{"id":6367,"date":"2024-01-30T09:00:08","date_gmt":"2024-01-30T02:00:08","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=6367"},"modified":"2024-06-23T07:17:16","modified_gmt":"2024-06-23T00:17:16","slug":"langit-biru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/langit-biru","title":{"rendered":"Kenapa Langit Berwarna Biru? Ini Penjelasan Ilmiahnya!"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/87779503-b2cc-40dd-a93d-3294be82e74c.png\" alt=\"alasan kenapa langit berwarna biru\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-size: 16px; font-weight: normal;\"><em>Kenapa langit berwarna biru, ya? Pernah nggak kamu kepikiran kayak gitu? Nah, di artikel ini, kita akan kupas fakta dibalik fenomena langit yang berwarna biru. Yuk, simak!<\/em><\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em style=\"background-color: transparent;\">&#8212;<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em style=\"background-color: transparent;\">Bagaikan langit<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Di sore hari\u00a0<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Berwarna Biru <\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Sebiru hatiku<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Langit\/Meme%20%20Langit%20Berwarna%20Biru.jpg\" alt=\"Meme Bagaikan Langit Tik Tok\" width=\"600\" \/><\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>H3h3. <\/em>Menurut kamu, langit di sore hari itu berwarna apa sih? Biru atau jingga? <em>H<\/em><em>mmm&#8230;<\/em> kayaknya sih jingga, senja<em> indie,<\/em> gitu ya~<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tapi kamu sepakat <em>kan<\/em>, kalau langit pada hari yang cerah berwarna biru?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kenapa biru ya? Apakah langit berwarna biru karena sebiru hatiku? <em>Loh<\/em>, kok malah gundah&#8230;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Daripada bergundah gulana, kita cari tau sama-sama yuk!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Alasan Langit Berwarna Biru<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Langit berwarna biru terjadi karena <strong>tiga faktor utama<\/strong>, yakni:<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 12pt;\">1. Cahaya matahari<\/span><\/h3>\n<h3><span style=\"font-size: 12pt;\">2. Partikel di atmosfer bumi<\/span><\/h3>\n<h3><span style=\"font-size: 12pt;\">3. Faktor penglihatan manusia<\/span><\/h3>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Warna langit yang kita lihat saat ini, siang maupun malam, nggak jauh dari peran matahari. Cerahnya siang dikarenakan matahari tepat di atas kita. Sementara gelapnya malam dikarenakan matahari sedang berada di sisi bumi lain.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah<\/em>, coba tebak! Cahaya matahari itu warna apa hayooo?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Hmmm, kuning?<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Eits, salah~<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ternyata, warna cahaya matahari tersusun dari cahaya <em><strong>mejikuhibiniu<\/strong>, loh<\/em>. Yap! <strong>(me)<\/strong>rah, <strong>(ji)<\/strong>ngga, <strong>(ku)<\/strong>ning, <strong>(hi)<\/strong>jau<strong>, (bi)<\/strong>ru<strong>, (ni)<\/strong>la, dan<strong> (u)<\/strong>ngu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Mejikuhibiniu? Wah, kayak pelangi dong?<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Betul! Susunan cahaya mejikuhibiniu pada matahari, juga penyusun dari warna pelangi. Ketujuh cahaya tersebut merupakan gelombang <strong>cahaya tampak<\/strong> yang dipancarkan oleh matahari. Gabungan tujuh cahaya inilah yang menjadikan <strong>cahaya<\/strong> <strong>matahari berwarna putih<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/fisika-kelas-8-pembiasan-cahaya-dan-kaitannya-dengan-peristiwa-terbentuknya-pelangi\">Pembiasan Cahaya dan Kaitannya dengan Peristiwa Terbentuknya Pelangi<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada awalnya, matahari memancarkan cahaya yang membawa berbagai panjang gelombang, di antaranya x-ray, sinar ultraviolet, cahaya tampak (<strong>mejikuhibiniu)<\/strong>, dan gelombang radio (<em>radio waves<\/em>). Kemudian, atmosfer bumi menghalau x-ray, sinar ultraviolet, serta gelombang radio, dan hanya menyisakan cahaya tampak untuk masuk ke bumi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selanjutnya, cahaya tampak berjumpa dengan partikel penyusun atmosfer bumi. Kamu masih ingat kan, bahwa <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengenal-atmosfer-lapisan-yang-melindungi-bumi-kita\">atmosfer bumi tersusun dari nitrogen, oksigen, karbondioksida, argon, ozon dan gas lainnya<\/a><\/strong>?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perjumpaan antara cahaya tampak dan partikel penyusun atmosfer bumi mengakibatkan terjadinya penghamburan cahaya. <strong>Penghamburan cahaya inilah yang menjadi \u2018<em>koentji\u2019 <\/em>mengapa langit yang kita lihat berwarna biru<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Hmmm\u2026 apa itu penghamburan? Lalu, kenapa harus biru?<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Proses Penghamburan Cahaya<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Penghamburan cahaya adalah<\/strong> proses di mana <strong>partikel gas menyerap cahaya tampak matahari dan dipancarkan kembali ke berbagai arah<\/strong>. Teori penghamburan oleh seorang fisikawan bernama Rayleigh menjelaskan, bahwa<strong> semakin rendah panjang gelombang yang dipancarkan oleh cahaya tampak, maka semakin banyak pula yang dihamburkan.\u00a0<\/strong>Teori ini bisa kita sebut dengan <strong>Teori Rayleigh<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, panjang gelombang yang paling rendah di antara ketujuh cahaya tampak adalah biru, nila, dan ungu.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/proses-terbentuknya-pelangi\">Bagaimana Sih Proses Terbentuknya Pelangi?<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Langit\/Panjang%20Gelombang%20Cahaya%20Tampak.jpg\" alt=\"Panjang Gelombang Cahaya Tampak\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><em>Loh, bukannya panjang gelombang nila dan ungu lebih rendah? Tapi kenapa kita nggak liat langit berwarna nila atau ungu?<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Yupzie<\/em>, bener kok! Panjang gelombang dari cahaya nila dan ungu memang <strong>lebih rendah<\/strong>, namun kuantitasnya <strong>lebih sedikit<\/strong> daripada cahaya biru. Makanya, karena nila dan ungu kalah \u2018jumlah\u2019, langit yang kita lihat jadi warna biru <em>deh! <\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain faktor kuantitas yang dipancarkan oleh matahari, ternyata <strong>mata kita juga lebih sensitif pada warna biru, lho!<\/strong> Sel kerucut pada mata kita yang berperan untuk menangkap warna, lebih sensitif terhadap warna biru daripada nila maupun ungu. Sehingga, mata kita jadi lebih gampang untuk menangkap warna biru pada langit.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cOh gitu\u2026\u201d, ujar kamu dalam hati.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cEh, tapi kenapa saat sore hari, langit berwarna merah kejinggaan ya?\u201d tanya kamu dalam hening.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Kenapa Langit Berwarna Merah Kejinggaan saat Sore Hari?<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kita sepakat ya, kalau warna langit di sore hari bukan biru, melainkan merah kejinggaan. Hihi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Langit berwarna merah kejinggaan tidak hanya terjadi saat sore hari. Fenomena ini juga terjadi pada pagi hari, saat matahari terbit. Warna merah kejinggaan pada langit pagi dan sore hari dikarenakan posisi matahari berada di posisi rendah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat posisi matahari rendah, cahaya matahari perlu melewati atmosfer yang lebih tebal untuk dapat terlihat oleh kita. Panjang gelombang yang rendah seperti cahaya biru sudah terhamburkan sebelum mencapai mata kita. Sedangkan <strong>panjang gelombang yang<\/strong> <strong>tinggi seperti cahaya merah, berhasil melewati atmosfer yang lebih tebal<\/strong>. Hal tersebut menjadikan langit pada pagi dan sore hari berwarna merah kejinggaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain faktor posisi matahari, fenomena langit berwarna kemerahan juga terjadi saat cahaya matahari melewati partikel atmosfer yang tebal. Contohnya, jika partikel debu mendominasi atmosfer bumi. Fenomena tersebut pernah kita jumpai saat kebakaran hutan dan lahan di Jambi.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/jenis-jenis-awan-dan-karakteristiknya\">Kenali 10 Jenis Awan, Karakteristik, dan Proses Terbentuknya<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Langit\/Langit%20Merah%20di%20Jambi.jpg\" alt=\"Fenomena Langit Merah di Jambi\" width=\"600\" \/><br \/>\n<em>Fenomena Langit Berwarna Merah di Jambi<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bagaimana, sudah paham kaaan? Wah ternyata menarik banget ya, fakta di balik fenomena alam yang setiap hari kita rasakan. Ternyata, fenomena alam di sekitar kita bisa dijelaskan secara ilmiah, namun tetap mengasyikkan kayak gini. Pastinya, membuat kita lebih bersyukur dan terus menjaga keindahan bumi. Fenomena alam apalagi nih yang mengganjal di benakmu dan ingin diulas bersama? Tulis di komentar ya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mau belajar se-asyik membaca artikel ini? Cobain belajar dengan video beranimasi di <a href=\"https:\/\/ruangguru.onelink.me\/blPk\/eaff0eb9\" rel=\" noopener\"><strong>ruangbelajar<\/strong><\/a>, deh. Semua materi sekolah jadi lebih gampang. Yuk, gabung sekarang!<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a class=\"rg-cta\" style=\"text-align: center;\" href=\"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/eaff0eb9\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/0ec4a2df-db2e-4ae1-8473-692756dcb684.jpeg\" alt=\"IDN CTA Blog ruangbelajar Ruangguru\" width=\"822\" height=\"200\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kenapa langit berwarna biru, ya? Pernah nggak kamu kepikiran kayak gitu? Nah, di artikel ini, kita akan kupas fakta dibalik fenomena langit yang berwarna biru. Yuk, simak! &#8212; &nbsp; Bagaikan langit Di sore hari\u00a0 Berwarna Biru Sebiru hatiku &nbsp; H3h3. Menurut kamu, langit di sore hari itu berwarna apa sih? Biru atau jingga? Hmmm&#8230; kayaknya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":175,"featured_media":6367,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/87779503-b2cc-40dd-a93d-3294be82e74c.png"],"_edit_lock":["1719101836:1"],"_edit_last":["1"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Kenapa langit berwarna biru? Pernah nggak kepikiran kayak gitu? Di artikel ini, kita akan kupas fakta dibalik fenomena langit yang berwarna biru. Yuk, simak!"],"_aioseo_keywords":[""],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":[""],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_wp_old_date":["2020-08-06"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Kenapa langit berwarna biru? Pernah nggak kepikiran kayak gitu? Di artikel ini, kita akan kupas fakta dibalik fenomena langit yang berwarna biru. Yuk, simak!"]},"categories":[562],"tags":[19],"class_list":["post-6367","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fakta-seru","tag-fakta-seru"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kenapa Langit Berwarna Biru? Ini Penjelasan Ilmiahnya!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kenapa langit berwarna biru? Pernah nggak kepikiran kayak gitu? Di artikel ini, kita akan kupas fakta dibalik fenomena langit yang berwarna biru. Yuk, simak!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/langit-biru\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kenapa Langit Berwarna Biru? Ini Penjelasan Ilmiahnya!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kenapa langit berwarna biru? Pernah nggak kepikiran kayak gitu? Di artikel ini, kita akan kupas fakta dibalik fenomena langit yang berwarna biru. Yuk, simak!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/langit-biru\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-01-30T02:00:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-06-23T00:17:16+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Flamora Gresafira\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Flamora Gresafira\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/langit-biru\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/langit-biru\",\"name\":\"Kenapa Langit Berwarna Biru? Ini Penjelasan Ilmiahnya!\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/langit-biru#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/langit-biru#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/87779503-b2cc-40dd-a93d-3294be82e74c.png\",\"datePublished\":\"2024-01-30T02:00:08+00:00\",\"dateModified\":\"2024-06-23T00:17:16+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/94e28adcec78f49f389ea4e6ffc2d2b4\"},\"description\":\"Kenapa langit berwarna biru? Pernah nggak kepikiran kayak gitu? Di artikel ini, kita akan kupas fakta dibalik fenomena langit yang berwarna biru. Yuk, simak!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/langit-biru#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/langit-biru\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/langit-biru#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/87779503-b2cc-40dd-a93d-3294be82e74c.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/87779503-b2cc-40dd-a93d-3294be82e74c.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/langit-biru#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kenapa Langit Berwarna Biru? Ini Penjelasan Ilmiahnya!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/94e28adcec78f49f389ea4e6ffc2d2b4\",\"name\":\"Flamora Gresafira\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Flamora Gresafira\"},\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/flamora-gresafira\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kenapa Langit Berwarna Biru? Ini Penjelasan Ilmiahnya!","description":"Kenapa langit berwarna biru? Pernah nggak kepikiran kayak gitu? Di artikel ini, kita akan kupas fakta dibalik fenomena langit yang berwarna biru. Yuk, simak!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/langit-biru","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kenapa Langit Berwarna Biru? Ini Penjelasan Ilmiahnya!","og_description":"Kenapa langit berwarna biru? Pernah nggak kepikiran kayak gitu? Di artikel ini, kita akan kupas fakta dibalik fenomena langit yang berwarna biru. Yuk, simak!","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/langit-biru","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2024-01-30T02:00:08+00:00","article_modified_time":"2024-06-23T00:17:16+00:00","author":"Flamora Gresafira","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Flamora Gresafira","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/langit-biru","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/langit-biru","name":"Kenapa Langit Berwarna Biru? Ini Penjelasan Ilmiahnya!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/langit-biru#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/langit-biru#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/87779503-b2cc-40dd-a93d-3294be82e74c.png","datePublished":"2024-01-30T02:00:08+00:00","dateModified":"2024-06-23T00:17:16+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/94e28adcec78f49f389ea4e6ffc2d2b4"},"description":"Kenapa langit berwarna biru? Pernah nggak kepikiran kayak gitu? Di artikel ini, kita akan kupas fakta dibalik fenomena langit yang berwarna biru. Yuk, simak!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/langit-biru#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/langit-biru"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/langit-biru#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/87779503-b2cc-40dd-a93d-3294be82e74c.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/87779503-b2cc-40dd-a93d-3294be82e74c.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/langit-biru#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kenapa Langit Berwarna Biru? Ini Penjelasan Ilmiahnya!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/94e28adcec78f49f389ea4e6ffc2d2b4","name":"Flamora Gresafira","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Flamora Gresafira"},"url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/flamora-gresafira"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6367","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/175"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6367"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6367\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16829,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6367\/revisions\/16829"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6367"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6367"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6367"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6367"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}