{"id":298,"date":"2025-06-23T03:00:00","date_gmt":"2025-06-22T20:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=298"},"modified":"2025-06-23T16:20:23","modified_gmt":"2025-06-23T09:20:23","slug":"pengertian-sosiologi-dan-objek-studinya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-sosiologi-dan-objek-studinya","title":{"rendered":"Pengertian Sosiologi Menurut Para Ahli &#038; Objek Kajiannya | Sosiologi Kelas 10"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20-%20Sosiologi%20Kelas%2010%20-%20Pengertian%20Sosiologi%20Menurut%20Para%20Ahli.png\" alt=\"Header - Sosiologi Kelas 10 - Pengertian Sosiologi Menurut Para Ahli\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Teman-teman, di SMP, mungkin beberapa di antara kamu ada yang sudah belajar materi Sosiologi ya. Di tingkat yang lebih lanjut, kamu juga akan belajar materi ini lebih dalam dan luas lagi, loh! Tapi, kamu tahu nggak sih, <span style=\"font-weight: bold;\">apa yang dimaksud Sosiologi<\/span> itu? Apa saja <span style=\"font-weight: bold;\">objek kajian Sosiologi<\/span> itu?\u00a0<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hayooo&#8230; ada yang tahu? Mungkin salah satu alasan kenapa kamu kurang paham dengan mata pelajaran ini adalah karena kamu belum tahu nih, maksud atau <span style=\"font-weight: bold;\">pengertian Sosiologi<\/span> itu sendiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalau kamu bertanya <strong>pengertian Sosiologi<\/strong> kepada teman yang suka main <em>plesetan<\/em>, mungkin dia akan menjawab dengan, \u201c<em>Wah<\/em>, itu <em>mah<\/em> pelajaran <em>sok<\/em> sial!\u201d Kalau kamu bertanya kepada teman yang kelaparan, mungkin dia akan menjawab: \u201cSosis <em>apaan<\/em> tadi kata <em>lo<\/em>?\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah<\/em>, sebenarnya <span style=\"font-weight: bold;\">apa itu sosiologi<\/span>? Di <a style=\"font-weight: bold;\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/c\/sosiologi\/sosiologi-sma-kelas-10\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">artikel Sosiologi kelas 10<\/a> ini, kita akan bahas <span style=\"font-weight: bold;\">pengertian Sosiologi menurut para ahli<\/span>, serta <span style=\"font-weight: bold;\">objek-objek kajiannya<\/span>. Mari disimak!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengantar-ilmu-sosiologi\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ilmu Sosiologi: Pengertian, Sejarah, Ciri-Ciri, dan Fungsinya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Pengertian Sosiologi Menurut Para Ahli<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Secara etimologis, istilah sosiologi berasal dari bahasa latin yaitu <em><strong>\u201csocio\u201d<\/strong><\/em> yang berarti <strong>kawan\/masyarakat<\/strong>, dan <em><strong>\u201clogos\u201d <\/strong><\/em>yang berarti <strong>\u201cilmu\u201d<\/strong>. Dari sini, banyak pakar yang mendefinisikan sosiologi. Di antaranya:<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 18px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Emile Durkheim<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Emile Durkheim (1858-1917), Sosiologi adalah ilmu yang memelajari <strong>fakta-fakta sosial, <\/strong><span style=\"font-weight: normal;\">y<\/span>aitu fakta-fakta yang berisikan cara <strong>bertindak, berpikir, dan merasakan yang mengendalikan individu<\/strong>.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 18px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">2. Max Weber<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Max Weber (1864-1920), Sosiologi adalah ilmu yang memelajari hubungan dan pengaruh timbal balik antara <strong>beranekaragam gejala sosial<\/strong> (seperti misalnya, gejala ekonomi, gejala agama, gejala keluarga, dan gejala moral).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 18px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">3. Peter L. Berger<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Peter L. Berger, Sosiologi bertujuan untuk <strong>memahami masyarakat,<\/strong> sehingga daya tarik sosiologi terletak pada <strong>kenyataan yang memungkinkan kita untuk memperoleh gambaran lain<\/strong> mengenai dunia yang sudah kita tempati sepanjang hidup.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 18px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">4. Auguste Comte<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Bapak Sosiologi Auguste Comte (1789-1853), Sosiologi adalah ilmu yang bertujuan untuk <strong>mengetahui masyarakat<\/strong> dan dengan pengetahuan itu, seseorang dapat <strong>menjelaskan, meramal, serta mengontrol masyarakat.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Beliau juga menjelaskan bahwa\u00a0 <strong>sosiologi adalah ilmu yang mempelajari masyarakat secara ilmiah sebagai suatu sistem yang teratur<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Ia menyebut sosiologi sebagai \u201cqueen of sciences\u201d karena dianggap sebagai ilmu paling tinggi yang merangkum ilmu lainnya untuk memahami tatanan sosial.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 18px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">5. Karl Marx<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karl Marx menyatakan bahwa sosiologi adalah studi tentang <strong>kelas-kelas sosial dalam masyarakat<\/strong> serta konflik yang terjadi akibat ketimpangan ekonomi dan kepemilikan alat produksi. Ia menekankan bahwa perubahan sosial terjadi melalui perjuangan kelas (<em>class struggle<\/em>).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 18px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">6. Herbert Spencer<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Herbert Spencer memandang sosiologi sebagai <\/span><strong>studi tentang evolusi masyarakat dan institusi sosial, di mana masyarakat berkembang dari bentuk yang sederhana menjadi kompleks<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">. Ia menerapkan teori evolusi biologis pada masyarakat.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 18px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">7. Herbert Spencer<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Harriet Martineau, <\/span>sosiologi adalah ilmu yang harus <strong>mempelajari semua aspek kehidupan sosial<\/strong>, <strong>termasuk moralitas<\/strong>, <strong>kebiasaan<\/strong>, dan <strong>hubungan gender<\/strong>, untuk memahami tatanan masyarakat secara utuh<span style=\"font-weight: 400;\">. Ia dianggap pelopor dalam mengaitkan sosiologi dengan isu-isu perempuan dan keadilan sosial.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>8. Ibn Khaldun<\/b><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ibn Khaldun, tokoh Islam abad ke-14, menyatakan bahwa <\/span><strong>sosiologi adalah ilmu tentang masyarakat manusia<\/strong>, <strong>termasuk perkembangan peradaban, kekuasaan<\/strong>, dan <strong>dinamika sosial<\/strong>.<span style=\"font-weight: 400;\"> Ia memperkenalkan konsep <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u2018asabiyyah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (solidaritas kelompok) yang sangat penting dalam sosiologi modern.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 18px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">9. Pitirim Sorokin<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Pitirim Sorokin (terjemahan bebas dari Sorokin, <em>Contemporary Sociological Theories<\/em>, 1928: 760-761), Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang <span style=\"font-weight: bold;\">hubungan dan pengaruh timbal balik antar gejala-gejala sosial<\/span>. Misalnya, hubungan antara gejala ekonomi dengan agama, hubungan antara gejala hukum dengan ekonomi, dsb.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 18px; text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">10. Roucek &amp; Warren<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Roucek dan Warren (terjemahan bebas dari Roucek dan Warren, <em>Sociology an Introduction<\/em>, 1962: 3), Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari <span style=\"font-weight: bold;\">hubungan antara manusia dalam kelompok-kelompok<\/span>.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 18px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">11. William F. Ogburn &amp; Mayer F. Nimkoff<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut William F. Oburn dan Mayer F. Nimkoff dalam bukunya yang berjudul \u201c<em>Sociology<\/em>\u201d edisi keempat, Sosiologi adalah <strong>penelitian secara ilmiah terhadap interaksi sosial<\/strong> dan hasilnya, yaitu organisasi sosial.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 18px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">12. Paul B. Horton<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Paul B. Horton, Sosiologi adalah ilmu yang memusatkan pada <span style=\"font-weight: bold;\">kehidupan manusia secara berkelompok<\/span> dan hasil dari kehidupan berkelompok tersebut. Konsep Sosiologi menurut Paul B. Horton mengarah pada <a style=\"font-weight: bold;\" href=\"\/blog\/bentuk-dan-faktor-mobilitas-sosial\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">mobilitas sosial<\/a>.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 18px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">13. J.A.A. Van Doorn &amp; C.J. Lammers<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut J.A.A. Van Doorn dan C.J. Lammers dalam bukunya yang berjudul \u201c<em>Modern Sociology, Systematic en Analyse<\/em>, (1964: 24), Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang <span style=\"font-weight: bold;\">struktur-struktur dan proses-proses kemasyarakatan yang bersifat stabil<\/span>.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 18px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">14. Alvin Bertrand<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Alvin Bertrand, Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang <span style=\"font-weight: bold;\">hubungan antar manusia<\/span> (<em>human relationship<\/em>).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 18px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">15. P.J. Bouwman<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut P. J. Bouwman, Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang <span style=\"font-weight: bold;\">masyarakat secara umum<\/span>.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 18px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">16. Selo Soemardjan &amp; Soelaeman Soemardi<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Selo Seomardjan dan Seolaeman Seomardi, Sosiologi adalah ilmu kemasyarakatan yang memelajari <strong>struktur sosial dan proses-proses sosial<\/strong> termasuk perubahan sosial.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 18px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">17. Soerjono Soekanto<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Seorjono Soekanto, Sosiologi adalah ilmu yang memfokuskan perhatian pada <span style=\"font-weight: bold;\">masyarakat <\/span>yang bersifat umum dan berusaha memahami <span style=\"font-weight: bold;\">pola-pola umum yang terjadi dalam kehidupan masyarakat<\/span>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/10-pengertian-observasi-menurut-para-ahli\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pengertian Observasi Menurut Para Ahli<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Pengertian Sosiologi secara Umum<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah<\/em>, ada beragam banget, <em>kan<\/em>, <span style=\"font-weight: bold;\">pengertian sosiologi <\/span><span style=\"font-weight: normal;\">itu<\/span>. Tapi, dari sekian banyak definisi sosiologi menurut para ahli di atas, kita dapat simpulkan bahwa, <span style=\"font-weight: bold;\">sosiologi adalah<\/span> <strong>ilmu yang memelajari tentang masyarakat<\/strong>.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Pengertian%20Sosiologi%20-%20Sosiologi%20Kelas%2010.png\" alt=\"Pengertian Sosiologi - Sosiologi Kelas 10\" width=\"600\" height=\"400\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Objek Kajian Sosiologi<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pertanyaannya adalah, masyarakat yang seperti apa? Bagian apa yang dipelajari dari Sosiologi? <strong>Bagian apa yang dipelajari di Sosiologi ini disebut dengan objek Sosiologi<\/strong><span style=\"font-weight: normal;\">.<\/span> Untuk menjawab ini, ada beberapa pendapat para tokoh yang bisa menjelaskannya:<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 18px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Objek Sosiologi menurut Emile Durkheim<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari pengertian sosiologi yang digagas Durkheim di atas tadi, kita bisa tahu bahwa <strong>sosiologi mempelajari tentang fakta-fakta sosial.<\/strong> Contohnya, hukum-hukum yang mengatur tingkah laku manusia.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 18px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">2. Objek Sosiologi menurut Max Weber<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berbeda dengan Durkheim, Webber lebih berfokus pada \u201c<span style=\"font-weight: bold;\">tindakan sosial<\/span>\u201d yang mempertimbangkan perilaku orang lain. Seperti apa itu? Misalnya, kamu dengan sengaja membawa <em>speaker <\/em>ke tengah jalan. Menyetel musik kencang-kencang, lalu berjoget untuk menarik pehatian orang lain. Itu yang disebut dengan tindakan sosial karena kamu dengan sengaja membuat orang lain merespon tindakanmu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebaliknya, kalau kamu sedang di jalan, lalu, ketika mendengar dentuman gendang dangdut, kamu refleks berjoget. <em>Nah<\/em>, itu bukan sebuah tindakan sosial karena tidak berorientasi pada perilaku orang lain.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 18px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">3. Objek Sosiologi menurut Wright Mills<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, Wright Mills berpendapat bahwa untuk <strong>memahami apa yang terjadi di dunia maupun dalam diri manusia<\/strong>, kita membutuhkan <em><strong>\u201cSociological imagination\u201d <\/strong><\/em>(khayalan sosiologis). Dengan khayalan itu, kita dapat memahami <strong>sejarah masyarakat, riwayat hidup pribadi, serta hubungan antara keduanya.<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 18px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">4. Objek Sosiologi menurut Auguste Comte<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Auguste Comte berpendapat bahwa ilmu sosiologi terbagi menjadi dua, yaitu <strong>statika sosial dan dinamika sosial.<\/strong> Statika sosial adalah sosiologi yang <strong>memelajari pola hubungan masyarakat yang bersifat statis (tetap)<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Misalnya, lembaga atau sistem hukum. Sementara dinamika sosial berarti sosiologi memelajari <span style=\"font-weight: bold;\">perubahan sosial dalam masyarakat<\/span>. Contohnya: globalisasi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 18px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">5. Objek Sosiologi menurut Meyer F. Nimkof<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tidak jauh berbeda, Nimkoff membagi <span style=\"font-weight: bold;\">objek kajian Sosiologi ke dalam 7 bagian<\/span>, di antaranya faktor dalam kehidupan sosial manusia, kebudayaan, sifat hakiki manusia (<em>human nature<\/em>), kelakuan kolektif, persekutuan hidup, lembaga sosial, dan perubahan sosial (<em>social change<\/em>).<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Objek%20Kajian%20Sosiologi%20-%20Sosiologi%20Kelas%2010.png\" alt=\"Objek Kajian Sosiologi - Sosiologi Kelas 10\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/tindakan-dan-interaksi-sosial\" rel=\"noopener\">Apa Bedanya Tindakan dan Interaksi Sosial Itu?<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari berbagai pendapat para tokoh di atas, bisa kita simpulkan bahwa <strong>objek kajian Sosiologi<\/strong> <span style=\"font-weight: bold;\">adalah<\/span> <strong>masyarakat<\/strong>, dengan mengamati <strong>hubungan antarmanusia dan proses sebab-akibat<\/strong> yang timbul dari hubungan itu.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oke, selesai sudah materi tentang <strong>pengertian ilmu Sosiologi menurut para ahli dan apa saja objek kajiannya.<\/strong> Ingin tahu lebih dalam lagi tentang materi Sosiologi lainnya?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Yuk,<\/em> segera tonton berbagai video pembelajaran dan animasi menarik di <a style=\"font-weight: bold;\" href=\"https:\/\/ruangguru.com\/belajar?utm_medium=referral&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=pengertian-sosiologi-dan-objek-kajiannya\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ruangbelajar<\/a><strong>!\u00a0<\/strong>Di sana, kamu juga akan mendapat latihan soal serta rangkuman menggunakan infografis yang membuat kamu gampang menangkap isi materinya, <em>lho!<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/bayar.ruangguru.com\/\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/ceb472c4-1feb-4a1d-afdf-4f92234a63d0.jpg\" alt=\"CTA Ruangguru\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: left; font-weight: bold;\">Referensi:<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Subadi, Tjipto (2008). Sosiologi [Daring]. Tautan: https:\/\/publikasiilmiah.ums.ac.id\/bitstream\/handle\/11617\/3007\/Sosiologi.pdf?sequence=3#:~:text=Roucek%20dan%20Warren%20(terjemahan%20bebas,antara%20manusia%20dalam%20kelompok%2D%20kelompok. (Diakses pada 20 Maret 2023)<\/p>\n<p><strong><em>Materi artikel ini diperkaya oleh <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/ringgana-wandy-wiguna\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ringgana Wandy Wiguna<\/a>.<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Teman-teman, di SMP, mungkin beberapa di antara kamu ada yang sudah belajar materi Sosiologi ya. Di tingkat yang lebih lanjut, kamu juga akan belajar materi ini lebih dalam dan luas lagi, loh! Tapi, kamu tahu nggak sih, apa yang dimaksud Sosiologi itu? Apa saja objek kajian Sosiologi itu?\u00a0 &#8212; &nbsp; Hayooo&#8230; ada yang tahu? Mungkin [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":298,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20-%20Sosiologi%20Kelas%2010%20-%20Pengertian%20Sosiologi%20Menurut%20Para%20Ahli.png"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1750670283:1"],"_wp_old_date":["2023-03-20"],"_aioseo_title":["Pengertian Sosiologi Menurut Para Ahli &amp; Objek Kajiannya"],"_aioseo_description":["Sosiologi berasal dari bahasa Latin, yaitu \u201csocio\u201d dan \u201clogos\u201d. Yuk, cari tahu pengertian sosiologi menurut para ahli dan objek kajiannya!"],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_yoast_wpseo_title":["Pengertian Sosiologi Menurut Para Ahli & Objek Kajiannya"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Sosiologi berasal dari bahasa Latin, yaitu \u201csocio\u201d dan \u201clogos\u201d. Yuk, cari tahu pengertian sosiologi menurut para ahli dan objek kajiannya!"]},"categories":[534,538],"tags":[52,10,37],"class_list":["post-298","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sosiologi","category-sosiologi-sma-kelas-10","tag-kelas-10","tag-konsep-pelajaran","tag-sma"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pengertian Sosiologi Menurut Para Ahli &amp; Objek Kajiannya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sosiologi berasal dari bahasa Latin, yaitu \u201csocio\u201d dan \u201clogos\u201d. Yuk, cari tahu pengertian sosiologi menurut para ahli dan objek kajiannya!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-sosiologi-dan-objek-studinya\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengertian Sosiologi Menurut Para Ahli &amp; Objek Kajiannya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sosiologi berasal dari bahasa Latin, yaitu \u201csocio\u201d dan \u201clogos\u201d. Yuk, cari tahu pengertian sosiologi menurut para ahli dan objek kajiannya!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-sosiologi-dan-objek-studinya\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-06-22T20:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-06-23T09:20:23+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Kresnoadi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Kresnoadi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-sosiologi-dan-objek-studinya\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-sosiologi-dan-objek-studinya\",\"name\":\"Pengertian Sosiologi Menurut Para Ahli & Objek Kajiannya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-sosiologi-dan-objek-studinya#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-sosiologi-dan-objek-studinya#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20-%20Sosiologi%20Kelas%2010%20-%20Pengertian%20Sosiologi%20Menurut%20Para%20Ahli.png\",\"datePublished\":\"2025-06-22T20:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-23T09:20:23+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/1cab2981df0b774acc5ed5206be80410\"},\"description\":\"Sosiologi berasal dari bahasa Latin, yaitu \u201csocio\u201d dan \u201clogos\u201d. Yuk, cari tahu pengertian sosiologi menurut para ahli dan objek kajiannya!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-sosiologi-dan-objek-studinya#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-sosiologi-dan-objek-studinya\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-sosiologi-dan-objek-studinya#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20-%20Sosiologi%20Kelas%2010%20-%20Pengertian%20Sosiologi%20Menurut%20Para%20Ahli.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20-%20Sosiologi%20Kelas%2010%20-%20Pengertian%20Sosiologi%20Menurut%20Para%20Ahli.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-sosiologi-dan-objek-studinya#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pengertian Sosiologi Menurut Para Ahli &#038; Objek Kajiannya | Sosiologi Kelas 10\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/1cab2981df0b774acc5ed5206be80410\",\"name\":\"Kresnoadi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Kresnoadi\"},\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/kresnoadi\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengertian Sosiologi Menurut Para Ahli & Objek Kajiannya","description":"Sosiologi berasal dari bahasa Latin, yaitu \u201csocio\u201d dan \u201clogos\u201d. Yuk, cari tahu pengertian sosiologi menurut para ahli dan objek kajiannya!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-sosiologi-dan-objek-studinya","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pengertian Sosiologi Menurut Para Ahli & Objek Kajiannya","og_description":"Sosiologi berasal dari bahasa Latin, yaitu \u201csocio\u201d dan \u201clogos\u201d. Yuk, cari tahu pengertian sosiologi menurut para ahli dan objek kajiannya!","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-sosiologi-dan-objek-studinya","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2025-06-22T20:00:00+00:00","article_modified_time":"2025-06-23T09:20:23+00:00","author":"Kresnoadi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Kresnoadi","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-sosiologi-dan-objek-studinya","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-sosiologi-dan-objek-studinya","name":"Pengertian Sosiologi Menurut Para Ahli & Objek Kajiannya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-sosiologi-dan-objek-studinya#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-sosiologi-dan-objek-studinya#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20-%20Sosiologi%20Kelas%2010%20-%20Pengertian%20Sosiologi%20Menurut%20Para%20Ahli.png","datePublished":"2025-06-22T20:00:00+00:00","dateModified":"2025-06-23T09:20:23+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/1cab2981df0b774acc5ed5206be80410"},"description":"Sosiologi berasal dari bahasa Latin, yaitu \u201csocio\u201d dan \u201clogos\u201d. Yuk, cari tahu pengertian sosiologi menurut para ahli dan objek kajiannya!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-sosiologi-dan-objek-studinya#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-sosiologi-dan-objek-studinya"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-sosiologi-dan-objek-studinya#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20-%20Sosiologi%20Kelas%2010%20-%20Pengertian%20Sosiologi%20Menurut%20Para%20Ahli.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Header%20-%20Sosiologi%20Kelas%2010%20-%20Pengertian%20Sosiologi%20Menurut%20Para%20Ahli.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-sosiologi-dan-objek-studinya#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pengertian Sosiologi Menurut Para Ahli &#038; Objek Kajiannya | Sosiologi Kelas 10"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/1cab2981df0b774acc5ed5206be80410","name":"Kresnoadi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Kresnoadi"},"url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/kresnoadi"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/298","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=298"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/298\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23555,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/298\/revisions\/23555"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/298"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=298"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=298"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=298"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}