa payung, nanti kehujanan lho!&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kamu pasti pernah kan, mengatakan hal seperti itu. Dari kalimat itu, kita tahu bahwa <strong>belum pasti terjadi hujan, tapi bisa saja terjadi<\/strong><span style=\"font-weight: normal;\">.<\/span> Lalu, kita berandai-andai, kalau benar terjadi hujan dan gak bawa payung, kamu bakal kehujanan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalau kalimat itu diubah ke Bahasa Inggris, <span style=\"font-weight: bold;\">contoh kalimat if clause tipe 1<\/span> nya jadinya gini:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>\u201cThe sky is really dark. It\u2019s going to rain soon. <span style=\"font-weight: normal;\">If you <\/span><strong>don&#8217;t bring <\/strong><span style=\"font-weight: normal;\">your umbrella, you<\/span><strong> will get <\/strong><span style=\"font-weight: normal;\">wet.<\/span>\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalau ngomongin pengandaian tipe ini, pola kalimat atau <span style=\"font-weight: bold;\">rumus <em>first conditional<\/em><\/span> (<em>if clause<\/em> tipe 1) yang dipakai adalah seperti ini:<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Imported%20sitepage%20images\/a0c599e8-db19-43cd-9394-fe649d9d7e2b.png\" alt=\"rumus if clause tipe 1 - first conditional \" width=\"600\" height=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 18px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">&#8216;If&#8217; Sebagai Akibat dari Suatu Syarat yang Terpenuhi<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain sebagai pengandaian untuk hal yang bisa saja terjadi, <em>First Conditional<\/em> atau<em> if clause<\/em> tipe 1 juga bisa dipakai untuk menunjukkan <strong>sesuatu yang akan dilakukan, jika ada hal yang terjadi.<\/strong> Misalnya, \u201cAku gamau berangkat kalau kamu nggak mandi!\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Atau contoh yang sering dilontarkan orang ketika main:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKamu datang nggak nanti ke tempat si Budi?\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cAku sebetulnya males sih. Tapi <strong>kalau kamu ikut, aku\u00a0ayo deh<\/strong><span style=\"font-weight: normal;\">!\u201d<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam Bahasa Inggris, <span style=\"font-weight: bold;\">contoh percakapan <em>if clause<\/em> tipe 1<\/span> itu menjadi seperti ini:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>\u201cDo you wanna go to Budi\u2019s house?\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>\u201cActually, I am kinda lazy. But, <span style=\"font-weight: normal;\">if you<\/span><strong> come, <\/strong><span style=\"font-weight: normal;\">I<\/span><strong> will come <\/strong><span style=\"font-weight: normal;\">too.<\/span><strong>\u201d<\/strong><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><span style=\"font-weight: normal;\">\u201c<\/span>What if I don&#8217;t?\u201d<strong>\u00a0<\/strong><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><span style=\"font-weight: normal;\">\u201cIf you<\/span><strong> don\u2019t go. <\/strong><span style=\"font-weight: normal;\">I<\/span><strong> won&#8217;t go<\/strong><span style=\"font-weight: normal;\">.<\/span> I don\u2019t want to go alone.\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gimana? Simpel banget kan?<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/comparison-degree\" rel=\"noopener\">Pengertian, Pola, dan Contoh Kalimat Comparison Degree<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">If Clause Tipe 2 (<\/span>Second Conditional)<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Masih semangat belajar? Hehehe&#8230; Selanjutnya ada <em>second conditional<\/em> atau <em>if clause<\/em> tipe 2. <em>Conditional Sentence<\/em> tipe 2 digunakan ketika kamu <strong>berandai-andai tentang sesuatu yang gak mungkin terjadi<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bahasa sederhananya, kamu mengkhayal. Lebih sederhananya lagi, Anda halu. Mengharapkan sesuatu yang tidak mungkin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di sore yang hujan, tiba-tiba saya bilang ke temen, \u201cDuh, kalo aja aku bisa balik ke masa muda, pasti aku\u00a0bakal lebih sering main sama temen di sekolah.\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lihat perbedaannya kan, dengan<em> zero<\/em> dan <em>first conditional<\/em>? Gak mungkin kita beneran bisa kembali ke masa muda. Kalau dilihat polanya, pada tipe kedua ini, tenses yang digunakan adalah\u00a0<em><strong>simple past tense<\/strong>.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalau kita buat <span style=\"font-weight: bold;\">contoh kalimat if clause tipe 2<\/span> dalam Bahasa Inggris, kehaluan ini menjadi <em>\u201c<span style=\"font-weight: normal;\">If I <\/span><span style=\"font-weight: bold;\">became<\/span> <span style=\"font-weight: normal;\">a teenager<\/span> again, <span style=\"font-weight: normal;\">I<\/span><span style=\"font-weight: bold;\"> would play<\/span> more with my friends at school.&#8221;<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lalu, seperti apa pola kalimat atau <span style=\"font-weight: bold;\">rumus second conditional<\/span> (if clause tipe 2) yang bisa kamu gunakan? Berikut uraiannya!<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Imported%20sitepage%20images\/6781263b-770d-4318-85b2-bc5fcbb13088.png\" alt=\"rumus if clause tipe 2 - second conditional \" width=\"600\" height=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekarang, kita coba lihat contoh dialog untuk Second Conditional ya:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Father: <em>Happy birthday, sweetie!<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Son: <em>Thank you, Dad!<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Father: <em>Did you get my present?<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Son: <em>Yeah! I love it, but I wish you were here<\/em>. \ud83d\ude14<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Father: <em>I\u2019m sorry. <span style=\"font-weight: normal;\">If I<\/span><strong> were <\/strong><span style=\"font-weight: normal;\">Superman, I<\/span><strong> would fly<\/strong> there to be with you and your mom<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Eits, bentar bentar. Kok kayak ada yang aneh ya di kalimat si bapak itu? &#8216;If I were Superman&#8217; katanya? Bukannya &#8216;I&#8217; seharusnya berpasangan dengan &#8216;was&#8217;?<\/p>\n<p><em>Jadi inget lagunya Beyonc\u00e9 yang If I were a boy gak sih? Hehehe<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 18px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">If I Were<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seperti yang udah dijelasin di atas bahwa dalam Second Conditional, kita menggunakan <strong>If + S + Verb 2<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, yang dimaksud dengan <em>verb<\/em> di sini gak cuma kata kerja aja kayak &#8216;go&#8217;, &#8216;sleep&#8217;, &#8216;walk&#8217; yang berubah menjadi Verb 2 yaitu &#8216;went&#8217;, &#8216;slept&#8217;, &#8216;walked&#8217;, dan kata kerja lainnya<span style=\"text-decoration: underline;\">,<\/span> tetapi <em>to be<\/em> seperti &#8216;is&#8217;, &#8216;am&#8217;, dan &#8216;are&#8217; juga berubah menjadi Verb 2, ya!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berhubung dalam Second Conditional ini kita menggunakan Verb 2, maka kita memakai bentuk lampaunya, alias <span style=\"font-weight: bold;\">&#8216;<\/span><strong>were&#8217;<\/strong><span style=\"font-weight: normal;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>\u201c<\/strong>Lho, kenapa <em>were<\/em>? Kenapa nggak <em>was<\/em>? Kan dia <em>verb<\/em> 2 juga?\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Betul. &#8216;Was&#8217; juga termasuk ke dalam verb 2. Kamu bahkan mungkin akan mendengar kalimat \u201cIf I was her parents, I wouldn\u2019t do it!\u201d misalnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalimat itu bisa aja kamu temui di kehidupan nyata, atau diomongin langsung sama <em>native speaker<\/em>. Orang-orang pun paham maksudnya. Tetapi, <strong>kalimat tersebut secara <em>grammar <\/em>salah.<\/strong> Yang benar adalah:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>\u201cIf I were her parents, I wouldn\u2019t do it!\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mau depannya &#8216;he&#8217;, &#8216;she&#8217;, atau &#8216;I&#8217;, dalam Conditional Sentence Tipe\u00a0 2 tetap menggunakan &#8216;were&#8217; ya! Misalnya dalam contoh dialog ini:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Anwar: <em>I think Desy is angry now.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ratu: <em>I don\u2019t think so. <span style=\"font-weight: normal;\">If she<\/span><strong> were<\/strong> <span style=\"font-weight: bold;\">angry<\/span>, <span style=\"font-weight: normal;\">she<\/span> <strong>would<\/strong> <span style=\"font-weight: bold;\">shut herself up<\/span> in her room<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Okee, semoga paham yaa. Sekarang kita lanjut ke tipe selanjutnya.<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/bagaimana-mengungkapkan-harapan-dalam-bahasa-inggris\" rel=\"noopener\">Contoh Kalimat Expression of Wish and Hope<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">If Clause Tipe 3 (Third Conditional)<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Terakhir ada <em>third conditional<\/em> atau <em>if clause<\/em> tipe 3. Gimana tuh ya?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bayangkan kejadian ini: kamu janjian sama teman dekatmu pukul 10 pagi. Malamnya, karena lagi demen <em>binge watching,<\/em> kamu begadang dan akhirnya tidur pagi. Lalu, kamu baru bangun jam setengah sepuluh! Alarm kok gak bunyi? Akhirnya kamu loncat dari kasur, ngibrit ke kamar mandi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kamu bersiap-siap pakai baju terbaik. Waktu tinggal 10 menit lagi!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kamu ambil motor, tancap gas ngebut\u2026 lalu kecelakaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di rumah sakit, Ibumu pun menasehati, \u201cKan\u2026 coba aja kamu gak begadang. Kalo gak begadang pasti gak bangun kesiangan. Kalo gak kesiangan kan nggak buru-buru deh. Jadi nggak perlu ngebut, gak bakal kayak gini kejadiannya.\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, pengandaian si ibu itu termasuk ke dalam Third Conditional. Di tipe ini, tujuannya adalah menggambarkan <span style=\"font-weight: normal;\">hal-hal yang<\/span><strong> bertolak belakang dengan apa yang terjadi <\/strong>atau <span style=\"font-weight: normal;\">apa yang<\/span><strong> seharusnya\/ingin dilakukan di masa lalu<\/strong><span style=\"font-weight: normal;\">.<\/span><em>\u00a0<\/em><\/p>\n<p>Makannya, dalam\u00a0<em>if clause\u00a0<\/em>tipe 3, tenses yang digunakan adalah \u00a0<a href=\"https:\/\/www.english-academy.id\/blog\/past-future-perfect-tense\" rel=\"noopener\"><em><strong>past future perfect tense<\/strong><\/em><\/a>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, kalau contoh kasus kecelakaan tadi, <span style=\"font-weight: bold;\">penggunaan if clause tipe 3 dalam Bahasa Inggris<\/span> jadinya begini nih:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>\u201c<span style=\"font-weight: normal;\">If Fahri<\/span><strong> had woken <\/strong><span style=\"font-weight: bold;\">up<\/span> on time, <span style=\"font-weight: normal;\">he<\/span><strong> would not have been<\/strong> in such a hurry. <span style=\"font-weight: normal;\">If Fahri<\/span><strong> had been<\/strong> <span style=\"font-weight: bold;\">more careful<\/span>, he<strong> would not have had<\/strong> an accident.\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berikut pola kalimat atau <span style=\"font-weight: bold;\">rumus third conditional<\/span> (if clause tipe 3):<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Imported%20sitepage%20images\/28b26a03-aad9-49b6-b9a3-22f54b0e77cf.png\" alt=\"rumus if clause tipe 3 - \" width=\"600\" height=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wah, ternyata banyak juga ya <span style=\"font-weight: bold;\">contoh kalimat Conditional Sentence<\/span> yang sudah kita pelajarin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi, If Clause pada Conditional Sentences itu terbagi menjadi 4 macam tipe, yaitu if clause tipe 0, if clause tipe 1, if clause tipe 2, dan if clause tipe 3. Masing-masing tipe punya aturan dan rumus tersendiri, ya. Meski begitu, tetap seru, kan?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Cara paling gampang belajar Bahasa Inggris adalah dengan praktik. Jadi, jangan sampai kamu coba baca dan hafalin teori dari rumus-rumus di atas ya. Tapi, pahami penggunaannya. Cobain aja kamu ajak teman kamu ngomong, pasti belajar Bahasa Inggris jadi jauh lebih seru.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, kalau kamu ingin merasakan pengalaman serunya belajar Bahasa Inggris, yuk ikutan <a style=\"font-weight: bold;\" href=\"https:\/\/www.english-academy.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">English Academy<\/a>! Di sana, kamu bisa belajar Bahasa Inggris dengan kurikulum internasional dan dibantu tutor yang udah berpengalaman, lho!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a class=\"rg-cta\" style=\"text-align: center;\" href=\"https:\/\/www.english-academy.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/58c93093-7e4c-4279-9d53-5e1fa3944cd3.jpeg\" alt=\"IDN CTA English Academy Mainsite\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Wachidah, Siti. 2018.\u00a0<em>Bahasa Inggris Kelas IXThink Globally Act Locally<\/em>. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kamu sudah tahu belum tipe-tipe dan contoh kalimat if clause (if conditional) pada Conditional Sentence? Kalau belum, yuk sama-sama belajar dengan membaca artikel Bahasa Inggris kelas 9 ini! &#8212; &nbsp; Hayo, siapa yang suka berandai-andai, &#8220;Coba aja kemaren aku belajar, pasti aku bisa dapet nilai sempurna.&#8221; atau &#8220;Kalau aku jadi kamu, aku sih bakal ngelakuin [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":28,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Imported%20sitepage%20images\/e75232ad-3107-4c5d-b5cd-06138be55d00.png"],"_edit_lock":["1722276934:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":["Contoh Kalimat If Clause pada Conditional Sentence Berdasarkan Tipenya"],"_aioseo_description":["Kamu sudah tahu belum, tipe-tipe dan contoh kalimat if clause pada Conditional Sentence? Kalau belum, yuk sama-sama belajar dengan membaca artikel ini!"],"_aioseo_keywords":[""],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":[""],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_knawatfibu_alt":["Conditional Sentence"],"_wp_old_date":["2023-05-03"],"_yoast_wpseo_title":["Contoh Kalimat If Clause pada Conditional Sentence Berdasarkan Tipenya"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Kamu sudah tahu belum, tipe-tipe dan contoh kalimat if clause pada Conditional Sentence? Kalau belum, yuk sama-sama belajar dengan membaca artikel ini!"]},"categories":[487,494],"tags":[40,43,10,16],"class_list":["post-28","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bahasa-inggris","category-bahasa-inggris-smp-kelas-9","tag-bahasa-inggris-ix","tag-kelas-9","tag-konsep-pelajaran","tag-smp"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Contoh Kalimat If Clause pada Conditional Sentence Berdasarkan Tipenya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kamu sudah tahu belum, tipe-tipe dan contoh kalimat if clause pada Conditional Sentence? Kalau belum, yuk sama-sama belajar dengan membaca artikel ini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kalimat-if-clause\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Contoh Kalimat If Clause pada Conditional Sentence Berdasarkan Tipenya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kamu sudah tahu belum, tipe-tipe dan contoh kalimat if clause pada Conditional Sentence? Kalau belum, yuk sama-sama belajar dengan membaca artikel ini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kalimat-if-clause\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-07-22T23:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-07-29T18:17:49+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Kenya Swawikanti\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Kenya Swawikanti\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kalimat-if-clause\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kalimat-if-clause\",\"name\":\"Contoh Kalimat If Clause pada Conditional Sentence Berdasarkan Tipenya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kalimat-if-clause#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kalimat-if-clause#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Imported%20sitepage%20images\/e75232ad-3107-4c5d-b5cd-06138be55d00.png\",\"datePublished\":\"2024-07-22T23:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-07-29T18:17:49+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14\"},\"description\":\"Kamu sudah tahu belum, tipe-tipe dan contoh kalimat if clause pada Conditional Sentence? Kalau belum, yuk sama-sama belajar dengan membaca artikel ini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kalimat-if-clause#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kalimat-if-clause\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kalimat-if-clause#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Imported%20sitepage%20images\/e75232ad-3107-4c5d-b5cd-06138be55d00.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Imported%20sitepage%20images\/e75232ad-3107-4c5d-b5cd-06138be55d00.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kalimat-if-clause#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Contoh Kalimat If Clause pada Conditional Sentence Berdasarkan Tipenya | Bahasa Inggris Kelas 9\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14\",\"name\":\"Kenya Swawikanti\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Kenya Swawikanti\"},\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/kenya-swawikanti\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Contoh Kalimat If Clause pada Conditional Sentence Berdasarkan Tipenya","description":"Kamu sudah tahu belum, tipe-tipe dan contoh kalimat if clause pada Conditional Sentence? Kalau belum, yuk sama-sama belajar dengan membaca artikel ini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kalimat-if-clause","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Contoh Kalimat If Clause pada Conditional Sentence Berdasarkan Tipenya","og_description":"Kamu sudah tahu belum, tipe-tipe dan contoh kalimat if clause pada Conditional Sentence? Kalau belum, yuk sama-sama belajar dengan membaca artikel ini!","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kalimat-if-clause","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2024-07-22T23:00:00+00:00","article_modified_time":"2024-07-29T18:17:49+00:00","author":"Kenya Swawikanti","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Kenya Swawikanti","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kalimat-if-clause","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kalimat-if-clause","name":"Contoh Kalimat If Clause pada Conditional Sentence Berdasarkan Tipenya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kalimat-if-clause#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kalimat-if-clause#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Imported%20sitepage%20images\/e75232ad-3107-4c5d-b5cd-06138be55d00.png","datePublished":"2024-07-22T23:00:00+00:00","dateModified":"2024-07-29T18:17:49+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14"},"description":"Kamu sudah tahu belum, tipe-tipe dan contoh kalimat if clause pada Conditional Sentence? Kalau belum, yuk sama-sama belajar dengan membaca artikel ini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kalimat-if-clause#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kalimat-if-clause"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kalimat-if-clause#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Imported%20sitepage%20images\/e75232ad-3107-4c5d-b5cd-06138be55d00.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Imported%20sitepage%20images\/e75232ad-3107-4c5d-b5cd-06138be55d00.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/contoh-kalimat-if-clause#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Contoh Kalimat If Clause pada Conditional Sentence Berdasarkan Tipenya | Bahasa Inggris Kelas 9"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14","name":"Kenya Swawikanti","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Kenya Swawikanti"},"url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/kenya-swawikanti"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19375,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28\/revisions\/19375"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}