{"id":4783,"date":"2021-07-30T03:00:00","date_gmt":"2021-07-29T20:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=4783"},"modified":"2023-12-12T12:04:30","modified_gmt":"2023-12-12T05:04:30","slug":"momen-inersia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/momen-inersia","title":{"rendered":"Cara Gampang Memahami Konsep Momen Inersia | Fisika Kelas 11"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/momen%20inersia.jpg\" alt=\"momen inersia\" width=\"820\" loading=\"lazy\" style=\"width: 820px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"font-size: 16px; text-align: center;\"><em>Artikel Fisika kelas 11 ini membahas tentang konsep momen inersia, serta contoh penerapannya di kehidupan sehari-hari.<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>&#8212;<\/em><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Coba perhatikan mainan di atas deh. Benda-benda yang akan diluncurkan pada lintasan yang sama itu punya bentuk yang berbeda-beda. Mulai dari kotak, bola pejal (padat), bola berongga, silinder pejal, maupun silinder berongga (cincin). Menurut kamu, jika kita asumsikan semua benda punya massa dan jari-jari yang sama, dan semuanya dilepaskan secara bersamaan dari atas, benda mana yang pertama kali sampai bawah?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: #ffff04;\"><br \/>\n<script>(function(d,s,id){var js,fjs=d.getElementsByTagName(s)[0];if(d.getElementById(id))return;js=d.createElement(s);js.id=id;js.src='https:\/\/embed.playbuzz.com\/sdk.js';fjs.parentNode.insertBefore(js,fjs);}(document,'script','playbuzz-sdk'));<\/script><br \/>\n<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Biar kayak judul-judul berita heboh, maka sekarang perlu tambahan kalimat: Bendanya tidak akan terduga dan kamu harus cari tahu di akhir artikel ini!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Cihuy gak?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Well<\/em>, untuk mencari tahu jawabannya, kita perlu memahami konsep Momen Inersia. Ini tuh topik yang masih nyambung banget sama torsi dari tulisan <strong><a href=\"https:\/\/blog.ruangguru.com\/fisika-kelas-11-momen-gaya-dan-misteri-gagang-pintu\">Momen Gaya dan<\/a><a href=\"https:\/\/blog.ruangguru.com\/fisika-kelas-11-momen-gaya-dan-misteri-gagang-pintu\"> <\/a><a href=\"https:\/\/blog.ruangguru.com\/fisika-kelas-11-momen-gaya-dan-misteri-gagang-pintu\">Misteri Gagang Pintu<\/a><\/strong><strong>. <\/strong>Pastiin baca dulu ya sebelum lanjut ke sini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalau Torsi\/Momen Gaya merupakan suatu <strong>besaran<\/strong> <strong>yang diperlukan<\/strong> untuk membuat benda berotasi pada porosnya, Momen Inersia merupakan ukuran <strong>kelembaman suatu benda untuk berputar pada porosnya.<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"background-color: #ffff04;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/pengertian%20momen%20inersia%201.jpg\" alt=\"pengertian momen inersia 1\" width=\"600\" loading=\"lazy\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Masih ingat dengan konsep kelembaman? Newton pernah menjelaskan ini dalam <strong><a href=\"https:\/\/blog.ruangguru.com\/hukum-newton\">Hukum Newton I.<\/a><\/strong> Dia berkata bahwa <span style=\"font-weight: bold;\">benda yang awalnya diam akan tetap diam, dan yang awalnya bergerak akan tetap bergerak dengan kelajuan konstan (tetap)<\/span><span style=\"font-weight: normal;\">.<\/span> Kecenderungan benda untuk \u201cmempertahankan diri\u201d ini disebut dengan <strong>inersia.<\/strong> Perhatikan gif di bawah deh:<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/contoh%20inersia%20di%20kehidupan%20sehari-hari.gif\" alt=\"contoh inersia di kehidupan sehari-hari\" width=\"480\" style=\"width: 480px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Sumber: zonephysics via Twitter<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, itu adalah contoh paling sederhana dari inersia. Di mana daun yang sebelumnya diam, akan tetap &#8220;berusaha untuk diam\u201d, sebelum akhirnya ikut bergerak ke bawah karena gaya gravitasi. Satu hal yang perlu kamu ingat dari sifat lembam adalah: benda yang memiliki <strong>inersia besar, cenderung susah diperlambat atau dipercepat.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog.ruangguru.com\/hantu\">Apakah Hantu Itu Benar-Benar Ada? Ini Pendapat Ilmuwan<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lalu, apa kaitannya Inersia dengan Momen Inersia? Kalau inersia adalah kelembaman untuk <strong>gerak translasi <\/strong>(pergerakan yang sifatnya lurus\/linier), Momen Inersia merupakan <strong>kelembaman untuk gerak rotasi <\/strong>(pergerakan yang sifatnya muter dari poros).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekali lagi nih.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Inersia: gerak translasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Momen Inersia: gerak rotasi.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/momen%20inersia%201.jpg\" alt=\"momen inersia 1\" width=\"600\" loading=\"lazy\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oke. Sekarang kita kembali ke pertanyaan awal:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalau semua benda di <em>ramp<\/em> itu kita lepaskan, mana yang akan sampai bawah duluan?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ya, yang paling cepat tiba adalah rasa rindu ketika dia tiba-tiba menghilang. Huhuhu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Anyway<\/em>, pertama-tama kita perlu tahu <a href=\"\/momen-inersia\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\"><strong>konsep Momen Inersia<\/strong><\/a> terhadap benda-benda begini. Secara fisika, benda-benda kayak gini dianggap terdiri dari partikel-partikel super kecil yang membentuknya. Berapa banyak partikelnya? O, jelas. Beribu juta tentunya dongs (lebay). Setiap partikel di benda ini punya momen inersianya masing-masing. Penghitungannya adalah dengan<strong> mengalikan massa partikel dengan kuadrat jari-jari partikel terhadap poros benda.<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-size: 24px; text-align: center;\"><strong>I = \u2211 m<sub>n<\/sub>R<sub>n<\/sub><sup>2<\/sup><\/strong><\/p>\n<p style=\"font-size: 24px; text-align: center;\"><strong>I = m<sub>1<\/sub>R<sub>1<\/sub><sup>2<\/sup> + m<sub>2<\/sub>R<sub>2<\/sub><sup>2<\/sup> + &#8230; + m<sub>n<\/sub>R<sub>n<\/sub><sup>2<\/sup><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Alhasil, Momen Inersia si benda adalah <strong>penjumlahan seluruh momen inersia dari partikel benda tersebut.<\/strong> Berhubung tiap <span style=\"background-color: #ffff04;\"><span style=\"background-color: #ffffff;\">benda punya bentuk yang berbeda, <\/span><\/span>maka muncullah konstanta bentuk untuk setiap benda. Sederhananya, perhatiin infografik di bawah:<\/p>\n<p style=\"font-size: 24px; text-align: center;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/rumus%20momen%20inersia.png\" alt=\"Fisika Kelas 11 | Cara Gampang Memahami Konsep Momen Inersia\" width=\"600\" style=\"width: 600px; margin: 0px auto;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari sini kita jadi tahu bahwa massa dan jarak berpengaruh terhadap momen inersia. <strong>Semakin jauh jarak massa benda terhadap poros, makin besar momen inersianya. <\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hmmm. Seperti familiar ya kalimat di atas. Semakin jauh jaraknya, semakin besar pula kangennya. Betul, Saudara. Momen inersia adalah kita.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/pengaruh%20massa%20terhadap%20momen%20inersia.gif\" alt=\"pengaruh massa terhadap momen inersia\" width=\"480\" style=\"width: 480px; display: block; margin: 0px auto;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Sumber: Crash Course via Youtube<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kedua, tanamkan dalam kepala bahwa <strong>benda yang duluan sampai ke bawah berarti punya kecepatan (v) paling besar.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Itu artinya, kita perlu mengecek kondisi energi dari setiap benda. Secara matematis, kita tahu bahwa <strong>seluruh energi kinetik dari benda yang bergerak lurus<\/strong>&nbsp;<strong>merupakan energi kinetik translasi. <\/strong>Maka arti dari segala arti, kita bisa menuliskanya dengan:<\/p>\n<p style=\"font-size: 24px; text-align: center;\"><strong>EK<sub>&nbsp;<\/sub>= 1\/2 mv<sup>2<\/sup><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di sisi lain, benda-benda tersebut setelah kita lepaskan, akan turun dengan menggelinding. Artinya, <strong>sebagian energi kinetiknya akan digunakan untuk gerak rotasi.<\/strong> Waduh, terus gimana tuh cara ngitung Energi Kinetiknya?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"\/mengenal-energi-dalam-fisika\" rel=\"noopener\">Memahami Energi Kinetik dan Potensial Pada Fisika<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gampang. Coba liat perbandingan gerak translasi dan rotasi di gambar berikut:<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/gerak%20translasi%20dan%20rotasi-1.jpg\" alt=\"gerak translasi dan rotasi-1\" width=\"600\" loading=\"lazy\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi, kita tinggal ganti aja <strong>massa dengan momen inersia<\/strong> dan <strong>kecepatan linier dengan kecepatan sudut<\/strong> sehingga energi kinetiknya menjadi:<\/p>\n<p style=\"font-size: 24px; text-align: center;\"><strong>EK<sub>rotasi<\/sub> = 1\/2 I\u03c9<sup>2<\/sup><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, semua perhitungan matematis sudah kita kumpulin. Sekarang, kita bisa langsung ngebedah dengan gampang permasalahan benda mana yang turun paling cepat ini. <em>First thing first<\/em>, cari tahu semua jenis energi yang ada di benda ini. Kalo bahasa fisikanya mah, kita tinja&#8230;.u.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Semua benda saat masih di atas <em>ramp<\/em> (belum dilepas), masih diam. Bendanya juga punya ketinggian kan? Itu artinya, energinya masuk ke dalam <strong>energi potensial.<\/strong> Penghitungannya berarti: massa benda x gravitasi x tinggi <em>ramp<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center; font-size: 24px;\"><strong>Ep = mgh<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekarang, semua benda kita lepaskan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Semua benda tentu lama-kelamaan akan berotasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Itu artinya, benda-benda ini mengalami dua jenis gerak: gerak translasi (saat si benda turun), dan gerak rotasi (benda berputar saat menggelinding).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Alhasil, ini akan mengubah <strong>energi potensialnya menjadi energi kinetik translasi <\/strong>(energi untuk membuat benda meluncur turun)<strong> plus energi kinetik rotasi <\/strong>(energi untuk membuat benda berotasi).&nbsp;<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/rumus%20benda%20berotasi.jpg\" alt=\"rumus benda berotasi\" width=\"600\" loading=\"lazy\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi yang sampai paling bawah duluan adalah\u2026<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bola pejal! HAHAHAHA&#8230; Ketebak nggak, tuh?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Masalahnya, kira-kira setelah bola pejal, siapa yang bakal menyusul di urutan kedua dan seterusnya? Wah, ini gampang banget. Pembuktian secara matematisnya gini: <strong>kita tinggal cek benda apa yang paling kecil mengubah energi potensialnya menjadi energi kinetik rotasi.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Caranya?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ya, tinggal cek aja momen inersia (I) setiap benda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kita tinggal liat dari konstanta bentuk di rumus momen inersia di atas. Benda mana yang punya konstanta bentuk paling kecil, itu lah yang punya kecepatan (v) paling besar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi urutannya:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">1. Bola pejal (I = 2\/5 mR<sup>2<\/sup>)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">2. Silinder pejal (I = 1\/2 mR<sup>2<\/sup>)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">3. Bola berongga (I = 2\/3 mR<sup>2<\/sup>)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">4. Silinder berongga (cincin) (I = 1 mR<sup>2<\/sup>)<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/momen%20inersia%202-1.jpg\" alt=\"momen inersia 2-1\" width=\"600\" loading=\"lazy\" style=\"width: 600px; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penjelasannya begini. Kita coba ambil dua contoh ya. Benda bola pejal dan cincin, deh. Bola pejal kan solid, jadi massa-nya tersebar dengan baik di pusat. Bandingkan dengan cincin. Massa-nya hanya tersebar di bagian tipis yang padat itu. Ini ngebuat persebaran massa-nya lebih jauh dari titik pusat. Dan, kayak yang udah kita bahas di atas, makin jauh jarak massa benda, makin besar juga momen inersianya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, karena energi yang dipakai untuk momen inersia (energi kinetik rotasi) besar, maka energi yang digunakan untuk energi kinetik translasi jadi kecil (kecepatannya jadi lambat).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gimana, gimana? Paham gak? Sekarang udah tahu kan konsep dari momen inersia, hubungannya dengan inersia, dan torsi. Kalau kamu ingin coba memahami materi ini sekali lagi, cobain aja tonton video animasinya di <a href=\"https:\/\/ruangguru.onelink.me\/blPk\/eaff0eb9\"><strong>ruangbelajar,<\/strong><\/a> lalu kerjain soal-soalnya untuk bisa mengerti dengan lebih optimal!<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/eaff0eb9\" target=\"_blank\" style=\"text-align: center;\" class=\"rg-cta\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/0ec4a2df-db2e-4ae1-8473-692756dcb684.jpeg\" width=\"822\" height=\"200\" alt=\"IDN CTA Blog ruangbelajar Ruangguru\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Artikel Fisika kelas 11 ini membahas tentang konsep momen inersia, serta contoh penerapannya di kehidupan sehari-hari. &#8212;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":4783,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/momen%20inersia.jpg"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1702357470:1"]},"categories":[513,518],"tags":[127,31,10,37],"class_list":["post-4783","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fisika","category-fisika-sma-kelas-11","tag-fisika-xi","tag-kelas-11","tag-konsep-pelajaran","tag-sma"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Gampang Memahami Konsep Momen Inersia | Fisika Kelas 11<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Artikel Fisika kelas 11 ini membahas tentang konsep momen inersia, serta contoh penerapannya di kehidupan sehari-hari. -- Coba perhatikan mainan di atas\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/momen-inersia\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Gampang Memahami Konsep Momen Inersia | Fisika Kelas 11\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Artikel Fisika kelas 11 ini membahas tentang konsep momen inersia, serta contoh penerapannya di kehidupan sehari-hari. -- Coba perhatikan mainan di atas\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/momen-inersia\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-07-29T20:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-12-12T05:04:30+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Kresnoadi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Kresnoadi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/momen-inersia\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/momen-inersia\",\"name\":\"Cara Gampang Memahami Konsep Momen Inersia | Fisika Kelas 11\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/momen-inersia#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/momen-inersia#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/momen%20inersia.jpg\",\"datePublished\":\"2021-07-29T20:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-12-12T05:04:30+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/1cab2981df0b774acc5ed5206be80410\"},\"description\":\"Artikel Fisika kelas 11 ini membahas tentang konsep momen inersia, serta contoh penerapannya di kehidupan sehari-hari. -- Coba perhatikan mainan di atas\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/momen-inersia#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/momen-inersia\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/momen-inersia#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/momen%20inersia.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/momen%20inersia.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/momen-inersia#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Gampang Memahami Konsep Momen Inersia | Fisika Kelas 11\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/1cab2981df0b774acc5ed5206be80410\",\"name\":\"Kresnoadi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Kresnoadi\"},\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/kresnoadi\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Gampang Memahami Konsep Momen Inersia | Fisika Kelas 11","description":"Artikel Fisika kelas 11 ini membahas tentang konsep momen inersia, serta contoh penerapannya di kehidupan sehari-hari. -- Coba perhatikan mainan di atas","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/momen-inersia","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Gampang Memahami Konsep Momen Inersia | Fisika Kelas 11","og_description":"Artikel Fisika kelas 11 ini membahas tentang konsep momen inersia, serta contoh penerapannya di kehidupan sehari-hari. -- Coba perhatikan mainan di atas","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/momen-inersia","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2021-07-29T20:00:00+00:00","article_modified_time":"2023-12-12T05:04:30+00:00","author":"Kresnoadi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Kresnoadi","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/momen-inersia","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/momen-inersia","name":"Cara Gampang Memahami Konsep Momen Inersia | Fisika Kelas 11","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/momen-inersia#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/momen-inersia#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/momen%20inersia.jpg","datePublished":"2021-07-29T20:00:00+00:00","dateModified":"2023-12-12T05:04:30+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/1cab2981df0b774acc5ed5206be80410"},"description":"Artikel Fisika kelas 11 ini membahas tentang konsep momen inersia, serta contoh penerapannya di kehidupan sehari-hari. -- Coba perhatikan mainan di atas","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/momen-inersia#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/momen-inersia"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/momen-inersia#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/momen%20inersia.jpg","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/momen%20inersia.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/momen-inersia#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Gampang Memahami Konsep Momen Inersia | Fisika Kelas 11"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/1cab2981df0b774acc5ed5206be80410","name":"Kresnoadi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Kresnoadi"},"url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/kresnoadi"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4783","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4783"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4783\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16002,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4783\/revisions\/16002"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4783"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4783"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4783"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4783"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}