{"id":6568,"date":"2020-06-24T12:09:47","date_gmt":"2020-06-24T05:09:47","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=6568"},"modified":"2025-03-11T13:08:41","modified_gmt":"2025-03-11T06:08:41","slug":"fisika-kelas-10-menghitung-gerak-vertikal-dalam-permainan-tenis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/fisika-kelas-10-menghitung-gerak-vertikal-dalam-permainan-tenis","title":{"rendered":"Menghitung Gerak Vertikal dalam Permainan Tenis | Fisika Kelas 10"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/10FIS_-_Gerak_Vertikal_(Med).png\" alt=\"gerak vertikal\" width=\"820\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Pada artikel Fisika kelas X kali ini, kamu akan mengetahui tentang gerak vertikal meliputi pengertian, macam, rumus, serta contoh perhitungannya dalam permainan tenis.<\/em><\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Siapa yang suka bermain tenis? Dalam permainan tenis, kita pasti melakukan gerakan yang namanya servis. <em>Nah<\/em>, tahukah kamu kalau salah satu tahap dari gerakan servis merupakan contoh dari gerak vertikal? <em>Hmm<\/em>,<em>\u00a0<\/em>daripada penasaran, langsung <em>aja<\/em> kita simak penjelasan lengkapnya pada artikel di bawah ini, <em>yuk<\/em>!<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 820px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/10FIS_-_Gerak_Vertikal-07.png\" alt=\"gerak vertikal\" width=\"820\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Oke, sebelumnya mari kita ketahui dulu apa itu gerak vertikal, ya. <\/span><strong style=\"background-color: transparent;\">Gerak vertikal<\/strong><span style=\"background-color: transparent;\"> adalah gerak suatu benda yang dilempar tegak lurus ke bawah atau ke atas dengan kecepatan awal tertentu (V<sub>0<\/sub>\u00a0\u2260 0). Gerak vertikal memiliki <\/span><strong style=\"background-color: transparent;\">percepatan konstan<\/strong><span style=\"background-color: transparent;\"> (tetap) yang <\/span><strong style=\"background-color: transparent;\">nilainya sama dengan percepatan gravitasi bumi<\/strong><span style=\"background-color: transparent;\"> (g). Terdapat dua macam gerak vertikal yang dibedakan berdasarkan arah lemparan bendanya, yaitu sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<h2 style=\"font-size: 20px;\"><span style=\"color: #a64d79;\"><strong>1. Gerak vertikal ke atas<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seperti namanya, <strong>gerak vertikal ke atas<\/strong> adalah gerak suatu benda yang dilempar tegak lurus ke atas dengan kecepatan awal tertentu (V<sub>0<\/sub>\u00a0\u2260 0). Kecepatan awal ini akan mempengaruhi tinggi maksimum yang dapat ditempuh oleh benda tersebut. <strong>Semakin besar kecepatan awalnya, maka semakin tinggi pula ketinggian maksimumnya<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gerak vertikal ke atas merupakan gerak diperlambat karena semakin ke atas, kecepatannya akan semakin berkurang. Kecepatan benda akan terus berkurang sampai mencapai titik nol, yaitu pada titik tertinggi. Selain itu, jika arah geraknya ke atas, maka <strong>a = -g<\/strong> karena berlawanan dengan gravitasi bumi. Terdapat rumus-rumus yang berlaku pada gerak vertikal ke atas, yaitu:<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/10FIS_-_Gerak_Vertikal-02.png\" alt=\"rumus gerak vertikal ke atas\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah<\/em>, ternyata salah satu tahap dari gerakan servis itu merupakan contoh dari gerak vertikal ke atas <em>lho<\/em>. <em>Hmm<\/em>, tahap yang manakah itu? Coba kamu perhatikan gambar di bawah ini!<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 290px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/gv7.gif\" alt=\"menghitung \" width=\"290\" \/><\/p>\n<h6 style=\"text-align: center;\">Tahap lempar bola (<em>toss<\/em>) pada gerakan servis (sumber: giphy.com)<\/h6>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi, jawabannya adalah saat melakukan <em>toss <\/em>(lempar bola). Kenapa? karena pada tahap ini, bola dilempar secara vertikal ke atas dengan kecepatan awal tertentu. <em>Nah<\/em>, selanjutnya, ayo kita perhatikan contoh soal di bawah ini:<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/10FIS_-_Gerak_Vertikal-03.png\" alt=\"contoh gerak vertikal ke atas\" width=\"600\" \/><\/p>\n<h6 style=\"text-align: justify;\"><strong>Penyelesaian:<\/strong><\/h6>\n<p style=\"text-align: justify;\">Diketahui:\u00a0 \u00a0V<sub>0<\/sub>= 2 m\/s dan g = 10 m\/s<sup>2<\/sup><\/p>\n<p>Ditanya:<\/p>\n<p><span style=\"background-color: transparent;\">a. Waktu yang diperlukan bola untuk mencapai ketinggian maksimum<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 132px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/gv4.png\" alt=\"menghitung gerak vertikal\" width=\"132\" \/><\/p>\n<p>Jadi, waktu bola untuk sampai pada ketinggian maksimum adalah 0,2 s.<\/p>\n<p>b. Ketinggian yang dicapai bola:<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 197px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/gv2.png\" alt=\"menghitung gerak vertikal\" width=\"197\" \/><\/p>\n<p>Jadi, ketinggian yang dicapai bola adalah 0,2 m atau 20 cm.<span style=\"background-color: transparent;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain gerak vertikal ke atas, ada juga yang namanya gerak vertikal ke bawah, <em>nih<\/em>. Apa itu gerak vertikal ke bawah? Seperti apa ya contohnya? Oke, kalau begitu <em>yuk <\/em>langsung kita simak!<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify; font-size: 20px;\"><span style=\"color: #a64d79;\"><strong>2. Gerak vertikal ke bawah<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berbeda dengan gerak vertikal ke atas, kalau <strong>gerak vertikal ke bawah<\/strong> adalah gerak suatu benda yang dilempar tegak lurus ke bawah dengan kecepatan awal tertentu (V<sub>0<\/sub>\u00a0\u2260 0). Jika arah geraknya ke bawah, maka <strong>a = g<\/strong> karena searah dengan gravitasi bumi dan benda mengalami percepatan. Terdapat rumus-rumus yang berlaku pada gerak vertikal ke bawah, yaitu:<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/10FIS_-_Gerak_Vertikal-04.png\" alt=\"gerak vertikal ke bawah\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lalu, seperti apa contoh kasus dari gerak vertikal ke bawah? Apakah ketika memukul bola saat melakukan servis? Jawabannya sudah pasti bukan. Hal ini karena pada saat servis, bola tidak dilemparkan secara vertikal ke bawah melainkan bola akan melambung dan kemudian jatuh membentuk sudut pada kemiringan tertentu. Contoh kasus yang tepat dari gerak ini adalah ketika bola dilempar tegak lurus ke bawah dengan kecepatan awal tertentu, seperti gambar di bawah ini:<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/10FIS_-_Gerak_Vertikal-05.png\" alt=\"contoh gerak vertikal ke bawah\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan gambar di atas, diketahui kalau Ratu melempar bola secara vertikal ke bawah dengan kecepatan awal 8 m\/s. Bola itu tiba di tanah setelah 2 s. Coba <em>yuk<\/em> kita sama-sama hitung berapa kecepatan bola saat menyentuh tanah?<\/p>\n<h6 style=\"text-align: justify;\"><strong>Penyelesaian:<\/strong><\/h6>\n<p style=\"text-align: justify;\">Diketahui:\u00a0 \u00a0V<sub>0\u00a0<\/sub>= 8 m\/s, t = 2 s, dan g = 10 m\/s<sup>2<\/sup><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ditanya: Kecepatan bola saat menyentuh tanah?<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 196px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/gv5.png\" alt=\"menghitung gerak vertikal\" width=\"196\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi, kecepatan bola saat menyentuh tanah adalah sebesar 28 m\/s.<span style=\"background-color: transparent;\">\u00a0Bagaimana s<\/span><span style=\"background-color: transparent;\">ampai di sini? Kamu paham, <\/span><em>kan<\/em>?<span style=\"background-color: transparent;\">\u00a0Ternyata, gerak vertikal ini banyak\u00a0<em>lho<\/em>\u00a0contohnya, tidak hanya yang sudah kita bahas saja.\u00a0Oh iya, rumus-rumus di atas tadi jangan lupa kamu hafal <em>nih\u00a0<\/em>agar kamu jadi lebih mudah dalam mengerjakan soal.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/10FIS_-_Gerak_Vertikal-06.png\" alt=\"gerak vertikal\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah<\/em>, kalau kamu ada pertanyaan mengenai materi ini, jangan ragu untuk tuliskan pertanyaanmu di kolom komentar, ya. Jika ada PR yang masih sulit untuk kamu kerjakan, kamu bisa <em>nih <\/em>gunakan aplikasi <a href=\"http:\/\/bit.ly\/rg_app\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>ruanglesonline<\/strong><\/a>. #BelajarJadiPraktis dengan bertanya ke tutor secara <em>online<\/em>. Semangat belajar, ya!<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a class=\"rg-cta\" style=\"text-align: center;\" href=\"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/4af842f5\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/2f929e41-137f-4561-b046-e57096f4581c.png\" alt=\"ruanglesonline\" width=\"650\" height=\"229\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada artikel Fisika kelas X kali ini, kamu akan mengetahui tentang gerak vertikal meliputi pengertian, macam, rumus, serta contoh perhitungannya dalam permainan tenis.<\/p>\n","protected":false},"author":73,"featured_media":6568,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/10FIS_-_Gerak_Vertikal_%28Low%29.png"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1741673178:1"]},"categories":[513,517],"tags":[286,52,10,37],"class_list":["post-6568","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fisika","category-fisika-sma-kelas-10","tag-fisika-x","tag-kelas-10","tag-konsep-pelajaran","tag-sma"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Menghitung Gerak Vertikal dalam Permainan Tenis | Fisika Kelas 10<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pada artikel Fisika kelas X kali ini, kamu akan mengetahui tentang gerak vertikal meliputi pengertian, macam, rumus, serta contoh perhitungannya dalam\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/fisika-kelas-10-menghitung-gerak-vertikal-dalam-permainan-tenis\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Menghitung Gerak Vertikal dalam Permainan Tenis | Fisika Kelas 10\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pada artikel Fisika kelas X kali ini, kamu akan mengetahui tentang gerak vertikal meliputi pengertian, macam, rumus, serta contoh perhitungannya dalam\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/fisika-kelas-10-menghitung-gerak-vertikal-dalam-permainan-tenis\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-06-24T05:09:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-03-11T06:08:41+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Hani Ammariah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Hani Ammariah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/fisika-kelas-10-menghitung-gerak-vertikal-dalam-permainan-tenis\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/fisika-kelas-10-menghitung-gerak-vertikal-dalam-permainan-tenis\",\"name\":\"Menghitung Gerak Vertikal dalam Permainan Tenis | Fisika Kelas 10\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/fisika-kelas-10-menghitung-gerak-vertikal-dalam-permainan-tenis#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/fisika-kelas-10-menghitung-gerak-vertikal-dalam-permainan-tenis#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/10FIS_-_Gerak_Vertikal_%28Low%29.png\",\"datePublished\":\"2020-06-24T05:09:47+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-11T06:08:41+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/9ba3cbf9caa7870d342cdec976efa08f\"},\"description\":\"Pada artikel Fisika kelas X kali ini, kamu akan mengetahui tentang gerak vertikal meliputi pengertian, macam, rumus, serta contoh perhitungannya dalam\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/fisika-kelas-10-menghitung-gerak-vertikal-dalam-permainan-tenis#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/fisika-kelas-10-menghitung-gerak-vertikal-dalam-permainan-tenis\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/fisika-kelas-10-menghitung-gerak-vertikal-dalam-permainan-tenis#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/10FIS_-_Gerak_Vertikal_%28Low%29.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/10FIS_-_Gerak_Vertikal_%28Low%29.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/fisika-kelas-10-menghitung-gerak-vertikal-dalam-permainan-tenis#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Menghitung Gerak Vertikal dalam Permainan Tenis | Fisika Kelas 10\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/9ba3cbf9caa7870d342cdec976efa08f\",\"name\":\"Hani Ammariah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d29c518b877e6defbe0f9758dd24fbdb1d812d0dd21801df009c62b494f27c79?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d29c518b877e6defbe0f9758dd24fbdb1d812d0dd21801df009c62b494f27c79?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Hani Ammariah\"},\"description\":\"Content Performance Coordinator at Ruangguru. I like to write things that are useful and also not. But I hope, you can learn something from this post. ^^\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/hani-ammariah\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Menghitung Gerak Vertikal dalam Permainan Tenis | Fisika Kelas 10","description":"Pada artikel Fisika kelas X kali ini, kamu akan mengetahui tentang gerak vertikal meliputi pengertian, macam, rumus, serta contoh perhitungannya dalam","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/fisika-kelas-10-menghitung-gerak-vertikal-dalam-permainan-tenis","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Menghitung Gerak Vertikal dalam Permainan Tenis | Fisika Kelas 10","og_description":"Pada artikel Fisika kelas X kali ini, kamu akan mengetahui tentang gerak vertikal meliputi pengertian, macam, rumus, serta contoh perhitungannya dalam","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/fisika-kelas-10-menghitung-gerak-vertikal-dalam-permainan-tenis","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2020-06-24T05:09:47+00:00","article_modified_time":"2025-03-11T06:08:41+00:00","author":"Hani Ammariah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Hani Ammariah","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/fisika-kelas-10-menghitung-gerak-vertikal-dalam-permainan-tenis","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/fisika-kelas-10-menghitung-gerak-vertikal-dalam-permainan-tenis","name":"Menghitung Gerak Vertikal dalam Permainan Tenis | Fisika Kelas 10","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/fisika-kelas-10-menghitung-gerak-vertikal-dalam-permainan-tenis#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/fisika-kelas-10-menghitung-gerak-vertikal-dalam-permainan-tenis#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/10FIS_-_Gerak_Vertikal_%28Low%29.png","datePublished":"2020-06-24T05:09:47+00:00","dateModified":"2025-03-11T06:08:41+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/9ba3cbf9caa7870d342cdec976efa08f"},"description":"Pada artikel Fisika kelas X kali ini, kamu akan mengetahui tentang gerak vertikal meliputi pengertian, macam, rumus, serta contoh perhitungannya dalam","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/fisika-kelas-10-menghitung-gerak-vertikal-dalam-permainan-tenis#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/fisika-kelas-10-menghitung-gerak-vertikal-dalam-permainan-tenis"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/fisika-kelas-10-menghitung-gerak-vertikal-dalam-permainan-tenis#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/10FIS_-_Gerak_Vertikal_%28Low%29.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/10FIS_-_Gerak_Vertikal_%28Low%29.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/fisika-kelas-10-menghitung-gerak-vertikal-dalam-permainan-tenis#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Menghitung Gerak Vertikal dalam Permainan Tenis | Fisika Kelas 10"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/9ba3cbf9caa7870d342cdec976efa08f","name":"Hani Ammariah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d29c518b877e6defbe0f9758dd24fbdb1d812d0dd21801df009c62b494f27c79?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d29c518b877e6defbe0f9758dd24fbdb1d812d0dd21801df009c62b494f27c79?s=96&d=mm&r=g","caption":"Hani Ammariah"},"description":"Content Performance Coordinator at Ruangguru. I like to write things that are useful and also not. But I hope, you can learn something from this post. ^^","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/hani-ammariah"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6568","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/73"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6568"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6568\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22515,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6568\/revisions\/22515"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6568"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6568"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6568"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6568"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}