{"id":472,"date":"2023-02-27T06:00:00","date_gmt":"2023-02-26T23:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=472"},"modified":"2023-10-07T00:13:52","modified_gmt":"2023-10-06T17:13:52","slug":"darah-tinggi-darah-rendah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/darah-tinggi-darah-rendah","title":{"rendered":"Mengenal Hipertensi &#038; Hipotensi, Manakah yang Lebih Bahaya? | Biologi Kelas 8"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Biologi%208%20-%20Gangguan%20Sistem%20Peredaran%20Darah%20Manusia-02.jpg\" alt=\"hipertensi dan hipotensi\" width=\"820\" height=\"410\" loading=\"lazy\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><a href=\"\/blog\/tag\/biologi-viii\" rel=\"noopener\" style=\"font-weight: bold;\">Artikel Biologi kelas 8<\/a> ini membahas tentang gangguan sistem peredaran darah manusia ada dua, yaitu hipertensi dan hipotensi. Apa beda keduanya? Manakah yang lebih berbahaya?&nbsp;<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p><!--more--><span style=\"font-weight: 400;\"><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Teman-teman, udah pada tahu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">kan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> apa itu pembuluh darah? Tugas pembuluh darah cukup berat ya, karena pekerjaannya nonstop menyalurkan darah dari jantung ke seluruh tubuh sepanjang hidup kita. Saking nonstopnya, terkadang pembuluh darah bisa rawan terjadi kelain<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">an, seperti kelainan darah tinggi dan darah rendah. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Apaan tuh<\/em> darah tinggi dan darah rendah?? Udah kayak <span style=\"font-weight: normal;\">dataran geografi<\/span> <em>aja<\/em>. Namanya emang mirip <em>sih<\/em>, tapi artinya beda <em>yaa.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Darah tinggi atau hipertensi dan darah rendah atau hipotensi adalah kelainan yang terjadi di pembuluh darah kita<\/span>. Dua kelainan ini membahayakan dan bisa terjadi tergantung kondisi kesehatan masing-masing.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kenapa berbahaya? Karena hipertensi dan hipotensi menyerang pembuluh darah yang lokasinya tersebar di seluruh tubuh kita, dari kepala sampai kaki. Kebayang <em>kan<\/em>, sebagaimana bahayanya kalau kelainan darah tinggi dan rendah terjadi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mau tahu lebih lanjut tentang kedua kelainan darah ini? <em>Yuk,<\/em> baca lebih lanjut!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\">Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apa itu hipertensi? Darah tinggi atau <strong>hipertensi<\/strong> <span style=\"font-weight: bold;\">adalah tekanan darah yang cukup tinggi di pembuluh darah arteri<\/span>. Tekanan yang dimaksud adalah kekuatan aliran darah yang mengalir di pembuluh darah. Tekanannya harus diperhatikan <em>loh<\/em>, karena kalau terlalu tinggi bisa merembet ke organ-organ penting lainnya seperti jantung dan otak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bahkan ada satu julukan yang dipakai untuk kelainan ini, yaitu <em>\u201csilent killer\u201d.<\/em>&nbsp; Arti dari julukan ini adalah pembunuh diam-diam. Hipertensi bisa menjadi <em>silent killer, <\/em>karena nantinya akan berkembang menjadi beberapa penyakit mematikan seperti serangan jantung dan stroke.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Hii,<\/em> serem banget<em> sih<\/em>. <em>Kok<\/em> bisa <em>ya?<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Biologi%208%20-%20Gangguan%20Sistem%20Peredaran%20Darah%20Manusia-05.jpg\" alt=\"hipertensi\" width=\"600\" height=\"400\" loading=\"lazy\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Iya, karena hipertensi menyerang ke salah satu pembuluh darah yang punya peran paling penting, yaitu <strong>arteri.<\/strong> Fungsi arteri adalah menyebarkan darah berisi oksigen dan nutrisi yang dipompa dari jantung ke seluruh tubuh. Dinding arteri ini sifatnya lebih elastis dibandingkan pembuluh darah lainnya. Jadi kalau tekanan darahnya semakin tinggi, dinding akan semakin melebar\/meregang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Semakin dinding arteri melebar, maka semakin rawan pula terbentuk plak (tumpukan lemak) di sekitar dinding tersebut yang bisa menyumbat aliran darah. Hal ini bikin sirkulasi darah tersumbat dan <em>nggak<\/em> bisa berfungsi semestinya karena jalurnya terhalang. Penyumbatan oleh plak ini biasa dikenal dengan <strong>serangan jantung. <\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: bold;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/sistem-peredaran-darah\" rel=\"noopener\">Apa Saja Jenis-Jenis Sistem Peredarah Darah Manusia?<\/a>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hampir mirip dengan serangan jantung, stroke terjadi juga karena tersumbatnya dan terhalangnya pembuluh darah, tapi lokasinya di <strong>otak.<\/strong>&nbsp;Penyumbatan ini lah yang menyebabkan tekanan darah semakin tinggi. Semakin tinggi tekanannya, maka semakin sedikit darah yang bisa mengalir ke otak. Kalau sudah parah banget, penyumbatannya bisa bikin pembuluh darahnya pecah. Akhirnya terjadi pendarahan di otak dan sel otak bisa mati. Sebenarnya penyebab stroke itu ada banyak, tapi salah satu penyebab yang paling umum adalah hipertensi.&nbsp;<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/article%207%20-%20kelainan%20pembuluh%20darah.jpeg\" alt=\"Gambar Alat Transmiter - Gangguan Sistem Peredaran Darah\" width=\"600\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Alat tensimeter untuk mengecek tekanan darah. (Sumber: hellosehat.com)<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Terus, gimana caranya supaya tahu kita punya hipertensi atau <em>nggak<\/em>? Caranya adalah dengan mengecek tekanan darah kita. Tekanan darah bisa dicek dengan alat yang namanya <strong>tensimeter.<\/strong> Alat ini fungsinya <strong>mengukur seberapa kuat jantung memompa darah<\/strong> dari jantung ke seluruh tubuh kita. Saat mengecek tensi, akan muncul angka yang menunjukkan berapa tekanan darah kita. Tekanan darah yang normal adalah 90\/60 mmHg sampai 120\/80 mmHg.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Biologi%208%20-%20Gangguan%20Sistem%20Peredaran%20Darah%20Manusia-04.jpg\" alt=\"Biologi Kelas 8 - Gangguan Sistem Peredaran Darah Manusia - Satuan untuk Mengukur Tekanan Darah\" width=\"600\" height=\"600\" loading=\"lazy\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain mengukur dari tensimeter, kita juga bisa tahu punya hipertensi atau <em>nggak<\/em> dari tanda-tanda yang muncul seperti nyeri dada, sesak napas, aritmia (irama jantung tidak teratur), lemas, sakit kepala, urin yang berdarah, dan penglihatan bermasalah.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Biologi%208%20-%20Gangguan%20Sistem%20Peredaran%20Darah%20Manusia-03.jpg\" alt=\"Biologi Kelas 8 - Gangguan Sistem Peredaran Darah Manusia-Faktor Penyebab Hipertensi-Cara Mencegah Hipertensi\" width=\"600\" height=\"600\" loading=\"lazy\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Terus, gimana caranya supaya terhindar dari hipertensi? Ya hindarilah faktor-faktor pemicunya. Tapi kalau udah terlanjur kena hipertensi, masih ada cara untuk mengantisipasinya kok.&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/komposisi-dan-fungsi-darah\" rel=\"noopener\">Mengenal Komponen Penyusun Darah dan Fungsinya dalam Tubuh<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\">Tekanan Darah Rendah (Hipotensi)<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kebalikannya dari hipertensi adalah <span style=\"font-weight: normal;\">hipotensi.<\/span><strong> <\/strong><span style=\"font-weight: normal;\">Apa yang dimaksud dari hipotensi? <\/span><strong>Hipotensi adalah<\/strong>&nbsp;<span style=\"font-weight: bold;\">penurunan tekanan darah yang drastis<\/span>. Tanda hipotensi adalah jika tekanan darahnya di bawah normal yaitu kurang dari 90\/60 mmHg. Yang terjadi saat hipotensi adalah <strong>berkurangnya volume darah yang seharusnya bersirkulasi di pembuluh darah.<\/strong> Padahal, darah yang dipompa dari jantung itu mengandung oksigen dan nutrisi yang kaya. Darah tersebut mengalir ke otak, ginjal, dan organ penting dalam tubuh lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Biologi%208%20-%20Gangguan%20Sistem%20Peredaran%20Darah%20Manusia-06.jpg\" alt=\"Biologi Kelas 8 - Gangguan Sistem Peredaran Darah Manusia-Bedanya Tekanan Darah Pagi dan Malam Hari\" width=\"600\" height=\"600\" loading=\"lazy\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi, bisa bayangin <em>kan<\/em>, gimana kalau darah itu <em>nggak<\/em> disebarin ke dalam tubuh kita? Organ-organ yang penting <em>nggak<\/em> akan mampu berfungsi dengan baik, contohnya otak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sel dalam otak butuh oksigen yang cukup untuk bekerja. Kalau otak kekurangan oksigen, yang akan kita rasakan adalah kepala <strong>pusing.<\/strong> Pusing bisa membahayakan kalau pusingnya benar-benar luar biasa. Gejala lainnya adalah badan terasa lemas, nafas pendek, dan bahkan pingsan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bahaya banget <em>kan tuh<\/em>. Makanya, jangan sampai kena hipotensi ya. Hipotensi bisa dicegah dengan banyak minum air putih dan makan dengan porsi kecil tapi sering (beberapa kali).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apa yang menyebabkan hipotensi? Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan hipotensi.&nbsp;Biasanya hipotensi <em>nggak<\/em> terlalu bahaya gejalanya. Tapi kalau gejalanya dibiarin terlalu lama, tetap aja bahaya. Untuk mencegah hipotensi adalah dengan menjauhi faktor-faktor penyebabnya juga menerapkan gaya hidup yang lebih sehat.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Biologi%208%20-%20Gangguan%20Sistem%20Peredaran%20Darah%20Manusia-07.jpg\" alt=\"Biologi 8 - Gangguan Sistem Peredaran Darah Manusia-Faktor Penyebab Hipotensi-Cara Mencegah Hipotensi\" width=\"600\" height=\"600\" loading=\"lazy\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left; font-size: 20px;\">Perbedaan Hipertensi dan Hipotensi<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah<\/em>, udah cukup jelas belum penjelasan tentang kelainan darah tinggi (hipertensi) dan darah rendah (hipotensi)? Kalau ditanya lebih bahaya mana, keduanya sama-sama bahaya dan mengancam nyawa. Pokoknya jangan sampai sakit dari dua kelainan ini <em>yaa<\/em>. Berikut ini perbedaan hipertensi dan hipotensi:<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Biologi%208%20-%20Gangguan%20Sistem%20Peredaran%20Darah%20Manusia-08.jpg\" alt=\"Biologi Kelas 8 - Gangguan Sistem Peredaran Darah Manusia-Bedanya Hipertensi dengan Hipotensi\" width=\"600\" height=\"600\" loading=\"lazy\" style=\"height: auto; max-width: 100%; width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: left; font-weight: bold;\">Baca Juga: <a href=\"\/blog\/biologi-kelas-11-apa-saja-penyakit-dan-kelainan-pada-sistem-peredaran-darah\" rel=\"noopener\">Macam-Macam Penyakit dan Kelainan Sistem Peredaran Darah Manusia<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, sekarang kamu sudah paham kan bahwa hipertensi dan hipotensi adalah jenis gangguan sistem peredaran darah. Sebenarnya, selain hipertensi dan hipotensi, masih ada banyak jenis kelainan sistem peredaran darah lainnya. Kalian mau tahu apa aja? Yuk, gabung di <a href=\"https:\/\/ruangguru.onelink.me\/blPk\/eaff0eb9\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\" style=\"text-decoration: none;\"><strong>ruangbelajar<\/strong><\/a>! Di sana kalian bisa belajar dengan video animasi yang menarik supaya kamu bisa lebih paham.&nbsp; <a href=\"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/eaff0eb9\" target=\"_blank\" style=\"text-align: center;\" class=\"rg-cta\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/0ec4a2df-db2e-4ae1-8473-692756dcb684.jpeg\" width=\"822\" height=\"200\" alt=\"IDN CTA Blog ruangbelajar Ruangguru\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong>Referensi:&nbsp;<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. (2017). Ilmu Pengetahuan Alam Kelas VIII SMP\/MTS Edisi Revisi 2017. Jakarta: Balitbang Kemendikbud<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong>Sumber Foto:&nbsp;<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Foto &#8216;Tensimeter untuk cek tekanan darah&#8217; [daring], Tautan: https:\/\/hellosehat.com\/jantung\/hipertensi\/komplikasi-hipertensi\/#gref&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Artikel Biologi kelas 8 ini membahas tentang gangguan sistem peredaran darah manusia ada dua, yaitu hipertensi dan hipotensi. Apa beda keduanya? Manakah yang lebih berbahaya?&nbsp; &#8212;<\/p>\n","protected":false},"author":85,"featured_media":472,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Biologi%208%20-%20Gangguan%20Sistem%20Peredaran%20Darah%20Manusia-02.jpg"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1696612433:1"]},"categories":[506,508],"tags":[163,25,10,16],"class_list":["post-472","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-biologi","category-biologi-smp-kelas-8","tag-biologi-viii","tag-kelas-8","tag-konsep-pelajaran","tag-smp"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal Hipertensi &amp; Hipotensi, Manakah yang Lebih Bahaya? | Biologi Kelas 8<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Artikel Biologi kelas 8 ini membahas tentang gangguan sistem peredaran darah manusia ada dua, yaitu hipertensi dan hipotensi. Apa beda keduanya? Manakah\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/darah-tinggi-darah-rendah\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Hipertensi &amp; Hipotensi, Manakah yang Lebih Bahaya? | Biologi Kelas 8\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Artikel Biologi kelas 8 ini membahas tentang gangguan sistem peredaran darah manusia ada dua, yaitu hipertensi dan hipotensi. Apa beda keduanya? Manakah\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/darah-tinggi-darah-rendah\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-02-26T23:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-10-06T17:13:52+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Almas Tyas\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Almas Tyas\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/darah-tinggi-darah-rendah\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/darah-tinggi-darah-rendah\",\"name\":\"Mengenal Hipertensi & Hipotensi, Manakah yang Lebih Bahaya? | Biologi Kelas 8\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/darah-tinggi-darah-rendah#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/darah-tinggi-darah-rendah#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Biologi%208%20-%20Gangguan%20Sistem%20Peredaran%20Darah%20Manusia-02.jpg\",\"datePublished\":\"2023-02-26T23:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-10-06T17:13:52+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/7b11a352c45700c37b6b0b2bbb45b503\"},\"description\":\"Artikel Biologi kelas 8 ini membahas tentang gangguan sistem peredaran darah manusia ada dua, yaitu hipertensi dan hipotensi. Apa beda keduanya? Manakah\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/darah-tinggi-darah-rendah#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/darah-tinggi-darah-rendah\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/darah-tinggi-darah-rendah#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Biologi%208%20-%20Gangguan%20Sistem%20Peredaran%20Darah%20Manusia-02.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Biologi%208%20-%20Gangguan%20Sistem%20Peredaran%20Darah%20Manusia-02.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/darah-tinggi-darah-rendah#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Hipertensi &#038; Hipotensi, Manakah yang Lebih Bahaya? | Biologi Kelas 8\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/7b11a352c45700c37b6b0b2bbb45b503\",\"name\":\"Almas Tyas\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Almas Tyas\"},\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/almas-tyas\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Hipertensi & Hipotensi, Manakah yang Lebih Bahaya? | Biologi Kelas 8","description":"Artikel Biologi kelas 8 ini membahas tentang gangguan sistem peredaran darah manusia ada dua, yaitu hipertensi dan hipotensi. Apa beda keduanya? Manakah","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/darah-tinggi-darah-rendah","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal Hipertensi & Hipotensi, Manakah yang Lebih Bahaya? | Biologi Kelas 8","og_description":"Artikel Biologi kelas 8 ini membahas tentang gangguan sistem peredaran darah manusia ada dua, yaitu hipertensi dan hipotensi. Apa beda keduanya? Manakah","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/darah-tinggi-darah-rendah","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2023-02-26T23:00:00+00:00","article_modified_time":"2023-10-06T17:13:52+00:00","author":"Almas Tyas","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Almas Tyas","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/darah-tinggi-darah-rendah","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/darah-tinggi-darah-rendah","name":"Mengenal Hipertensi & Hipotensi, Manakah yang Lebih Bahaya? | Biologi Kelas 8","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/darah-tinggi-darah-rendah#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/darah-tinggi-darah-rendah#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Biologi%208%20-%20Gangguan%20Sistem%20Peredaran%20Darah%20Manusia-02.jpg","datePublished":"2023-02-26T23:00:00+00:00","dateModified":"2023-10-06T17:13:52+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/7b11a352c45700c37b6b0b2bbb45b503"},"description":"Artikel Biologi kelas 8 ini membahas tentang gangguan sistem peredaran darah manusia ada dua, yaitu hipertensi dan hipotensi. Apa beda keduanya? Manakah","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/darah-tinggi-darah-rendah#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/darah-tinggi-darah-rendah"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/darah-tinggi-darah-rendah#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Biologi%208%20-%20Gangguan%20Sistem%20Peredaran%20Darah%20Manusia-02.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Biologi%208%20-%20Gangguan%20Sistem%20Peredaran%20Darah%20Manusia-02.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/darah-tinggi-darah-rendah#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Hipertensi &#038; Hipotensi, Manakah yang Lebih Bahaya? | Biologi Kelas 8"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/7b11a352c45700c37b6b0b2bbb45b503","name":"Almas Tyas","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Almas Tyas"},"url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/almas-tyas"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/472","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/85"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=472"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/472\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14745,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/472\/revisions\/14745"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/472"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=472"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=472"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=472"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}