{"id":4234,"date":"2021-11-23T00:00:00","date_gmt":"2021-11-23T00:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=4234"},"modified":"2021-11-23T00:00:00","modified_gmt":"2021-11-23T00:00:00","slug":"strategi-orang-tua-saat-anak-mengambek","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/strategi-orang-tua-saat-anak-mengambek","title":{"rendered":"7 Strategi Orang Tua Saat Anak Mengambek"},"content":{"rendered":"<p><span><\/span><span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Parenting%20-%20Strategi%20Orang%20Tua%20saat%20Anak%20Mengambek-1.jpg\" alt=\"Parenting - Strategi Orang Tua saat Anak Mengambek-1\" width=\"820\" loading=\"lazy\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Bingung menghadapi anak yang lagi ngambek? Mari kita simak informasi mengenai strategi yang bisa dilakukan lewat artikel berikut.<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span>Biasanya, apa <\/span><span><em>sih<\/em><\/span><span> respon andalan Anda ketika <span style=\"font-weight: normal;\">menghadapi anak<\/span> mengeluh? Apakah Anda tipe orang tua yang mudah ikut marah akibat mendengar komplain anak? Padahal sebenarnya saat ia mengambek, itu merupakan kesempatan besar membantu mengekspresikan perasaannya dengan cara yang lebih baik. Wah, bagaimana caranya? Simak paparan di bawah ini, yuk!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px;\">1. Ajarkan Berpendapat dengan Baik<\/h2>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/img4.jpg\" alt=\"strategi orang tua saat anak mengambek\" width=\"600\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\"><em>Berbicara baik pada anak (Sumber: blogspay.com)<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Anak-anak kerap suka berbicara tidak jelas atau langsung menangis saat ia mengambek. Hal ini membuat orang tua sering salah paham menanggapinya. Sebagai solusi, <a href=\"\/blog\/7-manfaat-pelukan-pada-anak-yang-jarang-smart-parents-ketahui\" rel=\"noopener\" style=\"font-weight: bold;\">rangkul anak<\/a> dan minta ia menyatakan pendapat dengan suara lembut. Contohkan cara bicara dengan merekam dua jenis suara yang jelas dan sopan, serta yang berteriak dan tidak jelas. Tanyakan padanya, mana yang lebih baik dan dan ajak anak mengikutinya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">Baca juga: <a href=\"\/blog\/anak-sering-melawan-orang-tua-smart-parents-yuk-cari-tahu-penyebab-dan-cara-mengatasinya\" rel=\"noopener\">Anak Sering Melawan Orang Tua? Yuk, Cari Tau Penyebab dan Cara Mengatasinya<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px;\">2. Dengarkan Keluhan Anak<\/h2>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"color: #a64d79;\"><strong><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/stubborn.jpg\" alt=\"strategi orang tua saat anak mengambek\" width=\"533\" style=\"width: 533px; display: block; margin: 0px auto;\"><\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"text-align: justify; background-color: transparent;\">Anak yang mengambek (Sumber: nitrokiddies.com)<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"text-align: justify; background-color: transparent;\">Ketika anak sedang mengambek, coba orang tua lakukan kontak mata, dengarkan tanpa interupsi, terima keluhannya tanpa menghakimi. Biarkan ia selesai berbicara, lalu katakan bahwa tidak semua hal dapat sesuai dengan keinginan kita. Misalnya, saat cuaca mendung dan hujan turun yang mengakibatkan tidak bisa keluar rumah. Walau terlihat masih tampak tidak setuju dengan pernyataan Anda, namun setidaknya orang tua sudah melakukan teknik komunikasi yang lebih baik dibanding melarangnya mengeluh.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px;\">3. Beri Pilihan<\/h2>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"color: #a64d79;\"><strong><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/47494058-thinking-kid-making-tough-choice-between-good-and-evil-angel-and-devil-advising-him-flat-style-vecto.jpg\" alt=\"strategi orang tua saat anak mengambek\" width=\"400\" style=\"width: 400px;\"><\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Biarkan anak memilih (Sumber: 123rf.com)<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span>Perjelas apa yang sebenarnya diinginkan anak. Tanyakan padanya dua hal, masih mau terus marah-marah atau segera menyusun rencana untuk bisa mendapatkan apa yang dia inginkan. Jika ia mulai berhenti melakukan komplain dan menyiapkan rencana selanjutnya agar tidak kecewa, hal tersebut menandakan bahwa ia sudah mampu melakukan <\/span><span><em>problem-solving<\/em><\/span><span>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px;\">4. Gunakan Kata \u2018Ingin\u2019 atau \u2018Mau\u2019<\/h2>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"text-align: justify; background-color: transparent;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/151006_NatalieRamo_illustration-childargument.jpg.CROP.promo-xlarge2.jpg\" width=\"600\" style=\"width: 600px; margin: 0px auto;\" alt=\"strategi orang tua saat anak mengambek\"><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><span style=\"text-align: justify; background-color: transparent;\">Terapkan kata ganti dibanding menggerutu (Sumber: slate.com)<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"text-align: justify; background-color: transparent;\">Minta anak mengganti kata-katanya saat menggerutu dengan mengatakan \u2018ingin\u2019 atau \u2018mau\u2019 hal yang lain. Sebagai contoh, saat ia tidak menyukai baju barunya, ia tak lantas kesal lalu mengambek. Tetapi, menyampaikan pada orang tuanya bahwa ia menginginkan baju yang berbeda. Sebagai orang tua, jangan langsung merespon dengan memarahi. Karena ekspresi anak menunjukkan ia sudah bisa memilih dan memutuskan apa yang ia suka dan tidak suka.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px;\">5. Beri Batas Waktu Menggerutu<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Buatlah kesepakatan bersama dengan anak untuk membatasi waktunya untuk mengambek. Misalnya dimulai dari sehari hanya boleh 3 kali, kemudian minggu depannya 2 kali, sampai akhirnya si anak tidak pernah melakukan hal yang sama lagi. Cara lain, ketika ia mengambek, orang tua bisa sambil memberi waktu selama tiga menit untuknya menggerutu. Ketika waktu akan habis, katakan 1, 2, 3, stop!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">Baca juga: <a href=\"\/blog\/5-cara-terbaik-untuk-mengkritik-anak\" rel=\"noopener\">Ketahui 5 Cara Terbaik untuk Mengkritik Anak<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px;\">6. Merespon Sambil Bercanda<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Secara natural, anak-anak sangat suka bermain, sekalipun di kondisi mengambek. Nah, jika orang tua merespon sambil bercanda, malah akan membuat mereka merasa didengar dan dipedulikan. Selain itu bisa sambil melakukan metode <\/span><span style=\"background-color: transparent;\"><em>opposite<\/em><\/span><span style=\"background-color: transparent;\">. Saat ia malas sekolah, tantang anak mengucapkan \u201cAku suka pergi ke sekolah\u201d sebanyak 5 kali. Setelah itu, <\/span><span style=\"background-color: transparent;\"><em>mood<\/em><\/span><span style=\"background-color: transparent;\"> anak bisa jadi lebih membaik dan mau pergi ke sekolah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px;\">7. Berpikir Positif dan Bersyukur<\/h2>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/IndigenousChildrenBooks_MyHeartFillsWithHappiness.jpg\" alt=\"strategi orang tua saat anak mengambek\" width=\"600\" style=\"width: 600px;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Anak mudah bersyukur (Sumber: cbc.ca)<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Studi menunjukkan bahwa hormon stress cortisol akan berkurang 23% ketika kita fokus pada nikmat yang sudah diberikan. Dengan begini, orang tua dapat mengajak anak menjadi lebih bersyukur atas apa yang ia terima dan selalu berusaha mencari sisi positif dari setiap hal. Terbukti, cara seperti ini bisa meningkatkan rasa bahagia&nbsp;&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kesimpulannya, saat anak mengambek sebenarnya ada 3 hal yang dapat orang tua kembangkan. Pertama, apa yang dapat anak pelajari dari momen-momen tertentu? Kedua, bagaimana ia bisa menyukai hal-hal yang awalnya tidak disukai? Terakhir, bagaimana ia memperoleh tanggung jawab untuk membuat keadaan menjadi lebih baik?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, Anda juga bisa mengalihkan keluhan mereka dengan belajar video beranimasi bersama-sama di <a href=\"https:\/\/ruangguru.onelink.me\/blPk\/eaff0eb9\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\"><span style=\"font-weight: bold;\">ruangbelajar<\/span><\/a>. Ada ribuan video dalam tiga pilihan kurikulum yang lengkap dapat diakses hanya lewat HP! Penasaran caranya? Klik banner di bawah.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/eaff0eb9\" target=\"_blank\" style=\"text-align: center;\" class=\"rg-cta\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/0ec4a2df-db2e-4ae1-8473-692756dcb684.jpeg\" width=\"822\" height=\"200\" alt=\"IDN CTA Blog ruangbelajar Ruangguru\" \/><\/a><span style=\"background-color: transparent;\">&nbsp;<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bingung menghadapi anak yang lagi ngambek? Mari kita simak informasi mengenai strategi yang bisa dilakukan lewat artikel berikut. &#8212;<\/p>\n","protected":false},"author":82,"featured_media":4234,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Parenting%20-%20Strategi%20Orang%20Tua%20saat%20Anak%20Mengambek-1.jpg"]},"categories":[1],"tags":[226],"class_list":["post-4234","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-for-kids"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>7 Strategi Orang Tua Saat Anak Mengambek<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Bingung menghadapi anak yang lagi ngambek? Mari kita simak informasi mengenai strategi yang bisa dilakukan lewat artikel berikut. -- Biasanya, apa sih\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/strategi-orang-tua-saat-anak-mengambek\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"7 Strategi Orang Tua Saat Anak Mengambek\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bingung menghadapi anak yang lagi ngambek? Mari kita simak informasi mengenai strategi yang bisa dilakukan lewat artikel berikut. -- Biasanya, apa sih\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/strategi-orang-tua-saat-anak-mengambek\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-11-23T00:00:00+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Rabia Edra\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Rabia Edra\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/strategi-orang-tua-saat-anak-mengambek\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/strategi-orang-tua-saat-anak-mengambek\",\"name\":\"7 Strategi Orang Tua Saat Anak Mengambek\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/strategi-orang-tua-saat-anak-mengambek#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/strategi-orang-tua-saat-anak-mengambek#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Parenting%20-%20Strategi%20Orang%20Tua%20saat%20Anak%20Mengambek-1.jpg\",\"datePublished\":\"2021-11-23T00:00:00+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/a59fae0c4aa8599711a1cba0814c47b3\"},\"description\":\"Bingung menghadapi anak yang lagi ngambek? Mari kita simak informasi mengenai strategi yang bisa dilakukan lewat artikel berikut. -- Biasanya, apa sih\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/strategi-orang-tua-saat-anak-mengambek#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/strategi-orang-tua-saat-anak-mengambek\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/strategi-orang-tua-saat-anak-mengambek#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Parenting%20-%20Strategi%20Orang%20Tua%20saat%20Anak%20Mengambek-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Parenting%20-%20Strategi%20Orang%20Tua%20saat%20Anak%20Mengambek-1.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/strategi-orang-tua-saat-anak-mengambek#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"7 Strategi Orang Tua Saat Anak Mengambek\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/a59fae0c4aa8599711a1cba0814c47b3\",\"name\":\"Rabia Edra\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Rabia Edra\"},\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/rabia-edra\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"7 Strategi Orang Tua Saat Anak Mengambek","description":"Bingung menghadapi anak yang lagi ngambek? Mari kita simak informasi mengenai strategi yang bisa dilakukan lewat artikel berikut. -- Biasanya, apa sih","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/strategi-orang-tua-saat-anak-mengambek","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"7 Strategi Orang Tua Saat Anak Mengambek","og_description":"Bingung menghadapi anak yang lagi ngambek? Mari kita simak informasi mengenai strategi yang bisa dilakukan lewat artikel berikut. -- Biasanya, apa sih","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/strategi-orang-tua-saat-anak-mengambek","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2021-11-23T00:00:00+00:00","author":"Rabia Edra","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Rabia Edra","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/strategi-orang-tua-saat-anak-mengambek","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/strategi-orang-tua-saat-anak-mengambek","name":"7 Strategi Orang Tua Saat Anak Mengambek","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/strategi-orang-tua-saat-anak-mengambek#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/strategi-orang-tua-saat-anak-mengambek#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Parenting%20-%20Strategi%20Orang%20Tua%20saat%20Anak%20Mengambek-1.jpg","datePublished":"2021-11-23T00:00:00+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/a59fae0c4aa8599711a1cba0814c47b3"},"description":"Bingung menghadapi anak yang lagi ngambek? Mari kita simak informasi mengenai strategi yang bisa dilakukan lewat artikel berikut. -- Biasanya, apa sih","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/strategi-orang-tua-saat-anak-mengambek#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/strategi-orang-tua-saat-anak-mengambek"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/strategi-orang-tua-saat-anak-mengambek#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Parenting%20-%20Strategi%20Orang%20Tua%20saat%20Anak%20Mengambek-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Parenting%20-%20Strategi%20Orang%20Tua%20saat%20Anak%20Mengambek-1.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/strategi-orang-tua-saat-anak-mengambek#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"7 Strategi Orang Tua Saat Anak Mengambek"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/a59fae0c4aa8599711a1cba0814c47b3","name":"Rabia Edra","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Rabia Edra"},"url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/rabia-edra"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4234","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/82"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4234"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4234\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4234"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4234"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4234"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4234"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}