{"id":4522,"date":"2026-01-23T11:00:40","date_gmt":"2026-01-23T04:00:40","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=4522"},"modified":"2026-01-23T12:18:12","modified_gmt":"2026-01-23T05:18:12","slug":"pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika","title":{"rendered":"Istilah-Istilah Statistik Data Tunggal dalam Matematika | Matematika Kelas 12"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"background-color: transparent;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/8d34abe9-92ac-4532-bc60-05a33e1b68e3.png\" alt=\"istilah data tunggal dalam Matematika\" width=\"820\" \/><\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center; font-size: 16px;\"><em><span style=\"background-color: transparent;\">Yuk, kenali istilah-istilah statistik data tunggal dalam matematika! Ada mean, median, modus, jangkauan, kuartil, simpangan rata-rata, dan lain sebagainya. Baca <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/c\/matematika\/matematika-sma-kelas-12\">artikel Matematika kelas 12<\/a><\/strong> ini, ya!<\/span><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center; font-size: 16px;\"><em><span style=\"background-color: transparent;\">&#8212;<\/span><\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Siapa yang suka dengan proses pengolahan data dan angka-angka? Atau ada yang sudah pernah melakukan proses pengolahan data sebelumnya? Nah, proses pengolahan data ini erat sekali kaitannya dengan <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/statistika-dan-diagram-penyajian-data\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: bold;\">statistika<\/span><\/a>, lho! Kamu tentu sudah familiar dengan istilah statistika, kan?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Dalam statistika, ada berbagai istilah nih, teman-teman. Di antaranya terdapat istilah-istilah statistik data tunggal. <\/span><span style=\"background-color: transparent;\">Data tunggal itu yang kayak gimana, sih? Data tunggal itu adalah <span style=\"font-weight: bold;\">data yang disusun sendiri menurut nilai dan besarnya masing masing<\/span>. Kayak gini nih, contohnya:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"background-color: transparent;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">5, 4, 7, 4, 6, 3, 7, 8<\/span><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Nah, pada statistik data tunggal, a<\/span><span style=\"background-color: transparent; font-size: 1rem;\">da 9 istilah yang harus kalian pahami. Kesembilan istilah tersebut adalah <span style=\"font-weight: bold;\">mean (rataan hitung)<\/span>, <span style=\"font-weight: bold;\">modus<\/span><\/span><em style=\"background-color: transparent; font-size: 1rem;\">,<\/em><span style=\"background-color: transparent; font-size: 1rem;\"><span style=\"font-weight: bold;\"> median<\/span>, <span style=\"font-weight: bold;\">jangkauan<\/span>, <span style=\"font-weight: bold;\">kuartil<\/span>, <span style=\"font-weight: bold;\">simpangan kuartil<\/span>, <span style=\"font-weight: bold;\">simpangan rata-rata<\/span>, <span style=\"font-weight: bold;\">ragam<\/span>, dan <span style=\"font-weight: bold;\">simpangan baku<\/span>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Wah, banyak juga ya&#8230;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\"><em>Eits<\/em>, tapi tenang! Pembahasan di artikel ini nggak akan bikin kamu pusing kaya gambar <em>header<\/em> di atas, kok. Kalau nggak percaya, yuk baca sampai selesai!\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">1. Mean (Rata-Rata)<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Teman-teman, mean atau disebut juga sebagai rata-rata atau rataan hitung merupakan <span style=\"font-weight: bold;\">rata-rata nilai hasil hitung<\/span><span style=\"font-weight: normal;\">.<\/span> Maksudnya adalah nilai rata-rata yang muncul apabila seluruh data dijumlahkan dan dibagi sama rata sesuai jumlah data yang ada.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Contohnya yaitu <span style=\"font-weight: normal;\">nilai rata-rata ulangan matematikamu selama semester 1 di kelas XII<\/span>. <em>Hayoo<\/em>, nilai rata-ratanya bagus nggak, nih? Atau ada yang justru masih penasaran gimana cara menghitungnya? Buat yang masih belum tau, nih, ada rumus yang bisa kamu pakai untuk menghitung mean atau rata-rata. Lihat rumusnya di bawah, ya!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/rumus%20mean.jpg\" alt=\"rumus mean\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan rumus di atas, mean bisa dihitung dengan cara <span style=\"font-weight: bold;\">menjumlahkan semua data, lalu hasilnya dibagi dengan banyaknya data yang ada<\/span>. Misalnya kamu memiliki 5 data yang terdiri atas angka-angka sebagai berikut:<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">6, 9, 3, 5, 2<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Maka, <span style=\"font-weight: normal;\">mean atau rata-ratanya<\/span> adalah:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 199px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/contoh%20soal%20mean.png\" alt=\"contoh soal mean\" width=\"199\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi, <span style=\"font-weight: bold;\">mean<\/span> <span style=\"font-weight: bold;\">atau rata-ratanya<\/span> <span style=\"font-weight: bold;\">adalah 5<\/span>. Mudah, kan? Sekarang, kita lanjut ke modus, yuk!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">2. Modus<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Modus yang dimaksud di sini bukan modus kriminal atau modus ke gebetan ya, teman-teman! Modus dalam statistika adalah <span style=\"font-weight: bold;\">data yang paling sering muncul<\/span> <span style=\"font-weight: normal;\">atau <\/span><span style=\"font-weight: bold;\">data yang memiliki frekuensi terbesar<\/span> di antara data-data lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, sekarang coba kamu tebak, ya. Kalau di antara data tunggal berikut:<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">6, 6, 6, 7, 8, 9, 9, 9, 9, 9, 5<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Modusnya yang mana, <em>hayoo<\/em>?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yup, betul! <span style=\"font-weight: bold;\">Modusnya adalah<\/span> <span style=\"font-weight: bold;\">9<\/span>, karena 9 merupakan data yang paling sering muncul, dengan frekuensi sebesar 5. Biasanya, siswa paling suka ngerjain contoh soal modus nih, soalnya nggak perlu pake rumus yang ribet <em>hehehe<\/em>&#8230;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">3. Median<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kamu sudah tau apa artinya median? Median itu adalah <span style=\"font-weight: bold;\">nilai tengah<\/span>. Kamu tahu nggak, sih, untuk menentukan median, ada <span style=\"font-weight: bold;\">2 kasus yang harus diperhatikan<\/span>. Kasus pertama adalah <span style=\"font-weight: normal;\">median untuk<\/span><span style=\"font-weight: bold;\"> data ganjil<\/span> dan kasus kedua adalah <span style=\"font-weight: normal;\">untuk<\/span><span style=\"font-weight: bold;\"> data genap<\/span>. Kenapa dibagi 2 kasus? Karena rumus yang dipakai untuk menghitungnya itu berbeda ya, <em>guys<\/em>! <em>Hmm<\/em>&#8230; seperti apa sih, rumusnya? Coba perhatikan gambar berikut, ya!<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/rumus%20median%20n%20ganjil%20dan%20n%20genap.jpg\" alt=\"rumus median n ganjil dan n genap\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hati-hati, jangan sampai tertukar antara rumus median untuk data ganjil dengan rumus median untuk data genap, ya! Teliti lagi supaya hasil pengolahan data statistikamu tidak salah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk median, contoh soalnya adalah sebagai berikut:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Median dari data tunggal <span style=\"font-weight: bold;\">7, 6, 5, 3, 4, 2, 7, 6, 7<\/span> adalah&#8230;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelum menghitung median, kita harus <span style=\"font-weight: bold;\">mengurutkan<\/span> terlebih dahulu data yang ada, <span style=\"font-weight: bold;\">dari nilai terkecil hingga terbesar<\/span>. Jika diurutkan, maka data akan menjadi seperti berikut:<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">2, 3, 4, 5, 6, 6, 7, 7, 7<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lalu, karena n data tersebut adalah <span style=\"font-weight: bold;\">ganjil<\/span>, yaitu 9, maka kita menggunakan <span style=\"font-weight: bold;\">rumus median untuk n ganjil<\/span>, ya! Jadinya seperti berikut ini:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 156px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/contoh%20soal%20median.png\" alt=\"contoh soal median\" width=\"156\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi, <span style=\"font-weight: bold;\">mediannya adalah data ke-5, yaitu 6<\/span>. <em>Hayoo<\/em>, jawabanmu betul, nggak?<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">4. Jangkauan (<em>Range<\/em>)<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sesuai dengan namanya, <span style=\"font-weight: normal;\">jangkauan atau disebut juga <em>range<\/em> (rentang) adalah nilai data yang paling besar dan nilai data yang paling kecil<\/span>. Jangkauan digunakan untuk <span style=\"font-weight: bold;\">menghitung selisih nilai tertinggi dan nilai terkecil<\/span> dalam kelompok data tersebut. Oleh karena itu, rumus yang digunakan untuk menghitung jangkauan adalah<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong>R = x<sub>max <\/sub>&#8211; x<sub>min<\/sub><\/strong><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: normal;\">Contoh soal:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: normal;\">Hitunglah jangkauan dari data tunggal di bawah ini:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">2, 3, 10, 8, 2, 3, 5, 6, 7, 3, 10, 8, 2, 3, 5, 6, 7<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: normal;\">R = x<sub>max <\/sub>&#8211; x<sub>min<\/sub><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">R = 10 &#8211; 2<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">R = 8<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Data terbesar (X<sub>max<\/sub>)<\/span> dari data tersebut adalah <span style=\"font-weight: bold;\">10<\/span>, sedangkan <span style=\"font-weight: bold;\">data terkecilnya (X<sub>min<\/sub>)<\/span> adalah <span style=\"font-weight: bold;\">2<\/span>. Maka, <span style=\"font-weight: bold;\">jangkauan<\/span> dari data tunggal tersebut <span style=\"font-weight: bold;\">adalah 10 &#8211; 2 yaitu<\/span> <span style=\"font-weight: bold;\">8<\/span>. <span style=\"font-weight: normal;\">Paham sampai sini? Yuk, lanjut lagi!<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: bold;\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kombinasi-dan-binomial-newton\">Kombinasi dan Binomial Newton dalam Aturan Pencacahan<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelum kita bahas istilah statistika yang lain, kalo masih ada poin-poin yang belum kamu mengerti, mending belajar sama ahlinya, deh. Belajar bareng kakak-kakak pengajar di <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/privat\/matematika\"><strong>Ruangguru Privat Matematika<\/strong><\/a>\u00a0misalnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Belajar nggak cuma menyenangkan, tapi kamu juga bakal diajari konsepnya sampai paham! Para pengajar di Ruangguru Privat juga sudah terstandarisasi kualitasnya, loh. Kamu juga bisa pilih nih, mau diajarkan secara langsung (<em>offline<\/em>) atau daring (<em>online<\/em>). Fleksibel, kan? Untuk info lebih lanjut, cuss klik link berikut!<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/cta.ruangguru.com\/blog-rg-10-privat-b?referrer=https%253A%252F%252Fwww.ruangguru.com%252Fblog%252Fsifat-sifat-bangun-segi-empat&amp;clientTimestamp=2026-01-22T06%3A42%3A04.866Z&amp;cookiesId=961acec3-1a1e-4a64-944e-3848f02ffe14&amp;sessionId=daa9f454-6bcd-4e13-acd7-eab4d36e0cca&amp;clientDevice=Chrome+143+on+Windows+10&amp;clientOS=Windows&amp;clientOSVersion=10\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/84b6f2c7-9c9c-480d-a218-7961334af9ce.png\" alt=\"CTA Ruangguru Privat\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">5. Kuartil<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kuartil atau Q<sub>i<\/sub> adalah nilai yang <span style=\"font-weight: bold;\">membagi sekumpulan data yang telah diurutkan (dari terkecil hingga terbesar) ke dalam 4 bagian sama besar<\/span>. Wah, maksudnya apa ya? Ilustrasinya kurang lebih seperti ini nih, simak baik-baik ya!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/kuartil.jpg\" alt=\"kuartil\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ada tiga macam kuartil yaitu <span style=\"font-weight: bold;\">kuartil bawah (Q<sub>1<\/sub>)<\/span>, <span style=\"font-weight: bold;\">kuartil tengah<\/span> atau sama saja dengan <span style=\"font-weight: bold;\">median (Q<sub>2<\/sub>)<\/span>, serta <span style=\"font-weight: bold;\">kuartil atas (Q<sub>3<\/sub>)<\/span>. Untuk contohnya kamu bisa lihat setelah pembahasan simpangan kuartil berikut ini, ya!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">6. Simpangan Kuartil<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ada kuartil, ada simpangan kuartil. <em>Hmm<\/em>.. kalau simpangan kuartil itu apa, ya? Nah, yang dimaksud dengan simpangan kuartil adalah <span style=\"font-weight: bold;\">jangkauan dari ketiga kuartil itu sendiri<\/span>. Kamu bisa menghitung simpangan kuartil dengan rumus berikut:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/rumus%20simpangan%20kuartil.jpg\" alt=\"rumus simpangan kuartil\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rumusnya yaitu setengah dari Q<sub>3<\/sub> dikurangi Q<sub>1<\/sub>. Wah, kalau rumusnya pendek gini, biasanya gampang mengingatnya, nih!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Contoh soal:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hitunglah simpangan kuartil dari data berikut:<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">7, 10, 12, 14, 15, 17, 19, 20, 23, 25, 35<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tentukan terlebih dahulu Q<sub>1<\/sub>, Q<sub>2<\/sub>, dan Q<sub>3<\/sub> nya. Berdasarkan pengertiannya, kuartil membagi sekumpulan data yang telah diurutkan (dari terkecil hingga terbesar) ke dalam 4 bagian sama besar. Maka Q<sub>1<\/sub>, Q<sub>2<\/sub>, dan Q<sub>3<\/sub> nya adalah sebagai berikut:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">7, 10, <span style=\"font-weight: bold;\">12<\/span>, 14, 15, <span style=\"font-weight: bold;\">17<\/span>, 19, 20, <span style=\"font-weight: bold;\">23<\/span>, 25, 35<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 <span style=\"font-weight: bold;\">Q<sub>1<\/sub><\/span>\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0<span style=\"font-weight: bold;\">Q<sub>2<\/sub><\/span><span style=\"font-weight: normal;\">\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0<\/span><span style=\"font-weight: bold;\">Q<sub>3<\/sub><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Maka, simpangan kuartilnya adalah sebagai berikut:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 226px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/contoh%20soal%20simpangan%20kuartil.png\" alt=\"contoh soal simpangan kuartil\" width=\"226\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Q<sub>3<\/sub><\/span> dari data tersebut <span style=\"font-weight: normal;\">adalah <\/span><span style=\"font-weight: bold;\">23<\/span> dan <span style=\"font-weight: bold;\">Q<sub>1<\/sub><\/span> nya <span style=\"font-weight: normal;\">adalah <\/span><span style=\"font-weight: bold;\">12<\/span>, maka <span style=\"font-weight: bold;\">simpangan kuartil<\/span> dari data tunggal tersebut <span style=\"font-weight: bold;\">adalah 5,5<\/span>.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">7. Simpangan Rata-Rata<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain simpangan kuartil, ada juga yang namanya simpangan rata-rata. Simpangan rata-rata adalah <span style=\"font-weight: bold;\">rata-rata dari selisih data dengan nilai rata-rata datanya<\/span>. Bingung, ya? Coba perhatikan rumus simpangan rata-rata berikut ini deh, supaya kamu lebih ada gambaran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/rumus%20simpangan%20rata-rata.jpg\" alt=\"rumus simpangan rata-rata\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rumus simpangan rata-rata ini agak panjang, jadi pastikan kamu memperhatikan dengan baik, ya! Oh iya, hasil penghitungan dari simpangan rata-rata itu <span style=\"font-weight: bold;\">selalu positif<\/span>. Jadi, kalau hasilnya negatif, kayaknya kamu salah menghitungnya deh. <em>Hehehe<\/em>..<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Contoh soal:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Simpangan rata-rata data <span style=\"font-weight: bold;\">9, 3, 7, 8, 4, 5, 4, 8<\/span> adalah&#8230;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk menghitung simpangan rata-rata, kita perlu menghitung <span style=\"font-weight: bold;\">rata-rata atau meannya<\/span> terlebih dahulu, yakni sebagai berikut:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 296px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/contoh%20soal%20simpangan%20rata-rata%201.png\" alt=\"contoh soal simpangan rata-rata 1\" width=\"296\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah itu, kita gunakan rumus <span style=\"font-weight: bold;\">simpangan rata-rata<\/span>, yakni sebagai berikut:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 621px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/contoh%20soal%20simpangan%20rata-rata%202.png\" alt=\"contoh soal simpangan rata-rata 2\" width=\"621\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi, <span style=\"font-weight: bold;\">simpangan rata-rata<\/span> <span style=\"font-weight: bold;\">data tersebut<\/span> <span style=\"font-weight: bold;\">adalah 2<\/span>. Begitulah cara mencari simpangan rata-rata ya, <em>gengs<\/em>!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">8. Ragam<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ragam yang dimaksud dalam statistik bukan ragam makanan favorit atau ragam acara televisi favorit, ya. <em>Hihihi<\/em>.. Ragam dalam statistika merupakan <span style=\"font-weight: bold;\">rata-rata dari kuadrat selisih data dengan nilai rata-rata datanya<\/span><span style=\"font-weight: normal;\">. Sama halnya dengan simpangan rata-rata, <\/span>rumus dari ragam juga agak panjang nih, jadi perhatikan baik-baik, ya!<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/rumus%20ragam.jpg\" alt=\"rumus ragam\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Langsung kita coba kerjakan contoh soal, yuk! Misalnya kita memiliki data sebagai berikut:<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">6, 7, 8, 8, 10, 9<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sama halnya dengan simpangan rata-rata, kita perlu menghitung <span style=\"font-weight: bold;\">meannya<\/span> terlebih dahulu, yakni sebagai berikut:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 254px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/contoh%20soal%20ragam%201.png\" alt=\"contoh soal ragam 1\" width=\"254\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Maka, <span style=\"font-weight: bold;\">ragam<\/span> dari data tersebut adalah:<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 631px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/contoh%20soal%20ragam%202.png\" alt=\"contoh soal ragam 2\" width=\"631\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi, <span style=\"font-weight: bold;\">ragam dari data tersebut adalah<\/span> <span style=\"font-weight: bold;\">1,67<\/span>. Gimana? Sudah mulai pusing? <em>Eits<\/em>, jangan pusing duluu! Tinggal satu istilah lagi, nih!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">9. Simpangan Baku<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Istilah statistik data tunggal yang terakhir adalah simpangan baku, atau yang biasa dikenal dengan istilah <span style=\"font-weight: bold;\">deviasi standar<\/span>. Kamu pasti pernah mendengar istilah ini, kan? Nah, simpangan baku itu adalah <span style=\"font-weight: bold;\">akar dari ragam<\/span>. Rumusnya seperti ini, ya!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/rumus%20simpangan%20baku.jpg\" alt=\"rumus simpangan baku\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk simpangan baku, gampang banget nih, buat ngapalin rumusnya. Kamu tinggal kasih akar saja pada rumus ragam, lalu selesai, deh! Kita coba <span style=\"font-weight: bold;\">contoh soal yang sama dengan ragam tadi<\/span>, ya! Data yang kita punya adalah:<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: 14pt;\">6, 7, 8, 8, 10, 9<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Maka, <span style=\"font-weight: bold;\">mean atau rata-ratanya<\/span> adalah:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 254px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/contoh%20soal%20ragam%201.png\" alt=\"contoh soal ragam 1\" width=\"254\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lalu, kita hitung <span style=\"font-weight: bold;\">simpangan bakunya<\/span> menggunakan rumus sebagai berikut:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 680px;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/contoh%20soal%20simpangan%20baku.png\" alt=\"contoh soal simpangan baku\" width=\"680\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bisa dilihat kan, kalau rumus simpangan baku itu adalah <span style=\"font-weight: bold;\">akar dari ragam<\/span>. Karena <span style=\"font-weight: bold;\">ragamnya adalah<\/span> <span style=\"font-weight: bold;\">1,67<\/span>, maka <span style=\"font-weight: bold;\">simpangan bakunya adalah<\/span> <span style=\"font-weight: bold;\">1,29<\/span>. Begitu, <em>guys<\/em>!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, sekian pembahasan kita tentang istilah-istilah statistik data tunggal. Ada <span style=\"font-weight: bold;\">mean (rataan hitung), modus, median, jangkauan, kuartil, simpangan kuartil, simpangan rata-rata, ragam, <\/span><span style=\"font-weight: normal;\">dan <\/span><span style=\"font-weight: bold;\">simpangan baku<\/span>. <em>Hmm<\/em>.. ternyata banyak juga, ya! Apalagi rumus-rumusnya duh, bikin pusing \ud83d\ude41<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Eits<\/em>, tapi tenang aja! Kalau kamu ingin memelajari materi seperti ini dalam bentuk video animasi, yuk tonton lewat\u00a0<strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/ruangbelajar\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ruangbelajar!<\/a><\/strong><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/bayar.ruangguru.com\/\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/e3260f88-1749-4d3b-8973-be3aae07a94c.jpg\" alt=\"CTA Ruangguru\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Referensi:\u00a0<\/strong><\/p>\n<p>Sharma S. N., Widiastuti N., Himawan C., dkk. (2017). <em>Jelajah Matematika SMA Kelas XII Program Wajib<\/em>. Jakarta: Yudisthira.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Yuk, kenali istilah-istilah statistik data tunggal dalam matematika! Ada mean, median, modus, jangkauan, kuartil, simpangan rata-rata, dan lain sebagainya. Baca artikel Matematika kelas 12 ini, ya! &#8212; &nbsp; Siapa yang suka dengan proses pengolahan data dan angka-angka? Atau ada yang sudah pernah melakukan proses pengolahan data sebelumnya? Nah, proses pengolahan data ini erat sekali kaitannya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":4522,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/8d34abe9-92ac-4532-bc60-05a33e1b68e3.png"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1769145355:1"],"_wp_old_date":["2021-09-24"],"_yoast_wpseo_primary_category":["467"],"_yoast_wpseo_title":["Istilah-Istilah Statistik Data Tunggal dalam Matematika"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Yuk, kenali istilah-istilah statistik data tunggal dalam matematika! Ada mean, median, modus, jangkauan, kuartil, simpangan rata-rata, dan lain sebagainya."],"_yoast_wpseo_content_score":["60"],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["11"]},"categories":[467,476],"tags":[76,10,37],"class_list":["post-4522","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-matematika","category-matematika-sma-kelas-12","tag-kelas-12","tag-konsep-pelajaran","tag-sma"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Istilah-Istilah Statistik Data Tunggal dalam Matematika<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Yuk, kenali istilah-istilah statistik data tunggal dalam matematika! Ada mean, median, modus, jangkauan, kuartil, simpangan rata-rata, dan lain sebagainya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Istilah-Istilah Statistik Data Tunggal dalam Matematika\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Yuk, kenali istilah-istilah statistik data tunggal dalam matematika! Ada mean, median, modus, jangkauan, kuartil, simpangan rata-rata, dan lain sebagainya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-01-23T04:00:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-01-23T05:18:12+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Kenya Swawikanti\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Kenya Swawikanti\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"11 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika\",\"name\":\"Istilah-Istilah Statistik Data Tunggal dalam Matematika\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/8d34abe9-92ac-4532-bc60-05a33e1b68e3.png\",\"datePublished\":\"2026-01-23T04:00:40+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-23T05:18:12+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14\"},\"description\":\"Yuk, kenali istilah-istilah statistik data tunggal dalam matematika! Ada mean, median, modus, jangkauan, kuartil, simpangan rata-rata, dan lain sebagainya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/8d34abe9-92ac-4532-bc60-05a33e1b68e3.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/8d34abe9-92ac-4532-bc60-05a33e1b68e3.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Istilah-Istilah Statistik Data Tunggal dalam Matematika | Matematika Kelas 12\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14\",\"name\":\"Kenya Swawikanti\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Kenya Swawikanti\"},\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/kenya-swawikanti\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Istilah-Istilah Statistik Data Tunggal dalam Matematika","description":"Yuk, kenali istilah-istilah statistik data tunggal dalam matematika! Ada mean, median, modus, jangkauan, kuartil, simpangan rata-rata, dan lain sebagainya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Istilah-Istilah Statistik Data Tunggal dalam Matematika","og_description":"Yuk, kenali istilah-istilah statistik data tunggal dalam matematika! Ada mean, median, modus, jangkauan, kuartil, simpangan rata-rata, dan lain sebagainya.","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2026-01-23T04:00:40+00:00","article_modified_time":"2026-01-23T05:18:12+00:00","author":"Kenya Swawikanti","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Kenya Swawikanti","Est. reading time":"11 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika","name":"Istilah-Istilah Statistik Data Tunggal dalam Matematika","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/8d34abe9-92ac-4532-bc60-05a33e1b68e3.png","datePublished":"2026-01-23T04:00:40+00:00","dateModified":"2026-01-23T05:18:12+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14"},"description":"Yuk, kenali istilah-istilah statistik data tunggal dalam matematika! Ada mean, median, modus, jangkauan, kuartil, simpangan rata-rata, dan lain sebagainya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/8d34abe9-92ac-4532-bc60-05a33e1b68e3.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/8d34abe9-92ac-4532-bc60-05a33e1b68e3.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/pengenalan-istilah-statistik-data-tunggal-dalam-matematika#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Istilah-Istilah Statistik Data Tunggal dalam Matematika | Matematika Kelas 12"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2961333999f86a82f666cdabdd06fc14","name":"Kenya Swawikanti","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Kenya Swawikanti"},"url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/kenya-swawikanti"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4522","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4522"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4522\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25717,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4522\/revisions\/25717"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4522"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4522"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4522"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4522"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}