{"id":325,"date":"2025-02-04T09:00:00","date_gmt":"2025-02-04T02:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=325"},"modified":"2025-02-04T11:09:26","modified_gmt":"2025-02-04T04:09:26","slug":"pengertian-dan-unsur-unsur-teks-drama","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-dan-unsur-unsur-teks-drama","title":{"rendered":"Pengertian Teks Drama, Ciri, Unsur, Struktur &#038; Contoh | Bahasa Indonesia Kelas 11"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Blog%20Pengertian%20dan%20Unsur-Unsur%20Teks%20Drama%20-%20B.%20Indo%20Kelas%2011-02.jpg\" alt=\"Pengertian dan Unsur-Unsur Teks Drama | Bahasa Indonesia Kelas 11\" width=\"820\" \/><\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>\u00a0Di <a style=\"font-weight: bold;\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/c\/bahasa-indonesia\/bahasa-indonesia-sma-kelas-11\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">artikel Bahasa Indonesia kelas 11<\/a> ini, kita akan membahas secara lengkap mengenai <span style=\"font-weight: bold;\">teks drama<\/span>. Mulai dari pengertian, ciri-ciri, serta unsur-unsur apa saja yang ada dalam teks drama. Yuk, kita belajar!<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>&#8212;<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kamu pernah menonton drama di teater atau televisi? Jika pernah, tahukah kamu kalau suatu pertunjukan drama yang dipentaskan itu memerlukan teks agar pementasannya berjalan lancar. Nah, teks yang digunakan untuk pementasan disebut <span style=\"font-weight: bold;\">teks drama<\/span>. Kali ini, kita akan bahas mengenai <span style=\"font-weight: normal;\">pengertian teks drama, ciri-ciri, unsur-unsur, hingga contohnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Pengertian Drama<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: normal;\">Tapi, s<\/span><span style=\"font-weight: normal;\">ebelum membahas materi teks drama,<\/span> kamu perlu memahami dulu nih, apa itu drama, ya. Drama berasal dari bahasa Yunani, yaitu <em><i>draomai <\/i><\/em>yang berarti \u2018berbuat, berlaku, bertindak, beraksi, dan sebagainya\u2019. Drama juga bisa berarti perbuatan, tindakan atau <em>action<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi, bisa disimpulkan, pengertian <strong>drama adalah<\/strong>\u00a0<span style=\"font-weight: bold;\">sebuah <\/span><span style=\"font-weight: bold;\">lakon atau cerita berupa kisah kehidupan dalam dialog dan lakuan tokoh yang berisi konflik<\/span>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam KBBI, drama memiliki beberapa pengertian, di antaranya sebagai berikut:<\/p>\n<ol>\n<li style=\"text-align: justify;\">Drama diartikan sebagai syair atau prosa yang menggambarkan kehidupan dan watak melalui tingkah laku (<em>acting<\/em>) atau dialog yang dipentaskan.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Drama adalah cerita atau kisah yang melibatkan konflik atau emosi, yang khusus disusun untuk pertunjukan teater.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Drama adalah kisah kehidupan manusia yang dikemukakan dalam pentas berdasarkan naskah, menggunakan percakapan, gerak laku, unsur-unsur pembantu (dekor, kostum, rias, lampu, musik), serta disaksikan oleh penonton.<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Pengertian Teks Drama<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Teks drama<\/strong> <span style=\"font-weight: bold;\">adalah teks cerita yang dipentaskan di atas panggung yang menceritakan kehidupan melalui adegan tokoh<\/span>. Drama juga dapat diartikan sebagai cerita atau kisah yang menggambarkan kehidupan atau watak melalui tingkah laku tokoh serta dialog yang dipentaskan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Teks drama pada umumnya digunakan sebagai naskah lakon dari para pemeran drama, berupa alur-alur cerita, dan elemen apapun yang mendukung dalam sebuah pementasan drama.<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/mengenal-teks-proposal-kegiatan\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ketahui Syarat dan Cara Menulis Proposal Kegiatan<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><strong>Ciri-Ciri Teks Drama<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Terus, apa saja sih ciri-ciri teks drama itu? Saat ingin membuat teks drama, tentu kamu perlu memahami karakteristik atau ciri-cirinya, ya. Berikut <span style=\"font-weight: bold;\">ciri-ciri teks drama<\/span> yang bisa kamu perhatikan:<\/p>\n<ol>\n<li style=\"text-align: justify;\">Memiliki <strong>cerita berbentuk dialog<\/strong>, baik yang dituturkan oleh narator maupun tokoh.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Memiliki <strong>instruksi khusus<\/strong> yang harus dilakukan oleh aktor saat memerankan tokoh di dalamnya dan biasanya ditulis dalam tanda kurung.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Membuat <strong>banyak konflik dan aksi<\/strong>.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Teks drama <strong>berada di atas atau samping kiri dialog<\/strong>.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Teks drama <strong>harus diperankan atau dipentaskan oleh manusia<\/strong> melalui lisan, ekspresi wajah, dan gerakan tubuh.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Biasanya <strong>didukung oleh pencahayaan dan musik<\/strong>.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Biasanya dipentaskan dengan <strong>durasi kurang dari tiga jam<\/strong>.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Memerlukan latihan khusus sebelum dipentaskan.<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><strong>Unsur-Unsur Teks Drama<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, selain ciri-ciri, teks drama juga mengandung beberapa unsur di dalamnya. <span style=\"font-weight: bold;\">Unsur-unsur teks drama terbagi menjadi unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik<\/span>. Yuk, simak masing-masing penjelasannya berikut ini!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 18px; text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">a. Unsur Intrinsik Teks Drama<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Unsur intrinsik teks drama adalah <span style=\"font-weight: bold;\">unsur-unsur pembentuk drama yang terdapat di dalam teks drama<\/span>. Contohnya seperti tema, latar, tokoh dan penokohan, dialog, babak, konflik, hingga amanat. Mari kita bahas satu per satu!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li>\n<h4><span style=\"font-size: 16px;\"><strong>Tema<\/strong> <\/span><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal pertama dan yang terpenting dari sebuah drama, ialah tema. Tema adalah <span style=\"font-weight: bold;\">gagasan utama yang menjalin struktur isi drama<\/span>. Tema berkaitan dengan proses jalan cerita sebuah drama.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Beberapa contoh tema drama antara lain, kemanusiaan, nasionalisme, kasih sayang, persahabatan, dan sebagainya. Bagaimana sebuah drama disampaikan, akan bergantung dari bagaimana tema drama tersebut dipilih oleh penulisnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-size: 16px;\">\n<h4><strong>Latar<\/strong><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah tema sudah ditetapkan, unsur teks drama selanjutnya ialah bagiamana latar dari drama tersebut. Latar adalah <span style=\"font-weight: bold;\">keterangan tentang tempat, waktu, dan suasana dalam drama<\/span>.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li>\n<h4><span style=\"font-size: 16px;\"><strong>Tokoh <\/strong><\/span><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Masuk ke unsur ketiga yang juga tidak kalah pentingnya, yakni mengenai tokoh. Tokoh adalah <span style=\"font-weight: bold;\">pemegang peran yang ada dalam cerita<\/span> dan menggambarkan karakter atau watak dari perannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebuah drama akan bergantung pada tokoh, karena merekalah yang memerankan setiap karakter dalam cerita disebuah drama. Tokoh-tokoh tersebut juga yang bertanggung jawab dalam menyampaikan ide atau gagasan dari sebuah drama, agar dapat dicerna oleh penonton drama.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li>\n<h4><span style=\"font-size: 16px;\"><strong>Penokohan <\/strong><\/span><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: normal;\">Selanjutnya, penulis drama juga harus menetapkan penokohan dalam teks drama. Penokohan a<\/span>dalah proses, cara, atau perbuatan menokohkan, dapat diartikan sebagai <span style=\"font-weight: bold;\">proses penciptaan citra tokoh<\/span> dalam karya sastra.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ada<span style=\"font-weight: bold;\"> tiga jenis penokohan dalam drama<\/span>. Pertama, <span style=\"font-weight: bold;\">tokoh protagonis<\/span> atau tokoh utama. Kedua, <span style=\"font-weight: bold;\">tokoh antagonis<\/span>, yaitu tokoh penentang protagonis. Ketiga, <span style=\"font-weight: bold;\">tokoh tritagonis<\/span>, yaitu tokoh pendukung cerita.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penokohan ini yang kemudian penting untuk menetapkan watak, perilaku, atau sifat utama dari masing-masing tokoh yang memerankan cerita dalam teks drama.<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold; text-align: justify;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/mengenal-jenis-dan-contoh-teks-prosedur\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Teks Prosedur: Pengertian, Ciri-Ciri, Struktur, Kebahasaan &amp; Contohnya<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Blog%20Pengertian%20dan%20Unsur-Unsur%20Teks%20Drama%20-%20B.%20Indo%20Kelas%2011-04%20(1).jpg\" alt=\"Unsur intrinsik teks drama\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 16px;\"><strong>Dialog<\/strong> <\/span><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apa yang pertama kali kamu bayangkan ada di dalam sebuah teks drama? Tentunya adalah percakapan atau dialog dari pemerannya, bukan? Dialog dalah <span style=\"font-weight: bold;\">percakapan antara dua tokoh atau lebih dalam sebuah drama<\/span>. Bagian ini merupakan unsur yang penting untuk ada dalam sebuah teks drama, khususnya pada drama yang\u00a0 adegannya terdapat percakapan diantara para tokohnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li>\n<h4><span style=\"font-size: 16px;\"><strong>Babak <\/strong><\/span><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selanjutnya, ialah babak. Babak adalah <span style=\"font-weight: bold;\">bagian dari lakon drama<\/span>. Dalam satu lakon atau pementasan, terdiri dari satu atau beberapa babak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Batas antara babak satu dengan babak selanjutnya ditandai dengan turunnya layar atau padamnya lampu pementasan<\/span>. Babak dalam suatu drama diperlukan agar penonton dapat mengikuti alur cerita secara jelas dan runut.\u00a0Selain itu, babak menjadi penting apabila penulis teks drama ingin memainkan sebuah pementasan drama yang terdiri dari beberapa latar waktu maupun tempat yang berbeda.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li>\n<h4><span style=\"font-size: 16px;\"><strong>Konflik <\/strong><\/span><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurutmu, apa hal yang membuat suatu cerita menjadi seru dan mampu menarik emosi penonton? <em>Yap,\u00a0<\/em>bagian tersebut ialah konflik dari sebuah cerita. Konflik\u00a0adalah <span style=\"font-weight: bold;\">ketegangan atau pertentangan dalam drama<\/span> yang ditandai dengan adanya masalah. Pertentangannya terjadi pada satu tokoh atau antara satu tokoh dengan tokoh lain.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Konflik ini relatif dibutuhkan, karena pada dasarnya sebuah cerita pasti memiliki tujuan atau pesan tertentu yang ingin disampaikan. Konflik atau masalah dapat mengantarkan sebuah pesan tersebut dalam alur cerita di dalam sebuah drama.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-size: 16px;\">\n<h4><strong>Amanat<\/strong><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seperti yang kita bahas sebelumnya, jika ada suatu konflik atau masalah, pasti akan ada pesan yang bisa kita ambil dari kejadian tersebut. Disitulah fungsi dari amanat. Amanat adalah <span style=\"font-weight: bold;\">simpulan tentang ajaran atau pesan moral yang terdapat dalam drama<\/span>. Amanat dalam drama bersifat ajaran moral dan mendidik. Sebuah drama dapat memiliki lebih dari satu amanat.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-style: italic;\">Oke, sebelum kita masuk ke bahasan struktur teks drama, simak pariwara ini dulu, yuk! Kini, Ruangguru mempersembahkan\u00a0fitur belajar\u00a0<\/span><a style=\"font-weight: bold; font-style: italic;\" href=\"\/ruangbelajar\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ADAPTO<\/a><span style=\"font-style: italic;\">, video belajar adaptif satu-satunya di Indonesia yang dapat disesuaikan dengan pemahaman kamu. Penasaran? Klik banner di bawah aja!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a class=\"rg-cta\" style=\"text-align: center;\" href=\"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/39940b84\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/5a2e155b-2bf0-40bf-8b0a-a0a498e7732d.jpeg\" alt=\"IDN CTA Blog Adapto Ruangguru 2022\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"font-weight: bold;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/kata-pengantar\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pengertian Kata Pengantar, Cara Membuat, dan Contohnya<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"font-weight: bold; font-size: 18px;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">b. Unsur Ekstrinsik Teks Drama<\/span><\/h3>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\">Nah, kalau unsur ekstrinsik teks drama adalah <span style=\"font-weight: bold;\">unsur-unsur pembentuk drama yang terdapat di luar teks drama<\/span>. Meskipun begitu, unsur-unsur ini juga memiliki peranan terhadap pembuatan teks drama itu sendiri, ya. Contoh unsur ekstrinsik drama, antara lain biografi pengarang, falsafah hidup pengarang, dan keadaan sosial budaya masyarakat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: normal;\">\n<h4>Biografi Pengarang<\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setiap pengarang memiliki <a style=\"font-weight: bold;\" href=\"\/blog\/unsur-unsur-teks-biografi\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">latar belakang atau riwayat hidup<\/a> yang berbeda-beda. Mulai dari lingkungan ia tumbuh, orang tua, pendidikan, lingkup pertemanan, hingga kepercayaan. Hal ini lah yang bisa mempengaruhi sebuah karya yang diciptakannya. Setiap pengarang, pasti punya nuansa sendiri dalam menciptakan karya mereka.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: normal;\">\n<h4>Falsafah Hidup Pengarang<\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sama seperti biografi pengarang, falsafah hidup setiap pengarang naskah drama juga berbeda-beda. Apa itu falsafah hidup? Falsafah hidup adalah pandangan hidup, gagasan, ide, dan sikap batin yang dimiliki setiap manusia. Hal ini akan melandasi tema drama yang akan dibuat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: normal;\">\n<h4>Keadaan Sosial dan Budaya Masyarakat<\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemudian, situasi sosial dan budaya masyarakat juga menjadi hal yang dipertimbangkan, atau bisa menjadi inspirasi bagi pengarang dalam membuat naskah drama. Dalam hal ini, pengarang akan melihat isu-isu apa yang terjadi dalam masyarakat, agar menarik perhatian audiens drama.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px; text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Struktur Teks Drama<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: normal;\">Sebuah teks drama juga memiliki struktur yang menjadi kerangka pembuatan naskah. <span style=\"font-weight: bold;\">Struktur teks drama terbagi menjadi 3, yaitu prolog, dialog, dan epilog<\/span>. Apa saja perbedaannya?<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px; font-weight: bold;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Prolog<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: normal;\">Prolog adalah pembuka atau pengantar yang disampaikan oleh narator atau tokoh tertentu.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px; font-weight: bold;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">2. Dialog<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: normal;\">Dialog adalah percakapan antartokoh yang menggambarkan cerita.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify; font-size: 16px; font-weight: bold;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">3. Epilog<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: normal;\">Epilog adalah kata-kata penutup yang berisi simpulan atau amanat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: normal;\"><span style=\"color: #008000;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Blog%20Pengertian%20dan%20Unsur-Unsur%20Teks%20Drama%20-%20B.%20Indo%20Kelas%2011-03%20(2).jpg\" alt=\"Struktur Teks Drama\" width=\"600\" \/><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><strong>Rekomendasi Contoh Teks Drama<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berikut beberapa rekomendasi contoh teks drama yang berasal dari Indonesia dan dunia.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Contoh Teks Drama Indonesia<\/span><\/h3>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">1. W.S. Rendra \u2013 Kisah Perjuangan Suku Naga<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Drama kritik sosial yang menggambarkan pertentangan antara budaya tradisional dan modernisasi.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">2. Putu Wijaya \u2013 Aduh<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Drama absurd yang mengkritik kehidupan sosial dan politik dengan gaya humor yang khas.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">3. Arifin C. Noer \u2013 Kapai-Kapai<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Drama simbolik yang menggambarkan pencarian makna hidup dengan elemen surealisme.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">4. Ratna Sarumpaet \u2013 Marsinah: Nyanyian dari Bawah Tanah<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Drama sejarah yang mengangkat kisah tragis Marsinah, buruh perempuan yang dibunuh karena memperjuangkan hak buruh.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">5. Usmar Ismail \u2013 Tamu-Tamu Bukit Ketok<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Drama realis yang menggambarkan perjuangan rakyat kecil dalam menghadapi ketidakadilan sosial.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">Contoh Teks Drama Dunia<\/span><\/h3>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">1. Albert Camus &#8211; Caligula<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Drama absurd yang menggambarkan kekuasaan tirani Kaisar Caligula dan pencariannya akan kebebasan mutlak.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">2. William Shakespeare &#8211; Hamlet<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tragedi klasik tentang pangeran Denmark yang berjuang dengan pembalasan dendam terhadap pembunuh ayahnya.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">3. Anton Chekhov &#8211; The Cherry Orchard<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Drama realis Rusia yang menggambarkan perubahan sosial melalui nasib sebuah keluarga bangsawan yang kehilangan tanahnya.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 12pt;\">4. Samuel Beckett &#8211; Waiting for Godot<\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Drama absurd tentang dua karakter yang menunggu seseorang bernama Godot, tetapi ia tak pernah datang.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\">5. Tennessee Williams &#8211; A Streetcar Named Desire<\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\">Drama Amerika yang mengisahkan Blanche DuBois, seorang wanita yang mengalami kehancuran mental akibat konflik dengan saudara iparnya.<\/p>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\">\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px; text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><strong>Contoh Teks Drama<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"font-weight: normal; text-align: justify;\">Sekarang, kamu sudah tahu ya tentang seluk beluk teks drama. Supaya belajar kamu lebih afdhol, simak <span style=\"font-weight: bold;\">contoh teks drama singkat<\/span> berikut ini, yuk!<\/p>\n<p style=\"font-size: 18px; text-align: center;\"><strong><em>Mengejar Cita-Cita<\/em><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Ada dua anak yang bersahabat sejak kecil bernama Adi dan Anjas. Mereka selalu bersama, tetapi semenjak ayah Adi pindah bekerja mereka berdua pun terpisah. Pada suatu ketika tanpa disadari\u00a0 mereka bertemu kembali.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Ketika bertemu, mereka berbincang-bincang perihal rencana\u00a0 kuliah.\u00a0<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Anjas: \u201cAdi,\u00a0 rencananya kamu mau kuliah di mana?\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Adi: \u201cAku mau kuliah di PIP.\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Anjas: \u201cMemangnya kamu mau pilih jurusan apa?\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Adi<\/em><em>: \u201cPelayaran. Mau jadi kapten kapal dong hehehe. Hmm tap i\u2026\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Anjas: \u201cKamu kenapa?\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Adi: \u201cTapi aku lemah dengan\u00a0 pelajaran fisika.\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Anjas<\/em><em>: \u201cDuh jangan sedih dong, sudah enggak apa-apa. Kalau\u00a0 kamu belajar lebih giat lagi kamu pasti bisa. Teruslah berusaha, jangan menyerah. Kejar cita-cita kamu. Eits! Tapi jangan lupa kalau sudah usaha, kita juga harus tetap berdoa.\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Adi<\/em><em>: \u201cIya, terima kasih ya atas masukannya. asti aku bakal belajar lebih giat lagi.\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Anjas: \u201cNah gitu dong!\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Adi: \u201cKalau kamu? Mau kuliah dimana?\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Anjas: \u201cAku belum tau nih. Kira-kira menurut kamu di mana ya? Terus, jurusan apa?\u201d\u00a0<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Adi: \u201cKalau menurut aku sih lebih baik kamu ikuti kata hati kamu aja. Pastinya yang sesuai dengan bakat dan minat kamu juga.\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Anjas: \u201cIya sih,\u00a0 tapi masalahnya aku belum tau nih bakat aku di mana.\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Adi<\/em><em>: \u201cYa, kalau menurut aku sih, soal bakat kamu sebaiknya minta pendapat ke orang lain. Misalnya, ke teman, guru, dan juga orang tua. Terus kalau kamu masih bingung juga, aku saranin kamu untuk minta petunjuk Tuhan Yang Maha Esa. Ya, dengan berdoa.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Anjas: \u201cWah makasih ya, Adi, atas pendapat dan saran kamu. Aku akan coba ikuti saran kamu. Oh iya, udah sore, nih. Aku pulang, ya. Makasih Adi.\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Adi: \u201cOh iya, oke, deh. . Sama-sama. Makasih juga ya Anjas.\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Setelah perbincangan tadi, mereka berdua menjadi lebih giat belajar. Akhirnya, Anjas telah mengetahui bakat dan minatnya untuk melanjutkan kuliah. .<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Waktu terus berlalu. Tidak terasa mereka berdua telah lulus ujian dan mereka pun ingin melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi yang mereka inginkan. Berkat kegigihan yang dilakukan Adi dan Anjas, akhirnya mereka diterima di perguruan tinggi yang mereka impikan.\u00a0<\/em><\/p>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, itulah tadi penjelasan tentang pengertian, ciri-ciri, unsur, struktur, hingga contoh teks drama. Sudah semakin paham kan pastinya? Kalau kamu mau tahu contoh teks drama yang lain, kamu bisa baca-baca di artikel &#8216;<a style=\"font-weight: bold;\" href=\"\/blog\/contoh-naskah-drama\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Contoh Teks Drama Singkat berdasarkan Tema<\/a>&#8216;.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yuk, buat belajar kamu lebih mudah dengan nonton video belajar beranimasi di <a style=\"font-weight: bold;\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/ruangbelajar\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ruangbelajar<\/a>. Ada soal latihan beserta pembahasannya dan rangkuman juga, loh!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.ruangguru.livestudents&amp;hl=id\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/71056d6b-8e07-41d4-9771-5cdd958e1147.jpg\" alt=\"CTA Ruangguru\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Referensi:<\/strong><br \/>\n<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Suherli dkk. 2017. Bahasa Indonesia untuk SMA\/MA Kelas 11. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u00a0Di artikel Bahasa Indonesia kelas 11 ini, kita akan membahas secara lengkap mengenai teks drama. Mulai dari pengertian, ciri-ciri, serta unsur-unsur apa saja yang ada dalam teks drama. Yuk, kita belajar! &#8212; &nbsp; Kamu pernah menonton drama di teater atau televisi? Jika pernah, tahukah kamu kalau suatu pertunjukan drama yang dipentaskan itu memerlukan teks agar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":49,"featured_media":325,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Blog%20Pengertian%20dan%20Unsur-Unsur%20Teks%20Drama%20-%20B.%20Indo%20Kelas%2011-02.jpg"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1738642024:1"],"_wp_old_date":["2023-03-16","2024-03-19"],"_aioseo_title":["Pengertian Teks Drama, Ciri, Unsur, Struktur &amp; Contoh"],"_aioseo_description":["Teks drama adalah suatu teks cerita yang dipentaskan di atas panggung. Yuk, kita pelajari mengenai pengertian, ciri, unsur, struktur, hingga contohnya!"],"_aioseo_keywords":[""],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":[""],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_oembed_5be735490e76489482e730fc94bb3a6e":["{{unknown}}"],"_knawatfibu_alt":["Teks Drama"],"_yoast_wpseo_title":["Pengertian Teks Drama, Ciri, Unsur, Struktur & Contoh"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Teks drama adalah suatu teks cerita yang dipentaskan di atas panggung. Yuk, kita pelajari mengenai pengertian, ciri, unsur, struktur, hingga contohnya!"]},"categories":[477,485],"tags":[100,31,10,37],"class_list":["post-325","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bahasa-indonesia","category-bahasa-indonesia-sma-kelas-11","tag-bahasa-indonesia-xi","tag-kelas-11","tag-konsep-pelajaran","tag-sma"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pengertian Teks Drama, Ciri, Unsur, Struktur &amp; Contoh<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Teks drama adalah suatu teks cerita yang dipentaskan di atas panggung. Yuk, kita pelajari mengenai pengertian, ciri, unsur, struktur, hingga contohnya!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-dan-unsur-unsur-teks-drama\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengertian Teks Drama, Ciri, Unsur, Struktur &amp; Contoh\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Teks drama adalah suatu teks cerita yang dipentaskan di atas panggung. Yuk, kita pelajari mengenai pengertian, ciri, unsur, struktur, hingga contohnya!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-dan-unsur-unsur-teks-drama\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-02-04T02:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-02-04T04:09:26+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Leo Bisma\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Leo Bisma\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"10 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-dan-unsur-unsur-teks-drama\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-dan-unsur-unsur-teks-drama\",\"name\":\"Pengertian Teks Drama, Ciri, Unsur, Struktur & Contoh\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-dan-unsur-unsur-teks-drama#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-dan-unsur-unsur-teks-drama#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Blog%20Pengertian%20dan%20Unsur-Unsur%20Teks%20Drama%20-%20B.%20Indo%20Kelas%2011-02.jpg\",\"datePublished\":\"2025-02-04T02:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-02-04T04:09:26+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/c3e028ce27ef57f04d1519ea3f029bc3\"},\"description\":\"Teks drama adalah suatu teks cerita yang dipentaskan di atas panggung. Yuk, kita pelajari mengenai pengertian, ciri, unsur, struktur, hingga contohnya!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-dan-unsur-unsur-teks-drama#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-dan-unsur-unsur-teks-drama\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-dan-unsur-unsur-teks-drama#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Blog%20Pengertian%20dan%20Unsur-Unsur%20Teks%20Drama%20-%20B.%20Indo%20Kelas%2011-02.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Blog%20Pengertian%20dan%20Unsur-Unsur%20Teks%20Drama%20-%20B.%20Indo%20Kelas%2011-02.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-dan-unsur-unsur-teks-drama#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pengertian Teks Drama, Ciri, Unsur, Struktur &#038; Contoh | Bahasa Indonesia Kelas 11\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/c3e028ce27ef57f04d1519ea3f029bc3\",\"name\":\"Leo Bisma\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Leo Bisma\"},\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/leo-bisma\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengertian Teks Drama, Ciri, Unsur, Struktur & Contoh","description":"Teks drama adalah suatu teks cerita yang dipentaskan di atas panggung. Yuk, kita pelajari mengenai pengertian, ciri, unsur, struktur, hingga contohnya!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-dan-unsur-unsur-teks-drama","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pengertian Teks Drama, Ciri, Unsur, Struktur & Contoh","og_description":"Teks drama adalah suatu teks cerita yang dipentaskan di atas panggung. Yuk, kita pelajari mengenai pengertian, ciri, unsur, struktur, hingga contohnya!","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-dan-unsur-unsur-teks-drama","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2025-02-04T02:00:00+00:00","article_modified_time":"2025-02-04T04:09:26+00:00","author":"Leo Bisma","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Leo Bisma","Est. reading time":"10 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-dan-unsur-unsur-teks-drama","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-dan-unsur-unsur-teks-drama","name":"Pengertian Teks Drama, Ciri, Unsur, Struktur & Contoh","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-dan-unsur-unsur-teks-drama#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-dan-unsur-unsur-teks-drama#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Blog%20Pengertian%20dan%20Unsur-Unsur%20Teks%20Drama%20-%20B.%20Indo%20Kelas%2011-02.jpg","datePublished":"2025-02-04T02:00:00+00:00","dateModified":"2025-02-04T04:09:26+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/c3e028ce27ef57f04d1519ea3f029bc3"},"description":"Teks drama adalah suatu teks cerita yang dipentaskan di atas panggung. Yuk, kita pelajari mengenai pengertian, ciri, unsur, struktur, hingga contohnya!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-dan-unsur-unsur-teks-drama#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-dan-unsur-unsur-teks-drama"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-dan-unsur-unsur-teks-drama#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Blog%20Pengertian%20dan%20Unsur-Unsur%20Teks%20Drama%20-%20B.%20Indo%20Kelas%2011-02.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Blog%20Pengertian%20dan%20Unsur-Unsur%20Teks%20Drama%20-%20B.%20Indo%20Kelas%2011-02.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengertian-dan-unsur-unsur-teks-drama#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pengertian Teks Drama, Ciri, Unsur, Struktur &#038; Contoh | Bahasa Indonesia Kelas 11"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/c3e028ce27ef57f04d1519ea3f029bc3","name":"Leo Bisma","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Leo Bisma"},"url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/leo-bisma"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/325","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/49"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=325"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/325\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22000,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/325\/revisions\/22000"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/325"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=325"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=325"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=325"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}