{"id":307,"date":"2025-11-20T02:00:00","date_gmt":"2025-11-19T19:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=307"},"modified":"2025-11-20T09:41:09","modified_gmt":"2025-11-20T02:41:09","slug":"jurusan-arsitektur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jurusan-arsitektur","title":{"rendered":"Jurusan Arsitektur: Mata Kuliah, Universitas, dan Gelar Akademik"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/PK%20-%20Jurusan%20arsitektur%20(v2)-01.jpg\" alt=\"Jurusan Arsitektur - Ruangguru\" width=\"820\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: center;\"><em>Artikel ini membahas mengenai hal-hal apa saja yang harus diperhatikan oleh calon mahasiswa sebelum memilih jurusan arsitektur beserta mata kuliah, prospek kerja, dan kampus terbaik untuk jurusan Arsitektur.<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apakah kamu ingin membuat bangunan atau rumah dengan desainmu sendiri? Menjadi seorang arsitek memang membutuhkan keahlian yang luar biasa. Kamu harus mempertimbangkan banyak hal untuk bisa membangun <a href=\"\/blog\/sejarah-kelas-12-perkembangan-teknologi-arsitektur-dan-konstruksi-di-indonesia\" rel=\"noopener\"><strong>sebuah bangunan<\/strong><\/a> yang fungsional dan berguna bagi penghuninya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Maka, banyak ilmu yang harus dipahami oleh arsitek. Jika kamu ingin mengambil jurusan Arsitektur, ada beberapa hal yang harus kamu persiapkan agar kamu bisa menjalani perkuliahan dengan lancar. Wah, apa saja ya kira-kira?<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Mengenal Jurusan Arsitektur<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Program studi Arsitektur mempelajari tentang desain dan rancangan konstruksi bangunan. Bidang arsitektur lebih cenderung menuangkan ide, konsep, dan desain di atas kertas, sedangkan untuk realisasi pembangunannya akan dikerjakan oleh Teknik Sipil.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk mendalami arsitektur, kamu harus mempelajari beberapa hal, seperti:<\/p>\n<ol>\n<li>kekuatan bangunan (firmitas),<\/li>\n<li>estetika atau keindahan bangunan (venustas), dan<\/li>\n<li>fungsi bangunan (utilitas).<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Jurusan Arsitektur juga termasuk jurusan yang populer dengan banyak peminat di Indonesia, <em>lho<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kupas-tuntas-teknik-sipil-jurusan-favorit-di-jalur-sbmptn\">Prospek Kerja Jurusan Teknik Sipil, Mata Kuliah &amp; Peminatan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Jurusan Arsitektur Bagian dari Fakultas Teknik<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Biasanya, prodi Arsitektur menjadi bagian dari Fakultas Teknik. Namun, jurusan ini tidak hanya mempelajari hal-hal teknik, melainkan juga seni dan estetika. Kamu akan mempelajari bagaimana cara membuat bangunan yang tidak hanya indah, tetapi juga bisa berfungsi dengan baik sesuai kebutuhan penghuninya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi, saat kamu melihat bangunan yang indah, itu tidak terlepas dari hasil karya arsitek. Jurusan ini cocok untuk kamu yang punya ketertarikan pada desain dan rancang bangunan.<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/jurusan-desain-interior\" rel=\"noopener\">Mau Masuk Jurusan Desain Interior? Yuk, Cari Tahu Seluk-Beluknya<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Hal yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Masuk Jurusan Arsitektur<\/span><\/h2>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Buatlah karya yang beragam<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kebanyakan orang beranggapan bahwa menjadi seorang arsitek berarti bisa mendapatkan penghasilan yang besar. Hal ini tidak salah, namun besar kecilnya gaji tergantung pada banyak faktor, <em>lho<\/em>. Misalnya saja beban kerja yang kamu dapatkan, jenis perusahaan, hingga lokasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ilmu Arsitektur juga berhubungan erat dengan pengukuran, rancang bahan dan harga, serta berbagai detail konstruksi lainnya. Untuk itu, kamu harus terus mengembangkan <em>skill<\/em> dan membuat karya yang beragam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jangan hanya membuat desain rumah melulu, karena klienmu nanti pastinya ingin bekerja sama dengan arsitek yang kreatif dengan beragam ide segar dan inspiratif.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Arch2O-8-types-of-architecture-students-04.jpg\" alt=\"membuat karya di jurusan arsitektur\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Buatlah karya yang beragam (Sumber:\u00a0arch2o.com)<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">2. Kreatif dalam memecahkan masalah<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk menjadi seorang arsitek yang sukses tidak hanya membutuhkan kemampuan menggambar atau berhitung. Kemampuan paling penting yang harus kamu kuasai adalah kemampuan memecahkan masalah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai mahasiswa jurusan Arsitektur, kamu harus banyak berhadapan dengan tata letak serta fungsi bangunan, sehingga mahasiswa arsitektur butuh kreativitas untuk dapat mengelola desain.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, kamu juga harus mempunyai karakter yang kuat. Hasil gambar kamu haruslah unik dan mencerminkan diri kamu yang sebenarnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">3. Pilih universitas yang tepat<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di zaman sekarang ini, ilmu Arsitektur sudah sangat berkembang dan mengikuti perkembangan modern, sehingga perkuliahannya pun banyak yang menggunakan komputer dan <em>software<\/em> canggih.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk menjadi arsitek yang handal dan mengikuti tren, maka pilihlah universitas yang menyediakan kurikulum modern. Jangan lupa juga ya untuk cek akreditasi kampus yang kamu pilih dan pastikan fasilitasnya cukup menunjang.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/truong-dai-hoc-cuon-so-tay-cua-sinh-vien-kien-truc-3.jpg\" alt=\"jurusan arsitektur harus tertarik menggambar\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Untuk masuk ke jurusan arsitektur, kamu harus punya ketertarikan dalam menggambar (Sumber:\u00a0kienviet.net)<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">4. Punya ketertarikan pada menggambar, seni, dan teknologi<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada umumnya, arsitektur menjadi jurusan yang masuk ke bagian dari Fakultas Teknik. Namun, jurusan ini tidak melulu mengajarkan hal-hal teknik <em>lho<\/em>, tetapi juga seni dan estetika. Arsitektur lebih cenderung menuangkan ide, konsep, dan desain di atas kertas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam mendalami arsitektur, para mahasiswanya harus mempelajari kekuatan bangunan (firmitas), estetika atau keindahan bangunan (venustas), dan fungsi bangunan (utilitas).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk masuk ke jurusan Arsitektur, kamu harus punya ketertarikan pada desain dan rancang bangunan. Selain itu, kamu juga paling tidak mempunyai ketertarikan pada matematika, menggambar, seni, humaniora, sains, dan teknologi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">5. Punya mental kuat<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tidak hanya untuk mahasiswa arsitektur saja, setiap jurusan pastinya mengharuskan kamu berjuang ekstra keras selama kuliah. Hal ini tentu untuk memaksa kamu mengembangkan kemampuan dan pengetahuan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekaligus, melatih mental kamu saat akan menghadapi klien sesungguhnya setelah lulus nanti. Jadi jangan mudah putus asa ya, karena semua tugas yang diberikan pasti akan bermanfaat di dunia kerja yang sebenarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/YASAR-ARCHITECTURE-student.jpg\" alt=\"jurusan arsitektur harus kreatif dan inovatif\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Inovatif dan kreatif (Sumber:\u00a0architecturelab.net)<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">6. Tambah referensi dengan melihat arsitek masa lalu<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk menjadi arsitek yang kreatif dan penuh ide, kamu bisa menjadikan karya para arsitek lainnya sebagai bahan inspirasi dan referensi kamu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jangan lupa juga untuk memperbanyak membaca buku atau bahkan <em>travelling<\/em> ke kota dan negara dengan bangunan menarik untuk mengulik tentang sejarah arsitek masa lalu. Dengan begitu, <em>insight<\/em> dan ilmu kamu pun dapat terus bertambah.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">7. Manfaatkan waktu libur dengan magang<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain terus belajar di kampus, kamu juga harus mencari kesempatan magang di beberapa bidang atau perusahaan yang membutuhkan tenaga arsitek.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Misalnya, coba magang di perusahaan yang menawarkan jasa pembuatan rumah, gedung, atau bahkan sarana umum seperti stadion dan rumah sakit. Pengalaman magang ini akan membuka wawasan dan menambah pengalaman kamu sebagai seorang arsitek, serta juga mempersempit minat kamu untuk memilih bidang yang akan kamu geluti nanti.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/9-jurusan-dengan-lulusan-bergaji-tinggi\" rel=\"noopener\">9 Jurusan dengan Lulusan Bergaji Tinggi<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Mata Kuliah Jurusan Arsitektur<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di jurusan ini kamu akan belajar banyak hal terkait konstruksi dan desain bangunan. Beberapa mata kuliah yang akan kamu temui antara lain:<\/p>\n<ol>\n<li>Arsitektur dan Lingkungan,<\/li>\n<li>Teknik Komunikasi Arsitektur,<\/li>\n<li>Tata Ruang,<\/li>\n<li>Matematika Arsitektur,<\/li>\n<li>Estetika Bentuk,<\/li>\n<li>Gambar Teknik,<\/li>\n<li>Ilmu Bahan Bangunan,<\/li>\n<li>Mekanika Teknik,<\/li>\n<li>Arsitektur Etnik,<\/li>\n<li>Seni Rupa,<\/li>\n<li>Pencahayaan,<\/li>\n<li>Kalkulus,<\/li>\n<li>Azas dan Metoda Perancangan,<\/li>\n<li>Struktur dan Konstruksi,<\/li>\n<li>Fisika Bangunan, dan sebagainya.<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Prospek Kerja Jurusan Arsitektur<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Arsitek mempunyai prospek kerja yang sangat bagus, sebab hampir semua perusahaan properti dan konstruksi pasti membutuhkan jasa arsitek. Apalagi tren properti yang terus berkembang membutuhkan ide-ide serta inovasi baru dari lulusan jurusan Arsitektur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berikut adalah beberapa prospek kerja dari jurusan Arsitektur seperti yang dilansir dari laman itb.ac.id.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Instansi Pemerintah<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Alumni Arsitektur biasanya akan berperan sebagai perencana dan manajer proyek. Misalnya, kamu bisa bekerja di Dinas Pekerjaan Umum, Badan Perencanaan Daerah, dan sebagainya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px; text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">2.<em><strong> Architect in House<\/strong><\/em><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di beberapa perusahaan, terutama perusahaan besar biasanya memiliki arsitek khusus yang dipekerjakan untuk membangun kantor, rumah dinas, dan prasarana lain yang dibutuhkan oleh perusahaan tersebut. Misalnya, Pertamina, Bank Indonesia, dan lainnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">3. Konsultan Arsitektur<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai lulusan Arsitektur, kamu juga bisa bekerja dan memberikan jasa profesional sebagai desainer dan konsultan,\u00a0<em>lho<\/em>.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">4. Pendidikan dan penelitian<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lulusan Arsitektur juga dapat melanjutkan jenjang sekolah dan menjadi pengajar. Kamu juga bisa menjadi peneliti khusus di bidang\u00a0<em>urban development<\/em>.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">5. Kontraktor dan Manajemen Proyek<\/span><\/h3>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\">Profesi pekerjaan yang mungkin diambil oleh lulusan Arsitektur adalah menjadi kontraktor. Di bidang properti, kontraktor bertanggung jawab untuk melaksanakan pekerjaan konstruksi. Contohnya, seperti menyediakan material dan layanan yang dibutuhkan untuk pembangunan proyek.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">6. <em>Quantity Surveyor<\/em><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seorang\u00a0<em>Quantity Surveyor<\/em>\u00a0(QS) harus mengenal bahan-bahan bangunan dengan baik. Ia juga dapat memberikan masukan mengenai bahan terbaru pada saat arsitek merancang. Pada saat bangunan sudah selesai dirancang, QS juga akan menghitung berapa biaya yang diperlukan untuk membangunnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">7. Properti<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lulusan Arsitektur juga dapat berprofesi sebagai\u00a0<em>marketing associate<\/em>\u00a0atau\u00a0<em>project manager<\/em>\u00a0di bidang properti.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">8. Multimedia<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karena basis keahliannya dalam mendesain, seorang alumni dari Arsitektur juga bisa terjun ke bidang kreatif seperti multimedia, dan sebagainya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Gelar Akademik Jurusan Arsitektur<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah menjalani kuliah dan lulus dari jurusan Arsitektur, kamu akan mendapatkan gelar <strong>S.Ars. (Sarjana Arsitektur)<\/strong>. Sementara, kalau kamu mau lanjut ke jenjang S2, gelar yang akan kamu dapatkan adalah <strong>M.Ars. (Magister Arsitektur)<\/strong>.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Daftar Kampus dengan Jurusan Arsitektur<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sudah yakin banget mau masuk jurusan ini? Ada banyak kampus negeri dan swasta yang membuka jurusan ini. Kalau kamu tanya, jurusan arsitektur terbaik di Indonesia, berikut adalah daftar kampusnya:<\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Universitas Indonesia (UI)<\/li>\n<li>Institut Teknologi Bandung (ITB)<\/li>\n<li>Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)<\/li>\n<li>Binus University<\/li>\n<li>Universitas Brawijaya (UB)<\/li>\n<li>Universitas Diponegoro (Undip)<\/li>\n<li>Universitas Gadjah Mada (UGM)<\/li>\n<li>Universitas Padjadjaran (Unpad)<\/li>\n<li>Universitas Sebelas Maret (UNS)<\/li>\n<li>Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menjanjikan banget &#8216;kan? Yuk, kejar cita-citamu menjadi arsitek dengan mempersiapkan diri dengan matang! Yuk, belajar untuk menghadapi SNBT dan Seleksi Mandiri PTN di\u00a0<a href=\"https:\/\/app.ruangguru.com\/ruanguji\"><strong>ruanguji<\/strong><\/a>!<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/app.ruangguru.com\/ruanguji\/sma\/8662407f-f3b5-4c44-ac57-f75b4a918763\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/bea98ea6-d2a9-4463-b35d-0bd56096aba9.jpeg\" alt=\"CTA Ruanguji\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">Referensi:<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Program Studi Sarjana Arsitektur. itb.ac.id [daring]. Tautan: https:\/\/www.itb.ac.id\/program-studi-sarjana-arsitektur (Diakses: 29 Juni 2021)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Artikel ini membahas mengenai hal-hal apa saja yang harus diperhatikan oleh calon mahasiswa sebelum memilih jurusan arsitektur beserta mata kuliah, prospek kerja, dan kampus terbaik untuk jurusan Arsitektur. &#8212; &nbsp; Apakah kamu ingin membuat bangunan atau rumah dengan desainmu sendiri? Menjadi seorang arsitek memang membutuhkan keahlian yang luar biasa. Kamu harus mempertimbangkan banyak hal untuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":22,"featured_media":307,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/PK%20-%20Jurusan%20arsitektur%20%28v2%29-01.jpg"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1764833686:1"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Mau masuk jurusan Arsitektur? Yuk, simak seluk beluknya berikut ini. Mulai dari mata kuliah, prospek kerja, hingga skill yang dibutuhkan."],"_yoast_wpseo_content_score":["90"],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["7"],"_wp_old_date":["2023-03-18"],"_yoast_wpseo_primary_category":["563"]},"categories":[564,563],"tags":[70,55],"class_list":["post-307","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kampus-dan-jurusan","category-pojok-kampus","tag-kampus-dan-jurusan","tag-pojok-kampus"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Jurusan Arsitektur: Mata Kuliah, Universitas, dan Gelar Akademik<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Mau masuk jurusan Arsitektur? Yuk, simak seluk beluknya berikut ini. Mulai dari mata kuliah, prospek kerja, hingga skill yang dibutuhkan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jurusan-arsitektur\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Jurusan Arsitektur: Mata Kuliah, Universitas, dan Gelar Akademik\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mau masuk jurusan Arsitektur? Yuk, simak seluk beluknya berikut ini. Mulai dari mata kuliah, prospek kerja, hingga skill yang dibutuhkan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jurusan-arsitektur\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-11-19T19:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-11-20T02:41:09+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Shabrina Alfari\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Shabrina Alfari\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jurusan-arsitektur\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jurusan-arsitektur\",\"name\":\"Jurusan Arsitektur: Mata Kuliah, Universitas, dan Gelar Akademik\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jurusan-arsitektur#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jurusan-arsitektur#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/PK%20-%20Jurusan%20arsitektur%20%28v2%29-01.jpg\",\"datePublished\":\"2025-11-19T19:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-20T02:41:09+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/af6350034b171a1408a571ed11ae0248\"},\"description\":\"Mau masuk jurusan Arsitektur? Yuk, simak seluk beluknya berikut ini. Mulai dari mata kuliah, prospek kerja, hingga skill yang dibutuhkan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jurusan-arsitektur#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jurusan-arsitektur\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jurusan-arsitektur#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/PK%20-%20Jurusan%20arsitektur%20%28v2%29-01.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/PK%20-%20Jurusan%20arsitektur%20%28v2%29-01.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jurusan-arsitektur#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Jurusan Arsitektur: Mata Kuliah, Universitas, dan Gelar Akademik\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/af6350034b171a1408a571ed11ae0248\",\"name\":\"Shabrina Alfari\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79094fae9fdc0a70f38fea8e648da0d97a5c1e687461905420034bf6e4ed550f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79094fae9fdc0a70f38fea8e648da0d97a5c1e687461905420034bf6e4ed550f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Shabrina Alfari\"},\"description\":\"Content Writer and Content Performance at Ruangguru. Hope my writing finds you well and help you learn a thing or two! :D\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/shabrina-alfari\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Jurusan Arsitektur: Mata Kuliah, Universitas, dan Gelar Akademik","description":"Mau masuk jurusan Arsitektur? Yuk, simak seluk beluknya berikut ini. Mulai dari mata kuliah, prospek kerja, hingga skill yang dibutuhkan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jurusan-arsitektur","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Jurusan Arsitektur: Mata Kuliah, Universitas, dan Gelar Akademik","og_description":"Mau masuk jurusan Arsitektur? Yuk, simak seluk beluknya berikut ini. Mulai dari mata kuliah, prospek kerja, hingga skill yang dibutuhkan.","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jurusan-arsitektur","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2025-11-19T19:00:00+00:00","article_modified_time":"2025-11-20T02:41:09+00:00","author":"Shabrina Alfari","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Shabrina Alfari","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jurusan-arsitektur","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jurusan-arsitektur","name":"Jurusan Arsitektur: Mata Kuliah, Universitas, dan Gelar Akademik","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jurusan-arsitektur#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jurusan-arsitektur#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/PK%20-%20Jurusan%20arsitektur%20%28v2%29-01.jpg","datePublished":"2025-11-19T19:00:00+00:00","dateModified":"2025-11-20T02:41:09+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/af6350034b171a1408a571ed11ae0248"},"description":"Mau masuk jurusan Arsitektur? Yuk, simak seluk beluknya berikut ini. Mulai dari mata kuliah, prospek kerja, hingga skill yang dibutuhkan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jurusan-arsitektur#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jurusan-arsitektur"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jurusan-arsitektur#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/PK%20-%20Jurusan%20arsitektur%20%28v2%29-01.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/PK%20-%20Jurusan%20arsitektur%20%28v2%29-01.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jurusan-arsitektur#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Jurusan Arsitektur: Mata Kuliah, Universitas, dan Gelar Akademik"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/af6350034b171a1408a571ed11ae0248","name":"Shabrina Alfari","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79094fae9fdc0a70f38fea8e648da0d97a5c1e687461905420034bf6e4ed550f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79094fae9fdc0a70f38fea8e648da0d97a5c1e687461905420034bf6e4ed550f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Shabrina Alfari"},"description":"Content Writer and Content Performance at Ruangguru. Hope my writing finds you well and help you learn a thing or two! :D","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/shabrina-alfari"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/307","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/22"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=307"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/307\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25334,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/307\/revisions\/25334"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/307"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=307"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=307"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=307"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}