{"id":3463,"date":"2025-02-05T15:00:48","date_gmt":"2025-02-05T08:00:48","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=3463"},"modified":"2025-02-12T18:39:11","modified_gmt":"2025-02-12T11:39:11","slug":"penyebab-dan-dampak-pencemaran-udara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/penyebab-dan-dampak-pencemaran-udara","title":{"rendered":"Penyebab Pencemaran Udara &#038; Dampaknya bagi Kehidupan | Biologi Kelas 7"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Pencemaran%20Udara.png\" alt=\"Pencemaran Udara\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Kenapa pencemaran udara bisa terjadi di sekitar kita? Yuk, ketahui penyebab terjadinya pencemaran udara beserta dampaknya bagi kehidupan di <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/c\/biologi\/biologi-smp-kelas-7\">artikel Biologi kelas 7<\/a><\/strong> ini!<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<\/blockquote>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Polusi di kota-kota besar, semakin hari memang semakin nggak bisa dihindarin. Kalau kamu perhatikan, kota-kota besar yang dipenuhi bangunan tinggi, seperti Jakarta atau Surabaya, langitnya itu seperti ditutupi oleh kabut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, kabut yang menyelimuti pemandangan langit di kota-kota besar itu sebenarnya bukan kabut ya gengs, tapi asap kendaraan bermotor yang berakumulasi mencemari udara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ngomong-ngomong soal polusi, kamu tahu belum sih, kalau polusi itu termasuk salah satu contoh <strong><a href=\"\/blog\/5-polutan-penyebab-pencemaran-tanah\" rel=\"noopener\">pencemaran<\/a><\/strong> udara, lho. Di artikel kali ini, kita akan membahas tentang pencemaran udara, nih!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kenapa sih, pencemaran udara bisa terjadi di sekitar kita? Kira-kira apa penyebab pencemaran udara dan apa dampak pencemaran udara bagi kehidupan? Yuk, kita bahas!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Pengertian Pencemaran Udara<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pencemaran udara adalah <strong>bentuk kerusakan lingkungan<\/strong> di mana <strong>kualitas\u00a0udara mengalami penurunan<\/strong> karena <strong>adanya unsur-unsur berbahaya yang masuk ke dalam atmosfer<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Udara dikatakan tercemar apabila\u00a0mengandung senyawa kimia maupun senyawa biologis dalam jumlah banyak, yang dapat berdampak pada kesehatan makhluk hidup yang menghirupnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Secara umum, pencemaran udara dibagi menjadi dua, yakni <strong>pencemaran udara primer dan pencemaran udara sekunder<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"\/blog\/dampak-pemanasan-global\" rel=\"noopener\">Apa Saja Dampak Pemanasan Global?<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">a. Pencemaran Udara Pimer<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pencemaran udara primer adalah pencemaran udara yang <strong>penyebabnya langsung dari polutan<\/strong>, misalnya seperti meningkatnya kadar karbonmonoksida dari aktivitas pembakaran manusia ataupun kendaraan bermotor.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">b. Pencemaran Udara Sekunder<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sedangkan pencemaran udara sekunder adalah pencemaran udara yang <strong>terjadi akibat reaksi kimia dari partikel-partikel polutan yang terjadi di atmosfer<\/strong>, misalnya seperti terjadinya pembentukan ozon atau meningkatnya asap photochemical.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Akumulasi polutan sekunder dinilai lebih berbahaya dibandingkan polutan primer.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Penyebab Pencemaran Udara<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Secara garis besar, penyebab pencemaran udara itu dibagi menjadi dua, yakni <strong>aktivitas alam dan aktivitas manusia<\/strong>. Mungkin sebagian dari kamu nggak percaya, kenapa bisa aktivitas alam menjadi penyebab pencemaran udara?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi begini guys, misalnya kita ambil contoh letusan gunung berapi. Letusan gunung berapi itu kan bisa menghasilkan abu vulkanik. Nah, abu vulkanik ini bisa mencemari udara sekitar dan berbahaya bagi kesehatan manusia dan tanaman. Oleh karena itu, aktivitas alam juga bisa menjadi penyebab pencemaran udara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ada juga kebakaran hutan yang bisa menghasilkan karbondioksida dalam jumlah yang banyak. Karbondioksida dalam jumlah banyak, bisa mengganggu kesehatan manusia dan hewan yang menghirupnya. Bahkan, sistem penerbangan juga bisa terganggu lho, akibat asap dari kebakaran hutan ini!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, pada beberapa kasus, proses peluruhan radioaktif secara natural, pencemaran udara oleh polen dan jamur yang menimbulkan alergi dan gangguan pernapasan, serta proses pembusukan oleh mikroba yang menimbulkan bau tidak sedap juga bisa menjadi faktor penyebab pencemaran udara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Penyebab%20Terjadinya%20Pencemaran%20Udara.png\" alt=\"Penyebab Terjadinya Pencemaran Udara\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, kalau penyebab pencemaran udara dari aktivitas manusia itu ada banyak. Contohnya, aktivitas penambangan atau peleburan mineral, pembakaran sampah, rokok, dan pembuangan limbah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegiatan-kegiatan ini melepaskan bau tidak sedap serta berbagai unsur berbahaya, seperti asap dan logam yang teradsorpsi pada partikel yang tersuspensi di udara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, berbagai kegiatan industri juga mengeluarkan kontaminan organik dan anorganik ke udara. Sektor transportasi, rumah tangga, konstruksi, demolisi, pertanian, peternakan, dan pembangkit listrik tenaga batubara juga turut menyumbangkan polutan seperti gas rumah kaca (seperti gas karbondioksida dan gas hidrofluorokarbon\/ HFC), gas klorofluorokarbon\/CFC (akibat pemakaian freon), gas karbonmonoksida, sulfurdioksida, nitrogen oksida, timbal, metana, etana, merkuri, arsenik, gas amonia, serta klorin ke udara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"\/blog\/penyebab-terjadinya-pemanasan-global\" rel=\"noopener\">Inilah Beberapa Penyebab Terjadinya Pemanasan Global<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Dampak Pencemaran Udara<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, kalau kita sudah tau faktor-faktor yang bisa menyebabkan pencemaran udara, penting juga bagi kita untuk tau dampak dari pencemarannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oleh karena itu, jangan anggap sepele dampak dari pencemaran udara, ya. Beberapa dampak yang harus kita tahu dan waspadai antara lain:<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Kualitas udara yang menurun<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Turunnya kualitas udara terjadi akibat adanya asap dan partikulat bahan kimia, maupun logam berbahaya yang menyebabkan udara tak lagi bersih dan menjadi berbahaya bagi pernapasan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kualitas udara yang rendah dapat menimbulkan berbagai penyakit, terutama penyakit pernapasan, seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), asma, hingga memicu kanker paru.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">2. Terjadinya hujan asam<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Letusan gunung berapi yang menimbulkan abu vulkanik dapat membuat udara menjadi tercemar dan mengakibatkan hujan asam. Hujan asam ini mengandung sulfur yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">3. Timbulnya efek rumah kaca<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Efek rumah kaca adalah peningkatan suhu bumi yang terjadi akibat adanya gas HFC yang bisa menjebak panas, serta konsentrasi karbondioksida dan karbonmonoksida yang tinggi, sehingga menyebabkan kenaikan suhu di atmosfer.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">4. Rusaknya lapisan ozon<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penggunaan produk pendingin ruangan yang mengandung CFC seperti pada AC dapat merusak lapisan ozon di atmosfer.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Dampak%20Pencemaran%20Udara%20bagi%20Kehidupan.png\" alt=\"Dampak Pencemaran Udara bagi Kehidupan\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Itu dia penjelasan tentang pencemaran udara, meliputi pengertian, penyebab, dan dampaknya bagi kehidupan. Mau tahu penjelasan tentang pencemaran-pencemaran lainnya? Coba gabung sekarang yuk, di <strong><a href=\"https:\/\/ruangguru.onelink.me\/blPk\/eaff0eb9\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ruangbelajar<\/a><\/strong>! Ada penjelasan dari Master Teacher dengan animasi-animasi yang keren, lho!<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/app.ruangguru.com\/ruangbelajar\/\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/a2dbab8e-e903-4b70-ae04-39ff5807647e.jpg\" alt=\"CTA ruangbelajar\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Purjiyanta, Eka, Triyono, Agus, Dkk. IPA Terpadu untuk SMP\/MTs Kelas VII Edisi Revisi. Jakarta: Erlangga.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong>Sumber Gambar:<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">GIF &#8216;Fog in Dubai&#8217; [Daring]. Tautan: https:\/\/makeagif.com\/gif\/fog-in-dubai-n1uxf4 (Diakses: 25 Februari 2022)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kenapa pencemaran udara bisa terjadi di sekitar kita? Yuk, ketahui penyebab terjadinya pencemaran udara beserta dampaknya bagi kehidupan di artikel Biologi kelas 7 ini! &#8212; &nbsp; Polusi di kota-kota besar, semakin hari memang semakin nggak bisa dihindarin. Kalau kamu perhatikan, kota-kota besar yang dipenuhi bangunan tinggi, seperti Jakarta atau Surabaya, langitnya itu seperti ditutupi oleh [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":3463,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Pencemaran%20Udara.png"],"_edit_lock":["1739360211:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":["Penyebab Pencemaran Udara &amp; Dampaknya bagi Kehidupan"],"_aioseo_description":["Kenapa pencemaran udara bisa terjadi di sekitar kita? Yuk, ketahui macam-macam penyebab terjadinya pencemaran udara beserta dampaknya bagi kehidupan!"],"_aioseo_keywords":[""],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":[""],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_wp_old_date":["2022-03-01"],"_yoast_wpseo_title":["Penyebab Pencemaran Udara & Dampaknya bagi Kehidupan"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Kenapa pencemaran udara bisa terjadi di sekitar kita? Yuk, ketahui macam-macam penyebab terjadinya pencemaran udara beserta dampaknya bagi kehidupan!"]},"categories":[506,507],"tags":[166,7,10,16],"class_list":["post-3463","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-biologi","category-biologi-smp-kelas-7","tag-biologi-vii","tag-kelas-7","tag-konsep-pelajaran","tag-smp"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Penyebab Pencemaran Udara &amp; Dampaknya bagi Kehidupan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kenapa pencemaran udara bisa terjadi di sekitar kita? Yuk, ketahui macam-macam penyebab terjadinya pencemaran udara beserta dampaknya bagi kehidupan!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/penyebab-dan-dampak-pencemaran-udara\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Penyebab Pencemaran Udara &amp; Dampaknya bagi Kehidupan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kenapa pencemaran udara bisa terjadi di sekitar kita? Yuk, ketahui macam-macam penyebab terjadinya pencemaran udara beserta dampaknya bagi kehidupan!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/penyebab-dan-dampak-pencemaran-udara\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-02-05T08:00:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-02-12T11:39:11+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Kenya Swawikanti\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Kenya Swawikanti\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/penyebab-dan-dampak-pencemaran-udara\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/penyebab-dan-dampak-pencemaran-udara\",\"name\":\"Penyebab Pencemaran Udara & Dampaknya bagi Kehidupan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/penyebab-dan-dampak-pencemaran-udara#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/penyebab-dan-dampak-pencemaran-udara#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Pencemaran%20Udara.png\",\"datePublished\":\"2025-02-05T08:00:48+00:00\",\"dateModified\":\"2025-02-12T11:39:11+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14\"},\"description\":\"Kenapa pencemaran udara bisa terjadi di sekitar kita? Yuk, ketahui macam-macam penyebab terjadinya pencemaran udara beserta dampaknya bagi kehidupan!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/penyebab-dan-dampak-pencemaran-udara#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/penyebab-dan-dampak-pencemaran-udara\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/penyebab-dan-dampak-pencemaran-udara#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Pencemaran%20Udara.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Pencemaran%20Udara.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/penyebab-dan-dampak-pencemaran-udara#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Penyebab Pencemaran Udara &#038; Dampaknya bagi Kehidupan | Biologi Kelas 7\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14\",\"name\":\"Kenya Swawikanti\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Kenya Swawikanti\"},\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/kenya-swawikanti\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Penyebab Pencemaran Udara & Dampaknya bagi Kehidupan","description":"Kenapa pencemaran udara bisa terjadi di sekitar kita? Yuk, ketahui macam-macam penyebab terjadinya pencemaran udara beserta dampaknya bagi kehidupan!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/penyebab-dan-dampak-pencemaran-udara","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Penyebab Pencemaran Udara & Dampaknya bagi Kehidupan","og_description":"Kenapa pencemaran udara bisa terjadi di sekitar kita? Yuk, ketahui macam-macam penyebab terjadinya pencemaran udara beserta dampaknya bagi kehidupan!","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/penyebab-dan-dampak-pencemaran-udara","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2025-02-05T08:00:48+00:00","article_modified_time":"2025-02-12T11:39:11+00:00","author":"Kenya Swawikanti","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Kenya Swawikanti","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/penyebab-dan-dampak-pencemaran-udara","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/penyebab-dan-dampak-pencemaran-udara","name":"Penyebab Pencemaran Udara & Dampaknya bagi Kehidupan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/penyebab-dan-dampak-pencemaran-udara#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/penyebab-dan-dampak-pencemaran-udara#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Pencemaran%20Udara.png","datePublished":"2025-02-05T08:00:48+00:00","dateModified":"2025-02-12T11:39:11+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14"},"description":"Kenapa pencemaran udara bisa terjadi di sekitar kita? Yuk, ketahui macam-macam penyebab terjadinya pencemaran udara beserta dampaknya bagi kehidupan!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/penyebab-dan-dampak-pencemaran-udara#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/penyebab-dan-dampak-pencemaran-udara"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/penyebab-dan-dampak-pencemaran-udara#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Pencemaran%20Udara.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Pencemaran%20Udara.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/penyebab-dan-dampak-pencemaran-udara#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Penyebab Pencemaran Udara &#038; Dampaknya bagi Kehidupan | Biologi Kelas 7"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14","name":"Kenya Swawikanti","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Kenya Swawikanti"},"url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/kenya-swawikanti"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3463","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3463"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3463\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22114,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3463\/revisions\/22114"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3463"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3463"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3463"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3463"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}