{"id":28061,"date":"2026-10-16T20:12:09","date_gmt":"2026-10-16T13:12:09","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?p=28061"},"modified":"2026-10-16T20:12:30","modified_gmt":"2026-10-16T13:12:30","slug":"pengertian-syarat-dan-keutamaan-wakaf","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-syarat-dan-keutamaan-wakaf","title":{"rendered":"Memahami Wakaf: Pengertian, Syarat &#038; Keutamaannya"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/c728b92a-a0eb-40b3-ab99-07e6b63a1728.png\" alt=\"pengertian wakaf\" width=\"820\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Dalam Islam, wakaf menjadi salah satu bentuk ibadah yang membawa manfaat bagi banyak orang. Yuk, simak penjelasan lengkap mengenai wakaf di artikel ini!<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>&#8212;<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pernahkah kamu mendengar istilah wakaf? Dalam Islam, wakaf merupakan salah satu bentuk ibadah yang nggak hanya bernilai kebaikan bagi diri sendiri, tetapi juga bisa memberikan manfaat bagi banyak orang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Misalnya, wakaf tanah untuk membangun masjid, menyumbangkan Al-Qur&#8217;an, atau menyediakan fasilitas pendidikan. Selama harta yang diwakafkan masih memberikan manfaat, pahalanya pun bisa terus mengalir sebagai amal jariyah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di artikel ini, akan membahas secara lengkap mengenai wakaf, mulai dari pengertian, syarat, jenis, serta keutamaan yang bisa diperoleh dari berwakaf. Yuk simak supaya kamu lebih paham!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Pengertian Wakaf<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pernah nggak, kamu melihat tanah dengan plang &#8220;TANAH INI DIWAKAFKAN&#8221;? Biasanya, tanah wakaf, nantinya digunakan untuk membangun masjid, pesantren, atau fasilitas umum.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/cad5ff20-f264-48eb-a1d1-18157156bada.jpg\" alt=\"gambar tanah wakaf\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Gambar Tanah Wakaf (Sumber: wakafmulia.org)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam Islam, wakaf merupakan salah satu bentuk ibadah yang memungkinkan harta seseorang dimanfaatkan untuk kebaikan dan memberikan manfaat bagi banyak orang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Secara bahasa, kata wakaf berasal dari bahasa Arab, yaitu <em>waqafa<\/em>, yang berarti menahan atau berhenti. Sementara itu, menurut Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf, wakaf adalah perbuatan hukum seseorang (wakif) untuk memisahkan dan\/atau menyerahkan sebagian hartanya agar dimanfaatkan selamanya atau dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan kepentingannya, untuk keperluan ibadah dan\/atau kesejahteraan umum berdasarkan syariah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun, sederhananya, wakaf adalah <strong>tindakan menyerahkan harta untuk dimanfaatkan sesuai tujuan yang dibenarkan dalam Islam<\/strong>. Harta yang diwakafkan bisa berupa tanah, bangunan, uang, atau bentuk harta lainnya yang memenuhi ketentuan wakaf.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/512de97a-d180-41ab-aa33-0f7e7083dfd4.png\" alt=\"pihak penting dalam pelaksanaan wakaf\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di Indonesia, pengelolaan dan pengembangan wakaf turut didukung oleh Badan Wakaf Indonesia (BWI), yaitu lembaga independen yang bertugas mengembangkan perwakafan di Indonesia. Dengan pengelolaan yang tepat, wakaf bisa memberikan manfaat dalam jangka panjang bagi masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-zakat-mal-dan-cara-menghitungnya\">Pengertian Zakat Mal, Syarat, Nisab &amp; Cara Menghitungnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Perbedaan Wakaf dengan Ibadah Lainnya yang Serupa<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wakaf sering kali dianggap sama dengan zakat, infak, sedekah, atau hibah, karena semuanya berkaitan dengan pemberian harta maupun sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain. Padahal, masing-masing memiliki tujuan dan ketentuan yang berbeda, lho!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perbedaan utamanya terletak pada sifat pemberian, cara pemanfaatan, dan aturan pelaksanaannya. Supaya kamu nggak bingung, yuk, kenali perbedaan wakaf dengan ibadah atau pemberian lainnya berikut ini!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\">\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">Perbedaan Wakaf dengan Zakat<\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wakaf dan zakat sama-sama bertujuan memberikan manfaat bagi orang lain. Namun, keduanya memiliki <strong>ketentuan yang berbeda<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wakaf merupakan ibadah yang pada dasarnya <strong>bersifat sunah<\/strong>. Harta yang diwakafkan akan dikelola atau dimanfaatkan sesuai dengan tujuan wakaf, baik untuk jangka waktu tertentu maupun selamanya, sesuai ketentuan yang berlaku. Contohnya, mewakafkan tanah untuk membangun masjid atau sekolah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, zakat merupakan <strong>kewajiban bagi Muslim yang telah memenuhi syarat<\/strong>. Zakat harus disalurkan kepada golongan penerima yang telah ditentukan dalam Islam (mustahik). Zakat juga terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/zakat-fitrah\">zakat fitrah<\/a><\/strong> dan zakat mal.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\">\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">Perbedaan Wakaf dengan Infak<\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perbedaan wakaf dan infak terletak pada <strong>cara harta tersebut dimanfaatkan<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam wakaf, harta atau manfaatnya diperuntukkan bagi <strong>tujuan tertentu dan pengelolaannya harus mengikuti ketentuan wakaf<\/strong>. Misalnya, mewakafkan uang untuk dikelola sesuai prinsip syariah dan hasilnya digunakan untuk mendukung kegiatan pendidikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Adapun infak adalah pengeluaran sebagian harta untuk kepentingan yang dibenarkan dalam Islam. Infak dapat diberikan <strong>kapan saja dengan jumlah yang sesuai kemampuan<\/strong> kita. Misalnya menyumbangkan uang untuk membantu korban bencana atau memenuhi kebutuhan anak yatim.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\">\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">Perbedaan Wakaf dengan Sedekah<\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wakaf juga memiliki hubungan erat dengan sedekah. Bahkan, wakaf dapat menjadi salah satu bentuk sedekah yang manfaatnya berkelanjutan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun, <strong>sedekah memiliki cakupan yang lebih luas<\/strong>. Sedekah bisa berupa pemberian uang, makanan, barang, atau melakukan perbuatan baik yang bersifat nonmateri, seperti membantu orang lain dan mengajarkan ilmu yang bermanfaat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, wakaf memiliki ketentuan khusus terkait harta yang diwakafkan dan peruntukannya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\">\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">Perbedaan Wakaf dengan Hibah<\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalau perbedaan wakaf dan hibah, terletak pada <strong>tujuan dan konsekuensinya<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hibah adalah <strong>pemberian harta secara sukarela kepada orang lain<\/strong> ketika pemberi masih hidup, <strong>tanpa mengharapkan imbalan<\/strong>. Setelah hibah sah dan diserahkan sesuai ketentuan yang berlaku, harta tersebut menjadi milik penerima dan dapat digunakan sesuai haknya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara harta <strong>wakaf tidak sekadar diberikan untuk menjadi milik pribadi penerima<\/strong>, tetapi <strong>harus dikelola atau dimanfaatkan sesuai peruntukannya<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/macam-macam-hukum-islam\">Macam-Macam Hukum Islam, Tujuan, Sumber &amp; Prinsipnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Kamu butuh pendampingan belajar yang lebih personal? Yuk, pilih guru berkualitas, jadwal, dan materi sesuai kebutuhanmu di <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/privat\">Ruangguru Privat<\/a><\/strong>!<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><a href=\"https:\/\/cta.ruangguru.com\/blog-rg-10-privat-b\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/5b8279c9-e9d2-4f83-b9d0-38366ef2449f.png\" alt=\"CTA Ruangguru Privat\" width=\"820\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Hukum Wakaf<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam Islam, <strong>hukum wakaf pada dasarnya adalah sunah<\/strong>, sehingga umat Muslim dianjurkan untuk melakukannya sesuai kemampuan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain memberikan manfaat bagi sesama, wakaf juga dapat menjadi <strong>amal jariyah<\/strong>, yaitu amalan yang pahalanya terus mengalir selama manfaatnya masih dirasakan. Dengan begitu, kebaikan dari harta yang diwakafkan berpotensi terus memberikan pahala bagi orang yang berwakaf, bahkan setelah ia meninggal dunia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meski begitu, pelaksanaan wakaf tetap perlu memperhatikan syarat dan ketentuan yang berlaku dalam Islam serta hukum di Indonesia agar harta yang diwakafkan dapat dikelola dan dimanfaatkan sesuai peruntukannya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Dalil yang Berkaitan dengan Wakaf<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut buku Hukum Perdata Islam oleh Siska Lis Sulistiani, kata wakaf tidak disebutkan secara spesifik dalam Al-Qur&#8217;an, sehingga para ulama menyandarkan landasan disyariatkannya wakaf dengan dalil yang umum, di antaranya yakni:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><span style=\"font-weight: 400; font-size: 18pt;\">\u0644\u064e\u0646\u0652 \u062a\u064e\u0646\u064e\u0627\u0644\u064f\u0648\u0627 \u0627\u0644\u0652\u0628\u0650\u0631\u0651\u064e \u062d\u064e\u062a\u0651\u0670\u0649 \u062a\u064f\u0646\u0652\u0641\u0650\u0642\u064f\u0648\u0652\u0627 \u0645\u0650\u0645\u0651\u064e\u0627 \u062a\u064f\u062d\u0650\u0628\u0651\u064f\u0648\u0652\u0646\u064e \u06d7\u0648\u064e\u0645\u064e\u0627 \u062a\u064f\u0646\u0652\u0641\u0650\u0642\u064f\u0648\u0652\u0627 \u0645\u0650\u0646\u0652 \u0634\u064e\u064a\u0652\u0621\u064d \u0641\u064e\u0627\u0650\u0646\u0651\u064e \u0627\u0644\u0644\u0651\u0670\u0647\u064e \u0628\u0650\u0647\u0656 \u0639\u064e\u0644\u0650\u064a\u0652\u0645\u064c<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya: &#8220;Kamu sekali-kali tidak akan memperoleh kebajikan (yang sempurna) sebelum kamu menginfakkan sebagian harta yang kamu cintai. Apa pun yang kamu infakkan, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui tentangnya.&#8221; (QS Ali Imran: 92)<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun hadis Nabi SAW yang menjadi dasar dianjurkannya wakaf adalah yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, berdasarkan Ensiklopedia Tasawuf Imam Al-Ghazali karya M. Abdul Mujieb dkk. Rasulullah bersabda:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><span style=\"font-weight: 400; font-size: 18pt;\">\u0625\u0650\u0630\u064e\u0627 \u0645\u064e\u0627\u062a\u064e \u0627\u0644\u0652\u0625\u0650\u0646\u0652\u0633\u064e\u0627\u0646\u064f \u0627\u0646\u0652\u0642\u064e\u0637\u064e\u0639\u064e \u0639\u064e\u0645\u064e\u0644\u064f\u0647\u064f \u0625\u0650\u0644\u0651\u064e\u0627 \u0645\u0650\u0646\u0652 \u062b\u064e\u0644\u064e\u0627\u062b\u064e\u0629\u064d \u0645\u0650\u0646\u0652 \u0635\u064e\u062f\u064e\u0642\u064e\u0629\u064d \u062c\u064e\u0627\u0631\u0650\u064a\u064e\u0629\u064d \u0648\u064e\u0639\u0650\u0644\u0652\u0645\u064d \u064a\u064f\u0646\u0652\u062a\u064e\u0641\u064e\u0639\u064f \u0628\u0650\u0647\u0650 \u0648\u064e\u0648\u064e\u0644\u064e\u062f\u064d \u0635\u064e\u0627\u0644\u0650\u062d\u064d \u064a\u064e\u062f\u0652\u0639\u064f\u0648 \u0644\u064e\u0647<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya: &#8220;Apabila seseorang meninggal dunia, maka putuslah amalnya kecuali tiga hal: amal jariah, ilmu yang dimanfaatkan atau anak salih yang mendoakannya.&#8221; (HR Muslim)<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Imam Al-Ghazali menjelaskan amal jariyah yang dimaksud dalam hadis tersebut yakni wakaf. Lantaran benda atau barang yang diwakafkan bermaksud agar kepemilikannya tidak berpindah-pindah, serta manfaat dari benda itu dapat digunakan bagi kemaslahatan umum.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Rukun dan Syarat Wakaf<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Agar wakaf dapat dilaksanakan secara sah, ada beberapa unsur dan persyaratan yang perlu dipenuhi. Mulai dari orang yang memberikan wakaf, harta yang diwakafkan, hingga tujuan pemanfaatannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf, terdapat 6 unsur wakaf, yaitu <strong>wakif, nazhir, harta benda wakaf, ikrar wakaf, peruntukan harta benda wakaf, dan jangka waktu wakaf<\/strong>. Yuk, pahami satu per satu!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Wakif<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wakif adalah <strong>orang atau pihak yang menyerahkan hartanya untuk diwakafkan<\/strong>. Wakif bisa berupa perseorangan, organisasi, maupun badan hukum.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk wakif perseorangan, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, di antaranya:<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\"><strong>Dewasa<\/strong>, atau telah memenuhi ketentuan usia untuk melakukan perbuatan hukum.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><strong>Berakal sehat<\/strong>, sehingga mampu memahami keputusan yang diambil.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><strong>Tidak terhalang melakukan perbuatan hukum<\/strong>, sesuai ketentuan yang berlaku.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><strong>Pemilik sah harta yang diwakafkan<\/strong>, sehingga memiliki hak untuk mewakafkannya.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Misalnya, seseorang ingin mewakafkan sebidang tanah untuk pembangunan sekolah. Ia harus memastikan bahwa tanah tersebut memang miliknya secara sah dan memenuhi persyaratan untuk diwakafkan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">2. Nazhir<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah ada pihak yang memberikan wakaf, diperlukan nazhir untuk <strong>menerima amanah dan mengelola harta tersebut<\/strong>. Nazhir juga bisa berupa perseorangan, organisasi, atau badan hukum yang memenuhi persyaratan sesuai ketentuan perwakafan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tugas nazhir bukan sekadar menerima harta wakaf, melainkan juga mengelola, mengembangkan, dan mengawasi pemanfaatannya agar sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai contoh, jika seseorang mewakafkan tanah untuk pembangunan pesantren, nazhir bertugas memastikan tanah tersebut dikelola sesuai peruntukannya. Dengan begitu, manfaat wakaf bisa dirasakan oleh para santri dan masyarakat sekitar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kumpulan-doa-sehari-hari\">40 Kumpulan Doa Sehari-Hari yang Umat Muslim Wajib Tahu!<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">3. Harta Benda Wakaf (Al-Mauquf)<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Harta benda wakaf adalah <strong>harta yang diserahkan oleh wakif untuk dimanfaatkan sesuai tujuan wakaf<\/strong>. Harta tersebut harus memenuhi ketentuan syariah dan peraturan perundang-undangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\">Memiliki nilai dan manfaat, baik secara ekonomi maupun sesuai ketentuan syariah.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Dimiliki dan dikuasai secara sah oleh wakif, sehingga tidak mewakafkan harta milik orang lain tanpa hak.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Jelas identitas dan statusnya, termasuk jenis, jumlah, lokasi, atau keterangan lain yang diperlukan.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Memenuhi ketentuan sebagai harta benda wakaf, baik berupa benda tidak bergerak maupun benda bergerak yang diperbolehkan.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Contoh harta benda yang dapat diwakafkan antara lain tanah, bangunan, uang, logam mulia, kendaraan, dan surat berharga, selama memenuhi persyaratan yang berlaku.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">4. Ikrar Wakaf (Sighah)<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ikrar wakaf adalah <strong>pernyataan kehendak wakif untuk mewakafkan hartanya<\/strong>. Pernyataan ini perlu disampaikan dengan jelas agar tidak menimbulkan keraguan mengenai harta yang diwakafkan dan tujuan pemanfaatannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di Indonesia, ikrar wakaf dinyatakan secara lisan dan\/atau tertulis kepada nazhir di hadapan Pejabat Pembuat Akta Ikrar Wakaf (PPAIW), dengan disaksikan oleh dua orang saksi. Ikrar tersebut kemudian dituangkan dalam Akta Ikrar Wakaf sesuai ketentuan yang berlaku.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Misalnya, seseorang menyatakan bahwa ia mewakafkan sebidang tanah untuk pembangunan masjid. Pernyataan tersebut perlu dicatat secara resmi agar status dan peruntukan tanahnya memiliki kejelasan hukum.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">5. Peruntukan Harta Benda Wakaf<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peruntukan wakaf adalah <strong>tujuan atau kepentingan yang ingin dicapai melalui harta yang diwakafkan<\/strong>. Wakif perlu menentukan peruntukan tersebut saat mengikrarkan wakaf agar nazhir dapat mengelolanya sesuai amanah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut UU No. 41 Tahun 2004, harta benda wakaf dapat diperuntukkan bagi berbagai kepentingan, seperti:<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\">Sarana dan kegiatan ibadah.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Sarana dan kegiatan pendidikan serta kesehatan.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Bantuan bagi fakir miskin, anak terlantar, anak yatim, dan pemberian beasiswa.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Kemajuan dan peningkatan ekonomi umat.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Kesejahteraan umum lainnya yang tidak bertentangan dengan syariah dan peraturan perundang-undangan.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai contoh, wakaf uang dapat dikelola sesuai prinsip syariah untuk mendukung program pendidikan atau kegiatan sosial. Sementara itu, tanah wakaf dapat digunakan untuk membangun sekolah, masjid, atau fasilitas kesehatan sesuai peruntukannya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">6. Jangka Waktu Wakaf<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jangka waktu wakaf <strong>berkaitan dengan berapa lama harta tersebut diwakafkan<\/strong>. Berdasarkan UU No. 41 Tahun 2004, wakaf dapat dilakukan untuk selamanya atau dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan ketentuan yang berlaku.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Artinya, wakaf tidak selalu harus dilakukan untuk selamanya. Namun, jangka waktu tersebut perlu dinyatakan dengan jelas dalam ikrar wakaf dan dicantumkan dalam Akta Ikrar Wakaf.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai contoh, seseorang dapat mewakafkan hak atas harta tertentu untuk jangka waktu yang ditetapkan, selama jenis harta dan pelaksanaannya memenuhi ketentuan wakaf. Ketentuan jangka waktu ini penting agar wakif dan nazhir memahami batas waktu serta tanggung jawab masing-masing.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Kamu punya PR, belum paham materi, atau mau latihan soal? <strong><a href=\"https:\/\/ai.ruangguru.com\/chat?session=new&amp;persona=9a148b70668047a0ac3ab49ced2b3d66\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">AiRIS<\/a><\/strong> siap bantu menjawab pertanyaan, menjelaskan konsep, dan memberikan latihan soal kapan saja. Belajar jadi lebih praktis, interaktif, dan sesuai kebutuhanmu. Cobain sekarang, yuk!<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/airis\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/c1b584f4-a5c3-4bab-8468-0de5aa3f9f7d.png\" alt=\"CTA AiRIS\" width=\"820\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Saksi dalam Pelaksanaan Wakaf<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain keenam unsur di atas, saksi juga memiliki peran penting dalam pelaksanaan ikrar wakaf. Kehadiran saksi membantu memastikan bahwa ikrar dilakukan dengan jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan Pasal 17 UU No. 41 Tahun 2004, ikrar wakaf dilaksanakan di hadapan PPAIW dan disaksikan oleh <strong>dua orang saksi<\/strong>. Saksi tersebut harus memenuhi persyaratan, yaitu <strong>dewasa, beragama Islam, berakal sehat, dan tidak terhalang melakukan perbuatan hukum<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oleh karena itu, pelaksanaan wakaf sebaiknya dilakukan melalui prosedur resmi agar status harta, peruntukan, dan pengelolaannya memiliki kejelasan hukum. Dengan begitu, wakaf dapat dimanfaatkan sesuai amanah wakif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/bacaan-dzikir-setelah-sholat-fardhu\">Bacaan Dzikir Setelah Sholat Fardhu, Urutan &amp; Artinya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Jenis-Jenis Wakaf<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wakaf dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan tujuan, harta, dan waktunya. Berikut penjelasan lengkapnya!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Jenis Wakaf Berdasarkan Peruntukkan<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan penerima manfaatnya, wakaf dibagi menjadi tiga jenis, yaitu wakaf ahli, wakaf khairi, dan wakaf musytarak.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4>a. Wakaf Ahli<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wakaf ahli adalah wakaf yang manfaatnya diperuntukkan bagi <strong>keluarga atau keturunan orang yang berwakaf (wakif)<\/strong>. Jenis wakaf ini juga dikenal sebagai wakaf keluarga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tujuannya untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga atau menjaga agar manfaat harta wakaf tetap bisa dirasakan oleh anggota keluarga sesuai ketentuan yang ditetapkan wakif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Contohnya, seseorang mewakafkan sebuah rumah atau aset produktif yang hasil pengelolaannya digunakan untuk membantu kebutuhan pendidikan dan kehidupan keturunannya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4>b. Wakaf Khairi<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berbeda dengan wakaf ahli, wakaf khairi diperuntukkan bagi <strong>kepentingan umum atau kesejahteraan masyarakat<\/strong>. Manfaatnya tidak terbatas pada keluarga atau keturunan wakif, tetapi dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Misalnya, seseorang mewakafkan tanah untuk pembangunan masjid, sekolah, pesantren, rumah sakit, atau fasilitas umum lainnya. Jadi, harta yang dibagikan akan memberikan manfaat bagi banyak orang, bahkan dalam jangka panjang.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4>c. Wakaf Musytarak<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wakaf musytarak merupakan <strong>gabungan antara wakaf ahli dan wakaf khairi<\/strong>. Artinya, manfaat harta wakaf dibagikan untuk kepentingan keluarga atau keturunan wakif sekaligus masyarakat umum.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Contohnya, seseorang mewakafkan sebuah toko yang hasil pengelolaannya dibagi untuk membantu kebutuhan keturunannya dan mendukung kegiatan sosial bagi masyarakat sekitar. Pembagian manfaat tersebut ditetapkan sejak awal sesuai ikrar wakaf.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kumpulan-doa-selamat-dunia-dan-akhirat\">Kumpulan Doa Selamat Dunia &amp; Akhirat: Bacaan Arab, Latin, Artinya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">2. Jenis Wakaf Berdasarkan Harta<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan jenis hartanya, wakaf dibagi menjadi dua kelompok besar, yaitu wakaf benda tidak bergerak dan wakaf benda bergerak. Pembagian ini sejalan dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4>a. Wakaf Benda Tidak Bergerak<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wakaf benda tidak bergerak adalah <strong>wakaf berupa harta yang tidak dapat dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain<\/strong>. Jenis wakaf ini umumnya memiliki manfaat jangka panjang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Contohnya:<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\">Tanah untuk pembangunan masjid, sekolah, atau pesantren.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Bangunan yang digunakan sebagai fasilitas pendidikan atau kesehatan.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Hak milik atas satuan rumah susun sesuai ketentuan yang berlaku.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Tanaman dan benda lain yang berkaitan dengan tanah, sesuai ketentuan hukum.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">b. Wakaf Benda Bergerak<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wakaf benda bergerak adalah <strong>wakaf berupa harta yang dapat dipindahkan atau dialihkan sesuai ketentuan yang berlaku<\/strong>. Jenisnya tidak terbatas pada barang yang digunakan sehari-hari, tetapi juga dapat berupa aset keuangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Contohnya meliputi:<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\">Uang, yang dikelola sesuai prinsip syariah untuk menghasilkan manfaat.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Logam mulia, seperti emas.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Surat berharga, sesuai ketentuan yang berlaku.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Kendaraan, yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan sosial.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Hak kekayaan intelektual, seperti hak cipta atau hak paten yang memenuhi persyaratan wakaf.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">3. Jenis Wakaf Berdasarkan Penggunaan Harta<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan cara harta wakaf dimanfaatkan, wakaf dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu wakaf mubasyir (dzati) dan wakaf istitsmary.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">a. Wakaf Mubasyir (Dzati)<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wakaf mubasyir atau dzati adalah wakaf yang <strong>hartanya dapat dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat tanpa harus melalui proses pengembangan usaha atau investasi terlebih dahulu<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Harta yang diwakafkan biasanya berupa fasilitas atau sarana yang menunjang kebutuhan umum, seperti masjid, sekolah, pesantren, atau rumah sakit.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">b. Wakaf Istitsmary<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wakaf istitsmary adalah wakaf yang <strong>hartanya dikelola atau dikembangkan melalui kegiatan produktif maupun investasi.<\/strong> Hasil pengelolaannya kemudian digunakan untuk mendukung kepentingan sosial, pendidikan, kesehatan, atau keagamaan sesuai dengan tujuan wakaf.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan cara ini, harta wakaf tidak hanya memberikan manfaat melalui penggunaan langsung, tetapi juga menghasilkan nilai ekonomi yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">4. Jenis Wakaf Berdasarkan Waktu<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan jangka waktunya, wakaf dikenal dalam dua kategori fikih, yaitu wakaf muabbad dan wakaf mu&#8217;aqqat. Keduanya dibedakan berdasarkan lamanya harta wakaf yang diperuntukkan bagi tujuan tertentu.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">a. Wakaf Muabbad<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wakaf muabbad adalah <strong>wakaf yang diperuntukkan untuk selamanya, tanpa batas waktu tertentu<\/strong>. Harta yang diwakafkan dikelola atau dimanfaatkan sesuai peruntukannya agar manfaatnya dapat terus dirasakan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Contohnya, seseorang mewakafkan tanah untuk pembangunan masjid yang digunakan oleh masyarakat secara berkelanjutan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">b. Wakaf Mu&#8217;aqqat<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wakaf mu&#8217;aqqat adalah <strong>wakaf yang ditetapkan untuk jangka waktu tertentu<\/strong>. Dalam konsep ini, wakif akan menentukan batas waktu pemanfaatan harta, sesuai ketentuan yang berlaku.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun, wakaf jangka Panjang harus memperhatikan jenis harta, ketentuan syariah, serta peraturan perwakafan di Indonesia. Jadi, tidak semua harta dapat langsung diwakafkan untuk jangka waktu tertentu tanpa memenuhi persyaratan yang berlaku.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sholat-istikharah\">Tata Cara Sholat Istikharah, Niat, Doa &amp; Waktu Pelaksanaannya<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Masih bingung dengan soal yang kamu kerjakan terkait materi Pendidikan Agama Islam? Ketik atau upload soalnya di roboguru aja buat dapetin pembahasan yang lebih mudah dipahami!<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><a href=\"https:\/\/roboguru.ruangguru.com\/\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/f9076e25-af8f-445e-bb5b-32d5da65cb01.png\" alt=\"CTA roboguru\" width=\"820\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Hikmah dan Keutamaan Berwakaf<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wakaf bukan hanya menjadi bentuk ibadah kepada Allah SWT, tetapi juga cara untuk memberikan manfaat bagi sesama. Berikut beberapa hikmah dan keutamaan wakaf yang perlu kamu ketahui:<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Mendapatkan Pahala Amal Jariyah<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah satu keutamaan wakaf adalah menjadi amal jariyah, yaitu amalan yang pahalanya terus mengalir selama manfaatnya masih dirasakan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal ini sejalan dengan hadis riwayat Muslim tentang tiga amalan yang pahalanya tetap berlanjut setelah seseorang meninggal dunia, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak saleh.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">\u0625\u0650\u0630\u064e\u0627 \u0645\u064e\u0627\u062a\u064e \u0627\u0644\u0652\u0625\u0650\u0646\u0652\u0633\u064e\u0627\u0646\u064f \u0627\u0646\u0652\u0642\u064e\u0637\u064e\u0639\u064e \u0639\u064e\u0645\u064e\u0644\u064f\u0647\u064f \u0625\u0650\u0644\u0651\u064e\u0627 \u0645\u0650\u0646\u0652 \u062b\u064e\u0644\u064e\u0627\u062b\u064e\u0629\u064d \u0645\u0650\u0646\u0652 \u0635\u064e\u062f\u064e\u0642\u064e\u0629\u064d \u062c\u064e\u0627\u0631\u0650\u064a\u064e\u0629\u064d \u0648\u064e\u0639\u0650\u0644\u0652\u0645\u064d \u064a\u064f\u0646\u0652\u062a\u064e\u0641\u064e\u0639\u064f \u0628\u0650\u0647\u0650 \u0648\u064e\u0648\u064e\u0644\u064e\u062f\u064d \u0635\u064e\u0627\u0644\u0650\u062d\u064d \u064a\u064e\u062f\u0652\u0639\u064f\u0648 \u0644\u064e\u0647\u064f<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Artinya: &#8220;Jika seseorang meninggal dunia, terputuslah amalannya kecuali tiga perkara, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau doa anak yang saleh.&#8221; (HR. Muslim)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">2. Mempererat Tali Persaudaraan<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wakaf dapat mempererat hubungan antarsesama karena manfaatnya bisa dirasakan bersama. Misalnya, wakaf untuk membangun masjid, sekolah, atau fasilitas umum dapat menjadi sarana yang mempertemukan dan membantu masyarakat tanpa membedakan latar belakang mereka.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">3. Mendukung Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Harta wakaf juga dapat dimanfaatkan untuk menyediakan berbagai fasilitas yang dibutuhkan masyarakat, seperti tempat ibadah, lembaga pendidikan, dan layanan kesehatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika dikelola dengan baik, wakaf juga dapat mendukung program sosial dan pemberdayaan ekonomi sehingga membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">4. Menumbuhkan Jiwa Sosial dan Kepedulian<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berwakaf mengajarkan umat Muslim untuk peduli terhadap kebutuhan orang lain dan menggunakan sebagian hartanya demi kemaslahatan bersama. Seseorang dapat belajar berbagi, mengurangi sikap egois\/mementingkan diri sendiri, serta membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/bacaan-niat-dan-tata-cara-sholat-taubat\">Bacaan Niat Sholat Taubat, Doa, Tata Cara &amp; Waktu Pelaksanaan<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Itulah pembahasan mengenai wakaf, mulai dari pengertian, jenis-jenis, syarat, hingga hikmah dan keutamaannya. Semoga penjelasan ini bisa menambah pemahaman kamu tentang wakaf dan menginspirasi kita untuk terus menebar kebaikan serta berbagi manfaat bagi sesama, ya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yuk, perdalam pemahamanmu tentang pelajaran agama Islam dan materi sekolah lainnya lewat <strong><a href=\"https:\/\/app.ruangguru.com\/ruangbelajar\/\">aplikasi ruangbelajar<\/a><\/strong>! Ada video belajar interaktif dan berbagai materi menarik yang bisa membantu kamu belajar lebih mudah kapan saja dan di mana saja.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/bayar.ruangguru.com\/\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/cb54667e-54d6-4f12-b0a7-444d9b784383.jpg\" alt=\"CTA ruangbelajar \" width=\"820\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p>https:\/\/bmm.or.id\/artikel\/kenali-9-jenis-wakaf-dan-contohnya-untuk-peningkatan-amal-jariyah-fam (Diakses pada 16 Oktober 2026)<\/p>\n<p>https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/pengertian-wakaf\/ (Diakses pada 2 April 2024)<\/p>\n<p>https:\/\/www.bwi.go.id\/literasiwakaf\/pengertian-wakaf\/ (Diakses pada 2 April 2024)<\/p>\n<p>https:\/\/www.cimbniaga.co.id\/id\/inspirasi\/perencanaan\/kenali-pengertian-wakaf-dan-syarat-yang-diperlukan (Diakses pada 2 April 2024)<\/p>\n<p><strong>Sumber Gambar:<\/strong><\/p>\n<p>https:\/\/www.wakafmulia.org\/konsekuensi-hukum-peralihan-tanah-wakaf-menjadi-hak-milik-menjaga-amanah-dan-pahala-jariyah\/ (Diakses pada 16 Oktober 2026)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam Islam, wakaf menjadi salah satu bentuk ibadah yang membawa manfaat bagi banyak orang. Yuk, simak penjelasan lengkap mengenai wakaf di artikel ini! &#8212; &nbsp; Pernahkah kamu mendengar istilah wakaf? Dalam Islam, wakaf merupakan salah satu bentuk ibadah yang nggak hanya bernilai kebaikan bagi diri sendiri, tetapi juga bisa memberikan manfaat bagi banyak orang. Misalnya, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":28061,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_lock":["1792156350:1"],"_edit_last":["1"],"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/c728b92a-a0eb-40b3-ab99-07e6b63a1728.png"],"_yoast_wpseo_primary_category":["562"],"_yoast_wpseo_content_score":["60"],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["14"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Wakaf adalah salah satu amalan dalam Islam yang bermanfaat bagi sesama. Yuk, pelajari pengertian, jenis, syarat, hukum, dan keutamaan wakaf di sini!"]},"categories":[562],"tags":[19],"class_list":["post-28061","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fakta-seru","tag-fakta-seru"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Memahami Wakaf: Pengertian, Syarat &amp; Keutamaannya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Wakaf adalah salah satu amalan dalam Islam yang bermanfaat bagi sesama. Yuk, pelajari pengertian, jenis, syarat, hukum, dan keutamaan wakaf di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-syarat-dan-keutamaan-wakaf\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Memahami Wakaf: Pengertian, Syarat &amp; Keutamaannya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Wakaf adalah salah satu amalan dalam Islam yang bermanfaat bagi sesama. Yuk, pelajari pengertian, jenis, syarat, hukum, dan keutamaan wakaf di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-syarat-dan-keutamaan-wakaf\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-10-16T13:12:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-10-16T13:12:30+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Kenya Swawikanti\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Kenya Swawikanti\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"14 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-syarat-dan-keutamaan-wakaf\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-syarat-dan-keutamaan-wakaf\",\"name\":\"Memahami Wakaf: Pengertian, Syarat & Keutamaannya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-syarat-dan-keutamaan-wakaf#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-syarat-dan-keutamaan-wakaf#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/c728b92a-a0eb-40b3-ab99-07e6b63a1728.png\",\"datePublished\":\"2026-10-16T13:12:09+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-16T13:12:30+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14\"},\"description\":\"Wakaf adalah salah satu amalan dalam Islam yang bermanfaat bagi sesama. Yuk, pelajari pengertian, jenis, syarat, hukum, dan keutamaan wakaf di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-syarat-dan-keutamaan-wakaf#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-syarat-dan-keutamaan-wakaf\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-syarat-dan-keutamaan-wakaf#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/c728b92a-a0eb-40b3-ab99-07e6b63a1728.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/c728b92a-a0eb-40b3-ab99-07e6b63a1728.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-syarat-dan-keutamaan-wakaf#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Memahami Wakaf: Pengertian, Syarat &#038; Keutamaannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14\",\"name\":\"Kenya Swawikanti\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f5152af1744ccff8f9a866690d57ca2a936b6b97ab958a1da22815a6fd62ef48?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f5152af1744ccff8f9a866690d57ca2a936b6b97ab958a1da22815a6fd62ef48?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Kenya Swawikanti\"},\"description\":\"Turning random thoughts and endless curiosity into things worth reading. Hope you enjoy it!\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/kenya-swawikanti\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Memahami Wakaf: Pengertian, Syarat & Keutamaannya","description":"Wakaf adalah salah satu amalan dalam Islam yang bermanfaat bagi sesama. Yuk, pelajari pengertian, jenis, syarat, hukum, dan keutamaan wakaf di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-syarat-dan-keutamaan-wakaf","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Memahami Wakaf: Pengertian, Syarat & Keutamaannya","og_description":"Wakaf adalah salah satu amalan dalam Islam yang bermanfaat bagi sesama. Yuk, pelajari pengertian, jenis, syarat, hukum, dan keutamaan wakaf di sini!","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-syarat-dan-keutamaan-wakaf","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2026-10-16T13:12:09+00:00","article_modified_time":"2026-10-16T13:12:30+00:00","author":"Kenya Swawikanti","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Kenya Swawikanti","Est. reading time":"14 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-syarat-dan-keutamaan-wakaf","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-syarat-dan-keutamaan-wakaf","name":"Memahami Wakaf: Pengertian, Syarat & Keutamaannya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-syarat-dan-keutamaan-wakaf#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-syarat-dan-keutamaan-wakaf#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/c728b92a-a0eb-40b3-ab99-07e6b63a1728.png","datePublished":"2026-10-16T13:12:09+00:00","dateModified":"2026-10-16T13:12:30+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14"},"description":"Wakaf adalah salah satu amalan dalam Islam yang bermanfaat bagi sesama. Yuk, pelajari pengertian, jenis, syarat, hukum, dan keutamaan wakaf di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-syarat-dan-keutamaan-wakaf#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-syarat-dan-keutamaan-wakaf"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-syarat-dan-keutamaan-wakaf#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/c728b92a-a0eb-40b3-ab99-07e6b63a1728.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/c728b92a-a0eb-40b3-ab99-07e6b63a1728.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-syarat-dan-keutamaan-wakaf#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Memahami Wakaf: Pengertian, Syarat &#038; Keutamaannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14","name":"Kenya Swawikanti","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f5152af1744ccff8f9a866690d57ca2a936b6b97ab958a1da22815a6fd62ef48?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f5152af1744ccff8f9a866690d57ca2a936b6b97ab958a1da22815a6fd62ef48?s=96&d=mm&r=g","caption":"Kenya Swawikanti"},"description":"Turning random thoughts and endless curiosity into things worth reading. Hope you enjoy it!","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/kenya-swawikanti"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28061","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28061"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28061\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28066,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28061\/revisions\/28066"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28061"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28061"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28061"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28061"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}