{"id":7852,"date":"2025-08-13T08:00:00","date_gmt":"2025-08-13T01:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=7852"},"modified":"2025-08-18T09:57:20","modified_gmt":"2025-08-18T02:57:20","slug":"mitos-baju-hijau-pantai-selatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mitos-baju-hijau-pantai-selatan","title":{"rendered":"Mitos Baju Hijau &#038; RIP Current di Pantai Selatan Pulau Jawa"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/5a29c747-e5bb-4519-a0aa-8c3822781521.png\" alt=\"RIP Current\" width=\"820\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Artikel ini akan membahas tentang mitos dan fakta penggunaan baju hijau di pantai selatan Pulau Jawa, serta membahas tentang RIP Current yang ada di sana. Penasaran seperti apa penjelasannya? Baca sampai selesai ya artikelnya.<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bagi anak gunung, jalan-jalan ke pantai itu nggak menantang. Lain cerita bagi si anak pantai, yang berpikir <em>nggak<\/em> bisa nyantai kalau jalan-jalan ke gunung. Makanya, sering banget dengar ucapan, \u201cNyantai aja <em>kayak<\/em> di pantai\u201d Nyambung dan enak kedengerannya &#8216;<em>kan<\/em>?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yuk, siapa yang mau liburan ke pantai lagi? Aku ikut dong!<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; margin: 0px auto; display: block;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/mitos%20baju%20hijau%20rip%20current%20-%20blog%20ruangguru%20-%20meme.png\" alt=\"pengertian rip currernt\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Iya, kakak pengen tahu <em>nih<\/em> Pantai Ujung Genteng <em>tuh<\/em> gimana. Kamu tahu kan pantai tersebut letaknya di mana? Ya, Sukabumi. Salah satu pantai yang berada di selatan Pulau Jawa. Memang pantai selatan yang ada di Pulau Jawa itu langsung berhadapan dengan Samudera Hindia. Makanya jangan heran, ombak di pantai-pantai selatan Pulau Jawa sangat eksotis dan \u201cmenyeramkan\u201d.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMenyeramkan?\u201d<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Legenda Nyi Roro Kidul dan Mitos Baju Hijau<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apa yang pertama kali terlintas di pikiranmu ketika mendengar kata Pantai Selatan? Selain ombaknya yang terkenal besar dan pemandangan laut yang indah, masyarakat Jawa punya mitos yang begitu melekat, yaitu kisah tentang <strong>Nyi Roro Kidul<\/strong>, sang Ratu Laut Selatan. Legenda ini sudah diwariskan turun-temurun dari generasi ke generasi, sehingga sampai sekarang, masih banyak orang yang mempercayainya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Konon, Nyi Roro Kidul adalah penguasa gaib lautan selatan yang memiliki istana megah di dasar samudra. Ia digambarkan sebagai sosok perempuan cantik dengan gaun hijau yang mempesona. Nah, dari sinilah muncul kepercayaan bahwa warna hijau adalah warna sakral miliknya. Siapa pun yang berani memakai baju hijau di Pantai Selatan dipercaya akan \u201cdipanggil\u201d oleh sang ratu. Mereka bakal diseret ombak ganas, hilang, dan nggak pernah kembali, dibawa untuk menjadi pengikutnya.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/mitos%20baju%20hijau%20rip%20current%20-%20blog%20ruangguru%20-%20terserah%202.png\" alt=\"pengertian rip currernt\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Well<\/em>, namanya juga mitos, benar atau tidaknya belum bisa dibuktikan secara ilmiah. Banyak yang menganggapnya sekadar cerita mistis, sementara sebagian lain menjadikannya sebagai larangan serius yang tak boleh dilanggar. Pada akhirnya, percaya atau tidaknya kembali ke pribadi masing-masing ya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun, menariknya, kalau dilihat dari sisi ilmiah, memang ada hubungannya loh antara baju hijau, terseret ombak, dan pantai selatan itu sendiri.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">RIP Current, Alasan Kenapa Baju Hijau Membahayakan Keselamatan di Pantai<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bukan masalah jadi pengikutnya Ratu Pantai Selatan, tapi <strong>RIP Current<\/strong> yang menjadi penyebabnya. RIP (<em>Rest in Peace<\/em>) Current merupakan <strong>arus yang mematikan<\/strong>, <em>lho<\/em>. Bukan arus yang ada di listrik ya, apa lagi arus mudik. Itu mah pas menjelang lebaran kemarin udah dibahas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cTerus apa kak RIP Current itu?\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mari kita dengarkan penjelasan dari Kepala Sub Bidang Produksi Informasi Iklim dan Kualitas Udara BMKG, Bapak Siswanto, yang dikutip dari laman kompas.com dalam gambar di bawah ini.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/mitos%20baju%20hijau%20rip%20current%20-%20blog%20ruangguru%20-%20terserah%201%20.png\" alt=\"pengertian rip currernt\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penjelasannya kita permudah ya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi begini, arus balik yang dimaksud dalam RIP Current itu bukan arus balik saat libur lebaran kemarin. RIP Current terjadi saat <strong>dua atau lebih gelombang air laut menghempas bibir pantai dan saling bertemu<\/strong>. Ketika gelombang-gelombang tersebut bertemu, mereka <strong>membuat jalur air yang sangat sempit<\/strong> (lebih kurang 9 meter). Jalur yang terbentuk dari pertemuan gelombang inilah yang disebut dengan RIP Current.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"\/toilet-jongkok-toilet-duduk\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Toilet Jongkok atau Toilet Duduk? Mana yang Lebih Sehat?<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Uniknya, saat dua arus gelombang tadi bertemu, jalur yang terbentuk terlihat tenang padahal di sekitarnya banyak ombak yang terlihat. Maka jangan heran, jika banyak wisatawan yang senang berenang di jalur RIP Current tersebut. Seakan airnya tenang gitu, padahal di bawahnya memiliki arus yang cukup kuat.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/mitos%20baju%20hijau%20rip%20current%20-%20blog%20ruangguru%20-%20tahukah%20kamu.png\" alt=\"pengertian rip currernt\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, ciri-ciri RIP Current ini sangat bersinggungan dengan baju hijau yang sempat kita bahas di awal artikel tadi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Begini, pada dasarnya air laut itu memang berwarna biru. Tapi untuk yang berada di tengah lautan. Ini &#8216;kan kita ngebahasnya tentang RIP Current yang berada di pantai. Banyaknya material laut yang terbawa ombak seperti pasir, serpihan karang, dan lain sebagainya membuat warna laut yang tadinya biru menjadi agak keruh.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/mitos%20baju%20hijau%20rip%20current%20-%20blog%20ruangguru%20-%20gambar%20rip%20current.png\" alt=\"pengertian rip currernt\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Fenomena RIP Current yang tertangkap kamera (Sumber: ripcurrents.noaa.gov)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketika warna biru yang agak keruh itu disinari oleh matahari, maka akan berubah menjadi warna hijau. Jika, ada seseorang yang terjebak di RIP Current dan memakai baju warna hijau, ketika dia meminta tolong kepada petugas penjaga pantai, tentunya akan sulit. Jangankan meminta tolong, penjaga pantai pun sulit membedakan apakah di dalam jalur RIP Current itu ada orang atau tidak.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Cara Melepaskan Diri dari RIP Current<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tips sederhananya jika terjebak di RIP Current, hanya perlu <strong>tenang dan jangan melawan arus<\/strong>. Semakin besar usaha kita untuk melawan arus ombak maka semakin terseret ke tengah lautan. Kamu hanya perlu tenang, dan satu lagi kalau bisa pakai baju yang warnanya ngejreng gitu. Polkadot kuning dan hitam misalnya.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/mitos%20baju%20hijau%20rip%20current%20-%20blog%20ruangguru%20-%20infografik%20rip%20current.png\" alt=\"pengertian rip currernt\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">(Sumber: lifesaving.com.au)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekarang kamu sudah tahu kan kenapa ada mitos dilarang menggunakan baju hijau di pantai selatan? Terlepas dari mitos dan tinjauan ilmiah yang sudah dijelaskan, memang sangat baik jika kita berkunjung di pantai mana pun, tetap menghormati norma-norma yang berlaku di sana. Demi keselamatan diri juga kok. Nggak ada salahnya kan tetap menjunjung tinggi sopan santun di suatu tempat yang kita kunjungi?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ah, sudah-sudah jangan ngebahas pantai lama-lama nanti malah lupa belajarnya lagi. Habis liburan dari pantai jangan lupa balik ke rutinitas lagi buat belajar ya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Yuk<\/em>, cobain download dan belajar bareng\u00a0<em>Master Teacher<\/em>\u00a0di ruangbelajar! Ada fitur konsep kilat yang bisa membantu kamu mempelajari ringkasan, dan juga video Adapto yang bisa menyesuaikan kemampuanmu menerima materi! Ayo, gabung belajar di\u00a0<strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/promo\">ruangbelajar<\/a><\/strong>,\u00a0<em>yuk!<\/em><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/bayar.ruangguru.com\/\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/ceb472c4-1feb-4a1d-afdf-4f92234a63d0.jpg\" alt=\"CTA Ruangguru\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Artikel ini akan membahas tentang mitos dan fakta penggunaan baju hijau di pantai selatan Pulau Jawa, serta membahas tentang RIP Current yang ada di sana. Penasaran seperti apa penjelasannya? Baca sampai selesai ya artikelnya. &#8212; &nbsp; Bagi anak gunung, jalan-jalan ke pantai itu nggak menantang. Lain cerita bagi si anak pantai, yang berpikir nggak bisa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":7852,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/5a29c747-e5bb-4519-a0aa-8c3822781521.png"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1755485703:1"],"_wp_old_date":["2019-08-18"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Ada sebuah mitos yang melarang pakai baju hijau di Pantai Selatan. Ternyata alasannya ilmiah, terkait arus laut berbahaya RIP Current. Yuk, kita bahas!"],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[""],"_aioseo_og_description":[""],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[""],"_aioseo_twitter_description":[""],"_yoast_wpseo_metadesc":["Ada sebuah mitos yang melarang pakai baju hijau di Pantai Selatan. Ternyata alasannya ilmiah, terkait arus laut berbahaya RIP Current. Yuk, kita bahas!"]},"categories":[562],"tags":[19],"class_list":["post-7852","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fakta-seru","tag-fakta-seru"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mitos Baju Hijau &amp; RIP Current di Pantai Selatan Pulau Jawa<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ada sebuah mitos yang melarang pakai baju hijau di Pantai Selatan. Ternyata alasannya ilmiah, terkait arus laut berbahaya RIP Current. Yuk, kita bahas!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mitos-baju-hijau-pantai-selatan\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mitos Baju Hijau &amp; RIP Current di Pantai Selatan Pulau Jawa\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ada sebuah mitos yang melarang pakai baju hijau di Pantai Selatan. Ternyata alasannya ilmiah, terkait arus laut berbahaya RIP Current. Yuk, kita bahas!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mitos-baju-hijau-pantai-selatan\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-08-13T01:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-18T02:57:20+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Tedy Rizkha Heryansyah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Tedy Rizkha Heryansyah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mitos-baju-hijau-pantai-selatan\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mitos-baju-hijau-pantai-selatan\",\"name\":\"Mitos Baju Hijau & RIP Current di Pantai Selatan Pulau Jawa\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mitos-baju-hijau-pantai-selatan#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mitos-baju-hijau-pantai-selatan#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/5a29c747-e5bb-4519-a0aa-8c3822781521.png\",\"datePublished\":\"2025-08-13T01:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-18T02:57:20+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/b6487dbd67e3fd331419af62ec824ad2\"},\"description\":\"Ada sebuah mitos yang melarang pakai baju hijau di Pantai Selatan. Ternyata alasannya ilmiah, terkait arus laut berbahaya RIP Current. Yuk, kita bahas!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mitos-baju-hijau-pantai-selatan#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mitos-baju-hijau-pantai-selatan\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mitos-baju-hijau-pantai-selatan#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/5a29c747-e5bb-4519-a0aa-8c3822781521.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/5a29c747-e5bb-4519-a0aa-8c3822781521.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mitos-baju-hijau-pantai-selatan#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mitos Baju Hijau &#038; RIP Current di Pantai Selatan Pulau Jawa\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/b6487dbd67e3fd331419af62ec824ad2\",\"name\":\"Tedy Rizkha Heryansyah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Tedy Rizkha Heryansyah\"},\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/tedy-rizkha-heryansyah\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mitos Baju Hijau & RIP Current di Pantai Selatan Pulau Jawa","description":"Ada sebuah mitos yang melarang pakai baju hijau di Pantai Selatan. Ternyata alasannya ilmiah, terkait arus laut berbahaya RIP Current. Yuk, kita bahas!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mitos-baju-hijau-pantai-selatan","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mitos Baju Hijau & RIP Current di Pantai Selatan Pulau Jawa","og_description":"Ada sebuah mitos yang melarang pakai baju hijau di Pantai Selatan. Ternyata alasannya ilmiah, terkait arus laut berbahaya RIP Current. Yuk, kita bahas!","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mitos-baju-hijau-pantai-selatan","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2025-08-13T01:00:00+00:00","article_modified_time":"2025-08-18T02:57:20+00:00","author":"Tedy Rizkha Heryansyah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Tedy Rizkha Heryansyah","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mitos-baju-hijau-pantai-selatan","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mitos-baju-hijau-pantai-selatan","name":"Mitos Baju Hijau & RIP Current di Pantai Selatan Pulau Jawa","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mitos-baju-hijau-pantai-selatan#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mitos-baju-hijau-pantai-selatan#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/5a29c747-e5bb-4519-a0aa-8c3822781521.png","datePublished":"2025-08-13T01:00:00+00:00","dateModified":"2025-08-18T02:57:20+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/b6487dbd67e3fd331419af62ec824ad2"},"description":"Ada sebuah mitos yang melarang pakai baju hijau di Pantai Selatan. Ternyata alasannya ilmiah, terkait arus laut berbahaya RIP Current. Yuk, kita bahas!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mitos-baju-hijau-pantai-selatan#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mitos-baju-hijau-pantai-selatan"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mitos-baju-hijau-pantai-selatan#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/5a29c747-e5bb-4519-a0aa-8c3822781521.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/5a29c747-e5bb-4519-a0aa-8c3822781521.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mitos-baju-hijau-pantai-selatan#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mitos Baju Hijau &#038; RIP Current di Pantai Selatan Pulau Jawa"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/b6487dbd67e3fd331419af62ec824ad2","name":"Tedy Rizkha Heryansyah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Tedy Rizkha Heryansyah"},"url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/tedy-rizkha-heryansyah"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7852","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7852"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7852\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":24430,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7852\/revisions\/24430"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7852"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7852"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7852"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7852"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}