{"id":4417,"date":"2026-04-29T09:00:48","date_gmt":"2026-04-29T02:00:48","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=4417"},"modified":"2026-04-29T11:23:58","modified_gmt":"2026-04-29T04:23:58","slug":"jurusan-kedokteran-gigi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jurusan-kedokteran-gigi","title":{"rendered":"Jurusan Kedokteran Gigi: Mata Kuliah, Informasi Kampus &#038; Prospek Kerja"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Pojok%20Kampus%20-%20Jurusan%20kedokteran%20gigi%201-24.jpg\" alt=\"Jurusan kedokteran gigi\" width=\"820\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: center;\"><em>Artikel ini akan membahas mengenai seluk-beluk Jurusan Kedokteran Gigi, mulai dari mata kuliah, informasi kampus, dan prospek kerjanya. Buat kamu yang mau menjadi dokter gigi, yuk simak!<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><em><i>\u201cBagus deh dia giginya rapi, gigiku berantakan.\u201d<\/i><\/em><\/p>\n<p><em><i>\u201cCoba aja ke dokter gigi.\u201d<\/i><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><i>Psst<\/i><\/em>, tahukah kamu jika kesehatan gigi dan mulut bisa berkaitan dengan kesehatan tubuh lainnya? <em>Yap<\/em>, gigi dan mulut yang bermasalah bisa berakibat fatal bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan,\u00a0<em><i>lho<\/i><\/em>. Untuk memastikan gigi dan mulut tetap sehat, kamu perlu melakukan gaya hidup sehat serta rutin memeriksakan diri ke dokter gigi.<\/p>\n<p><em><i>\u201cAku mau jadi dokter gigi kak!\u201d<\/i><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, bagi kamu yang punya cita-cita jadi dokter gigi, bisa masuk ke <a style=\"font-weight: bold;\" href=\"\/blog\/5-film-tentang-kedokteran\" rel=\"noopener\">Jurusan Kedokteran<\/a> Gigi. Belajar apa saja <em>sih<\/em>? Terus, bagaimana tahapannya sampai jadi dokter gigi? Simak informasi lengkapnya ya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Mengenal Jurusan Kedokteran Gigi<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada dasarnya, Jurusan Kedokteran Gigi adalah program studi yang mempelajari tentang kesehatan oral manusia, mulai dari daerah gigi dan mulut, hingga cara menangani dan mengobati berbagai permasalahan di area tersebut. Tak hanya tentang kesehatan gigi, kamu juga akan mempelajari estetika gigi dan mulut.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/dental-school-2.jpg\" alt=\"mahasiswa jurusan kedokteran gigi\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Mahasiswa kedokteran gigi (Sumber: studentdebtrelief.us)<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSelama masa studi di FKG, kamu akan mempelajari ilmu pengetahuan yang diperlukan untuk menunjang pemulihan fungsi sistem yang berada di rongga mulut. Hal ini dimulai dari melakukan anamnesa, melakukan pemeriksaan fisik dan penunjang, menentukan diagnosis, serta menyusun rencana perawatan,\u201d jelas drg. Grestya, seorang dokter gigi lulusan FKG UI.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Walaupun lingkup pekerjaan seorang dokter gigi lebih banyak menyangkut gigi dan mulut, namun kamu juga akan mempelajari ilmu kedokteran dasar atau\u00a0<em><i>basic medical science<\/i><\/em>. Sebab, banyak masalah gigi dan mulut yang juga kemudian berhubungan dengan penyakit pada organ tubuh lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jurusan Kedokteran Gigi umumnya berada di Fakultas Kedokteran Gigi (FKG), atau ada juga beberapa perguruan tinggi yang memasukkannya di Fakultas Kedokteran (FK).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/ketahuilah-hal-ini-sebelum-memilih-jurusan-kedokteran\">Mau Masuk Jurusan Kedokteran? Ketahui 6 Hal Berikut Ini Dulu, Yuk!<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Mata Kuliah Jurusan Kedokteran Gigi<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selama menjalani proses perkuliahan di Program Studi Kedokteran Gigi, kamu akan banyak belajar teori tentang ilmu kedokteran gigi dasar, konservasi gigi, endodontik, ilmu kedokteran gigi anak, ilmu kesehatan gigi mulut, ilmu biologi oral, radiologi, periodonsia, biomedik, karies gigi, penyakit jaringan gigi, dan sebagainya. Selain teori, kamu juga akan banyak kegiatan <em><span style=\"font-weight: normal;\">skill lab<\/span><\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><i>Hah, apa tuh skill lab?<\/i><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ini dia <em>nih<\/em> asyiknya kuliah di jurusan Kedokteran Gigi. Selain belajar teori, kamu juga akan banyak melakukan kegiatan praktik. Kamu akan dihujani dengan banyaknya <em>skill<\/em> dan praktikum yang beragam jenisnya. Wajar, soalnya dokter gigi erat sekali kaitannya dengan keterampilan tangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/idp.jpg\" alt=\"contoh skill lab di kedokteran gigi\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Contoh skill lab (Sumber: dentistry.vcu.edu)<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201c<em>Skill\u2019s lab<\/em>-nya ini misalnya saat praktikum ilmu konservasi gigi mahasiswa akan belajar nambal gigi di gigi. <em>Eh<\/em>, bukan di manusia langsung ya. Kita akan nambal gigi di gigi yang ditanam di cetakan, lalu diposisikan seperti pasien yang duduk di <em>dental unit<\/em>. Jadi bener-bener <em>real<\/em>,\u201d ungkap drg. Grestya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, kamu juga akan belajar bagaimana cara mencetak gigi, memasang kawat gigi, atau cabut gigi. \u201cWah <em>ngga<\/em> kebayang \u2018kan gimana <em>sih<\/em> dokter gigi belajar cabut gigi. Emangnya <em>ngga<\/em> serem ya?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, di praktikum selama preklinik ini mahasiswa bakal diajarin mulai dari prosedur anestesinya (alias nyuntik), melonggarkan gigi, sampai mengeluarkan gigi dari gusi,\u201d tambah drg. Grestya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Daftar Perguruan Tinggi dengan Program Studi Kedokteran Gigi<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lalu, kampus mana saja sih yang menyediakan Jurusan Dokter Gigi? Di Indonesia sendiri, jurusan ini cukup banyak ya. Baik itu di perguruan tinggi negeri maupun swasta. Berikut daftar kampus dengan Jurusan Kedokteran Gigi terakreditasi A yang bisa kamu jadikan referensi nanti:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 500px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Pojok%20Kampus%20-%20Jurusan%20kedokteran%20gigi-25.jpg\" alt=\"universitas dengan Jurusan kedokteran gigi\" width=\"500\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jurusan-kedokteran-hewan\">Mengupas Jurusan Kedokteran Hewan untuk Kamu Pencinta Hewan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Tahapan Pendidikan Dokter Gigi<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>&#8220;Ambil pendidikan Dokter Gigi pasti lama lulus, ya?&#8221;<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalau masa perkuliahannya sih kurang lebih sama ya dengan jurusan yang lain, yaitu 4 tahun. Tapi, jika kamu ingin mendapat gelar dokter gigi (drg), kamu masih harus menyelesaikan beberapa tahapan pendidikan lagi, nih.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Biar sekamin jelas, langsung aja kita simak tahap-tahap pendidikan Dokter Gigi di bawah ini:<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">1. Sarjana<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tahap pertama, kamu harus melewati jenjang pendidikan sarjana hingga meraih <strong>gelar Sarjana Kedokteran Gigi (S.Kg)<\/strong>. Banyak mahasiswa kedokteran gigi yang menyebut jenjang S1 sebagai masa preklinik, yang ditempuh selama kurang lebih 4 tahun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seperti yang dikutip dari ui.ac.id, kurikulum yang dilaksanakan dalam perkuliahan sesuai dengan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) sesuai yang telah ditetapkan oleh Konsil Kedokteran Indonesia (KKI).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cBeberapa mata kuliah yang dipelajari di FKG misalnya ilmu kedokteran gigi dasar, konservasi gigi, endodontik, periodonsia, ilmu kedokteran gigi anak, orthodonsia, prostodonsia, ilmu kesehatan gigi mulut pencegahan, bedah mulut, ilmu material gigi, ilmu biologi oral, radiologi kedokteran gigi,\u201d sebut drg. Grestya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/studenti-stomatologie.jpg\" alt=\"kuliah kedokteran gigi\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Kuliah kedokteran gigi (Sumber: siblondelegandesc.ro)<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">2. Co-ass<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah lulus, kamu pun harus mengikuti program profesi kedokteran gigi yang dikenal pula sebagai kepaniteraan\/koasistensi atau co-ass. Pada masa co-ass, kamu akan praktik di rumah sakit atau klinik gigi. \u201cDalam masa pendidikan co-ass ini mahasiswa diwajibkan untuk menyelesaikan sejumlah <em>requirement<\/em> merawat pasien dengan berbagai kasus yang disupervisi oleh dosen,\u201d jelas drg. Grestya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah semua <em>requirement<\/em> selesai, kamu akan menempuh serangkaian ujian, baik itu ujian dari departemen terkait, fakultas, maupun ujian nasional. Apabila berhasil baru kamu akan resmi mendapatkan gelar dokter gigi umum (drg.). Perlu kamu ingat, hanya Fakultas Kedokteran Gigi dengan akreditasi A saja yang memiliki program profesi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jenjang profesi atau co-ass ini ditempuh selama 1,5-2 tahun. <em><i>So<\/i><\/em>, kira-kira butuh waktu 5 hingga 6 tahun untuk kamu bisa menjadi seorang dokter gigi. Perhitungan tersebut baru sebuah rata-rata, jadi bisa saja waktu yang dibutuhkan lebih daripada itu.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\">3. Ujian Kompetensi Dokter Gigi Indonesia (UKDGI)<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">UKDGI adalah syarat untuk dapat memperoleh Sertifikat Kompetensi bagi dokter gigi. Ujian ini dilaksanakan 4 kali dalam setahun dan serentak di Indonesia. UKDGI wajib diikuti sebagai standarisasi bahwa semua dokter dari FKG manapun memiliki kompetensi minimal yang sama.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">UKDGI terdiri dari ujian teori yang disebut CBT berjumlah 200 soal dan ujian praktik yang disebut OSCE yang terdiri dari 12 station. Setelah kamu lulus UKDGI, kamu akan diperbolehkan mengurus STR (Surat Tanda Registrasi) sebagai tanda kamu sudah legal untuk berpraktik di Indonesia. Namun, jika belum lulus, kamu harus mengulang UKDGI 3 bulan kemudian.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jurusan-ilmu-keperawatan\">Jurusan Ilmu Keperawatan: Mata Kuliah, Gelar, dan Prospek Kerja<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Biaya Pendidikan Dokter Gigi<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebenarnya, biaya kuliah di Jurusan Kedokteran Gigi itu bergantung dari perguruan tinggi yang kamu tuju. Dikutip dari ui.ac.id, berdasarkan SK Biaya Pendidikan UI Tahun 2022, Biaya Operasional Pendidikan (BOP) yang dibayarkan untuk Jurusan Kedokteran Gigi setiap semesternya sejumlah Rp12.500.000,00 untuk kelas reguler. Sementara itu, untuk kelas khusus sejumlah Rp15.000.000,00, dan untuk kelas WNA sejumlah Rp35.000.000,00.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Prospek Kerja Lulusan Kedokteran Gigi<\/span><\/h2>\n<p><em><i>\u201cLulusan kedokteran gigi, ya jadi dokter gigi lah, emang apa lagi?\u201d<\/i><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><i>Eits<\/i><\/em>, jangan salah. Ada banyak banget peluang kerja dan profesi yang dapat dilakukan oleh lulusan dari Jurusan Kedokteran Gigi. Pertama, tentu aja kamu bisa jadi dokter di rumah sakit, klinik, atau membuka praktik sendiri. Namun memasuki era digital dan milenial, peluang kerja menjadi semakin luas, lho.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/dmd-sim-lab.jpg\" alt=\"prospek kerja jurusan kedokteran gigi\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Prospek kerja (Sumber: dental.ufl.edu)<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dilansir dari laman resmi FKG UNAIR, pekerjaan lulusan dokter gigi semakin berkembang dan nggak hanya di lingkup praktik atau PNS saja. Kamu bisa jadi <em><i>dental technicians<\/i><\/em>, peneliti, atau direktur perusahaan nasional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ada juga yang lebih kekinian, kamu bisa jadi <em><i>keynote speaker, brand ambassador, dental photographer, digital creative entrepreneur, dental business analyst, dental clinic consultant, digital educator, reviewer<\/i><\/em>, hingga <em><i>influencer<\/i><\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jurusan-fisioterapi\">Jurusan Fisioterapi: Ahlinya Fungsi Gerak Tubuh Manusia<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Alasan Memilih Kedokteran Gigi<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pernah memperhatikan nggak kalau ada semakin banyak orang yang menggunakan behel atau <em>veneer<\/em> gigi? <em><i>FYI<\/i><\/em>, diperkirakan di masa depan orang-orang akan mulai lebih memperhatikan pelayanan kesehatan gigi sebagai kebutuhan primer. Mereka akan lebih mempertahankan dan memperbaiki kesehatan mulut, kualitas hidup hingga penampilannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tak hanya itu, penghasilan seorang dokter gigi juga cukup tinggi di sebagian besar negara, lho. Kamu tidak hanya dapat berkarier dengan melakukan penanganan langsung pada pasien, tetapi juga bisa berkecimpung di berbagai bidang lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gimana, semakin tertarik untuk menjadi mahasiswa Kedokteran Gigi? Yuk, siapkan dirimu untuk bisa berhasil meraih skor terbaik dan masuk ke kampus atau jurusan impian dengan banyak <strong><a href=\"https:\/\/app.ruangguru.com\/ruanguji\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">berlatih soal di ruanguji<\/a><\/strong>!<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/bayar.ruangguru.com\/\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/fcf0c26e-3b3f-4c28-a482-1ba2141a4671.jpeg\" alt=\"CTA ruanguji\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"font-weight: bold;\">Referensi:<\/p>\n<p>Jurusan Kedokteran Gigi [daring]. Tautan: <u>https:\/\/www.gramedia.com\/pendidikan\/jurusan-kedokteran-gigi\/<\/u>\u00a0(Diakses: 22 Oktober 2021)<\/p>\n<p>Drg. Sandy Aditya Edukasi Sejawat Dokter Gigi tentang Luasnya Prospek Kerja di Era Milenial\u00a0[daring]. Tautan: <u>http:\/\/fkg.unair.ac.id\/en\/2020\/11\/09\/drg-sandy-aditya-edukasi-sejawat-dokter-gigi-tentang-luasnya-prospek-kerja-di-era-milenial\/<\/u>\u00a0(Diakses: 22 Oktober 2021)<\/p>\n<p>Dokter Gigi: Profesi yang gampang-gampang susah [daring]. Tautan: <u>https:\/\/hai.grid.id\/read\/07350788\/dokter-gigi-profesi-yang-gampang-gampang-susah<\/u>\u00a0(Diakses: 22 Oktober 2021)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Artikel ini akan membahas mengenai seluk-beluk Jurusan Kedokteran Gigi, mulai dari mata kuliah, informasi kampus, dan prospek kerjanya. Buat kamu yang mau menjadi dokter gigi, yuk simak! &#8212; &nbsp; \u201cBagus deh dia giginya rapi, gigiku berantakan.\u201d \u201cCoba aja ke dokter gigi.\u201d Psst, tahukah kamu jika kesehatan gigi dan mulut bisa berkaitan dengan kesehatan tubuh lainnya? [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":22,"featured_media":4417,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Pojok%20Kampus%20-%20Jurusan%20kedokteran%20gigi%201-24.jpg"],"_edit_lock":["1777436497:1"],"_edit_last":["1"],"_wp_old_date":["2021-10-25","2023-08-29"],"_aioseo_title":["#post_title"],"_aioseo_description":["Mau masuk jurusan kedokteran gigi? Sebelum itu, ketahui dulu yuk segala hal tentang jurusan ini, mulai dari mata kuliah, biaya, hingga prospek kerjanya."],"_aioseo_keywords":[""],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":[""],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_yoast_wpseo_metadesc":["Mau masuk jurusan kedokteran gigi? Sebelum itu, ketahui dulu yuk segala hal tentang jurusan ini, mulai dari mata kuliah, biaya, hingga prospek kerjanya."],"_yoast_wpseo_primary_category":[""],"_yoast_wpseo_content_score":["90"],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["8"]},"categories":[564,563],"tags":[70,55],"class_list":["post-4417","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kampus-dan-jurusan","category-pojok-kampus","tag-kampus-dan-jurusan","tag-pojok-kampus"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Jurusan Kedokteran Gigi: Mata Kuliah, Informasi Kampus &amp; Prospek Kerja<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Mau masuk jurusan kedokteran gigi? Sebelum itu, ketahui dulu yuk segala hal tentang jurusan ini, mulai dari mata kuliah, biaya, hingga prospek kerjanya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jurusan-kedokteran-gigi\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Jurusan Kedokteran Gigi: Mata Kuliah, Informasi Kampus &amp; Prospek Kerja\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mau masuk jurusan kedokteran gigi? Sebelum itu, ketahui dulu yuk segala hal tentang jurusan ini, mulai dari mata kuliah, biaya, hingga prospek kerjanya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jurusan-kedokteran-gigi\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-04-29T02:00:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-04-29T04:23:58+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Shabrina Alfari\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Shabrina Alfari\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jurusan-kedokteran-gigi\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jurusan-kedokteran-gigi\",\"name\":\"Jurusan Kedokteran Gigi: Mata Kuliah, Informasi Kampus & Prospek Kerja\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jurusan-kedokteran-gigi#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jurusan-kedokteran-gigi#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Pojok%20Kampus%20-%20Jurusan%20kedokteran%20gigi%201-24.jpg\",\"datePublished\":\"2026-04-29T02:00:48+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-29T04:23:58+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/af6350034b171a1408a571ed11ae0248\"},\"description\":\"Mau masuk jurusan kedokteran gigi? Sebelum itu, ketahui dulu yuk segala hal tentang jurusan ini, mulai dari mata kuliah, biaya, hingga prospek kerjanya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jurusan-kedokteran-gigi#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jurusan-kedokteran-gigi\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jurusan-kedokteran-gigi#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Pojok%20Kampus%20-%20Jurusan%20kedokteran%20gigi%201-24.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Pojok%20Kampus%20-%20Jurusan%20kedokteran%20gigi%201-24.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jurusan-kedokteran-gigi#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Jurusan Kedokteran Gigi: Mata Kuliah, Informasi Kampus &#038; Prospek Kerja\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/af6350034b171a1408a571ed11ae0248\",\"name\":\"Shabrina Alfari\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79094fae9fdc0a70f38fea8e648da0d97a5c1e687461905420034bf6e4ed550f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79094fae9fdc0a70f38fea8e648da0d97a5c1e687461905420034bf6e4ed550f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Shabrina Alfari\"},\"description\":\"Content Writer and Content Performance at Ruangguru. Hope my writing finds you well and help you learn a thing or two! :D\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/shabrina-alfari\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Jurusan Kedokteran Gigi: Mata Kuliah, Informasi Kampus & Prospek Kerja","description":"Mau masuk jurusan kedokteran gigi? Sebelum itu, ketahui dulu yuk segala hal tentang jurusan ini, mulai dari mata kuliah, biaya, hingga prospek kerjanya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jurusan-kedokteran-gigi","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Jurusan Kedokteran Gigi: Mata Kuliah, Informasi Kampus & Prospek Kerja","og_description":"Mau masuk jurusan kedokteran gigi? Sebelum itu, ketahui dulu yuk segala hal tentang jurusan ini, mulai dari mata kuliah, biaya, hingga prospek kerjanya.","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jurusan-kedokteran-gigi","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2026-04-29T02:00:48+00:00","article_modified_time":"2026-04-29T04:23:58+00:00","author":"Shabrina Alfari","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Shabrina Alfari","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jurusan-kedokteran-gigi","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jurusan-kedokteran-gigi","name":"Jurusan Kedokteran Gigi: Mata Kuliah, Informasi Kampus & Prospek Kerja","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jurusan-kedokteran-gigi#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jurusan-kedokteran-gigi#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Pojok%20Kampus%20-%20Jurusan%20kedokteran%20gigi%201-24.jpg","datePublished":"2026-04-29T02:00:48+00:00","dateModified":"2026-04-29T04:23:58+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/af6350034b171a1408a571ed11ae0248"},"description":"Mau masuk jurusan kedokteran gigi? Sebelum itu, ketahui dulu yuk segala hal tentang jurusan ini, mulai dari mata kuliah, biaya, hingga prospek kerjanya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jurusan-kedokteran-gigi#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jurusan-kedokteran-gigi"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jurusan-kedokteran-gigi#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Pojok%20Kampus%20-%20Jurusan%20kedokteran%20gigi%201-24.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Pojok%20Kampus%20-%20Jurusan%20kedokteran%20gigi%201-24.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jurusan-kedokteran-gigi#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Jurusan Kedokteran Gigi: Mata Kuliah, Informasi Kampus &#038; Prospek Kerja"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/af6350034b171a1408a571ed11ae0248","name":"Shabrina Alfari","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79094fae9fdc0a70f38fea8e648da0d97a5c1e687461905420034bf6e4ed550f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79094fae9fdc0a70f38fea8e648da0d97a5c1e687461905420034bf6e4ed550f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Shabrina Alfari"},"description":"Content Writer and Content Performance at Ruangguru. Hope my writing finds you well and help you learn a thing or two! :D","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/shabrina-alfari"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4417","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/22"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4417"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4417\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26382,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4417\/revisions\/26382"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4417"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4417"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4417"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4417"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}