{"id":6319,"date":"2020-08-13T02:00:00","date_gmt":"2020-08-13T02:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=6319"},"modified":"2020-08-13T02:00:00","modified_gmt":"2020-08-13T02:00:00","slug":"cara-mendidik-siswa-ala-mr-kobayashi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-mendidik-siswa-ala-mr-kobayashi","title":{"rendered":"15 Cara Inspiratif Mendidik Siswa ala Mr. Kobayashi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"color: #008000;\"><em>\u201cHaving eyes, but not seeing beauty; having ears, but not hearing music; having minds, but not perceiving truth; having hearts that are never moved and therefore never set on fire.&nbsp;<\/em><em>These are the things to fear, said the headmaster.\u201d<\/em><\/span><\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apa di antara Bapak\/Ibu ada yang sudah pernah membaca buku <em>Totto Chan, Gadis Kecil di Jendela?<\/em> Buku ini sudah banyak dijadikan rekomendasi di berbagai sekolah. Dengan gaya penulisan yang ringan, sang penulis, Tetsuko Kuroyanagi menceritakan memori masa kecilnya saat menempuh sekolah dasar di Tomoe Gakuen.<\/p>\n<div class=\"caption\" style=\"text-align: center;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-2515\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Imported_Blog_Media\/kobayashi-newyorkcambridge-581x485-1.jpg\" alt=\"kobayashi\" width=\"600\" height=\"501\" style=\"display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\"> Foto: newyorkcambridge<span style=\"background-color: transparent;\">&nbsp;<\/span><\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah<\/em>, tapi <a href=\"https:\/\/ruangguru.com\/\">Ruangguru.com<\/a> tidak akan membahas bukunya, melainkan salah satu tokoh inspiratif dalam buku. Beliau adalah pendiri, kepala sekolah, sekaligus guru di Tomoe Gakuen, Sosaku Kobayashi. Beliau dikenal sebagai sosok yang cerdas, hangat, dan juga berwibawa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut pandangannya, yang terpenting dalam sebuah sekolah bukanlah fasilitasnya. Cara mengajar untuk memicu semangat belajar anak-anak adalah modal pentingnya. Mr. Kobayashi mencoba keluar dari tradisi umum masyarakat dengan menerapkan metode mendidik yang tidak lazim. Namun, cara-cara tersebut justru memberi kesan dan pelajaran mendalam bagi siswanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berikut adalah 15 hal yang dilakukan Mr. Kobayashi dalam mendidik siswa Tomoe:<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\"><span style=\"font-size: 20px; color: #3d85c6;\">1. Membangun sekolah dengan jerih payahnya sendiri<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bangunan Tomoe Gakuen sangat unik karena menggunakan gerbong kereta bekas lengkap dengan relnya sebagai kelas.<\/p>\n<div class=\"caption\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-2519 size-full\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Imported_Blog_Media\/kobayashi5-apresiasisastrasia-1.jpg\" alt=\"bangunan sekolah Kobayashi\" width=\"600\" height=\"224\" style=\"display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\"><\/div>\n<div class=\"caption\" style=\"text-align: center;\">Foto: apresiasisastrasia<\/div>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\"><span style=\"font-size: 20px; color: #3d85c6;\">2. Sebelum menjadi siswa di Tomoe, setiap anak \u2018aiwawancara\u2019 terlebih dulu<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wawancara di sini bukan untuk menentukan diterima atau tidak, melainkan untuk mengenal karakter setiap siswa. Selain itu, juga memancing agar siswa berani bebicara mengenai kejadian yang pernah dialaminya.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px; font-weight: bold;\"><span style=\"color: #3d85c6;\">3. Menerima semua siswa tanpa pandang bulu<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ada yang cacat fisik, kretinisme, hingga badannya berhenti bertumbuh.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px; font-weight: bold;\"><span style=\"color: #3d85c6;\">4. Siswa dibebaskan untuk memilih mata pelajaran sendiri<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ini dimaksudkan agar siswa dapat berkembang sesuai minat dan bakat masing-masing.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px; font-weight: bold;\"><span style=\"color: #3d85c6;\">5. Mengajak ke Perpustakaan<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Cara menumbuhkan minat baca pada siswa adalah dengan mengajak ke perpustakaan. Setelah itu, siswa diminta untuk menceritakan buku apa yang dibacanya.<\/p>\n<div class=\"caption\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-2516\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Imported_Blog_Media\/pexels-689x458-1.jpg\" alt=\"Perpustakaan\" width=\"600\" height=\"399\" style=\"display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\"><\/div>\n<div class=\"caption\" style=\"text-align: center;\">Foto: pexels.com<span style=\"background-color: transparent;\">&nbsp;<\/span><\/div>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-weight: bold;\"><span style=\"color: #3d85c6; font-size: 20px;\">6. Memberikan kepercayaan dan tanggung jawab penuh pada semua siswanya<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Contohnya, ketika Totto Chan kehilangan dompetnya, ia mencari di <em>septic tank<\/em> dan membuat halaman jadi kotor. Lalu Mr. Kobayashi mengatakan, \u201cKamu akan mengembalikan semua ke tempatnya semula, <em>kan<\/em>?\u201d. Ini membuat siswa merasa harus lebih bertanggung jawab atas apa pun yang dilakukan.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px; font-weight: bold;\"><span style=\"color: #3d85c6;\">7. Sering meminta siswa untuk berpidato singkat<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Para siswa bisa membahas hal apa saja yang diinginkan oleh mereka. Hal ini memacu keberanian siswa untuk berbicara.<\/p>\n<div class=\"caption\" style=\"text-align: center;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-2518\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Imported_Blog_Media\/kobayashi9-teachenglishinasiadotcom-689x460-1.jpg\" alt=\"mengajarkan pidato\" width=\"600\" height=\"401\" style=\"display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\"> Foto: teachenglishinasia.com<span style=\"background-color: transparent;\">&nbsp;<\/span><\/div>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px; font-weight: bold;\"><span style=\"color: #3d85c6;\">8. Positive Vibes&nbsp;<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selalu menanamkan kata-kata positif pada siswa. Misalnya kalimat, \u201cKamu benar-benar anak baik. Kamu tahu itu, kan?\u201d yang selalu ia katakan pada Totto Chan.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-weight: bold; font-size: 20px;\"><span style=\"color: #3d85c6;\">9. Pendengar yang Baik<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selalu menjadi pendengar yang baik sekaligus pemberi solusi.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px; font-weight: bold;\"><span style=\"color: #3d85c6;\">10. Memberikan Pengertian Bukan Hukuman<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika ada siswa yang berulah, beliau tidak memarahinya, namun memberikan penjelasan agar siswa tersebut mengerti akan kesalahannya. Ia percaya semua anak pada dasarnya baik, tidak perlu diberi hukuman atas ulahnya.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-weight: bold; font-size: 20px;\"><span style=\"color: #3d85c6;\">11.Setiap <a href=\"https:\/\/ruangguru.com\/belajar-privat\" style=\"color: #3d85c6;\">aktivitas belajar<\/a> melibatkan daya pikir, emosi, psikomotorik, sains, dan biologi.<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menyerahkan siswa sepenuhnya pada alam. Misalnya, mengundang petani untuk hadir dan mengajarkan berocok tanam hingga panen.<\/p>\n<div class=\"caption\" style=\"text-align: center;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-2517\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Imported_Blog_Media\/kobayashi8-bronxflavordotcom-689x387-1.jpg\" alt=\"Sushi\" width=\"600\" height=\"337\" style=\"display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\"> Foto: bronxflavor.com<span style=\"background-color: transparent;\">&nbsp;<\/span><\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk perbekalan makan siang, Mr. Kobayashi selalu menyebut \u201csesuatu dari laut dan sesuatu dari gunung\u201d. Ia juga mengajarkan siswa Tomoe untuk menciptakan lagu sederhana sehingga suasana makan siang mereka lebih ceria.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold; font-size: 20px; color: #3d85c6;\">12.<\/span> <span style=\"font-weight: bold; font-size: 20px; color: #3d85c6;\">Menumbuhkan rasa percaya diri kepada siswa yang memiliki keterbatasan<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk menumbuhkan rasa percaya diri, ia meminta Akira Takahashi, siswa laki-laki yang memiliki lengan dan tungkai kaki pendek (tubuhnya tidak dapat tumbuh lagi) untuk ikut lomba. Akira awalnya meragukan dirinya untuk dapat menang dalam lomba tersebut. Namun, Mr. Kobayashi sengaja mengatur agar Akiralah pemenangnya. Sejak saat itu, Akira tidak lagi \u2018minder\u2019 akan tubuhnya. Selain itu, saat kegiatan berenang di sekolah, seluruh siswa diminta untuk melepas seluruh busananya. Ini dilakukan agar semua merasa percaya diri akan tubuhnya sendiri.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px; font-weight: bold;\"><span style=\"color: #3d85c6;\">13. Siswa bebas berkreasi<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dikarenakan anak-anak cenderung suka mencoreti, ia menyediakan lantai khusus untuk hal tersebut. Dengan fasilitas itu, siswa bisa dengan leluasa mengekspresikan dirinya, tapi tetap tahu aturan.<\/p>\n<div class=\"caption\" style=\"text-align: center;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-2520\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Imported_Blog_Media\/kobayashi7-pexelsdotcom-689x458-1.jpg\" alt=\"Palet warna\" width=\"600\" height=\"399\" style=\"display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\"> Foto: pexels.com<span style=\"background-color: transparent;\">&nbsp;<\/span><\/div>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px; font-weight: bold;\"><span style=\"color: #3d85c6;\">14. Kesetaraan gender<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di Jepang, kedudukan laki-laki di atas anak perempuan. Namun di Tomoe hal ini tidak terjadi. Setiap anak laki-laki akan tetap ditegur jika mengusili anak perempuan. Siswa dibiasakan untuk mengatakan \u201cmaaf\u201d jika salah, menyertakan \u201ctolong\u201d jika butuh bantuan, dan \u201cterima kasih\u201d.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px; font-weight: bold;\"><span style=\"color: #3d85c6;\">15.&nbsp; Mengajarkan Euritmik<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Beliau mengajarkan pelajaran musik khusus bernama Euritmik. Euritmik adalah pendidikan tentang ritme\/irama yang diciptakan oleh Emile Jaques Dalcroze, seorang guru musik berkebangsaan Perancis. Pelajaran ini banyak sekali manfaatnya, baik untuk tubuh maupun otak. Dengan mempraktikkan euritmik membuat kepribadian siswa menjadi kuat, indah, selaras dengan alam, dan taat hukum seperti ritmik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bagi para Bapak\/Ibu guru, mari coba 15 cara inspiratif di atas agar cara mengajar jadi semakin variatif. \ud83d\ude42<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cHaving eyes, but not seeing beauty; having ears, but not hearing music; having minds, but not perceiving truth; having hearts that are never moved and therefore never set on fire.&nbsp;These are the things to fear, said the headmaster.\u201d<\/p>\n","protected":false},"author":25,"featured_media":6319,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Untitled%20design%20%2822%29-2.png"]},"categories":[1],"tags":[223],"class_list":["post-6319","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-seputar-guru"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>15 Cara Inspiratif Mendidik Siswa ala Mr. Kobayashi<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"\u201cHaving eyes, but not seeing beauty; having ears, but not hearing music; having minds, but not perceiving truth; having hearts that are never moved and\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-mendidik-siswa-ala-mr-kobayashi\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"15 Cara Inspiratif Mendidik Siswa ala Mr. Kobayashi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"\u201cHaving eyes, but not seeing beauty; having ears, but not hearing music; having minds, but not perceiving truth; having hearts that are never moved and\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-mendidik-siswa-ala-mr-kobayashi\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-08-13T02:00:00+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ruangguru\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-mendidik-siswa-ala-mr-kobayashi\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-mendidik-siswa-ala-mr-kobayashi\",\"name\":\"15 Cara Inspiratif Mendidik Siswa ala Mr. Kobayashi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-mendidik-siswa-ala-mr-kobayashi#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-mendidik-siswa-ala-mr-kobayashi#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Untitled%20design%20%2822%29-2.png\",\"datePublished\":\"2020-08-13T02:00:00+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2dae6813d3ea483a4f4b1daa8507c835\"},\"description\":\"\u201cHaving eyes, but not seeing beauty; having ears, but not hearing music; having minds, but not perceiving truth; having hearts that are never moved and\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-mendidik-siswa-ala-mr-kobayashi#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-mendidik-siswa-ala-mr-kobayashi\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-mendidik-siswa-ala-mr-kobayashi#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Untitled%20design%20%2822%29-2.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Untitled%20design%20%2822%29-2.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-mendidik-siswa-ala-mr-kobayashi#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"15 Cara Inspiratif Mendidik Siswa ala Mr. Kobayashi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2dae6813d3ea483a4f4b1daa8507c835\",\"name\":\"Ruangguru\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/14d3dacd366167accd4a3df50466ac6140d602884d5c3534f50bab7acaa331fe?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/14d3dacd366167accd4a3df50466ac6140d602884d5c3534f50bab7acaa331fe?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Ruangguru\"},\"description\":\"Platform bimbingan belajar online terbesar dan terbaik di Indonesia. Menyediakan layanan belajar berbasis teknologi interaktif untuk jenjang SD, SMP, SMA\/SMK.\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/ruangguru\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"15 Cara Inspiratif Mendidik Siswa ala Mr. Kobayashi","description":"\u201cHaving eyes, but not seeing beauty; having ears, but not hearing music; having minds, but not perceiving truth; having hearts that are never moved and","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-mendidik-siswa-ala-mr-kobayashi","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"15 Cara Inspiratif Mendidik Siswa ala Mr. Kobayashi","og_description":"\u201cHaving eyes, but not seeing beauty; having ears, but not hearing music; having minds, but not perceiving truth; having hearts that are never moved and","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-mendidik-siswa-ala-mr-kobayashi","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2020-08-13T02:00:00+00:00","author":"Ruangguru","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Ruangguru","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-mendidik-siswa-ala-mr-kobayashi","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-mendidik-siswa-ala-mr-kobayashi","name":"15 Cara Inspiratif Mendidik Siswa ala Mr. Kobayashi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-mendidik-siswa-ala-mr-kobayashi#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-mendidik-siswa-ala-mr-kobayashi#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Untitled%20design%20%2822%29-2.png","datePublished":"2020-08-13T02:00:00+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2dae6813d3ea483a4f4b1daa8507c835"},"description":"\u201cHaving eyes, but not seeing beauty; having ears, but not hearing music; having minds, but not perceiving truth; having hearts that are never moved and","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-mendidik-siswa-ala-mr-kobayashi#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-mendidik-siswa-ala-mr-kobayashi"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-mendidik-siswa-ala-mr-kobayashi#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Untitled%20design%20%2822%29-2.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Untitled%20design%20%2822%29-2.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/cara-mendidik-siswa-ala-mr-kobayashi#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"15 Cara Inspiratif Mendidik Siswa ala Mr. Kobayashi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/2dae6813d3ea483a4f4b1daa8507c835","name":"Ruangguru","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/14d3dacd366167accd4a3df50466ac6140d602884d5c3534f50bab7acaa331fe?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/14d3dacd366167accd4a3df50466ac6140d602884d5c3534f50bab7acaa331fe?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ruangguru"},"description":"Platform bimbingan belajar online terbesar dan terbaik di Indonesia. Menyediakan layanan belajar berbasis teknologi interaktif untuk jenjang SD, SMP, SMA\/SMK.","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/ruangguru"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6319","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/25"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6319"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6319\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6319"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6319"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6319"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6319"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}