{"id":8272,"date":"2019-04-24T08:00:00","date_gmt":"2019-04-24T01:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=8272"},"modified":"2023-10-01T11:14:14","modified_gmt":"2023-10-01T04:14:14","slug":"perbedaan-komet-dan-asteroid","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perbedaan-komet-dan-asteroid","title":{"rendered":"Perbedaan antara Komet dan Asteroid | Fisika Kelas 7"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/asteroid%20dan%20komet.png\" alt=\"asteroid dan komet\" width=\"820\" style=\"width: 820px;\"><\/p>\n<div><em><span style=\"background-color: transparent;\">Artikel IPA kelas VII ini akan membahas tentang perbedaan komet dan asteroid dari segi karakteristiknya.&nbsp;<\/span><\/em><\/div>\n<div><em><span style=\"background-color: transparent;\"><!--more--><\/span><\/em><\/div>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Squad, benda luar angkasa apa aja yang udah kamu ketahui? Coba sebut satu-satu ya, bumi, <a href=\"\/matahari\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\"><strong>matahari<\/strong><\/a>, <a href=\"\/ciri-ciri-planet\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\"><strong>planet<\/strong><\/a>, bulan,&nbsp;dan meteor. <em>Eits,<\/em> sepertinya kamu lupa satu lagi deh, yaitu komet dan asteroid. <em>Nah<\/em> pada artikel kali ini kita akan membahas tuntas tentang <strong>perbedaan antara komet dan asteroid.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/komet.png\" alt=\"komet\" width=\"820\" style=\"width: 820px;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bukan. Komet yang sedang kita bahas ini benda luar angkasa ya. Jangan ketuker sama fansnya Coboy Junior. Komet, atau yang sering disebut dengan <strong>bintang berekor<\/strong> merupakan benda angkasa yang mengelilingi matahari dengan orbit yang berbentuk lonjong. Salah satu komet yang terkenal adalah komet halley.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/komet%20halley.png\" alt=\"komet halley\" width=\"600\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meskipun terlihat indah, tapi sebenarnya komet hanyalah batu. Ya, batu. Dan bukan sembarang batu, komet adalah batu es. Dia adalah gabungan dari air, karbondioksida, karbon monoksida, metana, amonia, pokoknya hal-hal yang biasa kita anggap sebagai &#8220;gas&#8221; di bumi yang membeku. Makanya, para astronom sering menyebut komet dengan <strong>&#8220;bola salju kotor&#8221;<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/bagian-bagian%20komet.png\" alt=\"bagian-bagian komet\" width=\"600\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\">Sumber: Scishow Kids via YouTube<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berikut adalah penjelasan dari bagian-bagian komet:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\"><strong>1) Inti:<\/strong> Inti komet terdiri dari batuan, gas, dan debu yang membeku dengan diameter sebesar 8-25 km.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\"><strong>2) Koma:<\/strong> Merupakan daerah kabut yang menyerupai tabir dan mengelilingi inti komet. Koma memiliki luas sebesar 60.000 km.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\"><strong>3) Lapisan hidrogen:<\/strong> Merupakan lapisan yang menyelimuti koma dan tidak terlihat oleh mata kita <\/span><em style=\"background-color: transparent;\">lho<\/em><span style=\"background-color: transparent;\">. Lapisan hidrogen ini memiliki luas sebesar 20 juta km.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\"><strong>4) Ekor:<\/strong> Merupakan gas bercahaya yang terjadi ketika komet berada di dekat matahari. Panjang ekor komet ini mampu mencapai 80 juta km <\/span><em style=\"background-color: transparent;\">lho. <\/em><span style=\"background-color: transparent;\">Nah, ketika komet dekat dengan matahari, ekornya akan menjadi lebih panjang dan menjauhi matahari.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Wah,<\/em> ternyata ekor komet bisa panjang banget ya Squad! <em>Eits,<\/em> tapi tahukah kamu kenapa ya ekor komet ketika dekat dengan matahari menjadi lebih panjang dan menjauhi matahari?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jawabannya adalah karena karakteristik komet tadi. Ingat, kan, kalau komet merupakan gabungan dari air dan gas yang&nbsp;<strong>membeku. <\/strong><em>Nah<\/em>, saat&nbsp;komet mendekati matahari yang super puanas,&nbsp;<strong>material yang membeku di lapisan luar komet akan mengalami penguapan.<\/strong> Penguapan ini menyebabkan ada beberapa ion yang dikeluarkan dari inti komet. Ion tadi akan bereaksi kepada radiasi yang dipancarkan oleh matahari (sering disebut dengan angin matahari). Sehingga uap ion dari debu dan gas komet selalu menjauhi matahari.<\/p>\n<p><span style=\"text-align: justify; background-color: transparent;\">&nbsp;<\/span><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/asteroid.png\" alt=\"asteroid\" width=\"820\" style=\"width: 820px;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Asteroid merupakan benda luar angkasa yang hampir sama unsurnya dengan komet, yaitu terdiri dari<strong> gumpalan batuan, gas, dan debu<\/strong>. Tapi ingat ya Squad, perebdaan komet dan asteroid adalah, asteroid&nbsp;<strong>tidak membeku dan tidak punya ekor.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/asteroid%20bbc.jpg\" alt=\"asteroid\" width=\"600\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\">Sumber: bbc.com<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca juga: <a href=\"\/meteor?__hstc=233546881.b500f0623a009ea9e2e73d5ec2555e2f.1533178676682.1538971030943.1538980553509.75&amp;__hssc=233546881.1.1538980553509&amp;__hsfp=2112571622\" rel=\" noopener\">Kenali Perbedaan Meteor, Meteorit, dan Meteoroid<\/a><\/strong><span style=\"background-color: transparent;\">&nbsp;<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalau kamu pernah nonton film tentang luar angkasa, pasti ada adegan di mana pesawat mereka berada di antara asteroid. Lalu, sang pengendali pesawat berusaha kabur dan tidak ketabrak. Ya, asteroid-asteroid ini memang suka ngumpul. <strong>Asteroid&nbsp;paling banyak ditemukan di antara orbit planet mars dan yupiter.<\/strong> Kumpulan asteroid ini disebut sebagai <strong>sabuk asteroid.&nbsp;<\/strong>Tapi, bukan berarti mereka dempet-dempet kayak di film ya. Meskipun terkesan saling berdekatan, jarak asli mereka itu sangat jauh. Kita bahkan tidak bisa melihat dua asteroid berdampingan dengan mata telanjang. Ukuran mereka juga kecil. Kalau semua asteroid di sabuk ini dikumpulkan jadi satu, ukurannya masih lebih kecil dari <a href=\"\/8-fase-bulan\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\"><strong>bulan.<\/strong><\/a><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/sabuk%20asteroid-1.png\" alt=\"sabuk asteroid-1\" width=\"600\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berikut adalah karakteristik asteroid:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong style=\"background-color: transparent;\">1) Memiliki bentuk yang tidak beraturan.<\/strong><span style=\"background-color: transparent;\"> Asteroid mempunyai bentuk yang sangat abstrak dibandingkan benda langit lainnya. Hal ini disebabkan karena unsur asteroid yang hanya sebongkah batu dan permukaannya yang terdiri dari lubang dan kawah raksasa.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong style=\"background-color: transparent;\">2) Berputar mengelilingi matahari.<\/strong><span style=\"background-color: transparent;\"> Asteroid bergerak mengelilingi matahari dengan orbit berbentuk elips. Letak orbit ini berada di antara planet mars dan yupiter.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong style=\"background-color: transparent;\">3) Memiliki bentuk lebih kecil dari planet kerdil namun lebih besar dari pada meteoroid.<\/strong><span style=\"background-color: transparent;\"> Asteroid terkecil yang pernah ditemukan di dekat bumi adalah asteroid 2015 TC25. Di mana asteroid ini hanya berdiameter 6 kaki (2 meter).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong style=\"background-color: transparent;\">4) Terdapat ribuan jumlahnya di luar angkasa<\/strong><span style=\"background-color: transparent;\">. Asteroid tersebar di seluruh bagian luar angkasa. Namun, paling banyak terdapat di sabuk asteroid. Di sabuk ini jumlah asteroid ada sekitar 750 ribu asteroid.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gimana Squad? Mudah <em>\u2018kan<\/em> belajar perbedaan antara komet dan asteroid? Nah, untuk mempelajari materi tentang tata surya lainnya. Yuk belajar dengan <a href=\"http:\/\/bit.ly\/rg_app\" rel=\" noopener\"><strong>ruangbelajar<\/strong>.<\/a> Karena selain belajarnya bisa langsung dari <em>hape<\/em> kamu, kamu juga dibantu sama video-video beranimasi <em>loh<\/em>. Dijamin<em> deh,<\/em> pasti belajar kamu bakalan seru!<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/eaff0eb9\" target=\"_blank\" style=\"text-align: center;\" class=\"rg-cta\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/cta\/0ec4a2df-db2e-4ae1-8473-692756dcb684.jpeg\" width=\"822\" height=\"200\" alt=\"IDN CTA Blog ruangbelajar Ruangguru\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Artikel IPA kelas VII ini akan membahas tentang perbedaan komet dan asteroid dari segi karakteristiknya.&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"author":46,"featured_media":8272,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/asteroid%20dan%20komet.png"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1696133654:1"]},"categories":[513,514],"tags":[85,7,10,16],"class_list":["post-8272","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fisika","category-fisika-smp-kelas-7","tag-fisika-vii","tag-kelas-7","tag-konsep-pelajaran","tag-smp"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Perbedaan antara Komet dan Asteroid | Fisika Kelas 7<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Artikel IPA kelas VII ini akan membahas tentang perbedaan komet dan asteroid dari segi karakteristiknya.&nbsp; -- Squad, benda luar angkasa apa aja yang\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perbedaan-komet-dan-asteroid\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perbedaan antara Komet dan Asteroid | Fisika Kelas 7\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Artikel IPA kelas VII ini akan membahas tentang perbedaan komet dan asteroid dari segi karakteristiknya.&nbsp; -- Squad, benda luar angkasa apa aja yang\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perbedaan-komet-dan-asteroid\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-04-24T01:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-10-01T04:14:14+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Zara Larasati\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Zara Larasati\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perbedaan-komet-dan-asteroid\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perbedaan-komet-dan-asteroid\",\"name\":\"Perbedaan antara Komet dan Asteroid | Fisika Kelas 7\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perbedaan-komet-dan-asteroid#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perbedaan-komet-dan-asteroid#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/asteroid%20dan%20komet.png\",\"datePublished\":\"2019-04-24T01:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-10-01T04:14:14+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/1df19045ca565dd64d243922c0bd8f0b\"},\"description\":\"Artikel IPA kelas VII ini akan membahas tentang perbedaan komet dan asteroid dari segi karakteristiknya.&nbsp; -- Squad, benda luar angkasa apa aja yang\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perbedaan-komet-dan-asteroid#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perbedaan-komet-dan-asteroid\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perbedaan-komet-dan-asteroid#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/asteroid%20dan%20komet.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/asteroid%20dan%20komet.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perbedaan-komet-dan-asteroid#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Perbedaan antara Komet dan Asteroid | Fisika Kelas 7\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/1df19045ca565dd64d243922c0bd8f0b\",\"name\":\"Zara Larasati\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Zara Larasati\"},\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/zara-larasati\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perbedaan antara Komet dan Asteroid | Fisika Kelas 7","description":"Artikel IPA kelas VII ini akan membahas tentang perbedaan komet dan asteroid dari segi karakteristiknya.&nbsp; -- Squad, benda luar angkasa apa aja yang","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perbedaan-komet-dan-asteroid","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Perbedaan antara Komet dan Asteroid | Fisika Kelas 7","og_description":"Artikel IPA kelas VII ini akan membahas tentang perbedaan komet dan asteroid dari segi karakteristiknya.&nbsp; -- Squad, benda luar angkasa apa aja yang","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perbedaan-komet-dan-asteroid","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2019-04-24T01:00:00+00:00","article_modified_time":"2023-10-01T04:14:14+00:00","author":"Zara Larasati","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Zara Larasati","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perbedaan-komet-dan-asteroid","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perbedaan-komet-dan-asteroid","name":"Perbedaan antara Komet dan Asteroid | Fisika Kelas 7","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perbedaan-komet-dan-asteroid#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perbedaan-komet-dan-asteroid#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/asteroid%20dan%20komet.png","datePublished":"2019-04-24T01:00:00+00:00","dateModified":"2023-10-01T04:14:14+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/1df19045ca565dd64d243922c0bd8f0b"},"description":"Artikel IPA kelas VII ini akan membahas tentang perbedaan komet dan asteroid dari segi karakteristiknya.&nbsp; -- Squad, benda luar angkasa apa aja yang","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perbedaan-komet-dan-asteroid#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perbedaan-komet-dan-asteroid"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perbedaan-komet-dan-asteroid#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/asteroid%20dan%20komet.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/asteroid%20dan%20komet.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perbedaan-komet-dan-asteroid#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Perbedaan antara Komet dan Asteroid | Fisika Kelas 7"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/1df19045ca565dd64d243922c0bd8f0b","name":"Zara Larasati","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Zara Larasati"},"url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/zara-larasati"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8272","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/46"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8272"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8272\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14632,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8272\/revisions\/14632"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8272"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8272"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8272"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8272"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}