{"id":3844,"date":"2025-06-20T11:00:00","date_gmt":"2025-06-20T04:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=3844"},"modified":"2025-06-20T15:48:36","modified_gmt":"2025-06-20T08:48:36","slug":"kenapa-hujan-bikin-kita-galau-mager-dan-laper","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kenapa-hujan-bikin-kita-galau-mager-dan-laper","title":{"rendered":"Kenapa Hujan Bikin Kita Galau, Mager, dan Laper?"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Kenapa%20Hujan%20Bikin%20Galau%2c%20Mager%2c%20Sedih-01.jpg\" alt=\"Kenapa Hujan Bikin Galau, Mager, Sedih\" width=\"820\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: center;\"><em>Kenapa sih kalau hujan tuh, sering bikin kita merasa galau, mager, atau bahkan laper? Nah, artikel ini membahas penyebab kita malas beraktivitas, mudah lapar, serta perasaan sedih ketika hujan.<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Belakangan ini, hujan mengguyur banyak daerah di Indonesia. Rumah kamu termasuk salah satunya nggak? Kalau iya, semoga tetap aman dan baik-baik saja ya. Jangan sampai terkena bencana banjir massal ya, <em>huft.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ngomong-ngomong, kenapa ya kita jadi <em>mager<\/em> (malas gerak) dan <em>laper<\/em> kalau lagi hujan? Maunya rebahan sambil <em>streaming<\/em> anime, terus makan mie instan pakai cabe rawit, di atasnya dikasih telur setengah matang. Aduuuh\u2026 ngebayanginnya aja bikin <em>ngiler<\/em>. Bukannya belajar, malah malas-malasan di kamar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Secara nggak langsung, hujan membawa efek terhadap tubuh kita. Ada yang <em>ngantuk<\/em> melulu, mudah lapar, sedih, atau <em>overthinking<\/em>. Ternyata, semua itu ada alasannya <em>lho<\/em>!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Jumlah Hormon Serotonin, Melatonin, dan Ghrelin<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tubuh kita terdiri dari berbagai macam hormon, yaitu zat yang diproduksi otak dan organ lain, seperti pankreas, kelenjar tiroid, atau alat reproduksi. Hormon berpengaruh terhadap sistem kerja organ tubuh kita. Jika jumlah zat tersebut tidak seimbang, maka manusia mengalami masalah kesehatan. Contoh: kelebihan hormon androgen pada wanita dapat menyebabkan jerawat dan gangguan menstruasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: normal;\">Setiap orang memiliki <\/span><span style=\"font-weight: bold;\">hormon<\/span><strong> serotonin yang berfungsi sebagai pengendali suasana ha<\/strong><span style=\"font-weight: bold;\">ti<\/span>. Banyaknya hormon serotonin akan menimbulkan perasaan bahagia. Sebaliknya, kadar serotonin yang rendah membuat seseorang merasa sedih atau berujung pada depresi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk meningkatkan hormon serotonin, kita disarankan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung asam amino tinggi. Hormon serotonin juga diperoleh dari kegiatan olahraga serta sinar matahari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, kalau musim hujan pastinya nggak ada matahari dong? Ini salah satu penyebab perasaan galau yang kadang mampir ke hati. Karena sinar matahari berperan dalam pembentukan vitamin D, yang juga penting dalam produksi serotonin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelum bosan baca artikelnya, kamu bisa kok lihat infografis di bawah ini:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Kenapa%20Hujan%20Bikin%20Galau%2c%20Mager%2c%20Sedih-07.jpg\" alt=\"Kenapa Hujan Bikin Galau, Mager, Sedih\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: normal;\">Pertanyaan berikutnya, selain galau, kenapa hujan bikin <em>ngantuk<\/em> dan\u00a0<em>ngidam\u00a0<\/em>mie rebus pakai cabe rawit?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Rasa kantuk didorong oleh peningkatan kadar hormon melatonin. Hormon ini dihasilkan oleh otak dan area mata, serta berfungsi untuk mengatur siklus tidur manusia.<\/strong> Semakin tinggi kadar melatonin, semakin besar pula keinginan buat rebahan di kasur. Sebaliknya, jika melatonin dalam tubuh menurun, maka kamu akan terjaga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hormon melatonin juga diperoleh dari sinar matahari dan sumber cahaya lainnya. Ketika sinar matahari jatuh ke saraf mata, <strong>produksi hormon melatonin dalam tubuh kita menurun<\/strong>. Pernah nggak kamu lagi jalan-jalan di siang bolong terus <em>ngantuk<\/em>? Nggak kan..<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalau cuaca sedang mendung atau turun hujan, produksi melatonin malah meningkat. Berkurangnya cahaya matahari memicu intensitas hormon melatonin dalam tubuh. Alhasil, jadi mager dan enggan beranjak dari kasur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kebiasaan begadang juga mempengaruhi hormon melatonin, <em>lho<\/em>. Mata kamu jadi terpapar cahaya terus-terusan, kemudian otak mengirim sinyal bahwa kamu nggak butuh istirahat. Kurang-kurangin <em>scrolling<\/em>-nya ya..<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/food-coma\"><strong>Food Coma: Mengapa Kita Mengantuk Setelah Makan<\/strong><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Btw<\/em>, kalau hujan biasanya kamu ngapain sih? Pasti cari yang hangat-hangat dong ya, kayak selimutan atau makan sesuatu yang berkuah. Nah ini nih, kenapa sih makan pas hujan kenikmatannya naik 2 kali lipat? Begini penjelasannya&#8230;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat suhu dingin, tubuh otomatis memproduksi termogenesis (rasa panas) supaya kita nggak kena hipotermia. Secara biologis, ada 2 jenis termogenesis yaitu <em>shivering thermogenesis<\/em> (ST) dan <em>non-shivering thermogenesis<\/em> (NST). <em>Shivering Thermogenesis <\/em>(ST) dihasilkan dari gerakan otot, sementara <em>Non Shivering Thermogenesis <\/em>(NST) berlangsung tanpa adanya gerakan otot.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">NST akan mengeluarkan energi panas dari dalam tubuh untuk meminimalisir rasa menggigil. Karena banyaknya energi yang dikeluarkan, ada hormon lain yang ikut muncul. Namanya <strong>hormon <\/strong><strong><em>ghrelin<\/em><\/strong>, yaitu hormon pemicu rasa lapar yang dihasilkan oleh lambung. Ini penyebab kita tiba-tiba <em>ngidam <\/em>seblak, bakso, kembang tahu atau sekoteng.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\"><em>Seasonal Affective Disorder<\/em> (SAD)<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meskipun terbilang normal, perubahan <em>mood<\/em> yang terjadi saat pergantian musim perlu diwaspadai. <em>Seasonal Affective Disorder <\/em>(SAD) adalah kondisi seseorang mengalami depresi akibat perubahan cuaca, terutama saat musim dingin dan musim hujan berlangsung. <em>Seasonal Affective Disorder <\/em>dapat disebabkan oleh 3 faktor, yakni genetik, psikologi, dan lingkungan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketika musim dingin tiba, paparan sinar matahari menjadi berkurang. Akibatnya, waktu malam terasa lebih lama, dan waktu siang menjadi lebih pendek. Hal ini mempengaruhi ritme sirkadian (ritme yang mengatur hormon manusia), yang berujung pada jumlah hormon serotonin dan melatonin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Kenapa%20Hujan%20Bikin%20Galau%2c%20Mager%2c%20Sedih-06.jpg\" alt=\"gejala seasonal affection disorder\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Masih ingat, kan, kalau kedua hormon tadi tugasnya apa? <em>Yup<\/em>, betul! Keduanya mengatur suasana hati dan pola tidur manusia. Kalau jumlahnya nggak seimbang, tubuh kita terasa nggak nyaman dan timbul rasa sakit, seperti pusing dan mual karena gangguan tidur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gejala SAD umumnya sama dengan gejala depresi, seperti kehilangan nafsu makan, kurang konsentrasi, sedih berkepanjangan hingga merasa <em>worthless<\/em> atau tidak berharga. Jika kamu mengidap gejala seperti di atas, cobalah berkonsultasi ke psikolog atau psikiater. Ingat, gangguan kesehatan mental nggak boleh diabaikan. Jangan <em>self proclaimed<\/em> dan sembarangan minum obat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Makanan yang Baik Dikonsumsi saat Musim Hujan<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah membaca penjelasan di atas, kamu jadi tau hubungan antara musim, hormon dan tubuh manusia. Suhu dingin memang bikin <em>keroncongan<\/em>, tetapi kamu perlu memilih makanan yang bergizi yang bisa mencegahmu dari gejala <em>Seasonal Affective Disorder <\/em>serta menjaga imunitas. Apa saja? Ini dia!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" style=\"width: 778px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Kenapa%20Hujan%20Bikin%20Galau%2c%20Mager%2c%20Sedih-05.jpg\" alt=\"makanan yang baik dikonsumsi saat musim hujan\" width=\"400\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tapi, nggak masalah sih kalau kamu <em>ngidam<\/em> bakso cuanki depan sekolahan. Asal jangan sering-sering aja ya, <em>hehehe<\/em>. Tetap jaga kesehatan, minum air putih dan vitamin. Tahan dulu jajannya, biar\u00a0<em>fit\u00a0<\/em>menjelang UTBK.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rasa <em>mager <\/em>nggak boleh jadi alasan buat absen belajar UTBK dan seleksi lainnya, ada video pelajaran beranimasi di <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/ruangbelajar\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ruangbelajar<\/a> <\/strong>yang menarik dan bikin <em>mood <\/em>naik. Bisa belajar lewat hp sambil selimutan di tempat tidur, <em>lho<\/em>!<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/app.ruangguru.com\/ruangbelajar\/\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/a2dbab8e-e903-4b70-ae04-39ff5807647e.jpg\" alt=\"CTA ruangbelajar\" width=\"820\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Referensi:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Pengaruh Hujan Terhadap Perasaan dan Nafsu Makan [Daring]. Tautan: https:\/\/www.burningtreeranch.com\/how-weather-affects-your-mood\/<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">https:\/\/bobo.grid.id\/read\/081887935\/udara-dingin-membuat-mudah-lapar-bagaimana-penjelasannya-ya?<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Hormon Manusia [Daring]. Tautan: https:\/\/lppm.ipb.ac.id\/10-hormon-penting-tubuh-manusia\/<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><em>Seasonal Affective Disorder\u00a0<\/em>[Daring]. Tautan: https:\/\/www.klikdokter.com\/penyakit\/seasonal-affective-disorder (diakses tanggal 1 Maret 2021)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kenapa sih kalau hujan tuh, sering bikin kita merasa galau, mager, atau bahkan laper? Nah, artikel ini membahas penyebab kita malas beraktivitas, mudah lapar, serta perasaan sedih ketika hujan. &#8212; &nbsp; Belakangan ini, hujan mengguyur banyak daerah di Indonesia. Rumah kamu termasuk salah satunya nggak? Kalau iya, semoga tetap aman dan baik-baik saja ya. Jangan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":94,"featured_media":3844,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Kenapa%20Hujan%20Bikin%20Galau%2c%20Mager%2c%20Sedih-01.jpg"],"_oembed_91d47de40daa0c90a134cc697bd15eaa":["{{unknown}}"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1750645123:1"],"_oembed_f8ed4032698b2bae332ca9cf676c803f":["{{unknown}}"],"_wp_old_date":["2022-01-17"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Kenapa saat hujan, kita merasa galau, mager, atau bahkan lapar? Rasa itu ternyata dipengaruhi oleh kadar hormon dalam tubuh, loh. Ketahui penjelasannya di sini."],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_yoast_wpseo_metadesc":["Kenapa saat hujan, kita merasa galau, mager, atau bahkan lapar? Rasa itu ternyata dipengaruhi oleh kadar hormon dalam tubuh, loh. Ketahui penjelasannya di sini."]},"categories":[562],"tags":[19],"class_list":["post-3844","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fakta-seru","tag-fakta-seru"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kenapa Hujan Bikin Kita Galau, Mager, dan Laper?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kenapa saat hujan, kita merasa galau, mager, atau bahkan lapar? Rasa itu ternyata dipengaruhi oleh kadar hormon dalam tubuh, loh. Ketahui penjelasannya di sini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kenapa-hujan-bikin-kita-galau-mager-dan-laper\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kenapa Hujan Bikin Kita Galau, Mager, dan Laper?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kenapa saat hujan, kita merasa galau, mager, atau bahkan lapar? Rasa itu ternyata dipengaruhi oleh kadar hormon dalam tubuh, loh. Ketahui penjelasannya di sini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kenapa-hujan-bikin-kita-galau-mager-dan-laper\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-06-20T04:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-06-20T08:48:36+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Salsabila Nanda\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Salsabila Nanda\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kenapa-hujan-bikin-kita-galau-mager-dan-laper\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kenapa-hujan-bikin-kita-galau-mager-dan-laper\",\"name\":\"Kenapa Hujan Bikin Kita Galau, Mager, dan Laper?\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kenapa-hujan-bikin-kita-galau-mager-dan-laper#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kenapa-hujan-bikin-kita-galau-mager-dan-laper#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Kenapa%20Hujan%20Bikin%20Galau%2c%20Mager%2c%20Sedih-01.jpg\",\"datePublished\":\"2025-06-20T04:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-20T08:48:36+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/421a313c52b35df7395f190ba1017faa\"},\"description\":\"Kenapa saat hujan, kita merasa galau, mager, atau bahkan lapar? Rasa itu ternyata dipengaruhi oleh kadar hormon dalam tubuh, loh. Ketahui penjelasannya di sini.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kenapa-hujan-bikin-kita-galau-mager-dan-laper#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kenapa-hujan-bikin-kita-galau-mager-dan-laper\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kenapa-hujan-bikin-kita-galau-mager-dan-laper#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Kenapa%20Hujan%20Bikin%20Galau%2c%20Mager%2c%20Sedih-01.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Kenapa%20Hujan%20Bikin%20Galau%2c%20Mager%2c%20Sedih-01.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kenapa-hujan-bikin-kita-galau-mager-dan-laper#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kenapa Hujan Bikin Kita Galau, Mager, dan Laper?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/421a313c52b35df7395f190ba1017faa\",\"name\":\"Salsabila Nanda\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Salsabila Nanda\"},\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/salsabila-nanda\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kenapa Hujan Bikin Kita Galau, Mager, dan Laper?","description":"Kenapa saat hujan, kita merasa galau, mager, atau bahkan lapar? Rasa itu ternyata dipengaruhi oleh kadar hormon dalam tubuh, loh. Ketahui penjelasannya di sini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kenapa-hujan-bikin-kita-galau-mager-dan-laper","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kenapa Hujan Bikin Kita Galau, Mager, dan Laper?","og_description":"Kenapa saat hujan, kita merasa galau, mager, atau bahkan lapar? Rasa itu ternyata dipengaruhi oleh kadar hormon dalam tubuh, loh. Ketahui penjelasannya di sini.","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kenapa-hujan-bikin-kita-galau-mager-dan-laper","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2025-06-20T04:00:00+00:00","article_modified_time":"2025-06-20T08:48:36+00:00","author":"Salsabila Nanda","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Salsabila Nanda","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kenapa-hujan-bikin-kita-galau-mager-dan-laper","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kenapa-hujan-bikin-kita-galau-mager-dan-laper","name":"Kenapa Hujan Bikin Kita Galau, Mager, dan Laper?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kenapa-hujan-bikin-kita-galau-mager-dan-laper#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kenapa-hujan-bikin-kita-galau-mager-dan-laper#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Kenapa%20Hujan%20Bikin%20Galau%2c%20Mager%2c%20Sedih-01.jpg","datePublished":"2025-06-20T04:00:00+00:00","dateModified":"2025-06-20T08:48:36+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/421a313c52b35df7395f190ba1017faa"},"description":"Kenapa saat hujan, kita merasa galau, mager, atau bahkan lapar? Rasa itu ternyata dipengaruhi oleh kadar hormon dalam tubuh, loh. Ketahui penjelasannya di sini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kenapa-hujan-bikin-kita-galau-mager-dan-laper#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kenapa-hujan-bikin-kita-galau-mager-dan-laper"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kenapa-hujan-bikin-kita-galau-mager-dan-laper#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Kenapa%20Hujan%20Bikin%20Galau%2c%20Mager%2c%20Sedih-01.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Fakta%20Seru%20-%20Kenapa%20Hujan%20Bikin%20Galau%2c%20Mager%2c%20Sedih-01.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kenapa-hujan-bikin-kita-galau-mager-dan-laper#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kenapa Hujan Bikin Kita Galau, Mager, dan Laper?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/421a313c52b35df7395f190ba1017faa","name":"Salsabila Nanda","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Salsabila Nanda"},"url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/salsabila-nanda"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3844","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/94"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3844"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3844\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23483,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3844\/revisions\/23483"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3844"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3844"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3844"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3844"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}