{"id":2890,"date":"2025-11-17T10:00:00","date_gmt":"2025-11-17T03:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=2890"},"modified":"2025-11-19T14:30:01","modified_gmt":"2025-11-19T07:30:01","slug":"cara-mencari-pola-bilangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-mencari-pola-bilangan","title":{"rendered":"Cara Mencari Rumus Pola Bilangan, Jenis-Jenis &#038; Contohnya | Matematika Kelas 8"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/02f9abc9-4270-4df5-8d66-276c1eed5d62.png\" alt=\"cara mencari rumus pola bilangan\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/c\/matematika\/matematika-smp-kelas-8\" rel=\"noopener\">Artikel Matematika kelas 8<\/a><\/strong><span style=\"font-size: 16px;\"> ini akan membahas cara mencari rumus pola bilangan dan mengetahui perbedaan yang terdapat pada macam-macam pola bilangan, disertai contohnya.<\/span><\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>&#8212;<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Guys, coba ingat-ingat deh waktu kamu ulang tahun, kue yang diberikan orang tuamu berbentuk apa? Kalau ulang tahun teman Rogu, kue ulang tahunnya berbentuk lingkaran, <em>nih<\/em>! <em>Yap<\/em>, kebetulan kemarin adalah ulang tahun temannya Rogu. Acaranya sangat meriah sekali <em>lho<\/em>, apalagi saat pemotongan kuenya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ternyata saat acara pemotongan kue, Rogu tertarik pada pola pemotongan kuenya. Coba perhatikan pola potongan kue di bawah ini!<\/p>\n<p>\u00a0<img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Untitled%20design(4)-3.png\" alt=\"cara mencari pola bilangan\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Pola potongan kue (sumber: shutterstock.com)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Sebelum kuenya dipotong, bentuk kuenya masih utuh (1 bulatan). Kemudian, setelah potongan pertama bentuk kuenya tinggal \u00be. Lalu dipotong lagi menjadi \u00bd. <em>Nah,<\/em> urutan susunan potongan kue yang teratur tersebut dinamakan <span style=\"font-weight: bold;\">pola<\/span>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"background-color: transparent;\">Kira-kira, pola selanjutnya untuk pemotongan kue terakhir seperti apa, ya? <em>Yuk,<\/em> prediksi pola selanjutnya apa! Kamu boleh tulis jawabannya di kolom komentar di bawah, ya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Tahukah kamu kalau pola tersebut termasuk ke dalam materi matematika? <em>Yap<\/em>, kalau dalam matematika, kita mengenalnya dengan <span style=\"font-weight: bold;\">pola bilangan <\/span>atau pola bilangan matematika. Gimana tuh maksudnya?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Begini, teman-teman, kalau kamu perhatikan, ternyata pola potongan kue tersebut tersusun secara teratur dan tetap. Dari 1 bulatan kue, menjadi \u00be, terus menjadi \u00bd. Pola bilangannya berarti 1, 3\/4, 1\/2, &#8230; dan seterusnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Nah, dari bilangan ke-1, yaitu 1, ke bilangan ke-2, yaitu 3\/4, adalah dikurangi 1\/4. Begitupun dari bilangan ke-2, yaitu 3\/4, ke bilangan ke-3, yaitu 1\/2, juga dikurangi 1\/4. Dari pola ini saja, kamu sudah bisa menebak pola potongan kue terakhir, ya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Jadi, berdasarkan ilustrasi perhitungan di atas, bisa didefinisikan kalau <strong>pola bilangan adalah<\/strong> susunan bilangan yang membentuk pola teratur, atau suatu bilangan yang tersusun dari bilangan lain, sehingga membentuk suatu pola.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Pola bilangan matematika ini ada banyak jenisnya, kita kenalan <em>yuk<\/em> dengan jenis-jenis pola bilangan. <em>Check it out<\/em>!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">1. Pola Bilangan Persegi<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dilihat dari namanya saja sudah terlihat bahwa pola ini akan membentuk susunan pola persegi. <em>Yap<\/em>, <strong>pola persegi<\/strong> adalah <strong>suatu pola yang tersusun dari beberapa\u00a0<span style=\"color: #000000; background-color: #ffffff;\">bilangan<\/span>\u00a0berdasarkan rumus:<\/strong><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/pola%20bilangan%20persegi-1.jpg\" alt=\"pola bilangan persegi - jenis pola bilangan\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Coba kamu perhatikan gambar rumus pola bilangan persegi di atas. Di dalam bentuk persegi, terdapat lingkaran yang mempunyai jumlah yang berbeda-beda. <strong>Jumlah lingkaran ini adalah bilangan pola persegi<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di suku pertama terdapat 1 lingkaran yang merupakan suku pertama pola persegi yaitu 1. Di suku kedua terdapat 4 lingkaran yang membentuk bangun persegi. Jumlah lingkaran ini merupakan suku-suku dari pola-pola bilangan persegi tersebut, dan jumlahnya akan bertambah mengikuti rumus pola bilangan persegi, yaitu n<sup>2<\/sup>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tetapi bagaimana <em>nih<\/em> kalau kamu disuruh menentukan suku pola bilangan persegi yang ke-25? Maka dari itu, <strong>daripada kamu menghitung jumlah lingkaran yang membentuk bangun persegi, kamu bisa menggunakan rumusnya.<\/strong> Kamu hanya tinggal memasukkan<span style=\"background-color: #ffffff;\">\u00a0<span style=\"color: #33475b;\">bilangan<\/span>\u00a0<\/span>25 ke dalam rumus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi misalnya kamu ingin menentukan suku bilangan ke- 25, maka n<sup>2<\/sup> = 25<sup>2<\/sup> = 625. Gimana? Lebih simpel, <em>kan<\/em>?<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"\/blog\/pengertian-sifat-dan-rumus-kubus\" rel=\"noopener\">Pengertian, Sifat, dan Rumus Kubus Disertai Contoh<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Jika kamu lebih suka menghafal, kamu bisa juga <em>lho<\/em> menghafal <\/span><strong style=\"background-color: transparent;\">bilangan-bilangan pola persegi, yaitu 1, 4, 9, 16, 25, 36, 49, 64, 81, 100, 121, \u2026 <\/strong><span style=\"font-weight: normal;\">.<\/span> <span style=\"background-color: transparent;\">Tetapi disarankan untuk menggunakan rumus ya, karena dengan menggunakan rumus, kamu bisa menentukan suku pola bilangan yang besar seperti misalnya suku ke- 200.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sampai sini, sudah mulai paham belum dengan materi pola bilangan? Kalo masih ada poin-poin yang belum kamu mengerti, mending belajar sama ahlinya, deh. Belajar bareng kakak-kakak pengajar di <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/privat\/matematika\"><strong>Ruangguru Privat Matematika<\/strong><\/a>\u00a0misalnya. Hehehe\u2026<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Belajar nggak cuma menyenangkan, tapi kamu juga bakal diajari konsepnya sampai paham! Para pengajar di Ruangguru Privat juga sudah terstandarisasi kualitasnya, loh. Kamu juga bisa pilih nih, mau diajarkan secara langsung (<em>offline<\/em>) atau daring (<em>online<\/em>). Fleksibel, kan? Untuk info lebih lanjut, cuss klik link berikut!<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/privat\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/84b6f2c7-9c9c-480d-a218-7961334af9ce.png\" alt=\"CTA Ruangguru Privat\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">2. Pola Bilangan Persegi Panjang<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk pola yang ini, pola bilangan akan tersusun seperti bentuk persegi panjang. Jadi, <strong>Pola persegi Panjang<\/strong> adalah <strong>suatu pola yang tersusun dari beberapa\u00a0<span style=\"color: #000000; background-color: #ffffff;\">bilangan<\/span>\u00a0berdasarkan rumus:<\/strong><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/pola%20bilangan%20persegi%20panjang-1.jpg\" alt=\"pola bilangan persegi panjang\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sama halnya seperti penjelasan yang ada di pola sebelumnya,<strong> jumlah lingkaran yang ada dalam bentuk persegi panjang merupakan suku-suku pada pola bilangan persegi panjang<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perbedaan dengan pola sebelumnya adalah kalau pola persegi mempunyai bentuk persegi, sedangkan kalau pola persegi panjang mempunyai bentuk persegi panjang. Ingat, jangan sampai tertukar, ya!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk rumus pola bilangan persegi panjangnya pun berbeda, rumusnya yaitu n(n + 1). Contohnya, jika kamu ingin menentukan suku ke-5 pola bilangan persegi panjang kamu hanya tinggal memasukkan ke dalam rumusnya yaitu n(n + 1) = 5(5 + 1) = 30. Gampang, <em>kan<\/em>! Berikut adalah contoh <strong>pola bilangan persegi panjang: 2, 6, 12, 20, 30, 42, 56, 72, 90, \u2026 <\/strong><span style=\"font-weight: normal;\">.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"\/blog\/pengertian-dan-unsur-unsur-lingkaran\" rel=\"noopener\">Unsur-Unsur Lingkaran, Ada Apa Saja, Ya?<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">3. Pola Bilangan Segitiga<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seperti halnya pola-pola di atas, pola bilangan segitiga juga akan membentuk susunan pola seperti segitiga. <strong>Pola bilangan Segitiga<\/strong> adalah <strong>suatu pola yang tersusun dari beberapa\u00a0<span style=\"color: #000000; background-color: #ffffff;\">bilangan<\/span>\u00a0berdasarkan rumus:<\/strong><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/pola%20bilangan%20segitiga%201.jpg\" alt=\"pola bilangan segitiga\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Yap<\/em>, untuk pola yang ini, <strong>jumlah lingkaran yang membentuk bangun segitiga merupakan pola bilangan segitiga<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di suku pertama terdapat 1 lingkaran yang merupakan suku pertama pola bilangan segitiga. Di suku kedua terdapat 3 lingkaran yang merupakan suku kedua dari pola bilangan segitiga, dan begitupun seterusnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kamu juga bisa menggunakan rumusnya agar lebih mudah mengerjakannya. Sudah paham, <em>kan<\/em>?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berikut merupakan contoh <strong>pola bilangan segitiga: 1, 3, 6, 10, 15, 21, 28, 36, 45, &#8230; <\/strong><span style=\"font-weight: normal;\">.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">4. Pola Bilangan Pascal<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apa itu bilangan pascal? Sebenarnya bilangan ini ditemukan oleh seorang penemu Prancis yang bernama <strong>Blaise Pascal<\/strong>. Oleh karena itu, namanya jadi bilangan pascal karena diambil dari namanya, yaitu Pascal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"text-align: justify; background-color: transparent;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/TAHUKAH_KAMU_-_MATEMATIKA_KELAS_VIIII_-_BLAISE_PASCAL-01.png\" alt=\"blaise pascal\" width=\"600\" \/><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Bilangan ini terbentuk dari sebuah aturan geometri yang berisi susunan koefisien binomial yang bentuknya menyerupai segitiga<\/strong>. Di dalam segitiga pascal, penjumlahan sepasang bilangan pada satu baris yang sama menghasilkan bilangan pada baris berikutnya.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"\/blog\/matematika-kelas-8-cara-menyelesaikan-sistem-persamaan-linear-dua-variabel-spldv\" rel=\"noopener\">Cara Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Itulah tadi sekilas penjelasan mengenai bilangan pascal itu sendiri, ya. Sekarang kita bahas pola bilangan pascalnya. Jadi, <span style=\"font-weight: bold;\">p<\/span><\/span><strong style=\"background-color: transparent;\">ola bilangan pascal <\/strong><span style=\"background-color: transparent;\">adalah <\/span><strong style=\"background-color: transparent;\">suatu pola yang tersusun dari beberapa\u00a0<\/strong><strong style=\"background-color: transparent;\"><span style=\"color: #000000; background-color: #ffffff;\">bilangan<\/span>\u00a0berdasarkan rumus:<br \/>\n<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">\u00a0<img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/pola%20bilangan%20pascal.png\" alt=\"pola bilangan pascal\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Segitiga Pascal (sumber: MathLibraryRukmantara.com)<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Berdasar gambar di atas, <\/span><strong style=\"background-color: transparent;\">pola bilangan pascal adalah jumlah seluruh bilangan yang ada pada baris yang sama.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Coba lihat baris terakhir (baris ke-5) pada segitiga pascal di atas. Setelah dijumlahkan hasilnya 16. Bilangan 16 inilah yang merupakan suku bilangan ke-5 (karena terdapat pada baris ke-5) dari pola bilangan pascal. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Atau kamu juga dapat langsung menggunakan rumusnya, yaitu 2<sup>n-1<\/sup>. Misalnya kamu ingin mencari suku ke 10, kamu bisa langsung masukkan ke dalam rumusnya saja. Jadi, 2<sup>10-1<\/sup> = 2<sup>9<\/sup> = 512. <strong>Berikut contoh pola bilangan pascal: 1, 2, 4, 8, 16, 32, 64, &#8230;<\/strong> . Seperti itu ya penjelasannya.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/f9984ee6-5ac3-43b3-a56d-baad812dd003.jpg\" alt=\"pola bilangan pascal\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"text-align: justify; background-color: transparent;\">Bagaimana, sudah paham <em>kan<\/em> dengan jenis-jenis pola bilangan dan rumus untuk menentukannya? Oke lanjut yaa. Kalau tadi kita belajar pola bilangan yang sudah diketahui pasti bentuk polanya, lalu bagaimana ya cara menentukan barisan yang memiliki pola diluar pola-pola di atas tadi? <em>Yuk,<\/em> kita bahas!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Cara Menentukan Pola Bilangan dan Suku Bilangan jika Belum Diketahui Bentuk Polanya<\/span><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/contoh%20soal%20pola%20bilangan-1.jpg\" alt=\"contoh soal pola bilangan\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"text-align: justify; background-color: transparent;\">Pada contoh soal pola bilangan di atas, kamu diperintahkan untuk menentukan suku ke-5 dan ke-6. Jadi, <strong>l<\/strong><\/span><strong style=\"text-align: justify; background-color: transparent;\">angkah<\/strong> <span style=\"font-weight: bold;\">pertama<\/span><span style=\"font-weight: normal;\">, <\/span><span style=\"text-align: justify; background-color: transparent;\">kamu harus<\/span><strong style=\"text-align: justify; background-color: transparent;\"> melihat dulu pola dari bilangan-bilangan sebelumnya<\/strong><span style=\"text-align: justify; background-color: transparent;\">. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"text-align: justify; background-color: transparent;\">Coba kamu lihat selisih dari tiap bilangannya. Selisih dari bilangan pertama ke bilangan kedua adalah 5. Selanjutnya selisih dari bilangan kedua ke bilangan ketiga adalah 6, dan begitu seterusnya. Ternyata selisihnya selalu bertambah satu, <em>nih<\/em>! <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong style=\"text-align: justify; background-color: transparent;\">Langkah kedua<\/strong><span style=\"text-align: justify; background-color: transparent;\"> yaitu kamu harus <\/span><strong style=\"text-align: justify; background-color: transparent;\">melakukan operasi yang sama dengan pola yang tadi telah ditemukan<\/strong><span style=\"text-align: justify; background-color: transparent;\">. <\/span>Nah, untuk menentukan bilangan suku ke-5, kamu harus menambahkan bilangan ke-4 dengan 8, sehingga bilangan ke-5 adalah 23 + 8 = 31.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sedangkan, untuk menentukan suku ke-6, kamu harus menambahkan suku ke-5 dengan 9 yah. Jadi, bilangan suku ke-6 nya adalah 31 + 9 = 40. Mantap! Kamu pasti bisa.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"text-align: justify; background-color: transparent;\"><em>Wah<\/em> ilmu kamu bertambah, <em>deh<\/em>! Sebenarnya, macam-macam pola bilangan masih banyak lagi <em>lho<\/em>, seperti pola bilangan Fibonacci, pola bilangan pangkat tiga, pola bilangan aritmatika, <\/span><span style=\"text-align: justify; background-color: transparent; color: #000000;\">pola bilangan geometri<\/span><span style=\"text-align: justify; background-color: transparent;\">, dan lain-lain.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Contoh pola bilangan dalam kehidupan sehari-hari pun banyak kita temukan. Tidak hanya pada kasus pemotongan kue di atas, ya. Ada juga pembelahan sel, amoeba yang sedang berkembang biak, susunan biji bunga daisy, susunan bola billiard, susunan biji bunga matahari, dan masih banyak lagi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"text-align: justify; background-color: transparent;\">Kalau kamu mau tau lagi tentang macam-macam pola bilangan lainnya, kamu bisa <em>nih<\/em> belajar melalui video animasi di<\/span> <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/ruangbelajar\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ruangbelajar<\/a><\/strong><span style=\"text-align: justify; background-color: transparent;\">. Di sana kamu bisa belajar sekaligus latihan soal-soal. Selain itu, waktu belajar kamu akan lebih efektif, dan tidak akan menyita waktu bermain kamu. Jadiii tunggu apa lagi? Buruan <\/span><em style=\"text-align: justify; background-color: transparent;\">download<\/em><span style=\"text-align: justify; background-color: transparent;\"> aplikasi <strong>ruangguru<\/strong>!<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/bayar.ruangguru.com\/\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/e3260f88-1749-4d3b-8973-be3aae07a94c.jpg\" alt=\"CTA Ruangguru\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">As&#8217;ari A.R, Tohir M, Valentino E, Imron Z, Taufiq I. (2017) Matematika SMP\/MTs Kelas VIII Semester 1. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong>Sumber foto:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Ilustrasi &#8216;Pola Potongan Kue&#8217; [Daring]. Tautan: https:\/\/www.shutterstock.com\/da\/image-vector\/colorful-illustration-using-cakes-demonstrate-concept-566612620 (Diakses: 23 Desember 2020)<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Ilustrasi &#8216;Segitiga Pascal&#8217; [Daring]. Tautan: http:\/\/rukmannewblogaddress.blogspot.com\/2017\/03\/manfaat-segitiga-pascal.html (Diakses: 23 Desember 2020)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Artikel Matematika kelas 8 ini akan membahas cara mencari rumus pola bilangan dan mengetahui perbedaan yang terdapat pada macam-macam pola bilangan, disertai contohnya. &#8212; &nbsp; Guys, coba ingat-ingat deh waktu kamu ulang tahun, kue yang diberikan orang tuamu berbentuk apa? Kalau ulang tahun teman Rogu, kue ulang tahunnya berbentuk lingkaran, nih! Yap, kebetulan kemarin adalah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":109,"featured_media":2890,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/02f9abc9-4270-4df5-8d66-276c1eed5d62.png"],"_edit_lock":["1763537349:1"],"_edit_last":["1"],"_wp_old_date":["2022-06-05","2023-07-20","2024-08-29"],"_aioseo_title":["Cara Mencari Rumus Pola Bilangan, Jenis-Jenis &amp; Contohnya"],"_aioseo_description":["Artikel Matematika kelas 8 ini akan membahas cara mencari rumus pola bilangan, mengetahui perbedaan yang terdapat pada macam-macam pola bilangan, da contohnya."],"_aioseo_keywords":[""],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":[""],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_yoast_wpseo_title":["Cara Mencari Rumus Pola Bilangan, Jenis-Jenis & Contohnya"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Artikel ini akan membahas cara mencari rumus pola bilangan, mengetahui perbedaan yang terdapat pada macam-macam pola bilangan, dan contohnya."],"_yoast_wpseo_primary_category":["467"],"_yoast_wpseo_content_score":["90"],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["9"]},"categories":[467,472],"tags":[25,10,16],"class_list":["post-2890","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-matematika","category-matematika-smp-kelas-8","tag-kelas-8","tag-konsep-pelajaran","tag-smp"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Mencari Rumus Pola Bilangan, Jenis-Jenis &amp; Contohnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Artikel ini akan membahas cara mencari rumus pola bilangan, mengetahui perbedaan yang terdapat pada macam-macam pola bilangan, dan contohnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-mencari-pola-bilangan\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Mencari Rumus Pola Bilangan, Jenis-Jenis &amp; Contohnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Artikel ini akan membahas cara mencari rumus pola bilangan, mengetahui perbedaan yang terdapat pada macam-macam pola bilangan, dan contohnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-mencari-pola-bilangan\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-11-17T03:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-11-19T07:30:01+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Thalitha Ariesti Widhia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Thalitha Ariesti Widhia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-mencari-pola-bilangan\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-mencari-pola-bilangan\",\"name\":\"Cara Mencari Rumus Pola Bilangan, Jenis-Jenis & Contohnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-mencari-pola-bilangan#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-mencari-pola-bilangan#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/02f9abc9-4270-4df5-8d66-276c1eed5d62.png\",\"datePublished\":\"2025-11-17T03:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-19T07:30:01+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/470051cdf1b4dc4a2ee106f5833bc475\"},\"description\":\"Artikel ini akan membahas cara mencari rumus pola bilangan, mengetahui perbedaan yang terdapat pada macam-macam pola bilangan, dan contohnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-mencari-pola-bilangan#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-mencari-pola-bilangan\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-mencari-pola-bilangan#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/02f9abc9-4270-4df5-8d66-276c1eed5d62.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/02f9abc9-4270-4df5-8d66-276c1eed5d62.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-mencari-pola-bilangan#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Mencari Rumus Pola Bilangan, Jenis-Jenis &#038; Contohnya | Matematika Kelas 8\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/470051cdf1b4dc4a2ee106f5833bc475\",\"name\":\"Thalitha Ariesti Widhia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Thalitha Ariesti Widhia\"},\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/thalitha-ariesti-widhia\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Mencari Rumus Pola Bilangan, Jenis-Jenis & Contohnya","description":"Artikel ini akan membahas cara mencari rumus pola bilangan, mengetahui perbedaan yang terdapat pada macam-macam pola bilangan, dan contohnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-mencari-pola-bilangan","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Mencari Rumus Pola Bilangan, Jenis-Jenis & Contohnya","og_description":"Artikel ini akan membahas cara mencari rumus pola bilangan, mengetahui perbedaan yang terdapat pada macam-macam pola bilangan, dan contohnya.","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-mencari-pola-bilangan","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2025-11-17T03:00:00+00:00","article_modified_time":"2025-11-19T07:30:01+00:00","author":"Thalitha Ariesti Widhia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Thalitha Ariesti Widhia","Est. reading time":"9 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-mencari-pola-bilangan","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-mencari-pola-bilangan","name":"Cara Mencari Rumus Pola Bilangan, Jenis-Jenis & Contohnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-mencari-pola-bilangan#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-mencari-pola-bilangan#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/02f9abc9-4270-4df5-8d66-276c1eed5d62.png","datePublished":"2025-11-17T03:00:00+00:00","dateModified":"2025-11-19T07:30:01+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/470051cdf1b4dc4a2ee106f5833bc475"},"description":"Artikel ini akan membahas cara mencari rumus pola bilangan, mengetahui perbedaan yang terdapat pada macam-macam pola bilangan, dan contohnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-mencari-pola-bilangan#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-mencari-pola-bilangan"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-mencari-pola-bilangan#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/02f9abc9-4270-4df5-8d66-276c1eed5d62.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/02f9abc9-4270-4df5-8d66-276c1eed5d62.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-mencari-pola-bilangan#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Mencari Rumus Pola Bilangan, Jenis-Jenis &#038; Contohnya | Matematika Kelas 8"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/470051cdf1b4dc4a2ee106f5833bc475","name":"Thalitha Ariesti Widhia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Thalitha Ariesti Widhia"},"url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/thalitha-ariesti-widhia"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2890","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/109"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2890"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2890\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25322,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2890\/revisions\/25322"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2890"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2890"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2890"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2890"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}