{"id":4384,"date":"2021-10-28T10:02:14","date_gmt":"2021-10-28T03:02:14","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=4384"},"modified":"2024-09-12T15:13:31","modified_gmt":"2024-09-12T08:13:31","slug":"indirect-speech","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/indirect-speech","title":{"rendered":"Macam Pola Indirect Speech dan Contoh Kalimatnya | Bahasa Inggris Kelas 12"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/12ENG%20-%20Mengenal%20Contoh%20Kalimat%20dan%20Rumus%20Indirect%20Form%20of%20Sentence-01.jpg\" alt=\"Rumus Indirect Speech dan Contoh Kalimatnya\" width=\"820\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center; font-size: 16px;\"><em><strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/c\/bahasa-inggris\/bahasa-inggris-sma-kelas-12\">Artikel Bahasa Inggris kelas 12<\/a><\/strong> kali ini akan membahas mengenai <strong>Indirect Speech<\/strong>, baik dari segi contoh kalimatnya maupun dari pola penyusun kalimat tersebut.<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>&#8212;<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Halo <em>guys! <\/em>Kamu pasti pernah dong ya menyampaikan pesan dari temanmu ke orang lain? Nah, ketika menyampaikan, biasanya diawali dengan kalimat apa, <em>nih<\/em>? Contoh kalimatnya dalam <a href=\"\/blog\/tag\/bahasa-indonesia-xii\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: bold;\">bahasa Indonesia<\/span><\/a> misalnya:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kata Fakhri, besok kita ada ujian matematika di jam pertama, ya&#8221;. <em>Nah<\/em>, kalau dalam bahasa Inggris, kalimat tersebut dinamakan <em>indirect speech<\/em>. Oh iya, kamu tidak perlu menggunakan tanda kutip untuk menyampaikan <em>Indirect Speech<\/em> ini ya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, karena konteksnya kita menyampaikan sesuatu yang sebelumnya sudah disampaikan terlebih dahulu, <em>Indirect Speech<\/em> ini bentuknya lebih lampau dibanding kalimat aslinya. Oleh karena itu, kamu harus hati-hati dengan jenis <em>tenses<\/em> yang digunakan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wah, memangnya <em>tenses<\/em>nya berubah, ya? Berubah, dong! Jadi kalau di kalimat aslinya kamu menggunakan <em>future tense<\/em>, maka di <em>Indirect Speech<\/em>-nya kamu harus menggunakan bentuk yang lebih lampau, yaitu <em>present tense<\/em>. Jangan bingung dulu, ya. Kita pelajari satu persatu, yuk!<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"\/blog\/mengenal-kalimat-past-condditional\" rel=\"noopener\">Mengenal Kalimat Past Conditional<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Indirect Speech in Simple Future Tense<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Masih ingat nggak, apa fungsinya<a style=\"font-weight: bold;\" href=\"\/blog\/bahasa-inggris-kelas-10-rumus-dan-contoh-kalimat-simple-future-tense\" rel=\"noopener\"><em> Simple Future Tense<\/em><\/a>? <em>Simple Future Tense<\/em> ini adalah <em>tenses<\/em> yang kamu gunakan untuk menyatakan kegiatan yang akan terjadi atau akan kamu lakukan di masa depan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Biasanya, kalimat <em>Simple Future Tense<\/em> ini menggunakan <em>modal<\/em> <em>will<\/em>, kan? Hmm.. kalau mau diubah ke bentuk <em>Indirect Speech<\/em>, jadi gimana, ya? <em>\u00a0Jadi, modal<\/em> <em>will<\/em> akan berubah menjadi <em>would, <\/em>ya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Contoh kalimatnya adalah <em>Dion said, &#8220;I will go to Bekasi tomorrow&#8221;<\/em>. Lalu <em>Indirect Speech <\/em>dari kalimat tersebut adalah <em>Dion said that he would go to Bekasi the next day<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/meme%20bekasi.jpg\" alt=\"meme bekasi\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Dion yang mau ke Bekasi (sumber: merdeka.com)<\/em><\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px;\"><span style=\"color: #2eb5c0;\"><strong>Indirect Speech in Simple Present Tense<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekarang lanjut ke <a style=\"font-weight: bold;\" href=\"\/blog\/bahasa-inggris-kelas-8-fungsi-dan-contoh-kalimat-simple-present-tense\" rel=\"noopener\"><em>Simple Present Tense<\/em><\/a> ya. Masih ingat dong <em>Simple Present Tense<\/em> ini digunakan untuk apa? <em>Simple Present Tense<\/em> digunakan untuk menyatakan fakta, kebiasaan, dan kegiatan yang sedang berlangsung saat ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalau kamu ingin membuat kalimat dengan <em>Simple Present Tense<\/em>, kamu harus menggunakan <em>verb 1<\/em>, ya. Lalu, kalau mau mengubah kalimatnya ke <em>Indirect Speech<\/em>, kamu harus menggunakan <em>tenses<\/em> yang lebih lampau dibanding <em>Simple Present Tense<\/em>, yaitu <a href=\"\/blog\/struktur-kalimat-simple-past-tense\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: bold;\"><em>past tense<\/em><\/span><\/a>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Verb 1<\/em> berubah jadi apa, hayo? <em>Yap, verb 2!<\/em> Contoh kalimatnya adalah <strong><em>Nathan said, &#8220;My friend and I study German together today<\/em><\/strong><em>.&#8221;<\/em> lalu berubah menjadi <strong><em>Nathan said that he and his friend studied German together that day.<\/em><\/strong> Hayo, diingat-ingat, ya!<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px;\"><span style=\"color: #2eb5c0;\"><strong>Indirect Speech in Present Continuous Tense<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selanjutnya ada yang namanya <a style=\"font-weight: bold;\" href=\"\/blog\/bahasa-inggris-kelas-10-rumus-dan-contoh-kalimat-present-continuous-tense\" rel=\"noopener\"><em>Present Continuous Tense<\/em><\/a>. Kalau kamu menggunakan <em>Present Continuous Tense<\/em> dalam kalimat, berarti kamu sedang menjelaskan kegiatan yang sedang berlangsung bersamaan dengan berlangsungnya pembicaraan tentang kegiatan tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi, ketika pembicaraanmu tentang kegiatan tersebut berlangsungnya barengan banget, nih sama kejadiannya. Masih ingat <em>nggak<\/em>, ciri khasnya <em>Present Continuous Tense<\/em>? <em>Yes<\/em>, kamu harus menggunakan menggunakan<em> to be (am, is, dan are) <\/em>yang diikuti oleh<em> verb-ing.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lalu, kalau mau mengubah ke <em>Indirect Speech<\/em>, harus pakai <em>tenses<\/em> apa, ya? Nah, pakai <em>tenses<\/em> yang lebih lampau dibanding <em>Present Continuous Tense<\/em> dong, yaitu <em>Past Continuous Tense<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam <em>Past Continuous Tense<\/em>, kata kerja <em>verb-ing<\/em> tidak berubah, tapi <em>to be<\/em> berubah ke bentuk lampau, yaitu <em>was<\/em> atau <em>were<\/em>. Coba kita lihat contoh kalimatnya ya. Misalnya, <strong><em>Dad said, &#8220;I am driving to the market now.<\/em><\/strong><em>&#8220;<\/em> lalu bentuk <em>Indirect Speech<\/em>nya adalah <strong><em>Dad said that he was driving to the market then<\/em><\/strong><strong>.<\/strong><\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px;\"><span style=\"color: #2eb5c0;\"><strong>Indirect Speech in Simple Past Tense<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalau ngobrolin <a style=\"font-weight: bold;\" href=\"\/blog\/struktur-kalimat-simple-past-tense\" rel=\"noopener\"><em>Simple Past Tense<\/em><\/a>, pasti kamu masih ingat deh. Coba, <em>Simple Past Tense<\/em> itu berhubungan dengan apa? <em>Yes<\/em>, berhubungan dengan masa lalu. Karena menjelaskan tentang kejadian yang sudah terjadi di masa lalu, makanya <em>Simple Past Tense<\/em> ini menggunakan <em>Verb 2<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi kalau mau diubah ke <em>Indirect Speech<\/em>, berarti pakai tense apa, dong? Pakai <em>Present Perfect Tense<\/em>, nih. <em>Verb 2<\/em> yang sebelumnya dipakai di <em>Simple Past Tense<\/em> akan berubah menjadi <em>verb 3<\/em>. Mau lihat contoh kalimatnya?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Contoh kalimatnya adalah <strong><em>Uya said to Aufa, &#8220;You didn&#8217;t come to Bonie&#8217;s birthday party yesterday&#8221;<\/em><\/strong><strong>.<\/strong> Kalimatnya berubah menjadi <strong><em>Uya said to Aufa that he hadn&#8217;t come to Bonie&#8217;s birthday party the day before.<\/em><\/strong> Jangan sampai ketuker-tuker ya, <em>Guys!<\/em><\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px;\"><span style=\"color: #2eb5c0;\"><strong>Indirect Speech in Simple Perfect Tenses<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a style=\"font-weight: bold;\" href=\"\/blog\/future-perfect-tense\" rel=\"noopener\"><em>Perfect Tenses<\/em><\/a> bisa kamu pakai untuk menjelaskan suatu kejadian yang terjadi pada satu titik di masa lalu, sebelum kejadian lain yang juga terjadi di suatu masa. Nah, <em>Perfect Tenses <\/em>ini ada dua, yaitu <em>Present Perfect Tense <\/em>dan <em>Past Perfect Tense.\u00a0<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Loh, bedanya apa? <em>Present Perfect Tense <\/em>digunakan untuk kejadian yang sudah selesai di masa lalu tapi ada dampaknya hingga masa sekarang. Sementara itu, <em>Past Perfect Tense <\/em>digunakan untuk menerangkan kejadian yang terjadi sebelum suatu hal di masa lalu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, kalau gitu, kita ubah jadi <em>indirect speech-<\/em>nya gimana, dong? <em>Direct speech, <\/em>baik yang berbentuk <em>Present Perfect Tense <\/em>maupun <em>Past Perfect Tense<\/em> harus diubah menjadi <em>Past Perfect Tense. <\/em>Ciri-cirinya, ia menggunakan kata kerja bantu <strong><em>had<\/em><\/strong> dan diikuti oleh <em>verb 3<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Contohnya nih: <strong><em>Aryo said, \u201cI haven\u2019t received the gift from you.\u201d<\/em><\/strong><strong>. <\/strong>Nah, <em>indirect speech-<\/em>nya kita tulis jadi <strong><em>Aryo said that he hadn\u2019t received the gift from me<\/em><\/strong><strong>.<\/strong><\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px;\"><span style=\"color: #2eb5c0;\"><strong>Indirect Speech with Modals<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, ternyata ada lagi nih yang bisa berubah dalam <em>Indirect Speech<\/em>. <em>Modals<\/em> juga bisa berubah ternyata. Ada beberapa <a href=\"\/blog\/contoh-kalimat-modals-dalam-percakapan\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: bold;\"><em>modals<\/em><\/span><\/a> yang sering digunakan dalam sebuah kalimat. Yuk, kita bahas satu persatu bagaimana perubahannya kalau digunakan di dalam <em>Indirect Speech<\/em>.<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\"><span style=\"color: #2eb5c0;\"><strong>Can<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Can <\/em>adalah salah satu <em>modal<\/em> yang paling umum digunakan dalam bahasa Inggris. <em>Can<\/em> dapat digunakan untuk mengekspresikan kemampuan, permintaan, bahkan kemungkinan. Banyak juga, ya. Kalau kamu ingin menggunakan <em>can<\/em> dalam Indirect Speech, kamu harus menggunakan bentuk lampau dari <em>can<\/em>, yaitu <em>could<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Contoh kalimatnya seperti ini, nih: <em>She said, \u201cI can visit your house next week.\u201d<\/em> yang kemudian berubah menjadi <em>She said that she could visit my house the following week.<\/em><\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\"><span style=\"color: #2eb5c0;\"><strong>May<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Modal may <\/em>paling sering digunakan untuk mengekspresikan kemungkinan. <em>May<\/em> juga dapat digunakan untuk memberikan atau meminta izin. Bentuk lampau dari <em>may<\/em> yang digunakan dalam Indirect Speech yaitu <em>might<\/em>. Contoh kalimatnya <strong><em>He said, \u201cI may go to London next year.\u201d<\/em><\/strong> yang kemudian berubah menjadi <strong><em>He said that he might go to London the following year<\/em><\/strong> untuk bentuk <em>Indirect Speech<\/em>nya.<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 16px;\"><span style=\"color: #2eb5c0;\"><strong>Must<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Must<\/em> biasanya digunakan untuk mengekspresikan kepastian. <em>Must<\/em> juga dapat digunakan untuk mengekspresikan kebutuhan atau rekomendasi yang kuat. Bentuk lampau <em>must<\/em> yang digunakan dalam <em>Indirect Speech<\/em> yaitu <em>Had to<\/em>. Contoh kalimatnya adalah <em>They said, \u201cWe must not finish the work in time.\u201d<\/em> yang kemudian diubah menjadi <em>They said that they didn\u2019t have to finish the work in time<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kamu memperhatikan nggak sih, kalau keterangan waktu dalam <em>Indirect Speech<\/em> juga bisa berubah? Banyak sekali perubahan keterangan waktu yang bisa terjadi dalam <em>Indirect Speech<\/em>. Supaya kamu nggak bingung, yuk simak tabel di bawah ini!<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/12ENG%20-%20Mengenal%20Contoh%20Kalimat%20dan%20Rumus%20Indirect%20Form%20of%20Sentence-03.jpg\" alt=\"Time marker Indirect Speech\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ternyata nggak sulit kan? Biar makin lancar, kamu cuma perlu banyak berlatih supaya makin paham dan bisa membuat kalimatnya dengan baik dan benar. Kamu perlu les tambahan untuk belajar Bahasa Inggris? Yuk, belajar di <a href=\"https:\/\/www.english-academy.id\/promo\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>English Academy!<\/strong><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kamu bisa belajar bersama tutor Bahasa Inggris <em>native speaker <\/em>yang terbaik! Belajar di English Academy, menggunakan kurikulum cambridge, dan sistem belajar interaktif dan menyenangkan bersama kelompok belajar! Yuk ikuti <em>placement test-<\/em>nya untuk menentukan level belajarmu!<em>\u00a0<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a class=\"rg-cta\" style=\"text-align: center;\" href=\"https:\/\/www.english-academy.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/58c93093-7e4c-4279-9d53-5e1fa3944cd3.jpeg\" alt=\"IDN CTA English Academy Mainsite\" width=\"645\" height=\"228\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p>Widiati, Utami. 2018.\u00a0<em>Bahasa Inggris Edisi Revisi kelas XII<\/em>. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><em><strong>Artikel ini terakhir diperbarui tanggal 27 Oktober 2021.<\/strong><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Artikel Bahasa Inggris kelas 12 kali ini akan membahas mengenai Indirect Speech, baik dari segi contoh kalimatnya maupun dari pola penyusun kalimat tersebut. &#8212; &nbsp; Halo guys! Kamu pasti pernah dong ya menyampaikan pesan dari temanmu ke orang lain? Nah, ketika menyampaikan, biasanya diawali dengan kalimat apa, nih? Contoh kalimatnya dalam bahasa Indonesia misalnya: &#8220;Kata [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":40,"featured_media":4384,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/12ENG%20-%20Mengenal%20Contoh%20Kalimat%20dan%20Rumus%20Indirect%20Form%20of%20Sentence-01.jpg"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1726128679:1"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":[null],"_aioseo_keywords":[""],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":[""],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null]},"categories":[487,497],"tags":[79,76,10,37],"class_list":["post-4384","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bahasa-inggris","category-bahasa-inggris-sma-kelas-12","tag-bahasa-inggris-xii","tag-kelas-12","tag-konsep-pelajaran","tag-sma"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Macam Pola Indirect Speech dan Contoh Kalimatnya | Bahasa Inggris Kelas 12<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Artikel Bahasa Inggris kelas 12 kali ini akan membahas mengenai Indirect Speech, baik dari segi contoh kalimatnya maupun dari pola penyusun kalimat\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/indirect-speech\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Macam Pola Indirect Speech dan Contoh Kalimatnya | Bahasa Inggris Kelas 12\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Artikel Bahasa Inggris kelas 12 kali ini akan membahas mengenai Indirect Speech, baik dari segi contoh kalimatnya maupun dari pola penyusun kalimat\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/indirect-speech\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-10-28T03:02:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-09-12T08:13:31+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Embun Bening Diniari\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Embun Bening Diniari\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/indirect-speech\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/indirect-speech\",\"name\":\"Macam Pola Indirect Speech dan Contoh Kalimatnya | Bahasa Inggris Kelas 12\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/indirect-speech#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/indirect-speech#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/12ENG%20-%20Mengenal%20Contoh%20Kalimat%20dan%20Rumus%20Indirect%20Form%20of%20Sentence-01.jpg\",\"datePublished\":\"2021-10-28T03:02:14+00:00\",\"dateModified\":\"2024-09-12T08:13:31+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/251008c4d9cd68437391ed27cd2c7418\"},\"description\":\"Artikel Bahasa Inggris kelas 12 kali ini akan membahas mengenai Indirect Speech, baik dari segi contoh kalimatnya maupun dari pola penyusun kalimat\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/indirect-speech#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/indirect-speech\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/indirect-speech#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/12ENG%20-%20Mengenal%20Contoh%20Kalimat%20dan%20Rumus%20Indirect%20Form%20of%20Sentence-01.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/12ENG%20-%20Mengenal%20Contoh%20Kalimat%20dan%20Rumus%20Indirect%20Form%20of%20Sentence-01.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/indirect-speech#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Macam Pola Indirect Speech dan Contoh Kalimatnya | Bahasa Inggris Kelas 12\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/251008c4d9cd68437391ed27cd2c7418\",\"name\":\"Embun Bening Diniari\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Embun Bening Diniari\"},\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/embun-bening-diniari\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Macam Pola Indirect Speech dan Contoh Kalimatnya | Bahasa Inggris Kelas 12","description":"Artikel Bahasa Inggris kelas 12 kali ini akan membahas mengenai Indirect Speech, baik dari segi contoh kalimatnya maupun dari pola penyusun kalimat","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/indirect-speech","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Macam Pola Indirect Speech dan Contoh Kalimatnya | Bahasa Inggris Kelas 12","og_description":"Artikel Bahasa Inggris kelas 12 kali ini akan membahas mengenai Indirect Speech, baik dari segi contoh kalimatnya maupun dari pola penyusun kalimat","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/indirect-speech","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2021-10-28T03:02:14+00:00","article_modified_time":"2024-09-12T08:13:31+00:00","author":"Embun Bening Diniari","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Embun Bening Diniari","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/indirect-speech","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/indirect-speech","name":"Macam Pola Indirect Speech dan Contoh Kalimatnya | Bahasa Inggris Kelas 12","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/indirect-speech#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/indirect-speech#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/12ENG%20-%20Mengenal%20Contoh%20Kalimat%20dan%20Rumus%20Indirect%20Form%20of%20Sentence-01.jpg","datePublished":"2021-10-28T03:02:14+00:00","dateModified":"2024-09-12T08:13:31+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/251008c4d9cd68437391ed27cd2c7418"},"description":"Artikel Bahasa Inggris kelas 12 kali ini akan membahas mengenai Indirect Speech, baik dari segi contoh kalimatnya maupun dari pola penyusun kalimat","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/indirect-speech#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/indirect-speech"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/indirect-speech#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/12ENG%20-%20Mengenal%20Contoh%20Kalimat%20dan%20Rumus%20Indirect%20Form%20of%20Sentence-01.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/12ENG%20-%20Mengenal%20Contoh%20Kalimat%20dan%20Rumus%20Indirect%20Form%20of%20Sentence-01.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/indirect-speech#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Macam Pola Indirect Speech dan Contoh Kalimatnya | Bahasa Inggris Kelas 12"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/251008c4d9cd68437391ed27cd2c7418","name":"Embun Bening Diniari","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Embun Bening Diniari"},"url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/embun-bening-diniari"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4384","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/40"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4384"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4384\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19943,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4384\/revisions\/19943"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4384"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4384"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4384"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4384"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}